[OnTae-NC’17] Im WASN’T he’s mine but IM YOURS!


Foreword : Hai.. hahaha.. lihat, gue nyoba nulis Ontae, sekarang gue udah mencoba menulis pasangan aneh-aneh nih.. hahaha, jarang banget gue nulis ini anak berdua, gak pernah malah, cuma satu kali, jadi ini yang kedua kalinya, so, please bare with me, and no bashing if you dont likeeyy.. okeh?

 

by : Sanniew

OMO.. aku suka ini! check deh check deh … click dibawah ini!!

FANFIV ONTAE’S COUPLE ~I Love You~

Jinki sibuk mengunyah ayam dimulutnya, tapi matanya tidak lepas dari sosok didepannya, berkali-kali dia ngedumel kesal dalam hatinya sendiri, sudah keberapa kali dia melihat adegan didepannya dari pagi sampai sekarang malam hari didorm mereka, ya benar … Jinki kesal melihat kedekatan Taemin dan Minho, kenapa tidak? banyak sekali 2min shipper diluar sana yang sangat berharap bahwa mereka real, dan tidak tahu ke nyataan bahwa sebenarnya ialah pacar Taemin, hei dengar 2min shipper, im Taemin’s boyfriend!!! Puas??!!

“Yah, Hyung … stop chewing your chicken with a brutal, believe me nothing will take it from you!”, Key menunjuk semua kotoran yang jatuh dilantai dan juga sofa, Jinki hanya meliriknya kesal dan beralih lagi kearah Minho dan Taemin yang duduk didepan mereka bermain Wining eleven, Key hanya cemberut dan duduk disamping Jonghyun dan bermanja di pangkuannya.

Jinki beranjak dari sofa dan berjalan ke dapur mengambil minum namun kemudian ia mendengar suara teriakan Taemin.

“Aaaahhh.. dont force me Minho hyung… aaahhh…”,

Mata Jinki terbelalak, apa-apaan itu? kenapa Taemin mengeluarkan suara seperti itu? seperti… cepat dia berjalan melihat Taemin, dan matanya terbelalak, kali ini Taemin terbaring dilantai dan berguling ke sana kemari sambil tertawa geli karena Minho sedang mengelitiki pinggangnya dan posisi tubuhnya mengangkang di atas tubuh Taemin. Kali ini darah cemburu Jinki tidak bisa dibendung lagi, kesabarannya habis sudah melihat skinship yang mereka lakukan seharian didepan matanya.

BRAK! ia banting pintu kamarnya dan terduduk di atas kasurnya sendiri, ia melihat kasur didepannya, kasur Taemin, ya mereka berbagi kamar bersama, dan Minho, Jonghyun dan Key dikamar sebelah. Ia berjalan ke atas kasur Taemin dan mengambil boneka beruang besar berwarna putih yang ia belikan untuk Taemin sebagai hadiah ulang tahunnya, dia memandanginya , kemudian mencekek lehernya ia sangat kesal.

“HYUNG!”, Taemin berdiri di depan pintu, kemudian berjalan cepat menuju Jinki dan mengambil tedybear nya dari tangan Jinki, menatap pacarnya dengan tatapan kesal.

“Kenapa boneka nya dicekek? kau kenapa?”, tanya Taemin, Jinki hanya diam dan benagkit dari duduknya menuju kasurnya sendiri, Taemin masih tidak mengerti ada apa, ia hanya tahu ia ingin melihat Jinki yang menghilang dari ruang tv dna kemudian mendengar suara pintu digebrak dengan kencang dan itu berasal dari kamarnya.

“Tidak apa-apa…”, jawab Jinki sambil mengambil iPod nya dan menaruh earphone di telinganya. “Kau sdah selesai main bersama Minho? lanjutkan saja… tidak usah perdulikan aku Minnie…”, sindir Jinki dan kemudian ia terbaring dikasurnya tanpa menoleh ke arah Taemin.

Taemin mengerutkan alisnya, dan berjalan mendekat ke arah Jinki, ia berdiri disana menatap Hyungnya, lama-lama Jinki menoleh dan melapas earphonenya.

