[2shoot/yaoi/FF] Onkey- Great Confession part. 2 end


Foreword : Annyeong … part 2 update. hehehehe … finally i’ve finish this! SO, READ, ENJOY, NO BASH, N LEAVE YA COMMENT!

-by : Sanniiew –

Entah apa yang merubah Key menjadi sangat pengecut, tapi semenjak Jinki untuk memutuskan berbicara dengan Luna, ia berpikir sudah tidak harapan lagi baginya. Ya, semua terasa percuma, pada akhirnya walaupun ia menyatakan perasaannya dia tetap menyesal.

Kring…kring…kring…

“Aaargghh…. berisik!”, Key menutup telinganya dengan tangannya, tapi bunyi ponselnya tidak juga berhenti.

kring…kring…kring… Key menggeram kesal, dan mengambil ponsel di meja dekat dengan kasurnya.

“YOBOSEYO?!”, bentak Key.

“YAH! KENAPA LAMA SEKALI MENGANGKATNYA?!!”, teriak Jonghyun diseberang sana. Key menjauhkan ponselnya dari kupingnya, dan menatap sinis kelayar hp nya.

“WAE?”, bentak Key lagi.

“Dimana kau?”, tanya Jjong. Key memutar bola matanya, dia melirik jam dinding dikamarnya, pukul 11 pm.

“Menurut mu dimana aku sekarang malam-malam begini, hah?”, jawab Key malas.

“Cepat kesini, aku sedang bersama Hongki dan yang lain, mereka menunggumu.”, perintah Jjong.

“Malas,annyeong…”, tut tut tut tut … Key mematikan ponsel nya, dan membantingnya ke kasur setelah mencabut batre hp nya keluar dari tempatnya, di tidak mau diganggu sama sekali malam itu.

Dia terduduk, menatap kamarnya yang sepi. Sudah 2 hari dia malas pergi kesekolah, Jjong sudah mencoba menghubunginya tetapi tidak dihiraukan, bahkan sampai ke apartemennya tapi Key tidak mau beranjak dari tempatnya, dia juga tidak mengerti kenapa dia berbuat seperti itu, seperti anak kecil yang tidak di kasih balon atau permen. Sebenarnya ini masalah kecil, apa salah nya merasa di tolak?

“Argh, ini pasti karena karma bagiku sering menyakiti pasangan ku dulu …”, kata Key frustasi, dia mengacak-acak rambutnya dengan kesal. Kemudian dia terdiam sesaat, dia menatap langit-langit, kemudian menghembuskan nafasnya. Key pabo!, gumammnya dalam hati.

Kemudian dia berdiri, memakai t-shirt putih, memakai celana skinny jeansnya berwarna biru laut, dan sepatu boot berwarna putih, dia mengambil jaket dan dompet nya keluar kamar.

***

Key berjalan mengatupkan kedua tangannya, dia menyusuri pinggiran jalan yang sudah mulai sepi. Lampu-lampu di jalan masih menyala dengan indah, dan hilir mudik kendaraan masih terlihat ramai, beberapa orang duduk di pinggiran jalan hnya sekedar untuk merokok, atau makan di pedagang kaki lima. Dia terus berjalan, sampai kemudian matanya menatap sosok yang sangat tidak asing baginya berjalan ke arahnya, dia menatap sosok itu dalam diam, dan sampai akhirnya orang itu juga menyadari keberadaannya, dia berhenti tidak jauh jaraknya dengan Key berdiri, membungkukkan badannya dan tersenyum canggung.

“Hai, Key.”, sapa nya mendekati Key.

“Hai.”,

“Bisa kita bicara sebentar? itu kalau kau tidak keberatan.”, tanya nya lagi. Key memandangnya diam, dan kemudian menganggukkan kepalanya. Orang itu berjalan mendahului Key dan memintanya mengikutinya. Sampai mereka tiba di sebuah taman yang tidak jauh dari tempat mereka bertemu. Orang itu duduk dibangku taman, menatap Key sejenak menyuruhnya duduk. Key hanya menggelengkan kepalanya.

