[Oneshoot] SHINee- cheating on me?


Foreword : Annyeong, gue buat kisah ini terinspirasi dari kisah temen gue dan gue sendiri, hehehe … jadi malu. Semoga suka! gue gak bisa ngomong apa-apa nih.

WARNED :

BOYxBoy aka YAOI , if you dont like it, please leave it, and dont give me a bash!

cast : broken! Minkey , 2min

Key, Minho, Taemin

by:SanniieW

***

“Pagi Hyung”, Minho menyapa Key, ia membuka kulkas dan mengambil susu dari dalam kulkas.

“Pagi,Minho!”, Key tersenyum ke arah Minho, Minho mendekat ke arah Key,dia melihat dari arah belakang tubuh Key.

“Hmmm… masak apa untuk sarapan kali ini,Hyung?”, ia mendekat hampir ke arah telinga Key untuk melihat.

“A-ah? O-oh .. aku buat roti panggang,dan scramble eggs, kau mau yang lain?”, Key tidak menoleh dan tetap memasak.

Minho menggeleng, “Tidak Hyung, aku mau roti panggang saja.”, katanya dan duduk di meja makan sambil meminum susu nya.

“Baiklah.” Kemudian suasana canggung diantara mereka.

“Kemana Minnie?”, tanya Key, ia berbalik dan menaruh piring berisi roti panggang didepan Minho.

“Oh,dia masih tidur … kemana Jonghyung Hyung dan Onew Hyung?”, Minho menatap Key.

“Jonghyun hyung lari pagi, dan Onew hyung harus ke kantor manager hyung sebentar.”,

Dan Minho menanggapinya dengan mulut ‘O’, kemudian ia mengalihkan pandangannya ke arah Key, ia mengerutkan alisnya, kenapa Key memandangnya begitu?

“Hyung…hyung…Key hyung…”, Minho melambaikan tangannya di wajah Key, Key terkejut, dia kembali kedunia.

“Y-ya?”

“Kenapa kau Hyung?sakit?”, Minho berdiri dan kemudian menaruh tangannya di kening Key, Key terkejut, ia tidak bergerak, jantungnya berdebar cepat, dan ia merasa wajahnya memerah.

“Ti-tidak apa-apa Minho … aku..ng..hanya lelah.”, Key memalingkan wajahnya, Minho mengerutkan alisnya. Key berbalik untuk menghindar dari tatapan Minho, ia kembali menyiapkan sarapan.

“Se-sebaiknya kau bangunkan Taemin,dia harus siap-siap ke sekolah kan?”, Key mengutuk dirinya sendiri, kenapa ia harus tergagap didepan Minho. Minho mengangguk, tapi sebelum ia berbalik …

“Omo! HYUNG!”, Minho berlari meraih Key yang hampir jatuh saat ia menaiki kursi untuk mengambil sesuatu di rak dapur. Minho dengan sigap menangkap pinggang Key dari arah belakang, dan mengangkat tubuh Key dengan satu tangan di udara. Key terkejut, jantungnya berdebar cepat karena ia hampir jatuh, dan ia semakin terkejut karena sekarang Minho sudah membalikkan tubuhnya dan jarak mereka sangat dekat sekarang, tangan Minho masih memeluk pinggang Key dengan satu tangan, nafasnya dapat Key rasakan.

“Kau tidak apa-apa Hyung?”, Minho bernafas lega, ia tepat menolong Key. Key hanya mengangguk.

“Go-gomawo,ng..–“

“Hyung,ada apa?”, tiba-tiba mereka terkejut dengan sebuah suara, Minho melepaskan pelukan di pinggang Key. Taemin berdiri di ambang dapur sambil mengusapa mata kantuknya. Minho langsung menghampiri Taemin, kemudian membelai rambutnya dengan lembut.

‘Tidak ada apa-apa …”, katanya, Taemin mengerutkan alis, dan menatap ke arah Key dan Minho bergantian, dia barusan melihat Minho memeluk pinggang Key, apa dia salah liat?.

“Minho menolongku saat aku ingin jatuh dari kursi itu tadi …”, Key menjelaskan, ia merasa tidak enak melihat wajah Taemin yang sepertinya mengira ada sesuatu yang ia tak tahu.

‘”Itu benar Minnie … “, Minho mengelus pipi Taemin sambil tersenyum, dan Taemin tersenyum, Key merasa lega karena Taemin tidak berpikir yang tidak-tidak. Kemudian Taemin memeluk Minho, membenamkan wajahnya ke dada nya.

“Aku malas kesekolah … aku mau sama Hyung saja …”, Taemin terkikik. Minho berdecak dan mengelus ujung rambutnya lagi.

