[Req’FF/Ontae] I’m YOURS!


myWord:

Hehehehe.. ini dia Ontae, aku buat ini mau meneruskan idenya Sanniiew^^ yang di oneshoot waktu itu loh yang judulnya

klik this:
I WASN’T he’s mine but Im Yours!
Nah, karena belum selesai maka aku ambil aja idenya dari situ, hehehe~ tentunya atas ijin eonni dong, so this is it!

Leave a comment!

by : KeyshaaKim
Genre : fluff, romance, NC gak ya~~ kekekek~

.

.

Oke, semua orang tahu siapa Jinki, Jinki adalah leader dari boyband terkenal SHINee, dia terlihat sangat menggemaskan , tidak sedikit dari fans menyukainya karena kelucuannya, sikap konyolnya terlebih Onew sangtaenya, semua orang menyukainya, seakan kebodohannya akan sesuatu adalah hal paling lucu sedunia bagi para shawol, tapi siapa bilang ia tidak pintar? dia sangat luar biasa, dibalik sikapnya yang clumsy dia punya otak yang encer dan ia bisa berubah menjadi orang yang sangat bijak jika diperlukan, dan itulah yang terjadi sekarang…

“Oke, apa yang kau mau sekarang Taem?”, tanya Minho sinis, Taemin cemberut dan bertolak pinggang menatap sosok yang lebih tinggi didepannya.

“I told you, aku tidak mau melakukannya? kenapa memaksaku hyung?”, tanya Taemin tegas,

“Ige mwoya?”, tanya Jinki yang baru masuk kedorm dan menaruh tasnya disofa, ia melihat kedua dongsaengnya saling bertatapan dengan mata membara.

“Hyung!”, Taemin berlari dan memeluk tubuh Jinki, Jinki tersenyum dan mengelus kepalanya.
“Hai, Minnie… ada apa ini? ada apa Minho?”, tanya Jinki beralih dari Taemin ke Minho.

Minho menatap Taemin sekilas dan beralih ke Jinki.
“Aku mengatakan padanya, malam ini aku ingin tidur di kamar kalian berdua, karena aku tidak mau tidur bersama kedua orang Dino head dan Diva isme itu.”, kata Minho panjang lebar, Jinki mengerutkan alisnya.

“Okee.. lalu apa masalahnya?”, tanya Jinki kemudian mengambil duduk di sofa, dan Taemin disebelahnya merangkul tangannya, Minho masih berdiri.

“Ya, jelas kan hyung .. kau tahu apa yang mereka lakukan? kau tidak dengar suara-suara itu?”, tanya Minho mencoba menunjuk ke arah kamar, semua terdiam..

‘AAahh..hh…j-jonggiie~ mmmhh…f-faster, harder! oh yess!!’

‘aaahh…Key!’

Taemin wajahnya memerah dan meringkuk dilengan Jinki, Jinki menggelengkan kepalanya, 2 orang itu benar-benar tidak tahu yang namanya privacy dan juga ketenangan publik.

“See … can i sleep in your room hyung? aku akan kedinginan kalau tidur disofa..”, kata Minho memohon
“Tapi hanya ada dua kasur!”, bentak Taemin

“Kau kan bisa tidur dengan Jinki hyung!”, balas Minho, dibalas tatapan kesal dan cibiran dari Taemin, Minho dan dia sering bertengkar, dan Minho sering membuatnya merasa direndahkan!

“Oke..oke…chill out guys…”, Jinki menarik nafas.
“Begini saja, Minho kau bisa tidur di kasurku, aku akan tidur di kasur Taemin…”, katanya, Taemin menoleh kesal, oh hell no!rencananya akan gagal lagi kali ini!

“NO!”, jawab Taemin kesal, Minho tersenyum menang
“Gomawoo hyung~ aigoo~ aku tidur duluan yah~ aku lelah sekali, besok masih ada jadwal, good night Hyung..”, kata Minho merentangkan tangannya, dan kemudian berbalik menatap Taemin yang menatapnya kesal,

“Good night Taeminniee~~”, katanya melambaikan tangan dan merongkan lidahnya kemudian masuk kekamar.

Taemin mengerutkan alisnya kesal dan melipat tangannya didepan dada kesal , ini semua karena Jonghyun dan Key hyung, dan JUGA MINHO! pikirnya.

“Hei…kenapa baby? kau masih marah ?”, tanya Jinki memeluk pinggang Taemin, Taemin tidak bergeming.
“Kenapa kau biarkan dia tidur dikamar kita?”, tanya Taemin kesal, Jinki mengerutkan alisnya.

