[SHINee] Let’s Corrupted the Magnae


Hai… Hai… Hai…

Setelah lama menghilang akhirnya aku balik lagi. Wah agak kaget deh pas balik ke blog ini udah banyak banget perubahan. Aku beneran udah kehilangan jejak deh, sama ini blog. Misalnya aja sekarang udah ada kebijakan PW di blog ini. Kayaknya Sannii udah bener-benar kesel ama para SR. Agak sedih sih sebenernya, tapi bagus lah, aku liat semenjak ada PW banyak bermunculan para komentator baru… Hahahay… Semoga semakin banyak lagi yang komen ya…

Sorry sebelumnya aku kali ini ga bawa Meaning of Forgiveness. Lagi ga mood banget nulis itu, tapi lagi on-going kok, udah aku ketik separo, mungkin ga lama lagi bakalan aku post. Sorry karena lama banget ak ga ngepost ff, apa bole buat, aku sibuk banget soalnya, tugas kuliah makin banyak, dan kerjaan aku juga makin numpuk. Dan yang parah lagi, seminggu yang lalu aku kena tipus, dan harus masuk RS… Makanya aku ga muncul-muncul diblog ini… *curcol*

Ya sudah lah, kali ini aku bawa oneshoot. Dan kayaknya ini bukan rated deh, makanya ga aku PW… Dan bila ada kesamaan dalam plot dan cerita, itu semua hanya kebetulan semata. Harap dimaklumi…

Oke, hope you like it Suunders…

It’s yaoi (boys x boys love)!!! Don’t like, don’t read… No bashing okay!!!

.

.

Cast : SHINee & Jino

Rate : PG-15 / NC-17?? (ga tau deh aku, bingung nih… kekekek~)

Disclaimer : SHINee is MINE!!! *seandainya aja bisa ngomong kayak gitu… halahh…*

.

.

 

Oooohhh Taemin, gantengnya dirimu nak!!! >,<

By Lulunyu ~<333~

.

.

 “Huaaahhh… I’m boreeedd!!!”, teriak Taemin kesal. Saat ini Taemin tengah duduk bersantai di sofa sambil menonton televisi. Tangannya yang memegang remote sibuk memencet seluruh tombol yang ada di remote, memindah-mindahkan saluran di televisi.

Yah, hari ini adalah hari off untuk semua member SHINee. Mereka tidak punya perkerjaan apapun untuk hari ini. Hal yang jarang sekali terjadi.

“Kenapa kau berisik sekali Taemin??? Seharusnya kau nikmati saja hari ini, kan jarang-jarang kita bisa libur seperti sekarang.”, sebal Jonghyun yang saat ini sedang asik meringkuk di sofa sambil memeluk Jino kekasihnya yang kebetulan sedang berkunjung hari ini.

“Tapi hyung aku bosaaaaannn… Dari tadi pagi sampai malam begini aku tidak melakukan apa-apa. Hanya duduk dan menonton tv. Mana tidak ada acara yang bagus hari ini. Menyebalkan!!!”, gerutu Taemin sembari memanyunkan bibirnya imut.

“Lantas kau mau melakukan apa baby?”, tanya Minho yang baru saja keluar dari kamarnya, ikut nimbrung dalam pembicaraan itu.

“Huuumm… Aku tidak tahu hyuung~!!! Ayo pikirkan sesuatu yang menarik… Aku benar-benar bosan seakan-akan ingin mati saja sekarang.”, pinta Taemin sambil menarik Minho untuk duduk disampingnya dan bergelayut manja padanya.

Minho tampak kebingunggan memikirkan apa yang sebaiknya dilakukan untuk menghilangkan kebosanan sang magnae tercintanya itu.

“Hum, bagaimana kalau kita nonton dvd saja. Bukankah kemarin kau baru saja membeli beberapa film horror terbaru?”, tanya Minho kemudian.

Namun Taemin hanya menggeleng-gelengkan kepalanya. “Tidak mau hyung. Aku sedang tidak mood untuk menonton film sekarang. Sudah dari pagi aku menonton tv, apa kau pikir aku masih punya mood untuk menonton??? Ayo pikirkan ide lain hyuuung~~!!!”, rengek Taemin lagi sambil mengguncang-guncang tubuh Minho.

“Arraso… Arraso… Hum, kalau begitu kita bertanding PS saja bagaimana?”, usul Minho lagi sembari memberikan cengiran terbaiknya pada Taemin.

Lagi-lagi sang magnae mengelengkan kepalanya. “Huh, malas hyung!! Kalau aku tanding game denganmu, ujung-ujungnya aku pasti kalah lagi, dan setelah itu jari-jariku akan sakit. Aku tidak mau!!!”, ketusnya lagi.

Minho hanya bisa menghela nafas. “Jadi kau mau apa baby? Semua ide yang aku berikan padamu kau tolak. Aku sudah tidak punya ide lain sekarang…”, desah Minho, ia agak frustasi sekarang. Ia tidak punya ide sama sekali, dan tahu betul bagaimana sifat Taemin, ia yakin kekasihnya ini tidak akan berhenti merengek sampai ia menemukan sesuatu yang menarik yang bisa mereka lakukan.

