[2min] Im sick of this part 1 of ?


Foreword:

Annyeong, suunders… hehehe… aku kembali dengan 2min again n again, ini sebenernya requestan dari teman ku yang sangat tidak sabaran akan 2min , dia adalah Taeminhoshouldbereal aka Fitri.
Hei, ini req kamu, nggak tahu yah ini bakal bagus apa nggak dan sesuai harapan kamu, yang jelas, aku udah coba sebaik mungkin nih, hahaha…

Oke deh, banyak bacotnya!

So, happy reading, no bashing, no plagiarism, no SR, just leave a comment.

WARNED:
ANGST, BROKEN! 2MIN, AND…

by : Sanniiew^^
WAH GILA GAMBARNYA!!!SEDENG NIH GUE!!

.

.

TAEMIN SIDE!

Sudah berapa kali kau merasa kan seperti ini, terulang lagi terus menerus, dan terus saja seperti ini, kau pasti lelah, sangat lelah, tapi aku tidak pernah mengatakannya, kenapa? karena kau takut, kau terlalu takut untuk merasa ditinggalkan dan kehilangan, kau takut tidak ada lagi yang menyambutmu, kau takut merasa tidak diinginkan, kau takut dikatakan kekanak-kanakan, kau merasa tidak nyaman, kau lelah dengan semua ini.

Kau sangat tahu apa yang terjadi, semua berakhir seperti ini … lagi dan lagi …

“Hmmm….Taeminn…”,

Kau melihat kesosok tubuh tinggi yang terbaring pulas disampingmu, kau masih merasa lelah dengan aktifitas yang baru saja kau jalani, ritual ‘itu’, kenapa kau berpikir itu ritual? karena itu selalu terjadi jika kalian dalam masalah, dan selalu berakhir dijalan yang sama, apa/ sex..tentu!

Flashback~

“Kenapa denganmu? kenapa kau tiba-tiba menjauh dari ku? apa aku ada salah?”

“Kau salah? menurutku tidak … hanya aku saja yang sedang tidak mood …”

“Taemin, jelaskan padaku ada apa sebenarnya?”

“Aku tidak apa-apa sungguh …” kau menjelaskannya, kau tahu kau tidak boleh egois, berapa kali ini terulang pada hubungan kalian,1..2…3…atau berapa kali? kau bahkan sudah habis hitungan kan?

“Aku … hanya ingin menanyakannya padamu, apa kau peduli padaku?”,

Minho, pacarmu mendekatimu, dia duduk disebelah mu dan merangkul pundak mu,
“Ya, aku perduli padamu, tentu aku sangat perduli, apa masalah sebenarnya? akhir-akhir ini kau terlihat tidak nyaman dengan dirimu kah?”

Kau berdecak dan menatap nya tak percaya, betapa bodohnya kau, bahkan dia saja tidak menyadari kegelisahan apa yang kau rasakan heh?

“Kalau kau perduli … kemana kau selama ini Hyung?”, tanya mu, dia terbelalak, bagus Taemin, kau benar-benar membuatnya bingung apa yanga da dipikiranmu sebenarnya sekarang.

“Minho hyung … kau tidak perduli padaku, kau mungkin menyatakannya, tapi kau benar tidak melihat dengan baik … aku tidak tahu apa yang terjadi diantara kita …”

“Taemin cukup … aku tidak mengerti apa yang kau katakan, apa yang membuatmu merasa tidak nyaman? dan kenapa tiba-tiba kau membahas tentang hal ini?’

“Kau berbohong padaku Hyung… apa kau menyadarinya?”

Dia menatap mu heran, apa yang salah darinya? apa yang ia lakukan padamu, kebohongan apa yang ia perbuat?

“Bohong? apa yang aku tutupi darimu?”

“Saat itu … kenapa kau tidak jujur saja padaku kau akan datang sendirian keacara kim yuna kiss? dan rumor itu..jujur membuat ku tidak nyaman…”

“What a rumor?”

“Rumor kau dan Krystal…” bisik mu pelan, lagi masalah ini, entah kenapa kau selalu merasa tidak nyaman untuk perempuan yang satu ini, entah apa? bahkan kau kenal baik dengannya, tapi yah… kau tetap merasa tidak nyaman, kenapa? karena Minho tidak bisa mengambil sikap.

