[JoonTae/2min-NC’17] Thinking of you or Him[?] part.2 of ?


Foreword : hai, like i said before, im come back again for my 2nd part of this fanfics, i hope you like my last chapter, ooh… im so nervous for write sequel like this, its really make my brain working so fucking hard! SO, please give me support , because from ur support is  my biggest motivator for me to write better than before. SO, CHECK THIS OUT! READ, ENJOY, and LEAVE YA COMMENT IF YOU LIKE IT ! OH, ALSO VOTE MY FANFICS! THANKISS :*

summary : Taemin sungguh beruntung mempunyai pacar yang sangat mencintainya lebih dari yang ia bayangkan, dan oh, hidupnya terasa sempurna ketika ia juga mempuyai sahabat yang sangat care dengannya, dan segala kehidupan pribadinya yang membuatnya merasa orang yang beruntung. Akankah ini terus berlanjut? we’ll see … i hope so.

cast : Lee Joon MBLAQ, Lee Taemin SHINee, Choi Minho SHINee

support cast : Kim kibum SHINee, Lee Jinki (Onew) SHINee, and will see..

PART 2

ANOTHER GUY SEEMS LIKE PERFECT

” I can take care my self , Hyung … i promise!”, Taemin tersenyum menatap Joon. Joon memeluk pacarnya dengan tatapan gusar, dia kali ini harus meninggalkan kekasihnya beberapa hari karena ia harus pergi ke Daegu untuk keperluan kantor.

” Promise me kamu akan makan dengan baik, berhati-hati dalam melangkah, jangan pulang terlambat, dan …”,

” Well hyung, aku sudah katakan aku akan baik-baik saja. Aku lebih mengkhawatirkanmu kau sibuk bekerja dan melalaikan kesehatanmu.”, Taemin memeluk erat tubuh Joon, ia sebenarnya sangat sedih, tapi jika ia menangis sekarang, itu akan menjadi beban untuk pacarnya.

Joon menarik nafas, dia benar-benar bersyukur mempunyai Taemin. Pria mungil didepannya memang sangat concern pada setiap detail hidupnya, dia merasa bahwa ialah yang dilindungi oleh Taemin.

“Baiklah, aku akan menghubungi mu nanti, istirahat yang cukup dan jangan begadang dengan tugasmu,arra?”, Joon menyentuh pipi Taemin lembut. “Dan, hubungi aku jika terjadi sesuatu, dan…”

“HYUNG!”, Taemin cemberut, Joon tertawa dan memeluknya lagi

“Iya,iya, mianhee Minniee~~ …”, Joon melihat jam tangannya “Oh, i gotta go know baby, give me a bighug please~..”, Joon merentangkan tangannya, Taemin membenamkan tubuh kecilnya ke pelukan hangat Joon. Mereka merasakan kehangatan masing-masing, kemudian Taemin melepaskan pelukannya, Joon membelai wajah Taemin lembut, dan mencium bibir kecilnya dengan pebuh perasaan,mesra, dan lembut.

Joon hanya memberikan sentuhan terakhir dipipi Taemin, kemudian masuk ke dalam mobilnya. Taemin melambaikan tangannya sambil bergumam ‘HWAITING!’ kemudian dia masih berdiri di parkiran sampai mobil Joon tidak terlihat lagi. Ia menarik nafas, dan menghapus air matanya yang sudah lama ia tahan, dan kembali ke kamarnya, kamar mereka. Everythink is gonna be alright,Taemin! just for a couple day,right? batinnya.

.

.

Hari ini Taemin beruntung, kereta tidak berdesakan, entah kenapa dengan makhluk di Seoul pagi ini, biasanya terlihat sangat sibuk dan padat, apakah semua orang tiba-tiba lenyap?Tapi tetap saja ia tidak mendapat duduk, setidaknya ia dapat berdiri di gerbong kereta tanpa berdesakan.

” WAIT!”, teriak sebuah suara dari pintu masuk kereta. Taemin mendongakan kepalanya, sebuah tubuh pria  tinggi hampir menabrak tubuh kecilnya.

‘para penumpang di harap tidak menerobos pintu masuk,terima kasih’ Tepat ketika pria itu masuk, pintu dibelakangnya tertutup secara otomatis. Pria itu menegakkan tubuhnya dan membenarkan posisi tas dipundaknya. Taemin memperhatikan pria yang jaraknya tidak jauh dari hadapannya, dia mengerutkan alisnya, memperhatikan secara seksama, ia merasa tidak asing dengan pria itu.