“Kenapa? kan kau dengar sendiri apa yang terjadi, aku juga tidak bisa membiarkan member ku sakit karena kedinginan tidur di sofa baby…”, kata Jinki tersenyum, sial, senyum itu selalu membuat Taemin lemah.

“Kau… kau membiarkan rencana ku gagal tapinya…”, kata Taemin cemberut dan menundukkan wajahnya, Jinki bingung, rencana apa?
“Rencana…apa?”, tanya nya mengangkat wajah Taemin, Taemin menolak bertemu pandang dengannya dan melihat ke arah lain, wajahnya memerah.

“Hei…”, Jinki menghadapkan wajahnya dan tersenyum
“W-well… aku.. ingin bermanja denganmu .. h-habis, sudah beberapa hari kita tidak bertemu … dan…yah…”, kata Taemin cemberut. Jinki mengerjapkan matanya, 1…2…3…dia kemudian tersenyum lebar  dan tahu apa yang maknae tahu.

“Aishh~ my maknae is not really innocent at all like what he was ..kekeke~”, kata Jinki terkekeh dan meraih Taemin lebih erat, Taemin mendongak dan melihat Jinki tersenyum usil.
“M-maksudnya?”, tanya Taemin, Jinki memeluknya dan mencium pipinya kemudian berbisik ditelinganya.
“I know you want me …”, bisiknya, dan melihat ke wajah Taemin yang memerah, Jinki tertawa, Taemin mendorongnya dengan keras dan entah karena apa tiba-tiba Jinki jatuh kelantai, dan JEDUG!

“AAHH!”, ia jatuh terjengkak dan Taemin menibannya, kepalanya terbentur lantai, Taemin segera bangkit dengan panik.
“Hyung, mianhe… mianhe hyung… aduuhh… maafkan aku…”, kata Taemin panik, Jinki meringis dan mengeulus kepalanya.
“Hyung~ mianhee~”, kata Taemin sudah mulai ingin menangis, Jinki membuka matanya dan tersenyum kemudia menarik Taemin ke pelukannya.

“H-hyung?”, Taemin berbisik disela dada bidang Jinki.
“Im kidding~”, kata Jinki terkekeh, Taemin bangkit dan memukul dadanya pelan.
“YAH! stop beating me!”, kata Jinki masih disela tawanya, Taemin cemberut dan bangkit dari posisinya,
“Your not funny at all hyung!”, katanya, namun dengan segera Jinki bangkit terduduk dan menarik Taemin sehingga jatuh lagi di pangkuannya.

“A-apa?!”, sergah Taemin.
“Poppo~~”, pinta Jinki memanyunkan bibirnya, Taemin berdecak, kenapa ia bisa sangat mencintai orang konyol seperti Jinki?
Taemin tersenyum dan mencium bibir Jinki dengan kecupan lembut, Jinki tersenyum dan membuka matanya.

“Lagi dong!”, kata Jinki memeluk Taemin lebih erat, wajah Taemin memerah,dan perlahan ia membalikkan tubuhnya mengangkangi Jinki dan mencium bibirnya, Jinki dengan senang langsung membuka mulutnya, mereka berciuman dengan mesra, Taemin memainkan rambut Jinki dan Jinki melingkarkan tangannya dipinggang Taemin.

Lidah mereka saling beradu dan berusaha mendominasi, Taemin berdecak karena Jinki lagi-lagi menang, Jinki hanya menyengir dan menyelusuri rongga mulut Taemin, bermain dengan lidahnya, dan tangannya bergerak mengelus pantat Taemin.
“Aahh…”, Taemin mendesah melepaskan ciumannya dan menatap Jinki dengan wajah merah.

“Nah, ada apa dengan my Taemin?”, bisik Jinki penuh goda dan menggerakan pinggulnya menyentuh selangkangan Taemin, membuat Taemin terkejut dan memeluk Jinki.
“Ahh..s-stop!”, kata Taemin ketika Jinki menggesekan selangkangan mereka menjadi satu, dan mulai mencium leher nya.
“Stop? i dont think so .. is this what you want , isnt it?”, bisik Jinki mulai menghisap lehernya.
“Hh…but…n-not here..”, Taemin meremas kepala Jinki.
“Lalu dimana? dikamar ada Minho… hanya disini tempat yang sepi..”, kata Jinki tersenyum dan mulai mencium jakun Taemin, Taemin mendangakan kepalanya kebelakang.

