[JoonTae/2min-NC’21] Thinking of you or Him[?] part.3 of ?


Foreword : annyeong! this is part 3 … yippie… finally,neh? but, take a look for rate that i made, NC-21 … wuhuuuu… guess what? hahahaha…  thank you for u all, thnx you so much for ur support, please continue support me, and ill try to write better. :)) Gomawwoooo~

WARNED : Ada akan beberapa adegan …yang hmm.. you know lah… hehehehe..so happy reading!! sedia tisu

PART 3

YOU COME BACK !

Nafas Taemin tersengal karena ia lelah menari, yup he’s passion is dancing after drawing, dia terduduk dilantai, ia mengelap keringat yang menetes di kening dan juga badannya, ia terududuk didepan jendela kamarnya, menghirup udara pagi, dan sinar matahari yang masuk. Sudah 4 ahri Joon pergi meninggalkannya, dia sangat rindu. Taemin menarik nafas, sekarang hari sabtu, biasanya kalau malam minggu dia akan pergi keluar bersama Joon, makan di kedai sekitar, dan pulang membawa dvd yang banyak, dan menghabiskan semalam suntuk berdua, tapi sepertinya malam ini ia akan sendirian dirumahnya.

Dia melihat ponselnya, ia membaca pesan di ponselnya dengan kesal

From : Diva’sKey

Annyeong my baby Minnie~~ im so sorry, jeongmal! aku hari ini mau menemani Onew, dia mau mencari sesuatu, entah lah~ take care honey~ poppo :*. Dont miss me, b’cus you have Joonnieee~~ hehehe ^o^

Yeah, right! i have my Joon, but he’s not here tonight! Omo na~~… i miss you Joon T^T.

Itulah mengapa ia terbangun dari tidurnya dan mendapati Key tidak bersamanya, tapi dia teman yang baik, selagi dia bersama Taemin, makan Taemin sangat terjamin, dan Key mempunyai tangan yang handal dalam menyulap rasa makanan.

BRUK!!. Taemin menoleh ke arah pintu masuk nya. Dia memiringkan kepalanya, dengan sekejap dia terbangun dari duduknya. Jangan-jangan ….

Ia melihat koper dan beberapa kerdus didekat pintu kamarnya. Dia menoleh kiri dan kanan mencari siapa pemilik koper itu dan semua tumpukan kerdus itu.

“Halooo~~ ini punya siapa yah?”, teriaknya. Dia melihat ke arah lift,tidak ada orang satupun. Kemudian ia melihat ke arah bawah apartemennya dari balkon depan, sebuah truk pengangkut barang baru saja pergi, dia menggaruk kepalanya,dan menatap tumpukkan kerdus di depannya.

“Punya siapa yah?”, dia berjongkok, memeriksa kerdus-kerdus itu,siapa tahu ada nama pemiliknya.

“Siapa kau?”, BRUK! Taemin kaget dan dia tidak sengaja menendang kerdus itu,alhasil tumpukan itu meniban tubuhnya yang kecil.

“Omo! Gwencana?”, sebuah tangan membantunya berdiri. Taemin meringis kesakitan, kaki nya tertimpa kerdus itu.

“Taemin?”,

Taemin menoleh ke sosok yang masih memegang lengan nya, dia terbelalak.

“MINHO?!!”, Betapa terkejutnya ia melihat Minho berdiri didepannya, begitu juga Minho.

“Apa yang kau lakukan disini?’, tanya Taemin berdiri tegak. Minho mengerutkan alisnya.

“Aku pindah ke apartemen ini, kau …?”, Taemin menganga.

“Tinggal disini?!!!”, Oke, ia merasa tanggapannya berlebihan, sehingga Minho harus menutup telinganya.

“Ya .. losmen yang aku tempati jauh dari stasiun, jadi aku putuskan untuk pindah kesini, itu kamarku!”, Dia menunjuk kamar setelah kamar Taemin,Taemin 205 dan Minho berselisih satu nomer 207. Taemin mengangguk mengerti.

“Oke, aku tetangga mu, ini kamarku. Baiklah, salam kenal, dan semoga betah.”, Kata Taemin lagi dan berniat masuk ke kamarnya.

