[2min] Your my precious part.2 of ?


Foreword :

Annyoeng haseyo, Perkenalkan, nama saya, Kim Keyshaa, you can call me Keyshaa, im new co-author of suunshiniiew YAOI fanfics!🙂
Pasti, eonni udah pernah cerita kan tentang saya, hehehe … jujur aja, aku takut hasil tulisan ku nggak bagus, ini juga hasil koreksi dari eonni Sanniiew, thx you eonni🙂
Eonni bakal Hiatus sementara, tapi dia tetep lanjutin FF nya yang req itu loh🙂
So, this is my 1st FF, please give me support🙂

Hope you like it🙂
Comment !

by : Keyshaa
Edit by : Sanniiew

-_-_-_-_-_-

Minho pov~

Well, sekarang apa yang sebenarnya dilakukan oleh dua makhluk itu dikamar ku, aish, aku tidak tahu mau sampai kapan manusia kunci itu mau dirumah ku, dia tidak tahu yang namanya privacy kah? aku butuh istirahat, dan begitu juga Taemin, ya kan?

TING TONG.

Aigooooooooo, siapa lagi yang datang jam segini? ini sudah pukul 11 malam, aish!

TING TONG TING TONG

YAH! SIAPA TAMU YANG TIDAK SOPAN INI AISH!
“Ya~…”, jawab ku malas sambil membuka pintu tanpa melihat siapa yang bertamu malam-malam begini.
“M-MINHO?!!!”, aku membuka mataku, menatap sosok didepanku, aku berkedip… 1…2…3…

“JONGHYUN HYUNG?!!!”, aku langsung memeluknya,
“Hahahaha… sedang apa kau disini? wait.. wait… ini rumah… Lee Taemin kan?”, tanyanya heran melepas pelukan ku, aku mengerutkan alisku.
“Ya..yess, ini rumah Lee Taemin, dari mana—”
“YAH! JADI KAU YANG MENIKAH DENGAN MINNIE MOUSE ITU?!”, teriaknya lagi, aish orang ini tidak pernah berubah dari dulu, kenapa sih dia selalu berteriak.
“Hmm… ya begitulah, memang nya apa hubungan mu dengan Taemin?”, tanyaku heran, dia mengedip beberapa saat dan tertawa, aku mulai merasa dipermainkan, aku kedatangan dua tamu aneh malam ini.

“O-oke… hahaha… sorry Minho, tapi… bisakah kau silahkan aku masuk? diluar cukup dingin kayaknya…”, katanya terkekeh, aku menyengir dan mempersilhkannya masuk.
“Huwaaah… rumah yang cozy, kau pintar juga mencari rumah ini.”, katanya duduk di sofa panjang ruang tamu ku sambil terus memperhatikan sudut rumahnya
“Kau mau minum apa Hyung? akan kuambilkan.”, kataku,
“Yang hangat saja.”
“Oke, jakkaman Hyung.”, aku berjalan menuju dapur, aku tidak melihat keberadaan Key dan juga Taemin, entah dimana mereka sekarang, apa yang sebenarnya mereka lakukan dikamar ku, dia tidak tahu kalau Taemin itu istri orang , tapi seenaknya saja.

“Dimana Taemin?”, aku menoleh, ternyata Jonghyun mengikuti ku kedapur,
“Dia dikamar dengan orang aneh.”, kata ku cuek membuka kulkas mengambil madu.
“Oh, siapa? Key?”, tanyanya, aku menoleh kaget, dari mana dia tahu disini ada Key, oh God, jangan bilang dia kenal dengan makhluk aneh itu.

“Kau… tahu disini ada yang datang dan…bernama Key?”, tanya ku heran, dia berdecak.
“Of course i know, aku kesini untuk—”
“Jjongieeee~…”, kami berdua menoleh, dan benar, makhluk itu kenal dengan Jonghyun hyung, Jonghyun teman kecil ku , bagaimana bisa?

“Hai baby… miss me…?”, tanya Jonghyun menyambut pelukan Key dan… GOD! mereka berciuman!!
“Hmm.. actually No, aku menghabiskan waktu ku dengan Minnie selama menunggu mu .”, katanya sekarang merangkul leher Jonghyun, dan Berciuman lagi, aku rasa Key memang sudah sifatnya tidak lihat kondisi.

