[Onkey] Sat with you,hmm…oke


Foreword :

Aigo, malam -malam gini update, abis dapet ijin dari yg punya owner langsung dibuat aja deh keburu lupa jalan ceritanya, ini terinsipirasi dari fanart di  credit from : http://theia88.wordpress.com gitu… gue minta ijin sm adminnya buat mabil fanart itu dan VOILA! jadilah FF ini sekarang, check deh blog nya, asik banget buat yg merasa Onkey ninja!

Credit photo : Nnacho + Moon_river613 + Re-up by Me.

BY : Sanniiew

.

.

Malam itu Key berusaha memejamkan matanya dengan rapat, namun setelah berkali-kali membalikkan posisi tidurnya ia masih belum bisa menemukan posisi yang nyaman untuk membuatnya terlelap tidur, ia menoleh ke sisi kanan tempat tidurnya, Jonghyun sudah terlelap tidur karena seharian ini ia harus bolak-balik mengatur jadwal dengan Shinee dan juga SM the balladnya, ia melihat ke sisi bawah kasur Jonghyun, dia tidak dapat melihat dengan jelas sosoknya, namun ia tahu Maknae kesayangannya sudah terlelap tidur karena ia sempat mendengarnya bergumam nama… well, siapa lagi kalau bukan menggumam pangeran kodoknya, Minho.

Ia memainkan jarinya di atas wajahnya dan berusaha menghitung domba, namun tetap tidak bisa, ia menggaruk kepalanya kesal, bagaimana ini? besok masih ada jadwal lain yang harus ia lakukan, dan sekarang tepat pukul 2 pagi matanya masih terbuka lebar. Ia membalikkan tubuhnya ke arah tembok dan memejamkan matanya, namun slap! terbuka lagi…ia terduduk dikasurnya sendiri karena kesal, sejak kapan dia punya insomnia?

“Kibum… diam lah sedikit… aku mau tidur…”, gumam Minho dari bawah kasurnya.

“S-sorry Minho…”, kata Key sedikit berbisik dan memastikan tidak mengganggu yang lain.

Dan ia melihat kebawah, ia memicingkan matanya, kasur leadernya kosong, kemana dia Jinki malam-malam begini? makan ayam? hell no.. ia perlahan turun dari kasurnya dan mengendap keluar kamar, ia berjalan ke arah kamar mandi, tapi kosong, akhirnya ia berjalan ke arah ruang Tv dan dapur.

Sayup-sayup ia mendengar suara Tv menyala, apa itu Jinki? kenapa ia menonton acara Tv malam hari? sang sapi leader Onew insomnia juga? pikirnya.

“Hyung…”, panggil Key pelan, membuat Jinki terkejut dan lompat dari tempat duduknya.

“Kibum?! Kau mengejutkanku…”, kata Jinki menyentuh dada nya karena kaget dan membenarkan posisi duduknya. Key tersenyum dan berjalan ke arahnya.

“Apa yang kau lakukan Hyung… kenapa belum tidur?”, tanya Key sambil memposisikan dirinya berdiri disamping Jinki. Jinki tersenyum manis dan menunjuk ke depan televisi. Key melihatnya dengan baik-baik, penampilan mereka yang direkam hari itu sedang ditonton olehnya. Key mengerutkan alisnya dan menoleh ke arah Jinki.

“Kenapa… kau menonton ini…? ini kan penampilan kita malam ini…?”, tanya Key bingung, dan duduk dibawah tepat disamping kanan Jinki. Jinki tersenyum dan menggaruk belakang lehernya, Key tidak tahan melihat tingah leadernya yang sangat menggemaskan jika sedang tersenyum, rasanya ia ingin mencubit pipinya dengan keras.

“Aku hanya ingin mengevaluasi penampilan kita…”, katanya tersenyum .”Aku tidak bisa tisur, jadi aku tonton saja…”, katanya tersenyum lagi, Keyterbelalak.

“Tapi… tadi bukannya kita sudah menontonnya bersama kan?”, kata Key bingung.

JInki mengangguk mantap, “Iya sih… tapi kali ini, aku mengevaluasi diriku sendiri,coba kau lihat dan perhatikan… gerakan ku tidak bagus, dan banyak yang miss … “, kata Jinki menujuk ke arah layar Tv, Key memalingkan pandangannya ke televisi. Ia memiringkan kepalanya, apa sebenarnya yang di lakukan Jinki sampai selarut ini?

