[2min] Addictive & Seduction


Foreword:

Annyeong… heheheh… ini gue buat karena udah kangen banget nggak buat 2min.
Sebelumnya ini ide dapet dari temen sekaligus yadongers gue Ndresung, gue lagi ngobrol-ngobrol ttg YAOI, dan dia usulin cerita ini .
Parah tuh otaknya, gue yang nuang kedalam cerita ini tentu lebih para lagi sih yah? LOL

Oke deh, jangan lupa sedia tisu, terserah, buat apa kek! LOL

NO BASHING, NO PLAGIARISM, NO SR, THERES JUST ANY COMMENT LEFT IN HERE!

Disclaimer : Sorry kalau ada kesamaan cerita, mungkin hanya ketidaksengajaan saya sebagai penulis, dan cerita ini alur punya Ndresung, dan saya si ahli tulisnya. 🙂
2Min punya saya.
Minho dan Taemin punya emak bapaknya, dan Tuhan.

.

.

by : Sanniiew^^

MINHO POV~

“Sebuah hal yang luar biasa saya bisa menemui anda Tuan Tsuru, saya terkesan anda mengundang saya untuk menginap disini dan sekaligus melihat langsung pembuatan manekin ditempat anda ini…”, aku berjalan masuk dan duduk didepan Tuan Tsuru, dia pamahat terkenal di Jepang , dia lah yang sangat berperan di seni teater ku, dia yang membuat topeng dan segala manekin yang diperlukan,tangannya sangat ahli dan lincah menggoreskan pahatan di setiap manekinnya.

“Kau berlebihan Minho sshi … aku hanya membuatnya seperti biasa, sama sekali tidak spesial…”

“Oh ya? aku rasa setiap karya mu mengancung arti lebih, dan … kau membuatnya dengan hatimu, aku yang menggunakan nya bisa meraskannya..”, kata ku, benar adanya, topeng kabuki itu membuat ku nyaman dan PD, aku baru menginjak teater Jepang 2 bulan ini setelah aku hijrah dari Seoul untuk debut di Jepang, dan dialah orang yang pandai dalam hal ini.

“Kau pintar memuji neh? aku hanya gunakna imaginasi ku dan insting ku …”

“Ya, maksud mu feel mu kan? itu sudah sangat menolong untuk membuat karya yang bagus Tuan…”

“Ah, tolong buatkan teh untuk Minho sshi …”, katanya, aku menoleh, kenapa ini? siapa dia? indah … kulit dan wajahnya , sangat indah dan cantik …

“Oh, aku perkenalkan Minho shhi … ini Lee Taemin, dia juga dari Korea …” Lee Taemin neh?
“Dan Taemin … ini Tuan Choi Minho …”

“Eh?”, kenapa dengan wajahnya itu terlihat gugup? lucu sekali.

“Kita melihat salah satu performancenya kemarin, kau ingat?”, tanya Tuan Tsuru, dia terdiam dan menunduk , menyenduh teh di cangkir, aku tersenyum dan mendekat padanya.

“Aku tidak pernah tahu kau mempunyai seseorang yang cantik disini?”, kataku ingin meraih tangannya, sekedar untuk mengecupnya tak apakan?

Srek~~
Tunggu? kenapa tangannya gemetaran?

“M-maaf …permisi…’, dia pergi begitu saja, aku mengikutinya dengan ekor mata ku.

“Dia tidak bisa bertahan untuk disentuh orang lain …” heh? , “Dia memiliki Haptephobia , dia takut untuk disentuh oleh orang lain…”, Ooh…

“Dia layaknaya manekin, yang rapuh dan juga tidak berkespresi…”, sambung nya,

“Aku tahu … itu alasannya kenapa kau tetap menjaganya bersamamu neh?’, aku tersenyum membanyangkan sosoknya, entah apa? aku sangat tertarik …dia begitu indah , layaknya karya yang terpajang disini. “Kau hanya ingin menambah kesan kehidupan diantara manekin mu disini kan?”,

“Jangan berisik, itu kebiasaan buruk mu…”

“Jangan terlalu jutek padaku, mentang-mentang kau punya manekin terindah yang paling kau jaga disini …” kata ku menyengir, kakek tua itu hanya terdiam dan melanjutkan pekerjaannya.