“EH,tunggu!”, cegah Minho. Taemin menoleh. “Ngg … bisakah aku minta bantuanmu untuk membawa ini.. hm, maksudku, nanti kau ku traktir deh sebagai ucapan terima kasih ku.”, Minho memintanya, Taemin berpikir sejenak. Orang ini, omongannya terkadang ketus dan sikapnya dingin, tapi bisa berubah seperti ini jika butuh bantuan orang lain, ish ish ish~ pikir Taemin. Tapi, ia telah menolong Taemin , dan seharusnya ia tahu cara nya balas budi.

“Baiklah, traktir aku ramen, itu oke?”, pinta Taemin. Minho menyeringai senang.

“Oke, akan aku traktir sepuasmu.”, katanya tersenyum, Taemin balas tersenyum.

Kemudian ia membantu mengangkat kerdus yang mudah ia bawa dan memasukkannya ke dalam kamar Minho.

.

.

“Jadi kau tinggal selalu tinggal sendiri?”, Taemin bertanya ditengah perjalanan setelah Minho mentraktirnya makan.

“Ya, dan kau?”, Taemin melirik sekilas, orang ini, sangat pelit bicara.

“Aku tinggal bersama Joon, dia sedang bekerja sekarang, nanti aku akan perkenalkan padamu.”, Taemin tersenyum sendiri, ia selalu senang jika menyebut nama Joon saja. Minho mengangguk.

“Joon itu pacarmu kan?”, celetuk Minho, Taemin terkejut, mukanya memerah, aduh! ia lupa kalau seluruh kampus tidak tahu kalau dia ehm,gay. Selain Key dan Onew tentunya.

“Ermm.. itu …i-iya…”, Taemin menunduk malu.

“Ck, kenapa kau?” Minho merasa aneh dengan ekspresi Taemin.

“Mmm.. well, seperti yang kau tahu, aku gay. Dan kau tidak merasa aneh?”, Taemin tersenyum miris ke Minho, Minho mengerutkan alisnya dan tertawa.

“Kenapa aneh? tidak buruk untuk menjadi gay. Kau bebas untuk mencintai seseorang dan juga memilih dengan siapa kau mau hidup bersama? am i right?”, Minho tersenyum ke arah Taemin, Taemin terperangah, dan malu. waw! pria ini punya banyak sisi yang membuatnya terkejut, dan terlebih … entah ada apa dengan Taemin, wajahnya memerah hanya dengan melihat senyum Minho. aish~ dia pasti sudah gila, ingat Joon..ingat Joon..ingat Joon, batinnya.

“Kau aneh!”, celetuk Minho.

“Mwo?”,

“Iya, kau suka tertawa sendiri, lalu sedih, lau panik, kau ini punya berapa ekspresi? seperti tokoh kartun saja.”,ledek Minho.

“YAH!”, Taemin memukul lengan Minho, ia rasa Minho tidak buruk, itulah menagapa jangan menjudge seseorang hanya dari pertama bertemu, dan Minho rasanya baik dijadikan teman. Mereka berjalan pulang sambil sesekali berbicara, dan kadang terdiam, lau tertawa lagi.

Kemudian mata Taemin terbelalak, dia melihat lampu kamarnya menyala, ia penasaran, seingatnya saat ia berangkat semua lampu sudah ia matikan, apa Key sudah pulang? tapi tadi dia mengirim pesan kalau dia langsung pulang ke rumahnya.

“Minho, aku duluan ya!”, tanpa mendapat ijin dari Minho, Taemin sudah berlari menuju gedung apartemen mereka, ia berlari sekuat tenaga, melewati tikungan, dan naik tangga darurat. Ia mengeluarkan kunci kamarnya, dan segera masuk kedalam. Sudah pukul 11 pm.

Ia melepas sepatunya,memeriksa tidak ada sepatu lain didalam kamar nya, lalu siapa yang masuk ke kamarnya?

Ia berjalan masuk, kepalanya celingukan, tangannya menggenggam payung untuk perlindungan diri. Ia memeriksa dapur, tidak ada orang pun, kamar mandi juga tidak ada. Jantungnya berdegup kencang, ia berdiri di samping tempat tidurnya, memeriksa ke sekitar ruangan, ia benar-benar takut ada pencuri masuk ke rumahnya, tapi keadaan rumahnya sangat rapih, dan tidak ada tanda terjadi apapun. CLIK!