“Jonghyun hyung!”, kali ini Taemin datang dari arah kamar dan berlari memeluk Jonghyun, oke enough, cukup hari ini aku melihat skinship diantara mereka bertiga, pertama Key dan sekarang Jonghyun.
“Hai, Minnie… i miss you baby… how are you my son?”, tanyanya, aku bergidik, cih,my son? sejak kapan ia menjadi anakmu?
“Im fine appa… hehehe…”, Taemin terkekeh geli, Jonghyun dan Key bergabung mencubiti pipinya dan mengelus kepalanya, aku dapat melihat Taemin tersenyum senang ditengah-tengah mereka, ia terlihat berbeda, ia terlihat apa yah? adorable … berbeda saat bersamaku.

Aku hanya diam memperhatikan Taemin yang asik bercanda dengan mereka, aku tidak memperhatikan pembicaraan mereka, aku sibuk melihat berbagai ekspresinya yang tidak pernah ditunjukkannya padaku, diam-diam, dalam lubuk hati ku ada rasa cemburu dan… kecewa, kenapa disaat bersamaku dia tidak bisa tertawa se imut itu?

“OH, kita melupakan seseorang disini~”, ledek Key melihat ke arah ku, aku tersadar , dan sekarang semuanya melihat ke arah ku, tidak Taemin, dia hanya menunduk dan menggenggam boneka yang ku berikan, aku mengulum senyum ku, setidaknya dia bawa kemana-mana pemberian ku itu.

“Well. Taemin … kau tahu, dia Minho, Choi Minho, aku tidak tahu kau menikah dengannya? dan yang mengejutkan, dia adalah sahabat ku, sahabat kecil ku!”,kata Jonghyun mendekat dan merangkul ku, aku berdecak karena ia agak sedikit jinjit saat merangkul pundak ku, ya dia tidak begitu tinggi, bahkan Taemin lebih tinggi sedikit darinya.
“Shut up alien, i know im short, happy neh?!”, katanya melirik ku kesal, aku tertawa, well, aku tertawa karena dia memang lucu, dan aku rasa selain Taemin yang bisa membuat ku tertawa sendirian layaknya orang gila masih ada Jonghyun hyung.

“What? jadi kau temannya? YAH! aku kan sudah bilang my baby akan menikah dengan orang bernama…Choi Minho?”, kata Key meledek ku, aku meliriknya sinis, namun ia melirik ku balik, dammit!
“Hmm? aku lupa baby… kapan kau bilangnya?”, kata Jonghyun mendekat dan merangkul Jonghyun.
“Oh forget it Jjong, aku bilang saat kita pesiar dibrazil…”, kata Key,
“Oh, saat itu sedang having se—”
“YAH!”, Key langsung menutup mulut Jonghyun, aku berdecak, aku tahu apa yang akan ditkatakan Jonghyun tadi, dengan jelas mereka gay, sama seperti ku.
“Wae? kau menyukainya…”, kata Jonghyun mengetes Key, Key memukul tangannya kencang.
“Shut up fuck up you mouth baby, my son in here … im sorry Minnie…”, katanya beralih ke Taemin yang sedari tadi senyum melihat kedua Hyungnya yang gila,

“Oke, Minho, aku rasa aku harus pulang, ini sudah malam … kapan-kapan kita bicara lagi…”, kata Jonghyun menghampiri ku dan memeluk ku,
“Oke hyung, see ya…” kata ku.
“See ya~ … but…”, dia menyuruhk mendekat dan berbisik “Jangan korup Taemin seenak mu yah? kau belum melakukan dengannya kan? so … take a chill, and smutt~~…”, godanya,wajah ku memerah, dia tertawa puas dan beralih ke Taemin, dammit! kenapa dia bisa menebaknya dengan mudah.

“Oke, bye Minnie baby… ingat pesan ku tadi yah? your ‘precious’ JAGA baik-baik.”, kata Key memeluk Taemin, aku mengerutkan alis, apa maksudnya? aku melirik Taemin,wajahnya memerah.
“Bye Minho.”, kata Key sinis padaku, aku hanya tersenyum miris. Dan mereka berdua berjalan masuk ke mobil , melambai sebelum mereka menancapkan gasnya.

“Pesan.. apa?”, tanya ku pada Taemin, dia terkejut dan tidak berani menatap ku.
“Ng…t-tidak apa-apa…”, katanya, aku berdecak dan menarik pundaknya masuk.
“Kajja, sudah malam, kau besok harus kuliah kan?”, kataku, dia menoleh dan mengangguk malu, dan diam… aku menelan ludah,
“Ayo,”, kata ku melepas rangkulan ku , dan berjalan ke kamar.

