[Onkey] Perfect for each other part 3 end


My word:

Halohaa~ jumpa lagi, jmpa echa dicini …iyh ngeselin banget seh banyak banget silent reader, btw, katanya eonni sanni mau nerapin PW loh, tapi nggak tauk deh, dia mau hub. author yg lain dl, kekekek~
So, here it is last part hehehe…maaf banget lagi” telat updatenya 🙂

So cue~!!
Leave a comment, no bashing, no silent reader*merong*, no sensor(any NC loh 🙂 u love me? yess!)

BTW, aku baru bikin FB, habis aku nggak pnya FB … bukan gaptek, tapi malesss -_-”
SO, add me Suuunders : Kimechaa hardian citra
Thnxkiss :*

by : Kimechaa ❤

.

.

“WAAAAAAAAAA…”

Key berkedip, 1…2…3…

“Chukaeeee~~~~ happy anniversary ~~~”, teriak semua orang yang ada disana, mulai dari Jonghyun, Taemin, Minho, Mir, dan semua teman-teman terdekat mereka, Key menoleh ke arah Jinki.
“Kau yang buat…?”, tanyanya, Jinki menggeleng cepat, dan Key tahu ia tidak bohong karena Jinki sama terkejutnya dengan nya,

“T-tunggu… kalian tidak salah? anniversary?”, tanya Key dan menetap Jinki, Jinki mengerutkan alis,mereka semua menetap aneh pada dua pasangan didepan mereka yang masih terkejut,

“YAH! MASA KAU LUPA HYUNG…?!”, teriak Taemin kesal dan cemberut merangkul Minho disebelahnya, Key diam sesaat,
“J-jakkamanyo..”, katanya mengeluarkan ponselnya dan…OMFG!!

“JINKI!”, teriak Key histeris
“W-wae?” tanya Jinki bingung.
“INI HARI ANNIVERSARY KITA PABO! KENAPA KAU LUPA?”, teriak Key kesal dan memukul lengan Jinki berkali-kali sehingga dia mengaduh dan meringis,
“M-mianhe…mianhe… kau juga lupa, kita impas…aduh, aw…aw…sakit~~!!”, teriak Jinki mengaduh dan memasang aegyonya. Key berdisis dan mengerucutkan bibirnya.

“EHM!”, Jonghyun berdeham meminta perhatian.
“APA?! SUDAH SANA PULANG… AKU TIDAK MOOD, KALIAN TAHU, AKU HAMPIR MATI KARENA JANTUNGAN TAHU TOKO KU TERBAKAR!”, teriak Key kesal dan hendak keluar dari tokonya,sialan, dia harus cepat berangkar dari Jepang, menangis seharian, dan apa yang ia terima ? pesta penyambutan tentang anniversary mereka, what the- well, ia senang sebenarnya, tapi… mood nya terlanjur tidak bagus untuk merayakannya.

“K-key…jangan begitu, mereka sengaja memberikan kita kejutan, masa kau mau pulang? kalau mereka tidak melakukan ini mungkin kita akan melewatkan hari berharga ini sia-sia kan?”, kata Jinki menarik lengan Key dan berbisik, sambil matanya menuju ke arah teman-temannya yang melihatnya kecewa, Key menoleh sinis.
“Salah mu sendiri tidak ingat, kau suami ku seharusnya ingat hal ini!”, kata Key egois. Jinki menarik nafas dan merangkulnya,
“Key … kau boleh marah atau ngambek padaku, aku akui aku salah…neh? tapi lihat dong, kasian kan yang lain … terutama Taemin, nanti dia nangis loh…lihat tuh ekspresinya sekarang …”, kata Jinki membujuk, Key terdiam dam menoleh ke arah Taemin yang sedang memegang kue tart dan wajahnya sedih, ia melihat Minho melirik kesal padanya sambil merangkul Taemin. Key menarik nafas …

Dan kemudian dia berbalik dan berjalan mendekat ke arah Taemin, ia berhenti didepannya dan tersenyum, Taemin tersenyum senang.
“Mianhe Hyung… aku keterlaluan… kami hanya senang kau hidup bahagia dengan Onew hyung, maka aku merencanakan hal ini…”, kata Taemin , Key berdecak, what a nice boy!
“Anio… aku yang salah, aku hanya sedang tidak mood karena aku panik mendengarnya , tahunya seperti ini jadi emosi deh..”, kata Key berdecak, Taemin hanya terkekeh, Key mencubit hidungnya,
“Nice boy … i like you .. terima kasih semuanya…”, kata Key menatap seluruh teman dekatnya.