“What the hell is wrong with you Taem? aku rasa kita sudah sering membahas tentang hal ini kan? aku dan dia saling kenal, bahkan kau juga kenal baik dengannya, apa nya lagi yang membuat mu tidak puas?”

Kau tahu persis Minho mu sudah lelah dengan ini semua, tapi sebagai seorang pacar apa kau tidak berhak menyampaikan rasa ketidaknyamananmu?

“Yah.. aku tahu, maka dari itu, aku minta maaf … aku sudah katakan dari awal, bukan kau yang salah Minho hyung… tapi aku, maaf yah…”, hanya itu yang keluar dari mulutmu, kenapa? karena kau takut, takut ia membenci mu lebih dari ini,kau takut dibilang egois dan kekanakan, kau takut kau bukan namja favoritnya lagi.

Dan benar, saat itu juga dia keluar dari kamar kalian, tidak berkata apapun, kau hanya bisa duduk ditempat yang sama, menyesali apa yang kau katakan padanya.

“Maaf …”, bisik mu sendiri.

Endflashback~

Kau menyeruput susu hangat yang kau buat sendiri, tubuh mu lelah dan pegal, tapi percuma, pikiran itu mengganggumu, pukul 3 pagi dini hari, seharusnya kau sudah mulai terlelap untuk menyongsong hari esok.
Kau masih belum bisa beradaptasi dengan sekolah barumu, semenjak pindah dari Chungdam high school kau masih harus banyak bekerja keras untuk mengejar ketinggalan, tentu sekolah konsentrasi yang kau ambil sekarang tidaklah mudah, sekolah seni …well, demi karirmu.

“Taemin?”

Kau menoleh, suara itu …

“Oh, hai Jonghyun Hyung… kau belum tidur?”, tanya mu, Jonghyun mendekatimu dan duduk disebelahmu menatap langit dari balik kaca dorm yang sama.

“Justru aku yang bertanya padamu, bukannya kau harus tidur, kau harus kesekolah pagi-pagi kan?”, tanyanya, namun kau hanya terkekeh dan merapatkan pelukan didengkul mu dan menyesap susu hangat dalam-dalam.

“Yah… hanya insomnia tiba-tiba…’, kata mu,Jonghyun terkekeh.

“Kau yakin? aku mendengar semuanya … kau baru saja melakuakn ritual malam dengannya kan? bagaimana? hot tidak?”

Buk! “YAH! sejak kapan kau gemar menguping kegiatan sex orang lain, urus saja urusan mu sendiri Hyung…”

“Hei hei … tidak sopan dengan Hyungmu yah?”

Kau berdecak, dan kau diam … kau menarik nafas mu dalam-dalam, pikiran mu melayang lagi.

“Ada apa? kenapa kau menarik nafas mu terus Taem? kau bisa cerita padaku…”

Kau menoleh, dan tersenyum. “Ani… hanya ada hal yang sedang aku pikirkan saja, tapi semua baik-baik saja kok..”, Jonghyun tersenyum dan menepuk kepalamu.

“Katakan padaku saja maknae, aku akan dengarkan, kalau bisa kubantu, aku akan membantu mu..”, katanya, kau hanya tersenyum dan mengangguk, bisakah? belum tentu .

“Baiklah, aku akan tidur duluan… dan Oh, bisakah aku tidur di kamar Onew Hyung? kau tidur lah dengan Minho…”, katamu, Jonghyun menatap mu bingung, mungkin ia bertanya , kenapa kau masih menghindar dari Minho, well… isi dorm tahu kau baru saja bertengkar dengannya,dan ini hal yang aneh ketika kau baru saja rujuk dan melakukan malam yang hebat dengannya kau pisah ranjang dan tidur dikamar lain.

“Please…”, pintamu, dia hanya tersenyum dan menepuk kepalamu.

“Pasti ada hal yang sedang kau pikirkan ,Maknae? baiklah… tidur yang nyenyak, dan …saranku, lihatlah dari sisi yang positifnya, oke?”,

Kau tidak mengerti maksudnya, tapi kau cukup tahu apa yang ada didalam hatimu, hanya kau yang tahu.

.

.

