[Sequel] Never Be The Same Again


Foreword : hehehehe tadi maghrib Sanniew unn minta aku yang publishin ini, dy lgy galau katanya x3 haha/ditabok

Dari TaeminhoShouldbeReal a.k.a  Fitri unn : entah angin apa yang membawaku *aiissh* tiba-tiba jadi yang nulis. Ini  gara2 sanni lagi ga nemu waktu, ide dan mood atas ide saya, dan saya terus menagihnya sampai dia bosan, jadi akhirnya malah bilang ke sayabuat tulis sendiri. Ckckck. *pisss saaaan*

Suumpaaaah, seneng banget banyak yang respon sama 2ff abalku yang lalu. Kalian baiiikkkk bangeeeettt, jeongmal kamsahamnidaa. Itu aku tulis pas lagi bête sama kampus, jadi hasilnya abal banget begitu. Tapi repon kalian positif semuajadi ga nyangka, sumpaah. Dan terimakasihku juga, sekuelnya dibuat. Yeaaah, dan hasilnya?

Happy end/sad end?

Molla, ehehehehe.

Skali lagi jeongmal kamsahamnida.

Mungkin ini ff terakhir saya dalam waktu dekat karna selama sebulan saya bakal magang, jadi sepertinya klo buat nulis ff agak capee. Makacii yaa atas supportnya.

*don’t kill me after read this!!*

~ [sequel] Never Be The Same Again ~

.

.

By : TaeminhoShouldBeReal a.k.a Fitri

 .

Pukul 06.15, VIP Room 403B, RS Pusat Seoul.

“hoahhmm, pagi matahariii”, ya tetap dengan kebiasaannya yang tidak berubah, kebiasaan imut seorang Lee Taemin. Namun ada yang berubah sedikit dari ritual paginya,

“Selamat Pagi Tuhaan. Aku Lee Taemin. Ah sudahlah Kau pasti mengenalku kan? Maaf aku terus saja memperkenalkan diriku tiap pagi. Aku takut Kau lupa, karena yang berdo’a padaMu pasti kan banyak sekali”, senyumnya yang, yaa tuhaaann, pasti matahari pun tidak tahan untuk tidak ikut tersenyum bersamamu Taemin.

“Tuhan, hari ini aku pulang. Ohya, sebelumnya, terimakasih karena telah menjagaku selalu yaa. Ternyata, meninju kaca itu sakit Tuhan *gigles*. aku akan pulang ke dormitory super junior hyung. Aku harap disana, aku akan menemukan kebahagiaanku yang baru, janji yaa Tuhaan. Dan aku ingin minta satu hal padaMu, boleh kan? Jaga hyung-hyung ku di shinee selama aku tidak ada disana yaa. Tapi, sssttt, ini rahasia kita berdua saja Tuhan. Jangan beritau mereka aku masih mendoakan mereka. Aku maluuu”, segera semburat merah hadir di pipi putihnya.

“aku harus cepat berdo’a padaMu Tuhan, aku tidak mau hyung ku memergokiku sedang berdo’a, aku tidak mau do’aku dicuri dengar. Pagi ini, aku akan membuat perjanjian padaMu Tuhan. AKU AKAN BERUBAH!! Aku akan menjadi seorang Lee Taemin yang baru. Yang tidak manja, tidak cengeng, tidak menyusahkan orang lain lagi. Aku janjiii. Jadi jangan membuat orang lain marah karena ku lagi Tuhaan, aku sedih. Sudah yaa, sampai jumpa esok pagi Tuhan. Terus jaga dan sayangi Taemin yaa. terimakasiiihh”.

Taemin marah? Tentu saja!! Siapa yang tidak marah jika dicap pengganggu oleh semua orang yang ia sayang! Tapi kenapa ia masih mendoakan hyung-hyung nya supaya Tuhan terus menjaganya sementara ia tidak ada?

