[SHINee/YAOI-NC’17] Between us part.7 of ?


Foreword : I cant say anythink, just big thaks for all my Suunders … really big thaks! for commenting, sopporting me, and anythink that you gave to me guys…

mungkin aku tidak bisa mengasih balasan apapun selain rasa terima kasihku, kalaian benar-benar memotivasiku untuk menulis lebih baik, dan kalian adalah motivasi terbesar ku🙂

KEEP SUPPORTING ME, LEAVE A COMMENT, AND VOTE THE POLL ON RIGHT SIDE🙂

LOVE YOU ALL🙂

>Replaying comment<

@lulunyu : hehehe.. makasih say, aku hanya menulis sesuai alur otakku aja sih🙂, ada apa dengan Jino? kita akan tahu sebentar lagi🙂

@minholic : kamu maunya 2min ada apa nya? hahahaha*pervert! iya dong, aku naro [?] Jino disini karena banyak yang minta, kasian my Jjongie~ ntar kalau aku naro diriku sendiri kalian protes :p

@Cleopatra Onkey shinee : aiiihhhh~ siaaap, aku usahain nambahin Onkey nya yah?🙂

@silver91 : ur welcome baby.. semoga kamu suka, aku bakal lebih baik nambahin mereka, tapi kayaknya cinta mereka bakal lebih singkat dr pd yg lain*bocoran aja nih

@aoi kaji : ASAP baby🙂

@lylyly : Oh i see baby, kalau aku sih lebih prefer si Key yang seme n Taemin sebaliknya, hehehe … tergantung juga sih, muahahaha😀

@angeloc :iya sama :)) aku akan lanjutkan ASAP kok :))

@Mrs.Choi : SINCA??YAH! I DONT BELIEVE YOU! PALLI~ GIVE THTA CD TO ME PLEASEE :))

(NO SUMMARY ANYMORE, SUCK FOR THE SUMMARY)

by : Sanniiew

(NC’17 ONKEY hahahahaha)

Minho berlari menyusuri perumahan, nafasnya tersengal, berulang kali ia menggumamkan nama Taemin setiap ia berlari melewati tiap blog perumahan disekitar mereka, ia berlari ke taman terdekat, matanya menyusuri seluruh taman, memeriksa kali saja ia bersembunyi disalah satu permainan yang ada, itu sering Taemin lakukan saat dulu ia marah dengan Minho.

“Shit, Taemin … kemana dia… kemana…?”, Minho bergumam terus menerus, kakinya membawanya ke ujung jalan, tapi ia tidak juga menemukan sosok Taemin, jam ditangannya sudah menunjukan pukul 11 malam, ini sudah sangat larut, dan udara diluar sudah sangat dingin, terlebih sepertinya anak itu tidak membawa mantelnya, Minho berlari menuju sekolahnya, namun dengan cepat ia berbalik ketika melihat seseorang duduk di pinggir sungai, ia memicingkan matanya.

“SHIT!”, makinya, ia berlari menuruni jembatan dan berlari ke tepian sungai, namun langkahnya terhenti seketika, ia melihat Taemin terduduk dengan memeluk dengkulnya dan membenamkan wajahnya dalam-dalam. Ia berdiri tepat dibelakang Taemin, memandangi sosoknya secara seksama … ia ingin memeluknya, sangat ingin.

“Mi-nho hyung …”, gumamnya, Minho tidak lagi bisa menahan perasaannya, dia memeluk Taemin dengan erat dari belakang, dan membenamkan wajahnya diantara leher dan bahu kecil nya.

“Mianhe … mianhee … pleasee … kembali padaku, aku tahu kau bersamanya … tapi pleasee Taemin … kembali padaku.”, Minho menangis, ia sangat menginginkan Taemin, sangat! ia tidak peduli dengan Jonghyun, bahkan keduanya, dia hanya mau Taemin.

Taemin terpaku, jantungnya berdebar cepat merasakan kehangatan tubuh yang memeluknya kini, tanpa banyak bicara ia meraih tangan Minho meminta untuk mengeratkan pelukannya.

“Taemin …”, Minho membalikkan tubuh Taemin, ia menyentuh pipi nya yang terasa dingin, “Kita kembali ke umma dan appa dan meminta restu mereka…”, kata Minho, Taemin terbelalak, ia menangis, ia tidka yakin akan hal ini.