“Morning …”

Kau masuk kedalam dapur dan langsung dissambut oleh ‘sarapan’ pagi keluarga besarmu SHINee, Onew dan Key hyungmu asik bercuddle ria dipojokan dapur, dan Jonghyun asik dengan ponselnya entah apa yang ia kerjakan, dan Minho …dia tidak ada.

“Morning baby … mau sarapan apa?”, tanya Key padamu,

“Aku mau toast hyung… dan segelas susu tentunya.”, katamu dan duduk didepan Jonghyun.

“Baiklah…oh, yeobo… bisa kau sediakan susu untuk uri maknae?”

“Oke honey…”, sapa Onew senang, kau hanya bisa tersenyum melihat ritual pagi itu.

“Kemana Minho hyung?’, tanya mu ,

“Oh, dia sedang jogging, sebentar lagi mungkin dia sampai …”, kata Jonghyun, kau hanya tersenyum, senyum kecut, lucu sekali, bahkan Minho tidak datang kekamarmu, dan memberikan sapaan selamat pagi, apa ia tidak mencari mu layaknya biasanya, setiap pagi hanya datang kekamarmu, dimanakau dan Key berbagi kamar, naik ke atas ranjangmu, menyelinap kebalik selimut dan mengecup bibirmu, kemudian berbisik untuk membangunkanmu? kemana Minho yang dulu? tidak adakah?

“Aku berangkat duluan ya hyung? nanti aku akan menyusul kestudio untuk rehearsal..”, katamu berdiri menggendong tas ransel mu di pundak,

“Oke, hati-hati Taemin..” sapa Jonghyun.

“Ah, bekal mu, hati-hati baby…chu~”, Key mencium keningmu.

“Hati-hati Taemin …jangan lupa habiskan ayamnya.”, kata Onew menunjuk bekalmu, ayam? lagi? ck, dasar.

“Iya iya… baiklah..annyeong hyung…”

Kau menarik nafas, tidak ada sapaan selamat pagi dari Minho , dan kau harus berangkat duluan tanpa bertemu dengannya.

.

.

Hari yang melelahkan untukmu, tugas semakin menumpuk, jadwal debut semakin dekat, rehearsal dimana-mana, pemotretan, dan setumpuk lainnya yang bahkan kau sendiri tidak tahu apa lagi.

“Taemin, kau sudah datang, palli … kita kumpul dulu di ruangan rapat!”, managermu memanggilmu, kau tahu walau kau lelah kau harus tetap menjadi Taemin yang baik hati dan tidak sombong, kau selalu menyunggingkan senyum malaikat mu yang manis pada siapapun, bahkan itu lah yang membuat fans beratmu menggilaimu.

“Wah, kau sudah datang …”, seru Key,

“Hai, baby…”, kau terkejut, dibelakangmu , orang yang sama yang baru saja bercinta denganmu menemuimu.

“Hai Baby …”,sapamu, tentu cukup didengar olehmu dan dia, tidak dengan managermu, oh hell no, managermu pun tahu kalau diantara ‘anak’ nya terdapat skandal percintaan yang harus dirahasiakan publik.

“Oke kajja, semuanya duduk..”, perintah Manager hyung.

Kau duduk disofa bersebelahan dengan Jonghyun yang duduk ditengah, dan disampingmu, namja mu yang kau sayang,Minho, menggenggam tanganmu erat dan sesekali membelainya, kau merasa nyaman, sangat nyaman, kau merindukan kehangatannya.

“Well, aku akan jelaskan jadwal kita kedepan …” manager membuka kertas ditangannya. “Oke, kita akan mengadakan filming lagi untuk MV debut kita, kemudian ada rehearsal untuk dream concert, ada fitting baju, ada pemotretan untuk debut, dan…Minho, ini kabar baiknya, kau sudah tahukan pemeran hanakimi telah diputuskan, kau yang ambil peran itu …selamat.”

Semua tersenyum pada Minho, termasuk dirimu, Minho tersenyum dan mencubit pipi mu.
“Selamat Hyung…”, katamu, dia memeluk pundakmu.
“Gomawo baby …”, bisiknya dan mencium kilat pipimu,

“Oh so sweet, but keep it for secret guys…’, seru manager, kau hanya bisa tersenyum dan mencubit lengan Minho karena ia usil. Tapi diam-diam dihatimu merasa resah, hanakimi, kau tahu pasti film itu, dan apa kemungkinan terburuknya lagi akan kau terima, apa kau mampu menahan ego mu kali ini?

