The other side of him part.3 of?


FOREWORD :

Hai, ini part 3 kekekek~ gak penting banget gue ngasih tahu kalian, masih pada semangat gak nungguin nya?

berita nih, bakal ada FF baru yang bakal gue bikin, jadinya kayaknya bakal Jongkey Vs Onkey deh, bakal ada hint of 2min juga sih… kekekeke~ silahkan ditebak siapa yang akan menang, kekekek~

btw, itu tuh buat rambutnya si Taec sm Taemin kalian bisa bedain dengan bandingin Taec itu rambut Julliete dan Taemin rambut RDD yang pas pakai baju putih n minum cucu… kekeke~ warna rambutnya sama, yang bedain cuma kacamata dan warna bola mata, kenapa beda? ya pake contact lens lah~ ahaha xD

btw, sumpah gue algi tergila-gila sma SM the ballad, huaaaahhh telat banget, tapi sumpah, gue gak bisa lupain mukanya Jonghyun setiap mau tidur😦

nih liat ini aja deh gue udah seneng >> click this : SM THE BALLAD VOL. 1 NYLON TV KOREA <<

OKE, HERE IT IS, READ ENJOY N LEAVE A COMMENT IF YA LIKEEY🙂 NO BASHING, ONLY POSITIVE  COMMENTS THAT WHICH CAN BE ACCEPTED :)

by : Sanniiew

Aku, Lee Taemin, tidak pernah memilih untuk mempunyai jalan hidup seperti ini, bersikap seakan tidak terjadi apa-apa, dan memilih untuk berpura-pura, tapi.. karena dirimu, aku menjadi seperti ini, apakah aku menyalahkanmu? tidak, itu karena aku mencintaimu… lebih dari yang bisa kubayangkan dan kau tidak akan pernah tahu bagaimana rasanya.

“Kau…”, Minho mulai mengeluarkan suara, Taemin mendengarkannya baik-baik. Perlahan ia menoleh ke arah Minho yang tidak ada tanda -tanda mengeluarkan suaranya lagi.

Kali ini Minho terbelalak dan mengerutkan alisnya dalam-dalam.

“K-kau… Tae–”

Taemin terbelalak, ia akan siap mendengar apa yang dikatakan Minho kali ini, jika dugaan nya benar, maka berkahirlah sudah, Taemin is over!

.

“K-kau…Taemin, kau baik-baik saja?”, Minho mendekat dan duduk disamping Taemin, Taemin menoleh terkejut, syukurlah… untung ia sempat memakai kacamatanya tepat ketika Minho memasuki ruangan dan memanggil namanya.

Taemin hanya mengangguk dan membereskan rambutnya yang berantakan, Minho mengerutkan alisnya, dia tidak yakin apakah Taemin baik-baik saja, entah menagapa ia sangat khawatir.

“Benarkah?”, tanyanya lagi, Taemin mengangguk lagi.

Kemudian suasana hening seketika, mereka bingung mau membicarakan apa? Taemin melirik dari ujung matanya, melihat Minho sedang menatap ponselnya sendiri.

PING! Minho menoleh kearah Taemin ketika mendengar bunyi PING! dari sisi Taemin, Minho baru saja menge’PING contact BBM Taecyeon dan dengan bersamaan bunyi Ping keluar dari ponsel Taemin, Taemin mengeluarkan ponselnya dan berlagak tidak tahu, Minho masih memperhatikannya dan kemudian kembali ke ponselnya. Ia heran, kenapa Taecyeon masih tidak membalas sapaannya.

Taemin mengeluarkan ponselnya dan membaca BBM dari … MINHO? ia melirik ke arah Minho yang masih terpaku dengan ponselnya sendiri, ia tidak bisa membalasnya begitu saja, kalau ia tidak mau ke tahuan bahwa selama ini Taecyeon adalah… dia.

“Ng… aku mau ke toilet.”, kata Taemin berdiri, Minho menoleh.

