[Req’FF/JongYu] Dammit, I like it thought!


Foreword :

Thnx for request, im sorry for late update, b’coz im fucking busy, gaaaaahhh~ please forgive me guys! Dan, sekali lagi, gue nggak pernah nulis pairing ini, jadi maaf kalau hasilnya kurang berkenan di hati kalian yah? Please bare w/ me guys J . Ini gue buat berdasarkan permintaan terbanyak, buat yang lain yang udah req, diharap kesabarannya yah.. nikmatin yang ada dulu, kekekek~, oh ya… story line ini berdasarkan imaginasi ku, maaf yah yg udah req ttg story linenya dirubah sesuai imaginasi saya, semoga gak marah dan suka. OKe, read, enjoy , and leave a comment . ILYSM SUUNDERS ~> OnkeyGoreng

>> Firah

>> The Shipper

>> Missleetaemin

>> OnDubukeY

susah cari piccunya / credit : heysayyah.blogspot

.

.

Jonghyun POV~

Hmm… caranya berbicara, caranya bergerak membenarkan posisi kacamatanya, caranya tersenyum, dan crap! Caranya memandang ku membuat ku tambah gelisah saja, I cant believe this, why he look so good? Dammit Onew…

“Jonghyun sshi, aku rasa cukup untuk membuat mu bermimpi disiang bolong, bisa kau kerjakan soal nomer 5?”,

“A-hah? Y-yang mana…?”, dammit… ketahuan, aissshhhh… aku membuka lembar buku matematika diatas meja sementara yang lain terkekeh melihat gelagatku, aigoo …
“Hmmm… yang mana,Sir?”, kataku gugup memandangnya, dia menggelengkan kepalanya dan tersenyum menghampiri ku.

“Well, Jonghyun sshi, aku rasa cukup jelas peraturan ku, jika ada yang tidak memperhatikan pelajaran, bisa dengan tenang keluar dari kelas ku.”, katanya tenang, aku menganga, oh tidak.. kau tidak akan tega melakukan ini padaku kan?

“A-apa? Tidak bisa begitu … aku bisa mengerjakan nya , sungguh .. berikan padaku soalnya.”, kata ku,dia tersenyum, namun aku tidak merasa nyaman dengan senyumnya ini, bisa dibilang senyumnya penuh makna, entah niat baik atau buruk. Dia meraih buku matematika ku dan kemudian menyerahkannya lagi padaku dan menunjukkan satu soal padaku, kemudian menyuruh ku untuk mengerjakannya didepan kelas,good… aku harap ada keajaiban menolong ku, aku tidak yakin bisa mengerjakannya, aku tidak baik dalam matemartika.

“Hei, hello Jonghyun sshi, day dreaming again,huh? You can start now please.”, katanya menyadarkanku yang hanya terpaku didepan papan tulis dengan spidol di tangan ku. Aku menoleh , teman-teman yang lain ada yang terkekeh, dan dia hanya memandang ku dengan senyum sinis, aku meliriknya kesal dan kembali menatap bukuku, apa yang akan kutiulis, apa yang akan kuhitung, dari mana aku memulainya, AKU MULAI GILA!!!

KRIIIINGGGGG….
GOD! THANK YOU, SAVE BY THE BELL!!!! YEAHHH~…

“Ups, im sorry Sir, sudah bel…”, kataku cuek sambil mengangkat kedua tangan dan mengangkat bahuku, yang lainnya tertawa, mereka tahu bahwa aku suka mencari gara-gara, dan itu merupakan hiburan bagi mereka, gila memang hal seperti ini sebagai lelucon, orang bodoh bukan lelucon, dan berarti mereka menertawai kebodohanku dong?

Dia tersenyum dan menghampiriku, “Well… Jonghyun sshi, temui aku di ruang detention …”, katanya mendekat dan membereskan bukunya, aku cemberut. “Dan… ada beberapa hal yang harus kau pelajari.”, katanya berbisik padaku ketika ia melewati ku dengan senyum terkembang, badan ku menegang ketika tangannya melingkar dipinggang ku, aku menganga, aku rasa tidak ada yang tahu dan lihat, semua teman ku sibuk untuk pergi berganti kelas, dammit Onew!