“Kau..kau ini ngomong apa? …*sobs* …mana mungkin —…”,

“Apanya yang tidak mungkin?!”, Minho memotong pembicaraan Taemin sedikit berteriak, ia memegang tangan Taemin lagi “Menurut hukum kita beda keluarga.. dan juga beda darah,jadi tidak masa–..”

“A-aku takut…”, Taemin mendorong tubuh Minho menjauh, Minho hilang kesabaran ia menarik Taemin memeluknya dengan erat, Taemin masih berusaha melepaskannya, tapi tenaganya tidak cukup kuat.

“Taemin …”, Taemin masih bergerak. “TAEMIN! DNEGARKAN AKU!”, kali ini ia berteriak, sontak Taemin berdiam dari gerakannya.

“Aku sama sekali tidak bisa melupakan semuanya, aku sudha membulatkan tekat dengan berhubungan dengan yang lain, tetap saja tidak bisa menghilangkan perasaan ku padamu, aku merasa jahat terhadap Key dengan menjadikannya pelampiasan, namun ia mengerti …aku merasa jahat Taemin …”, Minho menatap lurus wajah Taemin. “Aku tahu jika mereka tidak merestui itu mungkin akan berat dan menyakitkan, kita .. mungkin juga butuh waktu lama ..aku akan menanggungnya, apapun asal bisa bersamamu …”, Minho menitikan air matanya ia menyentuh pipi Taemin dengan lembut. “Please..aku ingin ini kita hadapi bersama …kau tak suka?”, Minho menatap lembut Taemin.

Taemin menatap mata Minho, tersirat kesungguhan yang membuatnya mengerti, ia menggelengkan kepala, ia meraih kerah baju Minho dan memeluknya. “Min..ho… minhoo…”, ia membenamkan wajahnya dalam -dalam, Minho memeluknya erat, ia merindukan Taemin, sangat! sampai hatinya mau meledak …”Aku akan selalu bersamamu, aku janji …”, kata Minho.

Kemudian mereka melepaskan pelukan mereka, Minho mengusap air mata Taemin, “I love you Taemin … i always love you …always ..”, ia berbisik seraya memajukan wajahnya, “I love you too Minho …”, bisik Taemin sebelum bibir mereka menyatu, Minho mencium dengan lembut, ia merasakan bibir itu dingin, perlahan ia membelai wajah Taemin, Taemin menyilangkan tangannya dileher Minho memperkecil jarak mereka, Minho emngangkat tubuh Taemin kepangkuannya dan memeluk pinggangnya yang ramping, mereka berciuman seperti tidak ada hari esok (gue gak usah kasih tahu detailnya :Friech kiss you know!)

“Kita pulang …”, bisik Minho ditelinga Taemin, Taemin mengangguk dan memeluk Minho sekali lagi, kemudian mereka berjalan, menggenggam tangan masing-masing.

“Minho…”,

“Ya?”,

“Aku dan Jonghyun hyung …”, Minho berhenti berjalan dan menatap Taemin, benar, ia belum tahu harus bagaimana mengatakan ini pada Jonghyun.

“Aku.. akan mengatakan padanya…”, kata Minho, Taemin terbelalak, ia menggeleng.

“Jangan.. maksudku .. sebenarnya kami … hanya sepupu, dan dia hanya berpura-pura untuk menjadi pacarku, agar .. aku tidak ditindas disekolah …”, Taemin berbicara malu-malu, Minho membelalakan mata, namun kemudian ia membelai rambut Taemin.

“Kalau begitu, aku yang akan menjagamu sekarang …”, Minho berbisik ditelinga Taemin dan sekali lagi mencium bibir mungilnya, Taemin tersenyum, dan mereka kembali ke rumah.

“Kita akan bertemu appa?”, tanya Taemin lagi, Minho mengeratkan genggamannya dan berkata. “Ya, lusa kita akan bertemu umma dan appa mengatakan semuanya.”, jawab Minho yakin, Taemin hanya mengangguk, ia hanya yakin, selama mereka bersama, mereka pasti bisa.

. .

