[OnJongKey] That will be chosen is … part. 4 of 5


Foreword:

Halo semuanya … hehehehe… apa kabar, maaf yah FF ini tertunda sangat lama di word saya😦
soalnya lagi males banget, dan lagi sibuk organisasi, paling cuma bisa cek komen dan postan.

Oh ya, makasih yang udah sedia sama kebijakan pw saya yah🙂
Makasih juga bagi yang udah mau bersedia luangin waktu dan biaya pulsa untuk komen, kalau komennya blm masuk itu mungkin karena blm saya approve dan kalau masih gak masuk jg itu mungkin ada kesalahan dr email km atau dr wpnya sendiri, yang pasti gak tahu pasti kesalahan teknis itu😦
Dan bagi reader yang merasa keberatan atas adanya PW aku ngerti kalian kecewa, tapi aku hanya mau adil dengan author ku yang lain, dan juga pembaca yang lain, mungkin gak cuma 1 atau 2 orang, tapi well … gpp lah, itu hak kalian bersuara, kalau kalian mau FF NC dan setuju adanya PW aku berterima kasih, kalau nggak yaudah lah, saya mau berkata apa hehe …*sedih sih*
Dan maaf buat SR yang tersinggung karena kebijakan PW ini.

Yaudah, langsung deh
Cuee~~!!

Dont forget to comment if ya likey.gomawoo^^
SARANGAHAE SUUNDERS *hugs*

by : Sanniiew^^

.

.

Noone pov~

Dengan segera mereka bertiga , Key, Onew,  dan… yang paling bersemangat untuk menyelamatkan orang yang paling ia inginkan itu kembali , Minho,duduk didalam mobil APV Onew mengemudi dengan kecepatan tiada tara.
Jonghyun dan Jino tinggal dirumah karena Jino baru saja sampai dirumah.
“YAH! KAU MAU MEMBUNUH ORANG?!!”, teriak Onew.
“YAH MINHO, KITA MAU MENYELEMATKAN TAEMIN, BUKAN MAU MENUJU ALAM BAKA!!”, teriak Onew lagi.

Key disisi lain, ia tidak perduli, ia hanya ingin cepat bertemu dengan Taemin, ia bahkan tidak sadar dengan kegilaan Minho yang sedang mengemudi dengan kecepatan tiada tara.

“We’r here!”, kata Minho mematikan mesin mobil dan keluar dari mobil.

Keempat temannya keluar dan mereka tiba didepan sebuah rumah, ani …tepatnya sebuah halaman besar layaknya perkemahan besar dan ..hanya terdapat van besar yang bisa disebut mobil rumah , bukan sebuah rumah.
“Kita dimana?”, tanya Onew turun dan merangkul pundak Key.

“Di salah satu teman ku dalam kejahatan, semoga dia bisa membantu.”, kata Minho dan jalan ke arah mobil yang sudah tidak layak itu.
“Kau yakin Minho?”, tanya Onew, namun yang ditanya hanya diam dan berjalan.

Key yang berjalan setelah Minho, karena ia pikir tidak ada cara lain selain ke polisi yang tidak bisa diandalkan, diikuti Onew yang selalu menggandeng tangan Key.

Akhirnya mereka tiba didepan pintu mobil yang rusak itu, mereka melihat dengan seksama mobil yang penuh dengan selogan berbagai kecaman akan perdamaian dunia, globak warming, kemiskinan, dsb ..satu kalimat, dia pecinta kehidupan sosial masyarakat.

TOK TOK TOK
“Unyuuuk hyungggg~~!!”, Minho berteriak sambil mendobrak pintu dengan kencang, tidak ada jawaban, dan hanya dengungan kecil dan…wait what? desahan?OMG!

“UNYUK HYUNG~!! OPEN UP!!!”, teriak Minho lebih kencang dan menggendor lebih kencang.
hening…

Minho bertolak pinggang kesal dan benar-benar tidak sabaran, Key hendak bertindak namun di tahan oleh Onew dengan gelengan kepala.
“Minho, mungkin tidak ada–”
“Ada! kau tidak dengar ada desahan, mereka benar-benar aish…”, Minho menggaruk kepalanya frustasi, namun seketika ia mendapat ide.
Dia maju kedepan dan menarik nafasnya.

