Fallin’ for you part.1 of?


FOREWORD :

Haiii… heheheh, ini dia FF barunya, dapet ide cerita ini pas kemarin lagi di Jogja, kekekek~ langsung gue tulis di note dan alhasil sekarang gue tuang jadi cerita, gak tahu sih yah bakal bagus apa nggak, makanya gue butuh tanggapan lo semua Suunders…🙂

Pairing :

Lee Jinki
Kim kibum
Kim jonghyun

LEAVE YA A COMMENT IF YA LIKEY :)  NO BASHING, ONLY POSITIVE  COMMENTS THAT WHICH CAN BE ACCEPTED🙂

by : Sanniiew

PROLOGUE

Aku, Kim kibum 19 tahun, mulai tertarik dan menyukai temanku sendiri Lee Jinki, tapi apakah ini perasaan yang sesungguhnya? entah mengapa aku tidak percaya dengan apa yang kurasakan, aku berusaha bersikap sewajarnya dan mengatasinya dengan tenang, aku tidak mau terburu-buru, semua ini akan berjalan semestinya, semua butuh waktu … sampai kapan? aku juga tidak tahu sampai kapan, jangan tanya padaku, tanyakan padanya.

.

Kibum Pov~

Aku menyusuri pelataran kampus dengan tas dibahu kanan dan tas tabung berisi kertas design gambar ku, hari ini masih ada sekitar 1 jam lagi untuk masuk kelas berikutnya. Apa yang akan kulakukan? sebaiknya aku pergi ke kantin mencari cemilan dan duduk di taman untuk mengambil beberapa foto dan juga menggambar objek yang kutemui, well… hari yang membosankan.

“Key!”, aku menoleh, aku hapal suara siapa itu. Dongwoon berlari ke arahku dan dibelakangnya Mir mengikutinya, kedua sahabat yang selalu bersamaku semenjak semester pertama.

“Yosh.”, aku mengangkat tanganku menyapa dengan senyum lebar.

“Aissshhh~ kita mencari mu kemana-mana, dari mana saja?”, tanya Mir sambil memakan pokky ditangannya, aku tersenyum dan berjalan, mereka mengintilku di kanan dan kiri.

“Olah TKP, kenapa?”, tanyaku cuek. Dongwoo berdecak.

“Jinki mencarimu..”, desh, mendadak aku berhenti berjalan dan menoleh ke Dongwoon yang terkekeh berdua dengan Mir.

“Mwo? wae?”, kataku bingung. Dongwoon terkekeh lagi dan mengedip ke arah Mir.

“YAH! WAE?”, tanyaku tidak sabaran.

“Calm down … aish, dia meminta mu untuk menemuinya di tempat biasa jam …”, Mir melihat jam tangannya. “OMO! sekarang Key!”, teriaknya. Aku terbelalak, dan dengan segerakuberlari ke tempat kami, well… tempat rahasia?iuwwhhh….

.

Aish, bocah clumsy satu ini sangat menjengkelkan, entah mengapa aku bisa berteman dengannya selama 2 tahun ini? aku benci sekali jika sifat ku bisa menjadi kalem jika berdekatan dengannya, mungkin aku akan me list beberapa sifat yang aku tidak suka darinya.

“Kibummiiieeee … heeerreeee~~~…”, aku tahu jelas itu suara siapa, aku menoleh ke pinggir kursi danau. Dia berdiri dan berjalan ke arah ku Ppfh … hal pertama adalah, The way he walk is so funny. Dia berjalan dengan riang dan tersenyum lebar padaku, aku tahu dia sangat periang,  … jika ia tersenyum ia terlihat sangat aneh dan terkesan bodoh, karena pipinya akan menaik dan terlihat chubby dan matanya akan membentuk satu garis. Dan ini hal kedua yang aku tidak suka, He smile is crocked.

“Kibumiieee~…”, GABRUK!

“Jinki hyung!!”, gawat, seperti biasanya… aku berlari ke arahnya, dammit, kenapa dengan bocah ini? selalu saja terjatuh tidak ada angin tidak ada hujan.

“A-auww….”, dia meringis sambil memegang jidatnya.

“Omo! kau tidak apa-apa…?”, aku membantunya berdiri dari posisinya, dia terduduk dirumput dengan kaki bersila dan tangannya memegang keningnya. Dia hanya terkekeh dan memandangku dengan lucu, masih bisanya dia terkekeh?