Yah, aku lupa memberitahu, si Mr.Cokky itu Lee Jinki as Onew yang kukenal, dia adalah guru Matematika disekolah ku dan secara rahasia kami adalah … sepasang kekasih, terkejut? Tidak usah, kenapa aku bisa bersamanya? Well, dia guru les ku dulu , dan tidak kuduga dia bekerja di sekolah ku, dan dia guru ku, dammit! Kami bertolak belakang, dia orang yang pintar, tenang .. dan well, he’s a devil, dan tidak ada orang yang tahu sifatnya ini selain aku. Aku? Hanya siswa biasa, dan well… aku terkenal? Kenapa? Hei, aku cukup tampan, semua siswi disini bisa dibilang suka berflirting ria dengan ku, itu membosankan … wanita jaman sekarang ganjen.

.

.

Aish, apa-apaan dia, menggangu makan siang ku, kalau begini caranya, aku tidak akan melawannya tadi.
“Yah, Jonghyun hyung!”, aku menoleh, yah, right, Key dan dua couple lagi.
“Wae?”,

“Aish… kenapa Hyung? makan siang bareng yuk! aku buat makanan enak buat kalian…”, kata Key terkekeh senang dan menggait tangan ku, aih, bocah ini sesukanya.
“Ya Hyung… ayo ikut kita makan…”, kali ini Taemin mengatakan dengan puppy eyes nya, Minho, pacarnya, hanya terkekeh dan merangkul pundaknya untuk membuatnya tetap tenang dan tidak meledak-ledak.

“Sorry guys, tapi kali ini aku harus skip … ada urusan.”, kata ku cuek, Key cemberut dan merangkulku lebih erat.
“It cant be Jongiie~ .. kau sudah janji kemarin kan? ayolahh….”, katanya manja, aku menarik nafas dan berusaha lepas dari tangannya, namun ia tetap bergelayut manja, well … dia punya rasa padaku, sudah kutolak baik-baik, tapi dia tetap saja begini, padahal dia sudah punya Dongwoon sekarang.

“Key… sorry tapi aku…”
“Jonggiiee~ come on…”, dia terus bergelayut ditanganku.

“Jonghyun sshi!”, kami semua menoleh, Jinki!
“Kau ingat harus keruangan saya bukan?saya tidak punya waktu banyak, jadi cepat lah!”,

“N-ne Sir…”, kataku ketika ia sudah pergi, thanks Jinki … you saved me.
“See, sorry guys, i gotta go now…bye..”, kataku langsung berlari meninggalkan mereka tanpa bisa dicegah lagi, fyuhh… Key terkadang suka berlebihan dan sangat pemaksa.

.

AUTHOR POV~

Jonghyun berlari dan berhenti tepat didepan pintu ruang detention, ia mengambil nafas sejenak dan kemudian mengetuk pintu, awalnya tidak ada jawaban, namun setelah itu Jinki mengatakan untuk segera masuk.

“Siang … sorry, mereka terkadang suka—” Jonghyun berhenti bicara ketika Jinki sudah didepannya. Pria itu menatapnya dingin dan memajukan tubuhnya hingga Jonghyun membentur pintu dibelakangnya, dan cklek.
“Y-yah.. kenapa dikunci? a-ada apa in—-Hmmf?!”, Jonghyun tidak bisa bicara lagi, mulutnya sudah dibungkam oleh bibir tebal Jinki, ia terkejut, ada apa sebenarnya? kenapa Jinki tiba-tiba seperti ini?

“Hmmm…J-jinki…”,
“Sshh.. jangan berisik, kau sudah cukup berisik seharian ini…”, kata nya mencium bibir Jonghyun lagi, kedua tangannya memegang lengan Jonghyun dan yang lainnya meraba tubuh Jonghyun.
“Hmmmh… tapi…t-tunggu…” Jonghyun mendesah ketika lidah Jinki sudah berada di lehernya dan menjilat setiap bagian sensitifnya, ia menjilat telinga Jonghyun dan menghisap lehernya, meninggalkan kissmark disana.

