[2min] Stupid liar


Foreword:

Hahahaha… 2min again, iuwh, sebenernya bosen abess… tapi yasudahlah, habis siapa yang author? saya kan? jadi ya terserah saya dong (lah?)
Oke, ini inspirasinya dari lagunya Bigbang yang baru stupid liar, lagi dengerin n cari artinya, eh, dalem beut~ kekek~

so, leave a comment if ya likey🙂

WARNED:
Angst! and Broken! 2min *smirk*

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Bagaimana kau bisa begitu? bagaimana kau bisa melakukan ini padaku dengan sangat mudah?

itu yang selalu ada dipikiranku.

Aku tidak percaya, kau yang selama ini aku cintaiku, aku sayangi, aku percaya, bisa dengan mudahnya meludahkan semua kebohongan padaku, berpura-pura tidak terjadi apapun, dan kau sangat pandai beracting, kau layaknya bintang hollywood papan atas yang menerima piala oscar.

“Aku minta maaf Minho hyung … aku tahu aku salah , aku mohon, berikan aku kesempatan sekali lagi, aku tahu aku tidak pantas memohon kembali padamu, tapi please … aku sungguh ingin berubah..kembalilah padaku…”

Air mata itu, tatapan mata itu, suara mu, dan juga kata-kata yang keluar dari mulutmu, kenapa begitu mudah?
Layaknya sungai han yang mengalir deras dan kau lontarkan begitu saja, tanpa peduli apakah ada batu terjal disana yang menghalangi mu, seakan batu itu adalah aku, yang senantiasa menerima semua terpaan perasaanmu.

“Bagaimana aku bisa percaya?”,

Ya, kau yang melemparku pergi begitu saja, dan sekarang ketika kau meminta ku untuk memaafkanmu dan melupakan apa yang terjadi diantara kita, aku sudah hancur, hatiku dan juga rasa ku padamu.

Aku masih ingat semuanya,

Kau bilang kau sakit, dan tidak bisa bertemu denganku , aku tahu itu sebuah kebohongan yang bodoh, jelas aku melihat mu berjalan dengan pria lain dan menyeruput teh ditangan mu dengan senyum merekah, bukan hanya itu, kau duduk dengannya dan menunjukkan afeksi yang berbeda .

aku masih ingat semuanya,

Kau bilang banyak tugas rumah yang harus kau kerjakan, kau pekerja keras, kau sangat ingin menggapai cita-cita mu, tapi yang aku ingat dan sangat segar dipikiranku, kau keluar dari hotel itu bersama dengannya, apa itu sebuah pekerjaan rumah? aku rasa tidak.

Bagiku yang menyedihkan adalah, selalu kembali ke pola yang sama, aku akan kembali padamu dengan cara yang kau lakukan padaku, dan semuanya sama.

Aku akan percaya begitu saja dengan semua kebohongan bodoh mu, dan otak bodoh ku menerimanya, mengalahkan semua ego ku, aku bodoh dalam hal percintaan, dan aku sangat bodoh karena aku percaya dengan kebohonganmu.

Aku bersikap layaknya laki-laki, yang mencintaimu dengan tulus, namun hanya kau campakan begitu saja setelah kau bosan, siapa sebenarnya dirimu? dimana kau yang dulu? dan ada apa dengan mu, Taemin?

“Hyung … aku mohon, maaf kan lah aku … aku rela melakukan apapun untuk mu …”, katanya menangis sejadinya dan memeluk kakiku, bangunlah … karena aku bukan tuhan, aku hanya pria yang mencintaimu, aku tidak membenci mu Taemin, aku hanya mencintaimu apa adanya dirimu, tapi kebohongan ini tidak bisa terus aku pertahankan, aku harus keluar dari semua ini, aku lelah…

Sekarang kau membuat ku memilih pilihan, untuk tetap mempertahankanmu atau biarkan semua ini berakhir.
Lihatlah dirimu, kau seperti tidak tahu apa-apa, bertindak seakan kau tidak pernah berbuat salah besar, kau bercinta denganku hanya semalam, setelah itu keau menendang ku , kau terus bertingkah seakan kau yang paling diinginkan.

Diam-diam aku selalu lihat senyum mu ke orang disekitarmu, berusaha menggoda, aku takut, aku khawatir, aku cemburu, aku takut teman-temanku menyadari akan perbuatan mu.

“Bisakah kita kembali hyung… aku mohon?”, jangan pernah bertanya seperti ini padaku, ini yang selalu aku inginkan, aku hanya ingin kembali di saat pertama kali kita akan bertemu, jika aku tidak tiba-tiba melihat mu menari diclub itu, dan kita berkenalan, dan menghabiskan malam yang singkat, kemudian memutuskan hidup bersama, semua itu akan aku hindari, aku tidak akan ke club dan tidak bertemu denganmu.