“No Minnie … kau harus sekolah, aku bantu kau bersiap-siap.”, Minho melepaskan Taemin dari pelukannya dan megandeng tangannya.

“Baiklah …”, jawab Taemin cemberut “Key hyung, aku mau scramble eggs untuk sarapan!”, ia menoleh ke arah Key yang sedang memandangi mereka berdua. Key tersenyum.

“Oke my baby~~…”, jawabnya, Taemin tersenyum lebar, dan kemudian ia keluar dari dapur sambil di gandeng Minho.

Senyum Key langsung lenyap seketika ketika 2min couple keluar dari arah dapur. Betapa beruntungnya Taemin mendapatkan Minho, dan betapa beruntungnya Minho mendapatkan Taemin, jika para 2min shipper selalu berharap bahwa 2min is real! know its that true, pikir Key. Ia tersenyum miris. Ia menyukai Minho, ya … dia sangat menyukainya, bukan suka seagai teman, tapi ia menyukainya sebagai orang yang ia cintai, diam-diam ia menyimpan rasa dengan dongsaengnya yang bertubuh tinggi itu.

Ia tersenyum miris lagi menerima kenyataan bahwa ia diantara 2min couple yang memang sangat banyak penggemarnya, ia tidak mungkin mengakui dengan mudah perasaannya, dan ia tidak akan pernah merebutnya dari Taemin, tidak dari ‘anak’ kesayangannya. Sebanyak apapun fanfics, fanart, dsb menyatakan bahwa pasangannya adalah Jonghyun aka Jongkey, pada kenyataannya ia sangat mencintai Minho, dan ia berharap Minkey its real too. But, its immpossible right?.

.

.

Taemin menggertakan giginya dengan kesal, ia menatap Minho dan Key dari kejauhan, ia melihat mereka saling berbisik satu sama lain diacara music bang, dan sesekali Minho meraih pinggang Key, berbisik padanya, dan tertawa. Ia tahu mereka hanya berbicara, tapi hatinya tidak mau mendengar kan apa kata nafsu amarah dan cemburunya. Ia berjalan mendekat kearah mereka, ia ingin berada diantara mereka, tapi kemudian ia mendengar …

“Ya,hyung, kau juga terlihat sempurna dengan highlight dirambutmu, aku rasa matamu terihat bagus saat memakai eyeliner..”, Minho mengelus rambut Key dengan mesra. Taemin memebelalakkan matanya, nafasnya memburu kesal, ia tidak tahu akan perasaannya, kenapa ia harus cemburu dengan Key hyung yang sangat ia sayangi? bahkan ia percayai?

Key merasa ia diperhatikan seseorang, ia menoleh ke kanan, dan ia melihat Taemin sedang berdiri menatap ia dan Minho. Minho ikut menoleh, Taemin menatap mereka dalam diam, Key menagkap suatu kecemburuan diwajah Taemin. Cepat-cepat ia menjauh dari Minho, menjaga jarak mereka.

“Hai,Minnie …kemari.”, Minho menarik tangan Taemin, Taemin menyambutnya dengan senyum terpaksa. Dan matanya menatap Key kemudian Minho.

“Kau kenapa Minnie?’, Tanya Key, Minho ikut menoleh, ia juga ingin tahu kenapa wajah pacarnya bisa begitu tegang.

“Aku tidak apa-apa,Hyung.”, Taemin tersenyum dan kemudian menarik pinggang Minho untuk dekat kepelukannya, Minho menatap Taemin bingung, tapi Taemin berperan seakan tidak terjadi apa-apa, dia merasa aneh dengan tindakan Taemin kali ini, memang ia manja, tapi …. entahlah. Minho dan Key saling bertukar pandang, Key hanya mengangkat bahunya, memberikan jawaban bahwa ia tidak mengerti ada apa dengan Taemin.

.

.

Minho semakin aneh dengan kelakuan Taemin, jika ia sedang duduk di sofa dan sedang berbicara dengan Key atau Hyung nya yang lain, dia akan berusaha duduk di sampingnya, itu tidak masalah, tapi yang menjadi masalah adalah, ia suka tiba-tiba mencium bibir Minho dan kadang menggoda Minho dengan mencium leher nya didepan semua Hyungnya. Jika ia sedang didapur, menunggu Key selesai memasak, ia akan berdiri dibelakang Minho dan memeluknya dengan manja. Jika waktu tidur tiba, dia akan diam-diam naik ke kasur Minho dan tidur disebelahnya. Tapi setelah ia sadari hal itu hanya berlangsung jika Key ada diantara mereka.

