[yaoi] 2min- When You Love Someone part.1


A/n : YAK! kali ini ge bikin 2shoot. Tetep gue buat pake 2min couple,oh gue sangat cinta pasangan ini, jadi jangan heran kalau blog gue isinya rata-rata mereka berdua,lmaofs …

Dilihat dari judulnya pasti nggak asing, gue dapet ide cerita dari lagunya Endah n Resha ‘when you love some1’, dan juga sedikit insipirasi dari kisah sahabat gue Rifkeeyy… sorry sayang kamu jadi bahan imaginasi ku. Aku harap nanti kamu juga happy ending dengan dia, Yap, benar, ini happy ending. Gue emang selalu bikin kisah happy ending… -__-“. Jadi, silahkan membaca!! -Sanniiew-


TAEMIN POV~

Aku berlari sekuat tenaga, aku melirik jam tangan, 5menit lagi, itu artinya aku harus lari lebih cepat, melewati taman, belok kiri, lewati beberapa pertokoan, dan beberapa meter lagi aku akan sampai ke stasiun. Aku memasukkan karcis dan berlari ke jalur 3 dimana kereta itu akan datang. Aku berhenti tepat didepan garis pembatas rel kereta,melirik jam besar di dinding stasiun. Menarik nafas lega, aku tidak telat kali ini. Ini semua karena aku telat tidur semalam, jadi aku harus kesiangan. Well.tidak juga,sekarang masih pukul 5.45 pagi, dan ini masih sangat awal jika aku berangkat kesekolah dengan menggunakan kereta.

Aku dapat melihat dari kejauhan, suara bunyi kereta, pertanda sebentar lagi akan tiba. Aku menahan nafas, jantungku berdebar kencang,aku meremas tanganku gugup,merapihkan seragamku,dan menyeka keringat yang masih tertinggal di kepalaku. Aku mulai menghitung gerbong didepanku. 1…2…3…4… YAK!! Aku berlari ke gerbong empat. Aku harap…

Mataku menyapu semua isi gerbong kereta saat aku masuk kedalam kereta, mencari sosok yang selalu ingin aku temukan disetiap paginya. Tanpa waktu yang lama aku dapat menemukan sosok itu. Dia duduk dideretan kiri, dekat dengan pintu keluar. Itu dia … aku duduk didekat pintu masuk, yang bersebrangan dengannya, dengan jarak 3 meter aku dapat melihat jelas sosoknya.

CHOI MINHO, itu yang aku tahu, laki-laki dengan potongan rambut cepak dan hitam, tubuhnya yang tinggi dan tegap, susunan gigi yang rapih, mata yang besar, sedang duduk menopag dagunya melihat keluar jendela. Sinar matahari yang menyinari gerbong kami, menyinari wajahnya yang tampan. Jantungku berdebar, terus sepanjang perjalanan menuju sekolah.

Alasan kenapa aku selalu pergi kesekolah pada pagi hari adalah, aku ingin melihatnya. Tentu saja karena aku juga tidak suka berdesakan digerbong kereta. Tapi dia, dia adalah alasan utamaku harus pergi pagi sekali dengan kereta.

I used to hide and watch you from a distance and i knew you realized

I was looking for a time to get closer at least to say… “hello”

And I can’t stand to wait your love is coming to my life

Aku memandangi wajahnya, berharap dia tahu aku sangat ingin menyapanya. Kami satu sekolah, tapi kau tahu? Dia senior ku, dan kami para junior, belum tentu bisa akrab dan mengenal senior kami satu sama lain. Tentu tidak bisa jika dengan sikapku yang pemalu, dan selalu dilecehkan karena aku dilahirkan mempunyai wajah yang cantik, dan imut, tidak seperti anak laki-laki lainnya, dan aku tidak suka kenyataan itu.

Aku perhatikan cara dia tertawa, berdecak, berbicara, melebarkan matanya (ini bagian yang aku suka,dia sangat lucu,seakan-akan bola matanya akan keluar ). Tapi kemudian… OH SHIT!! Ini terjadi lagi. Aku mengalihkan pandanganku kedepan, dia menoleh padaku, apakah dia sadar aku sering memperhatikannya?. Dadaku berdegup kencang, aku merasa tanganku dingin, aku merasa sangat gugup dan bodoh, kenapa aku bisa tertangkap lagi sedang memperhatikannya?

