[2min] Your my precious part 11 of ?


Foreword:

Omg, im really happy u know, why? many comment and sub from u guys, im so happy, thnx u so damn much!! :*
Dan berkat doa kalian juga kuliah ku berjalan dengan baik, well… masih banyak sih jurnal yg numpuk dan harus dikerjain, tapi pasti gue kerjain dengan sepenuh hati karena dukungan kalian bikin gue semangat juga, gomawo^^

And this is part 11, heheheh … penasaran yah?*nggak tuh :p
Oh ya, jangan lupa cek hasil kerja kita di Page yah, dan comment nya juga

Leave a comment n subs~ if ya likey,
i know theres many silent reader in here… but its oke, i know theres somethink wrong if u cant leave a comment, sorry for that🙂

So, lets begin!

by: Sanniiew^^

.

.

“Jinki oppa …”,

“Oh hai Shina-shii … silahkan duduk …”,

Jinki menatap Shina dengan senyum terkembang dan Shina duduk dengan wajah datar,
“Ada keperluan apa dengan ku sampai mengajak ku untuk bertemu dengan mu Oppa?”, tanya Shina , Jinki tersenyum dan menyerahkan secangkir kopi yang sudah ia pesan duluan sebelum Shina tiba.

“Aku ingin kita bicara saja, kau tahu, sudah lama setelah terakhir kita bertemu di Amerika bukan?”, tanya Jinki, Shina tersenyum miris.
“Yah, sebelum kau menolak ku dan kau kembali ke sini .”, Jinki terdiam dan menunduk.
“Aku minta maaf Shina … aku tidak bisa, aku menyukai mu, tapi kau tahu, aku hanya menyukai mu sebagai adikku, dan itu tidak lebih, aku… kau tahu, aku .. ”
“Ya, aku tahu Oppa ..”, katanya memotong Jinki “Toh aku tidak apa-apa, aku mengerti perasaan mu …”, kata Shina sedikit berbisik. Jinki menarik nafas dan meraih tangan Shina, Shina mendongak melihat Jinki yang menatapnya dengan lembut.

“Kau tahu, aku peduli padamu … kau sudah kuanggap sebagai orang yang penting bagiku … maka dari itu … aku minta hentikan semua yang kau lakukan …”, kata Jinki, Shina mengerutkan alisnya
“Apa maksud mu? apa yang aku lakukan?”

Jinki melepas tangannya dan menyerahkan sebuah amplop coklat padanya, Shina membukanya ketika mendapat isyarat dari Jinki.
“I-ini …o-oppa…bagaimana kau…”
Jinki tersenyum dan menyeruput kopinya.
“Yah, aku mencari tahu semuanya … maka dari itu, berhentilah Shina… ku mohon, aku akan lakukan apapun untuk membantu mu, asal kau mau berhenti melakukan sesuatu pada hubungan adikku dan Minho.”,

Shina terdiam, ia lupa Jinki cukup pintar akan hal ini, bukan hal yang aneh baginya, ia merupakan keturunan keluarga Lee, ia salah bila menganggap Jinki tidak menyadari rencananya, tidak … rencana keluarganya yang benar.

“O-oppa… a-aku tidak bisa… kalau aku berhenti maka keluarga ku dan appa—”
“Akan aku bantu semuanya, apa yang kau butuhkan akan menjadi tanggung jawab ku, tapi kau harus ikuti kemauan ku tadi ..”, kata Jinki tegas, Shina menunduk dna meremas tangannya, hatinya bimbang dan ingin menangis karena bingung.

“O-oppa… kau tidak akan mengerti … aku takut … ”
Jinki menarik nafas, dan beranjak dari duduknya, ia duduk disamping Shina dan merangkul pundaknya.
“Tenang lah Shina, aku bilang aku akan bantu, aku yakin appa ku mau membantu hal ini, dan aku rasa dia tidak keberatan, toh semua ini tidak akan ruginya, baik untuk mu dna juga keluarga mu kan?” tanya Jinki, Shina hanya terdiam, ia bingung harus berkata apa.