“KAU!”, teriak Taemin tiba-tiba sambil menunjuk wajah pria itu. Pria itu menatap Taemin terkejut, begitu juga penumpang yang lain. Taemin langsung meminta maaf karena mengagetkan seluruh penumpang. Ketika matanya beralih ke pria itu ia terkejut, pria itu masih memandangnya dengan, ngg… mata besar berwarna coklat, Taemin menelan ludah karena malu.

“Nuguya?”, pria itu buka suara. Taemin mendongak kaget.

“a-ah.. ng.. a-aku Lee Taemin, ng..k-kau yang dulu menolong ku kan?”, Taemin tergagap dan mukanya memerah, ia merasa aneh, kenapa hanya melihat sosoknya dia bisa merasa malu?. Pria itu terdiam sesaat, memicingkan matanya menatap Taemin, pria lain memalingkan wajahnya karena gugup.

“Oh, si papan penggilesan?”, jawabnya, Taemin menganga? apa kata nya barusan? papan apa?

“Pardon?”, Taemin memicingkan matanya, pria itu berdecak, dan menyengir.

“Papan penggilesan. Aku ingat, belum lama ini menolongmu, badanmu kurus sekali.”, ledek nya dengan cuek.

“MWO?”, Taemin melotot kesal. DIA BUKAN ORANG BAIK! pikir Taemin. Tapi sebelum Taemin mampu berkoar lagi,badannya sudah terdorong mundur, karena sekarang banyak orang yang masuk ke dalam gerbongnya. Secara langsung tubuh pria tinggi itu semakin dekat ke arah Taemin, Taemin terpojok di sisi pintu yang lain. Ia memejamkan matanya, kemudian ia mencium aroma yang sangat wangi, wait … kenapa wanginya mirip dengan Joon?? dia menghirup bau disekitarnya itu.

“Kenapa kau?”, FLIP! Taemin kembali ke dunia, dia menatap sosok didepannya, pria itu sekarang berdiri tepat didepannya, ia menahan tubuhnya dengan kedua tangannya yang tersandar tepat diantara kepala Taemin.

“Ti-tidak!”, Taemin memalingkan wajahnya, ia ingin sekali membalik badannya, tapi rasanya sulit, akhirnya ia tetap berada di posisinya. Ia berdiam diri, tidak berani memandang atau bergerak sedikitpun. Pikirannya melayang memikirkan Joon, ia belum menghubunginya pagi ini, dan Taemin sangat cemas. Kemudian ia mencium aroma itu lagi, aroma Joon, dia menoleh ke sosok didepannya yang sedang asik melihat keluar jendela. Taemin menggelengkan kepalanya, tidak mungkin … kenapa pria ini bau nya seperti Joon? akh, itu karena ia sangat rindu Joon, pikirnya.

Joon … kemana kau? aku rindu …pikirnya.

“Aku rasa kau juga harus banyak minum susu, supaya tinggi mu proporsional!”, pria itu mengagetkan Taemin. Taemin menganga, WTF?. Kemudian pria itu beranjak keluar dari gerbong kereta, lagi-lagi sebelum Taemin bisa protes, kemudian ia sadar, ia juga harus keluar, dan mereka ternyata keluar dan masuk di tujuan dan stasiun yang sama. Who’s care? pikir Taemin.

.

.

“Kenapa kau Minnie~~~…??”, Key merangkul pundak Taemin yang sedang memandangi layar ponselnya. Tidak ada telpon atau pesan dari Joon.

“Aku kangen Joon-hyung…”, Taemin cemberut. Key menarik nafas,dan mengeratkan pelukannya.

“Kau hubungi saja dia …”, kata Key. Taemin menggelengkan kepala.

“Aniyo~, aku akan mengganggunya nanti, lagipula nanti dia cemas, dia pasti berpikir bahwa terjadi sesuatu padaku.”, Taemin cemberut.

“But, its right,neh? hhmm… something like a love sick?”, celetuk Key. Taemin melerik kesal.

“Mianhe mianhe… hehehe…but,hey! ikut aku saja!”, pinta Key, Taemin mengerutkan alis.

“Kemana?”

“Bertemu Onew-hyung, hari ini dia ulang tahun, aku mau memberikan kado, dan dia janji padaku, he’ll treat us a chicken!”, Key bersemangat.