“Mau kuantar?”, kata Minho, Taemin terbelalak dan menoleh ke arah lain.

“Tidak usah, aku bisa sendiri.”, katanya pelan dan terkesan dingin, Taemin memejamkan matanya, ia mengutuk dirinya sendiri tidak bisa ramah dengan Minho.

“Baiklah… hati-hati, dan.. cepat kembali kesini, Key sedang membelikan makanan untukmu…”, katanya, Taemin mengangguk mengerti dan berjalan ke luar menuju kamar mandi.

.

M : Hai, apa kabar? aku mengganggu mu?

Taemin membaca sederet kalimat itu di ponselnya, ia duduk di atas kloset dan menarik nafas, membuka kacamatanya dan mengacak-acak rambutnya.

“Aissh… capek terus berpura-pura jadi anak cupu…”, gumamnya pelan, kemudian dengan cepat ia mengetik balasan di ponselnya.

TD : Hai, Hyung~ maaf, semalam aku tidur, tidak… ada apa?

M: aku hanya bosan.

TD : wae? bosan kenapa?

M: Entahlah … aku hanya bosan duduk disamping temanku yg tdk pernah mau bicara.

Taemin terbelalak, ia menelan ludah, shitt! sangat pentingkah sekarang hai Choi Minho jika ia bicara dengannya? well… kenapa?

TD : kenapa dia tidak mau bicara denganmu?

M : aku juga tidak tahu, tapi sepertinya dia membenciku.

TD : benci? kenapa?

M : Entahlah, dia memang pendiam, tapi … sepertinya hanya padaku dia menghindariku.

Taemin diam sesaat, dia menarik nafasnya dan mengetik lagi.

TD : mungkin kau pernah menyakitinya? jadi mungkin itu alasannya bersikap berbeda terhadap mu.

Minho terkejut, ia berpikir sejenak mencerna kata-kata Taecyeon, ia berpikir keras apakah sebelumnya ia pernah melukai Taemin atau tidak sengaja berbuat kasar? seingatnya tidak… ia bahkan baru kenal Taemin dengan pasti sekitar semester baru ini karena mereka baru sekelas di beberapa mata pelajaran.

M : Hmmm… mungkin, tapi aku tidak ingat aku pernah dekat atau mengenalnya sebelumnya, bahkan aku baru melihat dia dengan jelas ketika kami sekelas semester ini …

Taemin memejamkan matanya, ia meremas kepalanya frustasi, dugaannya benar… Minho tidak pernah tahu tentangnya, tidak pernah ingat sedikit pun, sangat menyedihkan ketika kau menyukai seseorang bahwa orang itu tidak sadar keberadaanmu.

TD : mungkin kau melupakan sesuatu tentangnya, Hyung…

Taemin langsung mematikan ponselnya dan berdiri menuju wastafel, ia membasuh wajahnya disana dan menatap pantulan wajahnya, matanya yang coklat dan rambutnya yang klimis, mungkin Minho tidak suka sosoknya yang ini, ia tidak pernah membuat Minho tertarik dengan sosok ini, tidak dengan kacamata elipsnya dan messy hairnya, bahkan … tubuhnya yang kurus, apa ia harus berubah? apa ia harus berubah menjadi Tae yang lain … apakah harus?

.

Lagi, ia tidak membalasnya lagi, pikir Minho menatap layar ponselnya yang tidak bergeming, ia menarik nafas, dia menatap keluar jendela berusaha memutar otaknya lagi, apakah benar ia pernah berbuat sesuatu pada Taemin? apa? dan kapan? dia berdecak dan menggaruk kepalanya.

“Taemin…Loh, Minho?”, Key masuk bersama Jonghyun dibelakangnya.

“Mana Taemin?”tanya Key
“Kekamar mandi … tapi belum kembali juga…”

“Kenapa kau tidak menyusulnya? bagaimana kalau dia jatuh pingsan lagi?”, kata Jonghyun kali ini, Minho terperanjat, benar juga… ia bangkit dari duduknya dan ketika ia ingin membuka handle pintu Taemin telah berdiri di sana.

