[Jongkey] One thing change averything part. 3 of 4


Foreword:

Gaaah~~ aku nggak tauk harus ngomong apa? udah kehabisan ide cerita ini kayaknya, ya allah… hahahaha
yaudahlah, smeoga kalian suka, males banyak cincong, enjoy , no bashing, and leave a comment🙂

by : Sanniiew^^

.

.

WARNED:
DIRTY WORDS INCLUDE IN HERE!

Jonghyun pov~

“Well. katakan…”, aku memerintah,Dongwoon berdecak dan menggaruk kepalanya.

“Yah saat itu kau…”

BANG!shitt!!! SIAPA SIH?

“Minnie ah~~ dengarkan aku dulu…”
“Andweee andwee andweeee~~~….”, aku menoleh, MINHO DAN TAEMIN!!! AISH DUA ORANG INI!!

“Aku bisa jelaskan…”
“Andwe!! aku tidak mau dengar, sudah kalau mau pergi dengan si Kyrstal itu yasudah sana…”, aku menarik nafas,
“YAH YAH!! BERISIK!!”, teriakku kesal, mereka berdua menoleh ke arah ku,

“Oh, Jonghyun!”, sapa Minho, aku hanya bergumam dan menatap mereka yang saling diam, dengan wajah Taemin ditekuk sedemikian rupa namun tidak berani melihat ku.
“Kenapa kalian?”, tanya ku pada Taemin, Taemin hanya berdecak dan melirik Minho kesal, Minho hanya diam dan bingung.

“Minho hyung mau jalan dengan Krystal, tapi dia pura-pura tidak mau, padahal jelas sekali gerak geriknya dia menginginkannya…”, sindir Taemin hari ini, aku hanya membulatkan mulutku, dan
“OMO! JANGAN BILANG KALIAN JADIAN?!!” , kata ku menunjuk mereka berdua, Taemin langsung memerah, dan Minho hanya berdecak dan menggaruk tengkuknya.
“Well… kami begitulah…”, kata Minho merangkul Taemin, yang tadinya marah menjadi tidak jadi.

“Oh, Dongwoon, sedang apa disini?”, AIGO! AKU LUPA NIAT KU!!
“Hei, kalian pergilah, aku sedang ada bisnis dengannya, palli!”, kata ku mengusir dua monyet dimabuk asmara itu.

“Bisnis? bisnis apa? seingat ku kalian tidak akrab?” tanya Minho, aku hanya mendesis menyuruhnya pergi. Akhirnya mereka pergi setelah Taemin menarik Minho menuju kelasnya, aku beralih ke Dongwoon yang asik main Hpnya.
“So, lanjutkan… apa yang terjadi antara aku dan Key ?”, tanya Jonghyun.

“Well, begi–”
“Kenapa kau tanya hal tidak penting pada Dongwoon?”, OMO!!!!!!!

“K-key?”, gawat!!!! shitshitshitshit!!!

“Oops.”, kata Dongwoon dan langsung berlari meninggalkan ku, dammit, aku memutar badanku menghadap Key yang sedang bersilangkan tangan , dia menatap ku kesal.

“Jadi kau benar-benar ingin tahu apa yang terjadi di antara kita?”, tanyanya, kau terdiam,
“Kalau kau tidak keberatan Key… dan aku juga mau menebusnya jika ada yang salah diantara kita waktu itu…” dia diam saja dan membuang mukanya.
“Nggak ada yang bisa merubahnya Jjong … sudahlah, anggap saja tidak terjadi apapun diantara kita, dan anggap saja kita tidak pernha kenal, bye!”, katanya berlalu, entah mengapa aku melihat air mata dimatanya, dan lagi, wajah itu sangat mengganggu ku, perasaan apa ini?

.

.

Key pov~

Nggak ada yang bisa berubah yah … yah benar…
Cesss~~

“Huwaa~~!!”, aku terkejut
“Hahahah… morning!”, sapa Onew disebelah ku, sejak kapan dia ada disamping ku?
“Morning Hyung~~ “, kataku, dia memberikan sekaleng kopi hangat padaku, dan duduk di bangku taman menunggu bel masuk sekolah.

“Sedang memikirkan apa?”, tanyanya, aku tersenyum miris.
“Hyung… kau… tahu persis apa yang terjadi padaku dan Jonghyun kan?”, tanya ku, Onew bergumam,
“Apa… aku pikir dia akan ingat padaku hyung? dan… ingat dengan apa yang ia lakukan padaku?”tanyaku, aku melihat lurus ke depan, tidak ada apapun, aku hanya membayangkannya saja.