“Hhhmmh…J-jinki…s-stop…”
“Tidak, ini hukuman karena kau melihat ku terus …”, tangan Jinki turun dan masuk kedalam seragam Jonghyun, ia meraih nipple kanannya dengan tangan kirinya, ia pilin dan ia sentil dengan usil, mulutnya tersenyum seraya terus memberikan ransangan di leher Jonghyun, Jonghyun memejamkan matanya menerima serangan dadakan dari pacarnya, gila .. dia tidak tahu ini akan ia lakukan disekolah.

“Hhmm..Jinki…aaahh…”,
“You like it huh?”, bisik Jinki ditelinga  Jonghyun, Jonghyun hanya mengangguk dan mencengkram lengan nya dengan kuat. Perlahan Jinki membawa turun Jonghyun kelantai. Ia posisikan badannya memeluk Jonghyun dari belakang.

Ia cium leher Jonghyun dna menjilatnya seraya membisikan namanya berulang kali, kancing baju Jonghyun sudah terlepas semua, tangan Jinki terus bermain di nipplenya yang merah dan sudah mengeras, Jonghyun menutup mulutnya untuk menahannya dari desahan yang tertahan. Ia benci Jinki mendominasi, namun ia tidak pernah menolaknya.

“Aku tidak suka cara Key menyentuh mu .. kudengar dia menyukai mu..apa kau menyukainya?”, bisik Jinki sambil ciumannya turun ke pundak Jonghyun dan mendarat di nipple kirinya , ia jilat, ia hisap, dan ia kulum hingga mengeras, Jonghyun menengadahkan kepalanya nikmat.

“Aahhh…sshh…t-tidak..a-aku menolaknya..”, tangannya meremas kepala Jinki memintanya lebih.
“Oh ya? kalau begitu kuperingatkan lagi…”, tangan Jinki turun ke bagian celana Jonghyun, ia berhasil membuka belt nya dan tangannya menelusup ke balik celana, ia tersenyum melihat bulge Jonghyun mengeras, ia mengelusnya dari balik celana dengan tangan naik dan turun.

“Aaahh…sshhh…hmmm….Jinki aah… stop…”,
“Stop? tidak … kau menikmatinya kan? kuperingatkan Jong, kau milikku, tidak ada yang boleh menyentuh mu, arraso?”, katanya terus mengelus bulgenya dan mencium inci lehernya, sedangkan tangannya yang lain mengelus nipple kanan Jonghyun, tubuh Jonghyun yang dipeluk dari belakang melingkar seperti ular, menggeliyat disetiap sentuhannya.
“Aahh..ahhh..Jinki…ssshh..hmmm…”, Jonghyun mendesah dan dengan cepat ia menutup mulutnya, Jinki membuka mulutnya dan menciumnya dengan bibir nya, mereka ber french kiss berusaha mendominasi ciuman, Jinki membiarkan Jonghyun yang menang, sedangakan tangannya terus mengelus dan memberikan ransangan di bulgenya dan juga di nipplenya.
“hhhng…”, Jonghyun melepas ciumannya ketika merasakan tangan Jinki sudah masuk kedalam boxernya dan menyentuh ujung membernya, posisinya menungging dan Jinki dibelakangnya, ia menggigit bibir bawahnya menahan desahan, sedangkan tangan Jinki bergerak maju mundur dimembernya.

“Tidak usah ditahan suaranya baby…”,bisik Jinki ditengkuknya.
“Fuck you!”, desis Jonghyun kesal, ia geram karena Jinki seenaknya memperlakukannya. Jinki tersenyum dan mempercepat gerakan tangannya.
“AAAH!”
“I love you baby..”, bisiknya, membuat wajah Jonghyun memerah.
“J-jinki…i-im aaaahhhh…hhh…”, Jonghyun mencapai klimaksnya , ia terbaring lemas dilantai, cairannya tumpah ditangan Jinki dan dilantai, Jinki tersenyum dan menjilat cairan ditangannya.

