[oneshoot] 2min – we’r fighting


foreword : WHOS LIKE 2MIN? WHOS 2MIN SHIPPER? Muahahahahaha … nah aku buat 2min lagi, lagi, dan lagi … hanya ini tokoh yang sangat cocok untuk cerita ini, hahahaha. Thank you so damn much for my besties Arale atas ide nya, hahaha, karena lo gue bisa nulis ini, ini kisah lo, dan gue tambahin berdasarkan imganisasi gue yg luar binasa .. oke Lebay! but hei, its ur request right?:)

🙂 SO, LEAVE COMMENT IF YOU LIKE IT! HAPPY READING!!🙂

by : SanniieW

Apa yang berbeda di dorm SHINee hari ini? jika kita tidak mengenal mereka dengan baik dan mengetahui apa yang sebenarnya terjadi diantara mereka, maka kita akan menjawab ‘ mana ku tahu? memang ada apa?’ ‘yah,ada apa? kayaknya biasa saja?’. Oke, memang terlihat seperti biasa, semua member melakukan kegiatan selepas mereka show dengan kegiatan masing-masing.

Dimulai dari leader mereka, Mr. clumsy Onchicken aka Onew, seperti biasa, tenggelam dalam damai bersama ayam-ayam mexicananya, ia mengunya ayamnya dengan damai sambil menikmati udara luar. Kemudian Mr.Blingbling Jonghyuniie~  dia asik menebar kemesraan dengan kekasihnya, mondar mandir kesana kemari membuntuti kekasihnya, dan tidak jarang mendaratkan ciuman nya untuk memulai aksi yang lebih lanjut. Lalu, Mr. almighty Key, ia sibuk membersihkan semua peralatan makan malam mereka, dan berteriak seperti biasa karena ulah pacarnya,Jonghyun, yang tidak hentinya mencoba mengujinya dengan mencium sana sini, oh for god sake we know exactly what happen next … right? lets guess what!

Dan inilah yang paling terlihat berbeda diantara suasana dorm mereka saat ini, psngan sejoli yang seakan tidak bisa dipisahkan oleh apapun, tidak peduli hujan dan badai, mereka selalu bersama, mereka mempunyai banyak fans yang selalu teriak ‘2MIN IS REAL! I HOPE 2MIN COUPLE IS REAL!!’ right! 2min shipper berteriak pada mereka.

Mereka melakukan hal yang sama seperti biasa, duduk di sofa, memakan cemilan, dan menonton music bang seperti biasa, berdua … ya ber-du-a, tapi apa yang membedakan? mereka tidak duduk berdekatan,tidak terlihat seperti biasa, saling bercanda,menggelitik,tertawa,tidak bisa dibedakan lagi mana kaki Taemin mana kaki Minho,dan tidak ada lagi ciuman mesra.Yang terjadi sekarang, Taemin duduk di ujung sisi kanan, dan Minho duduk di ujung sisi kiri, persis seperti pertandingan tinju. Minho membaca buku ditangannya dalam diam, dan Taemin mengunya cemilannya sambil terus memindah chanel Tv, ia benar-benar terlihat bosan, sesekali ia melirik ke arah Minho, tapi sang charisma tidak menoleh padanya sama sekali, ia cemberut dan menarik nafas … ini semua karena …

FLASHBACK~

hari yang sama 3.25 pm

“Minho hyungg~ …”, Taemin mendekati Minho yang baru selesai mandi, ia baru kembali dari pemotretan majalah fashion.

“Yes Minnie?”,Minho duduk dikasur nya sambil mngeringkan kepalanya. Taemin berdiri didepannya dan mengambil alih handuk itu dari tangan Minho, kemudian membantunya mengeringkan rambut hyung tersayangnya itu, Minho kemudian melingkarkan tangannya dipinggang Taemin.

“Hmm… mau tidak malam ini antar aku ke toko buku? ada komik baru yang mau aku beli, dan ada beberapa alat tulis yang kuperlukan untuk sekolah ku …”, tanya Taemin, ia kemudian memperhatikan wajah Minho.

“Sure beb, aku akan mengantar mu kemana saja…”, Minho tersenyum dan menarik leher Taemin dan mencium bibir mungilnya. Taemin terkekeh. Minho hyung memang tidak pernah berkata tidak padanya, itu yang membuatnya sangat beruntung memiliki Minho.

“Oke, kalau begitu aku mau bantu Umma bereskan belanjaannya, sepertinya ia sudah pulang. Kau istrahat lah dulu Hyung..”, Taemin mendorong tubuh Minho menjauh, Minho mengangguk. Kemudian Taemin segera keluar dari kamar mereka setelah mencium pipi Minho lagi.

