[SHINee/YAOI] Between us part.4 of?


Foreword : aisssh~~ saya datang lagi! miss me? hell no,right? Makasih yang udah setia ngunjungin blog gue, dan juga ninggalin komen,sumpah itu penyemangat gue banget loh … dan Oh, sorry banget yang gak dibales komenya. Banyak yang minta ini ditambahin Ontae juga, oh gawdddd~~ you wanna kill me? hahahaha im kidding … mmm maybe ill try haha D; Oke lets begin!

LEAVE A COMMENT IF YOU LIKE IT, HAPPY READING !🙂

SUMMARY :

“J-jonghyun Hyung … a-aku mau pulang…”, kata Taemin tiba-tiba, Jonghyun kemudian beralih pandangannya ke Taemin, ia meraih tangan Taemin.

“Kami duluan,Key …Minho…”, Jonghyun berpamitan setelah menatap Key dan Minho bergantian, dan membawa serta Taemin.

Minho dan Key terdiam sesaat, saling menatap, sampai akhirnya Key melihat ke arah lain, matanya panas, ia ingin menangis, tapi tidak sekarang, tidak didepan Minho.

“Kita… perlu bicara, ya kan?”, kata Key pelan. Kemudian Minho mendekat, dan meraih tangan Key digenggamannya.

“Ya …”, hanya itu jawabannya.

Kemudian Minho membawa Key keluar sekolah.

BETWEEN USby : SanniieW

PART. 4

THE TRUTH

Key duduk di taman dan Minho duduk disebelahnya setelah menyerahkan sekaleng soda pada Key, ia meneguknya dan meluruskan kakinya, dia menarik nafas, menatap langit biru diatas kepala mereka.

“Taemin itu … dia adikku …”, kata Minho. Key menoleh kaget, Minho melirik Key sebentar.

“Ya … cerita yang tidak pernah kau tahu Key …”, Minho menjelaskan tatapan Key yang seolah aku-tidak-tahu itu?.

“Bagaimana bisa? aku tidak mengerti …?”, tanya Key penasaran. Minho meneguk coke nya dan menaik nafas lagi, wajahnya terlihat gusar, Key mendekat dan memegang tangan Minho.

“Aku tidak memaksamu, hanya saja… aku tidak mengerti …”, kata Key, Minho melihat ke wajah Key, dia menatap sesuatu di mata Key, kemudian ia menyentuh wajahnya dengan tangannya, dan mengelus pipi Key, Key dapat melihat tatapan gusar diwajah Minho, ia meraih tangan itu dan menggenggamnya.

“Kau bisa cerita padaku jika kau mau, kau tahu itu kan?”, jelas Key. Minho terdiam, ia menarik nafasnya lagi, dan memalingkan wajahnya, tangannya masih memegang tangan Key.

“Kau tahu apa yang aku lakukan setelah aku bertemu dengannya?”, Minho bertanya, Key menggeleng walau Minho tak melihatnya. “Aku pergi ke kantor ayahku, aku mencari tahu semua kenapa Taemin bisa kembali ke Seoul.”,

“Maksudnya kembali?”, tanya Key. Minho berdiam.

“Kami … dari ayah dan juga ibu yang berbeda .. ibunya menikah dengan ayahku saat aku duduk di bangku 2 smp, dan wanita itu membawa serta anaknya, dan dia… Taemin.”, jelas Minho.

Key masih mendengarkan dengan baik, lalu apa salahnya? dia tidak mendapat clue sama sekali, apakah hanya itu hubungan mereka? pikir Key.

“Lalu … kenapa dia pergi? maksudku .. bukannya dia tinggal diluar negeri?”, tanya Key. Minho mengangguk, dan mulutnya terkunci lagi, dia menarik nafas lagi. Key merasakan genggaman ditangannya semakin erat, ia meringis kesakitan, tapi saat ia melihat Minho mulutnya terkunci, ia terkejut, Minho … menangis.