“AAARHHH… SIAPA ITU?”, Taemin panik, lampu kamarnya mati tiba-tiba, dan ia tidak bisa melihat apapun disekitarnya. Tangannya gemetar ketakutan, dia hampir mau menangis, tapi ia tahan. Omg Joon… aku takut, pikirnya.

Sebuah tangan tiba-tiba memeluknya dari belakang, dia berteriak takut,dan berusaha melepaskan pelukan orang itu,pelukannya sangat kuat, dan payung ditangannya sudah dilempar jauh oleh orang itu, ia sangat takut, tenaga orang itu sangat kuat, air matanya sudah keluar.

“Le-lepaskan ku! lepaskan!!!”, teriak Taemin histeris. Tapi sosok itu tetap memeluk Taemin dengan kencang, tidak membiarkan tubuhnya berbalik sedikitpun. Taemin terkejut, ketika orang itu mencium leher nya, dia merinding, oh tidak… ada seseorang yang mau memperkosanya.

“Tolo–uphhh…”, sebelum ia bisa meminta tolong mulut Taemin sudah dibekap oleh bibir orang itu, ia memenjamkan matanya rapat, tapi kemudian ia merasa aneh, ciuman orang itu sangat lembut, dan bau ini…

“J-joon…??”, bisik Taemin berusaha lepas dari ciuman orang itu. Orang itu melepas ciumannya, mata Taemin masih belum bisa melihat dengan jelas.

“Hai,baby …miss me?”, bisik orang itu, jarak bibir mereka masih sangat dekat. Taemin terperangah, suara ini, bau ini, dan ciuman ini, ia menutup mulutnya, air matanya menagalir.

“Joon~…”, suaranya bergetar. Ia menangis, dan pria itu, Joon, memeluk tubuh kecil Taemin yang menangis dipelukannya.

“Sshh … im here baby, maaf membuatmu takut …”, Joon membelai kepala Taemin. Taemin melepaskan pelukannya, ia menyentuh wajah Joon untuk memastikan itu adalah Joon, Lee Joon, orang yang selama 4 hari ini ia rindukan, matanya sudah mulai bisa melihat jelas dikegelapan. Joon menyentuh tangan Taemin yang ada dipipinya, dan tersenyum.

“Surprise, i miss you baby!”, Joon kemudian mencium bibir Taemin, ia menarik lengan Taemin untuk melingkar di lehernya. Taemin berjinjit sedikit, dan mengeratkan pelukannya, Joon memeluk pinggang Taemin, mereka berciuman dengan sangat lama, seakan tidak ada hari esok, Joon menjilat bibir Taemin, Taemin membuka mulutnya, dan membiarkan lidah Joon masuk kedalam mulutnya,menjilat gigi taemin,dan bermain dengan lidah Taemin, mereka mendesah diam.

“I miss you too so  damn much,Hyung…”, kata Taemin saat melepas ciuman untuk menarik nafas. Joon mencium kening Taemin, dan kemudian menggendongnya, Taemin melingkarkan kakinya kepinggang Joon,seperti baby koala. Dan mereka berciuman lagi,Joon membopongnya, dan mrebahkannya dikasur, ia berada di atas tubuh Taemin sekarang.

Taemin melingkarkan tangannya dileher Joon, dan memainkan rambut Joon, Joon mulai mencium,menghisap, dan menggigit leher Taemin, yang diikuti dengan desahan dari mulut Taemin, memberikan beberapa bekas hickey dileher Taemin. Tangan Taemin mulai menjalar ketubuh Joon, ia memasukan tangannya dibalik kemeja Joon, ia masih memaki baju kantornya. Joon sudah melepas kaos Taemin dan melemparnya sembarang, ciumannya turun ke dada bidang Taemin, Taemin membelai rambut Joon,matanya terpejam.

“Aahh …”, ia mengerang ketika Joon menghisap dan menggigit nipple Taemin. Ciuman Joon turun keperut mulus Taemin, sambil menjilatinya,tangannya berusaha membuka celana Taemin.

“Nggh…J-Jo-joon…”, Taemin mendesah, damn! ia sangat sexy,pikir Joon.

“You look sexy baby…”, Joon berkata disela ciumannya, dan ia sudah meloloskan celana Taemin sekaligus boxeranya. Saat Joon mau membelai tonjolan dari celana dalam Taemin langkahnya terhenti oleh tangan Taemin,ia menatap Taemin bingung.