Karena mereka sedang melakukan PERMAINAN. A game? Yeahh. BERPURA-PURA, itu nama game nya. Permainan itu dimulai dari hyung-hyung nya yang sedang berpura-pura pada Taemin saat ini, setelah insiden ia masuk rumah sakit! dan IA AMAT SANGAT TIDAK SUKA ITU, ia MUAK melihat kepura-puraan semua hyung nya yang baik dan manis didepannya. Terlihat lelah dan tersakiti. Heiii, sepertinya ada yang salah menganggap dirinya korban disini! Ia akan menunjukkan pada hyung nya sebetulnya siapa yang menjadi korban, siapa yang tersakiti, dan siapa yang akan menang di akhir!! Itulah yang membuat Taemin berdoa pada Tuhan untuk menjaga hyung-hyung nya. Karena jika ia sudah masuk dalam perminan ini, ia akan menang! Ia HARUS menang, dan semua hyung nya HARUS merasakan apa yang taemin rasakan dulu! Taemin jahat, tuhan? Aku tidak akan begini jika bukan orang lain yang memaksaku menjadi begini! Jadi salahkan saja orang-orang yang memaksaku mau tidak mau untuk ikut dalam kepura-puraan ini!

Cklek, pintu dibuka dan seorang namja cantik hadir dihadapan Taemin sekarang. Sang Umma, Diva almighty Kim Key Bum, masuk tepat saat Taemin selesai berdo’a.

“baby, kau sudah bangun? Kau hari ini pulang kan? Dan aahh, kenapa sarapanmu belum dimakan?”, ujar key melihat meja samping Taemin masih penuh dengan nampan sarapan paginya.

“aku tidak mau makan makanan rumah sakit lagi, pokoknya tidak mau!! Rasanya, hauuuhh, mengerikan sekali hyuuung. Lagi pula hari ini kan aku pulang, aku mau makan masakan ryeowook hyung. Tadi malam aku mengobrol dengan heechul hyung, dia bilang masakan ryeowook hyung enak sekali, jadi aku ingin coba. Kau saja yang makan yaa hyung, kalau suster masuk dan melihat ini, aku nanti dipaksa makan, aku tidak mau. Ayolaah hyuung”, pinta Taemin dengan puppy eyes nya.

Heran kenapa Taemin masih bersikap seperti ini? Dan apa maksud perubahan yang ia ucapkan dalam do’anya?

Key terdiam. Ia tatap lekat anaknya yang sedang merajuk itu. Entah kenapa, melihat itu hatinya sakit. Ia akan sangat kehilangan tatapan puppy eyes itu!! Yaa, jujur hatinya sakit, perih Tuhaan mendengar perkataan anak kesayangannya. Dari perkataannya, semakin meneguhkan bahwa Taemin akan pergi. Anaknya benar-benar akan pergi! Umma mana yang bisa biasa saja melihat anaknya ketika tepat sebelum ia akan PERGI meninggalkannya, masih saja membangga-banggakan orang lain dan membanding-bandingkan dengan dirinya. Selama ini, Taemin selalu makan masakan nya, memuji masakannya. Dan sekarang, di depan key ia memuji masakan orang lain. Orang yang akan tinggal bersamanya entah sampai kapan mengingat jadwal key, jonghyun, dubu, dan terutama minho masih sangat padat. Manager hyung pasti tidak akan membiarkan taemin pulang. Atau lebih tepatnya, taemin sendiri yang tidak akan mau pulang selama ia masih sendirian di rumah seakan-akan ia seorang satpam asrama. Cemburu? Tentu saja!! Kecewa? Pasti!! Mungkin diantara ketiga member yang lain, ia yang paling kecewa. Heeii, ia adalah sang Umma, sahabat terdekat Lee Taemin, dan ia bisa bersikap biasa saja saat mau melepas anaknya pergi? HELL NOO!!! Tapi jika ini adalah permintaan anaknya, demi kebaikan taemin, ia tidak bisa berbuat banyak. Sebagai seorang Umma, ia dituntut untuk mengalah demi kebahagiaan anaknya, begitu kan? Key mencoba menanggapinya tenang, walau hatinya sedang bergemuruh!

