[OnKey] Lesioni Al Fegato-Onew Side


Cast : OnKey

Other Cast : Jonghyun

Gendre : Romance, Yaoi, Angst

Rating : terserah yang baca aja dehh..

Length : 1shoot

Disclaimer : FF dan ceritanya punya aku !!! Onew punya Tuhan sama Ortunya *nyadar juga

yang lainnya kalo ada yang ngakuin terserah, yang pasti jangan copy paste tanpa izin dari authornya !!!

Don’t Read Don’t Like…

Anyeong..

Saia kembali dengan cerita selingan, haha.. mian ff yang laen belom sempet dilanjutin lagi aku bener-bener lagi sibuk banget nihh…

Entah mengapa aku bikin lagi cerita Angst, hehe.. rasanya pas bikin emosinya terasa banget, makanya ketagihan bikin ff Angst…

Mungkin ceritanya pendek banget, trus  kerasa aneh. Tapi gak apa-apalah…

-Happy Reading-

 

***

Kalian bisa menyebutku bodoh, kalian bisa menyebutku idiot, dan kalian bisa menyebutku menyedihkan. Ya aku memang seperti itu, bodoh, idiot dan menyedihkan…

Aku berpura-pura baik-baik saja padahal aku tak begitu, tetap membalas senyuman pura-pura itu dengan senyuman tulus dari hatiku, membalas kata-kata sayang main-main itu dengan sungguh-sungguh dan berpura-pura tak tahu apa-apa padahal semuanya aku ketahui.

Bertahan.. hanya itulah yang bias aku lakukan, berharap dia akan membuka hatinya untukku. Tetap mempertahankannya disisiku karena aku sangat mencintainya, meskipun aku tahu dia tak mungkin membuka hatinya untukku, karena hatinya telah menjadi milik orang lain.

***

“ hari ini kita pulang barengkan ?? “ Tanya namja cantik didepanku.

“ ne.. “ sahutku sambil tersenyum.

“ jjong.. kau juga ikut pulang bersama kamikan ??? “ Tanya namja cantik itu pada sahabatku Jonghyun.

“ ne, aku pulang dengan kalian.. “ sahut jjong.

Namja cantik itu tersenyum pada Jonghyun. Hah, rasanya sakit saat kau melihat namja chingumu memberikan senyuman terbaiknya pada orang lain. Bahkan aku sendiri yang notabene namja chingunya selama 2 tahun ini tak pernah mendapatkan senyuman itu.

“ chagi.. kajja kita pulang “ ajak namja cantik bernama key itu padaku.

Panggilan itu, chagi.. apakan kau sungguh-sungguh mengatakannya padaku ?? aku tak pernah merasa seperti itu..

“ oke.. kau duluan saja, aku merapikan dulu buku-bukuku.. “ sahutku.

“ baiklah, aku tunggu diluar “ ujar key sambil tersenyum padaku, senyuman pahit itu.

Aku membalas senyumannya, kemudian merapikan buku-bukuku. Aku mengcengkram dadaku dengan sangat keras, rasanya sangat sakit..

Aku pun mengikuti langkah key dan jonghyun yang berjalan didepanku, mereka Nampak bercanda-canda. Aku hanya tersenyum melihat mereka, tersenyum miris. Namja chingumu bisa tersenyum dan tertawa dengan lepasnya saat bersama dengan orang lain, tapi saat bersama denganmu ??

Key menatapku kemudian berjalan kearahku.

“ mengapa jalanmu lambat sekali sih ?? kajja kita mampir dulu ke  toko es krim ya.. “ ujar key padaku.

“ aku hanya ingin menikmati hari yang cerah ini.. “ sahutku, aku menatap langit biru diatasku.

“ hah, chagi.. bagaimana jika kita kencan minggu ini ??” Tanya key padaku.

Aku melihat key yang sedang memberikan tatapan memelasnya padaku. Aku tersenyum.

“ baiklah.. jika kencan minggu ini “ aku mengacak-acak poni key dengan lembut.