“O-oppa… aku benar-benar bingung…”, kata Shina mulai menangis.
“Appa takut bisnisnya bangkrut, dan umma memaksaku untuk melakukan ini, kau tahu .. aku tidak pernah suka sejak pertama aku dijodohkan dengan Minho , aku ingin bebas, sampai aku bertemu denganmu … tapi, aku terpaksa melakukan ini karena aku bingung … aku tidak pernah menyalahkan mu karena aku melakukan ini karena aku merasa sakit hati padamu … sehingga ku pikir Minho tidak apa-apa jika kumanfaat kan …”, katanya bernafas sejenak.
“Tapi sungguh, aku tidak tahu kau dan Taemin ada hubungan dibalik ini juga … aku takut, aku hanya ingin membuat umma dan appa senang, walau caranya salah … aku bingung oppa…”, katanya menangis, Jinki tersenyum dan memeluk Shina dengan erat, ia mengelus kepalanya dan membiarkannya menangis dalam pelukannya.

“Sudah tenang lah … aku akan bantu … kita besok kerumah mu Oke?”, tanya Jinki, Shina melepaskan pelukannya ,
“M-maksud oppa? apa yang akan oppa lakukan?”, tanya Shina bingung. Jinki tersenyum dan mengelus kepalanya.
“Apa lagi? aku akan membantu mu … “, kata Jinki, Shina ternganga, apa bisa?

“Tapi …”, Shina melihat Jinki yang berhenti bicara
“Kau janji akan hentikan ini semua, aku melakukan ini bukan karena Taemin adikku, aku memang benar ia ingin bahagia, tapi aku juga perduli padamu … aku tidak mau kau korban kan dirimu hanya untuk obsesi bisnis dan uang … kau mengerti kan?”, tanya Jinki tersenyum, Shina terdiam … kenapa? kenapa ia harus jahat dengan keluarga orang yang sudah banyak membantunya ini?

“O-oppa … bolehkan aku memeluk mu?”, tanya Shina, Jinki tersenyum dan membuka tangannya.
“Gomawo Oppa … jeongmal … aku tidak tahu harus membalas dengan apa … aku .. aku tahu ini tidak mudah untuk mu, tapi… bisakah kau membolehkan ku untuk tetap mencintai mu?”, tanya Shina , Jinki melepas pelukannya dan mengelus kepalanya lembut.
“Shina … aku tahu aku tidak berhak melarang mu, tapi aku harap, kau bisa membuka hati mu untuk yang lain … tapi, aku janji, aku akan membantu mu jika kau membutuhkan ku … arraso?”, tanya Jinki, Shina terdiam sesaat, namun ia menarik nafas.
“Ne .. aku mengerti, terima kasih oppa…”

Jinki tersenyum dan memeluknya lagi. Well, setidaknya apa yang ia katakan pada Shina sebaiknya itu juga dikatakan padanya , ia harus membuka hatinya untuk orang lain, siapa? entahlah.. suatu saat nanti.

.

.

“A-annyeong…h-haseyoo…”

“Annyeong … ada yang bisa dibantu? mau pesan apa?”

Taemin terngengah -engah … dia melihat keseluruh toko, tidak ada Minho, dimana dia?
“Maaf.. ada yang bisa dibantu ..?”, tanya Noona pelayan itu sekali lagi yang kebingungan melihat Taemin celingukan.

“A-anio .. aku kesini mau bertanya, apakah ada seseorang menitipkan sesuatu untuk Lee Taemin?”, tanya Taemin, Noona itu kemudian tersenyum lebar.
“Ommo! jadi kau Lee Taemin? bilang dari tadi dong…”, katanya, kemudian kembali ke counter belakang dna kembali lagi dengan sebuah kotak paper bag kecil.

