[onkey] just tell me how to show my love


Anneyong..

wkwkw

Saya dating! Miss me? Haha

kali ini ga bawa STRONG..mari abaikan strong untuk sejenak… haha

ini sebenrnya ff comeback abis UN.. tapi ternyata saya tidak benar2 hiatus. Karena nada bisa lihat sendiri walaupun un saya tetap post! Wkwkwkw

Ya udahlah..ini ga aku edit ulang! Gaje banget sumfah.. TAPI PLEASE..RCL RCL//

Title                 : JUST TELL ME HOW TO SHOW MY LOVE

Author             : Keysha

Cast                 : Onew, Key (focus)

Support Cast    : Minho, Jonghyun, Taemin

Genre               : Romance, YAOI

Rate                 : PG-13

Length             : One shoot

=================================================================

Semilir angin berhembus meniup poni blonde yang diseling highlight warna-warni di selanya. Wajah cantik yang menyunggingkan senyum dengan lirikan mata kucing yang tajam..err..yeppeo! Mengikuti arahan fotografer yang berdiri tak jauh didepannya. Sesekali memutar lensa kamera untuk mendapat focus terbaik, membidik gerak-gerik si namja cantik yang berbalut kaos longgar putih dengan skin tight jeans coklat muda, tersenyum riang di tengah kebun bunga. Ck, tema yang bagus untuk musim semi yang akan segera datang. Membungkuk pelan setelah selesai sesi ini, meraih handuk kecil yang disodorkan seorang namja cantik berambut almond. Memegang buku agenda dalam dekapan tangan kurusnya, Menuntun namja cantik itu duduk di kursi lipat sudut taman. Menyesap jus jeruk dingin yang disediakan di meja kecil, mengeluarkan ponsel touchnya dari saku dan mulai memainkan jemari lentiknya pada layar ponsel. Tak begitu memperhatikan managernya itu berceloteh tentang schedule-nya hari ini. Mendengus malas tepat setelah managernya berhenti bicara. Memicing pada namja cantik yang menatapnya malas kemudian melengos

”Tak ada dispensasi lagikah Taeminnie? eum?’ menunjukkan wajah memelasnya menciptakan segurat wajah imut dari si manager cantik sekaligus tampan (?) bernama Taemin itu.

”Ani hyung..kau baru dapat dispensasi kemarin.. bersikaplah profesional. Aku sudah lelah menutupi hubunganmu dengan Onew hyung..” bergumam pelan seraya membolak-balik kertas jadwal milik namja cantik itu.

”ahhh..Taeminniee… jebal..” menggamit lengan kurus itu lembut, tapi tak digubris karena Taemin justru mengeluarkan ponselnya dan mulai berbicara dengan sauara di seberang line telepon. Namja cantik itu mendengus, meraih ponselnya sendiri dan menekan dial 1 di kontaknya. menempelkan benda itu pada telinga..dan lagi-lagi..TUUUUTT hanya bunyi panjang yang ia dapat, tanpa ada yang mengangkat teleponnya ataupun mengirim pesan singkat. Ukh! Menggerutu pelan namun langsung terhenti ketika seorang yeoja berkacamata mendatanginya, bersiap untuk memperbaiki make-up wajah yang sedikit luntur karena panas mentari.

”Anneyong key..” sapa yeoja itu seraya membuka tas make-up yang ia tenteng.

==================================================================

Riuh rendah suara para penggemar dan penonton begitu ramai mampir ke pendengaran. Seorang namja tampan tersenyum tipis, menggenggam mikrofon turun dari panggung. Sesekali menyapa pada beberapa kru yang melambai. Kyeopta! Berjalan santai hingga sebuah suara..err..ani! Lebih tepatnya pekikan nyaring yang bersumber dari yeoja cantik di depan ruang make-up. Mengenakan kaos ungu longgar dengan belt hitam serta manik-manik gemerlap yang melekat.

”Oppa!” berseru lantang, sedikit mengalihkan pandangan beberapa kru yang melewat dan langsung terkikik geli. Namja tampan itu mendengus malas, menghampiri si yeoja yang sekarang bersandar di dinding.

”Hei..” menyapa datar, hanya tersenyum tipis menunggu yeoja itu bersuara bersuara kembali.

” Anneyong Onew oppa! tadi penampilan yang hebat!” mengacungkan kedua ibu jarinya kedepan wajah si tampan bernama onew. Namja itu tersenyum kecut, mengelus tengkuknya lembut dan mengangguk pelan.