.

“Hei baby …whats wrong again?”, Minho mendorongmu kedalam kamar ganti dan memojokkan mu ketembok.

“Hah? kenapa ?”

“Come on… kau daydreaming again and again… whats wrong?”, tanyanya meraba lehermu dan mencium bibirmu.

“Mmh… nothing…’, katamu, dia berdecak dan memeluk mu.

“You know i love you Minnie?”,

“Neh..i know… i love you too …”

“Oke, just please tell me now..”

Kau menarik nafas, kau mengulurkan tanganmu kepipinya “Minho … aku hanya ingin mengatakan, maaf jika aku menjadi pacar yang egois, aku hanya selalu berpikir untuk selalu menjadikan mu haya milikku, hanya boleh aku yang memelukmu , menciummu, dan juga bersamamu …jadi, aku harap kau mengerti kalau aku sering membuatmu bingung atas perubahan mood ku..” katamu, dia menarik nafas.

“Jadi hanya itu? baiklah.. aku mengerti “, katanya, kemudian ia meraih pinggangmu, dan tangannya yang lain menyentuh bibirmu, perlahan nafasnya menderu di wajahmu dan kemudian membelai bibir pink mu yang tipis bersama bibirnya yang tebal, ia hisap dan ia kulum dengan lembut, sehingga kau meras meleleh.

Tangannya meruam kebalik kaosmu dan ciumannya turun kelehermu, mencium nya dengan butterfly kiss, tidak bermaksud memberikan tanda dilehermu, kau membuka matamu, walau kau merasakan sentuhannya yang memabukkan, tapi hatimu masih ragu… kau terus saja merasa tidak nyaman.

.

.

Hari sibuk itu tiba, semua mulai sibuk dengan schedule masing-masing, meski terkadang kalian tetap bersama, makan bersama, dan satu mobil bersama, namun kedekatan kalian sedikit berkurang, bahkan Onew dan Key saja sudah mulai terlihat jarang bersama, Key tentu mengerti, karena leader mereka yang hebat itu mempunyai segudang tanggung jawab yang harus bisa ditolerir oleh para pengikutnya, termasuk Key.

Kau melihat ke ponsel mu, jadwal ujian telah dekat, dan debut mu di Jepang semakin dekat, apa yang harus kau lakukan?
“Hyung…”

Minho yang duduk disebelahnmu menoleh dan tersenyum.

“Neh Minnie ah~?”

“Hmm..bisa kau bantu aku? aku ada tugas yang sulit, mungkin aku tidak bisa selesaikan sendirian malam ini, kalau kau bantu mungkin bisa? bagaimana?”

Saat itu juga wajah Minho berubah, dan kau tahu pasti jawabannya, kau juga sudah menyiapkan rasa kecewa itu.
“Im sorry baby… tapi dari sini aku harus pergi ke lokasi syuting … mungkin kau bisa minta tolong dengan yang lain? aku janji, lain kali aku akan membantumu…sorry baby ah~”, ia mencium keningmu, kau hanya tersenyum.

“Oke Hyung…nope..”, katamu tersenyum dan bersandar dibahunya, ia membelai kepalamu dengan lembut.

.

“Sorry Minnie ah~ aku harus rehearsal untuk immortal song…mianhe…kau mungkin bisa minta Key atau Onew hyung?”, kata nya, dan kemudian pergi untuk menuju konser selanjutnya bersama SMthe balladnya, kau menarik nafas, dan berjalan ke arah dapur.

“Umma…appa—“

Kua terdiam, dan cepat keluar dari dapur, kau membuang nafasmu, kau menutup kupingmu, sejak kapan kau lupa kalau dua makhluk itu layaknya binatang yang liar jika ditinggal berdua, kau bisa mendengar dengan jelas suara desahan mereka dari balik tembok dapur.

“Minho hyung tidak pulang, aku terpaksa lakukan sendiri saja lah..”, katamu kembali dengan setumpuk tugas digenggamanmu, dan masuk kedalam kamar, berharap suara liar couple itu tidak terdengar oleh mu.