“Ini untuk mu, ada pesannya loh didalam …dan … tunggu sebentar.”, katanya, Taemin berhenti sebentar ,
“Ini untukmu …”, Noona itu menyerahkan secorong es krim padanya, ya benar, dia berada di toko es krim kesukaannya, secorong es krim banana untuknya,
“M-mianhe.. tidak usah saja, aku tidak bawa uang …”, kata Taemin mengutuk dirinya sendiri, saking penasaran dengan Minho, tas dan dompetnya tertinggal dikelasnya.

“Oh tidak apa-apa.. terima saja, pangeran mu itu yang membayarnya tadi.” Taemin terkejut.
“P-pangeran?!! siapa? tadi kapan? dia benar kesini?”, tanya Taemin penasaran.
“Yup!”

Taemin tersenyum lebar, apakah Minho? apa Minhonya yang melakukan ini?
“Gomawo Noona … gomawo…”, kata Taemin membungkuk, Noona itu tersenyum, dengan cepat Taemin membuka isi paper bag itu, ada sebuah botok susu banana, Taemin tersenyum dna membaca note yang tertempel di botol itu

Nah, kau pintar Minnie~~ gampang kan cluenya , kenapa toko es krim? karena aku pernah melihat mu dulu mengantri di toko ini hingga 2 jam lamanya hanya untuk mencoba es krim baru ketika pertama buka, dan kau tahu, aku diam-diam menunggu mu didalam mobil, sampai kau keluar dari sana dengan sumringah dengan es krim ditanganmu^^ *yeah, aku mengakuinya.

dan clue selanjutnya adalah…

benda ini hanya bisa diduduki satu orang, bisa sangat tinggi, dan sejuk jika angin menerpa wajahmu
Guess what?^^
*oh, kau harus cepat, aku lupa mengatakan, batas waktu mu hingga pukul 5 sore ini, kalau kau gagal, maka kita tidak bertemu😦

Taemin berpikir sejenak, dia duduk di kursi toko, dia menjilat eskrimnya dengan santai, tenang …jangan perdulikan waktu, masih ada waktu 1.5 jam lagi, ia harus fokus… duduk satu orang, tinggi, dan angin …
Dia melihat keluar jendela toko, dan kemudian ia tersenyum.

“I got it … mungkin disana…! i got it i got it…!!!”, katanya loncat-loncat, membuat pengunjung sekitar dan Noona tadi tertawa melihatnya, ia tertunduk malu dan meminta maaf, ia segera berlari kembali ke gedung kampusnya mengambil tasnya setelah berpamitan dengan Noona tadi.

.

.

Jonghyun mengetukkan tangannya di sofa yang lembut, ia menarik nafas sesekali dan melihat ke jam tangannya, kenapa Key lama sekali sih? ia sedang duduk menunggu Key diruang tunggu sebuah butik baju pernikahan, dia cemberut dan memainkan iPhone G-4 nya dengan bosan.

“Jjong …”,

Jonghyun mendongak, dan hampir saja ia menjatuhkan Hp barunya itu kelantai, dammit, dia mengutuk dirinya sendiri, entah mengapa kalau ia bisa jungkir balik mungkin dia akan melakukan itu sangking senangnya.

“K-key … kau terlihat…”, Jonghyun berdiri dan tersenyum, ia berdeham, Key menunduk malu dan terkekeh.
“Gimana? bagus nggak? “, tanya Key menunjukkan bajunya pada Jjong. Jonghyun melihatnya dengan seksama, ia menelan ludah, dammit, Key sexy … maksud nya, dia terlihat sangat hot , dengan setelan baju putih, semua serba putih, celana bahan sutra skinny , dipadu dengan kemeja putih, dan tuxedo putih dengan hiasan kerang di sekitar bahu dan dadanya, dihiasi dengan dasi kupu-kupu yang simple.