“Neh…gomawo semuanya … kalian sangat berarti dikehidupan kami, makasih sudah mendukung hubungan kami..”, kata Jinki tersenyum memeluk pinggang Key dari belakang dan meletakan dagunya dipundak Key. Key tersenyum dan mengelus kepala Jinki dengan sayang.

Kemudian mereka tertawa bersama, memakan makanan yang disediakan, menenggak habis minuman mereka, tertawa, bercanda, dan berbicara berbagai hal. Satu persatu teman mereka meninggalkan mereka yang terisisa hanyalah Jonghyun dengan Se kyung, dan Taemin yang tertidur di pangkuan Minho,
“Sebaiknya kau bawa dia pulang Minho…”, jelas Jinki, Minho tersenyum menatap malaikat dipahanya, ia menggendong Taemin bridal style.
“Neh.. aku akan bawa dia pulang..”, kata Minho.
“Minho ..”, panggil Key. Minho berbalik sebelum mengangkat Taemin.
“Katakan padanya aku berterima kasih, dan hati-hati …”, kata Key tersenyum.
“Sure Key, jangan khawatir, he’s my baby after all…”, ledek Minho, Key berdecak dan duduk di pangkuan Jinki, Jinki melingkarkan tanganya di pinggang Key dan merebahkan kepalanya di punggung Key.

“So, guys, im gotta home too now… its any business that i take care of …”, kata Jonghyun merangkul pinggang Se kyung, Se kyung wajahnya memerah, bisa ditebak apa bisnisnya dengan lambaian terakhir mereka sudah keluar dari butik itu , yang tersisa sekarang adalah Jinki dan Key yang duduk bersama di sofa dan dengan sekitarnya yang berantakan.

“Hei …hanya tinggal kita?’, tanya Jinki tanpa menatap Key dan masih meletakkan kepalanya di punggungnya, Key tersenyum dan berbalik, posisinya berhadapan dengan Jinki dna masih dipangkuannya.

“Wae? baguskan? secara ini anniversary kita..”, kata Key meletakan tangannya dibelakang leher Jinki dan memainkan rambutnya, Jinki berdecak dan mencium dagu Key.
“Apa yang mau kau katakan sebenarnya?”, tanya Jinki mengetesnya, Key berdecak, ia mencium kening Jinki.
“Menurut mu?”, tatapnya menggoda, Jinki menarik pinggang Key mendekat , hidung mereka bersentuhan, bafas mereka beradu.
“Menurutku–“

“Ehm..Key…”, Key melepas pelukannya dari Jinki dan tidak percaya dengan yang ia lihat, ia menelan ludahnya, ia berdiri dan meremas tangannya.
“U-umma… a-appa…”, bisiknya , jantungnya berdebar cepat, Jinki segera bangun dan membungkuk sopan.
“Annyeong haseyo …”, katanya sopan , bohong kalau dia juga tidak gugup, ini orang tua Key, orang tua yang melarang hubungan mereka, dan berharap serta percaya sampai sekarang bahwa anaknya Key bukanlah seorang gay.

“S-silahkan duduk umma appa…”, kata Key , mereka berdua duduk dan melihat ke sekeliling. Sedangkan Jinki dan Key duduk disofa depan mereka , Key meremas ujung dengkulnya, Jinki menoleh dan merasakan kegugupan istrinya, ia mengelus pucuk tangannya, Key menoleh dengan wajah panik, Jinki tersenyum, seakan mengatakan semua akan baik-baik saja. Key tersenyum dan meraih tangan Jinki kegenggamannya,

“Butik mu besar yah Kibum? kau sukses mencapai impianmu…”, mulai ummanya berhenti menscan ruangan dan melihat kesosok sejoli didepannya.
“Dan…bagaimana karir mu Jinki-shi?”, tanya appanya, Jinki tersenyum.
“Semua masih lancar, sedang proses debut album berikutnya appa…” , Key menoleh, ia hampir menangis , karena sejak mereka menikah tidak sekali pun dia memanggilnya appa.