“Bagaimana kalau kita melakukan permainan.”, kata Key yang tiba-tiba muncul bersama Onew dari dalam dapur. Mereka berdua baru saja selesai membereskan piring-piring sisa makan malam mereka tadi. Yah itu dan entah apa lagi yang mereka lakukan didapur, hanya mereka dan tuhan yang tahu. Oh come on, hanya membereskan piring tidak mungkin menghabiskan waktu satu jam lebih kan???

“Permainan hyung?? Permainan apa??”, tanya Taemin dengan semangat. Matanya tampak berbinar karena bersemangat dan penasaran.

Jonghyun yang sejak tadi sibuk bermesraan dengan Jino dan tidak memperdulikan perdebatan antara Taemin dan Minho sekarang ikut menatap ke arah Key dengan pandangan ingin tahu.

“Huum… Janji dulu kalau kalian akan ikut permainan ini…”, jawab Key santai, membuat mereka semua semakin penasaran. “Bagaimana? Kalian mau ikutan tidak? Kalau tidak mau ya lupakan saja…”

Taemin dan Minho hanya saling memandang. Terus terang Minho agak curiga dengan Key. Tapi Taemin yang sedang sangat bosan dan terlanjur penasaran akhirnya, menyetujui persyaratan yang diajukan Key. “Baik hyung, aku ikut.”, katanya mantap.

“Bagaimana denganmu Minho?”, Key menatap ke arah Minho yang tampak masih sibuk berpikir.

“Ayo hyuuung~!!! Ini kelihatannya akan menarik… Please~!!! Demi aku~~”, Taemin berusaha membujuk Minho dan memberikan puppy eyes terbaiknya untuk meluluhkan hati Minho.

Melihat tatapan kekasihnya itu, Minho hanya bisa mendesah kalah. Dia paling tidak tahan dengan pandangan Taemin yang seperti itu. Jika Taemin seudah menatapnya seperti itu, ia pasti akan memenuhi semua yang diinginkan Taemin.

“Baiklah Tae… Apapun demi kau…”, jawab Minho sambil mengecup pipi Taemin lembut. Membuat wajah Taemin memerah dan terkikik geli.

“Bagaimana dengan kalian berdua?”, Onew menatap sepasang kekasih yang masih asik duduk meringkuk di sofa.

Jonghyun menatap kearah Jino. “Bagaimana baby? Kau mau ikutan tidak? Kalau aku sih terserah kau saja… Kalau kau ikut, aku juga…”

“Huumm…”, Jino tampak berpikir sejenak. “Aku rasa kita ikutan saja. Karena sepertinya ini akan jadi menarik.”, kata Jino akhirnya sambil mengangguk-anggukan kepalanya.

“Bagus!!! Semua sudah sepakat oke!!!”, kata Key memandang kearah semua orang yang dibalas dengan anggukan oleh mereka semua. “Baby, bisa kau ambil benda itu di dapur? Kita akan segera mulai.”, kata Key pada Onew, yang dibalas dengan anggukan oleh kekasihnya itu.

“Baiklah, baby!!!”, jawab Onew sambil mengecup bibir Key sekilas sebelum kembali kedapur untuk mengambil entah apa yang diminta oleh Key.

Sementara Onew pergi kedapur, Key berjalan menuju ruang santai dan kemudian mendudukkan pantatnya di lantai. Memberikan isyarat pada yang lainnya untuk mengikutinya. Ketika semuanya sudah duduk dilantai, Key mulai menjelaskan permainan itu pada mereka.

“Oke guys, kita akan bermain Truth or Dare!!!”, kata Key bersemangat sembari bertepuk tangan gembira.

“What?? Truth or Dare?? Apa serunya permainan itu? Itu permainan basi… Hah Key, aku kira kau punya permainan yang benar-benar seru.”, dengus Jonghyun sebal.

Bletaaakk… Satu jitakan mendarat dengan sempurna di kepala Jonghyun, hadiah dari Key.

“Ouch… Key!!! That’s hurt!!!”, bentaknya sambil melotot pada Key.

“Huh, salahmu sendiri karena menginterupsiku sembarangan. Aku belum selesai tahu… Dasar dino head pabo!!!”, ketus Key sambil memeletkan lidahnya pada Jonghyun, membuat Jonghyun jadi semakin kesal.

“Apa??? Yah kau…”, teriak Jonghyun, sambil berusaha memukul Key, yang untungnya ditahan oleh Jino.

“Uh… Hyung~!!! Jangan berkelahi… Bukankah tadi kita mau main, kenapa jadi berkelahi seperti ini sih…”, katanya sambil cemberut imut pada Jonghyun.

“Arrgghh… Ini salahnya yang mulai duluan…”, Jonghyun berusaha membela diri.