“Hmmm… i like it, thanks beb…”, kata Jinki dan membungkuk, mengusap keringat Jonghyun dan mencium bibirnya lagi dengan lembut.
“I hate you.”, bisik Jinki.
“Aha, i love you so much beb..”, kata Jinki menarik Jonghyun berdiri dan memakaikan bajunya, Jonghyun hanya diam dan memalingkan wajahnya, ia kesal , tidak menyangka dia akan melakukan ini padanya, dan terlebih disekolah.

KRINGGGG…

“Aku harus pergi, jangan telat masuk kelas, aku tunggu dirumah mu nanti sepulang sekolah.bye sayang…”, Jinki melambai dan keluar dari ruang detention, meninggalkan Jonghyun yang masih duduk di lantai dengan wajah memerah, dan yess… kondisi fisiknya yang masih horny. Fucking jinki! kutuknya.

.

.

JONGHYUN POV~

Aku berjalan melewati trotoar , sekarang sudah pukul 9 malam, aku sengaja tidak pulang cepat , aku tahu dia pasti sudah menunggu ku dirumah dengan alasan akan memberikan les tambahan, aku tidak bisa percaya kedua orang tua ku bisa mempertahankan dia menjadi guru les, dia sangat pintar beracting, aku rasa dia lebih cocok jadi aktor ketimbang jadi guru.

“Aku pulang.”, kataku langsung masuk, hmm? kemana semua orang?.
“Umma… appa… aku pulang…”, aku berteriak dan berjalan ke ruang tamu, tapi tidak ada siapapun? kemana mereka semua? masa sudah tidur, biasanya mereka nonton TV dulu baru tidur?
“UMMA…APPA…HALOOOO~ ANAK MU YANG TAMPAN PULANG NIH…”, aku berteriak , aku bangga menjadi diriku sendiri, hehehe… aku tidak pernah mengatakan didepan teman-teman sih, tapi mereka mengakui aku tampan :p
But, kemana semuanya? aissshhhh~….

Yasudahlah, aku lebih baik tidur saja, syukurlah aku sudah makan, setidaknya lebih baik aku tidur, kekekek~ dan sepertinya Jinki tidak ke sini malam ini , kekekek~

.

JINKI POV~

I CAN HERE YOU~ AYAI CAPTAIN! HE ARRIVE, KEKEKEK~
Aku dapat mendengar dia berteriak memanggil umma dan appa nya, aigo, that kid, tidak bisa berhenti berteriak rupanya, dari dulu hingga sekarang dia suka sekali berteriak, terlebih dia suka bertingkah begajulan, but i likey, he’s hot after all. kekekek~ and wait me jjong, i wanna do something that really fun to you. kekekekek~

Creck, nah, here we go.
“Aigooo..my bed, my b—-mmmfhhh…”, aku keluar dari balik pintu, dan good, dia tidak sempat menyalakan lampunya, aku menyergap mulutnya sekarang dengan tangan ku. Dia masih berusaha lepas dari genggaman tanganku , namun percuma walau tubuhnya juga bagus , tapi dia kalah tinggi, dan well, aku lebih kuat sebenarnya , kekeke~ ini baru dimulai Jonggii~~…
“MMMhhmff!!!!!! mmmffhhh!!!”, aku tahu dia berusaha berkata, tapi aku hanya diam, dan mendorongnya hingga ia terjatuh dikasur.
“Y-YAH! SIAPA KAU? DARI MANA KAU MASUK…A-APA—-” mulutnya langsung terkunci ketika aku mengeluarkan belati mainan dari dalam kantong celana ku, tentu dia tidak tahu aku, aku memakai topeng, kekekek~

Aku menyodorkan pisau itu ke arahnya, dia panik , aku tahu ini berlebihan, tapi yasudahlah, ini balasan karena dia mencoba membuat ku terangsang seharian ini, aku tidak suka caranya memandangi ku, aku tahu aku seorang guru, oleh karena itu aku harus menjaga sikap, tapi setidaknya, aku tidak bisa selalu menahannya jika ia selalu menatap ku disekolah seperti tadi pagi.