Flashback~

“Saya mohon berikan kami ijin untuk menjalani kehidupan bersama, saya benar-benar mencintai anak anda…”, Jinki berkata dengan serius , saat itu, hubungan mereka diujung tanduk, keluarga Key tahu semuanya, dan mulai melakukan sesuatu untuk memisahkan mereka, contohnya dengan menyetop asupan uang untuk Key sehingga ia kesulitan untuk kuliah dan bisnisnya, sehingga terpaksa ikuti kemauan mereka kembali kerumah.

Jinki datang dengan segenap kesederhanaan dan kejujuran , terlepas dia seorang selebriti dan memohon didepan orang tua mereka, Key hanya diam dan menangis, ia tidak tega melihat Jinki, seorang Lee Jinki yang dikagumi banyak orang bersimpuh di hadapan kedua orang tua Key, hanya untuk seorang Kim Keybum ia melakukan semua itu.

“Saya mohon biarkan saya membuktikan pada anda bahwa saya bisa membahagiakannya … saya mencintainya, saya tidak bisa menjajikan apapun, tapi , ini lah saya … dengan kerendahan hati saya melamar anak anda untuk menjadi pendamping saya… saya mohon ijinkan lah kami…”, katanya membungkuk sekali lagi didepan wajah dingin orang tua Key.

“Kau tahu hubungan seperti ini sangat dipandang sebelah mata, apa kau siap dengan konsekuensi yang ada, apa kau tidak sadar ini akan merusak image dan karir mu?”, tanya appa Key, Key membenarkan, alasan ia menghindar dari nya semenjak hubungan mereka tercium publik terlebih keluarga semuanya jadi terasa berat, Key tidak masalah, namun ia mengkhawatirkan karir Jinki yang sudah susah payah ia bentuk. Akan hancur karena hubungan mereka, ani … karena Key.pikirnya.

“Ani .. aku tahu konsekuensinya, aku awal bekerja dibidang ini karena aku menyalurkan hobi ku, tapi …”, Jinki terdiam dan menatap Key yang duduk bersama ummanya, “..semenjak aku bertemu dengan Key aku merasa hidup ku bukan hanya untuk menyanyi, tapi aku melakukan ini untuk membahagiakan Key, aku ingin memberikan hasil kerja ku hanya untuk Key, hingga tua nanti bisa berguna…”, kata Jinki matanya tidak lepas dari Key, Key menunduk wajahnya panas, entah bagaimana ia harus bersikap, sosok yang dicintainya menghadap meminta permohonan ijin, dan mengutarakan isi hatinya , ia tersentuh…

” Kau belum tahu kehidupan ini sebenarnya anak muda, kau terlalu gegabah dan melihat semuanya dari sisi pemikiran muda kalian, ini semua sulit diterima masyarakat, kau tahu itu? aku tidak takut?”, tanya appa nya lagi, Jinki tersenyum miris
“Jika orang berkata buruk padaku, aku tidak perduli, maaf saya lancang sebelumnya, tapi cinta saya tidak pakai aturan, saya hanya lakukan apa yang hati saya inginkan…”, kata Jinki mantap. Appanya menatapnya dingin,

“Saya tetap tidak setuju …lebih baik kau cari wanita yang bisa mencintaimu …”
“Saya–”
“Saya bilang saya tidak setuj–”
“APPA!”, sela Key.

“Appa! Kibum mohon appa… kibum mencintai Jinki, sungguh … apa bilang, jodoh itu smeua yang atur kan apa? dipertemukan untuk menilai kebesarannya? appa… aku dan Jinki bertemu, dan itu bukan keinginan kami, semua karena Tuhan appa … bukankah itu jelas kalau Tuhan sangat maha kuasa terhadap hambanya?”, jelas Key lembut sambil terisak, ummanya menangis, ia setuju dengan hubungan anak nya, namun istri haruslah tunduk pada suami.

Appanya terdiam, dan kemudian bangkit dari duduknya.
“A-appa…”, panggil Key, Jinki menahan tangan Key dan menggeleng pasrah, Key menangis dan memeluk Jinki, Jinki tidak bisa berbuat apapun, dia hanya bisa menenangkan Key.

“Lakukan…” Key dan Jinki mendongak, Appanya tidak berbalik menatap mereka.
“Appa?”, kata Key.

