[2minkey] I Love Him


Anyeoooong ^^

Ehahahaha aneh yak? Sebenernya couple yang paling saya gasuka itu minkey :3 tapi yaah aku ubek-ubek file lama aku nemu ff ini keanya cocok dibuat 2minkey xD hahahaha ini mangap klo wrong name, typo atau apapun/getok

Aku beneran gasanggup loh bikin karakter orang jahat ._. gatau kenapa? Aneh ck~ hahaha terserah kalian mau nyimpulin cerita ini giana karna klo kataku ini cerita yang anueh/tabok

Ini pernah publish di fb aku, 17 january 2010 silahkan cek fb saya *bow hahahaha tapi ini dlunya straight *ditabok

Pokoknya klo di internet nemu nama sita or rinhyo itu akuuu/gapenting

Aah sudahlah, heree~cue!

~ I Love Him ~

.

.

By : Rinhyon

Aku mempercepat lariku, bagiku sekarang dia yang paling penting, aku harus berlari secepat mungkin, aku tidak perduli orang-orang memandangku aneh atau apa, aku harus terus berlari, aku sampai di persimpangan, tinggal satu belokan lagi aku sampai di tempatnya..

Di tempat kecelakaan Taemin.

Aku masih tetap tidak memperdulikan orang-orang yang melihatku heran, wajar saja, aku berlari dengan pakaian pengantin lengkap, dan di belakangku pasanganku, pengantin priaku, calon suamiku, berlari di belakangku sambil memanggil namaku.

“YAAA! Key~ah !” dia terus memanggilku dari belakang.

Aku tidak peduli, yang sekarang kuinginkan ke tempat Taemin, sahabatku, nae aegya yang paling berharga.

Satu belokan lagi…

Aku mempercepat lariku dan berhenti begitu melihat kerumunan orang, “TAE !” aku berteriak menerobos kerumunan orang yang melihat kejadian itu.Lagi-lagi pandangan aneh mengarah kepadaku, aku tak peduli, aku langsung menarik Taemin ke pangkuanku dan memberikan pertolongan pertama yang kubisa,

Menghentikan darah yang mengalir dari tubuhnya.

Aku merobek baju pengantinku yang sudah berlumuran darah taemin, aku merobek bagian dalam yang lembut, setidaknya tidak akan sakit saat aku mencoba membalutkan kain ini untuk menghentikan darahnya

“tae.. bertahanlah” kataku mencoba setegar mungkin, padahal air mata sudah mengucur deras dari mataku “um-umma.. mi-mianhae” jawab Taemin sambil menyentuh pipiku dengan tangannya yang berlumuran darah

“kenapa minta maaf? Kau tidak pernah berbuat salah kepadaku tae!” kataku sambil terus sibuk menghentikan darahnya, aku mencoba setegar mungkin & tidak terlihat panik “maaf kar-karna telah menghancurkan ha-hari ba-hagi-a-mu” jawab Taemin terbata

“hari ini tidak akan menjadi hari bahagia bila kau seperti ini” jawabku masih terus sibuk menghentikan darah yang mengucur dari tubuhnya, masih mencoba menahan air mata.

“Key ! aku sudah panggil ambulance, apalagi yang bisa kubantu?” tiba-tiba suara bass yang sangat ku kenal menginterupsiku.

“hy-hyung” panggil Taemin pelan “tae..? gwaencana?” tanya pria yang kini mengenakan jas pengantin berwarna putih, ya, dialah pengantin priaku, calon suamiku.“to-long ja-ga um-ma ne?” ucap Taemin sambil menitikkan air mata
Aku sudah tidak kuat lagi menahan air mata ini, aku menangis..

“kau ini bicara apa tae.. ! kau pasti masih bisa bertahan” ucapku sambil memeluk taemin yang ada di pangkuanku. “mi-an-hae umma.. aku menya-yangi ka-li-an berdua..” ucap taemin terbata sambil menangis

“kami juga menyayangimu tae.. bertahanlah ambulance akan segera datang” ucap Minho menenangkan aku dan taemin, meskipun nada bicaranya sangat kentara bahwa ia khawatir. Minho? Ya, Choi  adalah calon suamiku.