“UNYUK HYUNG ADA PESAWAT ULAK ALIK MELAYANG DI ATAS VAN MU, PALLI~~!! MEREKA DATANG , SERANGAN ALIEN KE BUMI, PALLI HY—”
“MANA? MANA?!!!” teriak seorang pria bertubuh tinggi namun atletis dengan mata sipit dan rambut acak-acakan, ketika ia menyadari tidak ada apapun, dan sadari hanya ada
“MINHO?!!”, teriaknya, Minho memutar bola matanya,
“Nuguya hyukiee~~?’, tanya seseorang keluar dengan boxernya dengan rambut yang sama berantakan “OH minho?!!”, teriaknya.

“Hai , donghae hyung…hai eunhyuk hyung…”, sapa Minho.
“Hai Minho …”, jawab mereka bersamaan dan saling memeluk satu sama lain.
“Oh, siapa mereka ini? dan kenapa kau kesini? sudah lama kita tidak bertemu, dan apa yang membuat mu datang kesini?”, tanya Eunhyuk padanya, Minho menarik nafas, memasang tampang melas sebaik mungkin, dan menceritakannya.

.

.

Taemin pov~

Aduh, kepala ku sakit, badan ku juga…dimana ini? kenapa tangan ku terasa sakit?

“Kau sudah bangun baby?”,
Aku membuka mata ku ketika aku mendengar suara itu, suara yang sangat amat aku kenal.
“J-joon?”,
“Neh baby…its me…”, dia mendekat padaku dan what the fuck? kenapa tangan ku terikat?!! apa yang ia lakukan? dimana aku? dan kenapa aku bisa disini? apa maunya? apa??!!

“Hei… jangan menatap ku begitu … aku tidak akan berbuat apapun padamu sayang…”, dia duduk di samping ku yang terbaring di kasur dengan tangan terikat, dan membelai wajah ku, aku menoleh menghindar dari sentuhannya, shitt, jauhkan tangan kotor mu dari ku.
“Apa mau mu?’, tanya ku dingin berusaha menutupi ketakutan ku akan apa yang dia lakukan setelah ini. Dia tersenyum dan lagi membelai wajah ku kemudian turun ke bibir ku.

“Aku sudah bilang … aku mau kau kembali padaku, aku masih mencintaimu, kau tidak bisa meninggalkanku begitu saja…”, katanya, aku berdecak.
“Please Joon, kau bukan pria bodoh, jelek, kampungan yang tidak susah untuk mendapatkan namja atau yeoja manapun? kau bisa mendapatkan orang lain selain aku.”, kata ku dingin, itu kenyataan, Joon adalah model di salah satu majalah Korea, dan demi apapun … dia punya wajah, badan atletis yang siapaun menginginkan dan bahkan memohon jadi pacarnya, kenapa harus aku? aku hanya anak biasa yang beruntung bisa menakhlukannya karena taruhan dengan Key waktu itu. Aku tidak sangka akan terjerumus sejauh ini.shitt!

“Kalau aku maunya kamu gimana? kau tidak bisa melarang ku kan Baby?”, katanya mendekat, aku memalingkan wajah ku lagi.
“Im not your baby! get off your hand from my face!’, kata ku dingin tidak menatapnya.

BRAK!!
Aku memejamkan mata karena terkejut, aku menoleh dan melihat dia yang habis memukul meja kecil disebelah ku.
“Kau…” katanya
“AAH!”, aku teriak karena ia menarik wajah ku kehadapannya.
“Katakan, apa yang harus aku lakukan agar kau kembali padaku, kurang apa aku untuk mu hah? kau minta apapun bisa aku belikan! katakan saja.”, katanya teriak di wajah ku, aku menarik nafas, dia tidak mengerti juga … aku sudah pernah mengatakan padanya.

“Kalau aku minta hati baru bisa?”, kata ku menatap matanya lurus, dia menggigit bibirnya.
“SHITT!” teriaknya dan mencium ku, aku berusaha melepaskan tangan ku dari ikatan dan ingin mendorongnya percuma tidak bisa, aku berusaha menendangnya namun ia cukup kuat, ia mulai memasukan lidahnya ke bibir ku, aku membuka bibir ku dan..
“AH!” PLAK!!
Aku memejamkan mata ku ketika ia menampar pipi ku sangat keras ketika aku menggigit lidahnya, aku menoleh padanya dan menyengir,
“Kau tidak akan pernah bisa membelikannya yang baru kan Joon? karena memang hati ku bukan untuk mu, coba terima itu.”, kata ku, Joon mencengkran tangan ku erat, aku meringis …lebih baik mati saja, aku ingin bertemu dengan appa dan umma saja…tapi Minho? Key? dan yang lain?
“Kau tidak akan kulepaskan , karena kau milikku…”

.