“Yeah~ jujur aku tidak tahu Key… dia kalau sudah mabuk susah untuk dicegah, dan…yah, begitulah akhirnya…”, kata Onew, aku menarik nafas dan merebahkan kepalaku dipundaknya, nyaman sekali, semua tidak ada yang tahu aku begitu akrab dengannya, dia orang yang menyenangkan, Onew selalu ada untukku, mendegarkan ceritaku, dan dia sangat baik, pantas banyak yeoja dan namja yang menyukai dan mengaguminya, tentunya… aku masih tidak tahu ia punya pengaruh apa sehingga terkadang banyak orang yang takut seperti malam itu.

“Aku berharap dia ingat…”, kataku, ya, dilubuk hati ku terdalam, dia ingat semuanya.
“Tapi aku saran kan, jangan terlalu berharap padanya, arraso? “, kata Onew, aku berdecak.
“Yeah, dia memang idiot dna bodoh untuk menyadarinya.”, kataku, Onew terkekeh.
“Ya dia idiot, kau juga idiot bisa jatuh cinta dengan nya.”
“YAH!!”, teriakku kesal memukul lengannya, namun aku rasakan wajah ku memerah.
“Bercanda…”katanya terkekeh.
“Bercandanya gak lucu!”, dia hanya tertawa lagi dan menyolek lengan ku menggoda, cih, Onew sialan!

.

Jonghyun pov~

Aku benar-benar tidak tahu apa maunya Key … dan yang lebih aku tidak tahu, apa hubungannya dengan Onew , apa yang aku lihat, mereka seperti punya sesuatu yang lain … ada hubungan apa mereka? akh, kenapa aku perduli? kenapa aku harus risau KIM FREAKY KIBUM mau dekat dengan siapa, mau jalan dengan siapa? terlebih dengan Onew, buat apa aku perduli, ya kan?… ya.

Waktu dua minggu yah? apa benar akan kulalui? dengan cara apa? kenapa aku tidak minat menjalani semua ini? aku tidak perduli dengan ponsel, aku hanya perduli dengan…Key, entah kenapa, aku penasaran.

.

.

Key pov~

Pukul berapa ini? aku malas pulang …
“Hei Key … kau disini?”, tanya seseorang menepuk pundak ku, aku menoleh,
“Oh, Chansung? hai …”, sapaku, dia langsung duduk dibangku bar disebelahku, aku menarik nafas , aku malas sekali bicara dengan orang lain, aku kesini untuk melegakan pikiranku, tapi kenapa aku malah bertemu dengan namja ganjen ini sih?

“Sendirian? kemana teman mu …siapa namanya yang kecil itu?”
“Taemin.”, jawab ku bosan seraya meminum cocktailku
“Nah nah dia… sudah lama yah kita tidak bertemu? apa kabar mu? kau tampak semakin cantik sekarang?”, aku mendengus tentu dia tidak tahu, dasar gombal!
“Aku baik .”, kataku singkat ,
“Hei…kenapa sih, seperti bukan Key saja, jangan dingin gitu dong … kita kan sudah lama tak bertemu .. aku merindukanmu …”, aku melirik ketangannya yang bersandar di pundaku, aku mendelik dan meliriknya kesal, menurunkan tangannya dengan sekali gerakan.
“Aku mau pulang …” kataku berdiri, grep~

“Hei, masa mau pulang? pesta belum dimulai,come on Key, temani aku lah…”, dia menarik tangan ku, sial, kepala ku sudha sedikit pusing, ini pasti kurang tidur,
“Sorry chansung, tapi aku lelah, mungkin lain kali, jadi tolong lepaskan aku…”, kata ku berusaha melepaskan tangannya, namun a menolaknya, dan menarik ku lebih dekat.
“Chansu—hmpfh!”aku terkejut. PLAK!!!

“YAH! APA YANG KAU LAKUKAN?!!”, teriak ku kesal setelah menamparnya, dia mencium ku sembarangan,dia terkekeh dan menatap ku genit,
“Hahahaha…. ada apa dengan mu, jangan kaku begitu akh? aku tahu kau suka padaku kan?”, tanyanya, aku berdecak dan bergidik.
“Kau bermimpi ya? aku sama sekali tidak berminat sedikit pun dengan mu, buang-buang waktu ku saja.”, sial, kepalaku benar-benar pusing sekarang,
“Hei!!”,
“Apa sih lepaskan!!”, bentak ku, namun tenaganya terlalu kuat, aku kesal namun tidak punya tenaga lagi, aku tidak boleh pingsan.
“Ayo ikut aku Key…”, aku diam saja, sialan, siapa pun tolong aku…badanku lemas.