“Mwo? Onew-hyung ulang tahun? aaaahhh~~~ … im forget about that! eottoekke??”, Taemin mulai gusar, kenapa ia bisa lupa ultah sahabatnya sendiri? Key berdecak.

“Aish~ Nope. Dia sudah cukup tua untuk diberi selamat, jadi kau tidak usah khawatir, aku juga lupa tadinya, tapi karena dia ingin mentraktirku, jadi aku beli kado untuknya! kajja!”, Key menarik lengan Taemin tanpa minta persetujuan darinya.

Taemin berjalan mengikuti Key, dia selalu saja menarik lengannya kemana saja ia pergi, ia kadang merasa Key seperti ummanya … umma?? pikir Taemin,ia menggelengkan kepalanya ketika ia berpikir tentang ummanya.

.

.

“Im sorry dubuuu~ … aku melewatkan ayammu?”, Key berjalan menghampiri Onew yang duduk di kedai ayam bersama seorang pria yang duduk membelakangi pintu masuk. Taemin berjalan dibelakang Key dan tersenyum ke arah Onew.

“Saengil chugae Hyung … maaf aku tidak membawa kado untukmu.”, Taemin memeluk Onew, Key hanya berdecak dan menepuk kepala Taemin.

“Oh, kenalkan ini sahabat ku…”, Onew memperkenalkan pria didepannya. Key dan Taemin membalikkan badannya. Taemin terkejut, dia kan …

“Annyeonghaseyo, cho neun Choi Minho imnida…”, pria itu berdiri dan memberikan salam.

“Annyeong Minho-ssi, aku Kim kibum, but you can call me Key for sort!”, Key mengulurkan tangannya,dan Minho menyambut jabatan tangannya. “I think i know you,Minho …”, Key mulai menggunakan instingnya “Kaauu ituu~… MVP basket tahun 2011 ini juga kan di kampus kita? dan OH, sudah 3 kali,right?”, Key tersenyum bangga. Minho mengangguk dan tersenyum.

Kemudian matanya beralih ke sosok Taemin yang sedari tadi mengalihkan pandangannya.

” Dan … kau?”, Minho bertanya, Taemin menoleh acuh.

“Aku Taemin.”, jawabnya singkat, Minho mengangguk kan kepalanya, dan melihat ke arah Onew yang bingung dengan atmosfer disekitarnya.

“Oke, karena kita sudah disini, kita mulai makannya, ayam-ayam ku sudah memanggil!”, Onew memecahkan kecanggungan yang terjadi. Kemudian mereka mengangguk dan duduk ditempatnya masing-masing.

Makan mereka benar-benar terlihat canggung, dari sisi Minho dan Taemin tentunya, tidak dengan 2 orang lain didepannya yang sesekali bercanda, dan Key sudah kesekian kalinya menggetok kepala Onew yang bertingkah aneh. Taemin mengunyah ayamnya sambil melihat tingkah mereka, ia tidak berpaling sedikitpun ke arah Minho, ia tidak mau dan tak akan pernah mau. Ia menatap ponsel nya, ia masih tidak menerima pesan atau telpon dari Joon. Ia menarik nafas, dan kemudian ia memutuskan untuk mengirim pesan singkat.

To : mylovelyJoon

Joon hyunggg~~~ how r’u? i miss u so damn much. FYI, im alright here … so dont worry,neh? ^u^ take care ur self, still loving me (>.o) n’ call me ASAP! miss u miss u miss u POPPO :*

Taemin menarik nafas lagi, berharap nanti Joon menghubunginya. Memang baru satu hari ia pergi, tapi ia merasa sudah berhari-hari Joon pergi meninggalkannya, dia harus sabar, karena ia tahu Joon sangat sibuk, dan ia tak mau egois.

“Minnie, you alright?”, Key membuyarkan lamunan Taemin. Taemin menatap Hyungnya bergantian, Minho juga ikut menatapnya. Ia tersenyum, dan mengangguk.

“Im fine … just miss my Joon,thought.”, Taemin tersenyum kepada Key dan Onew, dan tidak untuk Minho. Key menarik nafas.

“Dia akan menghubungimu,ASAP! sabar saja Minnie~…”, Key tersenyum hangat, Taemin balas tersenyum. Dia dapat melihat Onew menatapnya khawatir, ia memutuskan untuk bersikap gembira, ia sudah melupakan hari ultahnya dan ia juga tidak mau Onew melihatnya bersedih disaat mereka harus merayakan ultahnya.