Sampai pada akhirnya,saat itu …

“Aish~ maaf Hyung, gwencana?”, Minho panik, ia memeriksa jidat Key, ia tidak sengaja saat melakukan pemanasan untuk latihan nari, dan ia tidak sadar Key berdiri dibelakangnya, sehingga saat ia merentangkan tangannya, jidat Key kesikut tangannya,dan membuat Key meringis kesakitan.

“N-neh Minho … gwencana …”, jawab Key sambil terus mengelus jidatnya yang sakit. Minho merasa tidak enak, dia meraih tangan Key untuk membiarkannya melihat luka dijidatnya. Ia terkejut, jidat Key sedikit memerah dan bengkak.

“Hyung mianhe *fyuuh*ini memar*fyuuuh*…”, Minho berkata sambil meniup luka di jidat Key. Jantung Key berdegup kencang.

“Sebaiknya kau kompres es batu,Key!”, perintah Onew yang sedang memakai sepatunya. Minho mengangguk setuju.

“Su-sudah Minho, aku akan pergi mengompresnya sendiri..”,

“Oh,tidak,biar aku saja.”, Minho menarik tangan Key.

“Hyung!”, Teriak sebuah suara dari pintu masuk. Onew, Key, dan Minho menoleh ke sumber suara. Taemin yang baru datang berdiri menatap mereka dengan kesal, emosinya entah mengapa meluap, ia melihat tangan Minho yang masih berada di jidat Key, dan tangan satunya menggandeng lengan Key.

“Taemin? ada ap–“

“Lepaskan!”, Taemin menarik lengan Minho dan menariknya menjauh dari Key. Minho terkejut, begitu juga Hyung nya yang lain.

Taemin menatap kesal ke arah Key. Baru kali ini Key melihat Taemin menatapnya seperti itu.

“He-hei, kenapa Minnie?”, Minho meraih wajah Taemin untuk menatapnya. Taemin menatap Minho kesal.

“Ada apa barusan?”, tanyanya dingin, Minho tidak mengerti. “Ada apa dengan kau dan Key hyung?” kali ini air mata sudah mengambang di pelupuk mata Taemin.

“A-apa maksudmu? kita tidak ada apa-apa …” jawab Minho masih tidak mengerti. Taemin menyengir.

“Tidak ada apa-apa? selalu begitu, tidak ada apa-apa tapi sering melakukan skinship hah?”, tanya Taemin sinis, kali ini Minho mengerutkan alisnya tidak mengerti, benar-benar tidak mendapatkan clue sm sekali ada apa dengan Taemin.

“Mmm… Minnie… aku dan Minho-“

“Aku tidak bertanya padamu,hyung!”, Taemin membentak Key, Key terkejut, baru kali ini Taemin berteriak padanya, Hyungnya yang lain juga terkejut.

“Hei, ada apa denganmu? kau tidak usah berteriak pada Hyung mu seperti itu Minnie…”, jelas Minho perlahan, menutupi keterkejutannya, ia menatap Key yang masih shock, dan Hyungnya yang lain. Taemin menundukkan kepalanya, ia merasa air matanya jatuh. Minho meraih dagu Taemin, dia tambah tidak mengerti, apa yang membuat Taemin menangis sekarang.

“Katakan padaku ada apa?”, tanya Minho tegas. Taemin mendongak,dan melihat ke arah Key sekilas.

“Ka-kau … aku tidak tahu ada apa antara kau dan Key hyung … “, Taemin memundurkan badannya,dan melihat Key dan Minho bergantian. “Kau tahu, aku cemburu melihat kedekatan kalian, saat pagi itu, aku jelas melihat kau memeluk Key hyung, dan diacara music bang juga kau menyentuhnya,tatapan matamu sama ketika kau menatapku, dan sekarang kau juga seperti ini …aku heran, ada apa sebenarnya hah?”, tanya Taemin ketus.

Minho menganga, begitu yang lainnya. “Tung-tunggu, kau tidak bisa cemburu padaku dan Key … kau tahu kan kalau kita—“,

“APA? apa yang aku tahu, aku tidak tahu sama sekali! Aku tidak tahu kalau diluar sana banyak juga Minkey shipper, mereka membuat segala bentuk tentang kalian, fanfics,fanart,fanvid, dan lainnya yang membuat kalian seakan nyata, aku tidak pernah peduli awalnya, tapi oh, setelah aku melihat sekarang aku–“

PLAK! suara Taemin berhenti, ia merasakan panas di pipi kanannya, ia menoleh dan Key berdiri didepannya, Key menamparnya, MENAMPARNYA!