“Iya, tapi jangan berkelahi. Kalau begini lebih baik aku pulang.”, rajuk Jino sambil berdiri dan berjalan menuju pintu.

“Whattt??? Noo!!!”, jerit Jonghyun, langsung menyambar pergelangan tangan Jino, berusaha menghentikan kekasihnya itu. “Jangan pulang baby… Kau kan sudah janji mau menghabiskan hari ini dengan ku, kau tidak boleh pulang sekarang. Kita kan jarang bisa bertemu seperti ini… Ya baby, please~~~!!!”, rayu Jonghyun, sambil menatap Jino dengan puppy eyesnya. *ih si Jjong niru2 Taem ni*

“Huh… Baiklah, tapi janji jangan bertengkar lagi dengan Key hyung.”, kata Jino akhirnya. Yang dijawab dengan anggukan dari Jonghyun sambil menarik lengan Jino agar duduk lagi ditempat semula.

“Lanjutkan Key hyung… Bagaimana permainan itu?”, tanya Taemin setelah pasangan DinoJino itu duduk.

“Ah iya… Sampai mana aku tadi? Oh, iya Truth or Dare. Baiklah yang bikin beda dari permainan ini adalah, kita akan memainkan Truth or Dare… dengan Rated version… Hahahaha~”, kata Key sambil tertawa evil.

Empat yang lain hanya bisa ternganga mendengar ide Key itu… WTF?? Apa tidak salah?? Rated version??

Taemin, hanya bisa menelan ludahnya gugup. Tiba-tiba ia merasa menyesal sudah setuju untuk ikut main permainan ini. Ia tidak sangka kalau permainannya akan seperti ini.

“Umm… Ahh, aku tiba-tiba mengantuk hyung. Aku rasa aku akan tidur sekarang.”, kata Taemin, sambil berdiri hendak pergi ke kamarnya.

“Eits… Tidak secepat itu magnae!! Kau sudah setuju untuk ikut permainan ini.”, Key menangkap pergelangan tangan Taemin dengan sigap dan menariknya kuat hingga Taemin terduduk  kembali.

“Ta-tapi Key hyuuung~~”, Taemin menggunakan aegyonya berusaha untuk merayu Key.

“No… No… Taemin, kau sudah setuju. Jadi kau tidak boleh pergi dari sini. Dan hentikan aegyomu itu, kali ini tidak akan berhasil padaku.”, balas Key.

“Tapi Key, aku rasa Taemin memang tidak sebaiknya ikut permainan ini, dia kan masih…”, kata-kata Minho terputus saat ia melihat tatapan tajam Key. Tidak ada yang boleh membantahnya jika ia sudah mengeluarkan tatapan itu.

Key kemudian membungkukan badannya, mendekat kearah Minho, “Jangan bertingkah seakan kau tidak menginginkannya Minho, aku tahu apa yang kau pikirkan… Percaya saja padaku, dan kau akan besenang-senang.”, bisiknya di telinga Minho, membuat wajah Minho memerah.

“Baiklah, aku sudah paham sekarang. Jadi apa peraturannya?”, tanya Jonghyun kemudian.

“Peraturannya mudah. Botol akan diputar, dan orang yang ditunjuk oleh botol itu harus memilih Truth or Dare, dan kemudian harus melakukan apapun yang diperintahkan. Jika menolak akan ada hukuman.”, kata Key santai.

“Apa hukumannya hyung?”, tanya Jino.

“Hukumannya adalah harus meminum ini…”, kata Onew hyung yang baru saja kembali dari dapur dengan beberapa botol soju ukuran besar ditangannya.

Melihat botol-botol soju yang ada ditangan Onew membuat Taemin menjadi semakin gugup. ‘Oh, ini bagus sekali, benar-benar bagus!!! Truth or Dare Rated version ditambah soju. Malam ini akan jadi hebat’ pikir Taemin skeptic. Ia sekarang benar-benar berharap tadi menolak ide Key, tapi apa boleh buat semuanya sudah terlambat dan ia terjebak dalam permainan gila ini. Semoga saja ia cukup beruntung dalam permainan kali ini, doa Taemin dalam hati.

“Baiklah, semua sudah paham kan? Kalau begitu permainan kita mulai.”, kata Key bersemangat.

“Siapa yang mulai duluan?”, tanya Jonghyun sambil memandang yang lainnya.

“Tentukan dengan suit.”, jawab Key santai

Setelah mereka semua suit, hasilnya adalah Onew yang pertama memutar botol. Onew mengambil botol dan mulai memutarnya. Semua orang menatap kearah botol yang mulai berputar semakin lambat. Merasa penasaran siapa yang akhirnya akan ditunjuk oleh botol tersebut.

‘Jangan aku… Jangan aku… Please jangan aku…’, batin Taemin dalam hati. Merasa gugup melihat botol yang bergerak semakin lambat, dan akhirnya berhenti dan menunjuk tepat kearah… Jonghyun!!!

Taemin mendesah lega, karena ia lolos dari jebakan itu.