“Tidak akan bisa, semuanya berubah, keadaan berubah, semuanya maju dan tidak akan kembali, dan … aku juga berubah.”, kataku dingin, ya benar … aku lelah Taemin, aku lelah dengan semua kebohonganmu, kau tidak sadar, hidung mu akan memanjang layaknya pinocio jika kau terus lakukan itu, apapun masalahnya kebohongan adalah hal yang tidak diperbolehkan, cinta adalah dosa bagi semua orang, bagiku .. kita masih anak-anak, dan hanya bisa menyalahkan orang lain atas kesakitan kita, termasuk aku sekarang menyalahkanmu dan diriku ini.

Tapi aku sudah bosan, dan sekarang kita bertemu, aku selesaikan semuanya.

“Its over Taemin … kau tidak ada artinya lagi bagiku, sekarang pergilah, aku tidak mau kita bertemu lagi, aku lelah melihatmu, kau sangat membosankan, aku bosan dengan kebohongan bodoh mu. Dan terima kasih.”, kata ku pergi, tanpa berbalik, aku tidak akan berbalik, tidak sebelum aku akan menarik kata-kataku dan kembali lagi padamu jika melihat sosok mu, menangis lah… berteriaklah … karena aku tidak akan pernah kembali, aku tidak akan mau lagi, aku lelah Taemin…

CKITTTTTTT! BRAKKK!!!

“MINHOO HYUNGGGGG…!!”

.

Hujan? bagus sekali , hujan selalu datang ketika orang sedang sedih dan galau.

“Ada anak laki-laki yang tertabrak mobil disana, sepertinya sekarat…”,

Aku menoleh kesumber suara, aku terpaku, seoarang anak laki-laki?

Kaki berlari ke arah sebaliknya, aku berbalik, aku tidak mau berbalik, tidak lagi Minho, aku harus tetap melangkah maju, kau hanya menduga saja itu dia, tapi percayalah, itu orang lain.

“Permisi! permisi! saya mau lihat! permisi!”
Aku seperti orang kesetanan menerobos kerumunan orang gila, aku menuju kedepan, tubuh ku kaku, tangan ku mengepal, nafas ku tersengak karena berlari, dan sekarang aku sesak, aku tidak percaya.

“Taemin…Taemin!!”, aku meraihnya, kau bodoh Minho, kau bodoh kembali lagi padanya.

Aku merengkuh tubuhnya yang terguyur hujan, tidak banyak yang melihat kami, suara sirine mobil ambulan terdengar dikejauhan.
“M-m-min…ho..h-hyu..ng…”, suaranya yang lembut terbata, darah mengucur deras ditanganku, kepalanya sobek, dan wajahnya memar.

“Ya…Taemin… ini aku…” kataku memeluknya lebih erat, aku tidak perduli dengan darah segar mengotori bajuku.

Dia tersenyum, senyum itu, senyum yang aku cintaiku, senyum malaikat yang membuat ku jatuh cinta padanya pertama kali, senyum itu kembali padaku.
“K-kau…k-kembali…”, katanya, aku menyentuh pipinya.
“S-saranghae m-m-minho h-hyung…” katanya tersenyum.

.

.

Mari kita berhenti dan bertemu sekarang, karena saya tahu apa yang terjadi
Baby Aku tidak membencimu
Aku mencintaimu apa adanya
Aku gila, aku merasa lelah, pembohong bodoh

Demi apapun, aku tidak bisa lagi hidup layaknya manusia normal, aku sekarang hanya lah patung, atau robot yang diisi roh kedalam raga ku.

.

.

Breaking news:

Ditemukan mayat seorang pria ditepi sungai han pukul 07.00 dini hari, diduga ia meninggal karena bunuh diri, dengan memotong urat nadinya dan terbaring dipinggir sungai sambil menggenggam sebuah surat bertuliskan

Saranghae Lee Taemin, Pembohong bodoh.

Pria tersebut diduga bernama Choi Minho, umur 21 tahun, dan mahasiswa Universitas Cheondang.

END

Yuhuuuu~ dikit kan? kekekek~ begitulah, jangan panjang” yang penting to the point, 2min mati, yippiee~ baru kali ini bikin angst begini.

Leave comment yah🙂

bye bye thnxkiss :*

49 thoughts on “[2min] Stupid liar

  1. oalah si author sekalix bosen ngeri euy… mainx sm kematian(?). ini… bnr2 broken 2MIN, tp untungx k2x die.

  2. Oke. Aku lebih ikhlas kalo sama” meninggal gini.
    Daripada yg satu meninggal, yg satu kek mayat idup yg gapunya roh -_-
    Hahahahahahaha
    Aku jahat? Biarin!
    Lah daripada satunya tersiksa sih… :3

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s