“Kau bantu aku mengevaluasi ya?”, kata Jinki tersenyum senang, Key hanya mengangguk dan mengangkat bahunya, berhubung ia tidak bisa tidur, sekalia saja ia melakukannya, sekaligus mengevaluasi dirinya sendiri.

Kemudian mereka tenggelam ke pandangannya masing-masing, Key dengan seksama memperhatikan setiap gerakan dirinya sendiri dan sesekali memperhatikan gerakan member yang lain, ia mulai mendapat evaluasi yang harus mereka koreksi dan perbaiki.

“Dingin yah…”, kata Key memeluk dengkulnya dengan cuek. Jinki menoleh ke arah Key yang duduk dilantai, kemudian ia menggeser sedikit duduknya mendekat ke arah Key.

“Ng…Kibum…”, Jinki mencolek pundak Key, Key menoleh dengan bingung menatap wajah Jinki yang tersenyum manis.

“Wae?”, tanyanya, Jinki hanya tersenyum dan menepuk sebelah duduknya, Key meiringkan kepalanya, ia tidak mendapat maksud Jinki apa?

“Wae?”, tanya nya lagi dengan wajah bosan, ia paling tidak suka mengulang kata-katanya, senyum Jinki ilang dan menatapnya dengan innocent, dan cemberut, dia menunjuk Key dengan satu jari dan menunjuknya ke pahanya sendiri sebelum memberi isyarat dengan gerakan yang menyatakan, kau-bisa-duduk-bersamaku-jika-kau-mau looks.

Key yang membutuhkan waktu selama 10 detik untuk menangkap maksdunya matanya langsung terbelalak, dan menundukkan wajahnya dan menoleh sedikit ke arah lain menyembunyika wajah merahnya.

“Ng…kau mau aku duduk di denganmu…”, tanya Key dengan wajah memerah, Jinki tersenyum dan kali ini menyentuh pahanya. Key menatap lekat Jinki dan berdiri, Jinki tersenyum karena ia melihat Key dengan wajah memerah menahan malu.

Dengan tanpa basa baasi Key membalikkan tubuhnya dan duduk dipangkuan Jinki, Jinki terkejut.

“Ng…K-kibum… maksud ku di–“, Jinki panik karena ia terkejut Key duduk dipangkuannya, sebelum ia dapat berkomentar lagi Key membalikkan badannya dengan wajah memerah.

“Ng… kau meminta ku duduk di pangkuanmu kan tadi…kenapa malah menyuruh ku duduk di samping mu?”, tanya Key serius, Jinki menggaruk kepalanya.

“Maksudku…”

“Terus tadi kau melakukan ini…”, katanya mencontohi gerakan pertama yang menyuruhnya duduk disampinggnya. “..dan lalu begini…”, kata Key mencontohi dengan menepuk pahanya sendiri sama yang seperti Jinki lakukan.

“Jadi mana yang benar? aku harus duduk dimana?”, kata Key menoleh menatap Jinki lekat, wajah mereka sudah berdekatan, Key tahu atmosfer diantara mereka berubah, namum melihat ekspresi Jinki ia jadi cemberut.

“Aku tidur saja…”, kata Key kesal dan hendak berdiri.

“T-tunggu!”, cegah Jinki menarik tangan Key, namun Key menolaknya dan hendak menarik cengkramannya, namun Jinki kekeh menariknya, dan tiba-tiba…

JEDUK!

“Auuuwwwwwwwww….”, Key mengerang kesakitan, cengkaraman ditangannya terlepas begitu saja dan dia tidak bisa menjaga keseimbangan sehingga terpeleset dan jatuh ke lantai hingga kepalanya terbentur.

“K-kibum? kau tidak apa-apa?”, Jinki panik dan meraih badan Key, Key mendesis kesal, ia menepis tangan Jinki dan menatapnya kesal, kepalanya jadi terasa pusing.

“No, i hate you , you know… its hurt!”, kata Key kesal dan masih mengelus kepalanya, Jinki merasa tidak enak.