“Minho.. ambulancenya mana? Kenapa lama sekali?” kataku tidak sabaran. “sabar sedikit, sebentar lagi” jawab minho menenangkanku.
“taemin.. bertahanlah.. kumohon” kataku sambil terus menangis. “ak-ku benar-benar me-nya-yangi mu um-ma ..” ucap taemin terbata. “aku juga menyanyangimu taemin..! karna itu bertahanlah..” ucapku sambil memegang pipinya

“berbahagialah.. umma” Taemin mengucapkan kata terakhirnya sambil tersenyum. manis, yeppoh.

Tapi.. kata terakhir?

“TAEEEEE !!!” aku histeris melihat taemin menutup matanya. aku langsung mengeratkan pelukanku pada taemin dan menangis sejadinya.

“an-andwe.. hiks TAEMIN… nae aegya.. ANDWAE…..!!!” aku berteriak tidak bisa terima. “tae.. taemin.. sahabatku.. nae aegya kau jangan tinggalkan aku,, aku menyangimu tae.. aku tidak bisa terima bila kau harus pergi lebih dulu dariku..” aku semakin gila, aku berbicara sendiri disini, Taemin hanya diam tidak menjawab.

“TAE ! jawab aku ! kau masih hidup kan??” kataku tidak mau terima “MINHO ! ambulancenya mana? Kumohon cepatlah” aku tak sabaran. Aku melihat minho hanya mennundukkan wajahnya sambil menangis

“MINHO ! cepat.. taemin hanya pingsan minho, dia hanya tertidur.. cepat panggil ambulance” kataku masih tidak mau terima

“sadarlah key.. tae sudah tiada” ucap minho sambil menangis. Ia terus menundukkan kepalanya tak melihat kemanapun, tatapannya.. kosong.

Tiada?

Langit seolah ikut bersedih dengan menurunkan hujan yang deras..

“minho kau ini berbicara apa? Haha lihatlah minho, taemin hanya tertidur.. dia hanya kelelahan menahan rasa sakit, sehingga tertidur” aku meracau sambil menyeka aliran darah yang terbawa air hujan

“sadarlah key.. taemin telah tiada.. TIADA !” minho menekankan perkataannya dengan tatapan kosong. Aku menangis sejadi-jadinya.. hujan yang deras terus mengguyur tubuhku, minho dan taemin yang tertidur di pangkuanku, terlihat air berwarna merah mulai mengalir.. air lumuran darah dari gaun tae dan gaunku.. gaun pengantinku kini telah berlumuran darah taemin.. sahabatku.. nae aegya.. orang yang paling berharga untukku.

“ANDWAEEE !! TAE…!” aku berteriak sambil memeluk taemin yang masih tertidur di pangkuanku..

Tertidur? taemin sudah tiada..

~

Aku, taemin dan minho.. kami sahabat, sahabat dari kecil tepatnya.

Aku Kim Keybum, delapanbelas tahun. remaja yang merasakan manisnya cinta dan persahabatan, saat harus memilih persahabtan dan cinta, aku akan memilih keduanya..

aku tau aku egois dalam hal ini.. tapi ini sungguh terjadi, aku masih jadian dengan Minho.. padahal aku tahu minho telah jadian dengan sahabatku sendiri kemarin.

Aku egois? Jawabannya adalah iya, aku egois

Aku menginginkan keduanya, tanpa mau merelakan satupun dari mereka
Mungkin aku jahat, tapi aku benar-benar tidak mau kehilangan mereka berdua,
Aku semakin yakin saat minho menjawab pertanyaanku, siapa yang paling kau cintai di antara kami berdua..aku menanyakan ini saat aku melihat tanda-tanda taemin menyukai minho dan dia menjawab apa?

“aku mencintai kalian berdua, tak ada yang lebih, kalian berdua sama berharganya untukku” aku tak menyangka dia mempunyai pikiran yang sama denganku, ini hubungan yang aneh.. benar-benar aneh..

Saat di sekolah kami bertingkah layaknya sahabat biasa, dan terkadang hubunganku dengan taemin seperti umma-aegya, sehingga ia memanggilku dengan sebutan umma. saat pulang sekolah, minho menganggap taemin sebagai pacarnya, dan malam? minho menjadikanku pacarnya..

