[OnJongKey] That will be chosen is … part 1 of ?


Foreword:

Nah, nah… saya hadir dengan series terbaru, ekekekek~ OnJongKey, cinta segita ini lagi loh… asek kan? kekeke~ ayo mau yang mana, Jongkey atau Onkey? hanya saya dan Tuhan yang tahu🙂

Kali ini terinspirasi dari FTV gitu, gue pengen banget buat versi gue sendiri, jadi sorry kalau ada kesamaan plot atau cerita secara tidak sengaja, tapi ini adalah hasil rekayasa juga yang udah diputar sama saya dan beda banget🙂

so please bare wiff me, no bsahing too, i need ur comment tht must be positive then ill accept tht🙂
ILYSM SUUNDERS❤
++++++++++++++++++++++++++

Cast:
Lee Jinki ( 19 tahun )
Lee Jonghyun aka Kim Jonghyun (19 tahun)
Kim kibum (18 tahun)

Support cast :
Kim Taemin aka Lee Taemin (17 tahun)
Choi Minho (18 tahun)
Cho Jino (17 tahun)

Genre:
Romance, fluff , yaoi, and smutt

Rate :
Pg and Nc 17-21

Disclaimer:
All SHINee is mine!!*smirk*

by : Sanniiew^^
I like this piccu :*
(Mata Key dan Onew indah banget!)

.

.

Well, cuaca dipagi hari ini sangat cerah, burung berkicau, matahari bersinar terang, dan alam menyambut manusia dengan ramah.
Tapi … rasanya tidak mungkin jika yang satu ini…

Diam-diam sesosok kepala menyembul dari balik pintu, ia menyengir lebar, perlahan ia masuk tanpa menimbulkan suara dan berusaha setenang mungkin untuk memastikan orang yang sedang tertidur pulas itu dikasur nya yang nyaman tidak terbangun.

Ia berjalan ke jendela kamarnya, membuka hordeng agar matahari bisa masuk, namun ketika sinarnya mengenai wajah yang tertidur itu, ia mengerang dan menutup wajahnya lebih rapat dengan selimutnya.
‘Tidak ada cara lain…’ pikirnya dalam hati dan menyengir lebar.

Perlahan ia berdiri didepan ranjangnya, dan menarik ujung bawah selimut, namun tidak bisa, yang ada, yang empunya kasur menahannya dengan sangat kencang,
“Aish, bangun Hyung!!!”, teriaknya kesal. Terdengar erangan.
“No~~ 5 menit lagi … get off~~”, gumamnya, pria didepannya mengerang kesal,

“Jonggiee~~~ cepat, dia sudah bangun belum?”,
Pria itu mengerang kesal dan menaikkan satu kakinya menyentuh tubuh yang sedang tertidur itu dengan kasar.
“YAH! WAKE UP DUBU!! WAKE UP YAH!!!”, katanya kesal dan menendang tubuhnya layaknya bola, ia goyang kan, namun tidak bergeming juga … dia mengerang kesal, mau cara seperti apa lagi?

Kalau dia ummanya, pasti dibuka selimutnya dan menggoyangkannya dengan pelan, kalau itu Minho sepupunya, dia akan membisikkannya dengan lembut, kalau dia appanya… appa sudah tidak ada, jadi kalau itu dia …maka …

Pria itu memundurkan badannya sedikit, bersiap dengan tangan ke atas, bersiap melakukan serangan,
“Hyung~~ kalau kau tidak bangun… maka…BERSIAPLAH!!”
BRUKK!
“AAAAAAAHHHHHHHHHH….”,
“MUAHAHAHAHA….”, pria itu tertawa kencang sekali, berhasil, ia meniban tubuh Hyungnya itu dengan sekali koprol, dan tepat sekali tubuhnya menibannya dengan keras sehingga membuat kasur berderit.

“J-jONGHYUNNNNN!!!!”, teriak Hyungnya kesal dan terbangun, namun saat ingin memukulnya ia tersangkut selimutnya dan BRUK!
“MUAHAHAHAHA… RASAKAN!”, teriak Jonghyun  keluar dari kamar dan berlari turun, ia masih bisa mendengar teriakan Hyugnya dan erangannya karena terjengkang dari atas kasur.