”Gomapta..” memperhatikan wajah cantik yang berseri didepannya, mengetuk lantai dengan kaki tak sabar. Hey! Mau kemana? Buru-buru sekali? Mendelik tajam begitu lengan yeoja itu melingkar di lengannya, menggelayut manja seraya terkekeh.

”Oppa..apa ada waktu setelah ini?” bersuara dengan nada manja, membuat namja itu bergidik sebentar, melepaskan gamitan si yeoja yang sekarang mendengus kesal. Sepertinya tak suka?

”Eun cha, mian..aku sibuk. Aku harus pergi sekarang..” melambai pelan dan buru-buru masuk kedalam ruang make-up, mengemasi barangbarangnya. Tak lupa merogoh ponsel dari saku mantelnya. Memainkan jemari besar itu pada layar dan menghela nafas panjang. Ukh! Menyebalkan! harus setiap waktu bertemu dengan yeoja bernama kim eun cha tadi. Kalau bukan karena tuntutan peran, tak akan mau ia melakukan ini. Taktik bisnis entertain kau tahu? Menciptakan skandal palsu untuk mendongkrak kepopuleran seorang artis. Dan sekarang ia harus melakukannya demi si yeoja genit yang baru debut tiga bulan lalu. Jujur! Ia sebenarnya tak enak hati melakukan ini, mengingat disana pasti ada yang tersakiti. Seorang yang begitu spesial dalam hatinya, seseorang yang dirahasiakan pada publik. Terpaksa! tak ingin dipecat dari manajemen karena merusak skandal yang tengah hot ini. Masih merahasiakan hubungan ini setelah tiga tahun menjalin hubungan, ukh..sedikit bosan memang jika harus sembunyi-sembunyi dari incaran pers yang haus skandal. Tak ingin hubungan ini terekspos media.Tapi..Hey! Apapun akan ia lakukan demi melihat wajah cantik itu tersenyum walau harus hanya bertemu sebulan tiga kali, malahan hanya sekali jika pekerjaan memang sangat padat. Menatap foto yang terpampang pada ponselnya. seorang namja cantik yang tersenyum tipis, poni blondenya jatuh membuat wajah itu semakin cantik. NEOMU YEPPEO! Berjalan cepat memainkan kunci mobilnya menuju pelataran. Memandang langit kehitaman yang gelap, membuka pintu mobil dan duduk di balik kemudi. begitu tergoda untuk mengeluarkan lagi ponselnya, mendengarkan suara merdu yang selalu membuatnya rindu.

==================================================================

Hello.. hello

Nareum daero yeongil naessoyo~

merasakan ponselnya berbunyi pelan, meraihnya dan tersenyum lebar begitu menatap kontak yang tertera di layar yang berkediip cepat. Duduk di kursi lipat pojok ruangan, membuat tubuh mungilnya tersembunyi dari keramaian kru yang tengah mengangkut berbagai peralatan ke tempat shooting yang lain.

”Hei baby..” langsung memekik tertahan setelah menekan tombol virtual hijau. Mendengar kekehan renyah di seberang line sana.

”Hei..Apa sudah makan?” bertanya, masih disela kekehannya. Membuat namja cantik itu tak sanggup menahan senyum yang semakin melebar, menyilangkan kedua kakinya dan bersandar pada sandaran kursi lipat yang terbuat dari kain.

”Eum..Tadi taemin membelikanku cheese cake.Hehe..kau sendiri sudah makan?” memainkan jemari lentiknya pada pinggiran kursi. Terlalu senangkah? Tentu saja! Mengingat waktu yang mereka miliki begitu sempit karena hal pekerjaan.

”ani..aku belum makan, aku baru pulang dari show..” sedikit menggumam pelan. Key membulatkan kedua mata kucingnya, siap untuk mengomeli namja tampan yang berdengung di seberang sana.

”Baby! Kau belum makan eoh? Ini sudah nyaris jam sepuluh malam..kau tidak lapar?Ukh! Andai aku ada disana, aku akan memasak sesuatu untukmu!” mengomel pelan dengan suara yang ditahan. Melirik sebentar kesekeliling, berharap tak ada yang mendengarnya sekarang.

”Aku ingin chicken.. ” berujar pelan, nyaris membuat key tersedak salivanya sendiri karena menahan tawa.

”ahaha..ne baby. baiklah..sepulang shooting aku akan ke apartemenmu.. tunggu aku ne?”

”Ani ani..kau pasti lelah. Tak usah, kau pulang saja, nanti kau sakit” menolak dengan nada yang sedikit..panik?