“Mmm… good, simple, tapi tetap elegan …”, kata Jonghyun memegang dagunya, Key tersenyum
“Aku sengaja mau yang ini, simple, aku tidak suka yang ribet .. oke, aku ganti baju dulu kalau begitu …”, kata Key berbalik, Jonghyun melihat Key masuk kembali ke closet ganti, ia melihat Key berjalan menjauh, dammit …

“J-jonghyun?”, Key berbalik ketika Jonghyun mendorongnya kedalam closet, Jonghyun tersenyum dna melihat ke arah luar kamar fiting.
“A-apa yang mau kau lakukan hei? aku mau ganti pakaian…” kata Key mendorong Jonghyun, Jonghyun menangkap tangannya dan menariknya kepelukannya, menatap mata Key dalam-dalam.
“A-apa yang mau kau lakukan hey?”, tanya Key lagi mulai kesal karena Jonghyun sudah mengunci pintu nya.

Jonghyun menyengir, dia melingkarkan tangan satunya kepinggul Key dna berbisik ditelinganya.
“Siapa suruh kau pakai baju seperti ini, kau tahu …”
“Aahh…hmp!”, Key menutup mulutnya sendiri ketika ia mengerang karena tangan Jonghyun mengelus dan meremas pantatnya.

“J-jong… “, desah key pelan, Jonghyun tersenyum, mendorong tubuh Key kekaca besar , menahan kedua tangannya di samping kuping dan wajah mereka dekat sekali.
“Kau tahu … salah mu menggunakan baju ini, your fucking sexy ya know?”, bisik Jonghyun seduktif, Key mengerti maksudnya sekarang, ia tersenyum menang, bukan salahnya ia membuat Jonghyun jadi seperti ini.
“Well, aku rasa aku puas , ternyata baju ini ada kegunaan lainnya juga…”, kata Key, Jonghyun berdecak.
“So, haruskah kita lakukan disini?”, tanya Jonghyun nakal, Key menyengir.
“Asal tidak berisik?”, tanyanya, Jonghyun tersenyum dan tanpa berkata lagi bibir mereka berciuman dengan sangat mesra, oh tidak ..dengan pebuh nafsu tepatnya.

.

.

Taemin berlari ketika ia keluar dari bis, ia berlari menuju tempat yang ia yakini menjadi clue kedua yang diberikan Minho padanya. Ia sampai dan berhenti tepat didepan gerbang, disambut oleh kicauan burung , dan angin sepoi-sepoi yang membelai rambut almond nya itu.

Ia berjalan melintasi tempat itu, sudah lama rasanya, kapan terakhir kali ia kesini? oh entah lah, dia sudah lupa sekali, ia berhenti, mengedarkan pandangannya seksama. Kemudian ia tersenyum.

“Benarkan?!!”, katanya terlonjak senang dan berlari, ke benda tersebut, ia meraih paper bag itu lagi yang terletak dengan sangat manis di atas ayunan sebuah taman yang sering ia kunjungi, jaraknya tidak jauh dari rumahnya, maksudnya ..keluarga Lee.

Wah, Minnie ku cerdas, aku tahu kau itu sangat suka teka teki, itulah kenapa aku tahu kau suka matematika selain menari^^
So, kenapa ayunan ini? padahal kita tidak pernah kesini juga bersama, dan kenapa harus taman ini?

Karena  … aku tahu kau selalu disini jika kau merasa dikecewakan, ketika kau ingin sendiri , ketika kau diam-diam menari sendiri untuk melepas penat mu, dan ketika pertama kali aku mengecewakanmu karena tidak datang kepertemuan keluarga dulu, aku diam-diam mengikuti mu, hanya melihat mu dari kursi di ujung gerbang sana, aku tidak suka menunggu, tapi aku terbiasa melihat mu melakukan apapun yang kau suka, termasuk mengayun setinggi-tingginya di ayunan itu.^^

Oke, clue selanjutnya …

Aku mempunyai banyak kata didalamnya, terdiri dari beberapa lapis, aku diletakan dengan sangat rapih, aku berada tidak jauh dari tempat mu berdiri, apa dan dimanakah aku?
guess what Minnie❤

Taemin duduk di ayunan itu,sambil menyeruput susu banananya yang pertama, dan yang lainnya ia masukkan kedalam tas, ia menggoyangkan badannya, tinggal 45 menit lagi, banyak kata … beberapa lapis,
“OH!! AAH… GAMPANG!!”, teriaknya, namun sebelum ia dapat melangkah. GABRUK!

