Yes,Thinking of you part.1 of?


Foreword : YUHUUUUU~~~ muahahaha… sorry udah pada nunggu lama yah? muahahaha… ini dia Sequel dari Thinking of you or Him[?] , sorry banget udah pada nunggu lama banget, aisssh~~ … im really busy you know! hehehe … oke dari pada penasaran, mending langsung aja yuk cussshhh~~…

Buat ingetin yang lupa … gue kasih kisi-kisinya, asek .. kayak ujian!LoL

Cast :

Lee Taemin , Choi Minho

Support cast :

Lee Joon MBLAQ, Key SHINee, Onew SHINee, and will see

Summary of Thinking of you or Him[?] :

Lee Taemin (19thn) ia hidup bahagia bersama kekasihnya Lee Joon(24thn), awalnya mereka saling mencintai, sampai pada akhirnya seorang pria datang kekehidupan Taemin bernama Minho(21thn) dan sedikit demi sedikit rahasia diantara mereka terkuak, ternyata Joon adalah kakak tiri dari Taemin. Joon tinggal bersamanya hanya semata ingin melindunginya dari Jonghyun (23thn) adik kandung Joon yang pernah melakukan kekerasan sex pada Taemin begitu juga Minho, dan sekarang ..setelah semua berakhir, Mereka, Minho dan Taemin harus tinggal bersama, dikarenakan Joon harus pergi untuk melakukan proses penyembuhan…

Bagaimanakah kehidupan mereka berdua selanjutnya? Apakah Taemin akan tetap memilih Joon … atau Minho? Will see…

(Im suck for this summary, i know that! iuwh T^T)

 

by : SanniieW

PART 1

Me & Minho Hyung

 

Taemin pov~

Sudah hampir satu Minggu kami satu apartemen, yah right … ini semua karena permintaan Joon Hyung, Minho memindahkan semua barangnya ke kamar ku, ehm, maksudnya kamar kami sekarang .. wah, kenapa aku nervous menjelaskannya? oke, lanjut. Apa menurutmu yang kami lakukan selama seminggu? tidak ada, Seperti biasa, aku bangun pagi menyiapkan sarapan, seperti yang aku lakukan untuk Joon Hyung … tapi, ternyata aku salah, Minho selalu lebih awal bangun dibanding denganku, tentu dia telah menyiapkan semangkuk sereal kesukaanku, aku dapat melihatnya bereringkat, kenapa? yah,right … dia selalu jogging setiap pagi … every day! wih, aku tidak heran kenapa ia mempunyai badan yang bagus …

WHAT? I…I SAYED..S-SOMETHING …maksud ku … yah,well…ehm, sebagus badan Joon hyung juga sih, tapi, OH HELL NO! aku tidak pernah melihatnya toples, meskipun hanya sebatas dada,SUMPAH! PLEASE FLAMS DONT MAD TO ME!.

EHM, Minho hyung sangat baik padaku .. dia menjagaku seperti Joon menjagaku, dia selalu membelikan aku se-ton banana milk, dan menaruhnya didalam kulkas, jika tersisa dua atau 3, dia akan cepat memborong lebih banyak lagi, dia tahu kesukaanku!. Dia selalu menungguku distasiun jika aku pulang terlambat, dan tidak bisa ditemukan dilingkungan kampus. Dia adalah PENANGKAP MIMPI BURUK! kenapa? jujur … aku sering mengalami hal itu, terlebih trauma ku …dan dia akan selalu ada di sampingku jika aku mulai histeris. Tapi tidak sekarang …

“Bosaaaannnn~~~ ….”, aku merebahkan diriku ke kasur.

Mata ku memandang langit-langit, aku lirik jam didinding, oh,sudah pukul 9 malam, dan Minho Hyung belum juga pulang, well dia mengatakan padaku akan segera pulang jika jam kerja partimenya usai. Ya, dia partime disebuah coffeshop dekat kampus ku baru-baru ini, kenapa aku tidak? dia tidak mengijinkanku, dan ya! sekarang aku bosan menunggunya sendirian … sepi, dirumah.