“Key …”, bisik Onew setelah mereka melepas ciumannya, Key yang bersandar di tembok kamarnya membuka matanya, ia menangis, Onew mencium pipinya dengan lembut. “Maaf … maaf aku pernah egois …”, kata Onew, Key tidak mau mendengar itu saat ini, ia sangat merindukan pelukan Onew dan segala yang pernah ia lakukan hanya untuknya.

“Dont”, Key menarik leher Onew dan menciumnya, Onew terkejut, namun perlahan ia menyambut ciuman Key, Key bermain dirambut Onew, ia menjilat bibir bawah Onew dan mereka beradu lidah, Onew mendorong tubuh Key perlahan ke atas kasurnyam dan dia berada tepat diatas Key, dengan cepat ia menanggalkan baju Key, ia memandangi tubuh didepannya, ia benar-benar merindukan sosoknya, bagaiman bisa ia meninggalkannya dna membiarkannya merasakan sakit hati sendirian, air matanya mengalir.

“Sssh..kenapa … ?”, Key mengusap air mata Onew, Onew menggeleng dan mencium leher Key, kemudian ke telinga dan berbisik “Aku tidak pernah merasa se idiot ini sebelumnya, aku tidak akan melepaskan mu lagi, tidak akan …”, ia mencium ke leher dan rahang indah Key yang membuat Key memejamkan matanya. “Aku minta maaf …”, kata Onew lagi, Key tidak perduli, mereka berciumana kembali.

“Aaah …Jin …”, Key mendesis, setelah baju mereka ditanggalkan Onew mulai memajukan badannya maju mundur, nafas mereka menggebu, Key mencengkram bahu Onew bahkan mencakarnya, ia merasakan sakit, ini memang bukan yang pertama, ia pernah melakukan dengannya dan Minho dulu, tapi .. rasa sakit itu tidak berubah. “JINKI!aa–ahhhgnnn… f-faster …”, teriak Key, Onew mencium bibir Key dengan lembut, dan mengikuti permintaan Key, Key mendesah disela ciuman mereka, Onew membelai wajah Key, ia terlihat sangat cantik, tidak … sexy …

“Jin -ki … i-i-m c-com mmm ming …”, jerit Key, Onew merasakan hal yang sama, “Aaahhhhh …”, Onew terkulai diatas Key mengatur nafasnya, dia membenamkan wajahnya dipundak Key “I love you Key … im sorry …”, bisik Onew, Key memeluk tubuhnya dan mencium pundak Onew “Dont be sorry baby .. cuz i love you too, i always do ..”, Onew tersenyum dan berbaring disamping Key,memeluk tubuh rampingnya, mereka memejamkan mata meraskan kehangatan satu sama lain, mereka merindukan saat ini.

Pikiran Onew melayang

FLASHBACK~

“Aku .. akan pertukaran pelajar ke Amerika Key selama setahun…”, Jinki berkata saat mereka pulang sekolah, Key menoleh dengan terkejut.

“Yang benar? bagus kalau begitu Hyung .. selamat, aku ikut senang..huwaahh…”, Key memeluk Jinki dengan erat, Jinki tersenyum miris dan membelai rambut Key. Key yang merasa tidak mendapatkan respon kemudian mendongak, ia bingung kenapa Jinki nampak sedih. Ia meraih wajah Jinki untuk menatapnya. “Kenapa?”, tanyanya, Jinki menatap Key sedih, ia memalingkan tatapannya, menahan air matanya, ia tidak mau mengatakan ini …

“Tapi … kita akan susah bertemu selama setahun ini .. dan .. aku harus berusaha keras untuk penyusaian, aku …takut tidak mempunyai waktu menghubungi mu Key ..”, jelas Jinki pelan, Key mengerutkan alis, namun kemudian ia mendapatkan satu point, ia takut yang ada dipikirannya benar adanya.

“A-apa ..maksudmu ..k-kau minta putus dariku…”, bisik Key pelan, Jinki menoleh “Ti-tidak! bukan begitu maksudku .. aku tidak berpikir seperti it —“, Jinki melihat Key mulai menangis, ia menundukkan kepalanya dalam-dalam, Jinki merasa bersalah dan memeluk tubuhnya.