04.00 pm

“Umma aku mungkin akan makan diluar dengan Minho Hyung, malam ini aku ingin mengajaknya ke toko buku, jadi nanti kita sekalian makan diluar, tidak apa-apa kan?”, tanyaTaemin.

“Oh, oke. Nope Baby~ … biar Jjong dan Onew makan bersama ku …” Key tersenyum.

“Thank you Umma~ …aku akan panggil Minho Hyung untuk bersiap-siap …”, kata Taemin, kemudian ia berjalan ke kamar mereka.

Saat ia membuka pintu kamar, ia memanggil nama Minho pelan, karena tidak ada sautan ia mendekat ke kasur Minho, ternyata ia tertidur. Taemin berdiri menatap Minho, kemudian ia menarik nafas, ia belai wajah Minho.

“Bailklah, aku pergi sendiri saja, kau pasti lelah…”, Taemin tersenyum dan berganti baju, kemudian mengambil hoodie dan kacamatanya, taktik penyamaran.

06.00 pm

Minho mengusap mata kantuknya, kemudian ia bangkit dari tidurnya sambil merenggangkan otot-ototnya, badannya sangat pegal. Ia merasa tenggorokannya kering, ia bangkit untuk mengambil segelas air didapur. Ia berjalan ke dapur, ia sempat melihat Jonghyun sedang duduk asik didepan komputer memeriksa fanpages.

“Yo, alien sleepy head…”, sapanya tanpa menoleh ke arah Minho. Minho hanya menanggapinya dengan bergumam.

Ia berjalan ke dapur, ia melihat Key sedang sibuk memotong sayuran, ia pasti sedang menyiapkan makan malam untuk para member.

“Kemana Onew Hyung?”, tanya Minho.

“AIGO! kau mengagetkan ku Minho!”, Key terkejut ketika Minho sudah berdiri didepannya. Minho memutar bola matanya, terkadang Key suka lebay.

“Dia menemui manager Hyung sebentar, mengurus jadwal  job kita untuk besok.”, sahutnya kemudian. Minho hanya mengangguk.

Kemudian ia tersadar, dia tidak menangkap sosok mungil yang selalu meloncat-loncat disekitar nya dan berkali-kali memanggil ‘Minhooo hyunggg~~~…’ dan bergelayutan di tangannya dengan manja,Taemin.

“Ngg.. Key, kemana Taemin? aku tidak melihatnya?”, tanya Minho.

“Oh, aku tidak tahu. Tadi dia bilang ingin mengajakmu ke toko buku, kemudian dia pergi memanggilmu…”, lalu Key mengalihkan pandangannya ke Minho “Lalu … kenapa kau masih disini? kemana Taemin?”, dia balik bertanya. Minho mengerutkan alisnya.

“Dia sudah pergi sendiri ke toko buku, tadi dia berpamitan padaku saat kau dikamar mandi Key…”, Jonghyun teriak dari ruang Tv. Minho dan Key saling bertatapan.

“OH SHITT!”, Maki Minho, ia menaruh botol minum dan berlari ke kamar.

“Minho cepat susul dia!”, teriak Key. “YAH! KAU KENAPA MEMBIARKANNYA PERGI SENDIRIAN? KAU TAHU KAN DISANA BERBAHAYA, BAGAIMANA KALAU DIA TERJEBAK OLEH FANS YANG FANATIK, PIKIRKAN ITU DINO HEAD!”, maki Key ke arah Jonghyun.

“A-aku tidak tahu … lagi pula dia kan sudah besar Yeobo~…”, jelas Jonghyun mendekati Key, tapi tangannya ditepis.

“YAH! YOU CANT TOUCH ME IF  SOMETHING HAPPENED TO MY BABY!YOU UNDERSTAND?”, Key bertolak pinggang. Jonghyun menganga lebar, ia berpikir, sepertinya jika ia dan Taemin tenggelam di laut dia pasti akan menolong Taemin lebih dulu dibandingnya.

“Dia tidak membawa ponselnya, aku akan mencarinya.”, kata Minho, kemudian bergegas ke pintu keluar.

“Owh, Minho, mau kemana kau?”, Onew baru masuk dan bingung melihat ekspresi Minho yang khawatir.

“Ada apa Key?”, tanya Onew.

“Ada makhluk dinosaurus pabo yang membiarkan magnae kita keluar ke toko buku sendirian, dan tidak peduli apakah ia akan terjebak diantara kerumunan noona fanatik!”, sindir Key melirik Jonghyun dan berjalan ke dapur. Onew melirik ke arah Jonghyun yang sedang cemberut karena perkataan Key sebelumnya, dont touch him, aarrghhh …

“Tenang Key, Minho akan menemukannya …”, kata Onew meredakan suasana.