“kau benar-benar memutuskan untuk pergi taemin?”, Tanya key seolah tidak perduli. Ia berpura-pura sibuk membereskan meja samping ranjang taemin. Taemin menatapnya. Ia sangat tau hyung nya berpura-pura tenang, key adalah orang yang ekspresif. Ia bukan tipe orang yang pintar menyembunyikan apa yang ia rasakan, dan seperti sekarang, perasaaanya yang tersakiti tergambar dengan jelas, seperti buku yang terbuka, siapapun dapat membacanya! Dalam hatinya, taemin tersenyum sinis, “terus saja kau berpura-pura tenang di hadapanku sekarang hyung. Kita lihat berapa lama lagi kau sanggup bertahan untuk berakting di depanku!”.

“ndeee, tentu saja hyuuung. Jinnjjaayyooo kenapaa kalian semua selalu selalu daaan selalu menanyakan hal yang sama padaku. Aku kan bosaaan, hehehe”, senyum taemin manja, maniiiiis sekali.

Key hanya bisa terdiam menatapnya, dalam hatinya ia tekankan berulang-ulang kalimat yang sama,“see, lihatlah key. Lihat senyum anakmu itu. Itu senyum taemin kan? Ia tidak berubah key. Ia tetap anakmu seperti dulu, anakmu yang manis, anakmu yang rapuh. Ia hanya sedang marah, ia hanya sedang bingung, jadi sabar Key. Dan tentu saja butuh waktu sebelum ia kembali memanggilmu Umma. Dan yakinlah itu tidak akan lama lagi. Tenang lah keeey. SEMUA BAIK-BAIK SAJA!! Camkan itu, TAEMIN TIDAK BERUBAH DAN BERHENTI BERPIKIR MACAM-MACAM TERHADAP ANAKMU SENDIRI!!”, begitu mati-matiannya sang Umma menyangkal bahwa TIDAK ADA yang berbeda pada anaknya!

Tidak tidak! Ia tidak mau memikirkan hal itu! Sekarang atau tidak kapanpun!!

“baiklah kalau itu demi kebaikanmu baby, asal kau senang, lakukan saja”, lirih key menatap taemin.

Ia tidak pernah menyangka akan selelah ini mengurusi anak ABG moody seperti taemin. Ia sudah lelah dengan semua pekerjaannya yang tak kunjung selesai, ditambah harus menghadapi taemin yang sedang seperti ini!! Kelelahannya bertambah berpuluh-puluh kali lipat.

“ndeee, gomawooo hyuuung”, senyum taemin merekah. Yaa, ia memang tetap seceria biasa nya. Ia tidak berubah dan tidak mau berubah. Biar bagaimanapun ia adalah magnae yang paling imut di SM Town (dihatiku juga kok taby). Ia tidak mau membuang itu, dan ia juga tidak mau hyung-hyung nya menganggap ia berubah. Bahwa ia berubah karena ia marah. Mengambek? Cih, taemin sudah sangat sangat jauh dari level itu. Ia bukan lagi ABG moody seperti yang hyung-hyung nya anggap selama ini. Yaa, ia memang bahkan belum lulus SMA, tapi pengalaman dan rasa sakit hati akan semuanya yang pernah ia rasakan cukup menjadikannya dewasa diatas umurnya sekarang! PEMBUKTIAN!! Itulah level taemin saat ini. Ia ingin membuktikan, bahwa ia sudah besar! Ia juga bisa sakit hati!! Dan hatinya tidak dapat dipermainkan seenaknya!! Itu yang utama! Ia tidak mau dianggap hanya anak kecil, yang ketika dikecewakan, lalu dibelikan balon, maka persoalan selesai dan dia akan kembali seperti biasa lagi! Hah, maaf saja hyung, sekali dua kali mungkin masih tersedia maaf ku untuk kalian, tapi kali ini? Setiap orang punya batas kesabarannya masing-masing, dan kalian sudah mengujiku sampai pada batasnya, hyung. Taemin yang sekarang, BUKAN ANAK KECIL LAGI!!! AKU TIDAK MAU DIANGGAP LEMAH, TERUTAMA OLEH KALIAN, MINHO DAN KEY HYUNG!!! KEY, AKU BUKAN LITTLE BABY MU LAGI, CAMKAN ITU!!!

.

.

Pukul 10.00, di ruang yang sama!

Cklek, pintu terbuka.

“baby, kau sudah siap? Administrasi nya sudah selesai diurus oleh manager hyung. Kau bisa pulang sekarang sayang. Kajja, minho, dubu dan jonghyun sudah menunggu dibawah”, ujar key sambil mengulurkan tangannya pada taemin sambil tangan satunya membawa tas taemin.