“Taemin … kau tidak apa-apa? kenapa lama sekali?”, tanya Key berdiri didepannya menatap ketiga Hyungnya yang menatapnya khawatir, kenapa dengan ketiga orang ini bisa tiba-tiba baik padanya?

“Ya.. aku baik-baik saja… terima kasih Hyung…”, Taemin menundukkan kepalanya untuk bersikap sopan, setidaknya lebih sopan, karena Key menatapnya khawatir, dan ia tidak mau membuatnya lebih khawatir lagi.

“Ini kami belikan kau makanan, sebaiknya cpeat dimakan…”, Key menyerahkan sebungkus nasi kotak dan minuman untuk dimakan.

“Terima kasih..”, Taemin menerimanya dan berjalan kembali ke atas kasurnya, ketiga Hyungnya mengikutinya dan Minho hanya berdiri memperhatikannya dari jauh.

“Aigooo~ aku khawatir padamu Taeminniie… jangan pernah buat aku khawatir lagi, arra?”, Jonghyun menyerobot Key dan duduk disebelah Taemin mengelus punnggunya dengan pelan. Taemin hanya diam dan membuka kotak makan itu. Ia belum sarapan dari pagi, itu semua karena ia telat bangun dan Jinki belum memasakan apapun untuknya.

“Ayo hyung, kita masih ada kelas…”, Key menarik tangan Jonghyun namun ditepisnya.

“No, aku mau disini menemani Taeminnie ku… “, Jonghyun menatap Taemin lembut, Taemin hanya mengunyah makanannya dengan acuh tanpa perduli tatapan Jonghyun. Key berdecak dan menyeret tangan kakaknya lagi.

“Hyunggg…. cepat, kau sudah banyak bolos, dan aku tidak mau kalau kali ini kau masuk ruang detention sekolah.”, perintah Key menunjuk hidung kakaknya, Jonghyun mengerang kencang dan berdiri dengan malas.

“Good well soon oke, Taeminniee…?”, cup, Taemin terperangah, kali ini Jonghyun mencium kening Taemin membuat Key terkejut dan juga..Minho, ia membelalakan matanya yang bulat karena kaget.

“H-hyung…”, Taemin menyentuh keningnya, Jonghyun hanya terkekeh dan keluar sebelum melancarkan blowkiss padanya lagi.

.

“Apa yang kau lakukan ,Hyung?”, tanya Key pada Jonghyun yang berlenggang santai.

“Kenapa?”, tanya nya santai, Key berhenti tepat didepan Jonghyun dan menatapnya dengan menyilangkan tangan di dadanya.

“Wae?”, tanya Jonghyun bingung. Key berdecak sambil menggelengkan kepalanya.

“Stop molesting Taemin! i dont like you act like that to him.”, jelas Key tegas. Jonghyun mengangkat alisnya dan terkekeh. Ia membelai wajah adiknya dan kemudian ditepis olehnya.

“Aku serius!”, bentak Key.

“Aku juga?”, kata Jonghyun santai, dan dengan cepat Key meliriknya sinis untuk berhenti bersikap bercanda didepannya. Jonghyun berhenti terkekeh dan menatap ke lain arah.

“Aku tidak main-main, kalau alien pabo itu tidak juga sadar siapa Taemin, aku yang akan merebutnya, awalnya ia mainan yang menyenangkan, tapi …”, Jonghyun mendadak bermuka merah, Key mengerutkan alisnya … dan..

“WHAT? jangan bilang kau…”, Key menunjuk Jonghyun dengan mata terbelalak, Jonghyun mengibaskan tangan Key dan berjalan mendahuluinya.

“Aku tidak tahu … mungkin, semakin lama semakin membuat perasaanku terganggu..”, kata Jonghyun, Key menganga dan menarik tangan Jonghyun sehingga berhadapan dengannya.