“Well… Well… Baiklah, pilih Jjong, Truth or Dare?”, tanya Key dengan senyuman jahil dibibirnya.

“Dare…”, jawab Jonghyun cepat.

“Humm… Oke Jjong, aku menantangmu untuk membuka celanamu didepan kami semua.”, kata Onew setelah berpikir beberapa saat.

“Arrrgghh babyyyyy!!! Apa-apaan itu? Apa itu bahkan bisa dihitung sebagai adegan Rated??”, erang Key frustasi saat mendengar permintaan kekasihnya.

“Sorry baby, hanya itu yang terpikirkan olehku saat ini.”, Onew mengangkat bahunya sambil tersenyum canggung pada sang kekasih.

“Sudahlah, aku mengharapkan yang lebih baik nanti. Dan tunggu apa lagi Jjong? Cepat buka, jadi kita bisa melanjutkan permainan.”, kata Key pada Jonghyun.

Jonghyun berdiri dan mulai membuka celananya, menunjukkan boxer kuning dengan motif spongebob yang dipakainya. Membuat yang lain tertawa terbahak-bahak.

“OMFG!!! Kau serius hyung?? Kenapa kau memakai boxer itu? Kau itu umur berapa hyung?”, tanya Minho disela-sela tawanya.

“Berisik kau Alien, ini boxer keberuntungan ku tahu…”, bentak Jonghyun dengan wajah merah. Sementara Jino hanya bisa menepuk bahu kekasihnya itu, berusaha menghibur Dino man yang baru saja mempermalukan diri dimuka umum gara-gara boxer keramatnya itu.

“Hahaha… Sudahlah, ayo kita lanjutkan. Sekarang giliranmu Jjong.”, kata Key sambil masih terus tertawa.

Jonghyun hanya cemberut dan mengambil botol, dan mulai memutarnya dengan kuat. Botol terus berputar-putar dan pada akhirnya berhenti sambil menunjuk ke arah Key yang langsung mengerang frustasi.

Jonghyun hanya terkekeh, senang dengan prospek balas dendam. “Pilih Key, Truth or Dare?”, kata Jonghyun.

“Huft… Dare Dino head… I choose Dare…”, Jawab Key sambil melotot pada Jonghyun.

“Oke, kalau begitu aku ingin kau menari seksi sambil mengoda Onew hyung didepan kami semua.”, perintah Jonghyun.

“What?? Kenapa aku ikut dibawa-bawa.”, protes Onew

“Ah, sudahlah hyung… Kau nikmati saja.”, balas Jonghyun menatap Onew sambil menaik turunkan alisnya dengan jahil.

“You such a pervert Jjong…”, kata Jino sambil terkikik.

“Yeah, I know baby…”, kata Jonghyun sambil mengedipkan matanya pada Jino. “Ayo Key cepat lakukan. Atau kau ingin menyerah?”, tanya Jonghyun lagi.

“What??? Menyerah? Tidak ada menyerah dalam kamusku Jjong.”, ketus Key sambil berdiri dan mulai menari.

Key mulai menggoyang-goyangkan pinggulnya dengan gaya erotis tepat didepan wajah Onew. Mulai menggoda Onew dengan mengelus wajah Onew sambil tetap menari, membuat Onew menelan ludahnya gugup. Mendekatkan wajahnya pada wajah Onew dan menjilat tulang rahang Onew, membuat Onew mendesah pelan. Saat Onew ingin meraihnya kedalam ciuman, Key menjauhkan tubuhnya dan berbalik sehingga sekarang pantat bulat sempurna Key yang ada dihadapan Onew. Kembali memutar-mutar pantatnya membuat Onew semakin gugup dan parlahan ia merasakan celananya menjadi sempit.

“Baiklah sudah cukup Key. Sebaiknya berhenti sebelum Onew hyung kehilangan kendali.”, perintah Jonghyun kemudian, merasa kasihan melihat keadaan hyungnya yang mulai berkeringat.

Key hanya tersenyum melihat kekasihnya itu, dan kembali duduk setelah sebelumnya mengecup pipi kekasihnya lembut.

“Okeee… Sekarang giliran ku!”, teriak Key bersemangat.

Botol kembali diputar. Taemin hanya menatap botol itu dengan gugup, sambil masih tetap berdoa semoga botol itu tidak berhenti kearahnya. Tapi dewi fortuna nampaknya tidak berpihak padanya kali ini. Karena botol itu berhenti sambil menunjuk tepat kearahnya.

Key tersenyum licik pada Taemin, membuat Taemin menjadi semakin waswas. “Ayo Tae baby, apa yang kau pilih? Truth or Dare?”, tanya Key.

“A-aku… Aku pi-pilih… Dare…”, kata Taemin akhirnya setelah berpikir beberapa saat.

“Baiklah, aku ingin kau, membuka semua pakaianmu dan berlari mengelilingi ruang santai ini sebanyak tiga putaran.”, kata Key, membuat Taemin ternganga mendengarnya.

