[SHINee] Prince for Key’va mouse part 2 of ?


Foreword :

Annyeong sunnders, gimana, udah ada yang nunggu FF ini, bagi yang udha pernah baca novelnya pasti udah ketebak sih yah, tapi balik lagi, aku rubah dia jadi tikus dibanding kecoa, karena aku nggak suka Key jadi kecoa, walaupun sama” jorok..iuwh, im sorry my Key❤
Oke, makasih yang udah pada komen yah? aku harap bagi yang masih SR bisa komen juga walau terkadang susah, jangan hanya buat NC loh, hehehe… kan gak semua dari Suunders ku yadong kan? hahahaha*kidding*

Oke deh, read enjoy, comment, no bashing,no plagiarism, no SR!
Thank you🙂
IM SORRY THERES MANY WRONG TYPO, IM LAZY ASS AUTHOR! LOL

by : Sanniew^^

.

.

PART 2

“Hei, dari mana aja, tadi aku cari kamu dikelas nggak ada, ternyata udha disini..kenapa nggak bilang kalau mau kekantin duluan?”, tanya Onew merangkul pundak Key, Key mendengus.
“Sorry im hungry oke, aku tidak ada waktu untuk menunggumu..”, jawabnya cuek.

“Lasagna … dan…cream soup lagi?”, tanya Onew melihat isi menu makanan Key penuh dengan berbau pasta , terutaman berbau keju.

“Kenapa?”,

“Nggak pernah makan nasi?”,

“Nggak suka nasi, mau?”,

Onew menjulurkan lidahnya, “Aku lebih prefer ke ayam dari pada makanan mu yang penuh dengan keju, hei…keju bikin gendut loh!”

“Kalau aku gendut kenapa?”

“Ih jelek, nanti susah dapat pacar…”

“Lalu apa urusan mu?” tanya Key sinis, Onew tertawa dan menepuk-nepuk pundaknya, Key hanya diam, ia kesal selalu diledek Onew, tapi dia tidak bisa marah dengan namja yang satu ini, percuma, karena ia selalu merasa senyum dan tawa Onew adalah hal terindah dan menyenangkan dalam hidupnya, termasuk ia belum menyadari akan apa yang ia rasakan.

“Seharusnya kau harus lebih sering makan nasi, lihat tubuh mu, pertumbuhannya kurang merata…” Onew terus meracau, namun Key mengalihkan pandangannya, dan saat itu juga ia menatap sosok Jonghyun yang memasuki kantin bersama Jino disampingnya, Jonghyun tersenyum kepada teman-teman se-gengnya yang notabene, looks-oh-so-popular.

“Lihat siapa?” Onew mengikuti arah pandang Key,
“Ani.”, jawab Key pelan dan menundukan kepala memakan makanannya lagi.
“Siapa? kapitalis dan mr.oh-so-popular Kim jonghyun?”, tanya Onew, Kye berdecak dan terkekeh malas,

“Kau suka padanya?”

Key tersedak dan terbatuk , Onew menepuk punggungnya dan memberikannya minum.
“Sorry…kau tidak apa-apa?”, tanya Onew, Key mengangguk,
“Kenapa sih? gitu aja terkejut, benar kau suka kapitalis itu? hahahaha…”

PLAK!”Shut up you dubu!”, desis Key, Onew terkekeh.
“Apa nya yang bagus sih? dia itu sombong Key, lihat saja gayanya, seakan dia yang paling keren diantara yang lain..”, kata Onew, Key hanya mengangguk-angguk membenarkan, sekaligus mengutuk, bahwa kenyataannya dia harus merebut hati si Mr.popular itu.

PRANG!!!
Key dan Onew menoleh ke arah samping,
“Omoo… im sorry im sorry …”, bungkuk Taemin pada seorang yang tinggi didepannya,
“Minho…”, panggil Onew, Minho dan Taemin menoleh, Minho mengibaskan tangannya kebajunya yang tersiram susu banana.

“Hai hyung, hai Key!”,
“Hai.”, sapa Onew melambai, Key hanya tersenyum, dia tidak begitu karab dengan Minho,ia hanya tahu Minho dan Onew main basket bersama dan hanya itu.