“APA YANG KAU KATAKAN HAH?”, teriak Key, ia menangis, Taemin bingung, kenapa ia menangis, apa semua yang ia katakan benar? apakah Key memang suka dengan Minho?

“KAU BERKATA SEAKAN-AKAN KAU TIDAK MENGENALKU! KAU CEMBURU PADAKU, BEGITU KATAMU HAH? HANYA DENGAN SESUATU HAL YANG SAMPAH DAN BODOH ITU KAU MENCURIGAIKU ADA SESUATU DENGAN PACARMU, KAU SAHABATKU BUKAN? DIMANA OTAKMU LEE TAEMIN!!!!”, bentak Key kesal. Taemin terdiam. Key menatap Taemin kesal, air matanya terus mengalir.

“K-kau menjauhi ku beberapa hari ini karena ini, kau mencurigaiku seakan aku akan merebutnya dari mu… kau tahu aku tidak akan pernah melakukan itu Taemin,tidak akan pernah … aku menyayangimu lebih dibanding siapapun, tapi kenapa kau tega berpikir seperti itu padaku Taemin?”, kali ini nadanya pelan, dia terus menangis.

“Kalau aku membuatmu merasa terganggu berada diantara kalian … aku akan menjauh, tapi ku mohon, jangan pernah berpikir seperti itu padaku, aku rela melakukan apa saja agar kau tidak membenci ku Taemin…”, jelas Key, kemudian ia berjalan keluar ruang latihan. Taemin tidak berkata apa-apa, mulutnya kelu, air matanya terus mengalir, ia melihat Jonghyun dan Onew pergi keluar mengejar Key. Ia ingin mengejar Key juga tapi kakinya lemas, ia terjatuh di lantai dengan perasaan galau, apa yang tekah dilakukannya?kenapa ia sangat jahat? pikir Taemin, ia terus menangis.

Minho meraih pundak Taemin yang bergetar hebat karena tangis, dia memeluk tubuhnya dengan erat. Tidak ada kata-kata yang keluar dari mulutnya, dia hanya terus mengusap tubuh Taemin agar berhenti menangis dan tenang. Taemin membenamkan wajahnya ke dada Minho, balas memeluk Minho dengan erat. Ia merasa bersalah, dan ia merasa sangat malu, malu kepada Minho, dan juga hyungnya yang lain, dia malu telah bertindak berlebihan dan mendramatisir.

“Mianhe …Mianhe …”, hanya itu yang keluar dari mulutnya, Minho tidak berkata apapun.

.

.

Minho berdiri didepan dorm meraka menggenggam tangan Taemin, tangis Taemin sudah reda. Ia memutuskan untuk kembali ke dorm, dan Taemin memutuskan untuk meminta maaf dan menjelaskan semuanya ke Key, mereka segera menuju dorm karena Jonghyun memberi kabar bahwa Key langsung pulang ke dorm setelah menangis dan mereka menemukannya terduduk di taman.

Minho membuka pintu dorm, mereka membuka sepatu mereka. Ia melihat Jonghyun keluar dari dapur, menatap Taemin sekilas dan membuang muka, Taemin tahu, ia sangat marah, karena telah membentak Key, sahabat terdekatnya. Taemin menundukkan wajahnya karena merasa malu.

“Dimana Key-hyung?”, tanya Minho.

“Dikamarnya bersama Onew …”, jelas Jonghyun menatap Minho,kemudian pandangannya beralih ke Taemin “Kau harus minta maaf Taemin…”, jelasnya sebelum ia pergi masuk ke ruang tv.

Taemin menundukkan kepalanya lebih dalam, dan mengeratkan genggaman tangannya di tangan Minho. Minho menarik nafas.

“Kau mau menjelaskannya nanti saja atau –“

‘Sekarang!”, potong Taemin, Minho mengangguk mengerti, dan menggandeng Taemin berjalan ke arah kamar mereka.

Setelah membuka pintu kamar, ia melihat Key berada dipelukan Onew, ia sudah tidak menangis, tapi ia masih tersedu-sedu dan berhiccupe. Onew menoleh kearah pintu, ia menatap Minho dan Taemin sekilas, kemudian ia membisikkan sesuatu ke Key dan Key menganggukkan kepalanya. Onew melepas kan pelukannya, beranjak dari kasur dan berjalan ke luar kamar. Sebelum ia keluar ia mengelus kepala Taemin lembut, Taemin menatap nya, dan Onew tersenyum, seakan ia berkata ‘bijaklah!’, dan Taemin mengangguk mengerti.