“Kau kenapa sih? berhenti berlari seperti tadi… kau tahu kan kau itu ceroboh, jadi tidak usah sok imut berjalan ke arahku, cukup melambaikan tangan aku akan kesana…”, kata ku kesal seraya mengeluarkan sapu tangan dari dalam tas ku, aku selalu membawa plester dan juga kapas, tahu kenapa? karena bocah didepanku ini akan jatuh setidaknya 3 x sehari, dan ini hal ketiga yang aku tidak suka, He is so stupid when im arround and he like to annoy me.

“Tapikan aku mau menyambutmu Bumiie~…”. katanya manja bergelayut di pundakku, entah mengapa aku benci sikapnya ini, Sometimes he’s so gay, gay? yah right, talk about gay, im a gay! but him? i dunno exactly.

“Tidak usah sok romantis…”, kataku menyindirnya, dia menegakkan tubuhnya dan memegang tanganku, aku mengerutkan alis, kenapa dia? wait… wait… kenapa dia memajukan wajahnya? kenapa dia…. aku tidak berani melihatnya, aku lebih baik memejamkan mataku.

“Bummie… Kibummiiee….”, dia berbisik didepanku, aku membuka mataku melihatnya tersenyum lebar.

“W-what?”, kataku panik jarak wajah kami sangat dekat, easy Kibum… dia menatapku dalam-dalam dan…

“Ini … aku punya sesuatu untukmu …”, ia merogoh saku jaketnya, aku menunggunya dan memiringkan kepalaku, ia terus mencari, aku sudah mulai bosan, aku melihatnya panik dan merogoh semua sakunya, dan akhirnya ia menyerah dan tertawa garing padaku, aku menyilangkan tanganku didepan dada. Hal kelima yang aku tidak suka, He’s laugh is weird.

“Hilang?”, tanya ku cuek, dia tersenyum garing dan mengangguk lemas, aku menarik nafas dan berdiri sambil mebersihkan kotoran dicelanaku, selalu begini, dia mudah menghilangkan sesuatu.

“Bagus sekali, aku harus ke kelas 10 menit lagi, dan aku menghabiskan waktu ku sia-sia hanya untuk melihatmu …menghilangkan sesuatu lagi Hyung…aissh.”, aku menggaruk kepalaku kesal, dan berjalan meninggalkannya, namun sedetik kemudian tanganku ditarik olehnya dan aku berbalik menatapnya, jarak kami sudah sangat dekat sekarang. Aku menelan ludah, apa lagi sekarang…

“K-kibummie…ng…”, aku terdiam menunggu kata-katanya, please… jangan bilang dia akan mengatakannya sekarang? pleasee….

“Y-ya?”, aku gugup, dia menggenggam kedua tanganku dan wajahnya memerah.

” Ng.. maaf, hati-hati yah? nanti pulang aku antar …”, aku hampir saja menganga lebar karena pernyataannya, STUPID STUPID! apa yang kau pikirkan Key? .

“Terserah!”, aku menepis tangannya kesal, dasar Jinki PABO!!! dia hampir membuat jantung ku copot hari ini. Dan hal terakhir yang paling aku benci adalah, He say things that dont make sense. Tapi, kenapa aku berdebar? kenapa aku selalu kembali padanya meskipun ia selalu melakukan hal yang kubenci diatas berulang kali padaku? itu semua karena … Things I LOVE HIM a thousand times MORE than i hate . Yah, right, i love Jinki … im fallin for him since 2 years ago.

.

Jinki Pov~

Aku duduk di bangku pinggir danau kampus, temapt kesukaan ku, oh, tidak… tempat rahasian kami berdua, ya aku dan Kim kibum… aigo, mengingat namanya saja membuat ku berdebar, kenapa ini? apakah aku suka padanya? YESS OF COURSE, I MUST BE BLIND IF I DONT LIKE HIM, everbody love him, why? dia … susah menggambarkannya, dia sangatlah perfect dimataku, dia pintar, low profile, menyenangkan, modis, dan … dia cantik, heran kenapa aku bisa mengatakan bahwa ia cantik, mengatakn seorang pria begitu cantik dilihat, itu semua karena kau menyukainya, ya… dia sangat sempurna, dan hell yess, im a gay? but him? i  dunno, really.