“Yah! berisik sekali, ada apa lagi? mana Jinki ? kau sudah bangunkan dia?”, tanya ummanya yang sibuk menyiapkan sarapan mereka, Jonghyun hanya tertawa dan mengangkat bahunya, mengambil posisi duduk sebelum berhigh five dengan Minho.
“Yo, morning dude~~”, sapa Jonghyun,
“Revange again Hyung?”, tanya Minho menyengir,
“Neh neh…”, angguknya mantap dan menyengir lebar.

“JONGHYUN!!”, bentak seseorang, Jonghyun dan Minho menoleh, melihat sosok Hyugnnya yang berantakan, belum siap apapun, dan masih dengan pijama yang berantakan, rambut lepek kusutnya, dan juga tampang yang kocak. Minho mengulum tawanya dan melanjutkan makannya, sedangkan Umma mereka terus sibuk didapur.

“Mwooo~~?”, ledek Jonghyun bergaya sapi,
“Tidak bisa bangunkan orang seperti biasa?!”, bentaknya, Jonghyun memutar boal matanya.
“Hyung, jangan lupa, kau bukan manusia, kau sapi Hyung … kau tidur layaknya kerbau atau sapi dan—AKH!”, sebelum sempat meneruskannya ia mendapay attack dikepala oleh Hyungnya .

“YAH, WHAT WAS THAT?!”, teriak Jonghyun.
“Revange!”, balasnya, Jonghyun mendengus kesal, namun sebelum ia dapat membuka suaranya ponselnya berbunyi.

“Yoboseyo?”,
“Oh ne~~~ Jino ah~~ i miss you too ~~~ neh neh…”, Jonghyun beranjak berdiri menjawab telpon itu, Minho mendongak dan Hyungnya berdiam sesaat, kemudian pergi ke kamarnya, menutup pintu dengan kencang, Minho menatap umma Jonghyun alias bibinya.
“Dia masih mengharapkan Jino?”, tanya bibinya, Minho mengangkat bahunya.
“I dunno imoni… “, jawab Minho sekenannya, imoninya hanya menarik nafas, dan Minho melirik ke arah Jonghyun yang asik berbincang dengan Jino di line telpon, aku tidak ikut campur… pikir Minho.

.

.

Well, pagi yang indah … aku suka, rasanya mau cepat sampai disekolah dan kelapangan, sejuk, aku suka …hahahaha
“Yah, Minho ah~ … nanti malam kita ke club, gimana?”, tanya Jonghyun merangkul Minho, aish,bocah ini mulai mencari mangsa baru lagi.

“Hmm.. aku pikirkan dulu Hyung …”, jawab Minho  sekenannya.
“Aish… tidak usah pakai dipikir segala, ikut saja, umma pasti tidak akan peduli, selama kita tidak membawa wanita kerumah ya kan? hahahaha…AKH!”

“Hentikan otak mesum mu itu Jong!”, sergah hyungnya.
“YAH, ONEW HYUNG! KALAU KAU TIDAK MAU IKUT YA SUDAH!!”, teriak Jonghyun pada Onew yang menyengir lebar dan cuek saja.
“Kau ini apatis Hyung, apatis, bagaimana kau bisa mendapatkan pacar kalau kau tidak mau bergaul? kau kuper …”, kata Jonghyun meledek,
“Setidaknya aku tidak pervert seperti mu.”, jawab nya cuek.
“Well, tapi aku lebih tampan dan lebih populer dari mu.”ledek Jonghyun, Onew tertawa.
“Tapi aku lebih pintar dari mu, dan otak ku diatas rata-rata, kau masih level jongkok ku, dan oh … aku lupa, kepala dino head mu itu terlalu penuh dengan hal yadong.”, ledek Onew, Minho tertawa membenarkannya, Jonghyun mengerang kesal, dia tidak bisa mengelak, semua yang dikatakan nya adalah benar.

Hal yang paling dibencinya didunia ini ada 3 hal, tidak ada uang, tidak ada wanita atau pria, dan mengakui bahwa ia adalah saudara kandung dari Lee Jinki, si dubu yang selalu jadi bayang-bayangnya, pintar dan juga disegani banyak pria dan dikagumi banyak wanita, namun dia menyianyiakannya, karena dia tipe cowok bodoh yang tidak tahu memulai pembicaraan atau bersikap terhadap orang yang ia sukai atau yang menyukainya, dan Jonghyun , kebalikannya, dia bisa dengan mudah menggaet banyak wanita, rekornya adalah 50 wanita sehari yang bisa berflirting ria dengannya, dan bahkan … pria pun, jatuh hati padanya. what a perfect!