DUAR!!. WAH!! Aku menutup telingaku dan melingkarkan tubuhku seperti udang di balik selimut, aku melihat keluar jendela …Hujan? Hell No! Please .. jangan deras .. Minho Hyung sebentar lagi pulang, dia pasti akan ke hujanan.

“Oh, tidak jika aku menjemputnya!”, aku terduduk diatas kasur, tetapi sedetik kemudian niatku aku urungkan, petirnya … oh Taemin… kau sudah 19 tahun, cukup sudah ketakutanmu akan sesuatu seperti ini. “Baiklah,demi Minho Hyung!”, aku mengambil jaket tebal. dan payung besar. Aku berhenti sebentar didepan pintu kamar, dan men’dial ke nomer Minho hyung, tidak diangkat, sebaiknya aku mengirim pesan padanya.

. .

Minho Pov~

DAMMIT! Kenapa harus ada lembur tambahan? seharusnya aku sudah pulang pukul 7 tadi, dan sekarang aku harus pulang jam 10? shitt~~~. Taemin, please … i hope you dont mad to me …

“Minho-sshii, terima kasih atas bantuanmu, kau bisa pulang sekarang.”, Mr.Jung atasanku tersenyum.

“Dan oh, ini ada sedikit kue untukmu dan teman kecilmu.”, katanya lagi, aku melihatnya, 4 buah tiramisu didalam kotak makan kecil.

“Gamssahamnida Jung-sshi…”, kataku, dan berjalan ke ruang ganti. Aku melihat ke arah luar jendela, hujan cukup deras, aku rasa Taemin mungkin sudah tidur.

Aku meganti seragam pelayanku dengan baju yang kukenakan saat berangkat kuliah hari ini, dan aku melihat ponsel di loker ku, ada panggilan 3 kali dari Taemin, dan pesan darinya.

from : Taeminniie❤

Minho Hyungg~~ … kau masih berkerja? aku menunggumu didepan stasiun, cepat yah~…

DAMMIT! dia mengirim pesan 30 menit yang lalu? ditengah hujan? Aku dengan cepat berlari keluar toko menerobos hujan, aku tidak peduli jika basah, jika kau berlari aku akan mendapatkan kereta kedua sebelum kereta terakhir datang, dan cepat distasiun berikutnya. Taemin, wait for me!

..

Taemin pov~

Aiggooooo~~~ dinginnya, jam ditanganku sudah menunjukkan pukul 10.30, Apa dia tidak membaca pesanku ya? telponnya pun tidak diangkat, pasti dia lembur lagi …

“Hatchiiihh~~!!!”, Aigooo~ … aku bersin, hish, benar-benar dingin, sebaiknya aku pulang saja lah, mungkin Minho hyung akan pulang larut sekali kali ini.

Aku mengambil payung disebelahku, dan bersiap berjalan keluar stasiun.

“Taemin!”, aku menoleh,

“Minho hyung!Kau–“,dia menabrak tubuhku, dan menahan tubuhku dengan meraih pinggangku, Oh damn! tidak lagi, kenapa aku berdebar lagi?

“m-maaf … tadi.. aku ada jam tambahan …jadi …”, dia berkata sambil mengatur nafasnya, badannya basah kuyup, dan dia hanya menggunakan jaketnya yang sudah basah.

“Cukup, kau bisa jelaskan padaku nanti, sekarang kita pulang, nanti kau sakit Hyung…”, Aku memajukan tubuhku dan menaruh payung di atas kepala kami lebih dekat. Minho tersenyum, dan meraih payung ditanganku dan menuntunku berjalan menyusuri pertokoan hingga sampai diapartemen kami.

. .

Author pov~

Taemin membuka pintu kamar mereka, dan Minho segera melepas jaket yang basah dibadannya.

“Hyung, kau cepatlah mandi dengan air panas, aku akan buatkan teh untukmu.”, kata Taemin mendorong tubuh Minho ke kamar mandi dan menyerahkan anduk untuknya.

“Baiklah .. oh,ya, ada tiramisu di tas itu, kau bisa memakannya.”, kata Minho sebelum masuk ke kamar mandi.