Aku tidak tahu ini sejak kapan, tapi yang jelas, ketika pertama kali aku bertemu dengannya aku sudah menyukainya? apakah ia tahu? hell no, kami hanya sebatas teman, dan dia tahu itu … aku hanya ingin bersamanya … tanpa merubah apapun, aku tidak mau kehilangannya, tapi sampai kapan?.

Aku menoleh dan melihatnya berjalan menuju danau sambil matanya mencari ku, aku sudah tidak sabar menemuinya hari ini, walau rumah kami berdekatan, setidaknya sehari tidak bersamanya aku bisa gila… okeh itu berlebihan, atpi itulah Kibum dimataku.

“Kibummmiiieee… heeerrreee…~..”, aku menyapanya seraya melambaikan tangan dan berdiri dari posisi duduk ku dan berlari kearahnya, aku merentangkan kedua tanganku untuk menjada kseseimbangan, entah mengapa aku suka bersikap seperti ini, aku tahu dia tidak suka, karena itu aku terus melakukannya, karena ia akan marah padaku jika aku bersikap kekanakan seperti ini.

“Kibummiiee….”, GABRUK! OH DAMMIT! LAGI, aku terjatuh tidak ada angin tidak ada hujan, kenapa selalu saja aku begini, pleasee… kali ini aku malu sekali, dan Kibum pasti akan kesal dengan sikapku.

Benar dugaanku dia kali ini akan marah, tapi Hey… aku suka jika ia marah, ia terlihat imut.

“Kau kenapa sih? berhenti berlari seperti tadi… kau tahu kan kau itu ceroboh, jadi tidak usah sok imut berjalan ke arahku, cukup melambaikan tangan aku akan kesana…”, katanya, aigoooo~ manissnya Kibummiieee….

“Tapikan aku mau menyambutmu Bumiie~…”.kataku bergelayut manja dipundaknya, aku suka bau harum tubuhnya, baunya segar dan sangat khas,membuatku ingin memeluknya dan merasakan harum tubuhnya. Namun ia menyindirku tidak usah sok romantis, aucchhh… is so hurt me Kibum, but Hey, aku punya sesuatu untuknya.

Aku ingin mengatakan ini, ini serius, kali ini aku harus mengatakannya, harus … aku memegang tangannya dan menatapnya lekat, aku lihat dia sangat gugup, wajahnya lucu sekali, mataku tertuju pada bibir lembut warna pinknya, dammit! sadarlah Jinki, kau tidak boleh gegabah, but, i dont care. i wanna kiss him now… aku mendekatkan wajahku lebih dekat, ia memejamkan matanya, sebelum aku dapat bertindak lebih lanjut aku berhenti, aku merasakan tubuhnya gemetar, dan ia menutup matanya rapat-rapat, aku tahu ini salah … ia tidak gay, dan jika aku meneruskannya, maka berakhirlah sudah.

“Bummiie … Kibummiiee…”, aku berbisik memanggil namanya, dia membuka matanya, aku tidak bisa berbuat apapun, aku berusaha tersenyum lebar untuk membuatnya tenang.

“W-what?”, dia bertanya padaku dengan wajah panik, maaf Kibum… Oh, aku ingat tujuan lain ku.

“Ini … aku punya sesuatu untukmu …” aku merogoh jaket ku, setidaknya benda ini akan kuberikan untuknya, aku tahu … semua tidak akan merubah apapun, tidak juga status kami dan hubungan antara kami, tapi benda ini akan membuktikan sesuatu bahwa aku menyayanginya, dan ia merupakan orang terpenting untukku. But… god, where is it? dammit! Aku menatap wajahnya yang kesal, aku tertawa garing, dammit… dia pasti kesal. kemana sih benda itu?

“Hilang?”, tanyanya ketus, auwwwhhh.. dia marah sekarang, aku hanya tersenyum garing dan mengangguk melas.

“Bagus sekali, aku harus ke kelas 10 menit lagi, dan aku menghabiskan waktu ku sia-sia hanya untuk melihatmu …menghilangkan sesuatu lagi Hyung…aissh.”, katanya kesal dan berdiri, aku jadi tidak enak hati, dengan cepat aku menarik tangannya dan membalikkan tubuhnya, sekarang jarak kami sangat dekat, bisa saja aku menciumnya sekarang dan seua selesai, tapi tidak… tidak, aku tidak bisa melakukan ini, aku tahu Kibum tidak ingin aku melakukan ini, dia akan membenciku.

