[2shoot/yaoi/FF] Onkey – Great Confession part.1 of 2


Foreword : Annyeongg … wuhuu.. new story from my journal! Kali ini gue buat pairing favorit gue si Onkeylicious. Hell yeah !! Hmm … ide ini gue dapet dari pengalaman pribadi gue nih, gak penting juga sih gue kasih tahu, karena pasti lo gak pgn tahu kan ini crita mau pengalaman pribadi kek, mau baca dari mana kek, atau terinspirasi dari siapa kek? ya kan? muahahaha …-___-“. Oke enough, mending langsung baca aja.

PLEASE, DONT BE SILENCE READER, READ, ENJOY, AND LEAVE YOUR COMMENT. BARE WITH ME ….>////<

-by : Sanniiew-

Kata yang selalu ingin ku ucapan dari pertama melihatmu, dan tidak pernah bisa kukatakan.

“Lee jinki! ” Key menggebrak meja. “AKU SUKA PADAMU,JINKI!”, dia berteriak dengan kencang didepan wajah Jinki. Ya, pria berambut darkbrown, mempunyai kulit yang putih, senyum yang hangat, dan juga otak yang brilian. Pria yang selama 2 tahun Key aka Kim kibum sukai.

Mendadak isi kelas sunyi, semua manta menatap sosok Key yang berdiri didepan meja Jinki dengan muka memerah. Key dapat merasakan jantungnya berdebar cepat. ‘akhirnya, aku mengatakannya…’, gumam Key dalam hati. Jinki hanya menatapnya dengan bingung, dia menarik nafas, kemudian berdiri dari tempat duduknya. Dia berdiri disamping Key membetulkan letak kacamatanya, dan kemudian tanpa basa-basi meninggalkan Key, Key sangat shock, dia ditoloka secara mentah-mentah, unbelieveble, seorang almighty Key ditolak secara terang-terangan dan didepan semua senior nya.

Kim kibum, 17 tahun, untuk pertama kali nya mendeklarasikan rasa sukanya ke seorang bernama Lee Jinki, 18 tahun, siswa tercerdas ke dua di satu sekolah. Dan untuk pertama kalinya ia ditolak oleh orang lain. Terkejut? ya, sangat! dia sangat terpukul. Seorang almighty Key yang selalu dipuja oleh pria dan wanita, dan selalu mendapatkan apa yang ia inginkan. DITOLAK!

***

“Jinkii~~~ … kita makan siang sama-sama,ya?”, Key meletakkan bento nya yang berukuran besar didepan meja Jinki.

Benar, dia tidak akan menyerah, tidak ada yang bisa menolak seorang Key. Dan to HELL buat para penggosip yang selama ini membicarakannya kalau ia seorang Gay, toh semua itu benar, jadi tidak usah ditutupi lagi. Dan masalahnya sekarang, apakah Jinki straight, bi, or gay? will see …

“Si Key kenapa sih?”, bisik-bisik diantara gadis dikelas mulai terdengar dikupingnya.

“Iya, dia sekarang tiba-tiba deketin Jinki, setahu ku dia jadian sama Jjong? lagi pula Jinki kan sudah pacaran dengan adik kelas kita si Luna?”, yang lain menambah kan.

“Eits, salah, dia dan JJong kabarnya hanya berteman dar kecil, dan Jinki baru saja break up dengan Luna.”, anak laki-laki ikut menambahkan. Key sudah mulai emosi, tapi sebelum dia sempat berteriak ke arah penggosip.

“Apa ini?”, suara Jinki mengejutkannya. Key menoleh, dan tersenyum lebar ke arah Jinki.

“Ini makan siang yang aku buat sendiri dengan penuh rasa cinta~~~…”, Key mengatupkan kedua tangannya dan berbicara dengan aegyo terbaiknya. Jinki mengerut kan alis. Bete karena jadi bahan gosip dan bete karena makhluk didepannya inilah yang membuat nya jadi bahan gossip.

“Kenapa, kamu tidak mau makan ya? padahal aku sudh membuatnya pagi-pagi sekali, kau tidak meng-…”

“Key!”, Jinki memotong omongan Key, Key menatapnya tersenyum.