“Oh, lihat, ada yang pindah.”, seru Onew semangat.

Minho dan Jonghyun mendongak, dan melihat tidak jauh dari rumah mereka ada dua mobil besar mengeluarkan barang-barangnya dari sana.
“Ayo kita lihat , siapa tahu wanita cantik …come on Minho.”, Jonghyun menarik Minho dan sudah berada didepan rumah itu. Onew menggeleng melihat tingkah adiknya dan sepupunya itu.

“Omo omo… lihat Minho , ada yang cantik! lihat lihat!!”, Jonghyun menunjuk kedalam rumah, terlihat sesosok tubuh kecil dengan kulit putih dan rambut almond kemerahan sedang berdiri membelakangi pintu memegang boneka ditangannya.

Minho diam saja dan diam-diam memperhatikannya, “Hei … halooo tetangga baru …”, teriak Jonghyun
“Hyung! appaan sih?!”, sergah Minho menarik tangannya
“Dia menoleh tuh lihat tuh…hei…”
“Hyung sudah akh…”sergah Minho ingin pergi namun ditahan oleh Jonghyun
“OMO! LIHAT DULU! CANTIK SEKALI! HAII… HALOOO~~”, teriak Jonghyun lebih kencang.

“YAH, apa yang kau lakukan jong—‘, Onew langsung terdiam melihat sosok kecil keluar dari dalam rumah, Minho yang melihat perubahan ekspresi Hyugnya itu berbalik, dan benar, ia ikut terpaku ditempatnya.

“Annyeong haseyo…”, sapa orang itu ramah membungkuk dan tersenyum, mata bulatnya menatap sosok Jonghyun yang sudah berdiri di depan namja itu dengan senyum mautnya, yang for god sake, siapapun akan dibuat meleleh, namun namja itu bersikap biasa saja seakan tidak mempan, matanya menatap Jonghyun polos.

“Hai, aku Lee jonghyun, kau orang baru? aku tinggal 2 rumah dari sini…disana…”, kata Jonghyun menunjuk ke arah belakang, namun hanya tangannya saja, tapi matanya masih menatap sosok didepannya. Orang itu hanya tersenyum dan menyalaminya.
“Hai, aku Kim Taemin, aku pindahan disini …senang berkenalan dengan mu Hyung…”katanya sopan, Jonghyun membentuk mulutnya ‘O’
“Hyung? kau laki-laki?”, tanya Jonghyun tidak percaya penglihatannya, namja didepannya begitu cantik, bahkan lebih cantik dari Noona yang sering ia kencani.
“Neh … apa aku terlihat seperti yeoja?”, tanyanya terkekeh, Jonghyun menggaruk kepalanya.
“Mianhe Taemin shi… aku tidak tahu … hehehe”,
“Ne gwencana… aku sudah biasa kok…”, katanya, dan melirik ke arah lain, matanya menangkap sosok yang tidak jauh dari Jonghyun, ia melihat Minho yang asik melihatnya dengan tatapan cuek, Jonghyun menyadarinya dan menarik lengan Taemin mendekat.

“Nah, ini Choi Minho,dia sepupu ku … “, kata Jonghyun terkekeh, Minho menatap Jonghyun yang asik mengenalkannya, ia kemudian menatap Taemin, entah mengapa ia mempunyai respon berbeda kali ini, ia tidak bisa memungkiri bahwa Taemin sangat good looking.
“Annyeong haseyo Minho hyung… aku Kim Taemin…”, jawab Taemin membungkuk sebentar dan menatapnya sambil memeluk bonekanya,  Minho hampir saja menganga, ia imut sekali… pikirnya.

“Neh … annyeong Taemin shi…”, kata Minho mengangguk setelah mengendalikan emosinya,

“HUWAAH….”,
Semua mata, termasuk Minho, Taemin dan Jonghyun melihat ke arah suara it berasal, didepan gerbang, ada tumpukan kerdus

“A-aduuh…”, erang sebuah suara dari balik tumpukan itu, Jonghyun yang pertama berlari,

“aaah…m-maaf…”, erang Onew, tubuhnya berat sekali,
“Nghh…YAH, APA YA—”
“Gwencana?”, Jonghyun menarik sesosok orang yang meniban Onew diatas tubuhnya, Jonghyun tercekat, matanya melotot, dan mulutnya menganga …cantik.