“Minho hyung…maaf…”, suara kecil Taemin bergema diantara mereka, Minho menoleh dan tersenyum.
“Neh gewencana Taemin… susu mu tumpah jadinya …” kata Minho,

“Nah loh … susunya tumpah, Minho hyung…belikan yang baru dong…”, ledek Onew, Key hanya tertawa, terlebih ia melihat Taemin sekarang tertunduk malu, dia tahu pasti si kecil itu ada rasa dengan Minho, ck, anak yang polos.

“Yah! jangan bicara begitu Hyung…ah, Taemin, mianhe… biar ku ganti yang baru …”, kata Minho tersenyum ramah, Taemin mendongak dan memamerkan giginya yang rapih,
“Neh, gomawo … “, Katanya, Minho hanya tersenyum balik .

“TAEMIN!”, teriak sebuah suara, semua menoleh, dan Jino ada dikerumunan geng kapiltalis melambai padanya.
“Sini…palli… sedang apa kau disitu, aish?”, teriak Jino seraya mendekat dan kemudian menarik tangan Taemin.

“Hei bocah, jangan kasar …”, sela Minho, Jino meliriknya kesal.
“Aha alien, diam kau! kajja Taemin, aku mencari mu kemana-mana, kenapa kau bisa disini bersama…ng…si dekil ini.”, kata Jino pelan.
“Jino…” seru Taemin, Jino hanya mengangkat bahunya dan pergi meninggalkan Minho, Onew dan Key yang asik makan makanannya dengan acuh.

“Bocah cecunguk satu itu benar-benar songong!”, kata Onew kesal, Key hanya berdecak.

“Aku juga heran, kenapa Taemin bisa berteman dengannya, aku pikir dia namja yang manis dan tidak macam-macam…”, seru Minho duduk di depan Onew dan Key, Key mendongak menatap kumpulan kapitalis itu, matanya tertuju ke arah tidak lain tidak bukan yaitu Jonghyun. Lagi, ucapan ummanya terngiang, bagaimana aku bisa mendapatkannya? lihat saja sekitarnya, penuh dengan sekumpulan anak populer dan tentunya kelas atas yang bukan saingannya, termasuk si freaky Jino.

“Kenapa kau Key, kau sakit?”, tanya Onew, Key tersadar.
“Hah? tidak? kenapa memangnya?”, tanya Key cuek dan sedikit melirik ke arah Jonghyun yang asik terkekeh dengan yang lain.

“Tuh kan, kau menatapnya lagi …”
“Siapa?!”
“Jonghyun…si kapitalis…”
“NGGAK!”, bentak Key yang tiba-tiba marah, Onew terdiam, dia tidak mau membuat Key jadi marah dan merusak keadaan,

“Ng..Key..”, panggil Onew lembut.
“Apa?”, Key baik seperti semula lagi.
“Nanti malam nonton mau? aku bisa bawa mobil, nanti aku jemput.”, kata Onew tersenyum yang menurutnya cukup membuat Key tidak bisa menolak, Key tersenyum dan mengangguk sekenannya.
“Good jam 7 yah? kau ikut Minho?”, tanya Onew, Minho yang asik main dengan ponselnya dan senyum-senyum sendiri mendongak.
“Hah, apa?”, tanyanya,
“Nonton dengan Key dan aku.”
“Nggak, aku mau dirumah saja tidur.”, katanya singkat dan tenggelam dengan ponselnya.
“Ngetik apaan sih? hayoo…lihat!”
“YAH! awas! “

Onew lengah , mata Key balik memperhatikan Jonghyun lagi.

.

.

“Umma…aku pulang..”

Tidak ada suara dan tidak ada tanda-tanda kehidupan, dia curiga, dengan cepat ia berlari ke dapur, tentunya dengan hati-hati takut ada tikus yang terinjak oleh kaki besarnya.

“Umma…”, panggilnya lagi, tidak ada, ia mencari kebelakang dan keseluruh rungan juga tidak ada, saat ia melihat tong sampah ia curiga ada seekor tikus disana, ia picingkan matanya dan mengambil segelas air dan menyiramnya, dan tidak lama cahaya terang memenuhi rungan itu,

“UMMA! UMMA SEDANG APA SIH?!”, bentak Key kesal , Ummanya hanya terkekeh.
“Mianhe Key … habis umma tidak tahan melihat sisa makanan kita tadi , masih ada keju yang tidak kemakan, pas umma lagi mau buang eh… umma malah tergiur dan jadi tikus deh…mianhe..”,
Key mendengus pelan dan mengambil air minum dan ia teguk langsung dari botolnya.