“Kenapa…?”, tanya Jinki yang melihat Taemin menatapnya dengan tatapan khawatir, dia tidak bisa lepas dari mata itu, mata innocent yang sangat ia cintai, dan kalau sudah seperti ini, Jinki memilih mengalah.

“Aku yang seharusnya bertanya Hyung … kau seharian ini tidak bicara padaku, dan sekarang kau mengacuhkan ku,ada apa…?”, Taemi bertanya sedih, ia memeluk bonekanya, Jinki mengerutkan alisnya? ia mengacuhkannya? bukannya sebaliknya.

“Aku tidak mengacuhkanmu Minnie … hanya saja kau asik dengan Minho.. jadi kupikir aku menjauh saja …”, kata Jinki duduk di ujung kasur. Taemin mengerutkan alisnya, ia tidak percaya, ia pacarnya, tapi kenapa hyungnya tidak mau mendekatinya saja, setidaknya jika ia melakuka itu padanya Taemin pasti juga akan berpaling dari Minho, namun di satu sisi dia tidak mengerti kenapa hyungnya menjadi jauh darinya.

“Kau kan pacarku hyung … kalau kau menghampiriku aku juga tidak akan menolak, aku pikir ada masalah apa? jadi cuma begini?”, tanya Taemin, kemudian ia mengacuhkan Jinki dan kembali ke kasurnya, ia duduk disana menatap Jinki dari jauh.

“Kau seharian dekat dengan Minho .. aku.. sedikit cemburu …”, jawab Jinki menundukkan kepalanya, dia merasa malu bersikap ke kanakan didepan Taemin.

“Tapi aku dan dia cuma…”

“Iya aku tahu … aku hanya …”, Jinki bingung menjelaskannya, ia terdiam dan menatap Taemin “Maaf Minnie … lupakan saja,maaf ya..”, katanya, dan berjalan ke arah Taemin mengelus kepalanya.

“Tidurlah … besok kita masih ada kegiatan dan kau harus bangun pagi …”, Jinki mendorong bahu Taemin untuk tertidur, tapi Taemin menolak dan merangkulka tangannya di pinggang Jinki dan memeluk tubuh Jinki dalam posisi duduk.

“T-Taemin …”, Jinki mendorong bahu Taemin pelan, posisinya ehm… tidak baik, Taemin menggeleng dan menarik Jinki lebih dkeat lagi.

“Aku kangen padamu .. aku mau memelukmu, seharian ini kau menghidariku, jadi jangan salahkan aku kalau aku juga tidak bicara padamu.”, jawab Taemin, Jinki menarik nafas, ia benar-benar bodoh bersikap ke kanakan terhadap Taemin, tentu saja ia harus tahu bahwa Taemin benar-benar sayang padanya.

“Ya … mianhee Minniee ah~ …”, Jinki mengelus rambut Taemin dengan manja dan memeluknya, Taemin melepaskan pelukannya dan menatap Jinki, Jinki tersenyum, menunggu sesuatu keluar dari mulut Taemin. Namun sang Maknae kemudian berdiri dan berhadapan dengannya, perlahan tangannya melingkar di leher Jinki.

“Im wasnt he’s mine you know … but im yours, so, kiss me now!”, perintah Taemin menatap mata Jinki lekat, Jinki mengerutkan alisnya dan tersenyum lebar.

“As you wish baby …”, jawabnya sebelum ia mendekatkan wajahnya, membelai wajah Taemin dan mencium bibir pinknya dengan lembut, Taemin tersenyum dan mengeratkan pelukan di lehernya, Jinki meraih pinggang Taemin untuk memperkecil jarak mereka, perlahan lidahnya memasuki ruang mulut Taemin mencari lidah sang Maknae dan Taemin meresponnya.

“Hmmmhm…”, Taemin mendesah ketika tangan Jinki sudha masuk kebelakang bajunya, dan ciuman mereka lebih dalam lagi, perlahan Jinki menarik baju Taemin ke atas, dan tangan Taemin turun kedepan baju Jinki, berusaha meraih kancing celana Jinki.