“Aku rasa aku punya jalan untuk mengeluarkannya dari phobianya…’, kata ku menyentuh dagu ku dengan jari ku, sebuah ide terlintas di otakku, aku tersenyum … Lee Taemin… kau sangat indah…

.

.

“Melihat dari ekspresi mu, sepertinya kau bekerja dengan keras disini? apa kau juga tinggal disini?”, tanya ku melihat Taemin yang asik duduk di ruangan lain dengan ukiran manekin ditangannya, aku tutup pintu dibelakang ku dan mendekat padanya.

“Tuan Minho…”, katanya terkejut,

“Jangan panggil Tuan, panggil aku Minho hyung … kau Korea kan?”

Dia hanya mengangguk … “Hmm…mengenai performance ku … bagaimana menurutmu?”, tanya ku tersenyum dan duduk di tepi meja, dia tidak berani menatap ku dan seperti menghindar.

“Yah… kau sangat luar biasa, dan hebat …”

“Oh yah? begitu yah menurutmu, syukurlah … aku dipuji dari si pembuat manekin itu sendiri , ngomong-ngomong…’ , dia mendongak menatap dengan mata birunya yang indah. “Apa kau yang buat manekin perempuan yang dipakai Nona Soko? itu sangat indah … tapi … aku tidak merasakan ada feelnya disana…’

“Eh? maaf …”

“Oh tidak perlu minta maaf…”, aku berdiri didepannya, ” Aku hanya berpikir, aku rasa kau harus menggunakan hati mu dalam membuatnya, agar lebih berekspresi, tidak layaknya dirimu …’, aku semakin mendekat padanya, dia memundurkan kursinya dan juga badannya. Aku sentuh wajahnya, dia dengan cepat menghindar dan badannya gemetar, ia cengkram baju depannya dengan tatapan takut padaku, tubuh kecilnya itu gemetar, aku heran …

“Benar dugaanku kan? jika ada sebuah manekin yang rusak dan tidak mempunyai ekspresi didalamnya pasti akan dihancurkan …namun…” aku mendekat lagi, dia tidak bisa menghindar, aku genggam tangannya, dia tidak melawan, namun wajahnya panik dan terus gemetar. “Bukankah …’ aku dekatkan ketelinganya, nafasnya menderu “…harus dibuat lagi yang baru?”, aku mencium lehernya.

“Ah …”

Dia mengerang ketika aku mencium lehernya, aku hisap leher nya yang mulus, baunya harum, aku suka, aku tidak tahu aku akan tergila-gila dengan bocahlemah ini dalam sekali lihat, aku buka kancing kemeja, aku cium nipplenya, sementara ia berontak , aku tahan kedua tangannya, aku jilat, aku hisap dan aku pelintir dengan lidah ku.

“Ahh…ah…s-stop..kumohon…”, katanya, aku turunkan tangan ku yang lain membuka resletingnya, aku turunkan boxernya dan kugenggam membernya yang ada ditanganku, percum mengalir ditanganku.

AUTHOR POV~

“Melihat dari reaksimu … sepertinya kau menyukainya…hmmh…’, Minho menjilat percum ditangannya, dan menatap lurus tubuh Taemin yang sedikit terbuka , tubuhnya mulus dan putih layaknya susu.

Srek~

“Aaah …”

Minho menurunkan celana dan boxer Taemin sebatas dengkul,
“Aaah…ahh..ahh…’, Taemin gemetaran ketika membernya digenggam tangan Minho dan tangan nya ditahan agar tidak berontak, Minho menggerakan tangannya naik dan turun.

Minho tidak perduli, ia hanya meneruskan apa yang ada dipikirannya, ia menunduk menjilat leher Taemin dan kemudian turun ke nipplenya.