”tapi baby..”

”Gwaenchana..kau harus  jaga kesehatan! Sudah dulu ya baby..aku ada konferensi pers sebentar lagi..bye..chu~” TUT. Menghela nafas panjang, sebenarnya ingin menanyakan konferensi apa? Tapi..ck, ya sudahlah. Menoleh pada sutradara yang ternyata sudah mencak-mencak mencari dirinya sedari tadi. Berlari kecil menuju sutradara yang siap menghujaninya dengan ocehan-ocehan yang menganggu pendengaran. Membungkuk pelan dan langsung berdiri didepan kamera, siap untuk melakukan rutinitas kesehariannya. Akting!Sangat mencintai dunia hiburan seperti ini, sesuatu yang sangat dicita-citakan sedari dulu. maka tak heran kan jika ia tak ingin merusak ini semua hanya karena hubungannya dengan namja tampan nan jauh disana?

Menghela nafas berat, menghampiri taemin yang duduk menyilang kaki di teras. Sesekali menarik ujung kacamata minusnya yang melorot, mengamati kertas-kertas yang ia genggam.

”Sibuk sekali taemin..” ujar key, duduk menghempaskan diri di samping taemin yang terkekeh. Melepas kacamatanya dan memasukkan kedalam saku blazer hitam yang ia pakai.

”Sedikit.. Apa sudah selesai hyung? eoh! Ini sudah tengah malam, sebaiknya hyung pulang. Besok pagi ada siaran di Sukira, kajja!” menutup buku agenda kecilnya dan beringsut bangkit, melirik key yang tersenyum miris.

”kau lelah taemin.. sebaiknya besok tak usah temani aku bekerja, aku bisa mengurus semuanya sendiri..” meremas pelan bahu sempit yang sedikit menggigil itu. Dinginkah? menggamit lengan kurus taemin dan membawanya ke pelataran parkir.

”apa minho tak rindu denganmu eoh?” membuka percakapan setelah duduk di balik setir kemudi, menginjak pedal gas dan menjalankan jaguar silver itu dengan kecepatan normal. Taemin terkikik pelan, menghembuskan nafasnya sejenak dan memandang keluar jendela. Menatap jalanan seoul yang sudah sepi.

”Molla, hehe.. Aku masih tak yakin dengan hubungan kami ini..” memainkan jemari kurusnya pada pinggiran jendela, menciptakan sebuah dengungan dari key yang berkonsentrasi dengan jalan.

”Hmm..Bagitukah? Hubungan kalian baru dua bulan.tapi aku yakin minho namja yang berbeda seperti yang infotaement katakan..Yahh..kau taulah maksudku, sama saja seperti onew yang sering di gosipkan dengan artis lain.. kau tahu? Onew benar-benar membuatku kesal dengan skandal Oncha itu..ck,” meremas setir kemudi erat, menggertak rahangnya menahan emosi yang mulai sedikit naik. Taemin tertawa kecil, mengeluarkan ponselnya dan mulai asik dengan dunia sendiri. Tak menghiraukan umpatan-umpatan tak jelas dari key yang menggerutu tentang betapa kesalnya ia pada namja bernama onew itu.

”Gomapta hyung..eum, kau yakin besok tak ingin ditemani?” taemin membungkuk pelan, menatap key dari kaca mobil yang terbuka. Key terkekeh pelan, mengibaskan tangannya dan sedetik kemudian mengacungkan ibu jarinya.

”Tenang saja taeminnie.. aku bukan anak kecil yang akan tersesat tanpa dirimu..hahaha.. kirimi saja aku jadwal melalui sms. oke?” menarik ujung bibir tipisnya membentuk selengkung senyum.

”Ne..baiklah kalau begitu. aku masuk dulu hyung.. jumuseyo” melambai kecil, menatap jaguar silver itu berbelok di ujung jalan.

==================================================================

”Baby..” suara merdu key berdengung pelan, merasakan hembusan angin menerpa wajah cantiknya. Hanya mereka berdua, onew dan key yang terduduk di bangku taman dengan jam yang menunjukan pukul satu dini hari. Terlalu malam untuk bertemu seperti ini, tapi apa daya. Demi menutupi hubungan mereka dari publik.

”apa sukses dengan film barumu? Aku yakin film itu akan laris di pasaran” berujar pelan menyahutin key yang sumringah, menyandarkan kepalanya di bahu sempit milik key. Key terkekeh kecil, menepuk kepala onew pelan dan tersenyum tipis.