“G-gwencana?”, tanya Jonghyun lagi masih memegang lengan orang itu.
“Umma !! kau tidak apa-apa?”, Taemin berlari mendekat kearah orang itu,
“Aish, aku baik-baik saja Minnie…dan…”,PLAK!
“Ngapain pegang-pegang terus?”, tanya orang itu sinis dan menepis tangan Jonghyun kasar, Jonghyun hanya terpaku.

“Kau baik-baik saja?”, Taemin membungkuk dan membantu Onew berdiri, orang yang satunya, hanya diam saja dan acuh.

“Ne… gomawoo…”, kata Onew berdiri dan membersihkan debu dicelananya.

“Siapa kalian?”, tanya orang itu akhirnya, melirik kesal ke arah Onew , Jonghyun, dan beralih ke Minho.
“U-umma… jangan sinis begitu, mereka itu tetangga kita…”, kata Taemin merangkul lengan rang itu.
“Umma?”, tanya Jonghyun heran, diikuti tatapan heran oleh Minho dan Onew.

“Kau… ummanya?”, tanya Onew kali ini, orang itu memutar bola matanya.
“I told you Minnie … dont call me Umma again…”, katanya pada Taemin,
“Mianhee~~ umma~~eh, H-hyung~~…”, bujuknya dengan imut, membuat Minho semakin gemas,
“Oke…stop look at me with your puppy eyes Minnie…”, kata orang itu berubaha lembut, membuat ketiga yang lain tambah heran.

“Jadi … kalian kakak adik?”, tanya Jonghyun tersenyum, orang itu menoleh sinis dna bersilang tangan.
“Ne, wae?”, tanyanya mengangkat dagunya sombong.

Jonghyun menyengir dna maju selangkah, orang itu mengerutkan alisnya, “Hai, perkenalkan, nama ku Lee Jonghyun…”, katanya tersenyum manis, dan memajukan wajahnya, membuat orang itu memundurkan wajahnya dan mengerutkan alisnya. “Dan… kau? “, bisik Jonghyuj sexy. Orang itu mengutuk, sial, ia terlihat hot. pikirnya.

Namun ia tersadar dan mendorong Jonghyun, “Aku Kim kibum.”, kata nya cool, Jonghyun berdecak dan memundurkan langkahnya sejajar dengan Minho dan Onew.
“Hai, Kibum sshi… aku Lee Jinki, kau bisa panggil aku Onew…”, sapanya, Kibum hanya menatapnya datar, dan beralih kesosok tinggi yang sedang melihat kearah Taemin, ia mengerutkan alisnya
“YAH, kenapa kau melihat adikku seperti itu?alien?!”, sergah Kibum cepat menarik adiknya.

“Mwo?!!”, Minho tersadar siapa yang menyebutnya alien, ia melirik Kibum kesal, namun Kibum tidak mau kalah.
“H-hyung… jangan begitu, dia Choi Minho… namanya Minho hyung, hyung…”, kata Taemin mengait tangan Kibum dan tersenyum malu ke arah Minho, Minho tersenyum balik, membuat Taemin menyembunyikan wajah malunya.

Kibum memutar bola matanya, “So, salam kenal semuanya, terima kasih karena sudah menyambut pindahan kami dengan sangat ‘indah'”, katanya menyindir Onew dengan kata ‘indah’, Onew menunduk tidak enak.

“Y-yah Kibum shi… jangan begitu, Hyung ku ini memang ceroboh, dia suka jatuh sendiri, jadi begitu … maaf kan yah?”, kata Jonghyun tersenyum, Kibum menatapnya datar.
“Maaf saja tidak akan membuat semuanya rapih kan? sudahlah, ayo masuk Taemin , aku mau istirahat saja.”, kata Kibum menarik Taemin.
“T-tapi Hyung—” Taemin langsugn berhenti perotes dan mengikuti Kibum yang berjalan duluan tanpa permisi keketiga orang tersebut, Taemin berhenti sesaat
“Mianhe yah Hyung… Key hyung tidak bermaksud begitu kok…”, kata Taemin memelas,
“Gwencana Miinnie…”, kata Minho,membuat Taemin memerah dan terkikik, Jonghyun melirik Minho dan tersenyum.
“Ne… gwencana Taemin, sampaikan maaf ku padanya yah?”, balas Onew, Taemin mengangguk.
“Taemin, salam padanya aku menyukainya..”, kata Jonghyun, yang langsung di lirik kesal oleh Onew dan Minho,
“Wae? benar aku menyukainya, dia cantik…kenapa tidak?”, tanya Jonghyun innocent yang hanya ditanggapi decakan Minho dan erangan malas Onew.