“Kenapa sih kau tiba-tiba menempel padaku?”, Jinki menatap Key. “Kalau begini kau malah menyusahkan ku…”, Jinki mulai membuka bento pemberian Key “Lagi pula tidak ada ayam, aku tidak bisa memakannya…”, Jinki menjelaskan lagi dengan cuek. Tapi tidak ada jawaban apapun dari Key. Dia mendongakkan kepalanya menatap Key yang diam saja. Perasaannya mulai tidak enak, dia merasa aura gelap menyelimuti mereka, Key hanya menunduk.

“Ng.. k-key?”, Key menatap Jinki dengan kesal, dan air matanya seperti mau jatuh. dan tiba-tiba …

“SIAPA YANG TIBA-TIBA MENEMPEL PADAMU, HAH? DUBU PABO!!!”, Key melemparkan bentonya ke arah wajah Jinki dan pegi meninggalkannya.

.

.

“Bocah sialan, sama sekali tidak tahu terima kasih, aku sudah membuatnya susah payah dia malah tidak mau makan, dan dia juga tidak tahu perasaanku selama ini? aku sudah suka padamu, bahkan sebelum dia pacaran dengan …”, gumamman Key terhenti ketika melihat sosok didepannya. ‘Luna’ bisik nya dalam hati.

“Apa tidak terlalu cepat ya?” Langkah Key terhenti. “Jinki oppa baru saja aku putuskan sebulan yang lalu.”, Key menoleh , ‘jadi gosip itu benar?’. Kemudian senyumnya terkembang.

“Iya. Tapi … aku tidak mau menyesal.”, Key menjawab dengan percaya diri.

“Hei,Key!”, Jinki tiba-tiba datang. “Maaf soal yang tadi …”, ucapannya berhenti ketika melihat sosok didepannya. Jinki menatap Luna, dan Key dapat merasakan dia hanya lah pengganggu, tapi kakinya tidak mau beranjak dari tempat nya berdiri.

“Sudah ya, aku duluan …”, tiba-tiba Luna memecahkan kecanggungan mereka, membungkukkan badan nya sedikit ke arah Key dan Jinki kemudian berlalu pergi.

Key melirik ke arah Jinki, pria itu hanya diam menatap punggung Luna yang semakin menjauh dari lorong sekolah. Dia berpikir, bagaimana perasaan Jinki sekarang?

“Jinki …”, Key memecahkan lamunan nya. ” Kau.. tidak apa-apa? maksud ku kalau kau ingin menangis, hm.. aku bisa meminjamkan pundakku padamu …”, Key menarik lengan Jinki, hatinya sakit, sakit karena melihat ekspresi Jinki yang seakan terluka.

“Aku tidak apa-apa…”, Jinki tiba-tiba mengelus kepala Key “Aku rasa kamu yang akan menangis, lagi pula aku tidak biasa menangis.”, Jinki tersenyum sekilas, menepuk pundak Key dan pergi meninggalkannya. Key menatap punggung Jinki, air matanya ingin keluar. ‘Apa yang bisa kulakukan agar dia bisa tertawa?’, pikir Key.

.

.

“Kemana dia? dikelas tidak ada, di perpustakaan atau dikantin juga … aaah~…”, Key bergumam, dia melihat keseluruh sekolah mencari keberadaan Jinki. Kemudian tiba-tiba dia menangkap sosoknya.

“Itu dia!”, Key berteriak, kemudian secepat kuda dia berlari ke taman belakang sekolah, dia melihat Jinki sedang duduk dibangku taman. Sesampainya disana dia melihat ternyata Jinki tertidur. Dia berjalan perlahan mendekati Jinki, membungkukkan badannya sedikit menatap sosok didepannya, dia terkikik geli, wajahnya terlihat lebih manis saat tidur.

Perlahan ia duduk disebelah Jinki, tersenyum senang. Ia tidak berani membangunkan Jinki, dia memutuskan untuk menunggunya sampai terbangun, tapi ia merasakan matanya sangat lelah, ia merebahkan kepalanya dipundak lebar Jinki perlahan menutup matanya, dan merasakan debaran jantungnya sendiri.