“Min..ho?”, Key menyentuh wajah Minho, berusaha membuatnya menatap Key, Minho menundukkan kepalanya, ia tidak berani menatap Key.

“Hei.. ada apa? katakan padaku Minho…”, namun seketika Minho memeluk tubuh Key dengan erat, Key hanya diam, dia dapat merasakan tubuh Minho bergetar hebat, dia mengelus punggung Minho naik turun untuk menenangkannya, Minho terisak dipelukannya, ia masih tidak mengerti, kenapa pria yang selama ini ia kenal kuat bisa serapuh ini sekarang?

“I-im sorry Key… Mi-mianhee…”, bisik Minho saat ia mulai tenang. Key mendorong tubuhnya dan berusaha mencari jawaban di mata Minho.

“Untuk apa?”, tanyanya, Minho menunduk dan menyentuh tangan Key.

“Pleasee… maafkan aku.. aku mohon jangan membenciku…”,

“Minho …”

“Please Key … kumohon…”, Minho terus memohon dan tidak mendengarkan Key, Key mulai kesal, ia mengangkat wajah Minho dengan kedua tangannya.

“Stop! aku hanya ingin mendengar, ada apa? katakan padaku,Minho!”, tegas Key, Minho menatapnya gusar, kesekian kalinya Key tidak suka tatapan Minho saat ini.

“A-aku … merindukannya …aku tidak bisa melupakannya … sampai saat ini … aku minta maaf Key…”, bisiknya pelan, lalu Key tidak bisa mendengar apapun, perlahan air matanya mengalir, dugaannya selama ini benar, kemudian sedetik kemudian ia dapat merasa Minho memeluk tubuhnya dengan erat, Key tidak menolaknya, ia membalas memeluk tubuh Miho, ia mencintai Minho …

“Aku mengerti …”, jelas Key, dan mereka tetap berpelukan sekian lama, air mata Key mengalr, ia hanya tahu, ia ingin memeluk Minho, dan entah apa yang akan ia lakukan selanjutnya.

. .

“You alright Minnie?”, Jonghyun memeluk Taemin yang terisak, dia menggelengkan kepalanya, mereka berada di rumah Taemin sekarang. Jonghyun mengelus kepala Taemin yang berada di dadanya.

“D-dia … dia …”, Taemin terisak

“Ssshhh… i know Minnie … aku tahu …”, kata Jonghyun. Jonghyun menarik nafas, ia membiarkan anak laki-laki kecil itu menagis dipelukannya, dia tidak peduli bajunya basah, ya dia tidak peduli, ia sudah sering melakukan ini untuknya, sejak dulu, sejak pertama bertemu. Perlahan lingkaran ditubuhnya mengendur dan Taemin mendongak menatap Jonghyun dengan mata basah.

“Mianhee Hyung …”, bisiknya, Jonghyun tersenyum dan mengelap air mata dipipinya.

“Kau tidak boleh terus seperti ini, kau tahu … aku jadi ikut sedih melihatmu seperti ini…”, kata Jonghyun menyentuh pipi Taemin.

“Maaf Hyung aku selalu merepotkanmu …”, Jonghyun menggelengkan kepalanya.

“Nope, aku sudah berjanji padamu kan? sampai saat ini tiba … dan aku tidak tahu akan secepat ini…”, kata Jonghyun, Taemin mengangguk dan menundukkan kepalanya dalam-dalam. Jonghyun menarik nafas, dan mengelus kepalanya, mengangkat dagunya.

“Kau harus berjuang sendiri, kalau kau mencintainya kau harus memperjuangkan itu…”, kata Jonghyun menatap mata Taemin. “Itu yang kau mau bukan? sebuah pengakuan… pengakuan darinya …”, kata Jonghyun, Taemin nampak gusar, dia menggigit bibir bawahnya, air matanya ingin mengalir lagi.

“Kenapa Hyung …”, katanya memeluk Jonghyun. “Kenapa harus begini, kenapa aku harus menjadi adiknya? d-dan .. kenapa sekarang kita bertemu di situasi sulit seperti ini …?”, Taemin merengkuh baju Jonghyu dnegan kencang. Jonghyun hanya terus mengelus punggung Taemin agar ia tenang.