“A-apa?? Kau gila hyung?? Aku tidak mungkin melakukan itu. Aku tidak mau.”, tukas Taemin.

“Kalau begitu kau harus terima hukumannya Tae…”, balas Key lagi.

“Baik aku akan minum.”, pungkas Taemin sambil mengambil gelas yang disodorkan oleh Onew dan mulai meminumnya dalam sekali tenggak. Tidak terbiasa meminum soju seperti itu, membuat Taemin merasa tenggorokannya seperti terbakar dan kepalanya mendadak agak sedikit pusing. Tapi lebih baik begini daripada harus berlari telanjang sambil ditonton oleh meraka semua.

“Kau tidak apa-apa Tae?”, tanya Minho khawatir.

“Tidak apa-apa hyung. Sekarang giliranku…”, Jawab Taemin sambil mengambil botol dan mulai memutarnya.

Botol berputar dan akhirnya berhenti dihadapan Onew. “Yeah, Onew hyung kena!!! Ayo hyung pilih Truth or Dare…”, jerit Taemin girang.

“Huumm… Kurasa aku pilih Truth.”, jawab Onew.

“Huh, ingin cari aman rupanya.”, ejek Jonghyun, yang dibalas dengan tatapan tajam oleh Key. Sementara Onew yang disindir hanya mengangkat bahunya cuek.

“Oke… Aku mau tanya. Jjong hyung bilang kalau kau selalu menonton film porno lima jam dalam sehari. Apa itu benar hyung??”, tanya Taemin, membuat Onew terkejut.

“Apaaa?? Yah itu tidak benar… Yang menonton film porno seperti itu adalah Jjong.”, jawab Onew cepat. “Tolong jangan mengatakan hal-hal yang tidak benar pada Taemin, Jjong…”, Onew melotot pada Jonghyun yang hanya dibalas dengan kekehan dari Dino man itu. Sementara Jino hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat sikap kekasihnya itu.

“Baiklah giliranku.”, kata Onew lagi. Mengambil botol dan mulai memutarnya lagi.

Seperti itulah, permainan terus berlanjut, dengan beberapa ciuman, tarian erotis, dan beberapa tenggakan soju. Taemin sendiri berhasil menghindari beberapa perintah tidak masuk akal dengan menelan beberapa gelas soju. Dan sekarang hari sudah semakin malam dan mereka semua sudah mulai merasakan pengaruh alcohol.

“Yeaahh… Kau kena lagi Minho…”, teriak Jonghyun, ia sudah mulai sedikit mabuk. “Truth or Dare?”, tanyanya.

“Dare…”, jawab Minho singkat,

“Hum…”, Jonghyun menempelkan telunjuk pada bibirnya, mencoba berpikir. “Ahhh… Aku tahu!!!”, teriaknya tiba-tiba dan berlari masuk kedapur. Beberapa detik kemudian dia kembali dengan semangkuk ice cream ditangannya.

“Aku ingin kau mengoleskan ini dileher Taemin, dan kemudian menjilatnya sampai bersih, setelah itu kau buat kissmark disana…”, katanya sambil tersenyum.

Taemin yang mendengar perkataan ini hanya bisa bengong. Apa tidak salah?? Tidak, Minho hyung tidak mungkin mau melakukannya, pikirnya. Tapi ternyata pikirannya salah, ketika Minho mengambil mangkuk ice cream itu dari tangan Jonghyun dan mulai mendekati Taemin.

“Hy-hyung…”, melihat Minho yang semakin mendekat membuat Taemin menjadi sangat gugup. Kemudian dia merasakan sesuatu yang dingin dioleskan ke lehernya. Dan kemudian Minho mendekat dan perlahan mulai menjilati lehernya.

“Argh…”, desah Taemin saat ia merasakan lidah basah Minho dilehernya. Minho mulai menjilati leher Taemin pelan, berusaha membersihkan ice cream yang memenuhi seluruh sisi leher jenjang Taemin.

Minho terus menjilat, sambil sesekali menghisap leher Taemin. Membuat Taemin mendesah beberapa kali saat Minho secara tidak sengaja menyentuh titik sensitifnya. Setelah semua ice cream lenyap dari leher Taemin, Minho mulai mengecup pelan sisi leher Taemin sebelum kemudian menghisapnya dengan kuat untuk meninggalkan kissmark disana. Membuat Taemin mengerang kuat.

Setelah dirasa cukup, Minho melepaskan leher Taemin, meninggalkan bekas kemerahan yang sangat mencolok dileher putih Taemin, membuat wajah Taemin menjadi merah karena malu, sementara para hyung nya yang lain bersorak-sorak girang atas pertunjukan gratis yang baru saja terjadi.

“Woaa… Minho, that’s HOT!!!”, sorak Jonghyun girang.

‘Urgh, Minho hyung sialan. Beraninya ia melakukan itu didepan yang lain. Uh… Aku kan jadi malu…’, omel Taemin dalam hati.