“Lakukan apa yang menurut kalian baik, kalau hanya jalan ini yang bisa membawa kalian bahagia, lakukan saja …”, katanya dan masuk ke dalam kamarnya.

Key dan Jinki saling menatap, kemudian Key menatap ummanya yang tersenyum bahagia.
“Umma ..kami…”, Ummanya hanya mengangguk setuju, Key tersenyum dan memeluk Jinki erat sangat erat … akhirnya..

Endflashback~

“Bagaimana kabar kalian? apa kalian hidup dengan baik?”, tanya ummanya,
“Neh umma … kami hidup dengan sangat baik, seperti yang umma dan appa lihat sekarang …”, kata Key tersenyum, ummanya tersenyum, appanya mengangguk.

“Ng..bisa kita bicara sebentar Jinki shi? berdua saja…”, tanya appanya, Key menarik tangan Jinki, sekali lagi Jinki tersenyum meyakinkannya. Akhirnya Jinki berdiri dan berjalan ke sudut ruangan. Ummanya tersenyum dan menghampiri anaknya yang berwajah khawatir,
“Tenang, appamu sudah tidak berbuat apa-apa, percaya umma…”, katanya, Key berdecak.
“Neh umma…”

.

Jinki pov~

Aku gugup setengah mati, apa yang akan dia katakan, kami sudah tidak bertemu sejak 6 bulan yang lalu, itupun hanya sebentar saat Key memintaku untuk menjenguk ummanya.

“Well.Jinki shi … ada yang perlu kutanyakan..”, katanya memulai, glek ~
“Ya? apa appa?”, tanya ku, dia diam sebentar dan menarik nafas.
“Kalian bahagia?”, tanyanya, aku tersenyum.

“Sangat bahagia .. aku mencintainya…”, kata ku tersenyum membayangkan wajah Key yang selalu tersenyum padaku ketika aku pulang kerja, wajahnya yang marah jika aku tidak tepat waktu, muka lucunya saat meminta sesuatu, sikap posesifnya ketika aku bekerja dengan partner ku, wajah imutnya ketika sedang melamun dan bercerita, serta sikapnya yang berkuasa dan selalu ingin mendominsiku, semua sikapnya membuat ku bahagia..

“Baguslah .. aku senang mendengarnya, janji mu harus terus kau pegang … jangan sekali-kali buat dia terluka, kalau tidak aku tidak jamin keselamatan junior mu ..”, katanya, ck, satu tipe dengan Key.
“Neh appa… tidak akan pernah…”, kata ku tersenyum mantap , dia mengangguk lagi.

“Tapi ada satu hal yang aku inginkan …”
“Neh apa?”, tanya ku, dia terdiam dan tersenyum lebar.

“Bisakah kau …”,
Ketika aku mendengarnya aku tersenyum, dan kemudian dia merangkul ku, untuk pertama kalinya dalam hidup ku menjadi suami Key, aku bahagia sekali lagi …

.

.

Key pov~

Pandangan didepan ku sangat megenjutkan ku , mereka selesai bicara dan kembali, namun… ada apa itu? kenapa mereka saling tersenyum, dan bahkan appa menepuk pundak Jinki berkali-kali sambil terkekeh. Aku menatap Jinki heran ketika ia menghampiri ku.

“See, its fine baby …”, bisiknya sebelum memeluk pinggang ku, aku masih tidak mengerti, apa yang mereka bicarakan?

Dan setelah itu umma dan appa berpamitan, mereka janji akan bertandang lagi kapan-kapan, dan kami diminta lebih sering main kerumah,aku bersyukur , seperti umma bilang, semua akan baik-baik saja, dan appa menerima kami, itu hal luar biasa , dan kado paling indah di hari jadi kami.

“Hati-hati …”, kata ku melambai kearah mobil mereka, dan kemudian Jinki menarik kami masuk lagi karena udara di luar sangat dingin.

.

.

Key POV~

“So, apa yang dikatakan appa ku tadi padamu? kenapa kalian senyum-senyum begitu?”, tanya ku ketika kami sudah didalam, Jinki berbalik membelai wajah ku.
“Ani? hanya pembicaraan sesama seorang suami.”, katanya, aku berdecak dan merangkulkan tangan ku dilehernya,
“Akhirnya yah?” tanya ku, Jinki mengerutkan alis.
“Akhirnya apa? kita diterima? tentu saja, aku sudah bilang kan?semua akan baik-baik saja “, katanya tersenyum, aish~ pabo!

