[Yaoi-OneShoot] 2MIN – I Kissed A Girl


A/N: WAH ANNYEONG!!! ini fanfic kedua yang gue buat. gue lagi dengerin lagi ini di kamar,dan langsung aja, TING! ide cemerlang gue timbul,dan langsung gue tulis, bahahahaha…(>.<); Langsung aja deh ya dibaca…

 

“AH,Jonghyun-hyung,tolong besarkan volumenya!”, Taemin berteriak meminta membesarkan volume radio di van mereka. Kemudian dia mulai bernyanyi dengan suara kencang.

I kissed a girl and I liked it,
the taste of her cherry chapstick.
I kissed a girl just to try it,
hope my boyfriend don’t mind it.
It felt so wrong,
it felt so right.
Don’t mean I’m in love tonight.
I kissed a girl and I liked it

Dia menyanyikan reff lagu Katy Perry ‘I kissed a girl’ dengan suara kencang, dia memajukan posisi duduknya sedikit, dan berusaha menyanyi ditelinga Minho,dia menakan kan kata BOYFIEND ketika dia memajukan duduknya. Minho menoleh ke belakang, dan menatap Taemin dengan mengerutkan alisnya. Taemin menyadarinya, tetapi ia mengacuhkannya dan terus menyanyi.

“Ooh… aku suka sekali lagu ini…”, dia berkata dan melirik ke arah Minho, yang sedari tadi menatap sang Maknae dengan bingung. “Key-hyung, kau tahu lagu ini kan? Ayo,nyanyi bersamaku…”, Taemin menyolek pundak Key yang duduk didepannya,disebelah Minho. Key menoleh dan tertawa. Kemudian ia mengikuti Teaemin bernyanyi.

No, I don’t even know your name, it doesn’t matter.
You’re my experimental game, just human nature.
It’s not what good girls do, not how they should behave.
My head gets so confused, hard to obey.

“Kau kenapa Taemin –ah… semangat sekali bernyanyinya?”, tiba-tiba Jonghyun bertanya,menoleh kea rah Taemin dan Key yang asik bernyanyi. Taemin menghentikan nyanyiannya,dan melirik Minho sejenak.

“Hmm… aku tidak tahu, hanya saja,aku berfikir seperti sedang mengalami sebuah déjà vu…”, dia menjawab dengan acuh “Oh,tidak hyung, tetapi mengalami kenyataan…”, dia berkata lagi,menyenderkan tubuhnya dikursi dan melihat keluar jendela mobil.

“Hah?apa maksud mu?”, Onew yang sedari tadi asik mengunyah ayam Mexicana kali ini mulai tertarik. Semua hyungnya menoleh ke arahnya, termasuk Minho, mereka ingin tahu apa maksud sang Maknae sebenarnya.

“Kau berciuman? Dengan perempuan? Siapa? Dimana? YAH! LEE TAEMIN! Cepat katakan!!”, Key melotot padanya penasaran. Taemin menoleh,menatap semua Hyungnya, dia memutar bola matanya.

“Bukan aku,tapi ada seseorang … dia tidak menyadarinya…mungkin!”, Taemin berdecak, dan melirik ke arah Minho. Minho mengerutkan alisnya.

“Kenapa kau memandangku begitu,Taemin-ah?”, kali ini Minho membuka suara.

“Hah? Tidak. Aku memandang mu biasa saja…” jawab Taemin acuh. Minho memutar posisi duduknya untuk lebih bisa melihat sang Maknae.

“Tidak. Kau menatapku seakan-akan aku berbuat sesuatu….”, dia berdiam sesaat “seperti dalam lagu barusan…”, Minho berkata,menatap serius Maknae didepannya. Taemin menoleh,semua Hyungnya menatapnya dengan bingung.

“Hmm.. aku tidak begitu.”, Taemin mengangkat bahunya,mengacuhkan Minho dan tatapan para Hyungnya.

“Masa? Tapi…”

Us girls we are so magical,
Soft skin, red lips, so kissable.
Hard to resist, so touchable.
Too good to deny it.
Ain’t no big deal, it’s innocent.

Sebelum Minho selesai bicara, Taemin melanjutkan nyanyiannya, memasang wajah poker face, menghentakan tangannya di pahanya.

I kissed a girl and I liked it,
the taste of her cherry chapstick.
I kissed a girl just to try it,
hope my boyfriend don’t mind it.
It felt so wrong,
it felt so right.
Don’t mean I’m in love tonight.
I kissed a girl and I liked it

Tepat ketika lagu itu selesai, mereka tiba di dorm. Taemin mengambil ranselnya,dan turun masuk ke dorm mereka. Dia berjalan tanpa menunggu Hyungnya,bahkan Minho. Mereka menatap Taemin dengan tatapan aneh.