“Semua kan baik-baik saja, aku akan ada disampingmu, aku akan mendukungmu, aku janji …”, kata Jonghyun, kemudian mengangkat wajah Taemin dan mencium keningnya.

. .

Key menarik nafas panjang, ia mengeratkan jaket tebalnya, dan berjalan pelan menuju rumahnya, ia menatap langit diatas kepalanya, sebentar lagi akan musim salju, pikirnya. Kemudian ia menatap jalan lurus didepannya, dia mengingat dengan jelas semua yang dikatakan Minho, perlahan ia menarik nafas lagi,menyembunyikan air matanya, ia sedih? mungkin …

“Key?”, sebuah suara mengejutkannya, ia menoleh, Onew berdiri dibelakangnya.

“Hyung …”, bisiknya, suaranya serak, ia merasa haus, mungkin karena habis menangis. Onew menghampirinya, dan menyentuh pipi Key dengan lembut, dia tersenyum.

“Ada apa …?”, tanyanya lembut, Key memalingkan pandangannya, ia tahu Onew pasti bisa melihatnya habis menangis, dan Onew selalu tahu segalanya, ya … dari dulu.

“Tidak … hanya merasa kedinginan…”, bohong Key, Onew mengerutkan alis, kemudian ia membuka mantelnya dan meletakkan dibahu Key,, kemudian melingkarkan tangannya dibahu Key, Key menoleh.

“Ayo kita pulang …”, kata Onew, Key mengangguk.

Mereka kembali ke rumah dengan berdiam, Key sibuk dengan pikirannya sendiri, sementara Key menggumamkan lagu memecah kesunyian, Key tidak keberatan, itu membuatnya nyaman, dan ia suka mendengar suara Onew yang merdu. Degup jantungnya stabil, perasaannya tentram, dan hangat, itu yang selalu dirasakan olehnya jika Onew disampingnya, ya… dari dulu hingga sekarang.

“Kau tahu Hyung … kau selalu membuat ku nyaman …”, kata Key, Onew berhenti bersenandung, kemudian tersenyum lebar, mereka telah sampai didepan gerbang rumah mereka, Key mau beranjak masuk, tapi kemudian tangannya ditarik lembut oleh Onew.

“Kenapa Hy—“, sebelum ia menyelesaikan bicaranya, ia terkejut, Onew meraih dagunya dan melayangkan ciuman tepat dibibir Key.

“Hyung…??”, Key mendorong pelan tubuh Onew, Onew memegang tangan Key dan tersenyum.

“EHM! get a room please!”, sebuah suara mengejutkan mereka, Key menoleh, Jonghyun berdiri tepat didepan mereka, Key menelan ludah, mukanya panas, dan Jonghyun hanya melirik ke arah mereka dan masuk ke dalam rumah.

Key hanya terdiam, ia menundukkan kepalanya, hari ini entah mengapa ia sangat rapuh, ia tidak bisa berpikir dengan baik, semua hal membingungkan terjadi beruntun menimpanya.

“Key … ayo masuk …”, kata Onew menggandeng tangannya, Key menepisnya.

“Biarkan aku sendiri!”, Key mendorong tubuh Onew, dan menabrak tubuhnya kemudian masuk kerumah.

“I know you still love me ,though.”, gumam Onew, ia menarik nafas dan masuk ke dalam rumah sambil menyengir miris.

. .

“Key ….Keyy… KIBUMMMM~~ …”, suara ketokan pintu dikamarnya semakin kencang, Key turun dari kasurnya dan berjalan membuka pintu.

“Wae umma?”. jawabnya masih mengantuk.

“Aissshhh~~ tidak biasanya kau bangun siang …”, jawab Ummnya menyentil jidat Key. Key mengusap jidatnya, kemudian matanya terbelalak, Ummanya sudah rapih, dan membawa koper disampingnya.