”Gomapta, hmm..kau sendiri? Sukseskah dengan skandal barumu dengan yeoja itu?” berujar dengan nada sinis, membuat onew mengangkat kepalanya. Menatap lurus kedalam mata kucing yang memandangnya serius.

”key..aku~” meraih tangan kurus itu dan menggenggamnya erat.

”Aku lelah baby..” menarik tangan kurusnya dan menyandarkan punggung sempit itu pada sandaran bangku taman. Mendongak menatap hamparan hitam yang selimuti cakrawala. Onew mengernyit, meraih lagi tangan key mencoba meyakinkan untuk percaya pada segala ucapannya.

”Key, kau tahu.. itu resiko pekerjaan, bukankah kita sudah sering membicarakan hal ini? come on key, mengertilah..” diam, kaku menangkap wajah cantik itu dengan raut yang begitu dingin.

”Tapi aku lelah baby, kau tahu betapa tersiksanya aku saat berita sialan itu selalu membayangi kehidupanku. Apa kau tahu betapa bencinya aku pada yeoja itu? apa kau tahu aku begitu sakit melihatmu harus bermesraan dengan yeoja itu sekalipun itu tuntutan pekerjaan..sepertinya kau tak mengerti itu semua baby..’ beringsut bangkit berdiri dengan raut kecewa. tak berani menatap wajah tampan yang memandangnya sendu.

”Key… Please, jangan kekanakan seperti ini..” menahan namja cantik itu untuk melangkah lebih jauh. Key tersenyum kecut, miris? Molla, menepuk kepala onew pelan dan mencium lebut keningnya, membuat onew memejamkan mata sejenak menikmati kecupan singkat di keningnya.

”bahkan kau tak pernah sekalipun memanggilku baby.. ahhh.. tiga tahun onew, dan aku bisa menghitung pertemuan kita dengan jemari. eum.. satu..dua..tiga..ahh, aku lelah. Aku mau pulang..” berjalan meninggalkan namja tampan yang diam ditempat. Kakinya seolah terpaku, tak sanggup untuk menyusul namja cantik yang sudah jauh di ujung jalan sana. Bahkan tak menawarkan pulang bersama? eoh? Memang sih, taman ini tak begitu jauh denganapartemen key, hanay butuh sepuluh menit berjalan kaki dan namja cantik itu sleamat hingga apartemen.

Onew menghela nafas panjang, menguce mata sipitnya yang lelah.Ukh..memang akhir-akhir ini pertengkaran kecil sering terjadi anatara mereka, tapi entahlah untuk sekarang. Firasat buruk sedikit membayangi hatinya, akankah berakhir seperti ini? menggeleng cepat, mengusir seluruh bayangan yang ada didalam benaknya. Mengeluarkan ponsel dan mula mengetik sebuah pesan singkat.

To: My key

jumuseyo key..saranghae..

send

==================================================================

WHUZZ…

Angin berhembus kencang, meniup ujung syal coklat yang melingkari leher jenjang key. Membuat namja cantik itu menggertak giginya menahan dingin yang mulai menyusup kedalam mantel. Sedikit bingung dengan cuaca yang begitu mendung hari ini, padahal pagi tadi begitu cerah. Menolehkan pandangannya pada seorang namja berambut jabrik dua warna yang menghampiri dirinya.

”key, bersiaplah..sebentar lagi scene bagianmu..” menepuk bahu sempit itu, sementara key tersenyum tipis dan mengangguk. Berjalan pelan kerarah make-up artist yangsudah tand by di tempat. Huuuftt..menghela nafas panjang, menatap ponselnya yang sedari pagi diam. Menunggukah? Sangat mengharapkan onew menghubunginya. Duduk di kursi lipat membiarkan yeoja berkacamat itu kembali mendandaninya. Pikirannya masih berkutat dengan kejadian semalam, ukh..sedikit kesal tentu dengan skandal oncha yang masih bertahan di chart teratas infotaiment. Mendengus kesal ketika seorang kru membawa sebuah majalah dengan sampul onew dan euncha, sekilas membaca headline besar-besar bertuliskan ’KONFERENSI PERS SKANDAL ONCHA NYATA?’. Membualtkan mata kucinga dan buru-buru menghetikan langkah kru itu. Membuat tatapan heran dari beberapa kru disekitar, termasuk si make-up artist yang menghentikan sapuan bedaknya pada wajah cantik itu.