“Awwww~~~!!”, ringisnya, ia kepeleset dan jatuh tersungkur,
“Aish, disaat begini …”, katanya melihat sikunya tergores tanah dan berdarah, untung wajahnya tidak membentur tanah, ia berdiri dan membersihkan debu ditangan dan tubuhnya, ia meliha sikunya yang berdarah, tidak ada waktu, ditahan saja, ia hanya meniupnya sesaat dan berlari ke tempat selanjutnya.

.

.
>RATE SCENE<

“J-jonghyun …”, desah Key meremas kepala Jonghyun yang bekerja di bawahnya, mengulum dan menghisap habis membernya,
“Hmmh… jangan…mmh…berisik Key…mhmm…”, kata Jonghyun melirik ke atas, melihat namja cantiknya itu mendesah tertahan dengan menutup mulutnya sendiri, kepalanya mendongak dan matanya terpejam.

Jonghyun tersenyum senang dan memanjakan membernya lagi lebih hebat dengan menggertakan giginya, membuat kaki Key lemas dan ingin jatuh kelantai, namun Key menahan tubuhnya dengan berpegangannya pada tembok disampingnya. Jonghyun merasakan Key akan sampai klimaksnya, ia mengeluarkan mulutnya diikuti erangan kesal dari Key.

“ergh, fuck you Jjong …”, erang Key kesal, Jonghyun berdecak.
“Your languange please …”, ledek Jonghyun menyindir kata-kata Key yang kasar. Key hanya memutar bola matanya dan menarik Jonghyun ke ciumannya lagi, lidah saling beradu, dan tangannya bekerja membuka belt Jonghyun.
“O-oh…”, desah Jonghyun ketika membernya telah berada digenggaman Key.

“Hhh… come on, turn around, ill make it fast .. kita harus ke EO juga, kau ingat?”, desah jonghyun, Key menangguk dan memutar tubuhnya, Jonghyun memeluk nya dari belakang,dan tangan Key bertumpu dikaca , tubuh mereka berefleksi didepan dengan indah.

“Look, your so beautiful right?”, bisik Jonghyun memeluk Key dan menjilat telinganya, Key mendesah dan mengangguk, Jonghyu  mencium leher Key dan meletakan jarinya di mulut Key, Key menghisapnya layaknya permen lollipop sedangkan Jonghyun mencium leher putih Key dan meninggalkan kissmark, ciumannya turun ke pundak dan punggung Key, sehingga Key menurunkan tubuhnya sehingga menungging.

“A-ahhh…sshhh…”, desah key ketika jonghyun telah berhasil memasukan satu jarinya, perih sekali, mereka pernah melakukan sebelumnya, namun tetap saja.
“You oke?”, tanya Jonghyun mencium pucuk kepala Key,
“yess… just …keep going baby…’, desah key, Jonghyun mengangguk dan memasukan jarinya hingga 3 jari didalam hole Key, ia dapat melihat Key meringis kesakitan.
“Im sorry baby … but i’ll be oke …”, Key hanya mengangguk dan menggigit bibir nya untuk menahan desahan yang keluar, namun percuma.

“Oh there!! ohh jjong!!’, erang Key, Jonghyu  melakukan itu lagi, menemukan prostat Key.
“N-now jjong!”, kata Key, Jonghyun mengeluarkan jarinya dan memegang pinggul Key.
“Siap?”, Key mengangguk, dan blesh … langsung masuk semua, Key gemetar menahan rasa sakit dan juga sensasiya, rasanya seperti tubuhnya akan hancur berkeping-keping.

