[2min/YAOI] is not fairy tale, i guess … part.3 end


Foreword : Haiii… im sorry for late update, i hope you’ll not made to me guys please… i really sorry neh?

and, I WANNA SAY THANK YOU VERY MUCH FOR EVERYTHINK !!*bow

Udah pada ngucapain HBD buat gue , sumpah gak nyangka banget :”) makasih yaahhhh~

Oke last part, hope u’ll enjoy!

>Replaying comment<

FOR ALL SUUNDERS : THANK YOU VERY MUCH FOR YOUR thanks for all the words and prayers that you gave me, hopefully you’re all happy, always healthy, and faithfully read my work on this blog, keep supporting me to be able to write better …
do not get sick, now the season is not good … I love you all*bear hug and kiss o/////o

by : Sanniiew

I LOVE THIS PIC !! :*

o////o

[Author pov]

Minho berjalan menyusuri gedung sekolah, matanya terus menelusuri setiap sudut sekolah mencari sesosok pria yang sangat ia rindukan, sudah selama seminggu ia tidak melihat Taemin sejak hari itu dan ia tidak bisa mencarinya karena mengikuti camp pelatihan, ia tidak mengerti sama sekali kemana dia, dan kenapa ia tiba-tiba menghilang dan tidak ada kabar, Minho sudah mencoba menghubungi ponselnya tapi tidak ada jawaban, maka dari itu ia harus bertemu dengan seseorang kali ini, ya… mungkin dia tahu dimana Taemin berada sekarang.

“Jonghyun hyung …”, Minho berdiri tapat disamping Jonghyun yang sedang bercanda dengan teman-temannya, Jonghyun mendongak dan tersenyum.

“Yes? ada apa Minho?”, tanyanya, Minho mengerutkan alis, dia merasa tidak pernah memperkenalkan diri sebelumnya.

“Oh aku tahu nama mu dari Taemin, dia banyak cerita tentang mu …so, whats up?”, tanyanya, Minho tersenyum dan duduk di samping Jonghyun.

“Ng … kemana Taemin? aku tidak melihatnya selama  seminggu ini …”, tanya Minho, Jonghyun memiringkan kepalanya, dan mengangkat bahu.

“Aku tidak tahu, dia juga tidak datang ke kelas, kau sudah mencoba menghubunginya?”, tanya Jjong, Minho mengangguk.

“Ke rumahnya?”, tanyanya lagi, Minho terbelalak, damn, kenapa ia tidak terpikir kesana?. Jonghyun yang mengetahui reaksi Minho hanya bisa terkekeh dan menepuk pundak Minho.

“Hahahaaha… kau ini, kau saja yang dkeat dengannya tidak tahu, bagaimana aku? lagi pula kau kan sebaiknya tanya orang tuanya dulu, baru tanya padaku …”, kata Jonghyun masih terkekeh, Minho hanya tersenyum miris, dia malu sekali, benar juga… kenapa dia tidak berpikir ke rumah Taemin terlebih dahulu?

“Baiklah , aku akan kesana sepulang sekolah .. terima kasih Hyung, aku harus kembali ke kelas.”, Minho berdiri, dan Jonghyun hanya tersenyum dan melambai padanya.

. .

Minho berjalan menuju rumahnya, ia baru saja bertemu dengan kedua orang tua Taemin, mereka mengatakan Taemin tidak dirumah, dan sepertinya mereka tidak tahu bahwa ia tidak pergi ke sekolah, lalu kemana dia pergi? Minho menggaruk kepalanya frustasi, apa mau nya anak itu? kenapa tiba-tiba menghilang?

“Aahh~ apa-apan dia, buat apa bolos selama seminggu? apa yang dikerjakannya.”, Minho ngedumel, namun tiba-tiba ia terkejut, melihat sesosok anak laki-laki yang siap melompat dari jembatan, ia berlari …

“HEI! APA YANG KAU LAKUKAN?”, SLAP! Minho memejamkan mata menarik tangan anak laki-laki itu.

“MINHO?”, minho membuka mata, ia melihat yang digenggamnya itu adalah Taemin.

“T-TAEMIN! APA YANG KAU LAKUKAN?!”, teriak Minho seraya menahan genggamannya di jembatan, gawat, tidak ada orang yang lewat, sudah larut malam, percuma jika ia teriak minta tolong.