“Sudah jangan digoda lagi. Lihat wajah Taemin sudah merah.”, kata Onew berusaha menghentikan sorakan yang lain.

“Ah… Arraso… Oke Minho sekarang putar.”, kata Key.

Botol kembali berputar dan kali ini berhenti di depan Key. “Arrrggghh… Kenapa aku kena terus sih?”, jerit Key kesal. Minho hanya nyengir melihat emosi Key.

“Ayo Key pilih, Truth or Dare…”, desak Minho.

“Huuum, aku ambil Truth…”, jawab Key setelah berpikir.

“Baik, kalau begitu aku ingin tanya… Benarkah kalau sewaktu Onew hyung sibuk dan tidak bisa menemuimu, kau memuaskan kebutuhan seks mu dengan bermasturbasi sambil menatap foto Onew hyung??”, tanya Minho, diiringi dengan ledakan tawa dari yang lain.

Wajah Key sontak memerah, sementara Onew menatapnya dengan penasaran. “Yah, pertanyaan macam apa itu? Lagi pula kau dengar dari mana info semacam itu?”, jeritnya, berusaha bicara ditengah ledakan tawa yang lainnya.

“Hahaha… Dari Jjong hyung…”, jawab Minho masih tertawa.

“Whattt?? Jjong kau mati setelah ini…”, ancam Key pada Dino head yang masih asik tertawa sampai berguling-guling dilantai.

“Huft… Kenapa marah Key? Itu benar kan? Waktu Onew hyung ke Thailand aku mendengarmu mengerang dikamar mandi, dan setelah itu ketika aku masuk kamar mandi, aku menemukan foto Onew hyung di atas wastafel…”, kata Jonghyun sambil mengedipkan matanya pada Key.

“Apaa?? Yang benar Key?”, tanya Onew yang merasa takjub dengan informasi itu.

“I-itu tidak benar… Jangan percaya padanya… Aku tidak mungkin melakukan itu…”, gagap Key dengan wajah yang semakin merah.

Onew hanya tersenyum melihat kekasihnya. Ia mendekatkan bibirnya pada telinga Key dan berbisik, “Kalau ternyata itu benar, aku malah senang baby…”, bisiknya ditelinga Key sambil sekilas menjilat daun telinga Key, membuat kekasihnya itu bergidik.

Key hanya menundukkan kepalanya tidak berani melihat Onew sekarang. ‘Arggg… Sangat memalukan…’, jeritnya dalam hati.

“Hahaha… Sudahlah, ini sudah semakin malam. Sebaiknya cepat dilanjutkan atau kita hentikan sampai disini saja?”, sela Onew, berusaha menyelamatkan kekasihnya dari situasi yang semakin memalukan.

“Whattt?? Nooo!!! Kita sudah tanggung, jangan berhenti sekarang.”, protes Jonghyun.

“Tapi ini sudah malam baby, aku sudah harus pulang.”, kata Jino pada kekasihnya itu.

“Sebentar lagi baby, ini baru jam 11 malam. Satu putaran lagi saja, dan setelah itu aku akan mengantarmu pulang. Lagi pula apartemenmu tidak jauh dari sini. Hanya lima belas menit naik mobil.”, bujuk Jonghyun.

“Huft… Baiklah, tapi janji setelah ini kau mengantarku pulang.”, kata Jino akhirnya.

“Ne, arasso baby… Oke Key lanjut, giliranmu sekarang.”, perintah Jonghyun pada Key.

Key memutar botol itu kembali. Botol berputar dengan cepat dan perlahan-lahan mulai melambat sebelum akhinya berhenti tepat ke arah Jonghyun.

“Yeah!!!!!”, sorak Key girang, mendapat kesempatan untuk membalas Jonghyun. “Kena kau Jjong. Cepat pilh Truth or Dare…”

Jonghyun menatap ke arah Key, sambil berpikir sejenak. Kemudian memutuskan, “Dare… Aku pilh Dare…”

Key tersenyum licik, membuat Jonghyun sejenak ragu akan pilihannya. “Baiklah, kemari Jjong. Aku akan membisikkan sesuatu padamu…”, kata Key sambil menarik Jonghyun untuk mendekat padanya dan kemudian membisikkan sesuatu pada Jonghyun. Sesuatu yang membuat wajah Dino man itu tiba-tiba memerah.

“Apaaaaa??? Kau sudah gila Key? Menyuruhku melakukan itu?”, bentaknya pada Key.

“Alaahh, sudahlah Dino. Aku tahu kalau kau juga menginginkannya.”, balas Key sambil tersenyum sinis pada Jonghyun.

Jonghyun mengigit bibirnya ragu sejenak sebelum akhirnya bangkit berdiri sambil menarik Jino bersamanya.

“Yah, kita mau kemana hyung?”, tanya Jino kebingungan.

“Memenuhi tantangan Key…”, jawab Jonghyun singkat sambil menyeret Jino ke arah kamar.