“Oh , sudah makan? bagaimana sekolah? kau sudah bertemu dengan Jonghyun? sudah ada kemajuan hubungan mu dengannya?”

“Belum umma.”, jawabnya malas, mulai lagi nih…

“Kok bisa? waktu sudah semakin sempit Key, kau tidak bisa main-main, kalau kau tidak usaha, seluruh keluarga kita akan terus menjadi seperti ini.Dan kutukan itu tidak akan pernah terhapus.”, tegas Ummanya, Key diam saja.

“Sulit umma…”,
“Kamu kali yang sombong.” Key menganga, nggak salah?

“Umma, bukan aku,tapi Jonghyun, asal umma tahu, dia itu mr.oh-so-popular disekolah, dan aku rasa tingkat kesombongan nya sudah mencapai over limit.”, kata Key cuek.

“Tapi kamu harus jadi kekasihnya.”,

“Aku tidak mau.”, kata Key membantah , walau ia tahu itu percuma.

“Jangan bilang kau menyukai seseorang?”
“Tidak?!”
“Bohong! siapa? Onew? yaampun Key, Onew tidak akan merubah nasib kita, lagi pula dia manusia Key, MA-NU-SI-A dan kau tahu apa akibatnya jika kau pacaran dengannya, kau bisa mati!”, kata Ummanya.

“Aku mau tidur.” kata Key pergi dan masuk kekamarnya.

Key hanya diam, dia tahu apa akibatnya jika tidak menjalankan tugas itu, dia dan keluarganya, semua tidak akan terlepas dari kutukan. Dan sialnya, ia mau tidak mau harus mendapatkan Jonghyun, semua pikiran dan juga masa depannya bertambah buruk, malah semakin buruk.

.

.

Key tidak keluar kamar sejak bertengkar kecil dengan ummanya, malas…tiba-tiba ia mengingat.
“Yaampun, Onew!”, pekiknya, dia langsung bangkit, dia ingat kalau Onew akan menjemputnya dan pergi nonton.

Mengingat sahabatnya itu Key tersenyum, well… Onew bukanlah Jonghyun yang populer, dia tidak sepopuler Jonghyun memang, tapi dia berkarisma, dan tidak sedikit namja atau yeoja yang tergila-gila dengannya, Onew punya khas sendiri, dia baik, supel, lucu, dan terlebih senyumnya sangat manis, jika lihat senyum itu Key merasa damai dan apapun akan dia lakukan jika Onew memintanya diikuti dengan senyum malaikat itu.

Ia berdiri di closet bajunya, menimbang apa yang baik ia pakai, tidak ada yang spesial dilemarinya , keluargnya memang tidak kaya, hanya beberpa jaket, kaos oblong, dan juga kemeja, ia pilih kemeja paling bagus disana, kemeja kotak-kotak agak kusam , jeans biru dan kaos oblong putih.

Ia patut dirinya dicermin, shit.. celana jeans ini sangat sempit, warnanya bagus, tapi sayangnya celana ini salah beli saat itu, kenapa masih bagus karena tidak pernah dipakai karena kekecilan, dan sekarang tubuhnya lebih besar lagi, tentu tidak muat, ditambah kemejanya ngatung layaknya orang kesempitan, ia buka semuanya,dan ia pakai jeans skinny belelnya, kemudian t-shirt hitam yang kebesaran. Ia patut lagi dirinya well…begini saja, tidak buruk.

“Mau kemana kamu?”,

Key menoleh , ummanya sudah diambang pintu.

“Mau nonton bioskop umma…”
“Sama siapa? sama Jonghyun?”
“Sama Onew.”