“Aku tidak mau!!”, teriakku,
“Hei lepaskan dia!”, teriak sebuah suara dan bukk! aku mendengar sebuah pukulan mendarat, pandanganku buyar, siapa? Jonghyun?

.

Jonghyun pov~

Niatku malam ini adalah ingin mencari udara segar, tapi entah mengapa kaki ku membawa ku ke club ini, dan entah secara kebetulan atau memang Tuhan sangat baik padaku, aku melihat sosok Key sedang duduk sendiri meminum diujung bar, aku ingin mendekatinya, namun seketika itu pula aku melihat sosok namja menghampirinya, ia bicara akrab dengan Key dan bahkan merangkulnya, entah kenapa hati ku panas sekali, satu, aku urungkan niat ku karena melihatnya, kedua, mungkin Key tidak pernah mau melihat ku, persis seperti yang ia katakan padaku, tapi … kemana Onew, kenapa dia tidak bersamanya?

Namun lama-lama kau melihat ada yang tidak beres dengan Key, aku mengghampirinya, dan pria itu memaksanya, kemudian Key limbung dan berteriak tidak bisa lagi kubiarkan, emosi ku meluap sendiri,alhasil aku memukul pria itu sehingga dia terjengkang, bagusnya dia tidak membalas, aku membopong Key yang jatuh pingsan dipundak ku, well, dia lebih tinggi, tapi tubunya lebih ringan dari dugaanku.

Aku tidak tahu harus membawanya kemana, hanya ada satu jalan, keapartemenku itu lebih baik, sorry Key, tenang saja, kau aman dengan ku.

.

.

Aku membaringkannya di kasurku, wajahnya pucat sekali, apa dia mabuk keras? Sebaiknya aku mengambil air untuk membersihkan peluhnya.
“J-jonghyun …”, aku berhenti di tempat, aku berbalik, mengerutkan alisku, barusan dia memanggil namaku? aku mendekat, wajahnya mengerut dan berkeringat.
“Key?’, bisik ku, dia tidak terbangun.
“Pabooo …jjong pabo…hiks.”, jantung ku berhenti sejenak, kenapa? kenapa dia menangis? kumohon …Key ada apa ini?
Aku duduk di sampignnya dan mengusap peluh di keningnya dna mengusap air matanya,
“Key …ssht…”, bisik ku cemas,kenapa dia menangis? kenapa dia selalu menangis karena ku? apa yang telah kuperbuat, sehingga dia terus merasa disakiti.
“Key.. apa salah ku?”,tanya ku membelai wajahnya.

.

Key pov~

Kenapa aku menangis? kenapa aku jadi cengeng begini? apa aku berhalusinasi? Jonghyun, kenapa kehangatan mu bisa kurasakan? please… bangunkan aku dari mimpi buruk ku ini, aku ingin semuanya selesai, aku tidak bisa lagi menahan perasaan ini, aku mohon…

Aku buka mataku ketika aku merasakan sinar matahari menyinari pelupuk mataku, sudah pagi kah? kenapa begitu nyaman? aku ada dimana? Perlahan ku buka mataku, aku terekjut, tunggu dulu … ini bukan kamar ku, aku terduduk, dan memeriksa keadaanku, aku masih pakai baju lengkap, god~ syukurlah , aku dimana? kalau aku baik-baik saja itu berarti Chansung tidak melakukan apapun padaku kan? lalu aku–

“Kau sudah bangun?”, aku terkejut, dan melihat kesumber suara, aku lebih shock lagi, apa aku bermimpi? aku menampar mukaku, plak..
“H-hei…kenapa kau stop!”, cegahnya,
“J-jonghyun?” gumamku, ini nyata, Jonghyun didepanku, kenapa manusia ini ada bersamaku? apa yang dia lakukan?

“JANGAN MENDEKAT! APA YANG KAU LAKUKAN PADAKU?”
“K-key aku—”
“DIAM!!! JANGAN MENDEKAT!!! PERGI!!”, teriak ku histeris, jangan bilang..

.

Jonghyun pov~

Kenapa dengannya, kenapa dia menjadi takut seperti ini? apa salah ku? untuk membuatnya tenang aku pilih aku mundur menjauh dan menatapnya yang gemetaran, ada apa sebenarnya?

“Key … mianhe…”, kataku, dia diam saja dan tidak mau melihat ku , dia menghindar dan menjauh sehingga berada di ujung kasur.
“K-kenapa aku bisa disini? apa yang kau lakukan padaku?!!”, teriaknya, aku terdiam dan menarik nafas.