“Move.”, Jonghyun bergerak seirama maju mundur, membuat Key mengerang dan mendesah gila.
“Oh, THERE!! DO IT AGAIN,NNH…”, Jonghyun mempercepat gerakannya dan terus menghujam Key, tangannya ia turunkan dan menyentuh memeber Key,

“Im gonna…nnh…c-cum…”
“Me too… ”
Dan hentakan terakhir dair Jonghyun membuat tubuh mereka kaku, Key keluar ditangan Jonghyun,dan Jong di dalam Key , mereka menarik nafas sejenak, terkulai dilantai yang dingin.

“Oh shit jjong … Heechul hyung akan marah melihat ini…”, kata Key melihat apa yang mereka perbuat, Jonghyun berdecak dan mencium kening Key.
“Yeah, but i still love you.”, katanya, Key memukul pundaknya.
“Gak nyambung deh … but i still love you too…”, kata key mencium bibir Jonghyun sebelum mereka berpakain dna keluar dari closet.

“KIM JONGHYUN , KIM KIBUM!!!”, teriak Heechul yang sudah berkacak pinggang marah menatap mereka berdua.
“O-oh..’, bisik Jonghyun memeluk pinggang Key.

>AND RATE SCENE<

.

.

Taemin masuk kedalam toko dengan tergesa-gesa, sial … toko itu cukup besar, dimana Minho meletakkan clue selanjutnya, keringatnya sudah bercucuran,dan ia sesekali melihat sikunya yang berdarah, perih …
Namun keinginannya bertemu Minho lebih besar.

Ia berjalan disekitar lantai 1, masih ada lantai 2 di toko itu, ia mengutuk Minho perlahan, kenapa harus tempat ini? apa ia salah tempat? ia mulai panik, tinggal 30 menit lagi, apa ia masih punya waktu untuk berpikir? tapi apa lagi yang salah?
terdapat banyak kata, berlapis, … buku kan? dan toko buku ini sering ia kunjungi mengingat Minho memberikan clue tempat favoritenya dari tadi.

Ia menarik nafas frustasi, ia sudah lelah, apa ia menyerah? ia meggeleng, sudah sejauh ini, ia ingin buktikan bahwa ia mencintai Minho,dan untuk hal ini ia bisa atasi.

“Tuan Lee Taemin?”,

Taemin menoleh, seorang pria bertubuh tinggi dan putih tersenyum padanya.
“Ya, saya Taemin, ada apa?”, tanyanya.

“Ini, aku ingin memberikan ini padamu …”, wajah Taemin sumringah.
“Wah, gomawo … aku dititipkan ini olehnya? aku hampir menyerah, aku sudah tidak sanggup lagi mencari …”, kata Taemin cemberut, pria yang pelayan toko itu tersenyum.

“Anio tuan ,sebenarnya ini sudah ku lihat dari tadi, ada di lantai 2, tapi .. aku kasian melihat mu, jadi tidak apa-apakan aku yang berikan ini? “, tanya nya, Taemin tersenyum , syukurlah … mengirit waktunya.

“Tidak apa-apa … aku berterima kasih, karena aku buru-buru juga …gomawo.”, ia tersenyum.

“Ya sama-sama, kalau begitu saya kembali dulu, selamat berbahagi Taemin shii.”, katanya, Taemin tersenyum
“Kau juga.”, pria itu mengangguk lagi dan berlalu.

Taemin menarik nafas, ia mencari duduk dibawah rak buku toko itu, membuka papaer bag dengan isi yang sama dan membaca note didalamnnya.