Ini memang hubungan yang aneh, tapi percayalah, kami enjoy dengan semua ini, kami? Aku tidak yakin, yang tahu semua hal dibalik ini hanya minho dan aku, taemin tidak tahu sama sekali.. dan kupikir lebih baik kalau dia tidak mengetahuinya, aku akan memberitahunya nanti jika aku dan minho yakin bahwa perasaanya sama dengan apa yang kami pikirkan.

Gila? Jawabannya adalah iya, aku gila.

Disaat semua orang tidak mau berbagi orang yang dicintainya dengan orang lain,. Aku dengan rela, bahkan mempersilahkan ‘separuh’ diri minho untuk sahabatku sendiri, entah kenapa, jika melihat minho yang mesra dengan taemin, aku tidak merasakan kecemburuan sedikitpun.. aku malah bahagia jika melihat mereka bahagia, apakah karna aku memang tidak benar-benar mencintai minho? Atau karna rasa sayangku pada mereka berdua?

Kurasa aku memang sudah gila..

~

Cheongdam high school

“hyung.. kau bisa mengantarkanku pulang sekolah nanti kan?” taemin merayu minho, ck~ Ada-ada saja anak ini. “mau kemana?” minho menanggapi taemin yang manja dengan lembut.

“kita pergi ke toko buku sebentar.. setelah itu kita pulang” pinta taemin masih dengan manja. “baiklah.. sebentar kan?” minho meyakinkan. “iya, sebentar.. oya, umma kau mau ikut? Kita cari buku yang kemarin..” sekarang taemin beralih manja padaku, haha.

“eum..” aku berpikir, lebih baik aku tidak mengganggu saat mereka berdua “aniyoooo~ aku tidak mau jadi nyamuk” jawabku santai sambil membalikkan buku yang kubaca
kami sedang di kelas, pelajaran terakhir, tapi karna guru sedang tidak ada sekarang menjadi jam kosong. “ummaaaaa~~” taemin menatapku kecewa

Bel pun berdentang tanda murid-murid sudah boleh pulang

“ummaaa.. kami duluan ne~ umma hati-hati di jalan” ucap taemin wanti-wanti padaku saat di depan kelas.ekspresinya sangat lucu. “iya, tenang saja taemin sayang~~” kataku sambil memeluknya.

“oya, key ada yang mau kubicarakan denganmu, taemin kau duluan ke parkiran oke !” ucap minho sambil mengacak-acak rambut taemin

“hyuung~ ! rambutku jadi berantakan.. bicara berdua? Kalian selingkuh di belakangku ya?”

Deg !

Satu kalimat yang berhasil membuatku dan minho terdiam

“yaa.. kenapa kalian jadi diam? Aku tidak boleh dengar ya?” taemin polos, melupakan ucapan yang sebelumnya.

Hening… kami bertiga diam

“kau ini berisik ! cepat pergi sana.. nanti aku menyusul” minho memecah keheningan

“iyaiya, aku pergi, hyung cepat menyusul.. oya, umma bye-bye~” ucap taemin sambil melambaikan tangannya. “bye” kataku sambil membalas lambaiannya dan tersenyum.

“kau tidak apa-apa pulang sendiri?” tanya minho kemudian. “Gwaenchana” jawabku sambil tersenyum. “kau tidak usah memikirkan perkataan taemin tadi, dia hanya asal bicara” tambah minho lagi. “iya, aku tahu” kataku santai.

“nanti sore jam 6 aku jemput di rumahmu, kau hati-hati di jalan” ucap minho sambil mencium keningku dan pergi. “nee minho, gomawo.. kalian juga hati-hati di jalan” jawabku.

Aku akan menjemputmu jam 6 di rumahmu..

Aku seolah-olah simpanan, seperti selingkuhan.. sudah hampir 3 tahun kami melakukan hal seperti ini.. tapi hanya ini satu-satunya cara agar aku tidak menyakiti perasaan dia, taemin.. sahabatku.
Tapi tenyata aku salah.. pertemuanku dengan minho malam ini ternyata membawa kehancuran persahabatan kami..