“Apa yang kau mau bicarakan?”, tanya Key to the point. Perempuan itu menyunggingkan senyum tipis dibibirnya.

“Kau …benci padaku karena aku merebut Jinki?”, jelasnya. Key meliriknya, dan kemudian tersenyum.

“Kenapa aku harus membencimu,Luna? Jinki yang berhak memutuskan untuk memilih mu dan bukan aku.”, dia berkata dengan setenang mungkin, walau dia mengutuk dirinya sendiri kenapa ia berbohong dengan perasaannya sendiri. Perempuan itu menatap Key, dan menarik nafas.

“Kau pintar ber-akting ya,Key …”, sindir Luna. Key menatap Luna dengan kesal, mau apa bocah ini sebenarnya? kalau tidak mengingat dia perempuan, sudah dia habisi dari dulu. “Kau jelas membohongi ku kalau kau sebenarnya sangat membenci ku ya kan?”,

“Kalau kau tidak ada yang mau dikatakan lebih baik aku pulang.”, Kata Key kesal.

“Aku menguji Jinki oppa.”, langkah Key terhenti. Dia berbalik dan menatap Luna dengan tatapan what-the-fuck-did-you-said?

“Tadinya aku hanya ingin mengujinya…”, dia berdiri menatap Key. “Jinki oppa jadian denganku karena terpaksa menerima pengakuanku, akhirnya aku mengujinya sedikit.”, jelas Luna.

“Aku mengatakan putus padanya haya ingin tahu tentang reaksinya, tapi dia hanya berlalu tanpa menanyakan sedikitpun alasan kenapa aku memutuskannya.”, Luna tersenyum miris. “Dia juga tidak memintaku untuk kembali padanya, dan …”, Luna terdiam sesaat, kemudian menatap Key.

“Dia tahu bahwa aku mengujinya, akhirnya kami benar-benar mengakhiri hubungan ini …”, jelasnya, Key hanya terdiam, jantungnya berdegup kencang, entah apakah ia harus senang mendengar ini atau tidak, disisi lain dia khawatir bahwa jangan-jangan Jinki terluka karena sebenarnya dia masih menyukai Luna.

“Kau tahu, dia kemudian kembali dengan cepat untuk menemui mu yang sudah ditinggalkannya …”, Luna tersenyum pada Key. “Dari situ aku tahu perasaan Jinki oppa yang sebenarnya padamu,Key.”, Key menatap Luna tidak percaya. Mereka diam sesaat.

“Kau harus menemuinya, dia khawatir padamu.”, jelas Luna. Key menelan ludahnya, apa dia masih berani menemuinya? keberaniannya sudah tidak seperti pertama kali ia melancarkan manufer pendekatannya ke Jinki.

“Akan ku pikirkan, annyeong…”, hanya itu yang keluar dari mulut Key, kemudian pergi meninggalkan Luna.

Key berjalan kembali ke apartemennya, pikirannya melayang kemana-mana. Ia merasa senang bahw ia masih mempunyai kesempatan paling tidak sekali lagi, tapi ia tidak mengerti harus memulainya dari mana. Dia menaiki tangga darurat dengan langkah pelan, hatinya kalut, dia menatap lantai dibawahnya ketika ia berjalan.

“Key.”, sebuah suara mengejutkannya. Dia mendongakkan kepalanya, dan matanya terbelalak. ‘Jinki?’, bisiknya pada diri sendiri.

“Hai Key… long time no see, neh?”, Jinki tersenyum saat Key sudah berdiri didepannya. Mulut Key tertutup rapat, untuk pertama kalinya dia selalu canggung didepan orang lain, dan itu adalah Jinki.

“Ng.. tahu dari mana aku tinggal disini?”, Key mengerutkan alisnya, Jinki terkekeh.