Tanpa disangka..

Jangankan menyambut tangan key yang terulur ingin menggandengnya seperti biasa, ia bahkan langsung mengambil tas nya yang ada di tangan kanan key.

“taemin?”, key bingung.

“kenapa? Kau tidak mau pulang? Biar kubawakan tas mu. Jangan bawa yang berat-berat dulu sayang”

Taemin kembali tersenyum dengan sangat manis, tapi tentu saja seperti biasa, senyuman dan kata-katanya sangat bertolak belakang.

“tidak perlu repot-repot membawakan barangku hyung. Kau kan pernah bilang kau bukan pembantuku, jadi aku bisa bawa ini sendiri. Lagipula aku bisa membawanya dengan tangan kiri, kan hanya tangan kananku yang dijahit, ehehe”, kekeh taemin imut.

DEG..

Demi tuhan sejak kapan kau belajar mengatakan hal yang menyakitkan begitu padaku tapi dengan muka seceria itu, Taemin? Pembantu? Pernahkah aku berkata begitu? Apa maksud nya? Semakin banyak menghabiskan waktu dengan magnae nya ini, key seperti semakin tidak mengenal taemin. Ia memang masih tersenyum seperti biasa, manja seperti biasa dengan rajukannya, tapi tetap saja, DIA BERBEDA!!! Entah kata apa yang bisa mendeskripsikan perbedaan taemin sekarang ini, key juga sungguh tidak mengerti. Kau begitu marah padaku taem? Pada kami semua? Kemana taemin yang mudah memaafkan yang aku kenal dulu sehingga aku begitu menyukaimu? Jika seperti ini, aku lebih memilih kau membentakku, menamparku, atau bahkan meninjuku seperti yang kau lakukan pada kaca itu! Aku terima taem! Aku lebih menerima sakit itu dibanding sakit seperti ini. Setiap kau berkata, seakan rasanya ada batu runcing yang kau hujamkan langsung ke hatiku taem! Apa yang harus aku lakukan agar kau memaafkan ku? Memaafkan kami? Apakah kau ingin kami semua berlutut dihadapanmu? AKU LELAH TAEMIN!! SANGAT LELAH SEAKAN INGIN MATI SAJA!! BUNUH SAJA AKU TAEMIN, BUNUH AKU KALAU KAU TERUS BERSIKAP BEGINI!!

“dan untuk pulang, sepertinya aku tidak bisa pulang dengan kalian hyung. Sungmin dan eunhyuk hyung akan menjemputku sebentar lagi. Mereka sedang di jalan sekarang. mereka memang sudah janji akan menjemputku tadi malam”

Perkataan ini lebih membuat key bingung lagi.

“maksudmu taemin? Sungguh aku tidak mengerti. Katanya kau akan pulang ke dorm dulu untuk bereskan bajumu sebelum pindah kan? Kenapa tiba-tiba ingin pulang dengan super junior hyung? Kau kenapa tiba-tiba berubah rencana begitu? Kami berempat sudah susah-susah mendrop jadwal kami yang padat untuk bisa menjemputmu, kenapa tiba-tiba kau akan pulang dengan orang laiiiinnnn??”, tanya key setengah berteriak.

Taemin tersenyum. Dan hatinya juga tersenyum, jauh lebih lebar dibanding yang ia tunjukkan di hadapan hyungnya. Kena kau key hyung. Lelah kan? Lelah berpura-pura sabar menghadapiku kan? Lelah berakting baik dan khawatir kepada ku kan? Kau yang memulai hyung, dan aku hanya mengikutimu permainanmu saja saat ini.

“looh looh, satu kalipun aku tidak pernah meminta kalian menjemputku kaan? Aku tau kalian sibuk, SANGAAATTT SIBUUUKKK!! Makanya aku tidak mau mengganggu. Kebetulan sungmin dan eunhyuk hyung bersedia untuk menjemputku, jadi yaa aku terima sajaa. Habiiiss, kau kan tidak pernah memberitahuku semua bersedia menjemputku hari ini kan hyung? Yaa aku jadinya juga tidak memberitahu rencanaku padamu”, taemin menatap key seolah mengatakan ‘aku tidak tau apa-apa. Kau tidak bisa menyalahkanku hyung’.