Aku beranikan diri menoleh lagi padanya, aku putar perlahan kepalaku. Dan… OMO!! Dia masih menatapku! Aku menundukan sedikit kepalaku, wajahku panas, menelan ludahku, dan menatapnya lagi. Dia menatapku dengan bola matanya yang lebar. Aku perlahan menundukan kepalaku memberi salam padanya. Dia menegakkan posisi tubuhnya, dan mengangguk pelan, tersenyum padaku dengan lebar, bisa aku bilang senyum yang sangat lebar, memperlihatkan semua deretan gigi putihnya, dan juga garis rahang yang sangat indah ketika ia tersenyum. Aku mengalihkan pandanganku, diam-diam air mataku akan mengalir karena sangat senang. Akhirnya… paling tidak aku menyapanya.

I wanna touch and hold you forever

But you’re still in my dream

And I can’t stand to wait ‘till nite is coming to my life

But I still have a time to break a silence

CHOI MINHO, Aku merasa dia adalah magnet ku, setiap aku berjalan, hanya ada dia disekitarku. Aku berjalan melewati lorong menuju kelasku, aku melihatnya berdiri diluar bercanda dengan teman sebayanya, langkahku akan terhenti seketika ketika melihatnya tertawa.

Ketika aku dikelas, aku bosan mendengarkan semua penjelasan dari guruku. Aku menoleh, melihat keluar ruangan, disana, di lapangan besar kami, dia, sedang berlari menggiring bola dengan semangat, dia akan tertawa lepas ketika berhasil menciptakan gol, tubuh dan wajahnya yang berkeringat memebuat jantungku berdebar, dia sangat keren,tampan, dan… sexy.

Ketika aku berjalan dikantin, aku melihatnya makan dengan sangat lahap. Dia menghabiskan semua mie ramen dengan semangat, seakan tidka ada waktu lagi untuk makan di esok hari.

Ketika aku tidur, aku bisa memimpikannya, dia menghampiriku, tersenyum lebar, mengusap lembut kepalaku, dan menggandeng lenganku dengan lembut. Aku suka mimpi ini, dan aku sangat suka menantikan malam tiba, aku berharap, dalam mimpiku pun aku dapat menemukanmu. Tidak hanya digerbong kereta dipagi hari, yang mungkin mengerti akan bisikan hatiku padamu, bisikan yang tidak akan pernah kau tahu.

When you love someone

just be brave to say that you want him to be with you

when you hold your love

don’t ever let it go

or you will loose your chance

to make your dreams come true…

Entah sejak kapan aku mulai menyukaimu, bukan hanya dari sosok mu yang selalu ku lihat dipagi hari. Aku tahu ini tidak mudah bagiku, mulutku rasanya kaku dna tertutup rapat, aku ingin meneriakan padamu bahwa aku menyukaimu. Tapi egoku, semua keberanian telah hilang karena rasa ego ku, aku takut menerima kenyataan kau tidak menyukaiku, takut kau menjauhiku karena kau tidak normal, jauh dari pandanganku sebelum kita saling mengenal lebih dekat satu sama lain.

Hanya cukup memandangimu dari jarak yang cukup jauh itu membuat hatiku nyaman. Membuat hariku yang tidak menyenangkan disekolah dapat kunikmati, semua ejekan dapat aku tahan asal aku dapat melihat sosokmu dipagi hari, itu seperti suplemen bervitamin tinggi untuk menguatkanku.

Cintaku ini hanya bisa aku pendam sendiri tanpa aku dapat menunjukannya padamu. Aku mohon padamu, biarpun aku tidak bisa memilikimu, tidak bisa berada disampingmu, menjadi yang special untukmu, biarkanlah aku tetap melihatmu dari jarak yang jauh, berharap suatu saat kau akan tahu itu.

Tidak akan kukatakan, tidak setelah aku tahu kau telah mempunyai seseorang yang special untukmu. Dia sangat cantik, manis, dan juga menyenangkan. Hatiku sakit melihatnya merangkul lenganmu dengan manja, dan memanggilmu “Oppaa~~…”, dengan senyum yang menggemaskan. Aku tersenyum miris, aku sama sekali bukan saingannya. Dia sangat cocok untukmu, aku turut senang melihatnya. Aku harap kau bahagia dengannya.  Oleh karena itu, maukah kau berdoa untukku agar aku dapat menemukan orang yang mencintaiku sepenuh hati? Tentu selain dirimu …

81 thoughts on “[yaoi] 2min- When You Love Someone part.1

  1. Annyeong minthor new reader here ☺ hehehe bangapta, pertama baca senyum” sndiri lama klamaan jd sdih bacanya kasian taeminnya

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s