.

.

Aku membuka mata ku, sinar matahari memasuki bilik ventilasi dan menyinari mataku, aku mengusap mata kantukku, jam berapa ini? aku melihat ke jam di meja samping, pukul 7, bagus, setidaknya aku masih punya waktu 2 jam untuk berangkat ke kantor, syukurlah tidak terlalu sibuk untuk hari ini.
“Hmm…”, aku menoleh kaget, aku menelan ludah, aku lupa kalau Taemin tidur disampingku, well, kami suami istri tapi…
Dia memeluk boneka yang kuberikan dan tubuhnya mendekat ke arah ku, aku tidak bisa berhenti tersenyum, mengapa saat ia tidur pun ia bisa terlihat sangat sempurna?

Aku berani kan diri menyentuh kepalanya, aku belai rambutnya dan meyingkirkan rambut dari wajahnya. Dia bergerak sedikit menerima sentuhan ku, aku sedikit menjauh, dan lama-lama aku dapat melihat mata indahnya terbuka perlahan. Ia berkedip dan menguap dengan imut, setelah pulih sempurna ia menatap ku dengan kedua mata polosnya.
“P-pagi Minho hyung…”, katanya tersenyum malu, aku berdecak dan bangkit dari tidur ku.

“Pagi Taemin… “, dia ikut bangkit dan merapihkan kasur kami,
“Biar kubantu..”, kata ku , dia tersenyum dan kami membereskan kasur kami.

“Hmm.. mau sarapan apa? biar kubuatkan…”, katanya, kau harus belajar menghargainya Minho, dari sekarang, tersenyumlah.
“Apa saja …” , kataku singkat, dia mengangguk dan berjalan keluar.
“Taemin.”, panggil ku, dia menoleh dan memiringkan kepalanya, aku mendekat dan menelan ludah ku.
“Ng… terima kasih…”, kata ku, dia mengerutkan alisnya.

“Untuk apa..?”, ia tersenyum, aku menarik nafas, kau harus memulainya Minho.HARUS!sentuh sedikit saja, tidak akan membuat nya takut kan? Aku perlahan memajukan langkah ku, dia menatap ku dengan bingung.
“Terima kasih karena…”, aku meraih kedua tangannya, aku melihat dia terkejut. “Karena kau mau menikah dengan ku, dan .. yah. sabar karena aku selalu dingin padamu…”, kataku tersenyum, dia menganga lebar, dan kemudian tersenyum manis, aku ingin sekali memeluknya.

“Aku yang berterima kasih hyung … kau mau menerima ku apa adanya, aku tahu kau selalu memakan masakan ku dan itu tidak enak kan?”, katanya cemberut, aku terkejut, dia tahu itu?
“Hmm.. sedikit asin, tapi masih bisa dimakan.”, kata ku, dia terkekeh dan memainkan tanganku di genggamannya, aku berdecak, kenapa dia imut sekali.
“Kau mau berangkat jam berapa, biar kuantar.”, kata ku, dia mendongak.
“K-kau mau antar aku kekampus?”, tanya nya. Aku mengangguk.
“Well, jam 9 … tapi, apa tidak apa-apa? kau kan harus ke kantor…”, tanyanya, aku menggeleng,dan mengelus kepalanya lembut.
“Aku antar kau dulu. Sekarang aku mau mandi, nanti setelah sarapan kau mandi, biar aku yang bereskan piring kotornya.”, kataku, dia tersenyum dan berlari ke dapur, aku menarik nafas, kemajuan,teruskan seperti ini Minho, dan kau akan disayang olehnya.

.

.

“Yo, Minho.”, aku menoleh, akhirnya dia datang juga.
“Sorry im late.” , katanya,

“So, ada apa kau mencari ku, Jjong bilang ada yang mau kau bicarakan?”, tanyanya, benar, sekarang aku sedang duduk di cafe , dan aku baru saja memikirkan hal gila dengan menghubungi Jonghyun hyung, untuk memintanya bicara pada Key bahwa aku ingin membicarakan sesuatu dengannya.
“Well, sorry membuang waktu mu …”, kata ku menyerahkan secangkir kopi yang sudah kupesan terlebih dahulu sebelum dia datang.

“Thanks, … well, sejauh itu tentang my baby Taemin, aku tidak keberatan, what is it?”, tanyanya, aku menarik nafas.