“Ah…tidak …berhenti …”, racau Taemin menangis. Minho terus mengocok membernya dna menjilat nipplenya

“T-tidak..aku tidak mau…”

“T-tidak..aku tidak mau…”
“T-tidak..aku tidak mau…”

“A-APPA..BERHENTI!!”, teriak Taemin, Minho berhenti, Taemin memeluk tubuhnya sendiri dan gemetar ketakutan, Minho berdiri dan memandang lekat Taemin.

“Inikah alasannya kenapa kau takut disentuh oleh orang lain Taemin? apa karena kau menerima kekerasan seksual oleh ayahmu?”, tanya Minho tegas, Taemin diam saja, tubuhnya masih gemetar, air matanya mengalir, ia membenamkan dengkulnya menjadi deperti bola diatas kursi.

“Taemin … aku ingin mengatakan sesuatu padamu … “, Taemin mendongak dengan takut. “Mungkin perasaan terluka mu harus kau buang jauh-jauh, kau harus bertahan akan hal itu, percuma jika kau membuat manekin tidak dengan hati mu, semua akan terlihat percuma dan tidak indah, gunakan hatimu, letakan perasaanmu pada manekin itu agar terlihat bermakna …” katanya, entah apa, sesuatu menyentuh lubuk hati Taemin.

“Dan, aku telah meletakan hati ku padamu disini , semoga kau bisa bekerja dengan baik..”, kata Minho tersenyum dan berjalan keluar.

“M-minho h-hyung…”

Minho berhenti dan menatap Taemin lekat.

“S-saat umma meninggal, a-appa tidak bisa menerimanya , mulai saat itu ia mulai menendang  dan memukul ku, bahkan dia tidak segan menggunakan putung rokok padaku … dan sampai …dia…dia…

“A-appa …?”

“Sakit…sakitt!! sakitt appa! hentikan…!!

“D-dia tetap memperlakukanku dengan kasar … walau rasanya sakit, walau ia tahu aku kesakitan, ia terus melakukan itu padaku … dan akhirya…ia di bawa ke psikiater …”

“Ini salah mu! semua salah mu!! kau yang menggoda nafsu ku! semua salah mu…!!

dia mencekek, siapapaun tolong aku…

“A-aku …”

“Tidak apa… kalau boleh aku tahu, kenapa kau lebih memilih bekerja sebagai pembuat manekin?”

“Itu karena …manekin terlihat sangat indah, tidak layaknya pajangan lain, dia akan terlihat indah jika digunakan sebagai pertunjukkan, bukan pajangan … Mereka terlihat sangat menakjubkan di atas panggung, aku tidak bisa berhenti melihatnya…”

Minho tersenyum, ” Dari apa yang aku dengar, aku pikir kau akan menjadi pembuat manekin terhebat nantinya…”, kata Minho, Taemin mendongak, dan jantungnya berdebar ketika Minho keluar dari ruangannya dengan senyum padanya.

.

.

TAEMIN POV~

“Selamat kau membuat manekin yang kali ini dengan sangat indah…”

“Eh? terima kasih Tuan Tsuru …” kata ku membungkuk , “Semua ini berterima kasih pada Minho sshi …”, kata ku mengingat apa yang ia katakan saat itu, entah kenapa, hati ku merasa nyaman…

“Kau ingat pertama kali aku ajak kau kepertunjukan pertama nya? “

“Ng… yang berjudul ‘Bird in the heart cage’ ?”, tanya ku,

“Ya… kau ingat ada tokoh seorang pemuda yang ditinggal mati oleh keluarganya karena orang tuanya meninggal? itu dia yang memerankannya…”

Ya tentu, aku ingat itu, lalu ada apa ?

“Dalam kehidupan nyatanya, dia ditinggal meninggal oleh kedua orang tuanya saat ia masih berumur 5 tahun, dan mereka mati dalam kecelakaan mobil didepan matanya sendiri ketika ingin menyebrangi jalan, kabarnya dia sempat menjadi bisu selama 2 tahun karena shock.”,

Jantungku rasanya berhenti, benarkah apa yang ia alami itu? Aku menutup mulut ku dengan telapak tanganku, aku tidak percaya.