“Mwooo??? Ta-tapi aku kan harus pulang hyung?”, rengek Jino yang mulai merasa gugup, takut dengan apa yang bakal dilakukan Jonghyun padanya.

“Hari ini kau menginap disini.”, tukas Jonghyun kemudian menyeret Jino masuk ke kamar dan membanting pintu hingga tertutup.

Melihat itu Key tersenyum puas, sementara yang lain hanya kebingungan. “Memangnya tantangan apa yang kau berikan Key?”, tanya Onew penasaran. Key hanya tersenyum dan kemudian membisikkan sesuatu pada Onew. Membuat wajah Onew memerah, “Huah… Kau sudah gila Key?”, tanyanya yang dibalas Key dengan mengangkat bahunya cuek.

“Baiklah, karena Jjong sibuk sekarang, jadi aku yang akan mengambil alih gilirannya.”, sahut Key santai sambil mulai memutar botol, yang kemudian berhenti mengarah pada Minho.

“Kita percepat saja. Truth or Dare?”, tanya Key pada Minho

“Hum… Dare!!”, jawab Minho cepat.

“Baiklah. Aku ingin lihat kau melakukan french kiss dengan Taemin selama 3 menit nonstop.”, kata Key.

“Apaaaa??? Hyung, kau mulai keterlaluan. Mana mungkin aku melakukan itu dengan Minho hyung disini.”, protes Taemin.

“Ahh… Taemin, lakukan saja. Apa susahnya. Ini tidak seperti kau belum pernah melakukannya kan?”, bantah Key. “Atau jangan-jangan kau memang belum pernah melakukannya?”, tanya Key penasaran.

Taemin memerah mendengar pertanyaan itu. Yah, ia memang belum pernah melakukannya dengan Minho, meskipun mereka sudah berpacaran tapi yang mereka lakukan hanya berpelukan, dan beberapa ciuman singkat disana-sini.

“Oh my god!!! Kau benar-benar belum melakukannya? Hahaha… You both is very sloooww!!!”, ejek Key lagi. “Well waktunya untuk belajar sekarang. Cepat lakukan…”

“Tidak mau!!! Minho hyung~!!! Kau tidak akan melakukannya kan?”, melas Taemin.

“Sorry baby, tapi tampaknya aku sudah tidak sanggup untuk minum lagi. Aku sudah terlalu banyak minum. Kepalaku mulai pusing. Sepertinya kita harus melakukannya.”, bisik Minho kemudian mulai mendekat dan menempelkan bibirnya pada bibir montok Taemin.

Minho mulai mencium Taemin dengan lembut. Awalnya Taemin merasa terkejut dengan serangan tiba-tiba Minho, namun tidak butuh waktu lama baginya untuk terhanyut dalam ciuman itu. Perlahan ciuman Minho mulai semakin cepat dan bergairah, ia menggerakkan bibirnya seirama dengan Taemin. Mereka mulai merasakan tubuh mereka perlahan menjadi panas. Minho mulai menghisap bibir Taemin, dan menyikat kan lidahnya pada bibir bawah Taemin, memohon untuk diizinkan masuk kedalam kehangatan mulut kekasihnya itu. Tanpa berlama-lama Taemin segera membuka mulutnya, dan lidah Minho dengan sigap memasuki gua hangat Taemin, menjilat seluruh sudut mulutnya, mencicipi rasa manis Taemin.

Taemin yang baru pertama kali merasakna sensasi semacam ini hanya diam dan menerima semua perlakuan Minho, sambil sesekali berusaha membalas ciuman dengan menirukan perbuatan Minho. Ada perasaan tergelitik yang aneh didalam perutnya saat ia merasakan lidah hangat Minho menjelajahi seluruh isi mulutnya.

Mereka berdua berciuman dengan panas, saling menghisap bibir dan lidah satu sama lain, bertukar air liur dengan nikmat. Tidak menyadari dua orang lain yang masih duduk bengong melihat pertunjukan itu.

Key dan Onew hanya bisa menelan ludah melihat pertunjukan yang ditampilkan oleh kedua dongsaeng mereka. Mereka berdua saling berpandangan dengan gugup, perlahan merasakan ada sesuatu yang bangkit dalam diri mereka.

“Arrrgggghhhh… Aku sudah tidak tahan!!!”, teriak Key tiba-tiba, bergegas bangkit dan menarik Onew masuk ke dalam kamar mereka, kemudian membanting pintu hingga tertutup.

Taemin merasa kebingungan. Kedua hyung mereka sudah menghilang, itu berarti permainan sudah berakhir bukan? Tapi kenapa Minho hyung masih menciumnya?

“Uugh hyung~”, rengek Taemin sambil berusaha melepaskan ciuman.

“Wae baby?”, tanya Minho, tatapan matanya sayu.

“Mereka sudah masuk, aku rasa permainan ini selesai.”, jawab Taemin, sambil mengalihkan pandangannya kearah lain. Tidak berani melihat Minho. Jantungnya berdetak sangat kencang.