“I-i want you first…”, kata Taemin, Joon mengerti, kemudian dia merebahkan dirinya disamping Taemin. Dan Taemin dengan cepat menindih Joon, ia mencium bibir Joon dengan memasukkan lidahnya, perlahan tangannya membuka kancing meja nya dan membukanya serta melemparnya kesembarang tempat, smabil ciumannya beralih ke leher , rahang, dan dada Joon, ia membuka belt dan celana Joon, Joon mengangkat tubuhnya sedikit untuk membantunya, akhrinya mereka dalam keadaan setengah telanjang hanya dengan celana dalam mereka.

Taemin bermain di nipple Joon, yang membuat Joon merem melek menerima sentuhan Taemin, dengan nakal Taemin mengelus tonjolan diselangkangan Joon.

“Sshh… dont tease me baby…”, ledek Joon.

“I dont…”, jawab Taemin menyengir. Kemudian Taemin turun,kepalanya sudah berada diantara kaki Joon, ia menurunkan celana dalam Joon yang terakhir, Joon dapat merasakan perubahan udara disekitar kakinya. Kemudian cepat digantikan dengan sesuatu yang hangat dan basah di membernya.

“Eehnm… T-Tae …”, desahnya, Taemin mencium ujung member Joon sambil memberikan pijatan naik dan turun, dan perlahan dia memasukan kedalam mulutnya, dan menaik turun kan kepalanya, ia menghisapnya dan memainkannya didalam mulutnya,seperti mengemut lollipop.

“Mmmmhhm…”, hanya itu yang keluar dari mulut kecilnya, Joon meraih kepala Taemin, meminta Taemin lebih dalam memberikan sensasi terhadap membernya.

“Nggh… good boy … ssh…”, ledek Joon, Taemin menggertakan giginya di member Joon, ia kesal diperlakukan seperti anjing, dan membuat Joon mendesah kencang. Ia merasa ia tidak dapat menahan lagi tapi ia tidak mau hanya berakhir seperti itu. Cepat ia menarik tubuh Taemin ke atas, Taemin terkejut.

“My turn baby…”, Joon mencium bibir Taemin, dan membalikkan posisi mereka, Taemin menyeringai, kemudian Joon membuka celana dalam Taemin, mereka telanjang bulat sekarang. Joon menaik turunkan tangannya di member Taemin, sambil mulutnya mencium leher, rahang, dan terus berpindah ke seluruh tubuh Taemin, yang membuat tubuh kecilnya menggeliat hebat.

“A–aahh…sakit…”, tanpa memberi tahunya jari Joon sudah masuk ke lubang pantat Taemin.

“Im sorry baby…”, ia mencium bibir Taemin untuk menghilangkan rasa sakitnya,

“Aaah nggh…”, Joon menambah kan jari yang lain untuk mempersiapkan Taemin serangan selanjutnya. Joon terus menenangkan pacarnya dengan ciuman lembutnya.

“Ngh … i-i-iwant y-you..Joon…”, desah Taemin memeluk pundak kekar Joon.

“What do you want?”, ledek Joon ditelinga Taemin.

“I-i want AAH..f-fuck m-me..”, Taemin sedikir berteriak karena Joon menggerakan jarinya.

“Hmm? i cant hear you baby~…”, goda Joon. Taemin memegang wajah Joon.

“I WANT YOU TO FUCK ME ALREADY!”, bentak Taemin,dan mencium bibir Joon. Joon tersenyum senang.

“Pfh, as you want baby.”, kemudian ia mengelurkan tangannya,mengambil kondom di laci terdekat.

“Ready? ini akan sakit baby, tapi aku janji aku akan pelan-pelan, dan membuat mu nyaman.”, Joon menyentuh pipi Taemin, Taemin mengangguk, wajahnya memerah. Joon memperbaiki posisinya,dan perlahan memposisikan memebernya.

“Aaaa aahhnggh…”, Taemin mendesis,ia meemejamkan matanya, sakit. Joon mencium bibir Taemin untuk menghilangkan sakitnya. Dan perlahan Taemin menggerakan pinggulnya,memberi tanda agar Joon menggerakan tubuhnya. Perlahan Joon menggerakan pinggulnya maju mundur secara pelan, ia tidak ingin menyakiti Taemin.