“Aku mengatakan ini padamu bukan karena ingin membuat mu tidak senang, tapi karena…”, Tuan Tsuru menatapku dan menepuk pundakku “Masih banyak orang diluar sana yang lebih terluka dari mu, tapi mereka berusah bertahan dan melawan semua ketidak adilan didunia ini …”

.

.

MINHO POV~

“Pertunjukan hari ini hebat bukan? kerja keras mu terbukti Taemin..” aku masuk ke ruangannya, dia membelakangi dan tidak menjawab, tangannya memegang topeng wanita yang sama dipertunjukkan, itu buatannya.

“Pertama kali aku menonton pertunjukkan, aku merasa mereka terlihat nyata layaknya wajah manusia, dan sekarang manekin buatan ku terlihat seperti itu … itu semua karena kau Minho hyung, kau yang berikan hati mu pada ku untuk ku letakan di manekin ku ini…”

Aku terkejut, dia mengatakan apa?

“Dan berapa kali pun aku melihatnya, aku masih merasakan bahwa ini bukan hanya sebuah patung, tapi juga layaknya perempuan yang baru saja menggunakan manekin ku..”

Aku tersenyum.
“Well, itu bukan karena aku, tapi karena kau menggunakan seluruh hati mu dalam membuatnya, ketika aku menyentuh manekin ini …” aku mengambilnya dari mejanya, dia tidak menoleh padaku ” Aku masih merasakan ini nyata…”

“Jadi … hanya dengan menyentuh manekin dan wanita yang sedang menggunakan manekin ku kau sudah merasa puas?”,

“Hah?” apa maksudnya?

“Apa kau … tidak punya hal lain untuk dipikirkan selain pentingnya manekin untuk karirmu?”

“Taemin …?”

“Aku cemburu …” apa? ” Aku cemburu kau menyentuh wanita itu dan juga manekin ku didepanku, aku terlihat tidak berguna …”, katanya menatap ku dengan matanya yang polos, aku tidak tahu ada apa, mata itu membuat ku lemah.

“Karena aku …’, dia mendekat padaku, aku sekarang yang terkejut, dia meraih tanganku dan menggenggamnya , ia letakan dibalik pinggangnya, dan ia sentuh pipi kananku, nafasnya terasa diwajah ku, jantung ku berdegup cepat.
“Please .. aku ingin kau menyentuh ku, jadikan aku milikmu …” katanya, aku terbelalak, apa ini nyata?

.

WARNED RATE SCENE
AUTHOR POV~

Dengan mendengar itu Minho menarik tengkuk Taemin dan mencium bibirnya, Taemin mencengkran kimono tidur Minho dan melingkarkan tangannya kebalik kelehernya, ia menjulurkan lidahnya disambut dengan lidah Minho, Minho menelan habis lidah Taemin , ia hisap dan ia kulum, desahan memenuhi ciuman mereka, saling bertukar saliva dan tangan Minho mengangkat baju kimono Taemin ke atas, kakinya ia naikan kepinggulnya.

“Aaah…Minho…”

Desahan itu membuat Minho menggila, ia gendong tubuh  Taemin dan ia letakan di atas meja, dengan cepat tangannya menelusup kebalik kimononya dan menurunkan celana dalam Taemin, hanya itu yang menghalanginya.
“Ngghh…nnhh…’, Taemin meremas kepala Minho yang bermain di lehernya, meninggalkan berkas kissmar disana, tangannya menyentuh ujung member Taemin, mengusapnya dengan menghasilkan percum disana…

“Kau indah …”, kata Minho mencium leher, jakun, dan juga tulang dada Taemin, kemudian turun ke nipple kanannya, ia hisap dan ia julurkan lidahnya, ia kulum dan ia gigit kecil membuat Taemin membusungkan dadanya meminta lebih, tangannya meremas kepala Minho, dan kepalanya terdongak ke atas, mulutnya terbuka lebar, nafasnya tersengal.