Aku naik keatas kasur, dan aku memegang kedua tangannya, dia berusaha menghindar dari ku dengan berusaha menendangku sengan sekuat tenaga, namun dengan kecepatan ku aku telah menindihnya dan meletakkan dengkul ku diantara kedua belahan kakinya.
“A-ahhh…”, dia melenguh, wtf? hahahah..dia menikmatinya ? well, dia tidak tahu aku siapa?bermain-main sedikit dengannya sepertinya boleh.
Aku memegang kedua tangannya dengan lenganku dengan kuat,topengku yang sudah kuangkat sebatas hidung membuat mulutku terbuka dan memudahkan ku untuk mencium lehernya, hmm… bau keringat yang khas, dan tangan ku yang satunya turun ke selengkangannya, aku menyentuh membernya dari luar dan menggosoknya, dia melenguh, dan menahan desahannya dengan menggigit bibirnya, namun kurasakan tonjolan dari balik celananya semakin mengeras, aku menggosoknya dengan cepat sementara aku terus menghisap lehernya, pertahanannya mengendur , ia menikmatinya, namun sepertinya ia tersadar dan mulai menghindar lagi,
“A-ahh…A-APA YANG KAU LAKUKAN …LEPASKAN…A-AH…J-JINKI!!!”, teriaknya, aku berhenti dari aktifitasku.
“B-berhenti..k-KUMOHON…j-jangan lakukan ini…kumohon….Jinki…”, dia bergumamkan namaku dengan sangat pelan, dan dia menangis, tangannya gemetar, aku rasa aku berlebihan, perlahan aku melepas tangannya dan berdiri menatapnya, aku membuka topeng ku.

“Sorry yeobooo~…”, aku membelai kepalanya, dia yang tadinya menutup wajahnya langsung membuka matanya, dia terkejut, dia langsung bangkit berdiri dan melotot melihat ku.
“J-j-JINKI?!!!! K-KAU BAGAIMAN..JGDHBSHKGRYGH…”, dia seperti kehabisan kata dan hanya bergumam tidak jelas sambil menunjuk-nunjuk kewajah ku. Aku hanya tersenyum usil padanya, well… aku disekolah mungkin terlihat dingin, tapi tidak bersamanya, dan dia sangat tahu sifat ku.

“Halo my jjongiiieee~…”, kataku naik ke atas kasur dan langsung menubruknya, dia tertindih di bawah ku dan berteriak, aku bangkit memandang wajahnya sambil memicingkan mata mendengar kencangnya suaranya.
“YAH! JANGAN BERISIK!
“BIARIN! MAU APA KAU PERVERT! MAU APA KESINI?BAGAIMANA KAU BISA MASUK?!!”, katanya memukul ku dan mendorongku, aku terduduk dikasur dan memandangnya yang sedang kesal padaku, dia mengangkat bantal dan ingin melemparnya padaku jika aku mendekat.

“Dengarkan aku dulu… aku kesini mau bertemu dengan mu, dan aku menunggu ketika mendapat izin dari umma dan appa saat mereka mau pergi tadi..”, kataku tersenyum, dia mengerutkan alisnya.
“Kemana umma appa ku? dan mau apa lagi? sudah bertemu kan? cepat pulang!”, katanya berdiri dan berjalan menjauh dari ku. Aku menarik nafas dan berdiri menghadapnya, dia masih marah, pasti karena kelakuan ku disekolah tadi siang.