“Hmm … aku ingin bertanya, apa .. Taemin bercerita padamu dia bahagia denganku.?”, dia menatap ku heran, dan tertawa, bagus, teruslah tertawa.
“Jelas sudah kan? kau tidak lihat dari matanya? dia bahagia dengan mu … sangat! tapi sayangnya, kau tidak peka…”, katanya. WHAT
“YAH! apa maksudnya?”, tanya ku bingung, dia memutar bola matanya.

“Sekarang aku tanya, kapan kau menciumnya?”, aku terdiam, aku tidak pernah menciumnya terang-terangan sih.
“Lalu kapan kau memeluknya?”, aku terdiam lagi, dia menatap ku bosan.

“Kapan kau berkata i love you padanya ..kapan kau tertawa karenanya ..kapan kau berhubungan sex dengannya?
“YAH!
“APA?”, balasnya berteriak.
“Aish, Choi Minho, for god sake, kau benar-benar tidak tahu apa yang dirasakan Taemin hah?”, tanyanya, aku mengerutkan alisku.
“A-apa? dia … membenciku? atau .. dia mau pergi meinggalkanku?”, tanya ku. Dia menyengir dan berdecak.

“Aku rasa iya kalau kau tidak merubah sikap dingin mu padanya.”, katanya meminum kopinya, aku menelan ludah. Apa maksudnya?
“Dengar ya Minho, aku tidak tahu kau benar serius atau tidak dengan pernikahan ini, tapi aku yakin 100% bahwa Taemin mencintai mu, dan berhenti bersikap seakan-akan kau tidak tahu itu!”, katanya, aku terdiam.
“Kau tahu, apa yang sudah kau perbuat? kau belum Me-nyen-tuh-nya! dan itu diam-diam membuat Taemin menanyakan apakah kau serius mau hidup bersamanya atau tidak?”, katanya, hati ku tercekat, Taemin berpikir begitu? padaku? tentu aku juGA 100% cinta mati dengannya, bahkan jungkir balik jatuh cinta padanya.

“T-taemin berkata begitu padamu?”, tanya ku,
“Tidak.”, aku mengerutkan alisku.
“Tapi aku tahu dia berpikir begitu, Taemin bukan tipe orang yang banyak menuntut, dari dulu aku kenal dengannya, dan dia tidak pernah menuntut, dia selalu menerima, justru itulah aku khawatir kau akan menyianyiakannya.”
“Aku tidak seperti itu.”
“Ya kalau tidak seperti itu, kenapa selama ini kau tidak membuktikan apapun padanya? kau serius atau tidak dengannya?!”, bentak Key.

“Aku serius Key, aku sangat serius, aku hanya …well, aku takut dia membenci ku jika aku melakukan sesuatu padanya, tatapan matanya ketika melihat ku .. seperti mau menangis, jadi aku tidak tahan …”, kata ku tertunduk, yah, itulah yang aku takutkan, aku takut menyakitinya jika ia belum siap.

“Kau ini idiot atau apa sih?”, tanya Key, aku menatapnya sinis, orang ini bicaranya tidak di saring.
“Tatapannya itu karena ia sangat malu, ia bilang ia senang bukan main saat kau memberikan boneka keroro jelek itu padanya, dia sampai menangis, dan itulah kenapa kemarin kami lama berbicara di kamar mu. Dan lagi, dia berkata kalau kau sangat baik, selalu mendengarkan apa yang ia mau, walau kau bersikap dingin, tapi kau sangat perhatian.” katanya, aku menganga, Taemin berbicara seperti itu?

“Jadi, kau setidaknya harus membalasnya Minho, dia tidak takut, dia hanya mencintaimu, itu saja.”,
“Dia berkata mencintaiku?”,
“Tidak.”, katanya lagi,
“Ya! dari mana kau tahu? jangan suka menyimpulkannya sendiri.
“Aku soulmatenya, jadi aku tahu, kan sudah kubilang! makanya, kau itu idiot atau apa? masa begini saja tidak bisa melihatnya?”, katanya sinis, aku menarik nafas.

“Lalu, apa yang harus kulakukan Key? aku harus bagaimana? apa yang aku lakukan pasti membuatnya berpikir aku tidak mencintainya, aku ingin melakukan sesuatu padanya.”, kata ku serius, Key meneguk kopinya dan menyengir lebar.

“Well, let me tell you something…”, katanya mulai memberikan wejangan padaku, aku mendengarkannya baik-baik. Dan senyum terkembang di wajah ku.

.

.