‘Jinki,cepatlah bangun buka matamu,dan lihatlah cinta yang lain didepanmu…’ gumamnya dalam hati sebelum ia terlelap tidur disamping Jinki.

.

.

Perlahan Jinki membuka matanya, dia merasakan ada yang berat di pahanya, dia menusap mata ngantuknya dan melihat ke arah pahanya, dia terdiam beberapa detik …

“YAH! APA YANG KAU LAKUKAN?”, Jinki berteriak kaget melihat Key tertidur dipangkuannya. Key bangun dengan tiba-tiba, mengusap matanya, dan mencerna teriakan yang baru saja membangunkannya.

“K-Key, kenapa kau ada disini?”, Jinki menatap Key curiga. Key yang sudah setengah sadar tersenyum.

“Hm maaf, kau sudah bangun?kau tidur lama sekali … aku menunggu mu samapi akhirnya kau tertidur…”, jelas Key sambil menguap. Jinki mengerjapkan matanya, dia melirik jam tangannya, dia sepertinya tertidur lama, dia melewatkan jam pelajaran ke 4.

“Ya sudah tidak apa-apa …”, jawab Jinki singkat. Merka terdiam sesaat.

“Jinki!”, panggil Key.

“Hm?”, dia menoleh.

“Kau tahu, aku sudha menyukaimu sejak aku kelas satu, waktu itu kau yang membacakan pidato didepan auditorium saat pembukaan siswa baru, dan kau juga memimpin paduan suara sekolah kita…”

“Eh?”, Jinki menatap Key kaget. Key tersenyum.

“Dan aku mulai menyukai mu dari suaramu, suaramu indah, waktu itu aku menutup mata, dan aku merasa bagai disurga , suaramu mengalun lembut …”, Key menutup matanya, dan merasakan angin berhembus ke wajahnya. Entah mengapa jantung Jinki tiba-tiba berdegup kencang.

“Tapi aku tidak berani menyatakan suka padamu.”, Key menatap Jinki, Jinki cepat-cepat menoleh ke arah lain. Key mengerutkan alisnya, kemudian dia menyengir, menyadari perubahan ekspresi Jinki.

“Saat mendengar kau jadian dengan Luna aku sangat cemburu, tapi aku juga membenci diriku sendiri kenapa tidak bisa mengutarakan perasaan ku padamu …”, Key menopang menopang dagunya di dengkulnya yang sudah ia lipat dari tadi.

“Lagi pula, kau tahu kan bahwa gosip bahwa aku adalah seorang gay, itu lah yang membuatku tidak berani mendekatimu…”, Key merasa air matanya mengembang. “Aku bisa mengerti perasaanmu jika tidak menerimaku, aku hanya tidak mau menyesal, aku hanya ingin berusaha memperjuangkan cintaku, aku tidak akan menyerah walaupun kamu baru putus bahkan jika kamu masih menyayangi Luna …”, jelas Key, dia sudah menahan air matanya agar tidak terjatuh. Tapi kemudian tangan hangat menyentuh kepalanya …

“Key, tangan mu gemetaran waktu kau menyatakan suka padaku.”, Jinki terkikik. Key menoleh terkejut, matanya melebar karena ia ketahuan. Kemudian dia menundukkan kepalanya, dan bergumam tidak jelas, mengutuk dirinya sendiri kenapa begitu bodoh dan mudah ditebak. Jinki hanya tertawa melihat ekspresi Key, dan terus mengelus kepala Key.

‘Setidaknya hal seperti ini sangat lah berharga, aku hanya ingin mengenal mu lebih jauh …’ gumam Key dalam hati.

.

.

“Yeoboo~~ makan siang bareng yuk~~…”, Key datang dari luar kelas sedikit bernyanyi dan membawa bento berukuran besar.

“Yeobo? YAH! jangan sembarangan panggil aku dengan sebutan seperti itu!”, bentak Jinki kesal. Kali ini mereka berdua benar-benar sudah menjadi sorotan siswa satu sekolah, karena sikap Key yang selalu melancarkan pendekatannya yang begitu ekstrim ke Jinki.