“Tidak, aku tidak berpikir akan seperti itu .. aku mencintaimu, aku akan menghubungi, aku akan selalu menyempatkan waktu menghubungimu …”, ia menenangkan Key, ia merasa bodoh semenit yang lalu, ia sempat berpikir akan mengakhiri hubungan mereka, namun ketika melihat Key semua ia hapus dengan cepat. “Key … kau mau menunggu kan? pleasee…”, mohon Jinki sambil mengusap air matanya. Key memandang sejenak, kemudian ia mengangguk dan memeluk Jinki “Iya…”,.

Selama 2 bulan semua terasa baik-baik saja, namun pada akhirnya Key merasa kesepian, ia tidak bisa lagi menahan rasa rindunya, ia selalu mencoba menghubungi Jinki, namun itu butuh biaya, begitu sebaliknya, Jinki ingin menghubungi Key namun ia selalu sibuk dengan kuliahnya, perlahan mereka lost contact, Jinki tidak pernah lagi menelpon atau mengirim pesan bahkan email pada Key, Key merasa frustasi, ia merasakan penantiannya sia-sia, akhirnya ia memutuskan melupakan Jinki, melupakan karena merasa ia telah dibuang. Jinki menyesal, ia mencoba menghubungi Key, namun tidak bisa, ia tidak dapat mencari tahu lagi, semua sudah terlambat sampai akhirnya ia kembali ke Seoul dan …

END FALSHBACK~

“Key …”, panggil Onew setelah beberapa saat, Key hanya bergumam memastikan bahwa ia belum tertidur.

“Apa … kau menyesal menerima ku lagidan masih marah atas perbuatanku padamu selama ini?”, tanya Onew, ia masih ragu dengan yang mereka lakukan, ia takut ia melakukan kesalahan lagi. Key berdiam sesaat, namum kemudian ia membuka matanya dna menatap Onew, ia seperti mencari keseriusan di mata Onew.

” …mungkin..”, ia menunduk, Onew merasa didalam hatinya kecewa. “…tapi, selama ini, aku berusaha menghapus semuanya, semua yang kau lakukan .. tapi aku tidak bisa, didalam hatiku pasti selalu mengingat mu, aku sekarang hanya mencoba untuk …percaya …”, kata Key menyentuh wajah Onew, “Sekali lagi mempercayaimu, kalau kau melepaskan ku lagi, aku tidak tahu apa aku bisa kembali lagi Jinki …”, kata Key, Onew menarik nafas dan meraih tangan Key lalu menciumnya,” Tidak akan, tidak akan pernah lagi …”, kata Onew, kemudian mereka berpelukan, dan terlelap tidur.

. .

“Orang tuaku membuangku …”, gumam Jino, ia terduduk ditepi kasurnya, Jonghyun duduk dikursi tepat didepannya menoleh terkejut, apa maksudnya? Jino menatap Jonghyun dan tersenyum miris “Katanya mereka telah melakukan kesalahan telah melahirkan ku, pria tua itu berkata aku bukan anaknya, dia tidak pernah merasa mempunyai anak yang …”, senyumnya hilang “..gay, ia jijik padaku, melihat atau menyentuh ku saja tidak mau …”, kata Jino menundukkan kepalanya dalam-dalam. Jonghyun menelan ludah, ia mendekat dan duduk disamping Jino.

“Lalu … ibu mu?”, tanya Jonghyun pelan, Jino menoleh dan tersenyum, ia menyenderkan kepalanya dibahu Jonghyun, Jonghyun dapat merasakan ia menangis lagi “Ia meninggal setelah melahirkan ku .. aku rasa itu juga alasan kenapa pria tua itu membenciku setelah mengetahui kenyataan bahwa aku seorang gay …”, katanya dengan suara serak.

Jonghyun merasa iba, entah mengapa ia berdegup kencang, ia ingin melindungi sosok disampingnya, ia mempunyai masalah yang sama, tapi ia merasa lebih beruntung dibanding Jino, ia merangkul bahu Jino dan mengusap nya dengan lembut, merebahkan kepalanya dikepala Jino.

“Aku .. hanya takut ditinggalkan … aku hanya mau seseorang mencintaiku dan menerima apa adanya, sampai aku bertemu Taemin, ia teman baikku, dia yang menolongku dan membuat ku bisa ceria kembali …”, jelas Jino sambil menangis, Jonghyun kemudian mengusap air matanya, dan memandang teapt ke wajahnya, entah apa yang ia rasakan, tapi ia hanya mengikuti instingnya, perlahan ia mendekatkan wajahnya dan mencium bibir Jino dengan lembut.