“minho~ya.. lama sekali?” kataku sambil membuka pintu

“mianhae.. jalanan macet tadi..sebagai gantinya aku bawakan ini” minho memberi alasan padaku dan sebuah.. karangan bunga yang cantik. “gomawo minho~ya..” ucapku sambil mencium pipinya. “cheonmaneyo chagiya..” jawab minho sambil mencubit pipiku sambil tersenyum. (aaaaaannnnngggg >0< author digigit jarinya sama taem)

Aku melihat dandanannya, hari ini dia keren sekali.. menggunakan kaos putih dengan jaket hitam, celana putih dan topi yang menutupi setengah wajahnya
Aku terpesona sesaat.

“key..?” tanya minho memecah keheninganku. “ah iya, mianhae minho~ya, hehe kau mau masuk dulu?” tanyaku. “ani.. kita langsung jalan saja” jawabnya sambil menggamit tanganku dengan tangannya

“baiklah.. tapi aku masuk dulu untuk menaruh bunga ini” jawabku sambil masuk ke dalam “kkaja” ucapku kemudian.

Aneh..? memang aneh, terkadang aku berpikir, sampai kapan hubungan seperti ini akan terjadi? Toh, sampai akhirnya minho tetap harus memilih antara aku dan taemin.
Dan tanpa kusangka malam ini menjadi penentu atas pertanyaanku tadi

Aku berjalan di alun-alun kota.. melihat pohon-pohon cantik yang dihiasi lampu warna-warni, aku benar-benar menikmati kencan kali ini, karna untuk pertama kalinya minho mengajakku photo di photobox tempat para pasangan mengabadikan kisah cinta mereka, ini pertama kalinya aku diajak olehnya.. aku berjalan sambil menggamit tangannya, hanya sekarang aku boleh melakukan hal ini,, aku berjalan sambil melihat hasilnya.

“minho~ya.. lihat hidungmu besar sekali disini.. haha” aku tertawa melihatnya, minho yang melihatku tertawa langsung bereaksi. “yang ini buang saja” ucapnya sambil merebut photo itu dari tanganku. Cih~ dasar dingin, gengsinya besar sekali (-__________-)

“jangan yee.. aku suka, sudahlah jangan dibuang” kataku sambil mengambil photo itu dari tangannya dan memasukannya ke dalam tas

“suka? Kau ini aneh, tadi menertawakannya, sekarang bilang suka” ucapnya samba mengacak rambutku. “habis lucu.. photo seperti itu harus diabadikan” jawabku sambil membetulkan rambutku.

“oya, minho~ya sudah melakukan ini dengan taemin? Jangan sampai kau hanya melakukan ini untukku saja” aku mengingatkan minho akan 1hal penting, taemin!
“belum.. untuk hal ini aku ingin melakukan 1st denganmu” jawab minho enteng. “tapi kau harus tetap mengajaknya melakukan hal yang sama..” kataku. “neee~ tenang saja chagi” jawab minho sambil merengkuh pundakku.

Aneh? Dengan ringan aku bisa menyuruh orang yang kucintai melakukan hal yang sama untuk orang lain.

Aku masih terus tertawa sambil berjalan dengan minho, kami menyusuri jalan dengan canda tawa, tanpa disangka turun hujan.

Aku dan minho langsung mencari tempat berteduh, untungnya saja kami ada disebuah taman yang terdapat sebuah bangunan tua yang bisa dijadikan tempat berteduh

Aku menggosok-gosokan tanganku dengan tangan yang lain untuk meminimalisir rasa dingin

“dingin ya?” tanya minho sambil memlukku dari belakang.. berusaha menghangatkanku. “ani.. sekarang sudah hangat karna kau sudah memelukku, haha” jawabku sambil meraih tangannya agar semakin erat memelukku. “jeongmal? Cepat sekali kau merasa hangat” jawab minho sambil tertawa.

“hehe” aku nyengir.

Hangat.. memang hangat, minho mengeratkan pelukannya padaku.

Tertawa.. lagi-lagi kami tertawa, kenapa kami bisa tertawa? Di keadaan yang begitu rumit antara aku, minho dan taemin, aku masih bisa tertawa dengan minho dan tersenyum untuk taemin.