”Noona, bolehkah aku pinjam majalah itu sebentar?” menunjuk majalah yang di tenteng si yeoja kru. Yeoja itu mengernyit heran, ragu menyerahkan majalahnya pada key yang terlihat begitu antusias..atau memang..kesal? bergumam terima kasih sebelum meraih majalh itu dan membuka halaman pertamanya. Membaca artikel sesuai headline di depan cover. Ukh! menggertak gigi, begitu mata kucingnya mnyapu habis huruf-huruf berjejer yang bercerita tentang konferensi pernyataan hubungan onew dan euncha. Jadi yang tempo hari itu konferensi ini? Tentang pernyataan hubungan mereka? Begitu? meremas majalah itu hingga pinggirannya sedikit mengkerut. Membuat make-up artist di sebelahnya bergidik ngeri, masih membenarkan letak poni blonde namja cantik itu. Buru-buru mengeluarkan ponselnya dan mengetik cepat, memainkan jemari lentiknya di atas touch screen.

To: Dubu Kyeopta

Aku ingin bertemu, satu jam lagi di lapangan belakang chungdam high school

Send

melengos sebentar, mengedarkan pandang pada sekeliling. Hmm..tak begitu ramai. Tentu saja mengingat bahwa mereka sedang di lapangan basket chungdam sebagai lokasi syuting, dan ini hari minggu!

Drrrrr..drrrrrr…drrrr.. ponselnya bergetar, menekan tombol virtual hijau dan membacahuruf-huruf yang tertera pada layar ponsel.

From : Dubu Kyeopta

aku sedang syuting CF key.. memang ada perlu apa?

meremas ponselnya erat menahan kesal, apa syuting CF lebih penting di banding dirinya?

To: Dubu Kyeopta

Penting. Pokoknya kau harus kesini.. aku tunggu..

Send

Mengetuk jemarinya pada pinggiran kursi, terlalu kesal dengan semua yang terjadi pada hubungannya. Errghh..mendengus malas, merasakn ponselnya bergetar panjang, menandakan panggilan masuk.

”ne?” menjawab dengan malas setelah menekan answer.

”Wae key? Ada perlu apa?” suara ramah itu terdengar. Key tersenyum kecut, melirik sekilas pada cover majalah yang masih di pangkuan.

”Ada sesuatu yang ingin kubicarakan..”

”tapi key~”

”Baiklah kalau memang tak bisa datang.. Anneyong..” memutus sambungan dan mengetik sebuah pesan singkat.

To: Dubu Kyeopta

aku ingin kita putus. Aku sudah lelah terlebih kau menutupi konferensi tempo hari. anneyong onew-ssi..

send

Meletakkan ponsenya di atas meja, memandang sekilas dengan raut wajah kecewa. Jadi begini? Harus beginikah akhirnya? Resiko.

==================================================================

”Oppa!” huuufftt..pekikan nyaring itu lagi, membalikkan badannya malas. Masih menggenggam ponsel denga raut sendu, menatap yeoja manis yang berjalan riang menghampirinya.

”Wae eun cha?” bertanya pelan, tak menatap wajah yang begitu antusias di hadapannya.

”Ani..bogoshippo..hehe” menggamit lengan onew cepat, membuat onew berjengit dan segera melepaskna lengannya dari gamitan eun cha. Mata itu menatap wajah tampan onew yang terlihat suntuk.

”wae oppa?”  sedikit menjaga jarak melihat onew yang terlihat kesal. Tahu betul jika onew yang kesal begitu menyeramkan, berbanding terbalik dengan sikpanya yang biasa ramah.

”Ani, Aku sedang suntuk, sebaiknya kau jangan menggangguku” melangkah pergi, meninggalkan eun cha yang terpaku diam di tempat. Ukh! mengacak rambutnya frustasi, menatap lagi layar ponsel yang menampilkan pesan singkat dari namja cantiknya.Membacanya berulang-ulang seolah belum mengerti arti dari kata-kata itu. Seperti inikah? Hanya karena skandal? sempat berfikir untuk bicara pada pihak manajemen, tapi..bukankah itu namanya bunuh diri? Tak mau ambil resiko untuk dipecat dari panggung hiburan. Errrgghh..menendang kerikil yang ia temuui sepanjang taman nan sepi.