“Hmmm… apa yang mau kau lakukan?”, Jinki berbicara disela ciumannya dan menyengir ke arah Taemin, Taemin cemberut, dan menarik Jinki lebih dekat.

“Oh shut up hyung … you know what i want!”, kemudian Taemin mencium bibir Jinki lagi, kali ini ia mendominasi, Jinki tersenyum dalam hati, yah right .. he cant be that so innocent at all … dan orang pertama yang mencuri image Taemin adalah Jinki sendiri.

Baju Taemin sudah lolos dari tubuh kecilnya dan begitu juga baju Jinki, perlahan mereka berbaring di atas kasur, dengan Taemin berada diatas Jinki, perlahan ia menaiki tubuh Jinki dan mencium leher sang leader.

“Hmmm…”, desah Jinki, Taemin hanya tersenyum menang, rasakan kalau kau mengacuhkan ku seharian, pikirnya.

“Aaaah…t-taemin ..”, Jinki memejamkan matanya,Taemin menghisap leher Jinki dan meninggalkan bekas disana, seraya ia menggerakan tubuhnya dan menggesakn membernya dengan member Jinki.

“You like it neh?”, ledek Taemin sambil melakukannya lagi dan mencium bibir Jinki.

“Ngh… maybe …”, ledek Jinki masih merasa kan gerakan diatasnya, namun kemudian Taemin melepas ciumannya dan berhenti, Jinki mengerutkan keningnya.

“A-apa?”, tanya Jinki wajahnya memerah, Taemin kemudian berbaring disebelahnya dan memeluk tubuh Jinki.

“Aku ngantuk …”, katanya iseng.

“WHAT? t-tapi …kenapa? maksudku … kau sudah …”, Omongan Jinki terhenti ketika Taemin menatap dengan puppy eyes nya dan tampang innocentnya.

“Aku lelah .. kita teruskan besok pagi saja…”, katanya kemudian mencium leher Jinki lagi, OH SHITT Taemin! you cant do this to me … im turn on right now!pikir JInki, tapi apa yang bisa ia lakukan? hell no … dia hanya menuruti kemauan Taemin dan melingkarkan tangan memeluk tubuhnya, ia menarik nafas.

“Baiklah … terserah padamu …”, kata Jinki pasrah, Taemin hanya tersenyum menang, dan menggerakan tubuhnya mendekat ke arah Jinki.

“I love you, Jinki.”, Taemin berbisik dengan lembut dan mengeratkan pelukannya.

“I love you Taeminnie”, ia tersenyum lebar dan mengelus rambut Taemin dengan lembut dan mereka tertidur, saling berpelukan dan merasakan kehangatan masing-masing.

 

END🙂

(UNEDITED)

P.S:

WHAT DO YA THINK? ITS BAD? I KNOW…

HAHAHAHAHA…

BUT THANKX FOR READING🙂

LEAVE YA COMMENT IF YA LIKEEEYYY🙂

 

 

58 thoughts on “[OnTae-NC’17] Im WASN’T he’s mine but IM YOURS!

  1. aduhh,,,minnie,, kok jadi nakal gituck sich,,,
    kikiki…ksian jinki oppa …….d buat cmburu ama 2min..
    bagus eon ff nya,,buat lagi donk,,onho,,byar seru…!!!!

  2. Waaaach, Ontae seru…..
    PkirQ ni coupLe cm’ sbtas Appa n Aegya, pi Low dBwt coupLe bnran seru uga…..
    mLai suka dech ma Ontae…..
    Hehehehehe

  3. well not bad,… tapi biasanya 2min, skrg jdi jintae,..
    apa ya??? kyak ad sesuatu yg ngeganjel,…
    but good ff lah ketimbang jintae nya forbiden love,..
    galau bgt gw am tuh am ff,…

  4. Wuaaah ontae!!!! i like it.suka ontae..stlh onkey tp.kkk
    bhahaha sayang skali itu onewny ud turn on padahl.dasar minnie..joa joa kak author.^^

  5. ONTAE!!!
    entah kenapa crack couple SHINee pada keren yah~!!!
    Taemin nakal nih, kasian kan Jingki jadi kesiksa…
    dasara maknae evil xDDD
    keren!!!

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s