Aku terhanyut sesaat dengan suasana romantis ini.

“umma.. hyung..? apa yang kalian lakukan disini?” sebuah suara menginterupsiku dan minho yang tengah terhanyut

“taemin..?” refleks minho melepaskan pelukannya dariku.

Aku melihatnya sedikit basah, mungkin dia juga sedang berteduh, kulihat kantong belanjaan yang dibawanya, sepertinya dia baru selesai belanja tapi terjebak hujan dan berteduh, dan rumitnya dia berteduh di tempat yang sama dengan aku & minho.

“apa.. yang kalian lakukan tadi..?” tanya taemin dengan air mata bersiap jatuh dari pelupuk matanya.

Aku hanya bisa tertunduk.. bingung dengan apa yang harus kulakukan di keadaan saat ini.

“taemin,, begini, sebenarny..” belum sempat minho menjelaskan taemin sudah berlari ke luar, dibawah hujan dia menangis, tanpa bisa membedakan lagi mana air mata mana air hujan.

“taemin…” aku memanggilnya sambil menangis.

Aku dan minho mengejar taemin yang lari ke luar, taemin berhasil dicegat minho, dia menarik lengan taemin dan memeluknya..

“hyung.. kenapa kau jahat sekali.. kenapa kalian jahat padaku.. hiks” taemin menangis sambil memukul-mukul tubuh minho.

Lagi-lagi aku hanya bisa tertunduk menangis, melihat keadaan yang paling aku takutkan akhirnya terjadi..

Aku berjalan kea rah taemin dan minho.. aku memandang taemin yang masih menangis sambil memukul badan minho pelan.

“taemin..” ucapku serak. “um-ummaa..” jawabnya dan memelukku.

Memelukku? Kupikir dalam kondisi ini aku sudah tidak pantas untuk dipeluk olehmu taemin.. aku telah jahat, aku sudah tidak pantas lagi disebut sebagai ummamu!

“mianhae~yo taemin..” ucapku sambil mengeratkan pelukanku pada taemin. “aku benar-benar tidak menyangka..” jawab taemin masih sesenggukan dalam pelukanku.

“aku.. aku melakukan ini karna aku sayang kalian berdua taemin,,” sayang? Kalau aku memang sayang mereka berdua seharusnya aku rela melepaskan minho untuk taemin sahabatku, tapi apa yang kulakukan? Mengambil keduanya untukku sendiri.

“kenapa kalian tidak bilang padaku.. padahal kalau kalian bilang kalau kalian masih saling mencintai aku akan tahu diri” taemin masih sesenggukan di pelukku. “aku tidak mau menyakitimu tae.. aku benar-benar tidak menyangka bahwa caraku ini salah.. ternyata ini malah lebih menyakiti hatimu.. maafkan aku taemin..” kataku sesenggukan

Minho hanya bisa diam sambil tertunduk melihatku dan taemin yang tengah menangis..
Aku tahu dia bimbang,, dia pasti bingung harus memilih siapa diantara kami
taemin melepaskan pelukannya.. dia memandang minho yang tertunduk.

“hyung.. aku tahu kau lebih mencintai key umma dibanding aku” ucap taemin sedikit serak karna menangis dan kedinginin karna diguyur hujan lumayan lama. “apa maksudmu tae..? jangan katakan tidak, kumohon jangan katakan !” kataku mencegah kata-kata yang akan diucapkannya.

“kita putus hyung” taemin mengucapkan kata itu lalu pingsan.

~

Sudah 3 hari semenjak kejadian itu, 3 hari pula taemin tidak masuk sekolah, dia kini terbaring di rumah sakit dalam keadaan koma. Mungkin ini karna efek shock yang dia terima, aku benar-benar takut dia tidak bangun lagi..

Andai aku bisa mengulang waktu, aku tidak akan mengulang hal yang sama..
Aku benar-benar menyesal
Mungin minho juga berpikiran sama denganku
Kami telah menyakiti orang yang kami sayangi..
Aku dan minho berdiri di sebelah ranjang taemin..

“taemin.. hari ini aku bawakan bunga matahari.. kau cepat bangun ya?” kataku berbicara sendiri.

