[oneshoot/2min/NC-17] Rejection of Taeminnie ~<33


FOREWORD :

Sumpah, mungkin ini agak familiar, tapi ini beda banget kok, jadi tenang aja buat para spamer gue yang kalau ntar tiba” nge judge lagi , kekekek~ … ini gue dapet ide pas lagi jalan sm temen gue Mrs. Choi pas pulang kampung, kekekek~, this is for you Choi ~<33

Dan sorry banget buat postan yang bakal terlambat, gue lagi sibuk tugas, cuma bisa sempet bikin Oneshoot ini, kekekek~ sabar yah my beloved Suunders❤

SO CHECK THIS OUT!

READ, ENJOY, N LEAVE A COMMENT ~<3

by : Sanniiew

.

Jam didinding berdetak memecah kesunyian di dorm Shinee, semua mungkin sudah terlelap, rasa lelah seharian menghabiskan waktu diluar memenuhi jadwal acara sesuai dengan rencana kerja mereka, mulai dari acara mengisi acara di stasiun TV, sampai jadwal pribadi masing-masing member, dan ditambah latihan rutin, mungkin semua member merasa sangat lelah, tapi tidak untuk segelintir member,well … dapat didengar cukup jelas suara-suara desahan dari kamar sebelah, tepatnya kamar Onkey ninja! bagi mereka berdua mungkin tidak ada kata lelah, lovey dovey harus tetap berjalan semestinya.

Minho, member bertubuh tinggi sekaligus rapper di SHINee masih membuka matanya lebar, ia masih belum bisa tertidur lelap, jam sudah menunjukkan pukul 1 pagi, dan seharusnya ia sudah mulai tidur untuk melanjutkan aktifitas sibuk esok harinya. Ia menyapu pandangannya keseluruh kamar , sepi … hanya cahaya bulan yang mengintip dari balik kamar. Dan suara nafas pelan Jonghyun di samping ranjangnya tempat ia berbaring sekarang.Seharusnya kasur yang ia tempati itu adalah milik Taemin, tapi karena Taemin pulang telat dari latihan ia harus tidur di kamar Onew sendirian, Minho sudah berusaha membangunkan si Dino Sleepyhead ini, tapi tetap saja tidak bisa dan keburu Taemin sudah terlelap tidur di kamar Onew.

Minho sit up dari tidurnya, dia menutup kupingnya mendengar suara Onkey ninja semakin mengganggu saja, ia jadi teringat hari ini dia sama sekali tidak bermanja-manja dengan pacarnya satu-satunya, Taemin. Seharian karena saking sibuknya ia hanya bisa bertegur sapa, berbicara seperlunya, dan berpegangan tangan, hanya itu, apa puas? Hell no, berkali-kali Minho menahan rasa egoisnya dan membuang setiap pikiran pervertnya jika berada didekat SHINee’s baby, jika ia hilang kendali, maka Hyungnya yang lain akan memberikan pelajaran karena telah mengambil keuntungan dari Maknae mereka.

“Taemin …?”, Minho membuka pintu kamar Onew dengan perlahan

Ia perlahan mendekati kasur Onew yang besar, ia dapat melihat siluet Taemin yang tertidur pulas. Perlahan ia naik ke atas kasur dan merebahkan dirinya dibelakang tubuh Taemin. Ia merapatkan tubuhnya dan memeluk pinggang Taemin dengan perlahan, membuat sang Maknae bergerak menerima sentuhan itu dan Minho meletakkan wajahnya ke tengkuk Taemin, Taemin bergidik merasakan helaan nafas ditengkuknya.

“…n..ng..Minho ..H-hyung~…”, Taemin bergerak namun tidak menjauh, Minho tersenyum karena sang maknae tahu bahwa orang yang sedang memeluknya adalah dirinya, Minho semakin mengeratkan pelukannya dan mengangkat badannya sedikit melihat ekspresi wajah Taemin yang mengantuk.

“Ng…ada apa~…?”, Taemin membalikkan badannya dan setengah mengintip dari mata ngantuknya, ia menarik baju Minho ke wajahnya, Minho tersenyum dan membelai wajah namja didepannya dengan sayang.

“Aku kangen …”, bisik Minho seraya mencium bibir Taemin dengan lembut dan tangannya menarik pinggang Taemin mendekat. Taemin hanya tersenyum disela ciuman kilatnya dan merapatkan tubuhnya tanpa membuka matanya.

Minho ingin sekali membuatnya membuka mata sedikit saja, sebenarnya ia tidak tega, tapi ia sudah tidak tahan melihat namja imut didepannya. Ia membelai wajahnya lagi dan tangannya berjalan membelai belakang punggung Taemin dengan lembut.