“Anio~~ bukan itu …”, kata ku malu,dia menangkup daguku.
“Lalu?”, tanyanya pelan, aku berdecak dan mencium pipinya.
“Akhirnya kita sendiri …”, bisikku ditelinganya dan menatapnya, ia menyengir, “Bisakah kita—“

.

.

WARNED : NC 21, SEX AND NO SENSOR!

Noone pov~

Sebelum Key dapat bicara lagi bibirnya sudah dilumat habis oleh bibir tebal Jinki, Jinki tidak menyianyiakan bibir pink nan indah itu terbengkalai semudah itu,Jinki mengeratkan rangkulan di pinggul Key, membuat tubuh mereka menyentuh sama lain, saling bersentuhan dan merangsang satu sama lain.

Lidah mereka beradu, saling bertukar air liur dan menggigit juga menghisap bibir serta lidah mereka,
“Ngghh…Jinki…”, Key mendesah ketika Jinki mulai menghisap adam apple nya dan lehernya yang jenjang, turun ke tulang dadanya, tangan Key turun ke punggung Jinki mengelusnya dengan lembut.

“Jinki …”
“Apa ..apa yang mau kau katakan baby?’, bisik Jinki dan menghisap kuping Key, membuatnya gila..
“A-aku …”
“Katakan baby…” kata Jinki mulai meremas pantat kenyal Key keatas, Key mendesah dan melingkarkan kakinya kepinggul Jinki , membiarkannya dibawa ke sofa dan Key jatuh di dada bidang Jinki.
“Tell me what you want?”, bisik Jinki lagi menghisap lehernya berkali-kali. Key mendongak memberikan aksesnya.
“I-i …i want you to fuck me…”, bisik Key.
Aku tidak dengar baby …”, kata Jinki menurunkan tangannya dan meraih ujung celana Key, berhasil masuk dan membelai membernya yang sudah tegang.

“Aahh…Jinki…mmhmm…”, desahnya, Jinki tersenyum.
“Say it…”, kata Jinki terus mencium leher Key dan mulai menggenggam batang member Key.
“Uuuh…imm…fuck!”
“Bukan itu …”, kata Jinki, Key mengerang dan memukul dada Jinki.
“SHUT UP FUCK OFF YOU MOUTH AND FUCK ME NOW DO YOU COPY?!!”, teriak Key furstasi.
“Harder?”, ledek Jinki, Key meraih celana Jinki dan sekali gerak ia mengelus member Jinki.
“HARDER! AND NOW!!”, teriaknya, Jinki tersenyum, dan mereka berciuman lagi, Key duduk dipangkuannya mendesah ketika tangan Jinki berkerja dengan baik di member nya,mengocoknya dengan cepat, hal yang sama yang ia lakukan pada member Jinki.

“Aahh…ahhh…mmh…faster…faster…hhmm…ssh…teruss Jinkii aah…”, desah key menaikkan pinggulnya menerima sentuhan Jinki, Jinki tersenyum dan mendesah juga, ia letakan kening mereka, mulut terbuka, mata sayu menatap penuh dengan nafsu satu sama lain.

“Putar badanmu…”, perintah Jinki, Key tersenyum, ia tahu posisi ini.
Jinki merebahkan dirinya di sofa dan Key naik diatasnya namun ke adaan berbalik, selangkangannya berada diwajah Jinki, dan begitu juga Jinki.
“Come on..lets play together ..suck my cock baby…hard…”, perintah Jinki.
“Hmmmhmmm…”, desah Key ketika ia sudah menjilat ujung member Jinki,ia melingkarkan jari telunjuk dan jempolnya membentuk cincin dan mengocoknya seraya mulutnya mengulum.
“Jinki hhhmmm…sssh…suck me…ehhmmmm…”, Key menaik turun kan pinggulnya meminta lebih dari kuluman Jinki, Jinki disatu sisi menaikan pinggulnya berharap yang sama.

Jinki bersenandung dan meremas pantat sexy Key dengan lembut, seraya sesekali mengelus holenya dengan telapak tangannya.
“Ooh…hhh…im gonna…sshh…uuuuh…aaahhh…JINKI!”, Key sampai klimaksnya dan Jinki menjilat habis, Key bernafas lelahm dan ketika ia ingin membuat Jinki cum, Jinki mencegahnya, membuat Key cemberut.