Mata ummanya terbelalak, “Sama Onew? Key, umma sudah bilang, berhenti dekat dengannya, bagaimana Jonghyun mau mendekati mu kalau kau selalu saja dekat-dekat dengannya, umma sekolahkan kamu diskeolah elit ituhanya untuk membuat mu dekat dengan Jonghyun, bukan Onew. Dan satu-satunya orang yang bisa menghapus kutukan kita cuma Jonghyun, umur kamu tinggal 2 bulan lagi Key untuk menjadi 18 tahun, kalau kau tidak cepat maka–“

“Umma…umma…stop oke? aku sudah tahu, dan sehari sebelum aku 18 tahun, aku akan cari Jonghyun, aku nyatakan cinta, dan aku cium dia, selesai kan?’, kata Key cuek.

“Tidak bisa begitu, bukan kau, tapi harus dia yang menyuakimu, dan itu harus cinta yang tulus Key…”

“Kalau begitu aku tidak bisa.”, kata Key mengambil tasnya.

“Key, kamu nggak bisa main-main, kamu mau hidup terus jadi seekor tikus? hidup susah? dan seluruh keluarga kita menjadi seperti ini terus?”, tanya Ummanya menarik tangan Key.

“Kalau memang harus seperti ini apa boleh buat?”, tanyanya dan menarik tangannya pelan.

“KEY!! Dengar! kau yang diberi tugas untuk menghapus kutukan yang menimpa seluruh keluarga Keyva. Dan pastinya kau yang harus mengembalikan keluarga kita dari seekor tikus menjadi manusia!” teriak ummanya.

“Key…” panggil appanya.

“Neh appa?”

“Ada Onew dibawah…dia sudah menunggu mu…”, katanya, Key tersenyum, well, hanya appanya yang selalu menerima dengan baik kehadiran Onew. Tanpa perduli meminta ijin ummanya dia turun kelantai bawah dan menemui Onew.

“Kajja.”, tarik lengan Onew untuk keluar.
“L-loh Key..hei, kita tidak pamitan dengan umma dan appa mu?”
“Tidak perlu.” sahut Key kesal dan menariknya, sesekali menahan Onew untuk tidak menginjak tikus kecil yang berkeliaran.

.

.

Bodoh! tentu semuanya bodoh dan tidak masuk akal, kutukan yang menimpa seluruh keluarga Keyva secara turun termurun. Mereka dikutuk karena ulah Keyva yang ingin menciptakan makhluk dekil dan bau serta jorok untuk menghina seseorang yang benar jatuh cinta padanya. Umma dan appanya dilahirkan menjadi keturunan 1233 untuk ditakdirkan mengambil wujud manusia dan melahirkan Key untuk jadi keturunan ke 1234 dan bertugas untuk menghapus kutukan mereka. Setelah lama menunggu, keluarga menantikan Key sebagai penyelamat mereka.

“Appa kamu lucu yah?” Onew menyadarkan Key yang sedari tadi diam.

“Hah? siapa? appa? bilang saja aneh, tidak apa-apa kok, appa memang begitu, pasti dia cerita tentang pekerjaannya yang sangat amat ia sukai itu kan?”, Key sudah menebak semua orang akan bingung, kenapa ayahnya yang notabene lulusan sarjana elektro memilih kerja disaluran pipa air dengan alasan tempat itu sejuk dan nyaman, tentu, kami seekor tikus, pikir Key.

“Tidak Key, bukan begitu …”, kata Onew mengusap kepala Key, Key diam saja.

“Wah, hari ini kau keren, baju mu beli dimana? bagus  … tidak seperti biasanya…”

“Memang seperti apa?”, tanya Key cuek.

“Yah begitu, belel dan kusam..hehe…mian ..”, Key menoleh, Onew menggigit bibirnya, dia salah omong.

“Kalau selama ini kau tidak suka dan malu jalan dengan ku ya jauh-jauh saja… ini aku, dan aku nyaman dengan pakaian itu..”, kata Key sinis, Onew cemberut, aish…dia salah bicara. mood Key sedang tidak baik.