“Ne neh… akan kusampaikan salam kalian semua—”
“TAEMIN!”, teriak Kibum.
“Nah, sampai jumpa semuanya, bye Minho hyung…”, lambai Taemin, Minho tersenyum dan mengedipkan matanya, membuat Taemin terkekeh, kesan terakhir, hanya dapat pandangan sinis dan gebrakan pintu dari Kibum.

“Good, kau membuat kesan buruk Hyung terhadap tetangga baru kita untuk pertama kali…”, ledek Jonghyun seraya berjalan keluar.
“Dia yang menabrak ku…”, kata Onew innocent
“Yah, right, dan usaha ku untuk mendapatkannya akan sulit sekarang…”,
Onew dan Minho berhenti.
“MWO??!!”, teriaknya bersamaan, Jonghyun menutup telinganya, ia berdesis kesal.

“Wae?”, jawabnya cuek.
“Oh, jangan bilang kau mengincar Kim kibum hyung?”, tanya Minho , Jonghyun tersenyum.
“Lalu Jino?”, tanya Onew dingin, Jonghyun berdecak
“Itu hal lain… tapi rasanya aku tertarik dengannya, aah~ Kim kibum… kau luar biasa cantik~~”, kata Jonghyun berjalan mendahului mereka, Minho melirik ke arah Onew yang terdiam dan menatap Jonghyun dengan dingin.

“Ng… hyung.. kita harus berangkat kalau kau tidak mau telat sampai sekolah…”, kata Minho , Onew tersadar dan tersenyum
“Neh Minho…”,
Minho menarik nafas, sampai kapan kakak adik ini akan bersikap bodoh?

.

.

“Umma… umma… kau lihat kan? tadi pria bernama Minho itu..uuh~~ dia lucu sekali~~”, Taemin naik turun diatas kasur, Kibum menghela nafas dan membolak-balik majalah fashionnya dengan bosan.

“Aku tidak peduli, kau harus jauhi dia…”, kata Kibum kesal, Taemin cemberut.
“Wae? akhirnya aku menemukan namja tampan umma… dan sepertinya dia menyukaiku…”, kata Taemin senang.

Kibum mengalihkan pandangannya ke arah Taemin, “Wae?”, tanya Taemin heran, Kibum berdiri dan duduk didepan Taemin mengelus kepalanya.
“Dengarkan aku ya.. kau tidak lihat caranya menatap mu? sudah jelas dia itu pervert Taemin …kau harus jauhi pria seperti itu…”, kata Kibum lembut, Taemin memutar bola matanya.
“Nope, kau tahu umma, aku ini gay kan? dan…”, Taemin menjilat bibirnya dan menatap sexy kearah Kibum “Aku suka dia… dia hot.”, kata Taemin loncat dari kasur dan berlari.
“TAEMIN! JAGA UCAPAN MU, KEMBALI KESINI~~~!”, teriak Kibum kesal, Taemin hanya berlari.

Kibum mengerang kesal, adiknya itu memang susah dikasih tahu,
“Hyung!”, Kibum menoleh,
‘Mwo?”, tanyanya kesal.
“Kalau kau mau, kau bisa pilih sisanya, Onew dan Jonghyun hyung, mau yang mana? dua-duanya sama Hotnya.” katanya tertawa dan kabur, mata Kibum membesar,
‘TAEMIN! “, teriaknya melempar bantal ke arahnya, anak itu benar-benar…

“Lee Jinki dan Lee Jonghyun? “, katanya tersenyum dan mengangkat bahunya, “Iini menarik~”, katanya bernyanyi.

.

.