“Dont be…b’cos.. i want cum inside you …fuck me Key, ride me on top …”, kata Jinki berbisik di tengkuk Key. key mengangguk.
Kemudian membenarkan posisi mereka, Key duduk dipangkuan Jinki dan mencium leher Jinki, Jinki terus meremas pantatnya , sementara tangan Key berkerja di member Jinki.

“Nggh…fuck …ssh…”, desah Jinki, ciuman Key turun ke nipple Jinki, mengulum, menghisap, menggigit, dan menyentilnya dengan lidahnya,Jinki mengangkat jarinya ke mulut Key.
“Suck it…”, perintahnya,Key menjilatnya layaknya lollipop dan menatap nafsu ke arah Jinki, Jinki mengerang ketika Key mengelus ujung membernya.

Jinki melepas jarinya dan menuju hole Key.
“AAAhhhh…nggghhh…”, sakit luar biasa, kenapa masih saja terasa sakit? pikir Key. Jari kedua dan ketiga sudah masuk. Key merebahkan kepalanya di leher Jinki, bernafas dengan lelah.

“Ngghhh…JINKI! OOOHHH…”, Jinki tersenyum , got it…
“Ride me…”, perintah Jinki melepas jarinya, Key mengerang kesal, namun ia mengangkat tubuhnya dan bersiap untuk menerima member Jinki.

Key menunduk ke bawah menyensuaikannya.
“AH..AH..AHHHH..J-JINKI…ssoooo…bigghhh…hhhngghh…”, desah Key, semua member Jinki sudah masuk, Key mengeluarkan air mata, perihnya bukan main.
“Kau bergerak jika kau ingin …”, kata Jinki, Key menarik nafas dan mulai menaik turunkan tubuhnya.

“Ohh…hhh…Jinki..faster..harder…make me feel so goood…ohhh..may god…”, desah Key menerima serangan Jinki, Key menyeimbanginya dengan menaik turun kan tubuhnya lebih intens…

Ia sudah tidak tahan, ia raih membernya sendiri dan mengocoknya  , tangannya yang lain menahan tubuhnya didada Jinki.
Jinki menyentuh pantatnya dan meremasnya, ia terus menekan lebih dalam.
“OH THERE! GOD! NGGH…FUCK ME HARDER…FASTER!!OOOH…AAAHH…”, Key menggila ketika prostatnya ia temukan.

“Cum for me…”, bisik Jinki sebelum terus meneka lebih kencang lagi dan lagi,
“Ooh…im gonna…im gonna…oh my…aaahh…ah….JINKI…!!!”, Key klimaks, Jinki berdesis ketika merasakan dinding hole Key meremas membernya, Jinki tidak berhenti menggenjot Key sampai akhirnya ia klimaks di dalam Key.

“Ngghh…so hot…”, bisik Key.
‘Yeah, your fucking hot baby…”, desah Jinki, Key tersenyum lesu, Jinki mengangkatnya dan dan membopongnya di sofa lebih besar, dan menyelimutinya, kemudian ia tiduran di belakangnya dan memeluknya.
“Saranghae…”bisik Jinki.
“Nado saranghae…”, balas Key.

“Appa bilang apa?”, tanya key.
“Appa bilang.. aku harus membuat mu hamil , tapi karena tidak mungkin, maka kita cukup lakukan ini, dan besok, kita adopsi anak…kau setuju?”, tanya Jinki, Key berbalik dan menatapnya tidak percaya.
“Jinjja?”,
“Jinjja… kau selalu ingin punya anak kan?”
“Neh neh …” jawab Key berbinar. Jinki tersenyum dan mencium kening Key.
“Neh, go to sleep … besok kita jemput malaikat kecil kita di panti asuhan…” katanya memeluk erat Key.
“Neh…gomawo…aku bersyukur memilikimu …i love you so much…”, kata Key
“I love you too …”
“I love you more…”
“I love you more than  i can imagine…”
“I love you for god’ sake and for —”
“Oke oke…you win … can we just sleep? im so tired baby…”, kata Jinki memasang aegyonya, Key berdecak,
“Sure…nite boo …”
“Nite sweety …”

Well, hanya sepenggal hubungan kami …kami bahagia, hanya itu saja, intinya, jangan takut memperjuangkan apa yang menjadi hak kita, selama itu benar dan positif, semua pasti ada jalan…tuhan tidak akan pernah tidur dan selalu menjaga hambanya.
Jinki & Key

END!!