“Mau … kemana?”, tanya Key bingung, dia melirik jam dikamarnya, masih pukul 6 pagi. Victoria hanya terkekeh, saat ia ingin menjawab…

“Yaeoboo~~ cepaatt… nanti kita terlamabat~ …”, Heechul sudah berdiri dibelakang ummanya dan mencium leher Ummanya, Key menganga lebar, aisshhhh~…

“OMO! get a room pleaseee….”, ledek Onew yang keluar dari kamar mandi, Umma dan appanya hanya terkekeh.

“Kids~~~ kumpulll~~~…”, Ummanya berteriak sambil membawa kopernya kedepan pintu, Jonghyun masuk dari luar taman, keringat membasahi tubuhnya, kerena hari libur, Key bisa menebak ia baru saja olahraga. Dan Onew yang baru leluar dari kamar mandi langsung megandeng tangan Key, Key menepisnya ketika Jonghyun mendapati mereka saat ia masuk.

“Ada apa sih?”, tanya Key memperhatikan kedua orang tuanya. “Dan … kalian mau kemana?”, Key memandangi koper didepannya.

Umma dan appanya terkikik sebentar dan menatap ketiga pemuda didepannya.

“Kami akan hibernasi di JEPAAAANGG~~~ ….”, teriak Victoria girang.

“Ya, kami akan liburan selama 2 minggu disana… so,kids, take good care of my house, arrasoooo?”, kata Heechul.

TIN TIN TINNNN~~ suara kelakson terdengar tidak sabaran.

“OMO! Taxinya menunggu kita yeobo~ ayo cepat …”,Heechul menarik lengan Victoria dengan tidak sabaran.

“SAYONARAAAA~~~ KIDSSS~~~…”, teriaknya girang setelah mencium pipi mereka masing-masing.

Ketiga pemuda itu menganga lebar mendengar penjelasan cepat kedua orang itu.

“WHAT THE HELL IT IS? HIYAAACKKSSSS…”, Jonghyun berteriak sambil mengelap ciuman dipipinya.

“Omoonaaa~~ … mereka tidak berubah …”, Onew menepuk kepalanya dan terkekeh, kemudian melirik Key yang masih menatap pintu didepannya.

“Ngg … Key?”, dia mencolek pundak Key.

“Aku rasa aku bukan anak mereka… itu sudah kuduga dari dulu …”, gumam Key, yang membuat Jonghyun dan Onew bertatapan, Jonghyun dengan cepat berlari ke kamar mandi menahan tawa, ia tahu Key akan murka jika ditertawakan, dan Onew hanya terkekeh, kemudian terhenti seketika saat Key meliriknya sinis.

“Sorry …”, ia memeluk Key, Key mendorongnya, dan berjalan kedapur.

“What are you doing …?”, Onew mengikutinya sampai ke dapur, Key menoleh.

“Membuat sarapan? kau mau apa? akan kubuatkan…”, kata Key berjalan kedapur.

“Apa saja asal kau yang buat …”, ia mencium pipi Key, dan menghindar sebelum spatula melayang dikepalanya.

DIING DONGG~ …

Key dan Onew menoleh ke arah pintu, siapa yang datang pagi-pagi begini?. Onew berjalan ke pintu dan Key mengintipnya dari balik pintu dapur. Sesosok pria tinggi dan berpotongan rambut pendek menyembul dari luar.

“OH, siapa kau?”, kata Onew.

“Minho? apa yang kau lakukan…?”, Key muncul dari dalam dapur, kaget melihat Minho berdiri dan membawa koper.

“Hmmm… aku keluar dari apartemen, jadi aku nge kost disini … dan kemarin Victoria menyuruhku untuk pindah hari ini…”, kata Minho. Key menganga lebar.

“Ada apa ini?”, kata Jonghyun keluar kamar mandi, Minho terkejut melihat Jonghyun berada didepannya.

“P-permisi …”, sebuah suara mengejutkan mereka, sontak mata menuju pintu masuk dan pintu terbuka, seorang namja masuk.