Dentuman musik menggema, lampu disko memancarkan seluruh ruangan, bau asap rokok dan bau liquor menyengat seisi club, tidak banyak yang bisa dilihat, hanya sekumpulan pemuda dan pemudi menikmati dunia gemerlap dimalam hari, saling menari, berflirting ria, dan menikmati minuman mereka sambil berchating ria.

“Wuhuu~ its so crowded … i feels so hot…”, teriak Jonghyun setelah masuk kedalam club, Minho dan Onew berdiri dibelakangnya,
“Lets party…”, teriak Jonghyun lagi dna sudah menghilang dikeramaian.

“That kid…”, decak Onew, Minho hanya terkekeh, ia tahu, 15 menit lagi Jonghyun pasti sudah menguasai club .
“Kita ambil minum dan duduk disana saja Minho.”, perintah Onew, Minho mengangguk, mereka berjalan untuk memesan segelas bear dan berjalan ke ujung ruangan, saling menyapa teman yang mereka kenal, dan tidak banyak yeoja saling menggoda mereka, namun hanya ditanggapi dingin oleh mereka berdua.

“Hei … apa yang kalian lakukan?buat apa kesini kalau hanya minum dan duduk saja, come on~~~”, Jonghyun tiba dengan dua wanita disisinya, yang terkikik geli, dan kembali kelantai dansa, Onew dan Minho saling bertatapan, mereka menarik nafas.
“Kalau tahu begini, aku tidak akan pernah biarkan Jino itu dengannya…”, kata Onew menarik nafas.
“Hyung…”,
Onew menoleh, “Anio Minho ah~ aku tidak lagi memikirkan Jino… hanya saja, jika melihat sikap Jong, aku menyesal melepaskannya untuk pria sepertinya…”, kata Onew tersenyum miris, Minho menepuk pundaknya.
“Aku yakin Jonghyun hanya menyukai Jino, hyung… dia hanya kesepian karena Jino tidak disini…”, Onew tidak menjawab apapun, ia berharap yang dikatakan Minho benar, dan ia ingin adiknya berhenti bermain-main.

.

Suara riuh di club semakin membahana, Minho mendongakkan kepalanya mencari tahu
“Ada apa Hyung?”, tanya Minho, Onew mengangkat bahunya..ia berdiri dan memicingkan matanya
“Ada yang mencoba membuat suasana club menjadi panas…’, jawabnya menyengir, Minho penasaran dna berdiri dari duduknya.
“I wanna check thats out …”, Onew mengangguk, dia terlalu malas untuk menikmati pesta malam itu, ini semua karena ia bosan dirumah, dan akhirnya menghabiskan waktunya.

“Loh, kau disini?”, Onew mendongak, melihat sosok yang tidak asing sedang menyilangkan tangannya didepan dada.
“Kibum?”, Kibum tersenyum sinis dan duduk disampingnya.

.

Minho beringsut pelan -pelan melihat ketengah club, dia merasa sesak, syukurlah karena ia tinggi ia bisa menghirup udara lebih dianding orang lain,namun apa yang ia ingin cari tahu masih belum terlihat,
“Sorry… permisi…”, katanya berjalan diantara kerumunan para pemuda yang menari, sedikit demi sedikit dia melihat sesosok orang sedang menari ditengah dan dikelilingi oleh beberap yeoja yang berteriak riuh, ia menyengi, ternyata ada Mr.penguasa lantai dansa? batinnya, ia diam sesaat, ingin tahu, sebaik apa menarinya,

Sosok itu semakin jelas, rambut nya berwarna kemerahan dan berkilauan ikal, sedang menari dengan indah, dibalut celana skinny silver, baju merah putih dan vest blue jeans , ia menggerakan badannya seirama, ia tidak menyentuh yeoja disekelilingnya namun tangan-tangan yeoja centil itu meraum mencoba menggodanya, namun ia tidak perduli, Minho tersenyum, pria yang unik..perlahan Minho mendekat, dan tepat dibelakangnya, Minho tersenyum dan meletakkan tangannya dipinggul nya, orang itu berbalik dan terkejut.