Hehehehehe…
Akhirnya yah? happy ending, bagaimana sejauh ini? apa kalian suka? semoga!

please comment, i need it so much 🙂

terima kasih udah dukung selama ini, byebye 🙂

ILYSM SUUNDERS 🙂

Advertisements

59 thoughts on “[Onkey] Perfect for each other part 3 end

  1. Oh anniv nya mereka yah.. Appa sama umma nya jadi ngedukung mereka gitu ah kereeeen thorrrrr!!

  2. oh aq t’hru ma p’juanganx… T.T
    *banjir air mata*
    akhrx happy ending…

    bgus……….. T.T
    *hiks*

  3. wahh aku kira itu onyu yang nyiapin kejutannya. ternyata onyu ga tau apa2 bahkan dia jg lupa sama anniversary-nya dasar kauu dubu 😄
    akhirnya ortu key ngerstuin hubungan merekaa. selamat selamaaaatt *pelukonkey*
    ikut seneng bacanya aplg ada nc-nya huahahahahhh *pervert*
    sukasukaaa :))))

  4. Jd ngebayangin wkt mrk ngadopsi anak. . .
    Xixixi. . .
    Pst seru. . .
    Good job chingu. . . 🙂

  5. cinta emang patut di perjuangkan kalo kita yakin#plak sotoy gue

    aduh gue aneh ya part 1 sama part 3 nya baru komen hari ini sedangkan part 2 nya udah seminggu yg lain gue komen hehe.. habisnya duluan baca part 2 nya sich #plak abaikan oke

    bagus banget aku suka banyak sisi positif yg bisa diambil disini..

    terus menulis ya author salurkan kreatifitas author yang bagus itu hehe

  6. hah? Akhir’a kita sendiri. ckck
    Aku pikir akhir’a appa’a key ngerestuin onkey. haha
    Key key kamu lebih pervert dr suami mu eoh
    Aku aku aku *acungindiri
    Aku mau jd anak adopsi kalian *pinjemaegyotaemin*
    happy end ^^
    Nc’a mmmm… *kipas2

  7. Gak mau komen buat NCnya..karena memang DAEBAK menurut Q..hehhe.*YadognyaKumat
    Akhirnyaaa merekaaa bahagiaaaa selamanyaaa..Yeeee

  8. Brarti dugaanku salah…
    Jinki jg g tw toh… dasar pabbo!
    Ahhh… Jinki so sweet perjuanganny utk drestui appa key…
    OMO! NC ny Hot hot #kipaskipas
    Yey!! OnKey drestui n bahagia ♥♥
    Sukaaa… Daebakk FF ny ;*

  9. pendek siihh buat end nyaaa… hohoho
    karna ini bukan mpreg jadi key ngga hamil dehh.,,
    hahaahaha
    appa nya key ada ada ajaaaa…,,
    ini pasangan agak eror, masa anniversary lupa, paraahhhh…
    onkey jjang… 🙂

  10. jadi ternyata…semua itu emg kerjaan taemin…
    kirain buat ultahnya key,tauna buat aniversary jnkibum…
    dan kayknya hadiah yg pling indah itu adl restu dr bumonimnya key ya….malh appanya minta cucu lagi…

  11. ahh syukur deh akirnya ortu key ngerestuin hub. mereka {}
    ayo bikin ff onkey yang lebih banyak lagi thor!~ kkkk

  12. Sweet bgt.. mpe terharu wktu blng mau adopsi.anak.. huaaaaa… keren ceritanya meskpun ada bbrapa tyopos.. 🙂 … Happy end… nice ff ^o^

  13. Mau adopsi anak,,, hihi cari yg cute ea,,,, wuahhh hari ini udah bbrpa part nc yg q lewatkan,,,

  14. hahaha pasangan ini lucu ama anniv nya sendiri lupa..
    malah temen temennya yg inget trus ngasih kejutan ke mereka 😀
    perjuangan mereka akhirnya ada hasilnya kn..
    appa nya kibun ngerestuin hubungan mereka 🙂 malah nyuruh mereka cepet cepet punya anak 😀

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s