“Ada apa dengannya?”, Jonghyun bertanya kepada Minho,Key,dan juga Onew. Onew menjawabnya dengan acuh sambil mengunyah ayam Mexicana ditangannya.

“Aku tidak tahu,tapi aku rasa,aku mencium salah paham disini.”, Key melirik Minho. Minho menoleh,mengerutkan keningnya,sebelum bisa bertanya maksud Key tadi, Key sudah berjalan secepat kilat masuk ke dorm mereka. Minho menatap Jonghyun memintanya membantu menangkap maksud Key,tapi Jonghyun hanya mengangkat bahunya.

“Ada apa sebenarnya?”,Minho menatap mereka semua dengan heran.

***

Minho meletakkan ranselnya dikasur, ia menatap Taemin yang tertidur di kasurnya dengan handphone ditangannya. Dia duduk ditepi ranjangnya sendiri,memandangi Maknae didepannya dengan serius, dia membuka jaketnya, kaos kaki, sehingga ia telah memakai kaos dan celana panjangnya. Minho mengerutkan alisnya, ia merasa Taemin tidak bersikap seperti biasa, dia mengacuhkannya.

“Taemin…”, Minho membuka suara di kesunyian mereka.

“Hmm?”, Taemin hanya bergumam,dan tidak menoleh, dia asik memainkan ponselnya.

“Aku ingin bertanya padamu, sebenarnya kau kenapa?”,

“Aku kenapa? Tidak apa-apa…”, jawabnya acuh. Minho mengerutkan alisnya. Ada apa sebenarnya?

“Kau yakin, kau tidak seperti biasanya. Kau seperti … hmm.. mengacuhkanku?”, Tanya Minho yang terus menatap Taemin yang tidak menghiraukannya sama sekali. Taemin diam sesaat.

“Tidak. Aku biasa saja…”, dia mengangkat bahunya acuh. Minho mengerutkan dahinya lagi, menarik nafas, dia mulai penasaran, ada apa sebenarnya? Kenapa mulai mereka selesai rehearsal, Taemin mengacuhkannya, padahal sebelumnya mereka baik-baik saja, bahkan sebelum berangkat mereka sempat …ehm,berciuman!

“Kau juga tadi berkata begitu. Aku Tanya padamu sekali lagi, kenapa kau begini? Apakah aku melakukan kesalahan?”, Tanya Minho bingung menghadapi pacarnya. Taemin berdiam diri, kemudian membalikkan tubuhnya membelakangi Minho.

“Tidak.”, jawabnya singkat,dengan suara pelan, sangat pelan,hampir tidak bisa didengar oleh Minho.

“Taemin ah~..”, panggilnya,Taemin tidak menoleh dan tidak menjawabnya.

“Taemin!”

“…”

Minho menarik nafas “Lee Taemin, berbalik lah, aku sedang bicara padamu.”, Minho menahan kesabarannya, tapi Taemin tidak bergeming, tidak menoleh, bahkan tidak menjawabnya.

“YAH! LEE TAEMIN! AKU SEDANG BICARA PADA-…”, Minho berdiri dari kasurnya,menarik lengan Taemin yang sedang berbaring agar menatapnya,tapi kemudian dia menghentikan suaranya. Taemin menangis…

“Tae..Taemin? kenapa kau…” .Taemin melepaskan genggaman Minho di lengannya.

“APA?!! APA KAU HERAN KENAPA AKU MENANGIS,HAH?” dia berdiri berhadapan dengan Minho dan berteriak padanya.

“KALAU KAU INGIN TAHU, KAU PIKIR DENGAN OTAKMU YANG CUKUP PINTAR ITU! DASAR ALIEN PABOOO~~~….”, Taemin berteriak dengan kesal,menutup matanya,menghentakan kakinya ke lantai,nafasnya tersengal karena emosi. Minho menatapnya kaget.

“A-apa kau bilang? Alien pabo? Yah! Sejak kapan kau suka berteriak?”, Minho bertanya dengan nada yang hampir berteriak. Taemin menatapnya sinis,air matanya masih mengalir.

“YA KAU ALIEN PABO YANG PERNAH AKU TEMUI, APA ITU MinYul?”, dia berteriak lagi,mengahapus air matanya. ‘Min Yul?’ pikir Minho dalam hati,ia tidak mengerti maksud Taemin.