Hhhh, key menarik nafas panjang. Tenang keeyy, tenaaangg!! Jangan membuat kekacauan pada anak ini sekarang! Urusannya bisa menjadi jauh lebih rumit lagi!

“lalu kau mau langsung ke dorm super junior? Apa baju-baju mu mau aku antar saja ke dorm mereka?”, tanya key mencoba tersenyum.

Taemin yang menatapnya sungguh ingin tertawa. Demi tuhan key hyung, sebegitu beratkah kau menahan emosi mu hanya untuk terlihat baik di depanku? Akting mu sungguh bisa terbaca dengan mudah. Harusnya kau banyak belajar dari suami ke dua mu, minho hyung. Suami kedua? Cih, taemin tau ia innocent, tapi jelas  ia tidak bodoh!

“anii, aku akan ke dorm shinee dulu untuk beres-beres pakaianku, hyung. Kan sudah kubilang kau tidak perlu repot-repot lagi mengurusiku. Aku bisa urus semua keperluanku sendiri. Terimakasih tawarannya hyung”, jawab taemin lagi-lagi sambil tersenyum.

SUNGGUH TUHAN KEY SUDAH TIDAK TAHAN LAGI!!!

“APA MAKSUDMU LEE TAEMIN JELASKAN PADAKU SEKARANG? KAU INGIN PULANG DULU KE DORM TAPI DENGAN ORANG LAIN PADAHAL SEMUA HYUNG MU SUDAH MELUANGKAN WAKTUNYA UNTUK MENJEMPUTMU HARI INI? DEMI TUHAN TAEMIN, KAU..”

Key speechless. Pertahanannya runtuh. Kesabarannya mencapai batas. Ia tidak sanggup menghadapi anak satu ini. Senyuman itu? Sungguh key muak melihatnya! Kalau tidak ingat ia telah menganggap taemin sebagai anaknya selama 3 tahun, mungkin daritadi key sudah menampar orang di depannya ini!! Ia menyerah!

Taemin tersenyum puas. Senyum yang tidak lagi dapat ia sembunyikan di depan hyung nya yang seakan sudah mau meledak ini! Sudah hyung? Cadangan sabarmu menghadapiku habis? Tidak apa-apa hyung, bentak aku, kalau perlu tampar aku seperti waktu itu. Jangan memaksakan diri, hyung. Aku akan terima! Jujur saja, aku senang melihatmu seperti ini! Permainan ini semakin menarik saja!

Taemin hanya terdiam melihat kemarahan key. Ia menunduk, tapi, tersenyum? Tentu sajaaa.

“dengarkan aku taemin, sekali ini saja aku MOHON dengarkan aku. Diam disini, aku mau kebawah sebentar. Jangan pergi walaupun sungmin dan eunhyuk hyung sudah datang menjemputmu. Tunggu sampai aku kembali, arasso?”

Braaakk, key menutup pintu ruangan VIP itu dengan membantingnya keras.

Sedangkan pasien yang didalam, ia mengangkat kepalanya yang sedari tadi tertunduk sambil tersenyum menatap pintu yang tertutup itu. Ia keluarkan i-phone nya, “yoboseyo sungmin hyung, ndee aku taemin. Kau sudah sampai mana?”

Key segera kebawah! Ia ingin mengadu pada dubu! Sebagai leader, ia punya stock kesabaran yang jauuuh lebih banyak dibanding key, ia akui itu! Ia tidak sanggup menghadapi taemin yang seperti ini! Kepalanya serasa mau pecah! Bersabar sama sekali bukan spesialisasinya! Ia sama sekali tidak dirancang untuk bersabar pada siapapun, pada apapun!! Hey, he’s almighty!! Apapun yang ia perintahkan, orang lain akan langsung mengerjakannya, ia tidak pernah bersabar untuk apapun, apalagi hal seperti ini. Ia benar-benar clueless! Matanya memanas. Kristal bening mulai menggenang di mata kucingnya yang indah! Ia bisa benar-benar gila jika memaksakan diri untuk menghadapi taemin yang seperti ini. Kurang ajar kau Taemin!!