Well done Minnie ah~~❤
Kau berhasil melakukan semuanya, dan ini lah tempat ketiga yang membuat ku paling ingat dirimu.
Dibalik sifat kekanakanmu dan kegemaran mu kau adalah anak laki-laki biasa yang suka membaca karya sastra, aku tahu karena beberapa kali aku ke rumah mu dan menemukan tumpukan novel disana, dan aku pernah melihat mu datang ke toko ini hanya untuk mengecek ada buku baru atau tidak^^

Well, akhirnya kau sampai di clue terakhir, semoga waktu mu masih cukup Minnie..

Cluenya  .. tempat paling indah, dimana kita akan hidup bersama selamanya, dan aku akan selalu mencintaimu Minnie
Saranghae , Minho❤

Taemin berdiri, ia tidak perlu waktu lama menemukan jawabannya, sudah jelas bukan? tempat dimana ia akan selalu bersama, menanti Minho nya pulang kerja, makan malam bersama, bercanda, menghabiskan hari libur bersama, obrolan sebelum tidur, dan sebagainya , tempat terbaik yang ia impikan, selalu disisi Minho nya .

.

.

Taemin melihat jam ditangannya, kenapa cepat sekali, waktu seakan tidak mau menunggunya sedetik saja,dia tidak ada waktu lagi kan? ia tidak sabar, kakinya ia hentakan di lantai dengan kesal,ada 10 menit lagi, semoga ia masih sempat, Minho hyung… Taemin akan datang, pikirnya.

Pemberhentian berikutnya, halte Gongwanso …

Taemin langsung berdiri dan bersiap meloncat dari bis untuk keluar, tepat ketika bis berhenti dan pintu terbuka dengan secepat kolat ia sudah turun dan berlari menyusuri trotoar, ia harus berjalan sedikit menuju tempat itu dari halte, semoga keburu, ia melihat jam ditangannya, semakin ia cepat berlari, kakinya sudah sakit, ia tidak bisa lagi berlari, namu  ia paksakan…

Dijung jalan ia melihat samar-samar sosok yang ia kenal di seberang jalan, setelah jalan ini, ia akan sampai.
“MINHO HYUNG…MINHO HYUNG!!’, dia berteriak seraya berlari menuju ujung jalan, sosok itu tidak juga menoleh, hanya mondar mandir diujung jalan.

“MINHO HYUNG—“

DDDIIIIIIIIINNNN….

Taemin terpaku, sinar lampu dari kejauhan menerpanya,
“TAEMIN!!!”, teriak seseorang disana,
“AAAAAAAAAAAH….”, Taemin teriak melihat sebuah mobil besar menuju ke arahnya.

CUT!!

Well, finally, heheheh … gimana gimana?
NC Jongkey nya dikit maaf yah… habis ini kan fokus 2min, jadi kapan’-kapan lagi yah NC nya. kekekeke

Last chapter soon oke..be patient.🙂

Terima kasih sekali lagi yang udah komen dan like it FF ini, terus dukung hasil karya ku dan yang lainnya juga yah🙂

Bye bye…:)

leave a comment and like it this FF🙂

113 thoughts on “[2min] Your my precious part 11 of ?

  1. omo~ omo~
    jongkey emang ga kenal tempat waqs xp
    itu… kenapa disaat begitu taemin malah ketabrak? :3
    ka, aku minta password buat end partnya dong ^^

  2. What CUT lg,,,,,,smga minnie ga ktabrak ya???????duhhh si JongKey ga tao tmpt nehhhhhhhh…………..
    Nexttt

  3. kirain pervertnya jongkey saat dirumah aja,, eh ternyata mereka ngga tau tempat juga. ckckckck
    ming ngasih kejutan ke tae pake misi segala, mana misinya kayak running man lagi, taeby kan jadi cape.
    trus yg terakhir kaya adegan kecelakaan.. itu bukan 2min kan? semoga aja bukan

  4. taemiiiiiinnnnn…. ditabrak??? kecelakaan??? andweeeee…… T.T kesian udah jatoh2an gt anak orang.. T.T

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s