Key cemberut sambil merapikan poninya yang berantakan.

“ ya apa yang kau lakukan ?? “ serunya.

Aku tertawa, meskipun sebenarnya aku sudah tak mampu menahan air mata ini.

***

Hari ini aku dan key janjian bertemu dipantai, key memaksa ingin kencan kepantai akhirnya kami memutuskan untuk bertemu dipantai. Aku turun dari mobilku, melihat kesekitar pesisir pantai yang berpasir putih itu. Aku mendengar deburan ombak yang saling bersahutan, bau laut  sungguh membuatku tenang.

Dari jauh aku melihat seorang namja sedang duduk diatas pasir yang sedang menikmati semilir angin yang memainkan rambutnya. Aku berjalan menghampiri namja itu, memperhatikan mimik wajahnya yang terlihat polos karena dia menutup kedua matanya.

“ sampai kapan kau akan seperti itu ?? “ tegurku.

Namja yang ternyata key itu membuka matanya, manatapku.

“ kau sudah datang chagi ?? “ tanyanya.

Aku tersenyum. “ ne “ sahutku.

Key menarik tanganku, mengajakku kesekitar bibir pantai.

“ kajja.. kita main air “ ajaknya.

“ tunggu, aku buka sepatuku dulu “ ujarku.

Aku membuka sepatuku, kemudian menggulung celana jeansku hingga lutut. Key kembali menarikku.

“ kajja “ ujarnya tak sabar.

Aku mengikuti keinginannya, kita bermain air disekitar bibir pantai. Key menyipratkan air padaku dan aku membalasnya. Kami berkejar-kejaran, berteriak-teriak dan terus saling menjaili seperti anka kecil.

Hari ini sungguh aku sangat bahagia, key benar-benar tersenyum dan tertawa dengan lepasnya saat bersamaku. Tapi aku tahu, akhirnya akan sangat menyedihkan. Aku dan key berhenti main-main setelah hampir sebagian baju kami basah dank arena kami kelelahan. Aku duduk dihamparan pasir putih sambil memandang laut didepanku, Key pun mengikuti ku. Dia duduk sisampingku sambil menyenderkan kepalanya dibahuku.

Sungguh aku sangat menikmati momen ini hingga aku memejamkan mataku dan merasakan kehadiran key yang sesungguhnya. Aku harap akan terus seperti ini Tuhan..

“ onew.. “ panggil key.

Entah mengapa panggilan itu terasa menyakitkan untukku. Tanpa membuka mataku aku menjawab.

“ hmm.. “ sahutku.

“ kita akhiri saja hubungan kita ini.. “ ujar key, aku merasa key tak lagi menyenderkan kepalanya dibahuku.

“ baikalah.. “ sahutku. Aku membuka mataku kemudian menatap key yang sedang menatap kosong kearah laut.

“ kau tak marah ?? “ Tanya key, kini ia menatapku.

“ untuk apa ?? jika hubungan ini tak bisa dipertahankan lagi lebih baik kita mengakhiri semuanya saja bukan ?? “ aku tersenyum pada key.

“ aku harap kau menemukan orang yang lebih baik dariku, gomawo untuk 2 tahun terakhir ini.. aku rasa cukup sulit untukmu karena harus terus berpura-pura menyukaiku.. “ ujarku lagi.

Key nampak terkejut dengan ucapanku.

“ meskipun kau ada disampingku, menemaniku tapi jika hatimu bukan untukku.. lebih baik aku menyerah saja.. “ aku kembali tersenyum pada key.

“ mianhe.. “ key menundukan kepalanya dan mulai menitikan air matanya.

“ jangan menangis.. “ aku memengang wajah key kemudian menghapus air matanya dengan jari-jariku.

“ air mata ini terlalu berharga jika kau berikan untuk namja sepertiku.. “ ujarku lirih.

Key semakin banyak menitikan air matanya. Dadaku sungguh sangat sakit, melihatnmya menangis seperti itu. Hingga akhirnya aku memeluknya dengan erat.