“dubuuuu, huhuhuhu”, key menangis sambil memeluk suaminya erat.

Minho, jonghyun dan terutama Onew bingung melihat key yang keluar dan tiba-tiba menangis. Hey, mereka sudah menunggu lama. Mana taemin? Minho memandang ke sekitarnya, tidak ada tanda-tanda taemin. Kemana dia? Kenapa key malah menangis? Ada apa sebenarnya? Pertanyaan itu hadir di pikiran ketiga namja tampan itu.

“aku sudah benar-benar tidak tahan menghadapi taemin. Ia tidak pulang dengan kita. Ia dijemput sungmin dan eunhyuk hyung, tapi ia akan kembali dulu ke dorm! Anakmu itu benar-benar mengesalkan dubuu”, adu key ambil terus memeluk onew.

Hah?

Ketiga namja itu berpandangan heran.

Tidak pulang bersama kita tapi akan tetap pulang ke dorm dulu? Maksudnya?

“key hyung coba jelaskan lagi apa maksudmu?”,tanya minho.

“YAK! CHOI MINHO! JANGAN MEMBUATKU MENGULANG HAL-HAL YANG MEMBUATKU INGIN MELEDAK SEPERT INI! ADA APA DENGAN PACAR MU ITU! HAAH, AKU BENAR-BENAR TIDAK MENGENALNYA!!”

Tak lama kemudian, mereka berempat melihat van putih memasuki pelataran parkir, dan keluarlah sungmin dan eunhyuk  hyung memakai jaket hoodie dan masker. Meskipun begitu, tetap saja mereka mengenalinya. Biar bagaimanapun, mereka telah kenal bertahun-tahun di SME semenjak masa training.

“sungmin hyung, eunhyuk hyung”, teriak jonghyun memanggil mereka.

Plaakk.

“BODOH!! Mereka sudah menyamar kalau kau memanggil begitu sia-sia saja!” cecar Onew sambil memukul kepala jonghyun. Dasar dino pabo head!

Sayangnya yang dipanggil sepertinya tidak mendengar karena jaraknya memang cukup jauh. Mereka sudah memasuki rumah sakit, dan beberapa detik kemudian mereka keluar lagi, BERSAMA TAEMIN! Pasti taemin sudah menunggu di lobby rumah sakit. Ia sudah benar-benar menantikan hyung barunya itu rupanya, bahkan key yang menjemputnya saja keluar dengan tangan kosong bahkan sampai menangis begini. Begitu rupanya permainan mu kali ini taemin, lirih minho dalam hatinya.

Minho memandang onew, memintanya mengambil sikap untuk situasi ini.

Onew menghela nafas.

“sudahlah, kita kembali ke jadwal masing-masing. Kajja, taemin tidak memerlukan kita!”

Minho menatap van putih itu sebelum masuk mobil. Taemin tertawa? TERTAWA? Sungguh sudah berapa lama kau tidak melihatnya tertawa, minho? Mungkinkah ini saat nya kau benar-benar membiarkan malaikatmu pergi? Taemin memang sudah memutuskan hubungan mereka, dan belum ada satu hyung pun di shinee yang ia beritahu bahwa 2min couple sudah tiada. Bukan apa-apa, karena minho sendiripun masih belum terima kenyataan itu. Setiap ia teringat kata-kata taemin waktu itu, kepalanya serasa mau pecah! Sejak kejadian itu semua kerjaanya tidak maksimal, ia tidak fokus pada apapun! bahkan yoona noona yang biasanya sabar mulai kesal  pada minho karena perlu belasan kali take sebelum mendapatkan adegan yang diharapkan. Minho aktor profesional, karena itu kejadian ini tidak biasa, sangat tidak biasa. Beruntung sutradara belum memberitahu kinerja minho yang akhir-akhir ini buruk pada manager hyung, jika sudah apalagi sampai onew hyung tau, mau tidak mau ia diminta menjelaskan hal yang bahkan sampai saat ini belum bisa ia terima kenyataanya

.

.

Pukul 23.47 di hari yang sama.