”Key..waeyo?” mengetuk dahinya, merutuki tentang tingkahnya selama ini. Memang ia akui ia bukanlah namja yang bisa mengumbar kata-kata gombal penuh rayuan, bukan namja yang bisa dengan mudahnya menjanjikan sesuatu yang belum tentu bisa ia penuhi, bukan namja yang mudah mengatakan perasaannya. Bahkan ia demam tiga hari setelah mengungkapkan perasaannya pada key, begitu gugup! yahh.. begitulah, bukan namja yang selalu ada disaat key membutuhkan karena masalah pekerjaan yang menghambat satu sama lain. Bukan namja yang mudah merangkul bahu sempit itu karena ia tipikal namja yang kaku untuk melakukan sesuatu. Ingat sekali saat wajahnya bersemu ketika mencium bibir tipis itu pertama kalinya. Sekali-kalinya ia melakukan itu, mencium key lebih dulu. Selebihnya? key yang melakukan. Sempat berfikir, pasti key bosan dengan hubungan mereka? tentu saja! Jarang bertemu, dan itu membuat hubungan mereka renggang. ahhh.. Menerawang langit yang sedikit mendung di atas sana. Tak berinisiatif untuk menghubungi namja cantiknya, karena ia pikir key butuh waktu untuk semua ini. Huuftt.. meniup poninya yang  jatuh, menatap wajah cantik pada layar ponsel.

”saranghae”

==================================================================

Tuk..tuk..tuk..

Mengetuk lantai denan sol sepatu boot hitam yan ia kenakan, sesekali menubah posisi duduk mencari posisi yang nyaman. Tapi tampaknya tidak, melihat bahwa sekarang namja cantik itu terus-menerus menatap ponselnya yang tereletak tak jauh dari tempatnya duduk kini. Tiga hari. Apa onew memang benar-benar menginginkan semua ini? Yah..setidaknya ia bisa kan menghubungi key sesibuk apapun ia? Mendengus berat, meraih ponselnya dan menekan dial 1, benar-benar tak sanggup untuk seperti ini. Dan sperti biasa, hanya bunyi TUUT panjang tanpa ada suara ramah diseberang sana.

”Hufttt..wae baby?aku benci kau! ukh!” menggumam pelan, menatap kosong kearah taemin yang asik menulis di seberan meja.

”taemin! Apa kau pikir onew hyung benar-benar meginginkan kami putus?” menopang dagunya di atas meja, menatap serius pada namja cantik berambut almond yang mengangkat kepalanya sedikit.

”Molla..sebaiknya hyung temui saja dia, mungkin akan lebih baik..” kembali menulis, membenarkan letak kacamata yang melorot dari hidung mancungnya.

”Issshh..aku tak mau bertemu dengannya!” melengos, menyilangkan kakinya dan mulai memainkan jemari diatas touch screen ponsel, entah apa yang ia lakukan sekarang? Sesekali berdendang tak jelas dan mengetuk pinggiran meja. Rindukah? Huffftt.. menatap wajah tamoan dalam layar ponsenya hingga suara taemin memecah lamunan key.

”Oh ya, aku hampir saja lupa. Nanti malam kau jadi bintang tamu di starking” membolak-balik halaman agendanya dan beringsut bangkit.

”Eodiga?” tanya key, melihat taemin melangkah menjauh.

”Survey..haha.. sudahlah, istirahat saja. Oke? Jaga kesehatanmu hyung!”mengacungkan kedua ibu jarinya dan menghilang di balik pintu kaca.

==================================================================

”MWOYA?!” key membulatkan matanya, mulutnya menganga tertutup punggung tangan yang refleks naik. Taemin menghela nafas sejenak, menatap artisnya yang masih dalam wajah shock.

”Kau bilang apa taeminnie? Kau gila! Ishhh..mau di taruh dimana mukaku bertemu denganny! Kau gila taemin!” mendesis, menjaga suaranya agar tak terdengar kru yang lewat.

”mian hyung, aku kan juga tidak tahu kalau onew hyung akan jadi bintang tamu juga. Lagipula hyung juga jangan seperti ini terus..” menyisir poni almondnya yang jatuh.

”Tapi..aku butuh waktu taemin..” menyilangkan kedua tangannya bersidekap di depan dada.

”Bersikaplah profesional.. ini resiko pekerjaan hyung. sudahlah, kau masuk sekarang! aku ada perlu dengan seseorang..” mendorong punggung sempit itu masuk kedalam make-up room. wajahnya berubah tegang saat mata kucing itu menangkap sosok yang begitu ia rindu sekaligus benci tiga hari ini. duduk tak jauh dari onew yng melirik sekilas pada key, menyadari kehadiran mantan kekasihnya itu. aahh..aura canggung menguar jelas di ruangan ini, yahh..walaupun ada beberapa artis lain yang tengah berbincang di sudut ruangan, termasuk eun cha yang sekarang asik bersenda gurau dengan onew. mendengus malas, melhat pantulan bayangan onew dan eun cha di cermin besar itu. ia meremas ujung sweater biru mudanya pelan, marahkah? kesal! bahkan masih terasa saat acara sudah dimulai, menatap onew yang duduk bersebelahan dengan eun cha.