“J-joon… bisakah kau lebih cepat?sshh.. kau membuat ku sakit jika..nng..hh..pelan…”, Desis Taemin, Joon mencium kening Taemin, dan mengabuli permintaannya, dia menggerakan tubuhnya lebih cepat.

“Aaah… J-jooon~…nnghhhnn…”

“Ah,fuck… so tight baby…”

“I-i love you J-joon~…”,

“AAh, love you too baby…”, mereka saling mendesah dan merasakan getaran hati masing-masing.

Taemin mengerang lebih kencang, karena Joon bergerak lebih cepat, ia tahu bahwa Joon hampir sampai, ia mengeratkan pelukannya di leher Joon, mereka berciuman lagi, lidah mereka menyatu.

“A-aku …sampai –…”, desis Taemin.

“Me too~..”

“aaAAaahhHHhnngh…”, mereka berteriak bersamaan, Taemin mengelurkan diperut Joon, dan Joon dengan cepat menjilat percum Taemin sampai bersih, tubuh kecilnya masih bergetar merasakan orgasme nya. Joon bangkit dan mencium bibir Taemin, membiarkan nya merasakan miliknya sendiri.

Kemudian ia berbaring disamping Taemin, menarik selimut untuk menghangatkan tubuh mereka, ia memeluk tubuh Taemin, Taemin bersandar kedada Joon yang lebar, ia memejamkan matanya, merasakan detak jantung Joon, bau tubuhnya, desah nafasnya, dia berharap ini bukan mimpi, kalau pun mimpi, ia tidak mau terbangun dan menerima kenyataan bahwa pria yang disampingnya sekarang bukan Joon. Ia mengeratkan pelukannya ditubuh Joon.

“Hyung …”, panggil Taemin.

“Hmm?”,

“Ini benar kau kan? aku tidak mimpi kan?”,

“Iya, ini aku … kau tidak bermimpi, aku sedang memelukmu sekarang …”, Joon mencium kening Taemin. Taemin tersenyum.

“I love you hyung…”, kata Joon.

“Love you too,though.”

“Love you more”

“Love you so damn much.”

“Love you most.”

“Bisakah kita tidur? aku lelah…”, ledek Joon, Taemin terkekeh, dan mengeratkan pelukannya, menganggukan kepalanya.

Entah apa yang membuat Joon tiba-tiba berada didekatnya saat ini, tapi ia tidak peduli, ia akan bertanya nanti saat ia terbangun, dan ia berharap ini bukan mimpi, ia berharap Joon benar-benar disampingnya,memeluknya seperti saat ini. Ia lagi merasa bahagia dalam hidupnya, selama ada Joon, dia merasa lengkap, dan nyaman. Ia berharap selalu, semoga saja … as he wish. Will see…

P.S : WHAT DO YA THINK? HAHAHAHAHAHA.. IM GONNA MELTING …

i like JoonTae so much, im sorry 2min 😦 hehehe…

im so sorry theres a lot of wrong text!

Leave your comment, see ya on next part. part 4 update soon, so stay read

Advertisements

35 thoughts on “[JoonTae/2min-NC’21] Thinking of you or Him[?] part.3 of ?

  1. Gyaaaaaa……joontae….>///<#mimisan
    kya.a aku mulai suka joontae deh…#mianhae 2min
    langsung ke next part y…
    Thx sannie eonnie udah kasih pw…:)

  2. Cihui..trnyta 2min ttanggaan….ini mmdhkn kdktan hbngan mreka…tpi msh ad Joon d antra mreka…fiuuh

  3. udah mulai ada tumin nya nih ya hehe
    mino pindah ya? oh biar deket2 sama tae kali(?)
    duh pengen cepet2 2min nya kaaaaaa u,u

  4. Mmmm
    berhubung bcax pas lagi puasa bcax di skippp…

    Duhhhh taemx kpan ska ma minhoo, kyax dia cinta mati deh ma joon…..

    Go to next part,,,

  5. Aaaaa *tutup mata *ngintip
    Wuaaah joontae nc-an aigo aigo keke
    Tae awas loh kesemsem sama minho, itu aja kayanya udah mulai ada getaran2(?) wkwkwk aku tunggu kelanjutan hubungan kalian *eh
    Onkey, kapan kalian jadiam eoh?

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s