Taemin mengangguk, dia kemudian berjalan mengambil bungkusan berisi tiramisu, menaruhnya dipiring dan membuat secangkir teh mawar kesukaan Minho, ia duduk di atas kasur, dan menaruh tiramisu dan teh di meja depan kasur nya yang ia geret mendekat, sepertinya duduk diatas kasur dengan selimut lebih nyaman. Taemin, berbaring diatas kasur, sambil memainkan tangannya diatas kepala sambil bergumam lagu untuk dirinya sendiri, sampai pintu kamar mandi terbuka.

“Minho Hy—…”, Taemin berdiri dari tidurnya, dan kata-katanya terhenti, ia melihat Minho berdiri didepan kamar mandi dengan rambut basah, dan handuk melingkar dipinggangnya, otot tangannya terlihat kekar, dan dada bidang tercetak dengan jelas, dan perutnya, waw, you know lah …

“Taemin? Taemin …’, Minho melambaikan tangan didepan wajah Taemin. “Yah, Taemin … earth call you …”, Minho mengguncang sedikit bahu Taemin, Taemin terkesiap, Minho sudah berada didepannya

“YAH! PERVERT!”, Taemin dengan sigap mendorong tubuh Minho dengan kencang.

“a…A..AUWH!”, Minho meringis kesakitan, ia jatuh kejengkang, dan kepalanya kepentok meja. Taemin lompat dari kesur memeriksa ke adaan Hyungnya.

“A-ah… M-maaf Hyung… aku tidak sengaja… k-kau tidak apa-apa kan?”, Taemin membantu Minho berdiri, ia hanya menjawab menganggukkan kepala sambil mengelus belakang kepalanya, kemudian ia berdiri. Taemin berdiri didepannya dengan wajah khawatir.

“K-kau yakin? maaf Hyung … biar ku li—“,

Tiba-tiba saat Taemin berusaha meraih kepala Minho, anduk yang melingkar dipinggang Minho terlepas, Taemin terpaku sebentar, kemudian ia menatap Minho, dan ..

“HUWAAAAAAAAAAAAAA…!!”, keduanya berteriak. Taemin berbalik dan menutup matanya, Minho menarik anduk dan berlari ke kamar mandi.

Aish! stupid Taemin!! idiot! pervert! kenapa kau malah menatapnya? aissshhh~~ memalukan Taeminnnn~~!!! Taemin memukul kepalanya berulang-ulang, dia memegang kedua pipinya, kenapa ia merasa malu? toh.. ehm, dia juga tidak virgin lagi kan? dan ehm, Joon dan dia…

WHAT WAS THAT? WHAT THE FUCK WAS THAT??!!! YAH! K-KENAPA TADI TAEMIN?DIA … AISSSHHHHH~~~~ Minho mondar mandir dikamar mandi, jantungnya berdebar kencang karena malu, ia berdiri didepan kaca, menatap pantulan wajahnya dengan seksama, dan kemudian ia tersenyum sambil memukul kepalanya You so stupid,Minhooo~~ pikirnya.

Kemudian suasana diantara mereka menjadi canggung, Taemin berbaring duluan di atas kasurnya sendiri membelakangi kasur Minho, kemudian ia menutup matanya rapat ketika Minho keluar dari kamar mandi, ia masih merasakan jantungnya berdebar kencang. Ia mendengar derit kasur Minho, itu tandanya Minho telah berbaring dikasurnya sendiri, dan kali ini Minho langsung mematikan lampu tidurnya yang biasa ia gunakan untuk membaca buku sebelum tidur.

“Malam Taemin …”, bisik Minho pelan. Taemin tidak menjawab, dia hanya menatap lurus kedepan dan tidak menoleh ke belakangnya. Ia kemudian menutup matanya sebelum berbisik ke pada dirinya sendiri Malam Minho hyung

. .

“My Taeminniiieeee~~~ …”, teriakan yang sangat jelas terdengar ditelinganya, ia berbalik dan guess what! Yess! Its almighty Key, berdiri didepannya dan mencubit pipinya.

“Hai Hyung …”, kata Taemin mengusap pipinya yang sakit

“Hai Minho …”, Key menyapa Minho yang berdiri dibelakang Taemin, Minho hanya mengangguk dan tersenyum. Kemudian Key diam sesaat memandang Minho, ia mendekat dan memicingkan matanya.