“Hei … bangunlah sebentar Minnie… “, bisik Minho ditelinganya. Taemin terdiam ia masih memejamkan mata namun wajahnya tersenyum, Minho menadaratkan ciumannya ke pipinya dan turun ke lehernya dengan lembut, ia mencium lehernya dengan mesra dan merasakn harum tubuh nya yang seperti harum buah strawberry.

“Hmmm …Hyung ah~…”, kali ini Taemin membuka matanya sedikit, Minho menyengir lebar dan membelai wajah nya.

“Ada apa Minho~…”, jawabnya malas menatap Minho dengan mata kantuk sambil mengelus pipi Minho, Minho menarik tangannya dan dengan kekuatannya ia mengangkat tubuh Taemin ke atas tubuhnya, membuat Taemin membuka matanya dengan lebar sekarang, Taemin menahan tubuhnya dengan tangannya didepan dada Minho, dan Minho menahan tubuh kecilnya dipinggangnya.

“I wanna cuddle with you Baby…”, kata Minho manja sambil mencium dagu Taemin, Taemin tersenyum namun ia menggelengkan kepalanya dan merebahkannya ke dada Minho dengan wajah mengantuk.

“Aku ngantuk Hyung~~” gumam Taemin, Minho cemberut namun ia tidak mau melepaskan Taemin, ia mengembalikan posisi Taemin ke seperti semula namun. JEDUK!

“AAARRGHHH…” Taemin meringis kesakitan, kepalanya terantuk tembok disebelahnya.

“OMO! TAEMIN! mianhe mianhe…”, Minho panik dan langsung meraih kepala Taemin menggosokkan tangannya dikepalanya. Taemin menepis tangannya dan terduduk dengan mata terpejam, ia cemberut sambil meringis kesakitan.

“T-Taemin..m-maaf …aku tidak sengaja..mana yang sakit…?”, Minho duduk bersila didepannya dan mencoba menarik tangan Taemin mendekat, namun Taemin menepisnya lagi, ia menatap Minho dengan mata berair dan cemberut kesal.

“Sakit tauuk … “, katanya mengusap kepalanya, Minho menatapnya dengan perasaan tidak enak. “Aku ngantuk Hyung~ … berhenti menganggu ku …aku capeeekk… mau tidurr~…”, jawabnya manja sambil mengusap matanya yang berair. Minho mengerutkan alisnya sedih.

“Maaf Minnie … aku tidak sengaja …”, Minho membelai wajah Taemin kali ini, Taemin hanya diam saja dan merebahkan tubuhnya lagi membelakangi Minho. Minho menarik nafas, mungkin ini bukanlah ide yang baik untuk mengganggu pacar kesayangannya, terlebih tadi dia sudah membuat kesalahan.

“Maaf Minnie … selamat malam…”, Minho membelai kepala Taemin lembut dan mencium pucuk kepalanya yang terantuk tadi, Taemin tidak bergeming dan tidak menoleh sedikit pun, Minho memutuskan turun perlahan dari ranjang dan kembali kekamarnya sebelum melihat ke arah Taemin yang tertidur, bukan ide yang bagus, pikirnya.

.

Minho mengurungkan niatnya untuk tidur, ia memutusan untuk berjalan kedapur, ia mengambil teh madu di meja makan dan berjalan ke ruang TV untuk menonton acara malam, menghabiskan waktunya tanpa well… cuddle with Taemin, dia tidak tahu mengapa, malam itu ia sangat merindukan Taemin, ia tidak mengharapkan akan melakukan hal lebih layaknya pasangan Onkey ninja itu, tapi setidaknya dia hanya ingin bermanja-manja dengan Taeminnienya.

Dia menarik nafas dan menyeruput segelas tehnya tangannya sibuk memindah chanel TV mencari acara bagus yang masih bisa ditonton ditengah malam yang membosankan.

“Minho Hyungg~ ~…” Minho terekejut, Taemin berdiri dibelakangnya dan memeluk pundaknya dari belakang, Taemin meletakan dagunya dengan malas di pundak bidang Minho.

“T-taemin … kenapa?”, Minho menoleh dan membelai rambut Taemin, Taemin tersenyum, ia melepaskan pelukannya dan berjalan ke arah Minho, tanpa bisa bertanya lagi, tiba-tiba ia sudah duduk dipangkuan Minho dengan melingkarkan tangannya keleher Minho dan membenamkan wajahnya keleher Minho.

Minho terekejut melihat Taemin duduk dipangkuannya dan mulai bermanja didekapannya, Minho memeluk pinggang Taemin masih dalam keadaan bingung.

“Hei .. kau bilang mengantuk? ayo kembali tidur …”, Minho mendorong tubuh Taemin perlahan namun ia malah menggeleng dan mengeratkan pelukannya dan semakin mendekatkan wajahnya ke leher Minho, kali ini Taemin mencium lembut leher Minho dan terus membenamkannya ke lehernya.