Kau mulai membuka laptopmu dan membuka halaman browser, hal yang selalu membuat kau tidak bosan adalah ketika kau membuka halaman fanpage, mencari sebuah berita menarik yang diciptakan oleh para fansmu. Kau mengklik Tags bernama SHINee, dan keluarlah berbagai berita tentang group BB mu.

Dan diditulah kau lihat berita itu lagi, berita yang sama, dan saat ini lebih membuatmu bertanya-tanya, benarkah minstal is real?
What the fucking rumor it is?
Berbagai gambar dan juga fakta-fakta bodoh yang tertulis jelas di halaman page membuatmu muak, dengan cepat kau mengclose tab itu dan berkonsentrasi pada tugasmu, ya tugas sekolah mu, kau sudah duduk dibangku senior, dan beberapa bulan lagi kau akan lulus dan menginjak dunia lain, dunia diluar SMA yang bisa lebih keras, tidak ada waktu kau membaca hal tidak berguna itu.

“Sialan! stupid rumor!” makimu , mood mu sempurna berubah menjadi sangat buruk!

.

.

Kau membuka matamu malam itu, terasa haus dikerongkongan, kau turun dari kasur, dan kenapa tidak ada Key hyung dikasurnya? kemana dia? seingatnya, mereka masuk bersama tadi malam. Kau mengangkat bahumu dan berjalan keluar.

Sayup-sayup kau dengar seseorang sedang bicara dan orang sedang tersedu, kau melihat cahaya dapur menyala dengan terang.

“Tenanglah Key… semua akan baik-baik saja, positif thinking, mungkin Onew hyung sedang lelah… aku masih punya kau disini…”

“Tidak Minho … aku takut dia membeciku..makanya aku pilih diam, tapi akhir-akhir ini ia sibuk, kami jadi kurang komunkasi, dan akhirnya, seperti inilah …”,

Kau melihat dengan jelas Key menangis dipelukan Minho, cemburu menderu lagi, kau memang tahu Minho sangat dekat dengan Key, bahkan kau tidak yakin kalau Minho tidak punya rasa apapun pada Key, karena sedikit apapun Key sedang terluka, saat bersama Jonghyun, Minho disampignnya, dan sampai Onew hyung datang, walau saat itu kau sudah bersama Minho, tapi Minho masih setia menjaga Key agar tidak terluka, kau tahu kau tidak pantas berpikir negatif pada ‘umma’ mu sendiri, bagaimana pun kau tahu Key sangat mencintai Onew sekarang.

“Hyung?”, panggilmu, kau beranikan diri masuk kedalam diskusi kecil mereka, mereka menoleh padamu.

“Hai baby…kau terbangun?”, Minho melepaskan pelukannya dan beralih menghampirimu dan mengecup keningmu.

“Ya… aku haus…”, katamu dan beralih ke arah Key yang menghapus airmatanya “Hyung, kau baik-baik saja?”, tanyamu Key hanya menoleh dan tersenyum, tanpa menjawab ia pergi dari hadapanmu dan Minho kembali kekamarnya.

“Ada apa Hyung?’, tanyamu pada Minho.

“Nothing baby…dia hanya terlalu khawatir dengan Onew hyung…'”, ia tahu Minho menutupi sesuatu, tapi itu tidak penting, karena ia tidak ingin mencampuri urusan Key jika ia tidak cerita sendiri padanya.

“Hyung, kau baru pulang?kenapa selarut ini?”, tanyamu duduk dibangku dan meneguk segelas air putih.

“Ya, kau tahu…take nya banyak sekali, aku lelah jadinya.. tapi aku senang..”

“Oh..”, hanya itu jawabanmu.

“Kenapa?”

“Hah? ani… oh yah, besok kau ada syuting? aku mau mengajakmu makan direstoran pasta baru didepan sana Hyung..”

“Aduh mianhe Taemin ah~ … aku besok masih harus filming lagi..”

Kau hanya cemberut, “Baiklah… lakukan yang terbaik.” katamu tersenyum.

“Neh, gomawo baby…”katanya dan menyentuh tanganmu, sejak kapan terkahir kali kau merasakan ini ? entahlah…ia jarang bersama.