“Aah..aah…ah…’, ia bergetar ketika Minho mengocok membernya seraya melayangkan butterfly kiss turun ke bawah, ke perutnya dan sampai diselangkangannya, Minho berjongkok dengan dengkulnya dan mengangkat kaki kiri Taemin ke pundaknya, sedangkan Taemin membuka kaki kanannya naik ke atas meja *gila sexy nih posisi*

“Nghh…Minho…ssh…aah..’, Taemin mendesah ketika Minho meraih membernya dan menjilat ujugnnya, kepala pucuknya ia kulum kemudian ia cium dari atas kebawah, beralih ke twinballnya, dan kemudian menelan habis membernya, ia naik turunkan kepalanya, Taemin meremas ujung meja, dan yang satunya mengacak rambut Minho.

“Ummh…mmm..hhah…”, desah nya ketika tangan Minho mengelus pahanya dan menyentuh holenya.
“Turn around..”, perintah Minho , Taemin turun ke lantai dan berbalik, ia tengkuran di atas meja, dengan kaki terjuntai dibawah, Minho tersenyum, ia berjongkok tepat di belakang bongkahan pantat Taemin.

“Hmmh… like a pretty flower, …”

“Aaah…’, Taemin mendesah , lidah Minho menjilat holenya, dan kemudian ia sentuh dengan jarinya.

“I wanna preaparing you first baby …’, bisik Minho, ia menjilat holenya lagi dan kemudian ia letakan satu jari di holenya.

“Unnnhh..nnh…”, Taemin mengerang ketika satu jari Minho ia rasakan masuk ke holenya, ia mendongak nikmat.
“M-more …”,
Minho tersenyum ia mencium tengkuk Taemin “im going in …’
“Oooh…nnh…nh…”
Tiga jari Minho berada disana, Taemin mengigit bibir bawahnya, nafasnya tersengal. ia meremas ujung meja menahan rasa sakit dan nikmat yang ditimbulkan.

“N-now…”, perintah Taemin, Minho menurunkan celana dalamnya yang sudah basah terkena percum nya, tanpa membuka kimono nya.
“Relax …”, Minho mengangkat sedikit kaki kiri Taemin ke atas meja, posisinya menungging, namun kaki kanannya dibiarkan terjuntai kebawah.

Ia genggam membernya sendiri dan ia tepuk di hole Taemin.
“NghHH AAHH…’ Taemin mengerang ketika member Minho masuk perlahan ke dalam holenya, Minho membungkuk dan mencium bibir Taemin dari samping, sambil terus memasukan seluruh membernya,

“Nggh..mmhmmhh…’, desah Taemin disela ciuman panas mereka.

“Ah …ah…ah…hhh…ah…ah…ah…”, Taemin meracau ketika Minho sudah mulai menerjangnya mau mundur, Minho menahan pinggul Taemin agar tetap tinggi dan seimbang dengan gerakannya.

“Andai kau…ngh…dapat bisa melihat…hhh. …you …so…aah..tight Taemin …”, desah Minho terus memaju mundurkan dengan cepat.

Taemin sedikit bangkit, ketika membernya di genggam oleh Minho dan tangan Minho yang lain ia bawa ke mulut Taemin dan ia kulum layaknya lollipop.
“Aahh…ah…’, desah Taemin.

Kemudian Minho menarik membernya dan menuntun Taemin untuk duduk dipangkuannya.
“Ride me now…’

Taemin hanya mengangguk dan turun agak kesamping, ia pertama mengulum member Minho dengan mulut kecilnya.
“Aahh…ngh…good…Taemin…”
“Nggh…mmh..mhhmm..”, Taemin meracau ketika holenya ditusuk oleh jari Minho.