“Aah…hh…”, lagi, dia melenguh ketika tangan Jinki yang satu sudah mengelus membernya dari luar celana.
“H-hyung…”, desah Taemin
“Apa? katakan kau mau apa?”, tanya Jinki terus mengelusnya, dan sambil mencium nipple Taemin yang bajunya sudah keangkat, Taemin terengah, sementara tangannya masih menggelantung dilehernya

“Kau siapa aku malam ini? dan apa mau mu? katakan ..”, bisik Jinki usil, ia terkadang senang membuat maknaenya horny.
“Aahh…”, Jinki semakin meremasnya. Taemin hilang kesabaran, ia mendorong Jinki dan berdiri kemudian duduk disofa , ia menarik kerah baju Jinki yang tepat duduk dilantai didepannya.

“IM YOURS, AND I WANT YOU TO FUCK ME RIGHT NOW, IN HERE!”, kata Taemin mencengkram kerahnya dan mencium Jinki, Jinki takjub dengan sikapnya yang memang terkadang di luar dugaan, Taemin yang sekarang sudahlah berbeda.

Jinki mencium nya dengan lembut, namun kedua tangannya bekerja membuka celana Taemin sekaligus boxernya, membuat Taemin mengerutkan alisnya ketika merasakan udara meniup bagian bawahnya.
Jinki menurunkan ciumannya ke nipplenya sesekali tangannya memeberikan job pada member Taemin, membuat Taemin terbaring pasrah disofa dengan kaki terbuka dan desahan sambil menjilat tangannya sendiri.
Ciuman Jinki turun ke bagian selangkangannya sebelum kemudian menuju membernya yang sudah keluar percum disana.

“Aahh…hh…hyunggg ah~”, Taemin mendesah dan mengangkat pinggulnya keenakan,
Jinki terus mengulum dan mengurutnya,
“Hyung~~ im gonna…ah..ah..ah ..”, Taemin klimaks untuk pertama kalinya, badannya melemas, Jinki tersenyum dan menghabiskan sisa percum dimember Taemin, ia mengelap mulutnya dengan punggung tangannya.

“Mau diteruskan?”, goda Jinki ketika Taemin sudah tenang. Taemin membuka matanya dan menyengir
“I told you, im  yours for tonight, and now its my turn..”, kata Taemin menggoda, what the heck with our Taeminnie?

Taemin bangkit dan membanting tubuh Jinki keatas sofa , ia membuka baju Jinki dan langsung menghisap nipplenya, membuat Jinki mendongak nikmat, tangannya turun ke belt Jinki dan menarik turun celana dan boxernya, kemudian ia menggenggam membernya yang besar di tangannya, terkadang Taemin takut akan membayangkan ukurannya yang besar masuk kedalamnya.

“Mhhmm…suck it Taem…”, perintah Jinki, Taemin menyengir dan menunduk mencium ujung membernya membuat Jinki melenguh, kemudian ia sudah mengulumnya dan memaju mundurkan kepalanya, Jinki membuka matanya nanar, ia melihat kebawahnya, mulut kecilnya seakan gelagapan menerima membernya yang besar itu, ia terus mengelus kepalanya, Taemin mendongak dan menatap matanya dengan tatapan bernafsu.

PLOP! Jinki sedikit kecewa karena ia belum sampai kenikmatan.
“Taemin?”, Jinki bingung karena Taemin mengambil posisinya diatas Jinki, kedua kakinya ia lebarkan dikedua paha Jinki
“Kau tahu yang membuat ku begini? ini semua salah mu karena kau membuat mu cemburu kau melakukan skinship dengan Luna kemarin, kau menyentuh tengkukknya saat kalian memberikan pelukan semangat, kau pikir aku akan membiarkan kau melakukan itu? aku kekanakan tapi, itulah aku, kau hanya milikku, hanya punyaku!”, bisik Taemin dan mencium, menghisap, dan mengigit kecil leher Jinki, memberikan bekas disana,
“And .. i marked you as for me…”, bisik Taemin ditelinga Jinki.
“Aaah!”, teriaknya tiba-tiba, ia menatap Jinki kesal. Karena tanpa aba-aba jari Jinki sudah masuk kedalam holenya.