“Tenang Key … aku tidak lakukan apapun . . aku hanya menolong mu dari pria iseng semalam …”, kata ku menjelaskan, dia terdiam menatap selidik padaku,
“K-kau bohong kan? keluarkan aku dari sini!!!”, katanya lagi histeris, air matanya mengalir lagi, aku terkejut,
“K-key …please…please… jangan menangis, aku mohon …”, kataku mendekat.
“J-jangn mendekat Jonghyun …ku mohon …”, katanya gemetar, aku terdiam, jelaskan padaku sedikit saja, dan katakan apa yang harus kuperbuat?

“K-key … aku tidak akan melakukan apapun padamu …aku janji, jadi kumohon, berhentilah menangis, aku akan keluar dari sini oke?”, kataku, dia diam saja tidak menjawab. Aku memutuskan keluar dari kamar ku dan biarkan dia sendiri.

“Aku akan hubungi Taemin untuk menjemputmu, habiskan sarapan ini ya?”, kata ku menaruh nampan berisi bubur dan segelas susu di meja dekat kasur ku.

“J-jjongg!’, teriaknya, aku menoleh,
“Ya?”, tanya ku, dia terdiam dan membuang mukanya,
“Aku minta pintunya ditutup…’, katanya, aku mengangguk dan menutup pintu dibelakangku, aku menatap pintu itu, kenapa dengannya? apa yang salah dengan ku? semua berkecamuk di otakku,

“Yoboseyo?” sebuah suara imut bergema.
“Taemin? ini aku Jonghyun … bisa kau ke rumah ku sekarang? ada Key disini…” kataku dna menutup telponku.

.

.

Key pov~

Buat apa aku disini? sebaiknya aku capet pergi dari sini, tidak usah menunggu Taemin, aku tidak mau lama-lama disini.
Aku bangkit dari kasur ku, namun langkah ku terhenti seketika, aku melihat meja belajarnya, ada foto nya bersama wabita yang sangat cantik, mereka terlihat sangat mesra, aku pernah dengar sesekali bahwa Jonghyun sering bermain bersama wanita karena ingin melupakan seorang wanita? apa ini?

“Itu kakak ku…”, aku terlonjak kaget, Jonghyun sudah berdiri diambang pintu,
“Oh.”, jawab ku sekenanya,dammit, kenapa musti berdebar sih?

“T-terima kasih atas pertolongannya, sekarang aku mau pulang.”, kata ku tanpa melihatnya,
‘Taemin sedang menuju ke sini, kau tidak mau menunggunya sebentar?”, tanyanya, aku menelan ludah, duh…
“Tidak usah lah, kelamaan.”, kataku cuek, dan membereskan pakaianku, ketika aku melewatinya …grep~ aku terdiam melihat tangannya di lengan ku, aku mengerutkan alis dan menetapnya keheranan.

“Kenapa nih? lepas!”, perintah ku sinis, dia melepasnya dan menatapku tajam,jangan tatap aku seperti itu Jonghyun!!

Jonghyun pov~

Apa aku harus tanya sekarang? ya…
“Key, bisa kita bicara sebentar saja…”, kataku ,dia diam saja dan hanya mengangguk,, aku tersenyum kecut dan keluar kamar, dia mengikuti ku dan duduk di sofa aku duduk didepannya.

“Spill it out!”, suruhnya, aku melihat ke arah lain dan memainkan jari ku, sedangkan dia hanya menunduk dan memainkan ujung kaosnya.
“Key … aku sungguh ingin minta maaf, sampai saat ini aku tidak tahu apa salah ku, aku juga lelah selalu ribut denganmu … aku hanya minta maaf setulusnya jika aku ada salah padamu , aku hanya tidak ingin kau terluka Key …”, kataku, dia mendongak dan menatap ku heran.

“Kenapa kau? aku tidak mengerti, kamu ngomong apa sih?”, tanya nya, aku tersenyum kecut,
“Semalam—”
“KENAPA SEMALAM? APA YANG KAU PERBUAT?!!”, tanya nya langsung , aku diam dan meliriknya
“O-oke sorry lanjutkan…”, katanya, aku menarik nafas dan menatapnya,
“Sebenarnya ada apa diantara kita, apa salah ku, apa yang telah aku perbuat padamu sehingga kau sangat kecewa padaku, waktu itu di club dan saat ini, sama… kau menangis … kau dalam tidur pun kau menangis dan menyebut namaku, kau seperti membenci ku Key…aku tidak tahu apa salah ku…”, kataku mengelus kepala ku, aku kurang tidur, dan sekarang kepala ku terasa pusing, bagaimana aku bisa tidur, Key membuat ku memikirkannya dan itu menguras tenaga, stress itu tidak baik kan?