Minho membuka mulutnya berusaha untuk mengatakan sesuatu, namun terhenti saat tiba-tiba terdengar sebuah erangan dari arah kamar Jonghyun, suara Jino.

Taemin, menelan ludahnya gugup. ‘Shit… Jjong hyung, kenapa harus melakukan hal itu sekarang.’, umpat Taemin dalam hati.

“Uuh Minho hyung… A-aku…”, Taemin berusaha bicara sebelum kemudian terdengar erangan lagi, kali ini dari kamar yang lain. Suara Key.

Mereka berdua semakin gugup, perlahan mereka merasa celana mereka menjadi semakin sempit. Saling menatap gugup sebelum akhirnya Minho bangkit, dan langsung menarik Taemin ke kamar tanpa berkata sepatah kata pun.

Dan begitulah, sepanjang malam itu dorm SHINee penuh dengan suara-suara aneh yang benar-benar menganggu para tetangga dalam radius 10 meter.

.

.

~Paginya~

~Kamar Jongno~

Jonghyun terbangun dengan perasaan berat pada lengannya. Dan ia tersenyum saat melihat disampingnya Jino kekasihnya, yang tampak sangat cantik meskipun dalam keadaan tertidur. Sontak Jonghyun teringat dengan apa yang terjadi semalam. Perlahan senyuman terbentuk dibibirnya, dan satu-satunya yang ada di pikirannya saat itu adalah ‘Truth or Dare Rated version is ROCKS!!!’

>.<

~Kamar Onkey~

Key hanya memandang kepada kekasihnya yang saat ini sedang tertidur lelap. Tampaknya kekasihnya itu masih kelelahan setelah kegiatan semalam. Wajar saja sih, karena mereka melakukan sebanyak tiga ronde, benar-benar malam yang hebat. ‘Humm, ini semua gara-gara permainan itu. Sebaiknya kami melakukannya lebih sering…’, pikir Key sambil membaringkan tubuhnya kembali di dada bidang kekasihnya dan perlahan jatuh tertidur lagi.

>.<

~Kamar 2min~

Minho dan Taemin sedang saling memeluk satu sama lain di tempat tidur. Tangan Minho sibuk mengelus-elus kepala Taemin dengan sayang. Mereka berdua merasa sangat bahagia bila mengingat apa yang terjadi semalam.

“Hum hyung…”, bisik Taemin pelan.

“Yes baby. Wae?”, tanya Minho.

“Sepertinya aku mulai suka permainan Truth or Dare.”, bisik Taemin dengan wajah memerah.

Minho yang mendengar itu hanya tertawa terbahak-bahak. “Aigooo… Our Minnie is sooo cute!!!”, bisiknya sebelum mengecup bibir Taemin lembut, membuat Taemin terkikik geli.

.

.

THE END

.

.

Uwoooo… Finish!!! Hahaha… Akhirnya yang rusak bukan cuma magnae nya doang… Semuanya rusaaaakkk!!! Hahaha… Tapi yang paling rusak kayaknya otak gue deh… Kekekek~

Ottoke Suunders?? Gaje abis yah?? Aku malah ga yakin klo ni ff lucu, aku emang ga bakat bikin komedi. Tapi ya sudah lah, yang penting ni ff jadi. Sorry banget kalo jadinya aneh dan banyak miss typo dimana-mana.

Dan sorry juga kalo ak ga nampilin adegan Rated Scene nya. Lagi ga mood banget buat bikin itu, lagian bakalan ribet kalo mo bikin adegan NC-an semua pairing. Bisa sepanjang apa ni ff… Kekekek~

Oke deh~!!! RCL-nya please…

Love you all Suunders!!!

.

.

Lulunyu ~<333~

122 thoughts on “[SHINee] Let’s Corrupted the Magnae

  1. AIGOOOOOOO….. panas panas… Tapi suara desszahan desahannya kedengeran sampai radius 10 meter. kalau saya jadi tetangga mereka wow senang sekali.. #rekam suara deshana.
    Daebak ceritanya menegangakan, jadi tegang apa ya yang terjadi selanjutnya…. hehehe Taemin kiss sampe 3 menit, dan Onkey 3 ronde…… #mimisan kepingin tayangan live nya
    #Plak

  2. huahahaha. ini bikin ngakak sumfah eonni :’D nggak paham sama boxer keberuntungannya jonghyun :’)
    kayaknya virus mesum itu dari onkey yak -_-“

  3. huft untung nc ncan nya di skip..
    wlo pun udah nc dkit hahaha ngakak pas bgian key cngo liat 2min trus nrik onew.. kereeen bru dtang dapt plajaran *piiiiip* kkkk.

  4. wahhh autorrrr ini permainan yng menantang adrenalinnnn….. hebattt kringtan saya bacanya….

  5. wuaaaaah gilaaaak XDD asoy geboy,
    key kreatif amat bikin game bginian HAHAHAHAHA

    ktwa2 sndri pas key ga tahan liat taemin sama minho lagi french kiss trus key akhirnya narik onyu deh XDD

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s