Aku duduk di sebelah ranjang taemin, menggenggam erat tangannya.

“taemin.. maafkan aku.. jeongmal mianhae,, aku telah membuatmu sakit karna keegoisanku.. jeongmal mianhae” ucapku sambil menyeka air mata di pelupuk mataku.

“um-mma..” taemin bersuara.. taemin sadar !

“taemin~a.. gwaenchana?”kataku panic. “gwaenchana..” jawab taemin pelan sambil tersenyum. “taemin.. jeongmal mianha..” belum selesai aku bicara jari taemin menutup mulutku agar tidak melanjutkannya

“iya key.. aku sudah memaafkanmu” jawab taemin lemah. “jeongmal mianhae taemin..” lagi-lagi hanya kata itu yang bisa ku ucapkan. “aku.. baru menyadari sesuatu” tiba-tiba taemin bicara. “apa itu?” tanyaku.

“ternyata, aku lebih menyayangimu dibanding  minho hyung..” ucap taemin lemah sambil tersenyum manis.. senyum paling manis yang pernah ia perlihatkan untukku
Aku tidak bisa lagi membendung air mataku, air mata ini langsung mengalir dengan deras

“karna itu umma.. berbahagialah dengan minho hyung ne?” ucap taemin sambil menyentuh pipiku lembut.

Mianhae.. jeongmal mianhae~yo taemin..

Aku menangis, lagi-lagi aku menangis.

~

2 tahun kemudian

Aku mematut diriku di cermin, aku.. inilah aku. “ummaaa~ neomu yeppoh” ucap taemin.  “gomawo~yo tae..” kataku sambil tersenyum senang

Sudah 2 tahun semenjak kejadian itu. Kejadian yang membuat kami semua terluka, tapi dalam 2 tahun ternyata kami mampu melupakan itu semua.. termasuk taemin, kini dia telah menemukan pengganti minho dihatinya, meskipun aku tidak yakin bahwa itu nyata.

“pengantin  jangan muram.. hari ini hari bahagiamu..” taemin membuyarkan lamunanku.

Pengantin? Ah Iya benar, hari ini hari bahagiaku, hari dimana aku akan bersama dengan orang yang kucintai selama ini.

“umma.. sepatumu mana?” tanya taemin melihat kakiku yang masih telanjang. “memang belum datang ya? Tadi aku sudah menitipkan seseorang untuk mengambilnya di toko” jawabku santai.

“umma! kau ini bagaimana sih? Acaranya sebentar lagi, umma masih bisa santai” taemin mengeluh sambil mempoutkan bibirnya manis. “habis.. tidak pakai sepatu juga tidak apa-apa” kataku santai.

“babo~ya” ucap taemin sambil menunjukan jarinya di dahiku. “sini biar aku yang ambilkan.. berikan alamatnya” ucap taemin.

“sudahlah taemin.. tak apa.. kau kan akan mendampingiku” kataku. “aish ! cerewet ! sudah cepat berikan saja, jujur yah, aku tidak mau mendampingi pengantin yang tidak pakai sepatu!” ucap taemin konyol. “ hahaha baiklah.. ini” aku memberikan secarik kertas pada taemin

Taemin langsung melesat berlari

“hati-hati taemin! jangan sampai gaunmu sobek karna berlari” kataku sambil tertawa. “tenang saja” taemin berteriak sambil terus berlari
Aku rasa taemin benar-benar telah melupakan semuanya..

Jeongmal gomawo~yo taemin..

10 menit telah berlalu sejak taemin pergi.
Bagaimana keadaan anak itu? Aku tidak yakin dia kembali masih dengan keadaan rapi, haha
Saat aku tengah tersenyum aku mendengar ribut-ribut di luar

“ada apa?” tanyaku. “ada kecelakaan di persimpangan jalan sana, korbannya seorang mengenakan gaun penggiring pengantin” jawab salah seorang.

“penggiring pengantin?” mataku langsung terbelalak
Taemin !

Tanpa pikir panjang aku langsung berlari ke tempat kejadian

“tunggu, key ! sebentar lagi acaranya dimulai !” seseorang memanggilku
Aku tidak perduli, aku langsung lari secepat mungkin.. tanapa alas kaki.

j

Aku memandangi tanah yang masih basah itu.. tempat dimana kini taemin tertidur di dalamnya.