Minho pulang. Ini bahkan bisa dibilang pulang cepat, karena adegan yang ia mainakn hari ini tidak sebanyak biasa. Ia lelah. Sangat lelaaahhhh, Tuhaaan. Akhir-akhir ini, terutama sejak hari break itu, ia memang sangat mudah lelah. Kejadian itu seperti menaikkan umurnya menjadi 30 tahun lebih tua! Haah, jika terus begini, ia benar-benar harus konsultasi ke psikolog, batin minho.

Sesampainya di rumah, ia melihat key yang tertidur di meja dengan kertas-kertas rancangannya.

Minho menutup pintu pelan tidak mau membangunkannya. Hari ini mood key sangat buruk, membangunkan dia disaat istirahat begitu sama saja membangunkan macan tidur yang kelaparan! Dan minho sedang sangat tidak mood untuk menjadi makanan sang macan!

Saat hendak ke kamar, langkahnya terhenti.

Ia mendengar key berucap lirih, mengigau? Mungkin. Ia tidak tau key punya kebiasaan itu.

“taemin, pulang nak. Umma masak makanan kesukaanmu. Maafkan Umma sayang, maaf. jeongmal”, lirih key. Hey, mata kucing itu mengalirkan air bening dari sudut matanya, mengalir di pipinya.

Ya tuhaan, ini baru semalam dan kau pasti sudah sangat sangat merindukannya ya key.

Minho tidak jadi masuk ke kamarnya, yang mulai malam ini akan ia tempati sendirian!

Ia berjalan mendekati key. Reflek, ia mengelus kepala key dan menghapus aliran kristal bening itu dari pipi mulusnya.

Hatinya berdebar!!

Hey, apa yang ia lakukan?

Minho terpaku!

Debaran ini?

Demi tuhan minhoooo kau benar-benar mulai gila!!

Mereka memang sahabat, dan hubungannya cukup dekat, tapi jika di rumah. Di luar, key lebih sering melakukan skinship dengan onew/jonghyun dan ia dengan taemin sehingga terbentuklah onkey/jongkey couple dan 2 min couple di kalangan shawol.

Tapi minkey? Tidak-tidak!! Tentu saja ini sangat salah!!

Debaran ini tidak boleh ada!!

Key hanya milik onew, sedangkan dirinya?

Yaah, sepertinya ia harus menahan diri untuk sendirian selama beberapa waktu.

Ia hanya berharap taemin mulai melunak hatinya dan memaafkannya. Tentu saja ia tidak berharap mencari pengganti taemin. Tidak ada yang bisa menggantikan malaikat kecil itu di hati minho!! Tidak bahkan yeoja secantik Yoona, Yuri, Krystal, Victoria, atau siapapun yeoja yang pernah digosipkan olehnya hingga selalu membuat 2min couple bertengkar. Dan semoga taemin juga tidak mencari pengganti nya diluar sana, mengingat begitu populernya magnae shinee itu bahkan di kalangan artis korea sendiri.

Minho tidak buta, ia tidak tuli. Taeminnya sangat sangat cantik, manis dan periang! Sifat yang bisa menarik banyak orang untuk sekedar melirik dan memperhatikannya! Ia tau banyak sekali namja dan yeoja yang menyukai magnae shinee itu. Ia tidak mau menyebutkan siapa saja namanya, karena setiap mengingat itu ingin sekali raanya ia membanting sesuatu! Panas? Tentu saja! Cemburu? HELL YESS!! Taemin hanya miliknya!!!!

“Kau akan kembali padaku, taemin! Bagaimanapun caranya!!” Janji minho dalam hati.

“kau tidak akan tahan berpisah lama denganku!!”

.

.

 

Beberapa hari kemudian di kantor SME, saat latihan.

Seperti biasa mereka ada latihan rutin, kali ini remix lagu Ring Ding Dong dan Lucifer untuk dream concert. Ada beberapa koreo tambahan dari pelatih koreo mereka mengingat dream concert bukan acara sembarangan.

Yaa, sejak kepergiannya, baru kali ini mereka bertemu taemin.

