behind the scene”is not fairy tale.i guess …”[must read]


Foreword:

Aigooooo~~~… you know what kenapa gue buat ini? huhuhuuhu… gue udah nge post ini sebelumnya, tapi nggak tahu kenapa postan gue ilang, sumpah sedih banget, nggak tahu karena virus atau blog gue ya error? tapi well.. gue tulis ulang, mungkin gak sama dengan yang sebelumnya, mood gue udah beda banget pas nulis ini hueeeee TT^TT

Gue juga mau minta maaf kenapa gue buat ini, ini gue buat karena banyak tanggapan dari kalian sebelumnya yang masih bingung dengan jalan cerita ini. Aku hanya mau meluruskannya supaya lebih dapet feel nya.

Maaf banget karena sebelumnya aku kurang bagus buatnya dan membuat kalian semua jadi bingung.

SO,check this out and leave a comment if ya likeeey🙂

by: sanniiew

1ST

KENAPA TAEMIN BISA MENJADI MANUSIA, DAN SEBENARNYA SIAPA YANG DITOLONGNYA WAKTU ITU? APAKAH MINHO?

the answer is : READ THIS

.

.

SPECIAL PART OF “is not fairy tale, i guess …”

🙂 FAIRY TALE🙂

TAEMIN POV~

Aku masih tidak bisa percaya dengan apa yang terjadi sekarang, semua masih bisa kuingat dengan jelas, kenapa aku bisa berada disini sekarang, well… aku menikmati siapa diriku sekarang, seorang manusia, lucu memang, tapi aku masih tidak mengerti, apa yang bisa mengubahku? apa karena ciuman Minho? auwwww… aku malu sekali jika mengingatnya, tapi … wait, bagaiman kalau ini hanya mimpi belaka?

Umma mengatakan padaku aku tidak akan pernah bisa menjadi manusia jika aku telah memberikan ciuman pertama ku pada orang lain, itu berarti tidak ada alasan kenapa aku sekarang disini, aku mencoba berpikir keras, dan melakukan semuanya, semua nya… mulai dari mencoba mengembangkan sayapku sampai wajah ku memerah karena mengerang, dan sampai aku mencoba untuk lompat dari balkon, jika saat itu appa tidak melihat ku dan mengetahui aku sekarang sudah menjadi ‘manusia’ pasti aku sudah terjatuh dari lantai 2balkon rumahku, dan aku sudah berlari dan mencoba melompat tinggi, yang ada..well, jidat ku terluka,again.

“Aaargghhh…bagaimana ini…”, aku panik sekali, bagaimana kalau ini hanya mimpi?aku menarik tanganku meligkari dengkul ku dan membenamkan wajahku dalam-dalam.

“Disini kau rupanya… aku mencari kemana-mana…”, sebuah tangan meraih ku kedalam pelukannya, aku tahu itu milik siapa, ini yang paling aku takutkan, semoga ini bukan mimpi sehingga kehangatan ini masih bisa kurasakan.

“Hyungg …”, aku menopang daguku tanpa menoleh padanya, dia bergumam dan membenamkan dagunya ke pundak ku.

“Menurutmu … kenapa aku bisa menjadi manusia?”, tanya ku mendongak ke langit. Dia mengangkat dagunya dan terdiam, kemudian membalikkan tubuhku, ia menatapku dengan bingung.

“Apa maksud mu? aku tidak mengerti …?”, tanyanya, aku menarik nafas dan menyentuh wajahnya.

“Hyung … aku tidak tahu ini hanya mimpi panjang atau tidak… aku khawatir ini hanya mimpi …”, jawabku, aku benar-benar tidak mau ini terjadi, aku tidak mau selamanya menjadi makhluk yang berbeda dari Minho, jika begitu, umurku akan lebih panjang darinya, dan aku tidak akan bisa selamanya bersamanya.

“Ini bukan mimpi … kau tidak usah khawatir Minnie…”, ia tersenyum dan membelai rambutku, aku tetap tidak bisa tersenyum, aku hanya gusar dan berdiam menelan semua perasaan cemasku, aku menundukkan kepalaku, aku benar-benar cemas…

.

.