“Kau… kau tidak akan merebutnya dari Minho kan?”, kata Key khawatir. Jonghyun terdiam.

“Kenapa? dia sendiri bahkan tidak pernah melihat Taemin sedikit pun … dia tidak pernah tahu Taemin itu siapa? apa artinya dirinya buat Taemin, Taemin tidak berhak menerima perlakuan seperti itu dari Minho, dan Minho…”, Jonghyun berhenti sebentar menatap lekat adiknya. “…Tidak berhak menerima perasaan Taemin .. karena ia tidak pernah menghargai Taemin dari awal…”, Key menganga lebar, kenapa ini? apa yang terjadi dengan kakaknya? kenapa ia menjadi sangat serius? bahkan pada Taemin?

“Kau… kenapa denganmu? kenapa Taemin…? kau tahu bagaimana perasaan Taemin padanya kan?”

“Aku tahu, sangat tahu Key! tapi, aku tidak bisa berbohong pada perasaanku juga…”, Jonghyun memelankan suaranya dan melihat ke arah lain. “…rasanya, aku mulai serius untuk yang satu ini… jadi, aku harap, kau mengerti Key…”, kata Jonghyun dan berlalu, Key hendak mengejarnya namun pikirannya blank, what? sekarang Jonghyun suka pada Taemin dan… Minho, dia tidak pernah tahu siapa Taemin… ia tahu dan paham, jika jonghyun sudah mulai serius, semua akan menjadi sangat sulit…

.

Minho duduk tidak jauh dari Taemin yang asik dengan makanannya sendiri, ia sesekali memperhatikan cara makannya yang lucu, seperti anak kecil yang baru merasakan makanan lezat, ia mengerutkan alisnya, mengingat pertama kali ia masuk ke ruangan tadi… sepertinya ia sangat familiar dengan wajah Taemin sebelum… ia melihatnya mengenakan kacamatanya, begitu juga saat ia menggendongnya, ia dapat melihat dari dekat wajah Taemin.. dan mengingatkannya akan seseorang, tapi …siapa?

“Berhenti melihat ku seperti itu..”, kata Taemin tiba-tiba, Minho kembali tersadar bahwa ia sedang melihat Taemin dengan seksama.

“Sorry…”, gumamnya dan melihat ke luar jendela.

“Taemin…”, Minho memanggil namanya dan melihat ke arah Taemin, yang dipanggil hanya bergumam tanpa menoleh, ia sudah biasa melihat Taemin seperti ini sekarang.

“…apa aku pernah menyakitimu?”, tanya Minho, Taemin mendongak dan menoleh kearah Minho.

“apa?”, tanya Taemin tidak salah dengar. Minho menatap ke arah lain.

“Aku… hanya berpikir, apakah aku pernah menyakiti perasaanmu dengan sengaja atau tidak? …karena.. aku tidak tahu kenapa kau seperti menjauhi ku… kalau memang benar begitu .. aku minta maaf…”, kata Minho kali ini menoleh ke arah Taemin. Taemin menelan ludahnya, ia meremas ujung bajunya, jantungnya berdebar cepat,dan ia memalingkan wajanya berusaha menahan emosi dan juag air matanya.

“Aku minta maaf Taemin jika pernah menyakitimu dengan tidak sengaja… aku hanya ingin kita bisa berteman… bagaimana?”, tanya Minho, Taemin tidak menjawab .. mulutnya terkunci rapat, dadanya sesak menahan emosi marah, kesal, sedih, dan sebagainya.

“Kau..tidak punya salah apapun Minho Hyung..”, jawab Taemin berusaha menyembunyikan perasaannya, Minho menoleh dan memperhatikan Taemin seksama.

“Benarkah …? lalu … kenapa kau—“

“Sungguh!”, bentak Taemin membuat Minho terkejut. “M-maksudku… sungguh kau tidak salah apapun… aku hanya…hanya tidak terbiasa dengan orang yang baru kukenal…”, Taemin berbohong dengan sangat pintar. Ia bangga dengan dirinya sendiri dapat mengontrol emosinya, entah mengapa… hanya Minho yang dapat membuatnya menjadi seperti ini, lemah dan memalukan … dan bukan dirinya yang asli.