“Minho hyung?!!”, teriaknya dan tersenyum lebar, Minho yang sedetik lalu menyadarinya itu Taemin tersenyum santai
“Hai Minnie… “, katanya tersenyum dan tangannya tetap dipinggulnya. Taemin tersenyum dan  memukul lengan Minho.
“Aku tidak tahu kau disini Hyung?”, tanyanya, Minho berdecak,
“Dan aku tidak tahu anak kecil bisa disini?”, Taemin cemberut dan memukul lengan Minho lagi.
“Yah , im not a kid… im 17 years old you know, im old enough to go here …”, kata Taemin cemberut, Minho berdecak, imut sekali…
“whatever … wanna dance?”, tanya Minho, Taemin berdecak dan meraih tangan Minho.
“Yess please…”, katanya, dan mereka berjalan ke tengah lantai dansa.

.

.

“So, kenapa tidak bergabung dengan Jonghyun?”, tanya Kibum melirik Onew.
“Jonghyun? kau sudah bertemu dengannya?”, tanya Onew heran, Kibum berdecak,
“Aku rasa tidak susah menemukannya, dia bersama para wanita diujung sana …dan … apa yang kau lakukan?”, tanya Kibum, Onew menarik nafas dan merebahkan kepalanya kepundak Kibum.

“I dunno… im bored at home, and here i am…”, kata Onew terkekeh,
“Tidak tertarik layaknya Jonghyun?”, kata Kibum meledek, Onew berdecak dan terkekeh.
“Come on… aku tidak sebaik dia dalam menggait perempuan , ck … aku tidak tertarik,dan buang-buang waktu …”, kata Onew cuek, Kibum terkekeh.
“So do i …”
“You do?”, tanya Onew mendongak. Kibum mengangguk mantap
“Well … wanna dance?”, tawar Kibum, Onew merebahkan lagi badannya disofa.
“No~~ im not a good for dance … kau saja …”, kata Onew mengibaskan tangannya, Kibum berdecak,

Dia berdiri dan menghalangi tatapan Onew, Onew mengerutkan alisnya.
“Im bored you know… come on.. pleasee~~”, bujuk nya dengan puppy eyes, dmmit, dia sangat bagus dalam membujuk orang. Onew menarik nafas dan menegakkan tubuhnya, Kibum menganggapnya sebagai ‘ya’

“Good. come on…”,
Ada apa ini? kenapa dia berubah sekali? pikir Onew, tapi biarlah… toh, dari awal bertemu, dia sudah mengira bahwa Kibum menarik.

.

.

“Annyeong haseyoo … choneun Kim kibum imnida…”, semua orang bersorai melihat kedatangan murid baru dikelas mereka, Minho mengangkat wajahnya dan melihat Kibum berdiri didepan kelas dengan senyum terkembang, mata kucingnya menatap seluruh isi kelas dari balik rambut asimetrisnya yang unik.

“Kau bisa duduk di depan Choi Minho, Minho sshi, angkat tanganmu…”,
“Neh …”, Minho mengangkat tangannya, Kibum menatapnya datar, dan berjalan menghampiri kursi didepannya.

“Hai Kibum…’, sapa Minho ramah, Kibum terdiam sesaat dan tersenyum
“Hai.”, katanya cuek dan duduk.

Minho mengerutkan alisnya, wtf? setelah semalaman kemarin mereka menghabiskan malam minggu bersama berlima sekarang hanya ‘hai’ what the?

.

.

“Minho, yang benar Kibummie ku sekelas dengan mu pagi ini?”, tanya Jonghyun semangat sambil menyeruput jusnya, Minho mengangguk dan memakan sushinya dengan damai.
“Ku dengar Taemin juga pindah kesini …”

“Jinjja?”, kali ini Minho baru bereaksi, Onew mengangguk mantap seraya memakan ayamnya dengan senang hati.
“Huwaaah~~~ akhirnya, disekolah ini ada penyegaran, kau tahu, aku muak melihat namja disini, nasib ya nasib sekolah disekoalh khusus, namja nya tidak ada yang menarik…”, kata Jonghyun memutar sedotan di mulutnya.

“Tidak ketika Jino pergi untuk sementara maksud mu?”, tanya Minho cuek, Jonghyun berdecak, Onew meliriknya.
“Well… yess…”, hanya itu yang keluar dari mulutnya…

“Lihat, lihat… itu kedua anak baru yang manis itu…”,

sebuah seruan itu membuat Minho mendongak dari makanannya, Jonghyun menegakkan tubuhnya, dan Onew mengunyah ayamnya lebih ganas,
“Dammit~~ here they are…”, seru Jonghyun tidak sabaran melihat dari kejauhan Kibum berjalan bersama Taemin disebelahnya memasuki kantin.