“Min Yul Min Yul Min Yul,aku muak mendengarnya …semua temanku disekolah bicara tentang mu dan …sebutan pasangan bodoh seperti itu.”, dia mengelap air matanya “Aku kesal mendengarnya… terlebih lagi gossip yang beredar diantara kalian …”, Taemin mulai terisak, dan tidak menatap Minho. Minho mengerutkan dahinya bingung.

“Min Yul? Apa maksud mu? Aku tidak mengerti? Dan gossip apa yang beredar tentangku?”, Minho mencoba melihat mata Taemin,meminta penjelasan padanya. Taemin menoleh, menatap Minho dengan kesal.

“Min Yul = MINHO & YURI! YURI NOONA, KAU BERADEGAN CIUMAN DENGANNYA DI SUMMER NIGHTS, IYA KAN,OH,DAN SEGALA HAL TENTANG KAU DAN DIA,PASANGAN SERASI HAH?!”, Taemin berteriak histeris. Minho terkejut mendengarnya. Taemin yang merasa tidak mendapat jawaban apapun dari Minho menjadi kesal, dia mendorong tubuh Minho dan beranjak keluar kamar. Tiba-tiba tangannya ditarik oleh Minho.

“AP—“, Minho menariknya, dan mencium bibir Taemin, Taemin kaget dan berusaha menarik dirinya,tapi percuma, ia kalah kuat, Minho sangat mendominasi tubuh kecilnya, Minho menarik lengan kanan Taemin,dan tangan satunya menarik pinggang Taemin agar tidak bisa lepas darinya. Minho mencium Taemin dengan ganas, menghisap bibir bawah Taemin,dan mengeluarkan lidahnya,menjilat seluruh bagian mulut taemin,menjilat gigi Taemin,dan memasukan lidahnya kerongga mulut Taemin,mencari lidah sang Maknae untuk dihisapnya.

Taemin yang tidak bisa melawan perlahan menyerah,membiarkan Minho melakukan itu padanya,hatinya luluh,emosinya hilang,tubuhnya terasa ringan,dan hangat. Perlahan ia menjulurkan lidahnya juga,menyambut lidah Minho,ia merangkulkan lengannya yang bebas kepinggang Minho. Minho tersenyu disela ciumannya,dia menang. Mereka mendesah dalam ciuman mereka. Dan akhirnya mereka menyudahi ciumannya,berhenti untuk menarik nafas.

“Aku tidak menciumnya…”, Minho berkata disela nafasnya. Taemin hanya diam memejamkan mata mengatur nafas,kening mereka saling bersentuhan.

“Aku bisa membuktikannya padamu bahwa aku tidak melakukannya…”, Minho mengangkat wajah Taemin dengan kedua tangannya. Menatap sang Maknae dengan lembut. Taemin menggigit bibir bawahnya,dia berpikir keras akan keseriusan Minho.

“Kau tidak percaya padaku?”, Tanya Minho. Taemin menggelengkan wajahnya dengan cepat.

“Tidak, bukan begitu… aku percaya padamu,Hyung.”,

“Lalu?”

“Hmm … entahlah, aku hanya kesal mendengar gossip tentang kalian. Dan terlebih ketika aku mendegar tentang video di youtube yang tadi diceritakan oleh Joo-…uph”, Taemin segera menutup mulutnya dengan tangannya. Minho mengerutkan alisnya, barusan dia mendengar Taemin akan menyebut nama seseorang.

“Oleh siapa?”, Tanya Minho serius. Taemin menggigit bibir bawahnya cemas.

“SIAPA?”, kali ini Minho benar-benar menatap serius.

“Hmm.. itu… Lee Joon Hyung…dia bercerita padaku, bahwa kau dan Yuri Noona.. beradegan ciuman di Summer Nights,dan… mmm… kau terlihat mesra.”, Taemin tidak berani menatap Minho, ia tahu kuping Minho sangat sensitive jika mendengar nama LEE JOON, salah satu personil MBLAQ yang naksir dengan Taemin. (PEDE BANGET si Minmin?)

“LEE JOON HYUNG???”, benarkan? Kali ini mata besar Minho terlihat seperti ingin keluar. “Lalu kau sudah melihat video itu?”, Tanya Minho lagi. Taemin mendongak kaget. Dan kemudian membuang mukanya.

