[onkey] one night at han river-mini ff


hehehe…saya ga bisa berkata2 deh…
happy reading aja

P.S: bacanya sambil denger lagu one day-shinee ost.haru lebih seru mungkin..^^

Title                 : ONE NIGHT AT HAN RIVER
Author             : Keysha
Cast                 : Onkey
Genre               : Fluff (?)
length               : One shot

========================================================================

WUSSHH..
Angin malam berhembus, meniup ujung-ujung poni legam key yang sekarang berdiri bersandar pada pinggiran besi pembatas jembatan. Tersenyum tipis seraya memejamkan kedua mata kucingnya, membiarkan angina malam masuk menelusup mantel hitam yang membungkus tubuh kurusnya.Tak takut sakit kah? Molla..terkadang pikiran namja cantik ini memang tak bisa ditebak. Ck, memainkan ujung jemari lentiknya pada besi pembatas yang dingin. Menerawang jauh menangkap pemandangan sungai han di tengah malam seperti ini. Kerlip-kerliplampu kota yang menyilaukan tak menyurutkan namja cantik ini untuk terus berada disana, malah semakin membuat ia betah berlama-lama berdiri disini. Tempat favoritnya.

“Fall in love..nae sohneul kkok japajweo.. I wanna be nae gyeotaeman isseojwo.. Oh, happy day nae modeungeol jukgoya…I can’t stop neomaneul na saranghae..”berdendang pelan, mengetuk-ngetukkan kakinya seiring dengan irama. Tersenyum tipis, menatap sungai han yang terlihat kehitaman di kala malam. Apa begitu senangkah sekarang? Menyisir poni legamnya dan menyisipkan jumputan rambut itu ke sela telinga kanan. Mendongak menatap cakrawala hitam yang di taburi bintang-bintang, masih berdendang menyanyikan lagu yang sama sejak tiga puluh mneit yang lalu.

“Oh, shiny day ne haengbokhan misowa.. You so sweet nae sujupeun seollaeim.. Take my heart nan neo aege julgeoya..I can’t stop neol hyanghan nae sarangeul lovee..” suara merdu yang lain terdengar dari arah belakang. Menciptakan selengkung senyum lebar dari key yang buru-buru membalikkan badannya dan menangkap sosok tampan berjalan mendekatinya. Menyodorkan segelas susu hangat dan mengusak rambut legam itu lembut.

“Senangkah hari ini? Eum?” menyelipkan lengan kekarnya pada pinggang ramping milik key, tersenyum lebar menampilkan deretan gigi putih dengan dua gigi kelinci yang begitu menggemaskan. Terkekeh pelan menatap key yang mengangguk menatp, mengapit hidung mancung itu dan langsung mengecup lembut pipi tirus key. Ahh..hanya miliknya seorang. Miliknya….Egois? Ani, memang ia berbicara tentang kenyataan kan?

“Lama sekali eoh? Aku sampai bosan menunggumu disini..” mengerucutkan bibir tepisnya kesal, membuat onew tak tahan untuk menyentuh bibir tipis itu dengan bibir tebalnya. Ishh..memunculkan semburat  kemerahan di pipi tirus itu. Aigoo..lihatlah ia merona! Demi apa sekarang namja tampan ini benar-benar senang menatap namja cantik-nya. Menaikkan jemarinya, menyentuh pipi tirus yang bersemu itu, memandang mata kucing yang menutup perlahan menikmati sentuhannya. Hangat.

“Mian baby.. Aku sulit menemukan penjual minuman hangat di malam selarut ini. Hehe..” menghentikan gerak jemarinya tepat di bibir tipis yang justru melengkung membuat seulas senyum.

“Gwaenchana..hihihi..” terkikik pelan, menayndarkan kepalanya pada bahu lebar onew. Namja tampan itu tertawa kecil, mengangkat kamera DSLR canon keluaran terbaru yang baru ia beli tiga hari lalu.

“Mau foto?” tawarnya kearah key. Key tersenyum tipis, melingkarkan lengan kurusnya pada lengan kekar onew. Tak memberi jawaban, hanya mengeratkan gamitan lengannya pada onew, membuat namja tampan itu tertawa kecil.

“Oke, aku anggap itu sebagai jawaban iya..hehe.. bersiap baby..” mengangkat kameranya ke depan wajah mereka, agak keatas sementara ibu jarinya bersiap menekan tombol shutter.

“Junbi..” bergumam pelan, sekilas melirik pada key yang sudah memasang senyuman mautnya, masih dalam posisi bersandar di bahu lebar onew.

“Hana..dul..set!”
CKLIK! Menekan tombol shutter-nya, membiarkan lempu blitz menyilaukan mata mereka berdua. Key terkekeh pelan, meraih kamera di tangan onew dan segera menekan menu view untuk melihat hasil jepretan namja-nya.

“Aigoo…Nae namja neomu kyeopta!” memekik pelan, menatap gambar digital itu dengan berbinar.

“Gomapta, dan nae key neomu yeppeo..” mencium kilat pipi tirus itu.
BLUSHHH…kembali bersemu, melayangkan pukulan pelan ke dada bidang milik onew. Melonggarkan gamitan lengan kurusnya pada lengan onew dan mulai focus pada kamera DSLR yang ia pegang. Aishh..kenapa ini manis sekali sih? Saat menatap selengkung senyum di wajah cantik itu. NEOMU YEPPEO! Tersenyum lebar saat lensa kameranya di arahkan key pada dirinya, berusaha memberikan pose terbaik untuk namja cantik ini.
CKLIK! Lagi-lagi kilatan blitz menyapu padangannya, membuat key tertawa kecil.