.

NOONE POV~

“KETEMU!!”, teriak Eunhyuk dan ia berhighfive ria dengan kekasihnya Donghae yang asik merangkul yang dari belakang.

Semua langsung berlari mendekat ke arah dimana Eunhyuk bermain dengan komputernya.
“Mana?”, sergah Minho,
“Ini …”, kata Eunhyuk senang menunjuk tanda hijau yang berkedip dilayar komputer.

“Kau yakin ini dia?’, tanya Onew penasaran, Eunhyuk menoleh dan memajukan bibirnya,
“Jangan remehkan kerja ku yah? bahkan kalau aku tidak pandang Minho sebagai teman ku, aku tidak akan bantu kalian, dan ini bayarannya sangat mahal.”, kata Eunhyuk, Donghae mengangguk saja.
“Itu …dimana?”, tanya Key akhirnya.
“Ya masih di Seoul, dimana lagi?”, Eunhyuk terkekeh, Minho memukul lengannya
“Kirim ke ponsel ku cepat!”, perintanya, Eunhyuk cemberut.
“Lalu bagaimana dengan dealnya?”, tanya nya, Minho mengerang.
“Akan kukirim besok, palli!!”, teriaknya, Eunhyuk berdecak.
“Oke oke… akan kukirim lengkap dengan databasenya…”, katanya,
dan mengetik sebuah kode dikomputernya, Minho benar, hanya dengan temannya ini ia bisa menemukan Taemin, Eunhyuk mampu melacak keberadaan Taemin hanay menggunkan sinyal dari ponselnya, dan voila, bertemu, dia hacker yang ahli, mungkin sebaiknya ia bekerja untuk FBI atau sejenisnya.

.

Key pov~

Aku sudah tidak peduli apa yang dilakukan dua makhluk didepanku, dipikiran ku adalah, siapa yang baru saja bicara padaku, aku sudah cukup panik dan tidak berpikir dengan tenang..gunakan insting mu Kibum..gunakan…

Tentu aku sadar sosok disamping ku sekarang , dia sedari tadi selalu menggenggam tangan ku dan tidak melepaskannya, aku merasakannya, entah mengapa aku nyaman…
“Kenapa? kau baik-baik saja?”, tanyanya membuyarkan lamunanku,
“Y-ya…”, jawab ku gugup.
“Tenang Key ah~ … Taemin pasti ketemu, Minho sudah membawa kita ke tempat ini, dan kau lihat kan kita tahu tempatnya, sabar ya?”, kata Onew merangkul pundak ku, aku tersenyum padanya,
“Terima kasih Hyung…”, kata ku, dia terpaku menatap ku, k-kenapa? jangan tatap aku seperti ini…

Perlahan dia menyentuh pipi ku dan tersenyum
“Kenapa?!”, tanya ku ketus, dia cemberut.
“Balik lagi deh aslinya… tidak seru akh, kau menghancurkan mood saja,”, katanya mencubit pelan hidungku>
“YAH!KAU–“

“Kajja! kita susul Taemin!”, kata Minho interupsi. Dan keluar dari van, aku berdiri dan Onew menarikku.
“Apa?”, tanya ku menarik nafas.
“Aku menyukai saat kau tadi mengucapkan terima kasih, aku suka sifat lembut mu key..”, katanya padaku, aku hanya terdiam dan memalingkan wajah ku, namun senyum ku tidak bisa kulepaskan.
“Kajja..”, kata ku menggenggam tangannya.
“Gomawoo Eunhyuk hyung, donghae Hyung…”, teriak Onew, aku membungkuk pada mereka dan menyusul Minho yang sudah siap dengan GPSnya.

.

.

Noone pov~

Taemin memejamkan matanya, Joon tidak melakukan apapun setelah pertengkaran mulut itu, bagaimana ia harus keluar dari sini?ponselnya entah kemana? ia menyapu seluruh ruangan dan melihat ponselnya tergeletak di meja sampingnya, shit, dia tidak bisa menggapainya.bagaimana?