“Jangan marah Key..aku minta maaf yah? maaf …”, Onew menatap Key dengan tatapan puppy eyes terbaiknya, Key mendengus dan melihat keluar kaca mobil.
“Jangan cemberut dong… imut nya hilang loh …kenapa sih? lagi bad mood? ” tanya Onew lembut menyentuh tangan Key, Key diam saja.
“Mian Onew hyung… aku sedang kesal saja.”, jawabnya.
“Umma lagi yah?” Key hanya mengangguk,

“Pasti karena aku mengajak mu pergi yah? Uhjumma selalu tidak suka jika kita pergi bersama kan? aku juga heran kenapa?apa aku pernah buat salah yah?”, tanya Onew bingung.
“Kau tidak akan mengerti …”,
“Kenapa?”,

Key hanya diam, dia tidak mungkin ceritakan semua ini pada Onew, tidak,tidak, tidak sekarang tepatnya.

.

.

Key merasa tidak enak dengan kecanggungan yang diciptakan olehnya sendiri, tidak perlu Key marah pada Onew hanya karena pertengkaran ummanya, Onew tidak tahu apapun, dan Onew sudah mencoba segala cara membuatnya tertawa.
Onew menggandeng tangannya dan masuk kedalam gedung bioskop dan mengantri disana.
“Mau nonton apa?”, tanya Onew melihat papan bilboard di dinding. Key mendongak dan tersenyum.
“Aku mau nonton The lost bladesman saja..”, Key menunjuk ke studio 3.
“Oke …”, kata Onew tersenyum.

Key mengedarka padangannya, dan ..deg! dia melihat dari jauh Jonghyun berdiri dengan Jino , Jino mengapit lengan Jonghyun manja sambil terkekeh mendengar Jonghyun berkata sesuatu. Dan tidak sengaja Jino menatap ke arah lain, pandangannya dan Key bertemu, Key langsung menoleh dan pura-pura tidak lihat. Dia menjajarkan dirinya dengan Onew yang sedang mengantri , namun lagi, matanya menuntunnya untuk melihat ke sosok Jonghyun.

“Lihat siapa?”, tanya Onew.
“Anio. ayo cepat antri tiketnya…”
“Ini kan sedang antri Key…”, Onew mengusak kepala Key. Onew lengah, Key menoleh lagi dan mencari sosok Jonghyun, ia terkejut ketika jarak mereka hanya 5 meter, Jonghyun tidak menoleh , namun Jino tahu Key sedang melihatnya, dengan sengaja dia merangkul dengan manja dan berbisik di telinga Jonghyun dan terkekeh, Key membuang mukanya, tidak mau melihat lagi.

.

Selesai menonton mereka duduk di starbucks dekat pintu keluar menuju parkiran. Asik berbincang dan membahas betapa kerennya film action itu, Jino dan Jonghyun lewat didepan mereka dan samapi keluar ke parkiran., dan sontak mata Key beralih melihat keluar kaca bening toko tersebut. Onew menyadarinya dan tahu siapa yang ia lihat, ia menarik nafasnya dan melihat ke ekspresi wajah Key.

“Ada apa dengan Jonghyun? kau suka padanya?”, tanya Onew dengan nada kesal.
“Nggak.”kata Key langsung menghindar.
“Masa? kenapa setiap ada dia kau selalu …”, Onew terdiam dan meneguk coffeeblend-nya menghindari tatapan Key.
“Apa?”, Key juga ingin tahu kenapa Onew selalu kesal jika ia mulai mengalihkan padangannya dan hanya untuk Jonghyun.
“Ya kalau kau suka padanya tidak apa-apa, semua orang suka padanya, mau yeoja atau namja, siapa sih yang tidak suka mr.oh-so-popular itu?’
“Aku tidak.”
“Tapi kenapa—”
“Kenapa Hyung…?”
Key menatap Onew lekat, Onew menghidari tatapannya dan menggeleng.
“Sudahlah.”, katanya, Key hanya diam dan mencibir,apa sih?

.

.

Onew membuka pintu mobil dan membukanya untuk Key, ini yang Key suka, Onew selalu baik padanya bagaimanapun mereka sedang bersitegang atau apapun.
“Oh, aku lupa sesuatu,”, kata Onew ketika sudah duduk dibangku kendali dan ingin menyalakan mesin.
“Apa?”, tanya Key.
“Jakkaman, aku punya hadia untukmu..”,
“Hadiah?”, tanya Key, Onew hanya tersenyum, namun ada sebuah suara yang mengagetkan Key, Key memucat dan langsung membuka pintu mobil dan melihat ke arah belakang mobil Onew.