.

.

“Bisakah kau diam Taemin?! kau pikir kau saja yang punya urusan? aku juga!”, teriak Key siang itu. Kau terdiam, kau speechless..

“K-key hyung? aku kan hanya bertanya apakah kau sibuk atau tidak?”

“Ya aku sibuk! dan jangan ganggu aku, kau itu sudah besar Taemin , berusahalah untuk lakukan sendiri semuanya!’, bentaknya, kau tidak percaya, kau hanya mencoba bertanya tentang kesediaannya membantumu.

“Hei ada apa ini?”, tanya Onew yang baru datang dari luar.

“Hyung… aku–“

“Sudahlah Taemin… “, kata Key melirikmu kesal, kau terkejut, ada apa dengan Key.

“Key yeobo…kenapa? jangan begitu pada Taemin..”Onew menarik lengan Key dan membawanya.

“Hyung–“

Onew menggeleng meminta Taemin untuk diam sementara dan ia meminta waktu menyelesaikan masalahnya dengan Key, karena ia tahu Key dan Onew sedang bertengkar.

.

.

Kau mulai meminta waktu untuk bicara dengan Key dan Onew, namun mereka terlalu sibuk dengan urusannya, benar kata Key, ia sudah dewasa bukan saatnya dia untuk terus bermanja dengan Hyungnya dan berlaja mengurus masalahnya sendiri.
Begitu halnya Minho, dia sudah sulit mencari waktu bersama, hal terpenting dalam hubungan adalah komunikasi tapi bagi 2min ini, sulit rasanya sekarang semenjak Minho datang larut malam, dan pergi lebih awal.

“Hyung …kau sudah pulang?”, pukul 3 pagi, Minho baru saja masuk kedalam dorm dengan wajah lelah.

“Ya.”, hanya itu, tanpa sapaan sayang atau apapun, kau ikuti dia kedalam kamar nya. kamar dia dan Jonghyun saling berbagi.

“Aku istirahat dulu yah?”

“Hyung tunggu …”

“Apa Taem?”

“Bisakah kita bicara sebentar? aku merindukanmu..aku ingin cerita banyak hal..”

“Jangan sekarang, aku lelah…besok saja yah?”

“Kalau besok tidak ada lagi gimana?”

Minho menarik nafasnya, kau terdiam. “Kau mengertilah, aku lelah Taemin …”, kau diam saja.

“Baiklah, sebentar saja..”

Kau tersenyum dan menarik tangannya untuk terduduk di bangku meja makan, dan menyerahkan segelas teh hangat padanya kau mulai bercerita tentang semua hal, tugas sekolah, dan Key.

“Key ? kau mungkin yang keterlaluan? kau tahu kan dia sedang dalam masalah …?”

“Aku tahu Hyung… aku juga tidak bermaksud, aku hanya menggunakan pouted ku sebagai bujukan untuknya, tapi dia malah…”

“Justru itu, kau sudah dewasa Minnie… kurangi sifat mu itu, terkadang…bagi orang lain terlihat mengganggu..”

Kua terdiam, tunggu, apa maksudnya?

“Apa maksudmu..hyung?”, tanyamu bingung.Minho mendongak.

“Oh, ani … aku hanya berpikir, kau sudah dewasa, dan sebaiknya gunakan cara dewasa…”

“Lalu… apa aku membuat mu merasa terganggu?”tanyamu, Minho terdiam, dia mengurut tengkuknya yang pegal.

“Yah..terkadang, tapi aku tahu kau membutuhkanku..justru itu aku berusaha membantumu…”

Kau terdiam, walau itu dikatakan dengan lembut, itu cukup membuat mu terpukul, Minho mu sendiri yang mengatakan itu padamu?

.

.

Sunyi, kau duduk diam disofa yang sama, kau tidak lagi bisa menahan semuanya, kau harus ambil keputusan, kau bukanlah Taemin yang dulu lagi, kau sudah berubah, kau bukanlah anak berumur 15 tahun yang masih manja dengan segala hal.

Cklek

Pintu terbuka,dan benar, Minho datang menyambutmu sekali lagi yang menunggunya pulang dari schedulenya.

“Kau belum tidur?”

“Belum…bisa kita bicara?”