“M-maaf Key… aku tidak sengaja…”, kata Jinki menatapnya dengan puppy eyesnya, SHITT, please jangan tatapan seperti itu, Key tidak akan pernah memaafkan dirinya sendiri bahwa ia akan bisa sangat lemah jika melihat wajah Jinki yang seperti itu.

“Oke… im fine Hyung…”, kata Key akhirnya. Jinki masih menatapnya dengan tidak enak, Key menarik nafas dan menggeser tubuhnya kedepan dan merebahkan kepalanya di dada Jinki, badan Jinki kaku sebentar namun menjadi relax beberapa detik kemudian, Key tidak bisa menahan senyumnya karena ia mendengar jantung Jinki berdegup kencang.

“Kau berdebar Hyung…”, ledek Key terekekeh dan merangkul pinggang Jinki, Jinki terkejut namun kemudian ia tersenyum dan menarik Key lebih dekat dengan sekuat tenaga sehingga tubuh Key berada dipangkuannya, Key mendongak menatap Jinki.

“Wae?”, tanya Key. Jinki tersenyum.

“I like you… may i kiss you?”, tanya Jinki, wajah Key memerah dan Jinki menyentuh pipi Key dengan tangannya, memebelai wajahnya dan matanya menatap ke bibir pink Key. Namun sebelum bibir mereka menyatu Key menolehkan pandangannya, Jinki mengerutkan alisnya…

“Wae?”, kali ini ia yang bertanya pada Key, Key cemberut dan mencengkram baju depan Jinki.

“Kau hany bilang kau menyukai ku… apa.. aku tidak mencintaiku?”, tanya Key, Jinki terekjut. “M-maksudku,.. dengan sejauh ini dan selama ini kita dekat … h-hanya itu?”, tanya Key memalingkan wajahnya. Jinki tersenyum dan menarik wajah Key berhadapan dengannya.

Ia menyentuh bibir Key dengan memebelainya dan membukanya sedikit dengan jarinya. “No, more than i like you … its I love you Kibummie…”, bisik Jinki sebelum mencium bibir Key dengan lembut dan mesra, Key tersenyum dan merangkulkan tangannya dibelakang leher Jinki memperdalam ciuman mereka. Setelah beberapa lama, mereka melepaskan ciuman mereka dan menatap dalam-dalam mata mereka masing-masing…

“I love you too…”, bisik Key, Jinki tersenyum dan memeluk Key lagi sekalian mencium pipinya membuat Key tersenyum.

“Lets go to sleep…”, kata Jinki menarik tubuh Key berdiri, Key merangkul pinggag Jinki.

“I sleep with you, can i?”, tanya Key, Jinki mengelus rambutnya dan tersenyum.

“Yes, you can baby…”, sebelum mendaratkan ciuman di bibirnya dan berajalan ke kamarnya lagi, terbaring bersama di kasur Jinki yang lumayan besar, Key melingkarkan tangannya dipinggang Jinki dan merebahkan kepalanya ke dadanya dengan mengucapakan selamta tidur dan berciuman lagi mereka tertidur pulas.

 

END

P/S

THANKS FOR READING, LEAVE A COMMENT IF YA LIKEEY🙂

THANKS FOR CREDIT PHOTO🙂

ANNYEONG🙂

55 thoughts on “[Onkey] Sat with you,hmm…oke

  1. Wahhh… Ni critanya msh di dorm lma y? Aduh, gmana y reaksi membr lain lht onkey tdur brg? Oya,key kn pzti bgun dlwn, jd g kthuan dch, mungkin,hehe..

  2. fanart nya lucuuuu xD muka nya kibum langsung merah kya kepiting rebus kkk. jd klo mereka insomnia, bobo bareng aja ;3

  3. EHEM… kegiatan malam yg mmbawa berkah ya:) *lirikOnKey
    sm2 insom, duduk2 nnton TV, eh bonus jadian. nyenyak tuh tidurx

  4. Aw aw aw,
    So sweet banget
    Berawal dari insomia
    Menjadi cinta *plak
    Itu kibum bener-bener imut dengan wajah kemerahan yang luccuuu serta wajah malu-malu kucing..
    Nyiahhhahaa
    Keren

  5. Mueheheh ~~
    Insomnia pembawa berkah, eh ?

    Kalo bobo sama jinjin pasti.nyenyak..
    Palagi abis di.poppo…
    Fanart nya cutee ~~

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s