Setelah cukup ia bangkit dan melingkarkan tangannya keleher Minho, ia memejamkan matanya, Minho tersenyum, betapa sexynya Taemin, ia cium bibir Taemin dan mengarahkan batang membernya ke hole Taemin, dan bless

“Aahh…uuh…”, Taemin membusungkan dadanya namun menahan tubuhnya dipelukan Minho.
Kemudian ia gerakan pinggulnya naik turun, Minho menatapnya takjub, indah … Taemin lebih indah dari manekin. Ia menolong Taemin dengan memegang pinggulnya.

“Ahh…uh…so good…’, racau Taemin.
“Ahh..ah…more Taemin…more…”

More…more…

Ingatan itu, Minho terkejut, ketika tangan Taemin meraih lehernya dan berusaha mencekeknya, namun tubuh mungilnya terus ia naik turunkan seiring desahannya, nafas Minho sesak .

“Ahh…uuuhhh….AAAHHH…”, dengan itu Taemin mencapai klimaksnya dan melepas genggaman tanngannya , Minho klimkas di dalam Taemin, mereka mengatur nafas dan Minho masih shock dengan sikap Taemin barusan.

“Kenapa?kau takut?” tanya Taemin dileher Minho “Aku hanya ingin tidak disamakan layaknya manekin oleh mu…’, katanya, dengan itu Minho emosi, tanpa melepas membernya. ia putar badannya, dan menelungkupkan Taemin di lantai, ia angkat kaki Taemin ke atas hingga setengah melayang, dan ia hujamkan membernya lagi.

“Aaahh…ahhh…..oooh…Minho…aah…” Taemin meracau, mulutnya terbuka lebar, Minho meraih membernya dan mengocoknya,
“Come for me…palli..”, perintah Minho semakin menghujamnya dengan cepat.

“Aaahhh…MINHO!!’, Taemin dan Minho mencapai klimaksnya lagi.

Minho terbaring diatas tubuh Taemin mengatur nafasnya, Taemin tersenyum, baru kali ini ia merasakan kelembutan lagi .

“Gomawo…’, bisik Taemin, Minho tersenyum, ia merebahkan tubuhnya, dan menarik Taemin kepelukannya, mengatur nafas mereka masing-masing.

.

.

“Aku tidak percaya kita melakukannya?”, Minho mebenarkan kimononya, Taemin hanya duduk tanpa perduli membetulkannya

“Apa kau merasa terganggu?”

“Anio … aku hanya takut kau yang merasa tidak nyaman dengan ini … aku tidak tahu kau mencintai ku atau tidak, aku juga masih bingung, tapi aku nyaman dengan mu Taemin…’, Minho mengelus pipinya, Taemin mendongak dan menatapnya lurus,

“Aku tidak perduli, biarkan saja ini berjalan … aku hanya ingin ada koneksi dinatara kita …”

“Terima kasih kau sudah mengerti … aku akan selalu ada untukmu, jangan sungkan untuk mengatakan nya padaku jika kau membutuhkan ku…’, Minho meraih dagu Taemin dan menciumnya.

“Ya… i like you ..”, bisik Taemin memeluk Minho.
” I like you too…”

“Lalu jadi saranghae nya kapan?” tanya Taemin , Minho tertawa dan mengelus kepalanya.

“Suatu saat akan kukatakan…bersabarlah …”, Minho mencium kening Taemin.
“Neh … Minho …”

…Wonderful feeling we both have ..this addictive seduction …

END!!

Huwaaahh~~~ im so hot!! buat Ndresung! sialan kau! ide mu gila! kenapa aku bisa nulis begini? UMMA~~~!! im not yadong! Ndresung yadong!!
Buat info aja, bagian rate Ndresung temen gue yang nulis, dan gue edit , kekekek~ sama aja sih hasilnya :p

So, leave a comment 🙂
I cant take it anymore, im gonna die…

SORRY MANY WRONG TYPO, IM LAZY AUTHOR!

Advertisements

134 thoughts on “[2min] Addictive & Seduction

  1. i love yoooooouuuuu i loveee youuuu taemiiiiin saranghaaaaae wkwkkwkw #plak.

    aaah.. arraseo.. taemin abis di sakiti appanya.. ck.

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s