MINHO POV~

Aku masih tidak mengerti apa maksudnya, aku sama sekali tidak bisa menangkap sesuatu yang tersirat dari wajahnya, kenapa dia terlihat gusar dan sepertinya menyembunyikan sesuatu? terlebih ia mengatakan padaku bahwa ia sedang bermimpi dan tidak percaya bahwa dia sekarang manusia … well, aku masih juga tidak percaya dengan apa yang kulihat tentangnya, sayap.. dan dia bisa terbang, waw! aku hanya berpikir itu sangat keren dan…indah, apapun dia, dia bisa terlihat sangat indah dan cantik di mataku, ini menggelikan kenapa aku dapat mengatakan bahwa seorang pria bisa terlihat cantik.

“Hei … lihat aku, apa yang kau rasakan? cerita kan padaku … kau tahu aku akan mendengarkannya untukmu kan…?”, aku membujuknya dengan mengangkat dagunya, aku gunakan senyum terbaikku, dan aku harap ia mau bercerita padaku.

Aku dapat melihat dia enggan untuk mengatakannya, berkali-kali ia menunduk dan menggigit bibir bawahnya, itu kebiasaannya jika perasaannya terganggu, aku membelai wajahnya meyakinkannya untuk memulai cerita, akhirnya ia menarik tanganku digenggamannya, aneh, tangannya bergetar , apa dia takut?kenapa?

“Minho … kalau ini hanya mimpi .. dan aku bukan seorang manusia, apa… kau akan pergi dariku?”, tanyanya ragu-ragu dan menyembunyikan wajahnya, pertanyaan apa ini? kenapa dia bertanya seperti ini? well… jawabannya jelas kan?

“Tentu tidak, kenapa kau berpikir seperti ini, apa yang kau khawatirkan?”, aku memeluk pinggangnya dan mendekat ke tubuh ku, dia menatap ku, wajahnya memerah, dan perlahan ia memeluk ku, membenamkan wajahnya antara pundak dan leher ku, aku dapat merasakan hembusan nafasnya dileher ku, kenapa dia? aku hanya bisa mengelus punggungnya.

“Taemin …”

“Biarkan aku begini sebentar …”, katanya, aku menarik nafas, dan memeluk tubuhnya sambil mengelus punggungnya, aku tahu dia ada masalah.

Namun lama-lama aku merasakan tubuhnya bergetar dan kurasakan lehernya basah, kenapa lagi ini? apa dia… menangis?

“Taemin… hey… kenapa?”, aku melepaskan pelukanku dan mengatup wajahnya, ia tidak mau melihatku, menundukkan wajahnya dalam-dalam dan menangis, aku berusaha menghapus air matanya dan membuatnya melihat wajahku, dia mengalihkan pandangannya.

“Taemin… lihat aku…”

“….”

“Lee Taemin…” aku mengangkat wajahnya, setiap air matanya kuhapus, air matanya tidak berhenti mengalir. Hanya satu jalan, aku memajukan wajahku dan aku mencium bibirnya dengan lembut seraya membelai pipinya untuk menghapus air matanya. Aku merasakan ia mulai tenang dan merengkuh baju ku, aku tersenyum dalam hati, aku memeluk tubuhnya dan menghisap bibir lembutnya, dia bernafas lega, aku melepas ciumanku, dia menatap mataku lurus.

“Minhooo…”, dia membelai wajahku. Aku tersenyum.

“Ya baby … kau tidak bisa merasakan kalau ini nyata? aku menciummu, dan kau tidak bisa merasakannya?”, kataku meletakan keningku dikeningnya. Kami menarik nafas bersamaan, merasakan kehangatan masing-masing.

.

.

TAEMIN POV~

Aku dapat merasakan nafasnya di wajahku, dapat merasakan kehangatan tubuhnya aku dapat merasakan ciuman nya yang lembut dibibirku … ini terasa nyata, jika ya… aku bersyukur.

“Jadi, aku bisa ceritakan padaku, apa yang membuatmu begini?”, tanyanya, aku menelan ludah, dan menatapnya lagi, ia tersenyum menungguku bicara, akhirnya dengan helaan nafas terakhir aku mulai bercerita, semuanya.

Aku katakan padanya dari mulai kami memutuskan untuk makan es krim bersama, dan peristiwa sayap yang terlihat itu benar adanya, kemudian aku mengatakan bahwa aku menolong seseorang yang akan hanyut disungai dan memberikan nya nafas buatan, aku ceritakan kecemasan ku akan hal itu, semua yang dikatakan umma atas syaratku, dan rasa putus asa ku hingga aku ingin mengakhiri hidupku karena aku tidak bertemu dengannya lagi.