“Hmm… belum…”, katanya dengan malu dan menggelengkan kepala. Minho membelalakan matanya, kemudian dia menarik nafas. Dia tersenyum melihat sosok yang polos didepannya, kenapa hal seperti ini saja bisa membuatnya menangis?. Minho menyengir dan ingin membalas menguji Taemin

“Aigo~, kenapa kau bisa sangat polos,Minniie ah~? Kau belum melihatnya tetapi kau cemburu dan marah padaku,seharusnya kau lebih percaya padaku dibanding Joon Hyung dan teman-temanmu kan?”,Minho menatap Taemin kecewa. Taemin kaget akan pernyataan Minho.

“I-Iya.. maksudku… Mianhe Hyung,aku tidak bermak-..”

“Aku pikir kau cukup tahu sikapku,aku akan sangat professional,dan aku akan mengatakan padamu semua yang akan aku lakukan bukan?tapi kau mencurigaiku , kau tahu … aku sedikit sedih kau bersikap seperti ini padaku …”, Minho menundukkan kepalanya,dia terduduk dikasurnya,Taemin berdiri menatap Minho dengan perasaan bersalah.

“H-hyung… maaf,aku benar-benar minta maaf,aku tidak bermaksud membuatmu kecewa… aku mohon maaf kan aku…”, Taemin berlutut dan memegang kedua tangan Minho. Minho hanya terdiam.

“Hyung… aku minta maaf …aku cinta padamu Hyung,aku sayang padamu.. aku janji tidak akan begini lagi…”, kali ini Taemin mulai menangis. Gawat! Pikir Minho, dia kali ini keterlaluan, Taemin menangis lagi.

“Ahh.. iya .. sudah sudah… jangan menangis ya? Aku percaya padamu…sudah jangan menangis…”, Minho mengusap air mata Taemin yang masih mengalir.

“Iya tapi *sobs*…”

“aku hanya bercanda Taemin ah~…”, Minho akhirnya berkata. Taemin mendongak kaget, Minho tersenyum iseng.

“MWO??!!” Taemin berteriak,dia berdiri menatap Minho kesal. “BERCANDA KATAMU *ABCMPWEFGEBGJGVHF*???!!”, Taemin berteriak geram kehabisan kata. Minho panic,dan menggaruk kepalanya. Taemin menatap Minho kesal.

“Engg… Taemin?”, Minho menatap Taemin cemas. Lalu tiba-tiba…

“DASAR KAU ALIEN PABO~~~ AKU TARIK KEMBALI KATA MAAFKU,DASAR MINHO HYUNG ALIEN PABOO~~!!!!, Taemin berteriak dan keluar kamar.

“YAH! TAEMIN AH! AKU MINTA MAAF…”,Minho berlari mengejar Taemin yang masuk ke kamar mandi.

“AKU TIDAK PEDULI…!”,teriak Taemin.

“Taemin… buka pintunya,aku janji menepati semua keinginanmu,cepat buka pintunya…”,Minho terus mengetok pintu kamar mandi. Tapi teriakannya tidak dihiraukan Taemin.

Hal itu berlangsung selama 15 menit, sebelum Key berteriak pada Taemin bahwa jika ia tidak segera keluar dari sana,pintu itu akan didobrak,dan Minho tidak boleh makan malam sebagai tumbalnya,karena Key umma,tidak tega memberikan hukuman itu pada Taemin. Taemin keluar karena ia tidak mau Minho tidak makan karenanya.

“Maaf kan aku Taemin ah~…”, Minho cepat-cepat memeluk Taemin. Taemin menarik nafas.

“Kau ku maafkan,Hyung.”, kataya.

“Benarkah?aku cinta kamu taeminniie…”,

“Aku juga alien hyung…”,

Key memutar bola matanya dan bergumam ‘membosankan’, Onew mengunyah ayamnya (yang tidak juga habis) sambil menonton adegan didepannya,dan Jonghyun berdecak menatap meraka dengan tatapan jijik.

70 thoughts on “[Yaoi-OneShoot] 2MIN – I Kissed A Girl

  1. KAGAK CIUMAN TAE!! /asah gunting/
    Awas aja kalo bneran ciuman! Gua gunting tipis2 tuh si kodok belo!

  2. Kkkkkkkkkk~
    kocak deh mereka berdua ini. Kkkkkk.
    Taemin cutr bgt. Kaya anak2 SMA yg cemburuan gitu. Cieeeeeee

  3. Wkwkwkwkwwk
    Apasih onew ah. Ngeganggu adegan banget pas di akhr 😂😂😂😂
    Lagian itu dia makan ayam berapa banyak coba, kok bisanya ga abis” daritadi x_x

    Ciyee taemin cemburu ciyeeeeeeeeeeeeeee~~~~
    Aku jg cemburu sih taem..
    Sumpah, aku gasuka noona romance :” hiks *lah *malahcurhat

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s