“KIBUMMIE… TAEMINNIE…”, seluruh siswa dikantin menoleh ke sumber suara, siapa lagi yang punya suara oktaf setinggi itu kalau bukan Jonghyun?

Dan cukup membuat Kibum dan Taemin menoleh, menatap ketiga namja yang dari jauh menatap mereka , Jonghyun melambaikan tangannya, Minho memasang senyum kharismanya,dan Onew bersikap tenang sambil menggenggam kotak ayamnya dengan kuat.

“Kajja…’, kata Kibum menarik Taemin menjauh,
“Neh..”, Taemin tersenyum dan mengacuhkan mereka.

Mereka bertiga terlihat shock , terutama Minho, mana Taemin yang imut itu, kenapa dia bersikap cuek? Onew dan Jonghyun, ia tidak heran dengan sikap Kibum, tapi lebih kepada sikap Taemin juga…

“Kenapa mereka?”, tanya Onew, Jonghyun mengangkat bahunya.
“Kenapa Minnie ku?”, tanya Minho, Onew mengangkat bahunya
“Kenapa Key?”, tanya Jonghyun, Onew dan Minho bertatapan,
“Kalau dia sudah tidak aneh…”, jawab mereka.

“Hei, kalian tidak tahu siapa Kim bersaudara?”, tanya sebuah suara didekat mereka, ketiganya memasang tampang bloon dan menggeleng.
“Kau bertiga kan gaul, masa tidak tahu? mereka itu dikenal dengan sebutan Kim innocent kiddo.”, kata nya ,
“What?”, tanya Jonghyun.

“Yah… mereka itu, dikenal dengan sikap innocentnya, namun dia akan menjatuhkan kalian dan membuang kalian jika mereka berdua sudah merasa puas mempermainkan kalian.”, katanya

“MWO?”, teriak Minho.

“Dan kudengar, mereka pindah keran di bully, jadi mungkin, mereka akan mencari mangsa lagi disini..”, kata yang lain,
“Yah , tapi asal bisa bersama mereka semalam saja, aku tidak apa-apa.”, katanya yang lain tertawa.

Minho, Jonghyun,dan Onew bertatapan, WTF?

CUT!

Yeah, begitulah…

leave a comment neh?🙂

hehehehe… bye bye🙂

72 thoughts on “[OnJongKey] That will be chosen is … part 1 of ?

  1. kyaaa jongyu sodaraan sungguh langkah..
    Seperti biasa jonghyun si blabbermouth
    -_-
    kim brsodara sepertinya mengerikan,gw harap ini onkey?
    Wkwk

  2. Jjong ud pervert, playboy pula..
    Kasian sodara’a (dubu ma kodok #plak#) musti sabar & geleng” #jiah bahasa gaje#
    -_-”

    Mwoo?? Onew naksir jino & rela nglepas jino buat jjong?? Anndwaaee!!!
    Onew cuma buat Key, Key cuma buat Onew!
    #jiwa OKS#
    Inonocent Kiddo mencari mangsa!!! (?)
    Kim bersaudara pindah karna dibully? Menurutku image Kim bersaudara ‘mengerikan’.
    Moga” ajj pairing’a OnKey,,

  3. eum, jino pernah ad diantra LeeBro dan jjong ahjussi yg mndptknx stlh newppa mnglah?! tp tdk kli ini kn appa?! please…

  4. Kayanya ini bakalan jadi konflik d next part.
    Ige mwoyaa? Innocent kiddo.
    Wahahaha
    Penasaran ama lanjutan nya. Next part cuuuuuussss!!

  5. eonni.. aku suka banget bacanya.. serasa kayak nonton film.. semua artikel aku udah baca. tapi tiap diepisode terakhir pasti ada passwordnya. aku kan pngen baca sampek akhir eonni.. eonni kasih aq passwordnya donk.. heheheh

  6. wah seru penyets nih awal pertemuan onjongkeyminhotae bener2 tak diduga… jong lebay deh… minho cool, onew pasti.a sangtae. haha nah, apa to jong diabaikan… gkgk jadi kim brsaudara mau jual mahal nih ? n jino dimana atuh ? next

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s