“Taemin?”, Jonghyun berteriak. Dan menghampiri Taemin yang berdiri didepan pintu.

“A-ada apa ini sebenarnya…?”, tanya Key lagi, Onew diam saja memperhatikan situasi didepan mereka secara seksama.

“Ng … annyeong Key hyung … umma kembali ke Amerika karena pekerjaannya, dan … ia menyuruhku pindah kemari karena .. kemarin ia mengunjungi rumahmu dan mengatakan aku akan pindah mulai hari ini…”, jawabnya pelan tapi cukup terdengar oleh Key.

Key menganga lebih lebar, WTH?

“Waaahh~~ … ayo masuk kalau begitu, aku akan tunjukan kamarmu Taemin, Minho…”, Onew memecah kesunyian, dan Minho dan Taemin mengangguk mengerti, Jonghyun membawa koper Taemin dan mengikuti jalannya Onew, begitu juga Minho, Key masih terpaku melihat mereka satu persatu memasuki rumah mereka.

WHAT THE FUCK’S GOING ON IN HERE???

 

p. s :

HUahahahahahaha.. semakin membingungkan, sekarang mereka tinggal bersama?

apa yang akan merubahnya selama 2 minggu diantara mereka?

will seee…

muahahahahahha

 

THANKS FOR READING & LEAVE YA COMMENT IF YOU LIKE IT!

SEE YA (˘⌣˘)ε˘`)

100 thoughts on “[SHINee/YAOI] Between us part.4 of?

  1. Ya tuhan tu orang tua,,
    seenaknya aja maen hibernasi ke jepang,,
    apa kagak sadar klau anaknya lagi ada di posisi yang sulit(?)
    rumahnya key jadi rame banget,,
    bkal jadi akward nech!!
    Mawhahhahahaha
    there’s something happen between onkey!!!
    As always uri dubu is so sweet!!!

  2. bayangin pacar , mntn pacar, mantan pacar pacar mu tinggal dalam aaatu rumah…..
    what the……
    bisa bisa rambut blondie key jadi hitam seketika
    hehehehe……

  3. Ahh rame kayak pasar bakalan rumah Key,, pengen ikutan nimbrung ah,, bakaln ada konflik membara dalam rumah itu, hahahaaha *tawa jahanam

  4. huwaaa onnie ceritanya makin ga bisa ketebak😄
    jadi makin penasaran sama kisah mereka berlimao_O

  5. Mwoo??!!
    Ruwet bgt nih cerita’a,..
    Gx kebayang deh perasaan Key saat itu..
    Onew baik bgt ama key, pengertian lg, #walau agak pervert#
    Onkey, jadian dong!
    Jebal..

  6. Hahahaa…
    Aq selalu nyengir kalo ada okm disini, bukan apa2 tapi si onew itu lho,agresip banget yak???
    Daaaaaaan…saya masih penasaran, masih abu2 semuanya, gak jelas T.T
    Hmmm…sepertinya konfliknya bakalan nambah setelah mereka berlima ngumpul..
    Okeeeeh…lanjuuuut lagi😀

  7. Wohoho
    Gara2 bunonim key ngadain kost2an, semua orang pindah ke rumah key + ditinggal ke jepang. Hibernasi???????? Wth.
    Lanjuttttt

  8. seriussss kocak mereka semua serumah, dengan hubungan rumit seperti itu
    jadi taemin adik tiri minho dan mereka masih saling mencintai, ya udah jadian aja lagi
    key ama jonghyun aja, jinki ama gue hahahaa

  9. Jadi 2min incest.. ciee yg sodaraan.. dulu ny pasti mereka deket bgt kayak pacaran tp akhirny minho sok mutusin dg alasan sodara dan melukai hati tae..
    Ckckck..
    Kok aku miris liat jong di sini? Kadang dia baik dan bijaksana tp kadang jg nyebelin kkkkk..
    Apa yg terjadi kalo mereka ber5 tinggal bersama hump..

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s