“Ban-tu aku … kita harus naik!”, perintah Minho, Taemin terdiam, dia menggelengkan kepala.

“Tidak… lepaskan aku Minho …”, pinta Taemin, Minho kesal mendengarnya, apa maksud dari semua ini, untuk apa dia melakukan hal ini?

“FUCK! BANTU AKU, AKU BILANG LEE TAEMIN! KALAU KAU LOMPAT, AKU JUGA AKAN LOMPAT!”, teriak Minho, Taemin melihat sungguh-sungguh dimata Minho .”Please Taem … bantu aku …”, kata Minho berusaha mengangkat tubuh Minho, Taemin menangis, dia mengangguk dan berusaha membantunya menggenggam bawah pagar jembatan, ia berusaha kuat namun tidak bisa, ia tidak samai, Minho merasakan tangannya sudah sangat pegal, dia tidak bisa lagi menahan berat tubuhnya sendiri dan juga Taemin.

“Ce–paaatt aaarrhh…”, ia berusaha menarik tubuhnya, namun SLAP! DAMMIT, batin Minho ,mereka akan jatuh ke air dari ketinggian 10 meter … ia memejamkan matanya berusaha meraih tangan Taemin, namun sekejap ia merasakan BFUUUSSHH~~

Minho terbelalak, tubuhnya ringan dan …ia melihat didepannya Taemin? dengan sayap …apa dia mimpi? atau dia disurga? mungkin ia sudah jatuh ke air dan mati sekarang …

Kemudian mereka sudah mendarat di balkon rumah Minho, Minho memundurkan badannya menyentuh tembok.

“T-Taemin?”, panggilnya, Taemin menoleh, ia menunduk sedalam-dalamnya, kemudian ia mendongak dengan mata basah berlinang air mata, tangannya gemetar dan sayap di tubuhnya masih terkembang dengan sempurna, tamat sudah ..

“A-apa aku bermimpi … atau aku sudah mati dan —“

“T-tidak Minho … kau tidak mimpi, seperti yang kau lihat … aku bisa terbang.. dan .. aku bukan manusia seperti mu..”, Taemin menjelaskan dengan air mata mengalir, ia sangat takut .

“T-tunggu ..kau …”, Minho mendekat, namun Taemin memundurkan badannya,  Minho tidak bisa berkata apa-apa, dia masih shock dengan yang dilihatnya, dan sekarang semua benar-benar terlihat nyata, Taemin sebenarnya apa …?

“Ka..kalau kau takut, aku akan pergi dan tidak akan muncul lagi didepanmu , aku …selama ini, melindungimu … tapi, aku rasa sekarang sudah selesai Minho … aku harus pergi …”, Taemin menangis tersedu,namum ia tidak beranjak dari balkom Minho, kakinya tidak mau mengikuti pikirannya, Minho mendekat, dan menyentuh wajah Taemin, ia memastikan bahwa itu nyata.

Taemin mendongak ia melihat Minho tersenyum dan menghapus air matanya, “Aku tidak akan takut, dan kau tidak menakutkan bagiku …kau makhluk paling indah yang pernah ku lihat…”, bisik Minho memperkecil jarak mereka sehinggan Taemin tepat bersandar di balkon rumah Minho. “Dan … jangan pernah kau mencoba melakukan itu lagi, kau akan mati jika melakukan itu, artinya kau sama denganku …”, ia berbisik ditelinga Taemin seraya menyentuh beberapa helai sayapnya, betapa lembut dan nyata..

Minho meraih pinggang Taemin dan mencium pundak kecilnya. “Aku mencintaimu  …dari dulu, dari sejak pertama kita bertemu .”,bisik Minho, kali ini ia mencium bibir Taemin dengan lembut sambil mengelus pipinya, Taemin terkejut,namun ia menyambut ciuman Minho dan melingkarkan tangannya di leher Minho, dan tiba-tiba… WUUUUUUSHHH …

Mereka berdua terkejut …”K-kenapa sayapku hilangg?”, tanya Taemin, kali ini benar-benar hilang, lenyap seperti serpihan pelangi dari balik punggungnya. Ia menoleh ke arah Minho dan langsung memeluk tubuhnya.