“Umma dan appa pergi ke arisan keluargamu..”, kataku mendekat, namun dia memundurkan badannya hingga menyentuh meja belajar.
“JANGAN MENDEKAT! AKU TIDAK MAIN-MAIN, AKU SEDANG TIDAK MAU BERTEMU DENGAN MU, JADI KAU PULANG!”, katanya mengangkat sebuah kamus mengancam ingin dilempar. Aku menatapnya diam, senyumku hilang, dia tiba-tiba mulai terdiam, seperti tahu akan mendapatkan serangan dari ku.
“Baiklah, aku akan pulang, tapi cium dulu.”, kataku mendekat,
“Tidak!”
“Cium!” kataku kekeh, dia mengerang kesal dan menaruh kamus itu, aku tahu dia tidak akan tahan dengan puppy eyes ku, walau dia juga lebih imut jika melakukan itu.kekeke~
“Sekali saja,DAN, kau harus pulang!”, bentaknya, aku mengangguk senang dan mendekat, tidak semudah itu Jjonggi~ kekekek

Aku mendekat dan menarik pinggangnya, dia mendengus kesal dan memejamkan matanya, aku tersenyum sinis, aku membelai wajahnya dan memajukan wajahku, namun aku tidak segera menciumnya, aku melihat dia mengerutkan alis, ketika ia membuka matanya, aku langsung menjilat bibirnya, dia terkejut, namun kemudian aku menciumnya dan membuatnya sedikit mendorong tubuhku, lihat.. kau akan menikmatinya Jjongie~…

Aku menarik lehernya , “Ahh–mmfhh..”, berhasil, aku berhasil memasukkan lidah ku ke dalam rongga mulutnya, aku menjelajahi setiap inci gigi dan juga rongganya, perlahan ia menanggapi lidahku, dan ia berusaha menjadi yang dominan, namun aku tidak membiarkannya, perlahan tangan ku turun ke bongkahan pantatnya, dia bergerak namun tidak menghindar, dia malah melingkarkan tangannya keleher ku, aku berhasil… kekekek~ aku berdecak disela ciuman ku, dna melepasnya untuk mengambil nafas.

“Cukup, aku pulang!”, kataku melepasnya, dia terkejut,
“JINKI!!, teriaknya menarik tanganku, aku berbalik dan menatapnya dengan innocent.
“Mworago? kau bilang sekali saja, DAN,kau harus pulang!”, kataku menirukan bicaranya, dia menatapku sinis, dia kemudian menarik ku dan dia terduduk di kasurnya, dalam hati ku tersenyum ketika melihat tonjolan dari balik celana sekolahnya.
“Kau tidak mau menyiksaku lagi kan Jinki? tidak kali ini? kau harus tanggung jawab dengan ini!”, katanya menekankan pada kata ini, aku berdecak dan terkekeh.
“Kau bisa menghandlenya sendiri, ini sudah malam, aku harus pulang, besok aku harus bangun pagi.”, kata ku cuek dan berbalik,namun
“FUCK!”, teriaknya menarik tangan ku sehingga aku terbanting dikasur, dengancepat ia berada diatas ku mengangkangi tubuh ku,

“Good, kau membuat ku horny disekolah, dan sekarang kau membuat ku begini, fuck you!”, kata nya geram, aku tersenyum dan membelai tangannya.
“No Jjongie~… tapi…”, kataku menarik lengannya dan membantingnya ke kasur merubah posisi, dia berada di bawah “But fuck you!”, kata ku langsung meremas bulge nya dan mencium bibirnya , dia menyambut ciuman ku dengan ganas, aku terus mengelusnya, sementara aku juga sudah merasakan tonjolan ketat dicelana bahan ku.
“Mmmh… Jinki… ssshh… stop teasing…”, gumamnya sementara tangan ku memainkan nipple kanannya dari balik kemejanya yang sudah kebuka kancingnya, aku mencium leher dan pundaknya meninggalkan bekas kissmark disana.
Aku perlahan membuka kancing celananya dia menggigit bibirnya menahan rasa enak ditubuhnya.
“Aku akan membuat mu lebih merasakan enak lagi Jjongiie..”, kataku seraya turun mencium perutnya yang sixthpack
“Mmmhhh…”, dia merengkuh rambut ku, tangan ku menelusup kebalik boxernya dan keluarlah juniornya dari sarangnya, aku langsung memjit ujugnya membuatnya melenguh.

