Little Hope [Part 2]


Title                 : Little Hope

Author           : Nhaajoonie30

Cast                 : Onkey,  jonghyun

Genre              : Angst, Romance, Mpreg

Rating             : PG-13

Length            : sequel

Disclaimer    : FF-nya punya aku !!! Onew juga punya aku ..!!! yang lainya terserah !!!

Huwaa… lanjutannya ngaco banget, aku udah berusaha supaya lanjutannya lebih baik tapi malah makin kacau. Aku buat lanjutanya disela-sela wantu bikin laporan, jadi mian kalo gak nyambung..

Ya udah deh, buat yang mau baca silahkan aja buat yang gak mau juga gak apa-apa..

ENJOY

Pagi ini Key bangun dengan keadaan yang cukup baik, setelah semalaman ia merasakan sakit disekujur tubuhnya. Kanker yang key derita sudah sangat parah, bahkan tidak jarang sekali-kali ada bagian tubuh Key yang lumpuh, meskipun hanya untuk sementara.

Penyakit yang Key derita adalah faktor keturunan, dimana dulu ayah key pun menderita kanker sumsum tulang belakang yang menyebabkannya meninggal dunia, dan kini penyakit itu menurun pada key.

Key menyambut paginya dengan senyuman tipis, ia menatap sosok namja yang tertidur disampingnya.

” pagi chagi.. ” sap key seraya mengelus lembut pipi namja tampan itu.

namja yang ternyata onew itu hanya menggeliat kecil tanpa membuka matanya. key terkekeh, kemudian bangkit dan melangkahkan kakinya kearah kamar mandi.

” kau terlihat jelek key.. ” gumam key ketika melihat pantulan dirinya di cermin wastafel. tentu saja, wajah mulusnya kini nampak pucat dan di matanya terdapat lingkaran hitam yang sangat mencolok. key tak peduli, dia mencuci mukanya kemudian menyikat giginya setelah itu ia beranjak kedapur untuk menyiapkan sarapan.

***

Key sedikit berkutat dengan alat-alat masak di dapur bergaya minimalis yang ada dirumahnya.

” Hah, rasanya sulit sekali jika harus menjalani hari-hari seperti ini ” key membuka pintu lemari es untuk mencari bahan-bahan yang bisa dimasak untuk hari ini. setelah mendapatkan bahan-bahan itu key langsung mengolahnya.

” key ..” panggil seseorang dengan panik.

key berbalik dan mendapati sosok onew yang tadi tertidur itu sudah bangun dengan keadaan yang sedikit acak-acakan. raut wajahnya menampakan kepanikan ketika ia tak melihat sosok key disampingnya yang semalaman ia jaga karena keadaannya yang semakin memburuk.

” pagi ..” sapa key ramah.

” kau sudah merasa baikan ?? ” onew berjalan kearah key, kemudian memeluk tubuh ramping key. opss, mungkin tubuh kurus key yang berbalut baju tidur bermotif kotak-kotak itu.

” bahkan lebih baik ” sahut key manja.

” kau yakin ?? semalam kau.. apa perlu kita kedokter ??” tanya Onew tak percaya.

key menggelengkan kepalanya, kemudian mengecup singkat pipi Onew .

” Kau bau, sudah mandi sana ” key mendorong onew menjauh dari dirinya.

” ya key, kau juga belum mandi ” seru onew tak terima.

” tapi setidaknya aku sudah mencuci mukaku, sudahlah ayo cepat mandi setelah itu kita sarapan ” ujar key yang melanjutkan kegiatannya yang tadi sempat terganggu dengan kehadiran onew.

onew mendengus sebal, kemudian kembali memeluk key dari belakang.

” sebaiknya kita kedokter saja, bagaimana ?? ” tanya onew lagi, dia mencium tengkuk putih key.

” hmm, tidak usah. aku akan baik-baik saja ” jawab key.

setelah mendengar jawaban key, onew pun pergi meninggalkan key untuk mandi. tapi sebelum onew menghilang dibalik pintu kamar, onew sempat menatap key dari belakang dengan pandangan iba.

***

Onew POV

” hmmm… sepertinya enak ” seruku ketika melihat berbagai macam makanan yang disiapkan oleh key.

” harus enak, karena aku yang buat ” sahut key sambil tersenyum.