Taemin.. aku minta maaf atas semua tingkah egoisku Selama ini padamu
Aku memandangi batu nisan itu lekat.. mengelusnya lembut sambil menahan tangis
minho yang melihatku memberikan sepucuk surat kepadaku

“ini dari taemin.. dia menyuruhku menyampaikannya padamu” ucap minho
Aku membuka surat itu

To nae umma
Kim Keybum.


umma.. aku tahu selama ini kau mencintai minho lebih dulu dari aku, aku tidak menyangka hingga suatu hari minho dan aku jadian.. aku dengan jahatnya pura-pura tidak tahu bahwa kalian saling mencintai.. maafkan ke egoisanku umma..
Hingga suatu hari aku menemukanmu sedang berdua dengan minho, aku semakin yakin kalian saling mencintai, hatiku hancur saat itu, tapi entah kenapa, aku bisa menerima semua kejadian itu dengan mudah, hingga akhirnya aku sadar.. ternyata aku lebih menyanyangimu dibanding minho hyung.. umma, berbahagialah ne?.. bila kau membaca surat ini,jika aku masih hidup segera temui aku.. peluk aku sebagai tanda bahwa kau memaafkan ke egoisanku selama ini.. jika kau membaca ini saat aku telah tiada maka hiduplah bahagia demi diriku^^

anakmu yang egois.

Lee Taemin

Aku menangis membaca suratnya.. kini kau telah tiada taemin~ah.. aku tidak bisa memelukmu.. mianhae ternyata selama ini kita menyakiti hati satu sama lain..
Terimakasih karna telah menyayangiku..
Aku juga menyayangimu taemin..

“key~ah.. ayo kita pulang..” minho mengulurkan tangannya padaku “aku yakin dia sudah berbahagia disana” minho melihat ke langit.
Aku melihat langit, seolah melihat taemin aku tersenyum..
Kau juga.. berbahagialah taemin..

“hey~ bagaimana kalau kita membuat taemin sendiri eum?

“eh?”

The end
.

.

Jadi yang jahat siapa si? Aku bingung loh dari dulu nulis ini aneh whahaha xD

Ah sudahlah, bongkar aib dikit, ini terinspirasi gara-gara liat video klip T2 yang ceraikan cintaku MUAHAHA *ngakak* eh sumpah itu video keren yah meskipun norak2 gimana gitu ==a

Ah sudahlah tidak penting, minta saran & kritik serta pujiannyaaaa haha

2-3hari lgy aku publish ff  komedi 8D kkk~ mangap bawa yang beginian (?) lgy.

Se yaaaaa :*

Gomawo😀

42 thoughts on “[2minkey] I Love Him

  1. HUWEEE TAEMIN MATI AUTHOOR JAHAAT#dibekep
    huhuhuhu menoong teganya dirimu ngeduain pacarku huuhh awas kauuu#tendangminho
    haaahhh pusing saya mau kesel ma sapa, habis taemin ma key 22nya biasku huhh jadi kyknya saya aku melampiaskan unek2 ke minho wkwkwkwkwk#ditendangflamers
    hahhh ketinggalan banyak disini, ff komedinya ditunggu hwaiting🙂

  2. yaaaah taemin meninggal T,T
    minkey gpp deh nikah, tapi kenapa tetem harus mati??😦

    waaah si tetem baru aja meninggal, minho udah ngajakin key bikin taemin yg baru!! etdah minho bener2 dah ah =,=

  3. yg jahat itu Minho & Key !#ditabokmassalolehflames&lockeds*hey!saya jg (taemint)flames XD*
    Ga dewasa ngambil kputusan !
    Tetemppa dpt peran yg menistakn(?) batin mulu ~

    Wah,ff comedy mw publish ? Yey ~😄 2min.ny jgn broken ya thor😄 onkey ?😄 kekeke ~

  4. OMO~~ Ceritta na kereeenn abiiiiss… ^ o ^ b

    aq jg jdi bingungg ne spa yg mesti dblang jahat… ck..ck..ck.. ceritana ngena bgt…

  5. Sakit Hatii..
    Sakit hatii..
    Skit hti ma menong, dia maruk bnget tetem iya, konci jg iya..
    Knpa g dibkn minkey g’ jd nikah past ceritanya tambah TRAGIS(reader bnyak maunya )

  6. Kata aq mah yg jhat menong nya..
    Ngga bsa milih d.antara tetem pa key. Key jg jht, hrusnya kalo dah tw 2min pcrn, jgn ganggu 2min.. Tp kta aq yg ksalahannya plg bnyk itu menong..