Minho menghela nafas dan berjalan ke arah Taemin, ia berdiri teapt didepan nya, dan mengulurkan tangannya ke depan Taemin. “Kalau begitu… ayo kita berteman..”, tawar Minho. Taemin memperhatikan tangan didepannya, haruskah ia menyambut uluran tangan itu, haruskah ia melupakan semua perbuatan nya dulu padanya, dan haruskah ia berhenti berpura-pura ketika ia menyambut uluran tangan itu?

“Ya… teman.”, jawab Taemin seraya menyambut tangan Minho, membuatnya tersenyum lebar.

“Good boy…”, Minho mengusap kepalanya dengan lembut dan sontak Taemin menghindar, membuat Minho terkejut.

“M-maaf… “, kata Taemin, SHITT! kenapa ini? stop beating stupid heart, maki Taemin.

“Ne…”, jawab Minho sekenannya, entah mengapa ia merasa kecewa ketika Taemin, Lagi, menghindar darinya dan enggan bersentuhan fisik dengannya.

.

Taemin berjalan menyusuri pertokoan sekitar, ia melihat jam ditangannya, syukurlah, hari ini ia tidak terlambat, masih ada waktu 2 jam lagi untuk  bertemu Jinki, ia merenggangkan tangannya , badannya terasa pegal, setiap hari harus pulang sekolah dan berlatih dance di studio, dan sekarang … dia harus ke klub membantu Jinki.

RING DING DONG DING…

“Yoboseyo?”, Taemin menyapa

“Oh Ne… malam ini aku ada di klub Key… ne… arra… annyeong.samapi nanti.”, Taemin menutup telponnya dan menarik nafas. Ia melepas syalnya dan melihat kesekitar, ia membuka kacamatanya, ia menoleh ke kaca etalase toko yang merefleksikan wajahnya, ia masukan kacamatanya ke dalam tas nya dan mengeluarkan contact lense dari tasnya … setelah mencuci tangannya dengan air mineral ditangannya ia memakaikan contact lense itu kekedua matanya.

“Ini lebih nyaman …”, gumam Taemin dan memakai slayernya lagi. “Dan.. aish… rambut yang membosankan…”, Taemin mengacak rambutnya dan menjadi sangat berantakan. “Aish… keriting lebih baik.”, katanya lagi dan berjalan menuju ke klub tempat biasa ia bertemu dengan…Key.

.

Jonghyun berjalan keluar dari toko kaset, ia menarik nafas dan memasang earphonenya, harus kemana lagi ia sekarang, ia malas pulang kerumah, Key pasti juga sedang tidak ada dirumah, dan dia bosan jika adiknya yang bawel itu tidak ada, setidaknya rumah akan sangat sepi jika ia tidak ada..

“Where i have to goo~~…”, dia menyanyi sesuai dengan nada ditelinganya. Namun sedetik kemudian matanya tertuju pada sosok yang tidak jauh berdiri disamping kanannya, ia memiringkan kepalanya dan berjalan mendekat untuk memastikan yang ia lihat, ia berdiri dibalik tiang seperti penguntit. Apa yang ia lakukan malam-malam begini? batinnya.

“Oh Ne… malam ini aku ada di klub Key… ne… arra… annyeong.samapi nanti.”, Jonghyun terperangah, ia tidak salah dengar kan? Key katanya? kenapa baru saja ia melihat… Taemin, dan sekarang anak didepannya menyebut nama Key? dan Klub? ada apa dengan Taemin, Key, dan.. klub? Jonghyun berjalan mendekat ingin menayapanya, namun sosok didepannya sudah melepas syalnya dan juga kacamatanya.