“Aaaahhh….Jinki…aaahhh…mmmhhmm…”, katanya mendesah ketika aku mulai menjilat dan mengulum membernya, dan menggerakan kepalaku naik turun, dia menaikkan pinggulnya meminta lebih, aku tersenyum sedangkan tanganku menurunkan celananya, dan aku ulurkan jariku sehingga ia bisa menghisapnya, aku menurunkan celana ku sendiri dan memijatnya dengan tangan ku yang lain, setelah merasa jari ku basah dengan ludahnya aku melihat kearahnya.

“Put this …”, katanya menyerahkan jariku.
“Bad boy…”, kata ku menyindir, dia hanya berdecak.
“Dammit, i like it thought,baby!”, katanya penuh dengan nafsu. Aku menurunkan kepalaku lagi sambil mengulum membernya, dia memejamkan mata dan memainkan nipplenya.
“AAAH…”, dia mengerang ketika kumasukkan jari ku, aku melepaskan membernya dan bangkit menciumnya,
‘Ssshh…relax…’, bisik ku mencium lehernya dan kumasukan lagi jari kedua dan ketiga, dia menegang ketika aku memasukkan setiap jari ku, aku menggerakannya perlahan dna semakin cepat, dia mengerang dan menarik nafasnya supaya tenang.
“DAMMIT!”, teriaknya, aku tersenyum, i got it. aku menyerangnya lagi menuju prostatnya dan ia melenguh tanda klimaksnya datang namun dengan segera aku menarik tanganku keluar, dia sempat kecewa, namun kuposisikan badanku dengan kuangkat kakinya ke pundaku dan
“AAAHHH…J-JINKI…NGGGHHH…”, dia berteriak, air matanya keluar, aku menghapusnya dengan tanganku dan mengelus pinggangnya,ketika dia sudah tenang dan menerima memberku aku menggerakan pinggulku perlahan menuju nya.
“Damm… tight Jjong…nggh…”, erang ku, well, kami sering berganti posisi, tapi he’s ass is the best. Dia memutar pinggulnya, damn, dia semakin pandai, nafas kami memburu, kami berulang kali berciuman, ia mengurut membernya sendiri dibantu dengan tangan ku ditangannya.

“A-aah..J-jinki… a-aku rasa….AA-AAHH..AH..AHHHH..”, dia mengerang, aku mempercepat gerakanku, dinding dalamnya terasa sempit karena ia akan klimaks.
“Ahhh…me tooo Jjong…AAAHHHH…” dia berteriak namaku ketika ia datang di tangan kami berdua,dan aku mengeluarkannya di dalamnya, nafasnya tersengal, aku membelai keringatnya dan mencium keningnya.
“Thats so hot, i love you Jjongie..”, kataku dan berbaring disebelahnya.
“Hmmh, begitu juga disekolah, dammit, i like it, and i love you Jinki!”, ia melingkarkan tangannya memelukku, aku tersenyum.

“Jong.”, panggil ku, dia bergumam.
“Aku harap hentikan sikap ku menatapku saat mata pelajaran, kalau tidak, mungkin lain kali aku tidak akan membuat mu horny disekolah, tapi juga tidak bisa jalan.”, kata ku terkekeh, dia mendorong tubuh ku menjauh dan menatap ku sinis, aku tertawa kencang.

“OKE, WILL SEE JINKI!”
“AAAHHH…”, aku mengerang ketika ia sudah meraih memberku dan memijitnya. dammit, 2nd round, and i like it thought.

END

Finally, aku bisa update, ini udah di tulis dari 4 hari lalu, baru sempet di post sekarang, itu karena aku sakit dan sibuk acara ini itu 😦

Tapi, yeiy, ini aku buat khusus loh Jongyu!! dan spesial buat

MY LOVELY JONGHYUN…

HAPPY BLING’S DAY 🙂
WYATB *hugs*

See ya on next FF req!
RCL PLEASE ! POPPO :*

INFO : BUAT SUUNDERS baru atau yang lama, yang masih belum sempet baca FF oneshoot atau seri yang lain karena susah nyarinya, sekarang kalian bisa click di page tulisan Collection FF disitu ada click this >> One shoot dan juga click this >> Series, jadi bisa temuin FF gue semua disana, enjoy !