“Jonghyun! tadi aku bertanya padanya.”, jelasnya. Key membelalakkan mata, Jonghyun?? …OMO! Jadi ‘yang lainnya’ Jonghyun maksud itu adalah…

“Mianhe Key aku waktu itu …”,

“Aku suka padamu Jinki.”, Key memotong pembicaraan Jinki. Jinki terbelalak, dan kemudian tersenyum.

“Kau tidak usah buru-buru Key, aku pasti akan membalas perasaanmu …”, Jinki mengelus pipi Key dan tersenyum lembut. Rasanya Key ingin meleleh ditelan lantai yang dingin saat itu juga.

***

1 bulan kemudian …

“Yah! Jinki, menyingkir dari kasurku … nanti kotor dengan biskuit milikmu…”, bentak Key seraya menarik tangan Jinki untuk menyingkir dari kasurnya. Jinki mengunyah biskuit dengan santai dan terkekeh melihat tingkah Key yang tidak kuat mengangkatnya berdiri. Mukanya kelihatan marah, dia sudah tahu sifat Key yang sebenarnya bahwa dia sangat cinta kebersihan dan tidak suka barang miliknya disentuh orang lain.

“TERSERAH KAU SAJA LAH!”, Key melepas tangan Jinki dengan kesal, dan cemberut berjalan ke dapur smbil bergumam tidak jelas. Jinki tersenyum menang, mereka sedang berada di apartemen Key, hari ini Key memintanya untuk mengajarkan beberapa mata pelajaran yang sulit. Sebenarnya mereka bisa melakukannya di sekolah, tapi Jinki mengatakan bahwa ia ingin makan ayam lada hitam buatan Key sambil belajar.

Jinki berjalan ke arah dapur, menatap punggung Key yang sedang sibuk menyiapkan bahan untuk ayam lada hitam pesanannya. Kemudian perlahan Jinki mendekati Key tanpa bersuara, pria yang satunya tidak sadar akan kehadiran Jinki karena sibuk bergumam karena kesal atas tingkah Jinki.

“Hmm.. santai saja…”, Jinki melingkarkan tangannya dipinggang Key dan meletakkan dagunya di pundak Key. Key terkesiap, tubuhnya mendadak kaku, tatapannya lurus kedepan. Jinki hanya tersenyum melihat reaksi Key.

“Kenapa … teruskan saja…”, perintah Jinki yang kali ini mencium leher kiri Key. Key menahan nafasnya, tangannya gemetar, dan tanpa ia sadari ia mendesah akan sentuhan Jinki.

“Aish, apa yang barusan itu?”, tanya Jinki menggoda Key. Key menutup mulutnya karena malu. Kemudian perlahan Jinki membalikkan tubuh Key, dan memeluk pinggang Key, hingga tubuh mereka sangat dekat sekarang.

“I love you, Kibummie.”, Jinki tersenyum padaku. Key membelalakkan matanya dan mulutnya berbentuk ‘O’, tapi kemudian dengan cepat bibir Jinki menyentuh bibirnya yang tipis itu. Key melotot menatap Jinki. Jinki melumat bibir bawah Key, tapi kemudian ia melepaskan ciumannya dengan cepat.

“Kau seperti baru ciuman saja, tutup matamu, yeobo~…”, Jinki meledek Key. Key menunduk malu, dia menyentuh kening Jinki dengan keningnya sendiri.

“I love you too,Jinki.”, bisik nya. Jinki mengangkat dagu Key untuk menatapnya.

“I know, you always say that to me, Key. And know this is my turn. “, Jinki mendekatkan bibir nya kepemilik bibir pink itu, dan perlahan tangannya membelai wajah Key, Key membuka mulutnya sedikit untuk membiarkan lidah Jinki masuk ke dalam rongga mulutnya, dia melingkarkan tangannya ke leher Jinki. Dan ciuman itu terus berlanjut, sampai kita tahu pasti apa yang selanjutnya di lakukan.