.

.

“JOON-HYUNG!”, Taemin berteriak saat mengangkat telponnya, ia melirik jam didinding, 11 pm.

“Mianhee Minniee~~ aku terlalu larut menelponmu, are u oke?” suara Joon gusar. Taemin menyembunyikan rasa sedihnya, ia senang akhirnya Joon menghubunginya.

“Im oke Hyung~… im just miss u so much…”

“Miss u too baby, maaf baru bisa menghubungimu, disini benar-benar membuatku sibuk, aku harap cepat selesai, dan aku bisa memeluk mu lagi…”

“Hehehe … i hope so, kau sehat? jangan kerja terlalu keras hyung… kau harus pikirkan kesehatanmu juga, aku tidak mau kau sakit.”

“Arraso Minnie ah~, aku makan teratur,  setiap aku makan, di atas piring ada wajahmu, dan kau tahu apa yang terjadi? aku makan dengan lahap , aku seperti ingin memakanmu Minnie…”

“Aigooo~… your so cheesy Hyung, hehehe … aku senang kau baik-baik saja.”

” Seharusnya aku yang mengatakan hal itu, aku senang mendengar suaramu, lelah ku hilang, kau seperti viatamin ku Minnie~…”

“Ish, your so mean …”

“Hehehe… ah! sebaiknya aku cukupkan, ehm… kau jangan tidur terlalu larut,neh? i love you much,muach muach muach…”

“Hm? arraso hyung~.. i love you too~…”, Taemin sedih ia harus menyudahi obrolannya.

“Jangan sedih~, besok aku telpon lagi, aku janji! and still love me,oke Minnie?”, Taemin terkejut, dari mana ia tahu kalau ia sedih?

“Nee~ … i still love you Hyung~, take care, annyeong, muach!”,

“Aish~ so cute! annyeong baby Minnie…”,

CLick! Taemin menatap layar ponsel nya lagi yang sudah mati, dan kini berganti dengan wallpaper foto mereka sedang duduk berdua, Joon memeluk tubuh kecil Taemin dari belakang, dan mencium pipi nya yang penuh dengan cat, karena saat itu mereka sedang mengecat apartemen mereka, dan mengabadikan momen itu sebentar. Taemin tersenyum menatap foto itu, ia sangat menyukainya, kerana itu adalah hari pertama mereka tinggal bersama.

.

.

“Habis telpon dengan your lovely Jooniee~~,neh?”, Key keluar dari kamar mandi Taemin, ia tersenyum melihat Taemin yang senyam-senyum menatap ponselnya. Taemin terkekeh senang, dia mencium ponselnya. Key tertawa melihat tingkah cute dongsaengnya, Key memutuskan untuk menginap beberapa hari di apartemen Taemin sambil menunggu Joon pulang. Taemin sangat senang, karena ia tidak harus kesepian dan merasa bosan sendirian. Dan Joon mengenal Key dengan baik, jadi ia tidak khawatir.

“Aissh~~ im so envy , look! Lee Joon itu tampan, baik, dan .. sukses! dia mencintai mu sepenuh hatinya, how lucky you are baby Minnie…”, Key berbaring dikasur Taemin.

“Yah Hyung … itu hanya jodoh saja, kebetulan dia adalah pasanganku Hyung…” Taemin ikut berbaring disebelah Key, mereka menatap langit kamar mereka.

“Itu takdir, bukan kebetulan. Aku tidak tahu takdir ku akan bertemu dengan siapa?”

“Hmm… let me see… maybe Onew-hyung?”, Taemin melirik Key.

“WHAT? Y-YAH! I-I DONT LIKE HIM!”, Key panik, dia mengalihkan wajahnya. Taemin terkikik geli.

“Aku kan tidak bilang kau menyukainya, aku hanya mengatakan ‘mungkin’,kan?”, goda Taemin. Key menatap Taemin kesal, bocah ini…pikirnya.

“Oh,whatever!”, Key memutar bola matanya, mereka terdiam sesaat. Kemudian tiba-tiba Taemin berpikir sesuatu.

“Hyung..”,

“Yes,Minnie?”

“Hmm.. who is Minho? hm.. i mean who is he,actually?”