Jonghyun terkejut, ia memundurkan badannya dan memperhatikan dengan seksama apa yang dilakukan sosok didepannya, semakin jelas.. semakin membuatnya terperangah.

“Ini lebih nyaman …”, gumam sosok itu  “Dan.. aish… rambut yang membosankan…”, sosok itu mengacak rambutnya dan menjadi sangat berantakan. “Aish… keriting lebih baik.”, katanya lagi dan berjalan, Jonghyun menganga lebar… dia …

Jonghyun menatap sosok itu semakin menjauh dari tempatnya berdiri, ia masih tidak percaya yang ia lihat, kenapa ia bisa sangat bodoh? kenapa hanya sebuah kacamata dan rambut yang berbeda bisa membuat matanya rabun dan tidak bisa membedakannya?

Tanpa ia pikir lagi, dengan kesadaran penuh, ia berjalan mengikuti langkah sosok itu …

“Taemin … apa Taecyeon…siapa kau sebenarnya?”, gumam Jonghyun menatap punggung sosok itu. “…siapapun kau, aku akan cari tahu sekarang juga…”, gumamnya menatap punggung sosok kecil itu dalam-dalam dan terus berjalan mengikutinya.

 

 

TBC ~

(UNEDITED)

Aigoooo~ its suck, gak nyambung, gak tahu deh nih, lagi gak mood jadi takut gak bagus, pleas dont bashing me!

See ya on next part, and wait my another FF asap!

Leave a comment if ya likeeey🙂

62 thoughts on “The other side of him part.3 of?

  1. hmm aq lupa gk say hi sebagai reader baru di part satu. hehe maaf author
    ya setidaknya 2min di sekolah “agak” baikan. emm jonghyun tw deh minho kpn tw nya ya?

  2. Hayo….
    Benerkan taecyeon adalan taemin…
    Yeeee…

    Jong kenapa nanya lagi udah jelas2 itu taemin…

    Lanjut….

  3. WAAAAA JJONG UDAH TAUUUUUU
    Kyaaaaaaaa
    Tapi ko minho ngga sadar ya ngeping tae trs tae lg pura2 ke kmr mandi&lama pula.-.
    Kalo aku sih udh curiga kalo jadi si menong.
    Dasar ngga pekaaa-_-

    Udahhlah taeeee, cepet2 ketauan ajaaa;p

  4. uwahhh Jjong ahjushi udah tahu duluan, makin gencar aj nih kyx serangan untuk mndptkn Taeby. hey abang Ming, kau LAM-BAT

  5. Aaah si Jonghyun nemu Tae lagi bertransform jdi Taecyeon, ya ampuuunn beneran ketahuan ndak itu???
    knapa galau jadinyaa…

  6. Aduuhh jonghyun please jangan jadi bad boy di sini… lanjooott Minho sadarlah.. taem menyukaimu arra…

  7. Good Boy… ah. aniya… Naughty Boy~
    .ayo Jamong lancarkan misimu!!! tapi kalo u/ cinta ma Taem itu ga boleh….

  8. ah….
    kok minho ma g nyadar2 ea jd malah jonghyun y tau….
    ish….
    mknin pnasaran nih k part slanjjut na….

  9. Aiguu, lu mau nyari apa lgi jjong? Pan udah jelas2 liat tdi kalau taemin itu taecyeon :3

    minho napa smpai gak knal sma taemin? Mang taemin yg dlu ama yg skarang brbeda ya.? Next!

  10. bang menong.. bang menong..kenapa dah ga sadar” juga. ckckckck
    astaga, gawat ini kalo jonghyun sampe kepincut bener” dan mau ngerebut taemin dari minho.. taemin tamatlah riwayatmu nak, kalo blabbermouth jjong bilang ke minho..

    apa key udah tau kalo taecyeon itu taemin ya??

  11. ini minho dulunya ga sadar yah kalok taemin yg nembak dia, semoga bisa makin deket 2minnya dan taemin cepet ngaku kalok taecyeon itu taemin ini ajah jonghyun udah tau

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s