  7. nie ff bikin aq nangis…
    Taemin mati…????
    ohh tidak…
    takdir mereka knapa harus gitu…mending mereka bertiga gak pernah berteman ja, gak usah saling kenal, biar kisah mereka gak kayak gitu,, aq kasian bgt melihat mereka bertiga,,pasti semuanya pada tersakiti,,#aduh sy ini ngomong pa??#PLAK

    pkoknya ini daebak…aq gak tau nie harus comment pa….huhuhu

  8. taemin banguunn !
    kalo kamu mati perusahaan susu pisang bisa bangkrut ! #plakk

    ahh taemin lg taemin lg yg jd korban, knp ga minho aja ? #lagi2 saya mengkhianati

    sbnrnya dr pemikiran mrka smua itu udah salahh, mrka trlalu sayang dgn keduanya, shingga menganggap mengambil keduanya itu dianggap keputusan trbaik, pdhl itu egois..
    emang kita gabisa bertaruh milih prsahabatan dgn cinta, tp dlm artian apa dulu..
    *siapa yg nanya

    pokonya i love 2min !
    *ganyambung

  9. mksd ya membuat taemin sendiri itu apa?
    huhuhu

    aigo,,,aku binggung siapa eank salah di sini,,,,tpi biar adil mnrt ku slh semua ya sih,,,aishhhh apa sih….

    ksiabn taem,,,
    huhu author tega bkin taem mati,,,,,,
    keekeke

  10. Ya ampun taem na mati? Duh,kesian amat!
    Huwaaa’aa (-̩̩-̩̩̩-̩̩̩_-̩̩̩-̩̩̩-̩̩)
    Baguz ff na, ada pesan moral na kalo persahabatan lbh pntg dr apapun~ duh terharu bgt baca na… hikz (˘̩̩̩^˘̩ƪ)
    Good job author…😀

  11. Huuh,,bener2 dweh..
    Habis baca im sick of this tz baca epep ini..
    Ak jdi makin sebel m minkey..
    Huuh,,pasangan yg gk bersyukur bisa dapetin malaikat sperti taemin…
    Unnie,,bikin ontae ato jongtae aja lah..
    Ato bikin minkey tu sengsara sesengsarany..
    Ak bener2 gk rela taemin dsakitin m minkey..
    Uuuugh….
    >>=

  12. “hey bagaimana kita buat taemin sendiri” errr *hening panjang*
    Jadi itu gimana? Dulu MinKey pernah jadian sebelum 2Min trus jadi putus berakhir 2Min, atau gimana??? bingung… *pegangan*
    tapi sumpah idenya asik meski iya itu yg jahat sebenernya siapa?? wkwk😄 suka lah sukaa ._.b

  13. Aq jg krng suka minkey couple thor…….pokoknya minho cma boleh sama tetem…tpi tetem blh sama jjong, dubu and tentu saja key…hahaha#serakah…
    Tpi jujur aja aq sebel liat minho d sini, ga punya pendirian bgt, mau yg mana pilih salah satu (¬_¬)
    Aq sih berharap bisa diperkenalkan ke para reader ttng pengganti minho d hati tetem, eh tpi ga ada namanya, malah mati tetemnya. Si dubu sih aq ngarepnya di ff inih yg jd pasangan tetem…hihihi…
    Pasangan imut tuh ontae*mukanya sama2 imut…gemesss (>.<)

  14. pd akhirx ttp MinKey ya?! gk tw mesti ngoment ap, yg jelas saiah GAK SUKA MINKEY. coz i’m OKS n’ 2MS. OnKey2MIN JJANG!!!

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s