Key melirik Taemin menyelidik, dia menyeringai, Taemin mengerutkan alisnya.

“WAE?”, tanya Taemin

“Kenapa kau tiba-tiba bertanya tentangnya? jangan kau bilang kau … tertarik dengannya?”, goda Key. Taemin terbelalak.

“YAH! ANIYO~~~… a-aku hanya ingin tahu, maksudku seberapa hebat sih dia?”, tanya Taemin, ia bingung sendiri, kenapa ia jadi salah tingkah? dan kenapa juga ia berpikir untuk mencari tahu siapa Minho?. Key masih menatap Taemin penuh selidik.

“Hmm…”, dia berpikir untuk menjawab “Dia itu pemain basket terbaik dikampus kita, selain itu, dia juga tampan,dan itu pasti kan? lalu… dia itu baik,pintar, dan juga anak orang kaya, setahuku, keluarganya punya perusahaan alat-alat berat, tapi positifnya adalah .. dia sangat mandiri, setahu ku, dia tidak bergantung dengan keluarganya, bahkan orang pun selama ini tidak tahu bahwa dia sangat kaya … dia tinggal sendiri disebuah apartemen yang kabarnya sederhana …”, Key menjelaskan secara panjang lebar, dan menyeringai ke arah Taemin, Taemin lagi-lagi mengerutkan alisnya.

“Aku tidak melihat perbedaan yang mencolok antara kau dan dia, aku rasa hidup mu sama sempurna nya dengan dia,Hyung.”, jelas Taemin, dan itu benar, Key juga merupakan clan orang kaya di Seoul. Key memutar bola matanya.

“Its so different! im almighty Key, and he is an alien boy, dia terkadang suka membosankan,dan katanya sangat cuek.”, jelas Key.

“Tahu dari mana? kau kan baru bertemu tadi?”,

“Hmmm… tidak ada yang tidak bisa diketahui seorang Key! aku berkenalan hanya supaya lebih formal, selama ini aku hanya tahu sosoknya dan gosip yang beredar dikampus, heheheh …”, Key menyengir lebar.

“A-ha? aku tidak tahu seorang almighty Key sangat suka bergosip, kau akan terlihat membosankan Hyung, becarefull!”, ledek Taemin.

“Yah! issh~ bocah ini…”, Key ingin memukul Taemin, tapi Taemin tahu ia tidak akan pernah tega memukulnya.

Minho? dia memang hebat dan sempurna, mungkin! tapi kalau Key tahu sifat jeleknya,pasti ia akan illfeel. Dan dia tidak sesempurna Joon, tidak akan pernah, baginya Joon segalanya, dia mata nya dan di hatinya, Lee Joon adalah yang terbaik. Ia berharap Joon segera pulang, dan bersamanya lagi, dia akan selalu bahagia jika mencintai Joon. Selamanya … as he wish! will see…

 

P.S : YAIY! PART 2 HAVE DONE! I FINISH 2 CHAPTER ON 1 DAY … MUAHAHAHA… IM SORRY THERES MANY A LOT OF WRONG ON THAT TEXT.

HOPE YOU LIKE IT. LEAVE COMMENT AND VOTE !

PART 3 UPDATE SOON, B’COS I’M BUSY KNOW ON MY ORGANIZATION AT MY HOMMY :)) I’LL PROMISE TO UPDATE SOON,ASAP!! :-p

ANNYEONGGG~~~

70 thoughts on “[JoonTae/2min-NC’17] Thinking of you or Him[?] part.2 of ?

  1. Karna masih Joontae, jadi Rika biasa aja bacanya.
    Nggak ada perasaan senang .
    Kayaknya ceritanya bakalan sad deh.

  2. papan penggilasan? seketika ngakak hahahhaa si taemin salah prediksi, minho ternyata menyebalkan, yah udah mulai penasaran nih ama minho.
    alurnya tenang kali ya tapi pasti, good…
    key juga suka tuh ama onew, sok ngelak,
    lanjut baca

  3. Tuhkan bener minho aih minhonya nyebelin tapi-3-
    Minho temennya onew yaaa
    Key suka juga kah sama onew? Kok dia malu/?
    Hmm bole lah OnKey wkwk
    Taemin mulai penasaran sama minho.. udah minnie oppa kamu cocoknya sama minho oppa im ship you twooㅋㅋㅋ
    Joon sama taemin tapi uda so swit banget’-‘

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s