“Kenapa? kau berharap ada yang menghubungimu? kakakmu Kim keybum itu?’, tanya Joon datang dengan senampan makanan dan meletakkannya di meja samping.
“Jangan khawatir, aku sudah bilang padanya kalau kau baik-baik saja dengan ku..”, katanya, Taemin terkejut, Joon menelpon Key, Key …semoga kau tahu ini siapa…

“Buat apa kau lakukan ini, kau tidak bisa merubah perasaan ku sampai kapan pun..”, kata Taemin dingin, Joon berdecak.
“Anio … kau akan berubah…lihat saja nanti, kau tidak mungkin melupakan apa yang sudah kita lewati dulu kan?”, tanya Joon mencium bibir Taemin paksa.

“..dan aku menyesal bertemu dengan mu, kau tidak lebih baik dari target ku yang lain…”, kata Taemin ketika Joon melepas ciumannya.
Joon menatap kesal Taemin , kesabaran nya sudah habis …
“Dengar!!”, teriak Joon mencengkram pipi Taemin, Taemin menatapnya dingin walau pipinya sakit.
“Aku.tidak.akan.pernah. membiarkan mu seenaknya padaku ,mengerti?!”,tanya Joon, Taemin diam saja dan membuang mukanya,
“Talk to my ass you bastard!”, sergah Taemin pelan, dan cukup terdengar oleh Joon.

Joon mendengarnya dan ia benar-benar tidak bisa menahan lagi kesabarannya menanggapi keras kepala Taemin.
“Oke, kalau begitu …jangan salah kan aku jika aku melakukan ini…”, katanya, tubuh Taemin mendadak mengejang ketika tangan Joon merayap kebalik kaosnya.
“Y-yah! a-apa yang mau kau lakukan…JOON! HENTIKAN! JOON!!! BERHENTI KATAKU…AAHH…”, teriak Taemin ketika nipplenya sudah di elus oleh Joon, dan Joon mulai mencium bibrnya paksa, andwee…andwee…Taemin menggelengkan kepalanya , ia takut… tidak, tidak boleh begini, tidak dengan Joon..

“J-JOON! l-lepaskan…kumohon…berhenti…”, kata Taemin ketika Joon sudah mulai mengangkat baju Taemin dan terlihatlah tubuh bagian depannya. Joon mulai mencium leher Taemin meninggalkan kissmark dilehernya, Taemin menangis, sikap dinginnya mencair, untuk hal ini dia takut sekali … dia tidak mau ini terjadi, tidak dengan cara ini …Minho..Minho…

“Sssht…jangan menangis..aku akan lembut padamu …”, kata Joon mencium kening Taemin dan tangannya turun ke ujung celana Taemin, Taemin menendang kakinya ke arah Joon untuk berontak, namun Joon menahannya dan mencium nipple Taemin mencegahnya, Taemin menggigit lidahnya untuk mencegahnya mendesah, dan terasa asin , ia tahu lidahnya mulai berdarah. Air matanya menggenang, matanya ia tutup dan ia palingkan wajahnya, jijik…hanya itu dipikirannya, berakhir, semua berakhir, Minho maaf …

BRAK!!!
“TAEMIN!!!”,

Joon berhenti dan menoleh kebelakangnya.
“M-minho …”, Taemin berbisik.
“TAEMIN?!!”, teriak Key kemudian namun langkahnya terhenti ketika melihat sosok didepannya. “J-joon?!”, desisnya.

“YAH! MAU APA KAU–”
BUKK!!
Sebelum Key dapat menyerangnya , Minho yang kalap sudah menerjang duluan menarik Joon dari atas tubuh Taemin dan memukulnya hingga tersungkur di lantai.

“BERENGSEK!!!”, teriak Minho menarik kerah Joon dan memukul nya lagi di wajahnya berkali-kali, Joon tidak bisa melawan, Minho seperti orang kesetanan ketika pemandangan yang ia lihat tidak menyenangkan, pria didepannya baru saja atau bahkan mau memperkosa Taemin, Taeminnya…

“M-minho…”, panggil Taemin, Minho tidak mendengar.
“Taemin…”, Key mengampirinya dan melepas ikatan tangannya, sebelum Key dapat memeluknya Taemin berlari ke arah Minho memeluknya dari belakang.

“Minho! tahan dirimu! Minho berhenti! aku baik-baik saja! Minho!”, Taemin terus berusaha menghentikan Minho yang kalap.
Minho yang memang seperti orang ke rasukan tidak berhenti memukul Joon yang sudah mulai lemas tak berdaya. Onew turun tangan ia mendorong Key kebelakang sebelum..