” ya.. masakan buatan nae key pasti selalu enak ” aku duduk dikursi yang berhadapan dengan key.

key terlihat sangat pucat, wajahnya yang selalu ceria seolah tak ada lagi, tergantikan oleh wajah pucatnya. semalam aku benar-benar sangat khawatir, key terus menangis karena seluruh tubuhnya terasa sakit. aku benar-benar panik, meskipun keadaan itu sudah sering terjadi entah mengapa semalam keadaan key lebih parah dari yang sebelumnya.

aku merasa harus selalu menjaga key dan tidak boleh melepaskan pengawasanku darinya. key hanya memilikiku, orang tua key sudah meninggal sejak 4 tahun yang lalu dimana ayah key meninggal karena penyakit yang sama seperti yang key derita, sedangkan ibu key meninggal karena kecelakaan lalulintas tepat setelah 7 bulan ayah key meninggal.

mungkin banyak orang menyangka key adalah namja chinguku tapi tidak, key adalah istriku. kami menikah setelah key divonis menderita kanker  setahun yang lalu, dan kini kami tinggal dirumah hadiah pernikahan dari orang tuaku.

Pernikahanku dan key memanng ditutupi kerena aku dan key masih sekolah, tapi jangan pikir tak ada yang tahu tentang pernikahanku dan key, jonghyun sahabatku dan key tahu tentang pernikahan kami dan dia sangat mendukung dengan keputusan kami ini.

” ya key, wajahmu benar-benar pucat. apa kau benar baik-baik saja ?? ” tanyaku dalam hati.

” ayo makan, melihat wajahku saja tak akan kenyang lagi pula aku sudah buatkan makanan kesukaanmu ” tegur key padaku karena aku hanya menatap wajahnya.

aku terkekeh, key masih saja bisa membuatku tersenyum.

” ya, melihat wajahmu memang tak akan kenyang. tapi jika melihat wajahmu justru membuatku bersyukur karena memiliki istri secantikmu ” kata-kataku sepertinya sukses membuat wajah pucatnya merona.

” kau selalu mengatakan aku ini cantik, aku ini bahkan lebih tampan darimu tahu ” sahut key dengan sedikit ketus.

” tapi kau menyukai namja yang tidak lebih tampan darimu ini kan ??” godaku pada key.

key menundukan kepalanya, kemudian menggeleng.

” aniyo.. kau bukan orang yang kusukai .. ” ujar key dengan pelan.

” mwo ?? jadi kau punya orang lain selain aku key ?? ” seruku tak percaya.

key kembali menggeleng.

” kau orang yang sangat ku cintai.. ” lanjut key dengan suara yang tak kalah pelan, tapi aku cukup bisa mendengarnya.

” jinjja ?? ” aku kembali menggoda key.

key mendongkakan kepalanya dan aku lihat wajahnya benar-benar sudah sangat merah padam.

” sudahlah, jangan terus menggangguku. ayo makan ” key berusaha mengalihkan pembicaraan dan mulai memakan sarapannya.

aku tersenyum melihat sikap key yang seperti ini, dia terlihat semakin manis dengan wajah memerahnya.

Onew POV end

***

Saat sedang makan tiba-tiba saja Key berlari kearah kamar mandi, dia menutup mulutnya dengan telapak tangannya. Onew yang khawatir menyusul key dengan terburu-buru.

” key gwenchana ?? ” tanya onew yang melihat key muntah-muntah dikamar mandi.

” aku .. mm baik.. hoek .. ” key kembali memuntahkan sarapannya.

” key, kau tidak baik-baik saja ” onew mulai panik melihat key yang terus memuntahkan sarapannya.

” aku baik-baik saja.. jangan.. khawatir.. hoek.. ” key menjawab dengan terbata-bata.

” key, dengarkan aku kita pergi kerumah sakit sekarang tak ada kata tidak ” tegas onew sambil memengang kedua pipi key.

key tak menjawab, dia terus menutupi mulutnya. wajahnya sangat merah dengan bulir-bulir air mata yang menghiasi sudut-sudut bola matanya.

” key, kau mendengarkan akukan ?? ” tanya onew semakin panik.

key tiba-tiba pingasan kedalam dekapan onew.

” key.. key… ” panggil onew sambil mencoba menggendong key.

onew menggendong key dipunggungnya, kemudian segera bergegas keluar dari rmahnya menuju rumah sakit, tepi sebelum keluar onew sempat mengambil kunci mobil yang tergeletak diatas meja makan.

***

onew menjalankan mobilnya dengan kecepatan yang lumayan tinggi, sesekali onew mencuri-curi pandang pada sosok key yang ada disebelahnya.

” bertahanlah key.. kita akan segera sampai ” gumam onew sambil memegang erat tangan dingin key.

sampai dirumah sakit onew langsung menuju ruang UGD, dokter langsung menangani key. onew menunggu dengan was-was diluar, dia terus melihat kedalam melalui celah kaca yang ada dipintu.

” key, kau akan baika-baik saja ” onew terus bergumam.