07.00pm

Minho berlari menyusuri pertokoan, banyak toko buku disekitarnya, dari yang sederhana sampai yang besar, ia tidak tahu pasti Taemin selalu pergi ke toko yang mana, ia merapatkan Hoodienya, menyembunyikan wajahnya dikerumunan orang, dia berharap ia tidak terjebal oleh fans yang akan menghambat pencariannya.

“Shhiitt… dimana kau Taemin…”, dia mendesis kesal, matanya terus mencari. Sudah 1/2 jam ia tidak menemui Taemin juga. Ia putuskan untuk terus mencari sampai ujung lingkungan nya. Tidak mungkin Taemin pergi jauh-jauh kalau hanya membeli komik, ditoko biasa juga sudah ada. Tapi kata pemilik toko, Taemin tidak ke tempat itu.

Waktu berlalu, sudah pukul 8.pm, saat ia berjalan ingin kembali ke dorm dan memutuskan menunggunya didorm saja. Tidak jauh darinya berdiri seseorang berambut merah kecoklatan sedang berbicara dengan seseorang. Ia berlaari ke arah orang itu, setelah memastikan itu yang ia cari selama 1 1/2 jam.

“TAEMIN!”, Minho menarik lengan kanan Taemin.

“Hyung?”, Taemin tersenyum.

“Oh hai Minho.”, Kyuhyun superjunior berdiri didepannya, Minho mengangguk bas-basi kemudian menarik Taemin.

“Ayo pulang!”, katanya.

“Loh …Hyung? eh.. Kyuhyun Hyung aku duluan, terima kasih sudah menemani annyeong…”, Taemin melambaikan tangannya sambil tersenyum.

“Kami duluan Hyung…”, Minho berpamitan sekenannya. Kyuhyun hanya tersenyum dan melambai kan tangan.

..

Brak! pintu dorm dibuka lebar oleh Minho, Taemin tidak berkata apapun, dia tahu sepertinya Hyungnya sedang marah.

“Oh,Taemin, kau sudah pulang… dari mana saja?”, tanya Onew.

“Oh,hai Hyung…”, katanya, ia melirik ke arah Minho yang diam saja.

“Taemin!! kau dari mana? kenapa tidak bilang padaku? kau tidak apa-apakan?”, Key berlari dari dalam kamar ketika mendengar nama Taemin, Jonghyun berdiri dibelakangnya menggelengkan kepala.

“Hyung, aku bukan anak kecil yang bisa kesasar dan tidak tahu jalan pulang…”, Taemin tertawa kecil, kemudian pandangannya beralih ke arah Minho, pacarnya itu meninggalkannya dan masuk ke kamar tanpa bicara apapun.

Taemin langsung menyusulnya masuk ke kamar, Minho duduk ditepi ranjang sambil membuka sweeternya.

“Hyung …?”, Taemin mendekat, Minho tidak mejawabnya. Ia menarik nafas, dan berdiri didepan Minho.

“Hyung …”, kali ini ia memegang tangan Minho. Minho menatap mata Taemin.

“Kau .. marah padaku?”,

“Aku sudah katakan padamu kan kalau aku akan mengantarmu?”, jawabnya dingin. Taemin menelan ludah.

“Iya … tapi …”

“Tapi kalau memang mau pergi sendiri setidaknya jangan buat aku khawatir! Kau malah pergi seenaknya tidak membawa ponsel, kau tahu tidak apa resikonya? kau ingat kau itu public figur, seharusnya kau tahu itu!”, Minho membentak Taemin. Kemudian dia berdiri dan masuk ke kamar mandi. Taemin menggigit bibir nya, aduuh~ … padahal kan dia punya alasan sendiri.

Ia menarik nafas, lebih baik biarkan Minho seperti itu sampai emosinya reda, baru ia akan menjelaskan kenapa ia pergi sendiri dan tidak mengajak Minho …

END FLASHBACK~

Taemin mengunyah keripik kentang ditangannya, ia sengaja mengunyahnya dengan berisik agar Minho beralih menatapnya, biasanya jika ia makan dengan cara seperti itu Minho akan mendekatinya dan bilang ‘Minnie, lebih baik kau berhenti melakukan itu, baju mu akan kotor, dan kau tahu kan apa yang akan dilakukan Key padamu?’ tapi kali ini tidak, Minho malah bangkit dari kursi, ia menguap dan masuk ke kamarnya. Taemin mengikuti nya melalui matanya.