“K-kibummiee…ng…”, dammit, aku tergagap, apa harus kukatakan? tapi, hey … kenapa dia menatapku dengan tatapan takut dan panik? apa aku telah membuatnya takut?

” Ng.. maaf, hati-hati yah? nanti pulang aku antar …”, hanya ini, PABO! hanya ini yang bisa kukatakan, dia menatapku dingin, aku tahu aku benar-benar telah membuang waktunya sekarang. Kemudian ia menepis tanganku dan berjalan menjauh.

Aku menggaruk kepalaku kesal, kenapa sih? kenapa kau punya sifat gugup seperti ini? apa susahnya jika kau tinggal mengatakan ‘Kim kibum, sarange.’ hanya ini, yah hanya ini … tapi kenapa tidak bisa? Seandainya ia tahu … tahu bahwa im fallin for him since 2 years ago. I love him more than i can believe.

.

AUTHOR POV~

Kibum setengah berlari memasuki gedung design, masih ada waktu 5 menit lagi sebelum ia terlambat masuk kekelas. Ini semua karena ia harus bertemu dengan Mr. Clumsy yang telah membuang waktunya dengan percuma hanya untuk melihatnya jatuh seperti biasa dan menghilangkan sesuatu dan tidak berkata apapun. Ia bersumpah, akan membalasnya nanti jika ia terlambat kali ini di mata kuliah favoritnya.

Di satu sisi lain, sesosok pria berjalan menyusuri koridor dengan tenang dengan headphone di telinganya dan sebuah benda ditangannya, ia menimbang-nimbang benda itu ditangannya, ia berniat mengembalikannya, pasti pemiliknya disekitar sini dan sangat penting, mengingat ada ungkapan dan nama yang tersirat di balik benda itu.

BRUUK!!!

“aarghhhhh….”, Kibum menabrak seseorang sehingga tubuhnya terjatuh kelantai dan mendarat dengan pantatnya, ia meringis kesakitan sambil mengelus pantatnya sendiri.

“YAH! HATI-HATI KALAU BERJA—“

“Maaf , kau tidak apa-apa?”, tangan Kibum sudah ditarik oleh sebuah tangan didepannya, Kibum mendongak dan melihat sesosok pria dengan wajah tirus, berkulit putih, dengan deretan gigi yang rapih, rahang yang tegas, dan potongan rambut spike hitam kelamnya membantu Kibum berdiri, Kibum menelan ludah melihat sosok manis didepannya, sedetik yang lalu jantungnya berdegup karena melihatnya.

“Maaf … aku tidak melihatmu tadi…”, katanya tersenyum dan membungkukkan badannya sopan, Kibum terkejut dan ikut membungkukkan badannya dan membuang mukanya karena ia malu, ia heran kenapa pria ini mempunyai senyum yang manis?

“Hei, kau baik-baik saja kan?”, tanya nya lagi, Kibum menoleh dan mengangguk mantab.

“Ya … tidak apa-apa, aku juga tidak lihat jalan tadi, aku sedang buru-buru …”, kata Kibum panjang lebar, pria itu tersenyum lagi dan membuat Kibum mengalihkan pandangannya.

“Aku Kim Jonghyun , aku mahasiswa fakultas seni jurusan musik. … ng..kau?”, katanya mengulurkan tangannya. Kibum meneliti tangan itu sebentar dan menjabatnya.

“Aku ..Kim kibum ..fakultas seni, jurusan design grafis.”, kata Kibum mebalas senyumnya.

“Oh, i see… cara berpakainmu unik, aku suka.”, katanya tersenyum lagi, Kibum terperangah, baru kali ini ia dipuji blak-blak an tentang cara berpakaiannya, sebelumnya tidak ada yang perduli dengan apa yang ia kenakan, tidak ada yang memuji, bahkan lebih banyak yang menatapnya aneh, tidak juga Jinki, Jinki tidak pernah komentar tentang penampilannya.

“Ah, Gomawo …”, kata Kibum memalingkan wajahnya karena malu. “AH, aku harus duluan, aku sudah terlambat masuk kelas.”, kata Kibum ketika tersadar, Jonghyun, pria itu memberi jalan pada Kibum sambil terenyum.