“Kenapa kau?”, Minho memundurkan langkahnya. Key menaruh tangan didagunya.

“Hm..kau sedikit pucat? kau baik-baik saja?”, Key mengulurkan tangannya, tapi dengan cepat ditepis Minho, Key cemberut.

“Tentu saja.”, kata Minho, Taemin ikut memandangi Minho seksama.

“Kau yakin,Minho hyung?”, Taemin bertanya sedikir mendekat. Minho tersenyum dan mengusap kepala Taemin sambil mengangguk. Taemin hanya terdiam dan memperhatikan Minho seksama.

“Yuk,akh, nanti kita telat masuk kelas.”, Key menarik tangan Taemin. “Kau juga, lebih baik cepat ke fakultas mu, Onew akan marah jika kau terlambat menemuinya.”, perintah Key pada Minho. Minho berdecak dengan sikap Key yang suka menyuruh.

“Minho Hyung!”, panggil Taemin sebelum Minho pergi.

“Hm?”,

Taemin diam sejenak, “Nanti kau akan kerja lagi? maksudku … jangan teralu lelah Hyung …”, Taemin menatap Minho khawatir, ia merasa Key benar, Minho sedikit pucat.

“Oke! Nanti kau kuhubungi…”, kata Minho melambai dan berlari ke fakultasnya. Taemin menatapnya sampai menghilang.

“Aish! Minho hyungmu seperti kuda, jadi kau tenang saja, dia akan baik-baik saja…”, bujuk Key merangkul bahu Taemin, Taemin hanya tersenyum simpul.

“Mmmm… bagaimana Joon Hyung?”, tanya Key tiba-tiba, Taemin menoleh, ia terkejut, benar, kenapa ia tidak terpikir, minggu ini ia harus mengunjungi Joon hyung, seperti biasa, setiap akhir minggu.

“Hmm.. aku rasa dia baik-baik saja, aku akan mengunjunginya akhir pekan.”, Taemin tersenyum, Key tersenyum juga.

“Baguslah, aku san Onew hyung boleh ikut? kami ingin melihat ke adaannya juga…”, kata Key, Taemin mengangguk senang.

*SHINee- One for me*

Taemin menatap layar hpnya yang berbunyi.

“Joon hyung! jamkanman hyung!”, kata Taemin pada Key.

“Yoboseyo ? annyeong~~  Joon Hyung … oh, ne… hahaha.. yap, im fine Hyung … ne arrasooo~, aku akan kesana akhir pekan, bersama Onew dan Key hyung juga … oke, aku harus masuk kelas, nanti aku hubungi lagi… bye bye …ne… miss you too…”, Taemin menutup pembicaraan dan menatap Key dengan cengiran lebar.

“Panjang umur!”, kata Key terkikik.

“Ya begitulah … telepati mungkin.”, ledek Taemin, dan mereka terkekeh geli.

. .

“YA-YAH! itu ayamku Key…Key! Nooo~~…”, Onew berteriak histeris ketika ayam terakhirnya masuk dengan sempurna kedalam mulut Key.

“Yah! im your boyfriend Hyung … pelit!”, bentak Key sambil menjauhkan ayam dari jangkauan Onew.

Taemin menggelengkan kepalanya,pasangan didepannya benar-benar aneh.

“AUWH!”, teriak Key, air matanya hampir keluar.

“Ma-maaf Key maaf… maaf… “, Onew panik, Key mengibaskan jari kanannya dengan cepat, sambil menatap Onew kesal.

“SAKIT TAUK!!”, bentak Key, semakin memojokkan Onew, Onew baru saja tidak sengaja memelintir jari Key, karena ia tetap berusaha merebut ayam itu.

Taemin memperhatikan adegan didepannya dengan seksama sambil terus mengunyah chickenstrip dimulutnya, Onew memegang jari Key yang kesakitan dan mengelusnya sambil meminta maaf, Key hanya meliriknya kesal dan berulang kali mengatakan, “PABO” pada Onew, Onew hanya terkikik dan mengusap air mata Key yang mau jatuh. Aissh~~ didepannya pasangan bodoh, dan dia harap suatu saat dia tidak akan seperti itu dengan Minho.