“ apa aku sangat jahat padamu ?? “ Tanya key.

Aku menggeleng.

“ bukan kau yang jahat, tapi aku yang bodoh karena terus berharap dengan seiring waktu kau akan membuka hatimu untukku.. aku namja yang menyedihkan.. “ ujarku.

“ mianhe.. mianhe.. mianhe.. “ ujar key berturut-turut padaku, key membalas pelukanku dengan sangat erat.

“ gomawo.. untuk 2 tahun terindah ini dan gomawo karena kau akhirnya memberikan senyuman tulusmu itu padaku.. sarannghae.. “ bisikku ditelinga key.

Aku melepaskan pelukan Key, tersenyum padanya.

“ jangan menangis lagi.. berjanjilah kau tak akan menangis ?? karena jika kau menangis aku merasa sakit.. jadi berjanjilah kau jangan menangis lagi ?? “ ujarku pada key.

Key terdiam, dia tersenyum padaku kemudian mengangguk. Aku kembali tersenyum, kemudian mengacak-ngacak poni key dengan lembut seperti biasa setelah itu aku melangkah pergi meninggalkan key sendiri.

“ appo.. appo.. “ rintihku sambil meremas dadaku.

Akhirnya air mata yang sempat kutahan ini jatuh juga, aku berjalan menuju mobilku tanpa melihat key lagi karena jika aku melihat key lagi aku tak yakin aku akan memintanyanya kembali padaku. Aku mengemudikan mobilku dengan pandangan kabur karena air mata yang menggenang dipelupuk mataku.

***

“ appo.. appo.. “ aku terus merintihkan kata itu begitu sampai dirumah sambil tetap meremas dadaku kuat-kuat berharap rasa sakitnya sedikit berkurang. Tapi rasanya malah semakin sakit. Rasanya ada lubang yang begitu besar didadaku. Bahkan rasanya mulai sesak, karena untuk bernafas pun sangat sulit sekali.

Aku menjatuhkan tubuhku diatas tempat tidur, aku menatap kosong kelangit-langit kamarku.

“ aku bodoh Tuhan.. aku benar-benar bodoh.. aku selalu berpura-pura baik-baik saja padahal hati ini begitu sakit.. “ isakku, sambil memukul-mukul dadaku.

“ aku selalu tersenyum jika dihadapannya seolah aku tak tahu apa-apa, tapi hati ini selalu menangis karena aku tahu cintanya tak pernah ada sedikit pun untukku.. “ ujarku dengan suara yang semakin lirih.

“ aku mencintainya Tuhan, sangat mencintainya.. saranghae key.. “ gumamku dengan pelan, bahkan aku pun tak bias mendengar suaraku sendiri.

Aku menutup mataku dengan perlahan, membiarkan air mata ini turun perlahan melewati pelipisku.

Aku berharap kau menemukan orang yang lebih baik dariku key…

-End-

Bagaimana ??

Aku bikin sambil dengerin lagu-lagu mellow punya SHINee, jadi maklumin ajja kalo ceritanya jadi kaya gini..

mian kalo banyak typonya, aku males ngedit lagi soalnya..

Oh iya, aku seneng loh akhirnya banyak juga yang mulai koment.. aku hargain koment kalian..

Gomawo buat yang udah baca and koment, aku harap aku bisa bikin cerita yang lebih baik dari ini.. *bow

81 thoughts on “[OnKey] Lesioni Al Fegato-Onew Side

  1. Hueeeeeeeeee,
    nyesek rsaNw thor…..
    Npa Onew baik bgt sich….?!?!? Udah tw rsanya psti ckit, npa msih bsa truz senyum……?!?!?

  2. Huks.. huks.. kasian onew appa😦 … Key kenapa dikau tega bgt sich.. knpa menyia-nyiakan orang sebaik Onew😦.. Nyesek😥

  3. Aaarrrrrrgggghhhh I HATE ONKEY BROKEN!!!! WAE?! mereka menjalin hubungan tp hxa cinta spihak, knp bs?! keymma KAU JAHAT

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s