“AAH!!”, Taemin teriak dan tersungkur di lantai karena ia kena pukulan telak dari tangan Minho yang coba ia cegah.
“MINHO!! KUASAI EMOSIMU!!”, teriak Onew mengahampiri Minho dan Key berlari ke arah Taemin.
“LIHAT APA YANG KAU LAKUKAN?!!’, teriak Onew pada Minho , ia tidak pernah melihat sisi ini, sisi sepupunya yang lain , Minho yang tenang dan acuh, terlihat mengerikan.

“Minho hyung…”, panggil Taemin lirih, Minho melihat ke sisi Taemin dan melepaskan tangannya dari kerah Joon.
“T-taemin…”, ia berjongkok dan meraih Taemin dari pelukan Key. Taemin tersenyum dan memeluk Minho.
“Mianhe…”, bisik Minho memeluknya.
“Neh..tidak apa-apa…”, kata Taemin membalas pelukannya.

“Nah ayo kita pulang seka—ONEW AWAS!!!”teriak Key

BUUUK!!!
“KEYYY!!!, teriak Onew ketika Key jatuh tersungkur kelantai ketika badannya didorong kesamping dan Key kena hantaman kursi tepat di tubuhnya oleh Joon.
“SIALAN KAU BIADAP!!!”, teriak Onew, dan BUK!!! dengan sekali tinju Joon tersungkur.

“Key!!!”, teriak Onew meraih Key…
“Key hyung…”, panggil Taemin menangis, kepala Key berdarah, matanya sayu…
“Key … kau bisa lihat aku? sadar lah Key…hei…KEY!!”, teriak Onew panik.
“O-onew..”, bisik Key.

“BAWA DIA KE MOBIL SEKARANG!!!”, teriak Minho, dan dengan segera Onew menggendong Key sebelumnya melihat ke arah Joon yang terkapar.

.

.

Onew pov~

Sudah berapa lama ini? kenapa dokter yang memeriksanya tidak keluar juga? aku menolak untuk makan, aku mengosongkan perutku dari sore hari, sekarang sudah hampir pagi … aku tidak perduli ketika 2min itu mengajak ku makan, yang ku mau adalah Key, cepatlah keluar dokter sialan…

CKLEK~

“Keluarga Kim keybum?”

“Saya… saya temannya, bagaimana keadaannya?”

“Kepalanya bocor dan dijahit delapan jahitan, tubuhnya hanya memar sedikit dibagian pundaknya , namun semua baik-baik saja, dia sedang istirahat, saya akan kembali besok pagi untuk memeriksa keadaaannya…”

“Apa perlu di rawat inap?”

“Oh ani … dia bisa pulang besok pagi, kau mau minta hasil ronsen atau apapun?”,

“Ya…saya minta itu…”

Tentu aku minta, aku akan laporkan si brengsek Joon itu yang telah berani melakukan sesuatu pada Key.
Aku membuka pintu kamar dimana Key berada, aku melihat sosoknya yang terbaring pucat di atas kasur, demi aku dia melakukan ini …

“Key …”, aku menggenggam tangannya, betapa aku menyukainya…ani, mencintainya , pertama bertemu sungguh aneh, aku masih ingat dia membenciku, sikap atraktifnya pertama di club saat itu, dan semua sikapnya yang semakin kulihat, dia terlihat kuat, namun dia lemah, dia hanya pura-pura kuat.

“Gomawoo key … cepatlah sadar, ada yang harus kukatakan padamu segera…”, aku cium pucuk tangannya, aku belai pipinya yang mulus, aku bangkit dan kucium bibir pinknya yang pucat, aku berciuman lagi dengannya, aku hanya berharap, dia menerima ku, dan mencium ku, bukan karena aku yang ingin, tapi karena dia yang mau dan menerima ku.

.

.

Minho pov~

“Ini minumnya…”,

Aku melihat Taemin ku tertunduk lesu, aku tahu ini semua membuatnya terpukul, ditambah kakak yang ia sayangi terkapar dirumah sakit.

“Hyung…”
“Hm?”
Aku alihkan pandangan ku padanya, dia tertunduk tak berani menatap ku.