Key pov~

Aku menelan ludah, jangan pasang tampang seperti itu Jonghyun kau membuat ku menjadi tidak enak hati, aku bingung menjelaskannya padamu, aku memang membenci mu, benci karena kau tidak pernah ingat tentang saat itu, betapa aku terbebani dengan perasaanku, tapi kau bertingkah seakan tidak terjadi apa-apa, buruknya adalah kau melupakannya, dan juga melupakanku…

“Kau tidak salah sepenuhnya…”, bisik ku,
“Maksudnya?”, aku mendongak dan berjalan dan berdiri dihadapannya.
“Kau tidak slah sepenuhnya Jonghyun, kita yang salah, saat itu kita mabuk, dan kau tidak sadar melakukan itu semua…”, kata ku miris, betapa aku sakit jika mengingatnya, dari awal aku menyukainya, dan aku senang kami berteman saat penyambutan pesta musim panas tahun pertama itu.

Jonghyun menatap ku bingung dia berdiri dan menatap ku heran
“Key… mabuk? kita? saat pesta itu? lalu…?”, tanyanya panik, aku tersenyum miris dan memundurkan badanku, aku melihat keluar, tidak mengatakan apapun, hanya menarik nafas.

“K-key jangan bilang kalau kita…melakukan…”, aku menoleh padanya dan menunduk tersenyum miris,
“Yah…”, jawab ku menghela nafas.

Jonghyun pov~

“K-key jangan bilang kalau kita…melakukan…”, dia menunduk tersenyum miris,
“Yah…”, jawab nya menghela nafas. Jantung ku berdegup cepat, ini tidak mungkin, tidak mungkin kan? aku dan Key…melakukan itu, dan buruknya… aku …

“K-key–”
“Sudahlah Jonghyun, itu sudah berlalu kan? lagi pula aku sudah melupakannya”
“Key–”
“Dan untuk permintaan maaf mu aku terima, aku janji aku tidak akan menghina atau berkata kasar lagi, kita bisa menjadi teman Jjong..”,
“Key aku–“

BANG!!
“KEY UMMAAA~~!!!” aku menoleh , Taemin dan Minho datang dan langsung menghampiri kami.
“Umma…gwencana?”, tanya Taemin , aku terus menatap Key, berharap dia masih mau bicara sedikit lagi padaku, aku harus menjelaskan sesuatu , ani … apa lagi yang coba aku jelaskan padanya? aku bingung , aku merasa bersalah, aku…

“Jonghyun , aku pulang, terima kasih semuanya, bye.”
“Key–” aku terhenti ketika ia sudah berlari keluar menarik Taemin besamanya.

“Aku antar mereka dulu ya?”, kata Minho padaku yang masih kaku ditempat, aku hanya diam dan mereka pergi, meninggalkan ku yang terpaku ditempat ku, aku dan Key, melakukan hal itu, kami berdua? dan aku …melupakannya?

“Pabooo …jjong pabo…hiks.”

suara lirihnya saat itu terngiang ditelingaku, aku meremas kepalaku,

“Mianhe Key…mianhe…”, air mata ku mengalir, entah mengapa rasanya sakit, bukan karena aku cengeng, tapi karena aku kecewa pada diriku sendiri, bagaimana aku bisa tega melupakan semuanya, melupakan Key …

“Yoboseyo Onew hyung…”
“Ne Jjong, whtas up?”
“… aku taku semuanya…”, kataku lirih,
“Tahu apa…oh,kau…”
“Ya hyung…aku dan Key.”
“…baiklah, aku akan kerumah mu sekarang.”
“..ne hyung…”

apa yang harus aku lakukan sekarang? apa yang harus aku lakukan untuk mu Key? apa yang telah aku perbuat Key?

CUT!!

Aduuuhhhh~~~ ini semakin gaje aja FF nya
Tinggal satu lagi part berakhir.

Makasih yang udah pada nge like dan juga komennya🙂

RCL LAGI DAN LAGI!!! bye bye🙂

50 thoughts on “[Jongkey] One thing change averything part. 3 of 4

  1. eohhhh nglakuin itu ko bnyak yang tau… bingung emang jing nglakuinnya d dpan orang banyak apa??

  2. Astogeh si Jjong Ama Key maen NC’n dulu😀
    Dan jjong lupa dan key marah begitu ??
    Aisshhh ,jjong tega bener ama key😥

  3. Oh.itu alasanya key bencia jjong..jjong pabo knapa ga inget pa yg dia lakukan le key..lanjut ga sabar nunggunya

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s