Jino terkejut, “A-apa yang kau …”, Jino memundurkan badannya dan menatap Jonghyun tidak percaya, Jonghyun terkejut dengan yang ia lakukan,

“Ma-maaf .. a-aku hanya..hanya…”, Jonghyun berdiri dan tidak tahu harus berkata apa. Jino wajahnya memerah, ia masih bingung, Jonghyun menatap sosok Jino, ia dapat melihat tangan Jino bergetar, ia merasa bersalah dan tidak nyaman.

“Ma-maaf .. aku… minta maaf, sebaiknya kau tidur … “, kata Jonghyun dan beranjak keluar kamar. Jino memegang dadanya, jantungnya berdebar kencang, ia menelan ludah dan menyentuh bibirnya, namun kemudian ia tersenyum. “GOTCHA!”, teriak nya pelan, dan membenamkan wajahnya ke bantal sambil tersenyum. “Aku akan menjadikan mu milikku hyung … lihat saja…”, ia tersenyum menatap langit-langit.

Jonghyun mondar-mandir dikamarnya, sambil berkali-kali memukul kepalanya, SHITT SHITT SHITT ! apa yang aku lakukannn…. gumamnya. Namun ia terbaring dikasur, dan memandang langit-langit, kemudian ia tersenyum, lalu terkekeh, dan akhirnya tertawa, ia tidak menyangka ciuman kilat bisa membuat jantungnya berdebar, terlebih hanya dengan seorang bocah seumuran Taemin dan baru ia temukan pagi hari itu, ia menggelengkan kepalanya.

“Alrigghhtt~ just do it Jjong … jadikan dia milikmu kalau memang itu maumu…”, kata Jonghyun menyemangati dirinya sendiri dambil menyentuh bibirnya, ia masih dapat merasakan ciuman itu.

 

TBC ~

(UNEDITED)

Bagaimana hubungan Minho dan Taemin selanjutnya, apakah mereka akan mendapat persetujuan?

Onew dan Key, mereka selesai sampai disini? apa iya? hell no …

Lalu apa yang direncanakan Jino dan Jonghyun? will see…

 

YOU WANT MORE NC RIGHT?

MAYBE ON NEXT PART ANY NC OF 2MIN MUAKAKAKAKA …AND MAYBE ANOTHER COUPLE TOO.

THANKS FOR READ, LEAVE A COMMENT, AND VOTE THE POLL ON RIGHT SIDE OF THE BLOG.

SEE YA ON NEXT PART🙂

112 thoughts on “[SHINee/YAOI-NC’17] Between us part.7 of ?

  1. mereka baru tinggal bareng beberapa hari aja ceritanya udah kompleks banget, tapi seruuuu😄

  2. Syukurlah, aku kira onew selingkuhin key,,
    Trnyata gt toh cerita’a..
    Yeay!!
    2min, moga dpt restu ortu..
    Onkey, hwaiting!
    Bru bbrp hri ktmu lg ud eNCi’an..
    Wkwkkwkwk

    Jinojjong, moga” Cpet jadian😀
    Author : hwaitting!! Cerita’a bagus

  3. Okeeee…itu onkey momentnya daebak, tapi kurang H.O.T *plak *abaikan
    Hahahahaha..
    Udah dapet couple masing2, 2min tinggal minta restu aja, jjongno tinggal tancap gas..
    Yoooosh…berharap semuanya akan bahagia,terutama emak ama babeh(read: onkey)😀
    Lanjuuut baca lagi😀

  4. 2min jadian lagi neeee?? Gitu dong

    Onkey balikan plus NCan. Dasarr. #evilsmirk

    Jonghyun milik jino. Pasti

  5. 2min so sweet bangetttt dan sekarang mereka mau minta restu appanya, huwaaaa
    onkey malah yadongan hmmmm dan jongno udah mulai nih pedekate, jadi gara2 gak ada kabar toh makanya key ama onew putus, aku kira si onew berpaling

  6. Ekhem 2min udah balikan yesss..
    Onkey bauh nc mamen.. mau 2min juga T.T
    jino kok malah blg gitu? Dia gak ngarang cerita kan spy menarik simpati jong?

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s