Kemudian ia hanya cemberut, harus bagaimana membuatnya baik lagi? dia menoleh ke arah Onew yang asik mengunyah ayamnya, Onew menyadari apa yang terjadi, dia mengangkat tangannya, seolah berkata ‘kau-pergi-susul-dia-dan-katakan-maaf’ Taemin mengangguk, kemudian ia bangkit dari duduknya.

Perlahan ia membuka pintu kamarnya, ia melihat Minho berbaring dikasurnya dan memelakangi nya. Ia menarik nafas, dan perlahan naik ke kasur, ia berbaring tepat dibelakang Minho. Minho tahu itu, tapi ia hanya diam saja.

Kemudian Taemin yang merasa diacuhkan, dia menyentuh punggung Minho dengan telunjuknya, dan menggerakannya seperti sedang menulis, dan ia berkata…

“Min-ho Hyung … aa-kuu min-taa maa–aaff …”, katanya mengeja kata-katanya. Minho tidak bergeming. Taemin cemberut lagi. Dan mengulangi hal itu.

“Min-hoo Hyung … maa-uuu saam-pai kaa-pan, kaa-uu maaa-raah paa-daaku?”, katanya lagi, Minho masih tidak merespon. Karena kesal,ia menusuk punggungnya dengan telunjuknya.

“Terserah padamu, aku sudah minta maaf! Kalau kau cuek padaku aku tidak bisa menjelaskannya kan? berhenti bersikap kekanakan!”, katanya kesal dan turun dari kasur, dan berbaring dikasurnya sendiri membelekangi Minho.

Taemin merasa tidak mendapat respon juga ia bergumam sendirian, lalu kemudian dia merasa kasurnya berderit, dan sesuatu berbaring dibelakangnya, ia tahu itu siapa, tapi ia tidak menoleh, dan perlahan tangan besar memeluknya dari arah belakang,melewati pinggangnya,ia juga dapat merasakan kehangatan tubuh kekar itu, nafasnya terasa didaerah tengkuk leher nya.

“Maaf aku berlebihan padamu…”, Minho berbicara, Taemin tersenyum dan meraih tangan Minho dipinggangnya.

Ia berbalik berhadapan dengan Minho, wajah mereka berdekatan, dan mata mereka saling bertemu. Taemin tersenyum dan mengelus pipi Minho.

“Sama-sama … aku hanya tidak mau menggangu istirahatmu tadi, jadi .. aku pergi sendiri…”, katanya menjelaskan.

Minho tersenyum dan mengeratkan pelukannya, kemudian mencium bibir Taemin dengan lembut.

“Oke, lain kali jangan pergi tanpa ku, kecuali lain hal … apapun itu.arraso?”,

“Arrassoo~…”, Taemin tersenyum lebar. Dan Minho menciumnya lagi.

“Akhh.. bisakah kita tidur, aku lelah berlari mencari mu tadi …”, gumam Minho, dia merenggangkan badannya. Taemin mengangguk dan menarik selimut dari ujung kakinya.

“Tidur bersama ku?”, tanya Taemin, Minho tersenyum.

“Tentu saja.”, kata Minho sambil menarik selimut dan menutupi tubuh mereka, dan memeluk Taemin.

Minho merasa ia tidak bisa marah terlalu lama dengan makhluk kecil disampingnya, terlalu susah untuk tidak menghiraukan keberadaannya yang seperti magnet emosinya, dan Taemin selalu mempunyai cara yang unik untuk meredamnya, cara yang lembut, dan hanya Taemin yang tahu bagaimana caranya.

 

P.S : UNYUNYUUUUU~ Its so weird i know! muahahahaha (no comment for me)

 

53 thoughts on “[oneshoot] 2min – we’r fighting

  1. KYAAAA SUKA SUKAAAA
    SUKA BANGET HYUNG2NYA YANG OVERPROTECT SAMA BABY.
    SUKA BANGET MINHO YANG KHAWATIR BERLEBIHAN SAMA SI MAKNAE.

    HAHA JJONG. ITU BENER. KALO KALIAN TENGGELEM PASTI UMMA BAKAL NYELAMETIN BABYBOO DULU;P

  2. uuuhhhh manisx:)
    ambek-ambekan bgt trlihatx unyu sangat.gkgk
    tp kesal knp dsni hrs JongKey sih. kesian nae appa sm ayamx

  3. Kok soo-sweet bang-et.. bi-kiin en-vy u,u
    2min kampret!!
    Ga di dorm, ga di stage, ga dmanamana, so sweet aja terus -_-
    Yakali dunia ini yg ngehuni cuman lu berdua.. fiuh~~
    Btw aku jg mau di peluk dari belakang gt sama minho *-* *eh /digorok taemin/

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s