Aku berusaha untuk tidak menangis karena aku takut ini tidak nyata, aku menghapus air matlu, tapi tidak pernah berhenti, dia kemudian meraih wajahku dan tersenyum.

“Minnie… dengarkan aku, aku rasa itu sangat masuk akal kenapa kau sekarang ada didepanku sekarang, dan dengan catatan, kau adalah manusia sekarang…”, katanya,

“Ng… begini, mungkin karena itu juga ciuman pertamaku, dan point nya adalah aku mencintaimu …”, ia menjelaskan dengan tersenyum malu, aku terbelalak, jadi…

“Jadi maksudmu, karena kekuatan cinta?!”, aku teriak, oh my…. ini memalukan, kata-kata yang menjijikkan.

Dia terbelalak lalu tertawa, benar dugaanku, aigoo~ aku malu sekali… ampun deh Lee taemin…

Namun tawanya terhenti ketika aku kemabali menatapnya dengan tatapa serius. “Oke… maaf Minnie… aku tidak bermaksud menertawai mu…”, ia membelai wajahku.

“Serius Minho, aku khawatir kalau ini tidak nyata, aku hanya berpikir bagaiamana kalau aku ini bukan manusia, kau pasti …akan meninggalkanku, dan aku takut aku tidak bisa bersamamu…”, aku menundukkan wajahku.

.

.

MINHO POV~

Aigo! kenapa dia berpikir seperti ini? aku tersenyum, dan meraih tubuhnya kedalam pelukanku, aku memeluknya dengan erat, membenakannya kedalam tubuh ku, aku merasakan dia memeluk tubuh ku juga.

“Dengar kan aku, kau tidak perlu khawatir kau manusia atau bukan, aku hanya mencintai Lee taemin bukan mencintai dia apa dan siapa, jadi jika kau berbeda pun, rasanya tidak alasan kalau aku tidak menyukaimu..so, i love you Minnie…”, aku melepas pelukanku dan tersenyum lebar, ia memandangku dengan kedua matanya yang biru, aku sangat menyukai matanya.

“I love you too… gomawwo Minho…”, dia membelai wajahku.

“I knew already sejak kita pertama bertemu.”, kataku. Dia terkejut.

“Hah??”, dia memiringkan kepalanya karena bingung.

“Well, sejak aku menemukanmu tersungkur di jalan karena asma mu dan kau juga pernah jatuh tepat didepanku saat aku ingin berangkat ke sekolah, dan mempunyai luka yang sama seperti sekarang …”, aku menunjuk ke keningnya yang lagi-lagi terluka, ia menunduk malu.

“Well… itu karena aku tidak bisa menghirup udara kotor, dan aku tidak bisa langsung terbang begitu saja .. dan, waktu itu.. aku sedang mengikutimu dari langit, saat ingin mendarat…seperti ini lah jadinya…”, dia menunduk malu, aku terkekeh, aigooo~ dia lucu sekali.

“Lain kali jangan lakukan hal bodoh yang melukai mu,arra?”, kataku mencubit pipinya. Dia cemberut dan mengangguk, aish… dia lucu sekali.

Perlahan ia menarik kerah bajuku dan mencium ku, “I love you Minho…”, aku berdecak melihat ekspresinya yang lucu.

“I love you too Minnie…”, sebelum bibir kamu menyatu seakan tidak ada hari esok lagi, well… ada atau tidak aku percaya jika kami bersama semua akan ada untuk besok.

 

 

P/S :

WELL… IS GOOD ENOUGH? hehehehe….

hope you likeeey🙂

leave a comment

and sorry for all mistake and wrong words.

 

25 thoughts on “behind the scene”is not fairy tale.i guess …”[must read]

  1. aku bener-bener butuh penangkal semut ini manis nya melebihi merek gula pasir paling terkenal sekalipun… 2min daebak… ff ini juga daebak…

  2. aq masih pnasran ama part endnya blm baca g tau pw nya hiks..hiks…hikss…. tp bagus c suka crita komedi fantasi romantissss

  3. alamak jang… si Taeby galau gegara itu, ckckckck kau memang terlalu polos Taeby. okeh pada kenyataanx ini bukan mimpi jadi berbahagialah dengan abang Ming yun^^

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s