“A-ahh T-Taemin apa yan—” tanpa berkomentar lagi Taemin sudah menarik wajah Minho dan mencium bibirnya, tangan kirinya menarik wajah Minho sedangkan yang lain bermain dirambut nya. Minho terkejut awalnya, namun ini yang ia inginkan … perlahan ia memejamkan matanya merasakan sensasi dibibirnya, ciuman lembut dari bibir Taemin, tangannya mengelus punggung Taemin sambil meneruskan jalannya ke balik T-shirt nya.

Taemin mengulum bibir bawah Minho dan menggigitnya membuat Minho membuka mulutnya dan untuk kali ini membiarkan maknaenya bermain lidah dirongga mulutnya, membuat Taemin mendesah pelan ketika Minho telah menelusupkan tangannya dan membelai setiap inci tubuhnya. Ia sudah sangat tegang, perlahan ia turunkan tangannya ke celana tidur Taemin namun dengan cepat dicegah oleh tangan kecil Taemin.

Minho mengerutkan alisnya, Taemin menggeleng dengan wajah cemberut dan menatapnya dengan puppy eyesnya, ia tahu hanya dengan cara ini ia dapat mencegah Minho.

“Wae?”, tanya Minho kesal. Taemin cemberut dan memeluk tubuh Minho membenamkan wajahnya ke leher Minho lagi

“Aku mau tidur saja ~ pleaseee~ … kalau lebih dari ini aku tidak sanggup~ … maaf Hyung ah~ aku terlalu lelah~~…”, bisik Taemin manja, Minho ingin sekali marah, pertama ditolak olehnya dan sekarang tiba-tiba datang dan mereka berciuman mesra kemudian dengan sempurna ia ditolak mentah-mentah,lagi. Namun ia tidak tega bersikap egois, ia berusaha menahan egoisnya. Ia memejamkan matanya membuang semua pikiran pervertnya, perlahan ia membelai punggung Taemin dan berbisik ditelinganya.

“Oke … sekarang kita kembali tidur ya?”, kata Minho mencium pipi Taemin, Taemin terkikik dan mengangguk manja.

“Gendong tapi yah?”, pinta Taemin, membuat Minho menganga, namun lagi, ia mengutuk dirinya sendiri karena tidak bisa bilang ‘tidak’ pada Taeminnie nya. Minho mengangguk sambil membelai pucuk kepala Taemin.

Taemin terkikik dengan mata terpejam dan malas, ia merubah posisinya sehingga kakinya melewati pinggang Minho dan melingkarkannya seperti bayi koala, tangannya memeluk erat leher Minho dan wajahnya ia benamkan antara leher dan pundak Minho. Minho menarik nafas dan melingkarkan tangannya kepantat dan pinggang Taemin kemudian bangkit dengan sekuat tenaga dari duduknya.

Ia berjalan ke kamar Onew lagi dengan perlahan, karena ia tidak mau sampai Key dan Onew tahu bahwa ia masih ‘bermain-main’ dengan Maknae mereka selarut itu. Dengan lembut ia merebahkan Taemin yang sudah sangat mengantuk, ketika ia ingin melepaskan pelukannya Taemin mengeratkan pelukannya di leher Minho.

“Ayo tiduuurr~…”, kata Taemin manja, Minho berdecak melihat tingkah imut pacarnya, ia mencium hidung Taemin dan naik ke atas kasur tepat disebelahnya, Taemin terkikik dan melingkarkan tangannya ke tubuh Minho begitu juga sebaliknya. Minho mencium kening Taemin dengan lembut.

“Good night baby … Sarange..”, bisiknya, kemudian ia menguap dan memejamkan matanya, sebelum ia menuju alam mimpi ia mendengar bisikan lembut dan sentuhan di pipinya.

“Nado sarange Minho …” bisik Taemin dan mereka tertidur dengan pulas saling berpelukan.

 

END

P/S

AIGOOOOOO~

MATI AJA DEH GUE YAH?

SUMPAH, GUE NULIS INI NGEBAYANGINNYA KOK MALAH IRI YAH?

BUNUH DIRI JUGA NIH GUE…

2MIN DAEBAK!!!

LEAVE A COMMENT WOOOYYYY🙂

86 thoughts on “[oneshoot/2min/NC-17] Rejection of Taeminnie ~<33

  1. .annyeong, mianhe udah baca ff ini, aq cuman lagi pengen pake banget baca 2min, padahal aq wks,…
    .gak apa kan ya,…
    .aq tetep review koq, ff-nya bagus, salam kenal,…

  2. walaupun suguran NCx gk smpai main course tp teteup bkin merinding disko.ahihi~
    Pengen liat live scenenyaT.T

  3. Tolong yaa choi, T O L O N G !!
    pikiran pervertmu itu kapan sih hilangnya? Hah? -_-
    Udah tau dia cape, malah mau macem”..
    Taemin juga. Kalo cape tidur aja, jan mancing” gt. Huuuu

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s