“A-aku jadi manusiaaaa!! aku manusiaaaa…. aku manusiaaaa…”, teriaknya berulang kali memeluk Minho, Minho masih terkejut dan tidak mengerti,namun ia tersenyum dan memeluk tubuh Taemin.

“K-kau lihat? sayap ku hilang, sekarang aku sama seperti mu, akhirnya…”, kata Taemin menangis, Minho tersenyum dan mengusap air matanya, lalu ia mencium bibir Taemin lagi, kali ini dengan sangat mesra dan Taemin menyambutnya.

“Jadi … waktu itu kau orang yang sama yang menolongku saat aku hampir jatuh dari jurang?”, tanya Minho setelah melepaskan ciuman mereka, ia memeluk pinggang Taemin. Taemin mengangguk, wajahnya memerah, ia masih ingat pertama kali bertemu Minho tepat sebelum ia menerima tugas, ia menemukan Minho hampir jatuh ke jurang saat ia menuju hutan untuk menerima tugas, dan tidak disangka saat itu Minho menyadari bahwa Taemin lah sejak awal yang telah membuatnya jatuh cinta, dengan sosok yang sama.

“I love you Taemin …”, bisik Minho mendekatkan hidung mereka, wajah Taemin memerah ia merangkulkan tangannya di leher Minho.

“Love you too Minho …”, jawab Taemin malu-malu, Minho terkikik

“I already knew it,Minnie~..”, wajah Taemin memerah, dan Minho memberikan ciuman lagi pada Taemin, tanganya memeluk pinggang Taemin erat, Taemin mengerang ketika lidah Minho memasuki rongga mulutnya, Taemin mencengkram rambut belakang Minho dan membiarkan lidahnya bermain dimulutnya. Perlahan Minho mencium rahang dan turun ke leher Taemin memberikan mark kiss disana, saat ia hendak meneruskan aksinya…

“Minho kau sudah pulang…??”, Minho menoleh ke belakang, pintu kamarnya diketuk dan suara ibunya menggema.

“Neh umma …”, jawabnya, dan kemudian setelah merasa ummanya pergi ia kembali menatap Taemin dipelukannya, ia menundukkan kepalanya dengan wajah memerah.

“Hmm.. kita lanjutkan didalam saja.”, bisik Minho ditelinganya seraya mengangkat tubuh kecilnya ke pelukannya, Taemin hanya membenamkan wajahnya dipundak dan leher Minho dengan jantung berdebar.

“Syukurlah dia sudah menjadi manusia sekarang .. merepotkan.”,

“Jonggie ~ kenapa?”, Jino mendongak mengikuti arah pandang Jonghyun ke sebuah balkon rumah

“Hah?tidak apa-apa… ayo kita pulang yeobo~…”, Jonghyun menggandeng tangan Jino dan pergi dari depan rumah Minho, ia melihat sekilas apa yang terjadi didepannya. Ia tersenyum bangga, setidaknya dongsaengnya berakhir bahagia.

END ~

huwaaaaaaaaaa~ bagaimana?

kayakanya biasa banget deh yah?

maaf banget nih, lagi gak mood sama sekali … sorry :((

hope you like it

leave a comment and vote the poll!

sampai jumpa di 2min yang lain, annyeonggg…

thnx for reading! 🙂

Advertisements

35 thoughts on “[2min/YAOI] is not fairy tale, i guess … part.3 end

  1. meskipun alurnya cepettttt banget haha biasa baca yang konfliknya panjang . tapi ini bagus kok hihi jadi ngebayangin taemin jadi peri ahhh pasti cantik banget

  2. yeah akhirnya taemin jadi manusia…
    padahal udah sempet stress gak bisa jadi manusia tuh taeminnya gara2 udah ngasih nafas buatan buat orang lain…
    next 2min siap dibaca…

  3. fufufufufufufu
    akhirnya 2MIN….. sukaaaaaaaaaaaaa
    Taeby udah jadi manusia, chukae^^. untung kejadian dimana Taeby memberi nafas buatan pada orang yang ditolongx waktu itu tidak berdamp[ak buruk. huft… senangx mereka bisa bersama dan ehemmmm apa tuh yg trjadi didalam kamar abang Ming?! ahahahahaha

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s