“Kibum!”, panggilnya membuat Kibum sekali lagi berbalik.

“Sampai jumpa, kita akan bertemu lagi kan?”, tanyanya sambil melambai dan tersenyum lebar, Kibum terkejut dan mengangguk sambil tersenyum.

“Ya… sampai jumpa,Jonghyun…”, katanya melambai dan berlari ke kelasnya, dijalan ia tersenyum sendiri, baru saja ia bertemu dengan teman baru yang ..well, sepertinya menyenangkan

“Kim Kibum … benar-benar jodoh, tidak disangka, orang yang manis…”, Jonghyun tersenyum lebar sambil memandangi gelang perak ditangannya dan dibaliknya bertuliskan ‘Im Fallin’ fot you, Kim kibum’ , gelang yang baru saja ia temukan di dekat lokernya.

 

 

TBC~

(UNEDITED)

P/S

Bagaimana menurut kalian? hehehehehe… maaf yah kalau agak freak, bayangin aja, sehari langsung 3 FF gue kebut, kekekek~

See ya on next part, keep supporting me …

LEAVE A COMMENT IF YA LIKEEEY🙂

73 thoughts on “Fallin’ for you part.1 of?

  1. OH MY GOD!
    Kau seharusnya mengembalikan gelang itu kim jonghyun-.-
    that’s things just for kibum from jinki.okay-_-
    yup authorrr you make jonghyun for three people in jinkibum relationship kkkkk xD always like that.
    btw, thanks for dongwoon and mir slight🙂
    2tahun sama2 saling mencintai tapi ngga ada yg tau perasaan masing2 pasangannya. aishh jinjja ini bakalan jadi melelahkan untuk lee jinki dan kim ki bum. hanya bisa saling menebak “is he gay too?” wkwkwkwk xD

  2. perasaan masih trlalu awal buat nyimpulin key pilih siapa…. v siapapun yng d suka aq dukubg dah

  3. OMG! Damn it!
    Knp hrus jjong yg nemuin??
    It’s dangerous 4 onkey relationship!
    Andwaee!!!
    Kibum, don’t move!!

  4. sangtaenya ga pernah ilang..
    waahh,, jangan-jangan benda yg jinki mau kasih itu gelang yg ditemuin jonghyun.. o.O ada angin ga enak nih.. jangan berpaling dri jinki ia bummiee..😥 nanti jinkinya nangis lho..😉

  5. Suka..suka..suka..
    Onjongkey ^^
    Hayo..onew ma key sama2 suka tapi diem2an gitu :3
    Trus,itu gelang yang dipegang jong punya onew khan ya??? Balikin noh jong –”
    Hmmm…cinta segitiga, jong kayaknya suka juga tu ama key, key nya juga rada2 suka,aaaaaahhh…auu ah,lanjut aja..
    Tapi ini keren lho, aq suka ff onjongkey😀

  6. Ahhh ini bakal jadi cinta segi tiga..
    Kibumnya dilema..
    Semoga aja endingnya onkey..
    *langsung terbang ke part 2

  7. jinki sangtae dimana aja kapan aja nih.. kaga tau suasana lagi romantis” nya,dia malah jatoh -.-
    jd critanya si jonghyun itu dulu udh pernah ketemu ama kibum apa blm sih?

  8. Hah? Itu gelang jinki yang hilang kan?
    Aigoo belum apa-apa pun udah muncul pihak ketiga
    Jinkibum sama” ragu sama orientasi seksual masing” gebetan(?) :v makanya gag berani bilang cinta

    Ahhhh gelangnya… kenapa harus Jjong yang nemu?????

  9. Laaaaah jjong itu punya jinki, balikin ke orangnya, kalo ngga balikin ke kibum aish jangan jadi orang ketiga tolong. Kibum sadar ! Ada jinki jangan gampang deg2an sama orang lain -_- jinki jg oon tinggal bilang cinta, ribet bener *digetok ntar keburu kibum diambil org lain

  10. Wah ini kayanya bakalan seru…
    Penasaran ama cerita berikutnya.
    Dsni ada onkey sama jonkey.. andweee aku hanya ingin onkey bersatu jeballl.
    Next part deh ga sabar mau baca hihii
    eonni jjang!

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s