Auhor pov~

Taemin berdiri di gerbang loby kampusnya, ia memainkan tangannya di ponselnya, berkali-kali ia terkekeh sendirian, dia baru saja menerima sms dari Minho bahwa ia akan menjemputnya sepulang kampus, dan sekarang ia sudah tidak sabar menunggunya. Jam ditangannya sudah pukul 4 sore, ia berharap Minho cepat datang , karena perutnya sudah sangat lapar. Ia menarik nafas, ia ingin sekali sms Minho untuk bertanya dimana keberadaannya sekarang, namun ia harus bersabar, setidaknya, Minho pasti akan datang.

“Taemin?”, Taemin menoleh, ia tidak bisa percaya penglihatannya,

“J-jinki hyung…” katanya berbisik, pria bermata sipit dengan setelan jas berdiri di depannya.
“Hai.”, sapanya melambai dengan tersenyum lebar.

“Jinki hyung!”, Taemin berlari ke arahnya dan memeluknya dengan erat. Pria bernama Jinki itu tersenyum lebar dan mengelus kepala Taemin dengan lembut, namun lama-lama ia mendengar suara isakan dari Taemin, ia mengerutkan alisnya dan mengatupkan kedua wajahnya.

“Ya… kenapa menangis… sudahlah…”, katanya mengusap air matanya, Taemin tersenyum miris dan menghapus air matanya.

“K-kapan kau pulang?”, tanya Taemin sesenggukkan, Jinki tersenyum dan menggenggam tangan Taemin erat.
“Baru kemarin, maaf tidak menghubungi mu … i miss you.”, katanya, Taemin tersenyum dan memeluknya lagi dengan erat,Jinki tersenyum dan membelai kepalanya.

“I miss you too , Hyung…”, balas Taemin,

“Taemin?”, Taemin melepas pelukannya dan berbalik, Jinki menatap bingung pria tinggi yang sedang menatapnya dingin berdiri didepannya.

“M-minho hyung…”, kata Taemin.
“Siapa..dia Minnie?”, tanya Jinki merangkul pundak Taemin. Taemin menelan ludahnya, ia takut, karena Minho menatapnya dingin.

Minho menatap adegan didepannya, dan matanya lurus memandang tangan yang sekarang telah merengkuh tubuh kecil Taeminnya, Taemin miliknya.

CUT~

Oke, sampai sini dulu… hehehe

eonni bilang jangan panjang-panjang, so, Comment please, and nice to know you Suunders.🙂

See ya on next part🙂

117 thoughts on “[2min] Your my precious part.2 of ?

  1. sapa tu jinki?ada hubungan am taem?
    ming cemburu ><
    syukur ada jongkey,seenggakx ada yg nyadarin ming yg dingin tu…

  2. Mo nebak ahh.. jinki pasti abangnya taem… suka nih suka.. keren ffnya… kira kira apa ya wejangan dari key penasaran nih.. hehehe

  3. yeah~ taemin is your’s, right? -.-
    jinki kakaknya taemin kan?
    jangan bilang key tell about ‘how to make choi jr.’
    wkwkwkwkwk

  4. aigooo itu taeminnie knpee???
    loh jinki itu siapa? Jinki gak tau kalo minho itu suaminya taem… kok ada yg aneh yaa

    Suka bgt sama 2min di ff ini >.<

  5. Wow,,,,sprtinya akan ada slh faham ne………..q ngerasanya Jinki tu hyungnya Minnie!! Psti da yg cmburu lg neh!!
    Nexxxtttt

  6. hmmmmm ming pasti salah paham trus ngga jadi ngungkapin rasa sukanya dia ma tae..
    jinki siapanya tae hyungnya kah???
    tapi ngga pa-pa setidaknya dgn bgtu cemburunya ming jadi terekspos.. 😃😃

  7. dari awal si kry gak da manis2 nya ama minho tapi si minho konsultasi ama key juga hahaha jd lucu, aduh jinki ini siapanya taemin, minho sampai terbakar api cemburu gitu, yeyeyee kira2 apa wejangan yg dikasih key utk minho, penasaran…. next

  8. Jinki kakak nya tae kn? Gak lebih kan yah?
    Aduh pdhl baru aja minho mau baek2 ama tae.. moga gak salah faham..

  9. Aah… Ternyata udah saling sukak tapi masih malu” dan misskomunikation itu taemin sama minho kurang ngobrol, tapi itu si jinki jadi siapanya taemin??

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s