“Kenapa Key?”
“Hah?a-ah, anio…aku seperti mendengar suara aneh dari belakang mobil mungkin dari bagasi, kamu lupa menutupnya?”, tanya Key , Onew mengerutkan alisnya,
“Bagasi?”,
Namun Key tidak menghiraukan dia masih terus melihat ke arah belakang mobil dengan wajah pucat. Ia takut dengan suara itu.
“Oke, akan ku cek, kau pegang dulu ini , ini untuk mu, dibuka yah?”, Onew menyerahkan sekotak besar hadiah berwarna pink dan turun mengecek ke bagasi belakang.

Key menelitinya baik-baik, apa isinya? ia dengan perasaan campur aduk ia buka tutupnya perlahan, dan ketika ia membukanya wajahnya memucat menjadi sangat putih, sialnya hadiah itu tersentuh olehnya. Wajahnya memutih, keringat dingin mengucur dari tubuhnya, dan tangan hingga seluruh tubuhnya keluar bulu halus berwarna putih, serta buntut di pantatnya keluar, tubuhnya mengecil, diikuti sinar terang dan akhirnya dia berubah menjadi …tikus kecil berwarna putih!!

“Tidak ada apapun..Key?Key?’, Onew bingung karena dia tidak melihat Key dimanapun, yang ada hanya kotak hadiah itu dengan kucing yang mengeong kencang , ia melihat ada seekor tikus putih kecil di jok tempat dimana Key duduk. Ia ambil tikus itu dengan memegang buntutnya dan melihatnya dengan seksama, masa iya? dia tidak percaya fiktif belaka. Dengan perlahan ia turunkan tikus itu ke lantai dan matanya menyapu seluruh parkiran.

“Key…come on~ dont play with me oke? aku bisa dimarahi ahjusshi dan ahjumma jika telat mengantar mu pulang…”, teriak Onew, ia lihat tikus imut itu masih berjalan dilantai dan menuju genangan air disana. Sedetik kemudian cahaya terang menyinarinya, dan ia membuka matanya, apa yang dilihatnya sangatlah membuatnya menganga lebar dan membuatnya menutup mulutnya.

“K-key …?” Onew memanggil Key yang berjongkok dengan wajah pucat dan tubuh bergetar tidak mau menatap Onew, ia tundukan kepalanya dalam-dalam, poninya menutupi wajahnya.

“Key … jangan buat aku takut Key …”, Onew menyentuh tangan Key memastikan itu adalah Key sahabatnya, namun Key tidak menjawab ia menunduk sedalam-dalamnya dan air matanya mengalir.

CUT!!

Muahahahaha… bagaimana? penasaran? sama? ada beberapa yang aku rubah sedikit, sedikit aja, totally, 75% mungkin mirip, karena ini intinya banget disini, LOL
Next part gue modif dikit, oh yah, sebelum pada kecewa dan pada tanya MANA 2MINNYA? ini cerita konsen ke onjongkey, ada 2minnya, tapi gak banyak yah? heheheh… tapi pasti ada, aku gak bakal kecewain para 2min shipper! oh yah, sebentar lagi kita punya project buat seluruh Suunders, kalian bisa ikut serta dalam memperingati Ultah Shinee *walau telat* tapi lebih baik ada dari pada tidak kan? so tunggu aja.

So, leave comment, dont always be SR guys, its really annoying!LOL
no bashing, no re-post if you havent credit!

65 thoughts on “[SHINee] Prince for Key’va mouse part 2 of ?

  1. Pingback: Prince for Key’Va Mouse « JINKIBUM Fanfiction Paradise

  2. si key sukanya ama onew kan ya.. soalnya pas diajak jalan ama onew keliatannya sih seneng bgt *emang ge sok tau*
    mwo? onew akhirnya tau kalo key itu tikus? apa dia masih mau temenan ama key??

  3. oh gito ya awal mula kutukan keluarga kim terjadi… sebenar.a key to suka ma onew or gak ? n onew suka ma key gak ? oh, jadi kalo gito pantes key kabur liat kucing ternyata kalo bersentuhan bisa buat.a jadi tikus… nah, beh bercanda.a kelewatan deh… kasian to key jadi nangis pan. next

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s