WAIT!!! WHAT?????!!!! K-KENAPA MINHO? KENAPA MINHO??? KENAPA? OHHH NO NONONONONON TAEMIN KAU SUDAH PUNYA JOON HYUNG T-TAPI KENAPA … ADUH…JHSDBCGUAH SAHDUHFU!!! Taemin memukul kepalanya berulang-ulang.

“Taemin …YAH! TAEMIN!”, panggil Key kencang, yang membuat Taemin kembali kedunia.

“W-what?”, jawabnya gugup. Key dan Onew berpandangan, dan dengan bersamaan menyentuh kepala kening Taemin.

“Kau sehat kan?”, tanya Onew memiringkan kepalanya.

“Iya, kau aneh… kenapa kau memukul kepalamu seperti itu? ada apa?”, tanya Key.

Taemin hanya menggeleng dan meneruskan makannya, Key dan Onew mengangkat bahu dan meneruskan makan mereka.

“OH CRAP!”, teriak Taemin tiba-tiba yang membuat kedua hyungnya terkejut.

“WHAT IS IT?”, tanya Key.

“I have to go know… its 7 o’clock, Minho hyung pasti sudah pulang.. annyeong Hyung~….” Taemin berdiri mengambil tasnya dan berlari menuju halte bis terdekat, beruntung bis nya cepat datang, jadi ia tidak akan telat sebelum Minho sampai duluan.

“That boy … aku rasa akan semakin membingungkan…”, jelas Key, Onew merangkul pundak Key.

“Yah.. will see … siapa yang akan dipilihnya…”, kata Onew, kemudian Key mengangguk setuju.

. .

Taemin berlari sekuat tenaga, dia melewati jalan perumahan sekitar, dan kemudian sampai didepan apatemennya, ia menarik nafas sebentar sebelum harus naik tangga ke lantai 2 tempat ia tinggal. Ini semua gara-gara macet, jam sudah pukul 8, Minho pasti sudah pulang, pikirnya. Ia berdiri tepat didapan pintunya, saat ia ingin mencari kunci ditasnya, ia terkejut, pintu kamarnya terbuka sedikit, tapi lampu didalamnya mati, jantungnya berdebar cepat … siapa? siapa yang masuk ke kamarnya?

Ia perlahan membuka pintu, matanya menuju ke bawah, tidak ada sepatu pun, tidak ada keberadaan seseorang datang ke kamarnya, ia menaruh tasnya dekat pintu dan mengambil payung didekat pintunya, saat ia berbalik, sosok tubuh besar menghapirinya, dan BRUK!!

“H-hyung …”, badannya gemetar ketakutan.

Ia tidak bisa bergerak, badannya kaku, dan tubuh itu menibannya dengan kencang.

 

(Unedited)

TBC~

Siapakah yang ada dihadapan Taemin? will see on part 2!

 

P.S :

OKE …. WHAT DO YA THINK?

maaf ada beberapa pakai Pov yang bergantian, karena gue pengen lebih beda aja, dan ngasih tahu perasaan mereka secara individu gitu deh… hhahahahha…

SO, LEAVE A COMMENT IF YOU LIKE IT!

see ya on PART 2

55 thoughts on “Yes,Thinking of you part.1 of?

  1. hallo .. aku penggemar baruu ff .. banyak ceritanya yg gaa bisa di bukaa padahal ceritanyaa baguss bngtttttt dan kenapa yaa setiap aku koment sealu ada tulisan moderation .. padahal pengen bngt komenn semuanya ..(T_T)

  2. g masalah min lalo masalah pov c… aq juga bacanya langsung squel aka akhhh….

    males baca yng itunya coz kyanya 2min momenttnya dikittt

  3. euuummm Taeby udh mulai goyah pertahananx, galau nh brpijak diantr 2 pilar. penasaran akn kh berakhir dng 2Min:-D i hope

  4. nae baby galau ne..udahh pilih si kodok aja..hehehe
    biar joon oppa ny sama aq aja…kkk

    #ngarep

  5. baby minnie jadi galau..mau pilih 2 namja tampan
    udaahh,pilih kodok aja..kasian ntar kodokny pulang ke kutup
    utara gara2 patah hati…kkkkk

    biar joon oppa ny sama aq aja..hehehe #ngarep

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s