“Aissh~~ begitu saja marah, nanti kau bisa cepat tua …”, ledek Key.

“Ck, mau sampai kapan kau membawakan makanan untukku?”,

“Kenapa, kau tidak suka aku masak untukmu, kali ini ada ayam …”, Jinki terdiam sesaat, matanya tiba-tiba berbinar mendengar nama ayam keluar dari mulut Key. Key tersenyum menang, gotcha! akhrinya dia akan memakan nya, pikir Key. Key membuka bento nya, banyak menu di sana, dan yang paling membuat Jinki terperangah adalah ayam lada hitam didepannya, tercium aroma nikmat. Dia bersiap mengambil dengan sumpitnya.

“Jinki oppa?”, gerakannya terhenti, dia menoleh ke arah suara yang memanggilnya. Luna, berdiri diambang pintu. Key menoleh, senyumnya hilang seketika ketika melihat Luna berdiri di depannya.

“Bisa kita bicara sebentar,oppa?”, Luna menatap Jinki. Key cepat menoleh ke arah Jinki, tapi Jinki tidak membalas tatapannya. Apa lagi yang diinginkan Luna? jangan katakan Jinki menerima ajakannya,pikitnya

“Baiklah.”, Jinki berdiri dari kursinya. Key menatap Jinki dengan kaget, dan secepat kilat menarik lengan Jinki.

“JANGAN!”, cegah Key. Jinki menatap Key dengan tatapan bingung. ‘Apa yang mau mereka bicarakan, Luna telah memutuskannya, dan Jinki masih sayang padanya, kalau Jinki pergi, itu berarti …’, pikir nya.

“Kumohon jangan pergi…”, bisik Key.

“Key?”,

“Aku tahu tidak berhak berkata begini.. tapi…”, Keymenarik nafas. “Kalau kau pergi kau tidak akan kembali padaku!!”, teriak Key. Mendadak suasana sunyi, semua siswa dikelas menatapnya.

“Maaf Key…”, Jinki melepaskan pegangan Key di tangannya, dan pergi keluar. Key berdiri terpaku ditempatnya, berakhir sudah, semua memang sudah jalannya, dan ia lagi-lagi ditolak.

“Key, kau tidak apa-apa?”, Jonghyun yang sedang kebetulan lewat menghampiri temannya (akhirnya muncul sedikit). Key hanya terdiam tidak menjawab. ‘Pada akhirnya aku menyesal juga…’ batin Key.

 

~~~ FIN ~~~

 

WHAT DO YA THINK? HAHAHAHA… NEXT CHAPTER UPDATE SOON. \(^O^)

96 thoughts on “[2shoot/yaoi/FF] Onkey – Great Confession part.1 of 2

  1. Pingback: Great Confession « JINKIBUM Fanfiction Paradise

  2. Annyeog.. Mian aku readers baru. Dan sepertinya ini coment pertamaku #nyengirdino
    Waahh.. Key ngejar2 jinki oo. Biasanya kan jinki yg suka godain key duluan.
    Tp kog jinki acuh tak acuh gitu sihh. Berharap mereka bersatu.
    Btw, part 2 diprotect yaaa. Boleh minta pw gak thor.. Please..

  3. Udah smpe kyk gt, Jinkinya cuma diem aj, msa?!

    Msa iy, almighty cuma brhnti smpe situ ajah?!

    Cus, aahh..

  4. Kagak rela onew sama luna..bener2 kagak relaaaaa😥
    Pengin nabok jinki sumpah pas bagian dia lbh milih pergi sama luna..kasian key nya..😥
    Minta pw part 2nya donk thor…😥😥

  5. Huaaaa knpa bgini?? Jinki gak blh balikan ama luna!! Hrs sma key… huaaa jahat kamu jin..

  6. kyaaah… entah udah berapa x baca ini… kekekek… btw, itu di awal emg salah ketik ya? pas jinki ketiduran di taman. awalnya key tidur di pundak Jinki kan?
    pas Jinki bangun Key tidurnya di paha Jinki?
    wahhh mungkin dia tipe orang yang tidur dengan banyak gerak.. lkekekekekek😄

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s