“W-what was..that ..ahh!”, Taemin merebahkan kepalanya ke pundaknya ketika jari yang lain masuk.
“Sebagai balasan karena kau juga sering mendekat dengan Minho, Key, Jonghyun, Joon Hyung, Heechul hyung, dan apa perlu aku sebutkan yang lain yang sering memeluk mu sembarangan?”, tanya Jinki mengingatkan skinship yang sering diberikan hyugnya padanya.

“N-no…aahh..”, Taemin melenguh karena Jinki berhasil menemukan prostatnya dengan jarinya, Jinki tertawa, Taemin mencium bibirnya dengan ganas
“You pervert!”, maki Taemin
“So you do.”, kata Jinki, Taemin menyengir dan merintih, kemudian ia dengan satu tangan menarik tangan Jinki.

“Now what?”, tanya Jinki heran, Taemin menatapnya tersenyum.
“Shut up!”, kata Taemin, ia bangkit sedikit, tangan yang satunya memegang member Jinki, dan yang satunya menjaga keseimbangannya di leher Jinki, Jinki tahu, Taemin ingin berada di atasnya dengan posisi duduk.
“Help me.”, desah Taemin, Jinki tersenyum dan memposisikan membernya.

“AAAH…AH..”, desis Taemin ketika membernya masuk kedalam holenya, ia berhenti sesaat, ia merebahkan kepalanya di pundak Jinki,
“Move.”, bisiknya pada Jinki, Jinki menarik nafas dan memegang pinggul Taemin dan mulai menggerakan tubuhnya.
“Aahh…ahh…hh…so big…h-hyung…”, desah Taemin berciuman dengan Jinki, ia tidak mau melepaskannya, pinggulnya naik turun mengikuti gerakan Jinki.
“Dammit…so tight..nggh..”, erang Jinki.

“Oh..h-hyung…faster hyung …AAHH!”, Taemin mengerang kencang karena Jinki sudah menemukan prostatnya.
Jinki terus menerobos titik yang sama, membuat Taemin semakin gila menggeliatkan badannya.

“Jinki hyung!! im gonaa…ah…aggh..nnh…”, Taemin menegang, dan juga dinding holenya, membuat Jinki mendesis menerima tekanannya, Taemin klimaks dan keluar di perutnya, tidak lama Jinki juga dan mereka koleps di sofa,bernafas lega.

“Yeah, i love you pervert guy!”, bisik Taemin.
“Oh i love you too my little innocent !”, goda Jinki.

END~

Oke, kekekek~ gaje yah? maaf yah…hehehehe

comment please, annyeong!

Advertisements

54 thoughts on “[Req’FF/Ontae] I’m YOURS!

  1. oh oh oh ternyta ini sequel’ny toooh…hahaha
    akhir’ny mreka NC’an jg XDDDD
    eeeh feel yadong’ny ini tetep dapet…waaa
    aq mulai suka ontae >.<
    tp kasian abang minho kagak punya couple dsni…kkk~

  2. Aduh jongkey ya kerjaannya ncan mulu prinsip jongkey ‘TIDAK ADA HARI TANPA NC’ XD
    Minho beranten ama taemin hua lucu mehrong mau liat bang menong mehrong!!
    Ngliat taemin yg agresif gtu kyknya gk mngkn knytaan *ragu
    Itu apa sih minhonya gk ngedngr suara– aneh ya? Yah minho sendirian minho lo yadongan ama kodok aja ya? Kan sejenis xD

  3. suka bagian ending yang gini:
    “Yeah, i love you pervert guy!”, bisik Taemin.
    “Oh i love you too my little innocent !”, goda Jinki.

  4. Oh my innocent magne.!?

    Nc nya singkat ..tp dalem..#maksudloe

    Ahh taem gx nyadar ne kalo dia jg sring skip ma hyungdeulnya..ckck..

    Gemes ma minho…yg lain ‘main’ dia malah tdur sndirian d.kamar..
    #nyusulminho
    #ditendangshawol

    Okehh ka lg butuh asupan nc..
    Otak lg pervert nih..
    Ontae LANJUTKAN.!
    #siap’handycam

    gomawo..
    *bow*

  5. ngak tau mau komen apaan *plak dilempar kejurang* pokoknya FF nya nagus bgt,aduh…si Onew pervent bgt, ckck Taemin2 (?),pokoknya is The Best deh keke^^

  6. Ahahahha ontae yg hot moment fufufu
    Taem ya avak berani ya dsne ahh manja sixh tpi entah knpa kurang alur ya 😂. Klo nc ya sich yah lmyan hohohoho dichh gk ketaun wkwkwk

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s