Advertisements

63 thoughts on “[Req’FF/JongYu] Dammit, I like it thought!

  1. lah ? Aku belom komen ya disini ? Kekek~ aku kirain udah .. Mian 😀

    Wuoo onew parah banget dah, masa diliatin disekolah langsung terangsang sih ? Ckk pasti dibantu peikiran2 yadong tu kann ..

    welehh .. speechles aku bacanyaa ..

    DAMMIT I LIKE IT TOUGHT ..
    #well sama dengan judul deh 🙂

  2. ommoo~
    pas bca judulnya lngsung mikir siapa yg top siapa yg bottom~
    secara dua2nya same sejatii..

  3. Aishh bru kali ini bca ff jongyu .. Haha keren2 .. Onew ny bner2 devil dsni .. Ckck so hot ..
    Kasian key dtolak sma jjong demi onew.. Kyahaha sbar ya key ..

  4. waaaaaaaaah, daebak!
    Lucu juga kalau nih dua seme dipasangin haha..
    suka deh ma couple-couple random..

  5. owaahhh seneng gua nemu epep onjong gini tah !!!! Wkwkwkwk….

    Aigooooo Onew di tatap jong wes Horny , hahahah ngakak….

    Skali” si Onew bottom manteeppp tuhhh , onew uke dia kan lebih manis dripda jong nyang sangar wkwkwkkwkw 😀

  6. wow! first time nih aku baca JongYu ,ternyata asik juga (?)
    hahaha si Onew punya keperibadian ganda nih, seru seru xD

    and yang pasti hot bangeet lol xD

  7. new readers here…ato suunders baruu…

    mksi y thor bwt pwny..

    akhirny bs bc juga*menyenangkaannn…

    smua yg dipairingin m onew ak ska,kcuali ontae,,ky bpk anak aj soalny..
    tp teteuupp onkey shiper sjatii XDD

    critany bgs thooorr..
    sukaa..
    bkin onho donk..jrg bgt bc fanfic onho yg bgs..
    y thor y..
    bkin onkey jg y..
    wkwkwkkk..

  8. pertama kali baca jongyu nc. Akhirnya, saya tahu yang mana seme dan uke kalo bwt couple ini hehehe

  9. KYAAAAA~ JONGYU!!!! FINALLY AKU BACA FANFIC JONGYU YANG ENSI!!! HAHAHA /ketawaevil/
    makasih sebelumnya buat kak sanniiew yang udah ngasih pw-nya ke aku setelah mengganggu malamnya maaf banget ya kak /bow/
    TIDAK!!! aku pikir ini bakal JongYu!! Jonghyun seme x Onew uke, ternyata engga!! gilaaaaaa keren banget bikinnya~ kok bisa dapet chemistrynya kayak gini?
    si Jingki suka banget sih ngegodain Jjong u,u
    dan Jjong juga suka dengan mudahnya digoda Jingki dasar….
    HOT dan NAISEU banget!!
    bikin JongYu lagi dong authooooooor~ yah yah yah????

  10. ahhhh~ JongYu..!!
    Aigoo, ini Jinki semenya yah.. Jonghyunnya uke nyahahaha..
    Jinki Devil!!! Pervert!!
    kekeke~
    itu.. 2nd round, eoh?!
    Daebakkk!!

  11. syalalalala dudududu~
    Ff jongyu pertama yang owe baca, dan ini super super super HOTSAH
    awalnya mikir jonghyun semenya, tapi onew yg lebih agresif *bingung* mereka jiwa semenya sama2 kuat.

    Lope lope ama jongyu :**

  12. Oooohhh…bahaya onew ….setelah 2 kali baca ff Jongyu jadi pingin cari ff Jongyu yg lain hehehe….mantaaaap….

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s