“Lagi? ada apa lagi ?”, tanyanya dengan suara lelah, namun ia duduk berhadapan denganmu, ia tidak bisa melihat mata mu yang sembab karena seharian kau menangis untuk mencari jawaban ini.

“Hyung…”, kau mulai bicara,

“Ya?”

“Aku … kau tahu kan? kita…hubungan kita sudah tidak sehat lagi, walau kita bersama, tapi komunikasi diantara kita berkurang …aku merasa, kita semakin menjauh satu sama lain, aku sadar aku tidak boleh egois , dan selalu merengek meminta perhatian darimu…jadi …”

“Apa maksudmu?”

Kau menatapnya lurus, berusaha menahan air matamu dan suara paraumu “Hyung, sebaiknya…kita…break dulu …” , kau dapat melihat pancaran terkejut dari mata Minho,

“Taemin?”

“Hyung, dengarkan aku dulu … aku hanya ingin kita menata perasaan masing-masing… aku lelah dengan semua ini, kau mulai sibuk dengan urusanmu, kau mengatakan perduli, tapi kau sungguh tidak benar-benar perduli padaku, kemana selama aku butuh Hyung? aku yakin, kita hanya butuh saling introspeksi diri …aku harap kau mengerti keputusanku …”

“Lelah? lelah terhadap apa?” tanya dengan suara bergetar, kau tahu dia akan marah, tapi kau harus bertahan, kau hanya tidak mau kalian saling memaksakan diri.

“Lelah … karena aku menanti mu untuk menjadi milikku, kau asik dengan duniamu, dan juga teman-temanmu, aku tahu semuanya Hyung, aku tidak ingin membahasnya, maka dari itu, aku minta kita saling introspeksi diri …jadi, kita break dulu sementara waktu.”,

Minho tidak bersuara, kau menunduk sedalam-dalamnya, hanya ini yang bisa dijalani.

“Terserah kau saja, lakukan apa yang kau mau.” katanya dan pergi dari hadapanmu.

Kau terdiam, air mata mengalir di pipimu, lagi, untuk kesekian kalinya hari ini.

“Mianhe… tapi aku lelah Hyung..”

Kau tahu semuanya , tahu apa yang dilakukan Minho.
Tahu kalau Key saat itu yang sedang frustasi karena Onew yang sama halnya Minho yang sibuk meninggalkan mu, dan mereka berciuman.
Tahu kalau kau pulang bersama Yoona noona hanya untuk menghabiskan malam dibar bersama hyung dan nooonanya yang lain.
Tahu kalau Minho juga sering bertemu dengan krystal tanpa alasan yang jelas.
Dan ia tahu, masanya disekolah sangatlah sulit, ketika semua yang ia hadapi untuk mengejar ketinggalan malah semakin buruk, terlebih tidak ada dukungan yang baik dari Hyugnya,tidak Jonghyun yang sibuk dengan SMtheballadnya-immortal songnya-Jinonya, dan Key yang sibuk dengan Onewnya-fashionnya-dan curhat dengan Minho miliknya, Onew yang sibuk dengan schedulenya-MCnya-dramanya, dan Minho yang menjauh entah sejak kapan.

“Hanya ini yang bisa aku lakukan… aku bisa jalani sendiri Taemin, kau bukan Taemin yang dulu, kau Taemin yang belajar dewasa dan mengatasi masalah hidup.”, bisikmu, dan kau tahu , tidak ada tangis untuk hari esok, tidak akan, kau berjanji, demi masa depanmu, demi Minho … dan hubungan kalian, jika ada masanya, maka kau akan kembali ,jika…hanya jika…

TBC~

OH SUCK! THIS IS FAIL! TRULLY FAIL!

BUNUH GUE AJA DEH FITRI!! IM SORRY DEAR… I CANT WRITE ON GOOD!

ERGH, WHATEVER, JUST LEAVE A COMMENT, I DUNNO -______-“

143 thoughts on “[2min] Im sick of this part 1 of ?

  1. ijin baca yah..
    dan pd akhir.a taemin sdh lelah mnunggu minho.a…
    dan mnta break…
    taemin bkaln jd mandri gak yah dan tambah dwasa yah..
    nyesek crta.a….

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s