15 menit kemudian dokter keluar dan mengabari keadaan key.

” tubuhnya semakin lemah, keadaannya memburuk ” ujar dokter pada onew.

” tapi untuk saat ini keadaannya lumayan membaik, dia harus dirawat untuk terus memantau kondisinya ” tambah dokter.

” gomawo dokter ” sahut onew sedikit tenang. ” boleh aku melihatnya ?? ” tanya onew pada dokter.

” dia akan dipindahkan keruang perawatan, tunggulah sebentar. tapi ada yang perlu aku bicarakan dengan anda, bisakah anda ikut keruangan saya ?? ” jawab dokter itu.

onew mengangguk, kemudian mengikuti dokter itu.

***

” silahkan masuk ” dokter itu mempersilahkan onew masuk keruangannya.

” gomawo ” sahut onew sambil membungkukan sedikit badannya.

” sebenarnmya apa yang ingin anda bicarakan dokter .. ” onew menghentikan kata-katanya, karena bingung harus memanggil apa pada dokter muda itu.

” panggil saja aku dokter Siwon ”

” ya dokter siwon, apa ini ada hubungannya dengan keadaan key ?? ” tanya onew.

” sebaiknya anda duduk dulu ” dokter siwon menunjuk kursi dihadapannya.

” ya, ini ada hubungannya dengan keadaan key, tapi sebelumnya aku ingin bertanya. pakah key sudah menikah ?? ” dokter siwon menatap mata onew balik kacamatanya. *hoo.. disini siwon pake kacamata

” ne, aku suami key ” jawab onew singkat.

” sudah kuduga ” dokter siwon menghela nafasnya.

” sebenarnya bagaimana keadaan key dokter siwon ?? ” tanya onew tak sabaran.

” keadaannya semakin buruk, ditambah kankernya semakin menyebar keseluruh tubuh, key mungkin akan lumpuh di tambah dengan .. ” dokter siwon tak meneruskan kata-katanya dia menatap onew dengan bingung.

” dengan ?? ” tanya onew heran.

” dengan keadaannya yang sedang mengandung seperti sekarang ”

” me.. mengandung ?? ” seru onew tak percaya.

” ya, key mengandung. dan usia kandungannya sudah memasuki bulan ketiga ” dokter siwon melihat-lihat dokumen dihadapannya.

onew sedikit menyunggingkan senyumannya.

” lalu ?? ” onew kembali menatap dokter siwon.

” aku tidak dapat menjamin key dapat bertahan lebih lama lagi, jadi kemungkinan… ”

onew menunggu lanjutan kata-kata dokter siwon dengan was-was.

” kami harus melakukan aborsi, kondisi key sangat buruk dan tidak mungkin akan bertahan lagi ” lanjut dokter siwon sedikit khawatir.

” apa itu akan membuat kondisi key semakin membaik ??? ”

” kami kurang tahu, tapi setidaknya itu dapat membuat kondisi key agar tidak terlalu parah ” jawab dokter siwon.

onew menghela nafasnya, kemudian menatap dokter siwon dengan tidak yakin.

” akan aku pikirkan lagi ” ujar onew.

TBC

KACAU… gak tahu mo bilang apalagi.. *hiks

buat yang baca dan kasih komen gomawo yah…

Dan Buar para silent reader, hargailah kerja keras para author jangan cuma mau enaknya aja… beri komen sesingkat apapun, author akan hargai..

So Don’t Be Silent Reader

46 thoughts on “Little Hope [Part 2]

  1. acikkkk akhir’a nikah dehh my onkey :*

    lalalalalala onkey pny keturunan…
    tapi knp hrs aborsi??? gak! aku gak setujuuu T.T

  2. huweee,,, jangan aborsi… yak.. key pasti nggak bakal mau aborsi…
    cpt sembuh key…biar jinki nggak sedih lagi..

  3. haaaaa key hamilll onew ayo pikirkan selamatkan key dlu..
    ntr klw udh smbh baru bkin lagi…

    key sembuh dong thor kan bisa cangkok sumsum tulang belakang….

  4. Sedih,,
    Klo key tau dy mengandung psti dy gx bakal mw aborsi,..
    Tp keadaan key memburuk, eottokhae??
    Gx setuju key aborsi, tp gx mau jg key meninggal..

  5. oh angel bagaimana ini jinhun harus bilang apa senang or sedih ? 22.a jadi satu mah… key hamil tapi penyakit.a… jadi onkey dah kawin… kalo key tau dia gak akan melakukan apa yang dikatakan dokter siwon tapi jika onew apa yang akan kau lakukan n jawab beh ? next

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s