“Mianhe…”, bisiknya, aku cukup dengar kata itu. Aku bangkit dan duduk disampingnya, kantin rumah sakit sangat sepi dan tidak ada siapapun.
“Kenapa minta maaf?”,

Dia mendongak dan menangis, aku menarik nafas dan mengusap air matanya.
“Jangan menangis… ada apa?”,
“Semua salah ku… aku membuat Key hyung terluka, aku egois … andai aku tidak pergi sendirian … aku minta maaf padamu juga karena aku..aku…”

“Ssshhh…sudah..sudah…”
Aku memeluknya.
“Semua akan baik-baik saja…tenanglah..jangan dipikirkan…oke?”, kataku mencium keningnya, dia menatap mata ku dengan air mata tergenang.
“Hyung…i-i-i love you..”, katanya, jantung ku berhenti sejenak? apa aku bermimpi.

“A-apa Taemin?”, tanyaku, pabo Minho!

Dia terlihat kecewa dan berdiri…

“A-ani..aku mau lihat Key–hmmpfhh…”

Aku cium bibirnya, hingga ia tidak bisa mengelak, aku rengkuh pinggulnya yang ramping, dia menyerah dan memeluk leher ku, dia membalas ciuman ku, aku tersenyum, akhirnya…
Aku biarkan lidah kami saling melumat merasakan manisnya bibir kami masing-masing sebelum kami melepas ciuman kami saling menatap dan merasakan nafas masing-masing.

“Nado …nado saranghae Minnie ah~..”, aku mencium keningnya, matanya, hidungnya, pipinya, bibirnya, dan…wait what?!

“H-hyung..?”, bisiknya, aku menatap tanda dileher itu dengan kesal.

“I-ini…”, kata ku , dia terkejut dan menutupnya dengan tangan nya, emosi seperti meluap.

“Lihat!”,

“T-tidak..jangan…”

“Lihat, apa Joon yang melakukannya…”

“A-anio…h-hyung!”

Aku menarik tangannya dan kissmark itu sangat jelas. Emosi ku memuncak, aku tarik dia ke sebuah lorong disana.

“Akan kuhapus bagaimanapun caranya…”

CUT!!

HAHAHAHAHHA… tukang ngerjain readers nih aku.wow, tinggal part terakhir dan siapkan diri kalian, hahahaha

next part NC so di protect yah sorry :))

Yang mau minta pw bisa wall aja di FB atau pm FB kalau gak punya pulsa.

RCL!!

BYEBYE THANKISS :*

116 thoughts on “[OnJongKey] That will be chosen is … part. 4 of 5

  1. wah,, joon jdii penculik yg ada bukannya takut malah kocak..ahahaha
    yahhh,,kenapa key blm sadar jg… suka ngeliat key sama onew..
    onew yg lembut plus perhatian sama key yang jutek n cerewet…
    saling melengkapi..

  2. joon knp bgtu…
    cinta si cinta tp ga blh maksa..
    relakan miniie bwt minho…
    itu yg terbaik joon
    hehehe

    ayo lah key pilih onew…

  3. Hhuuwaaa!!!
    Key terluka buat ngelindungin onew..

    Ckckckckck
    Minho yg overprotective mw ngapain tetem tuh??

    -_-” di CUT

    Rasa’a kayak makan makanan ud dikunyah trus tinggal ditelen, eh dikagetin trus keselek deh..
    #gaje#

  4. uwah emak kn pukul. aish kau om joker, MATI KAU!!!
    aduh ini 2Min sempet2x brcuddle. eittt ap yg ingin kau lakukn abang?!

  5. key udh mulai suka ya ama onew.. itu dia sampe ngelindungin onew dr tuh hantaman.. cepet sadar key..🙂

  6. Seneng jinki sama kibum deket teyuuss hihi
    Minho hua keren bgt ya sadiiiiiss demi taemin nya. Hahaha
    Yah d protect yah next part .
    Aku fb nya apa eonni? Aku mau pw nya fufufu😦

  7. huwaaa… selesai masalah datang 1 masalah lagi . jinhun ngakak pas enyuk ama dong itu to. gkgkgk denger pesawat menyerang langsung keluar terbirit2… husem, beh, dirimu to menanangkan sangats eum… cey ile minho orang kedua yang pervert setelah jong. nah beh kapan giliranmu ?haha oh ya nona taebongshi nama akun fb.a nona saha atuh ? jinhun mau minta pw2.a ?

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s