”Ya! Onew, apakah benar hubunganmu dengan eun cha?” tiba-tiba saja MC bertanya seperti itu, membuat onew tertegun sejenka, eun cah tersneyum manis dan key menahan nafasnya tegang. Inikah saatnya? Onew tersenyu tipis membuka mulutnya membuat key semakin penasaran dengan apa yang akan ia lontarkan sebagai jawaban.

”ani..”  tersenyum kecut dan langsung di sambut riuh dalam studio. hey! bukankah tempo hari mereka resmi memberitahukan hubungan mereka. Mata kucing itu melirik pada namja tampan yang mengelus tengkuknya gugup. Mata sipitnya melirik sekilas pada key hingga sorot mata mereka bertubrukan.

”Bukankah kau dan eun cah resmi memberitahukan pada publik tiga hri lalu?” bertanya hati-hatipada onew yang tersenyum tipis. Eun cah yang duduk di sebelahnya hanya menggeleng pelan, memberi isyarat agar namja tampan itu tak melakukan hal bodoh.

”Ani.. aku sudah mempunyai orang yang kucintai sejak tiga tahun lalu..” memasang sanyumnya yang tampan, membuat key terpaku menatap namja tampan itu menyelesaikan bicaranya.

”bagaiamana bisa?” tanya MC. Onew terkekeh pelan, memasukkan kedua tangannya kedalam saku celana.

”Tentu saja bisa. ini hanya masalah pekerjaan. dan..yahh..aku rasa ia akan tersakiti jika aku terus seperti ini, bahkan sekarang aku tak peduli jika aku harus dipecat dari manajamen hanay karena masalah ini. atau semua MVP didunia ini akan berbalik membenciku..i don’t care..~” hening, semuanya hening seakan menghayati pernyataan onew yang sekarang menghadap key yang masih menatapnya lekat dengan wajah yang..err..kaget.

”karena aku mencintainya, apapun yang ada pada dirinya aku menyukainya, baik itu buruk ataupun bagus aku akan selalu menyukai itu. aku menyukai saat ia  berbicara, marah, bahkan saat ia mencubit pipiku..hehe” tertawa kecil…mata sipitnya menatap lurus kedalam mata kucing key yang seolah tak berkedip.

”Aku menyukai semuanya, aku menerima ia apa adanya. sayang..ia seperti tak mengerti betapa besar cintaku padanya. mungkin aku bukanlah namja yang bisa seenak hati mengeluarkan apa yag ada di dalam fikiranku, bukan namja yang bisa menunjukkan rasa cintaku dengan kata-kata romantisdan menggombal, atau aku bukanlah namja yang bisa selalu ada di sampingnya ketika ia membutuhkanku. aku bukanlah tipe namja yang romantis, yang memberi bunga dan mengajak candle light dinner. aku hanya bisa mengajaknya pergi ke taman dekat rumah, menatap bintang dan mengulang kata yang tak akan pernah bosan ku katakan.. hanya seperti itu karena waktu dan pekerjaan yang menyekat kami. tapi asal kau tahu, aku sangat mencintaimu..jeongmal sarangahe..saranghae..”  berjalan ke ara key yang memerah. terkekeh pelan, membiarkan beratus pasang mata menyaksikan kejadian ini. kejadian saat bibir tebal itu menyentuh bibir tipis yang dingin.membuat key membulatkan mata kucingnya.

==================================================================

”hai babe..” sesosok namja tampan tinggi merangkul bahu sempit namja cantik yang mengenakan jas putih semi formal dengan paduan warna biru muda. ck, yeppeo!

”Hai..ck, neomu kyeopta! hahaha” membelai poni namja tampan tinggi itu.

”Ya, ayo kita masuk. pasti pestanya meriah sekali..” menarik namja cantik itu kedalam ball room yang sudah dipenuhi tamu undangan dan wartawan.

”Key hyung! aigoo! neomu yeppeo!” memekik tertahan ketika sampai di atas panggung yang memajang sepasang namja dengan baju pengatin warna biru muda. serasi.