Taemin menatap Minho sekilas, ia mengangguk padanya, dan menyuruhnya menghampiri Key yang terduduk di kasur dengan wajah tertunduk sedih. Minho membelai rambut Taemin, melakukan hal yang sama seperti Onew,dan berjalan keluar meninggalkan mereka berdua sendirian.

Taemin berjalan, dan kemudian duduk disamping Key. Ia diam, begitu juga Key.

“Hyung…”, Taemin memeluk tubuh Key dengan erat, ia tidak tahu harus mulai dari mana.

“Mianhe hyung …mianhe…”, ia tersedu, air matanya membasahi tubuh baju Key. Key balik memeluk Taemin, ia juga menangis.

“A-aku bersalah … a-aku tahu kau benci padaku Hyung … maaf kan aku … jeongmal mianhe Hyungg …”, Taemin tersedu. Key lebih tersedu, dia membelai punggung Taemin.

“Pabo~ … Minnie pabo~ … k-kau tahu*sobs* aku tidak* sobs* akan pernah mengkhianatimu*sobs*…”

Taemin mengangguk mengerti, dan mereka berpelukan lama sekali. Kemudian mereka melepaskan pelukan meraka, dan saling menatap satu sama lain. Dan tersenyum.

Mereka keluar dari kamar mereka, saling bergandengan tangan. Dan melihat membernya yang lain sedang duduk di sofa, dan pandangan mereka teralih ketika Key dan Taemin berdiri didepan mereka. Mereka semua tersenyum karena melihat perubahan di wajah mereka berdua, itu artinya masalah selesai.

Minho berdiri dan memeluk Taemin, dia bangga Taemin mau mengakui kesalahannya.

“Baiklah, aku akan masak untuk makan malam …”, kata Key tersenyum .

“God~ … ide bagus Key, im hungrryy~~…”, kata Jonghyun memegang perutnya. Key menyengir.

“Ck, arrasoo~ dinohead!’, ledek Key “Onew hyung, can you help me?”, Key menatap Onew, Onew tersenyum menatap Key, ia lompat dari kursi dan merangkul pundak Key berjalan ke dapur.

“Good choice Key … aku tahu kau bisa …”, kata Onew saat mereka berada didapur. Key menoleh, dan tersenyum ke arah Onew. Ia berjalan memeluk Onew.

“I know … aku tidak akan pernah menukar persahabatan dengan apapun, apa-pun!”, itu keputusannya, ia akan berusaha menghapus semua rasa nya kepada Minho, ia tahu, ia tidak akan pernah bahagia jika ia mementingkan ego nya sendiri , dan ia tidak bisa bahagia jika harus melukai perasaan orang lain, terlebih sahabatnya.

“You know what, i always be here for you,Key …always, because i love you!”, Onew membelai rambut Key. Key mendongak terkejut, Onew tersenyum padanya.

“I’ll be waiting you!”, jelas Onew, Key hanya mengerjapkan matanya tidak percaya, ia masih terpaku, ia memegang dadanya sendiri, entah mengapa jantungnya berdebar begitu cepat hanya karena kata-kata sederhana dari Onew. Ia tersenyum.

‘Aku akan pertimbangkannya,hyung.’ pikirnya.

 

P.S  : huaaaahhhh … its so weirddd~~~ im so sorry ~~…. huhuhuhuhuhu

68 thoughts on “[Oneshoot] SHINee- cheating on me?

  1. huwaaaaa onkeeeeeeey (⊙o⊙)

    hehehe taebaby cemburu nih cieee ~

    seneng akhirnya baikan, sempat tegang sih liat key ngamuk ke taeby tadi -.-

  2. wahhhh
    udah sma onew saja key,,
    karena dirimu terlahir untuk onew
    begitu juga sebaliknya,
    hehehehe ^^

  3. Woh akhirnya jd onkey! Kirain jongkey….
    Tp emang sih, dibalik sangtae yg luar biasa.. kak onew bner2 bijak T.T
    Key.. fighting!

  4. Diiihhh taemin cemburuan pisaaaannnn. Kkkkkk tpi lucuuuu >.<
    Bagus ka saniiew. Aku suka ceritanya yeeeeee *clap

  5. Ciyeeeeeeeee onkey ciyeeeeeeeeeee *salahpokus*
    Onew so sweet eeeaaaaaaakkkk
    Udah key, sama onew aja….. jangan sama kodok gila ituuuuu 😝😝

    Hay taem… aku jg minkey shipper loh 😳😳😚
    Gmana dong? u,u
    Wkwk becanda taem…
    aku shipperin mereka cuman sebatas friendship kok. Ga lebih ^^
    Soalnya aku tahu, minho cuman buat kamu 😘😘 #eeeaaakkk

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s