~ END~

P.S : WHAT DO YA THINK? Maaf lagi sekali lagi, gue gak nambahin adegan yang ‘xxx’ disini, lagi nggak mood, hehehehe.. next time deh yah, annyeong!

Advertisements

60 thoughts on “[2shoot/yaoi/FF] Onkey- Great Confession part. 2 end

  1. Akkh endingnya unyu /,\
    Well ,sebelumnya saya mau bilang makasih dulu deh sama author ,tengkyu sudah berbaik hati memberika password Ch2 ini :3
    Jinki terpaksa doang? Jinki-ah kalo gak suka jangan diterima, ne? -_-
    Kesian atuh si Keynya harus menerima rasa sakit ini ,huhu ;_;
    Aiis! Saya secara pribadi(?) minta sama author supaya bagian endingnya diperpanjang dan dibuat secara terpisah(?) ,ngehehe :3

  2. sykurlah ternyata onew gak balikan sama luna…

    yeayyy akhirnya onkey jadiaannnn…
    suka banget sama ff nya

  3. Lah terus apa yang selanjutnya itu?? #sok polos
    Hoho sweetnya… untung mereka jadian hahaha

  4. uhuyyyyyy akhirx ,ereka bersama hore hore hore…. *nebarkembang
    ehemmmm teteup yun OnKey mah tanpa skinship gk abdol wwalau cuman nyelip dikit tapi masih bisa bkin merinding.agkgkgkgk

  5. Yeay happy end.. Ternyat si jinki punya rasa juga ama kibum ya.. Jd cinta kibun kga bertepuk sebelah tangan itu..

  6. Akhirnyaaa.. yeayy happy ending..

    udah emosi-emosi aja nih sama luna gegara mau ngerebut jinki dari key ckck.. dan ternyata jinki nerima luna juga dipaksa kan sama luna hehe,,

    jinki akhirnya bilang cinta ama key, gitu dong jinki jangan key terus yang bilang hehe..

    sweet thor ceritanya ^^

  7. Pingback: Great Confession « JINKIBUM Fanfiction Paradise

  8. Ohhhh.. So sweet banget.. Akhir cerita mereka bersatu. Onkey sipp. Skarang waktunya tidur lahhhh.

  9. ya ampun key pertama kali ngerasa ditolak haha sabar ne~~
    Huh untung dech jinki gak balikan ma luna hehe
    wah jjong pengkhianat nie *ditabok blingers* haha
    hurayyy tetep happy ending buat onkeyyyy ^^
    jinki kamu sweettt banget sich chu~~
    akhirnya berbalas juga key ^^

  10. Huwaaaa…. Akhirnya Jinki jadi milik Key juga kekeke… Jinki aigho kok makan biskuit d ranjang sieh ckckck, coa kalo q yg kayak gitu, beh udah di caramahin lamaaa sambil ngomel2 *curcol #gubrak

  11. Akhirnya aku dapet passwordnya..
    Tak kirain mau sad ending..
    Tapi ternyat si jinki ngga serius suka sama lunanya.. Dan finally dia nemuin Kibum diapartemenya dann jadian.. Yeaaayyyyy!!!
    Suka bangeeeeeetttt ini…
    Endingnya cute.. Jinki pinter banget ngegoda.. Hayo mau apa kalian.. #SiapinKamera

  12. Key.. Aku suka banget karakter Key di sini. Dia lagi patah hati sih.. Tapi gak sampe nangis termehek2 krna itu. Dia cukup sportif juga kalau2 trnyata Jinki lbh milih Luna.. Kyaaaa.. Tapi trnyata oh trnyata Jinki nymbut key dngn manis.. Kyaaaaa.. Suka banget Ff ini.. :*

  13. Akuuuu sukaaa..
    di saat Key seperti mau menyerah dan pasrah.. eh.. ternyata cinta terbalskan…
    ahahahah….

    bener kocak wktu si JJong nelpon… gangguin Kibum yg lagi suntuk dan patah hati eoh?

    hahahahahah….
    perjuangan Key berbuah maniiiss…. :d

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s