”Chukae hyung..” namja tampan tinggi itu menepuk bahu onew yang terkekeh seraya merangkul bahu sempit anaenya yang baru saja sah sejam lalu.

”Gomawo..” tersenyum simpul dengan wajah tampan yang berseri. Oh! Tampan..hehe..lihat rona kemerahan mewarnai pipi sepasang namja itu. Aigoo..serasi. sangat serasi malah.

”Ne..err..hyung. bulan depan kami akan menyusulmu!” berbisik  pelan seraya memeluk pinggang ramping taemin yang ada di sampingnya. Dan lihat sepasang mata itu membulat.

”Chukae! Hahaha…undang kami pokoknya!” key terkekeh, mengelus poni taemin yang agak jatuh menutupi mata.

”NE!”

END

uwoooooooooooo!!!!! Endingnya gaje banget! Tau ah..akunya lagi ga mud bikin ending. Wkwkwwk..buat yg nugguin STRONG, hahaha..ntar ya, masih progress. Otak saya masih agak kacau ini mikirin sidang munaqosah. Wkwkwkw…

RCL-NYA PLEASE..SAYA LAGI MALES KUTUK MENGKUTUK..TAPI TOLONG HARGAI FF PENUH KE GAJEAN INI *bow*

AHAHAHA//BUKA BOCORAN AH! SAYA MAU BIKIN HISTORICAL ROMANCE LHOO…WKWKWK.. *ketularan virus kate-will*

56 thoughts on “[onkey] just tell me how to show my love

  1. Kyaaaaa.
    Siapa sih si eun cha itu yang berani merusak onkey?
    Untung balik lagi:3
    Aku suka sama pernyataan onew di starking.
    Dubu saranghaeeee

  2. aaahhh ending nya kurang greget nih!! hehe, tp bagus suka suka ^^b akhirnya mereka bisa bersatu😀

  3. Kyaaaa.. Ff nya sweet gmana gtu🙂 :0 Memang terkadang cinta tidak membutuhkan kata romantis ataupun gombal gombal…. hihihi.. Onkey sweet pokoknya🙂.. Key beruntung bgt.. Sweet ff

  4. siapa Euncha?? nama Korea author yaa…
    suwit banget pas di Starking itu. andai nyata, gue pasti udah pingsan di tempat.
    yang namanya jodoh emang ga bakal kemana. chukkae OnKey.. ^0^

  5. Jadi gimanaaaa???onkey goes public!!!!
    onew masih di dunia ent kah?lalu key?
    aigoo lupakan pekerjaan mereka. yg penting onkey still forever!!!HaHa!!

  6. kyaaah hubungan 2 idol yang tersembunyi oeh ? berharap epep diatas jadi kenyataan ne😄 onkeu jinkey jinkibum is real YES :*

    kasian sih sama dubu, dia padahal cinta banget sama key tapi ga sulit buat mengungkapkannya jadinya si key nya nganggap dubu udah ga cinta lagi huh ..

    key, kamu harus bisa mahami si dubumu itu memang begitu sifatnya oeh, kalau kamu cinta kamu harus ngerti yah :*

    dubuuu daebaaak langsung go publik ga nanggung* lagi dah langsung cium key didepan publik hahaha

    yeaaaay onkey nikah juga akhirnyaa, si 2min cepat nyusul yaah :*

  7. oh my…. andai ini benar2 trjd pada OnKey, go public bray go public. demi apa saiah pasti kejang2 saking girangx.hha~

  8. finally, onew mau ngakuin hubungannya di depan public jg..wkwk
    daebak oppa, daripada kehilangan key mending kehilangan pekerjaan..
    salute ^^

  9. Aigoo… cemburu menguras hati?? Wkwkwkwkwk 😂😂😅
    Ini keren kalo endingnya ga dadakan:/
    Lah abis di star king itu terus mereka gmana? Selesei dari dunia entertainer atau lanjut?
    Agensi pakabar? Oke ga?

    “aku bukan namja romantis yang bisa memberikan bouqete bunga atau mengajaknya candle light dinner. aku hanya bisa mengajaknya pergi ke taman untuk melihat bintang di dekat rumah”
    Yaaaaaaaahhhh!! lo pikir gt doang ga bikin melting??
    Melting juga keleeeuuuuusssss
    W sih lebih suka diajak liat bintang aja daripada candle light dinner!
    Etapi jan lupa bawa bunga ya kalo ngajak, biar tambah so sweet 😂😂 wkwkwk

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s