“Kyeopta..hehe..” menunjukkan hasil jepretannya pada onew yang tersenyum. Sepertinya mengabaikan dua gelas cup susu hangat di atas besi pembatas yang mungkin sudah dingin kembali sekarang. Mengalihkan pandangan mata kucingnya kedalam mata sabit onew. Menyentuh ujung mata sabit onew lembut, hanya saling diam tanpa ada yang bersuara. Hingga namja tampan itu mulai memajukan wajahnya semakin dekat dan semakin dekat, hingga jarak mereka hanya tinggal beberapa centi. Mulai saling memejamkan mata perlahan, menanti apa yang akan segera terjadi detik selanjutnya. Hangat. Deruan nafas onew menerpa pipi tirus key yang bersemu, membuat tak sabar untuk menghapus jarak di antara mereka berdua.

“Hatchii!” aigooo..demi a[a sekarang namja cantik itu malah merusak suasana dengan bersinnya, membuat wajah tampan onew reflek menjauh. Key menunduk pelan, mengusap hidung mancungnya yang terasa gatal.Umm..sedikit merasa bersalah dengan kejadian barusan, tak berani menatap onew yang justru tertawa sedikit keras.

“Isshh! Baby!” meninju bahu onew yang terguncang karena tawanya, menghentak-hentakkan kakinya ke tanah dengan kesal. Demi apa ini begitu lucu, saat namja tampan itu malah memegangi perutnya yang sakit karena terlalu menghayati tawanya, sementara key mengerucutkan bibir tipisnya ke depan dengan posisi bersidekap membelakangi onew. Marah? Molla..menggerutu pelan dan melemparkan tatapan sarkatis pada onew yang tawanya mulai mereda.

“Ok, ok baby..calm down ne? hehe..um..kau itu lucu sekali sih. Aigoo..aigoo!” mencubit pipi tirus key hingga namja cantik itu meringis. Segera menepis tangan onew dan mencuatkan bibirnya semakin maju kedepan. Oh, Ok! Ini membuat onew tak tahan untuk semakin menggoda kekasihnya. Memajukan wajah tampannya lagi dengan key, menghembuskan nafasnya hingga menerpa wajah cantik itu. Key mengerjap pelan, ingin memundurkan wajahnya setelah melihat sebuah seringai tak jelas dari onew, namun tertahan ketika tangan basr onew menangkap leher belkangnya. Menahannya untuk tak memundurkan wajah sementara wajah onew semakin dekat dan semakin dekat. Key meringis pelan,  segera menutup matanya takut-takut sebelum tahu apa yang akan namja ini lakukan. Onew tersenyum menatap lekat wajah key yang sedikit aneh.

“Fuuh!” meniupkan nafasnya hingga poni legam key sedikit terbang. Melingkarkan lengan yang satunya memeluk pinggang ramping key, menariknya hingga tubuh mereka saling menempel satu sama lain.

“Nae baby, neomu yeppeo. Apalagi jika seperti sekarang..” berbisik mesra dalam jarak yang begitu dekat, key memberanikan matanya terbuka perlahan. Membualatkan mata saat mendapati wajah itu begitu dekat dengannya.

“O..onew..a..apa yang kau lakukan? Eh..” berusaha mendorong dada bidang onew namun tak berhasil, mengingat tenaganya memang tak sebanding dengan onew. Bergidik geli mendapati tengkuknya di elus dengan amat lembut, membuat semua bulu kuduknya meinding disko. Terlebih melihat lagi seringai lebar dari onew yang mulaimemejamkan mata, langsung menempelkan bibir tebalnya telak hingga key terbelalak. Mengulumnya lembut, berharap key segera memalasnya. Dan benar saja! Saat lengan kurus itu melingkar di lehernya, menekan leher belakang onew untuk memperdalam ciuman mereka. Seolah tak perduli bahwa ini masih di tempat umum. Tapi..Hey! Who’s care?! Ini sudah larut, tepatnya jam satu dini hari, siapa yang akan memergoki mereka berciuman mesra seperti sekarang? Polisi eoh? Semakin memperdalam ciuman mereka hingga suara kecapan-kecapan mulai terdengar dari mereka berdua.

“Hosh..hosh.. baby!” memekik pelan, melepaskan tautan bibirnya dari bibir onew. Onew terkekeh pelan, masih memeluk pinggang ramping key dan tersenyum lebar.

“Manis.. hihihi..” terkikik dan melonggarkan pelukannya pada pinggang ramping key. Membalikkan badannya, bersandar menumpu dagu pada pinggiran besi yang dingin. Menatap sungai han yang menghampar di depan mereka. Membiarkan key berdiri di sampingnya dalam diam. Masih menikmati eum? Haha..

“You so sweet nae sujupeun seollaeim..Take my heart nan neo aegae julgeoya..I can’t stop neol hyanghan nae sarangeul lovee..”  berdendang kencang dan sedetik kemudian..
CHU~
mengecup bibir tipis itu kilat dan segera berlari menjauh. Tak memperdulikan key yang mulai panic dan berterika-teriak memanggil dirinya..

“SARANGAHE NAE KEY!”

END

RCLnya please//gomawo ^^

24 thoughts on “[onkey] one night at han river-mini ff

  1. Yg pertama kali terpikir pas baca ff ini “ini lagu judulnya apa yaaaa???” 😂😂😂 hahahahahaha
    Demi apa mikir itu muluk sampe ending 😅😅

    3 kata untuk menggambarkan ff ini..
    Simple.. sweet.. romantic. Just it
    But it makes my heart flutering 😍😍 omg~
    tapi tapi…….. judul lagunya apaan deh?? 😂😂😂 hahahahahaha /tetep ae/

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s