Wajahnya? Seperti matahari di pagi hari! Itu adalah waktu kesukaan Taemin ditiap harinya! Pagi, karena ia senang melihat matahari! Itu selalu membuatnya bersemangat! Saat ini wajahnya sangaaaat bersinar, persis seperti matahari kesukaannya! Hanya ada 2 kata yang ada di kepala keempat hyung nya ketika melihat taemin, IA BAHAGIA!!

Saat latihan, hanya taemin yang paling bersemangat. Jika berhubungan dengan dance, ia adalah juaranya. Heii, he’s dancing machine!!! Keempat hyung nya justru yang tidak fokus. Namun yang paling tidak fokus lagi-lagi adalah sang Umma.

Onew sebagai leader, sekali lagi, stock kesabarannya yang berlimpah membuatnya bertahan. Jonghyun? Ia punya Sekyung noona untuk curhat dan melupakan sejenak masalahnya! Dan minho? Hah, sejak kapan ice prince itu mudah berekspresi?

Taemin melirik key lewat pantulan kaca. Ia tahu key hyung mengamatinya lekat daritadi.

Ia hanya tersenyum seperti biasa, seakan tidak terjadi apa-apa! Taemin ingin menegaskan bahwa memang tidak ada yang berubah didirinya! Ia ingin menikmati permainan ini dengan sifat magnae nya yang biasa. Sepertinya jauh lebih seru dan menarik, dibanding ia harus berubah menjadi cold hearted boy. Ia sendiri yang akan lelah nantinya, dan jelas, taemin tidak ingin susah payah untuk ikut dan menang dalam permainan ini! Permainan yang dibuat hyung-hyung nya untuk memanipulasi hati dan perasaan sang magnae! Sekali lagi, ia hanya ingin MENIKMATI, bukan ingin dibuat lelah!! Biarkan hanya hyung nya saja yang lelah mengikuti permainan yang mereka buat sendiri. Kita lihat saja diakhir, siapa yang masih sanggup bertahan?

Mata key hyung bengkak. Menangis semalaman kah? Molla, taemin tidak tau dan tidak mau tau. Yang jelas beberapa hari ini ia bahagia. Ia tidur nyenyak. Ada masakan ryeowook hyung yang menggantikan masakan key hyung, bahkan lebih enak menurut taemin. Pantas saja heechul hyung kelimpungan ketika ryeowook hyung sedang sibuk promosi suju M di china. Koki terbaik mereka tidak ada! Masakan ryeowook hyung memang jempolan.

Ada  kyuhyun hyung, sang evil magnae tapi ia sama sekali tidak merasakan itu! Kyuhyun hyung sangat baik dan ia sangat pintar matematika!! Entah kenapa ia bisa mengubah soal rumit menjadi mudah dipahami oleh taemin. Ia sangat sangat bersyukur akan hal itu, sungguh! Matematika adalah momok menakutkan baginya! Dan ah satu lagi, ia adalah gaemgyu. Taemin tidak lagi hanya bisa bermain winning eleven. Ia sedang diajari starcraft! Dan woaaahhh, seru sekaliiii!! Taemin sampai lupa   waktu. Jika eeteuk hyung tidak menyuruhnya tidur setiap malamnya, mungkin ia akan bermain sampai pagi.

Ada sungmin hyung yang pandai memainkan alat musik. Ia mengajarkan lagu-lagu baru kepada taemin. Ia juga sangat pintar dan berbakat pada banyak hal!! Ia perlu belajar bayak pada king of aegyo super junior satu ini!!

Ada leeteuk hyung yang sangaaaaattt penyayang!! Pantas saja ia dijuluki angel! Ia benar-benar seperti malaikat, jinjaaa!!

Ada yesung hyung. Ya tuhaaaan, suaranyaaaaa. Ia bahkan menina bobokan ku sebelum tidur. Suaranya benar-benar seperti malaikat! Aku yakin jika ia menyanyi seperti itu depan moon geun yoong noona, pasti langsuung lemas. Ehehee.

Ada siwon dan donghae hyung yang siap selalu berdo’a bersamanya!! Mereka juga sangat sangat sangat baiiiikkk dan tampaan!! Ehehehe.

Ada heechul dan shindong hyung yang selalu membuatnya tertawa dengan tingkah gilanya!!

Dan ada eunhyuk hyung, ia banyak menyumbang koreo pada sesi latihan kali ini berkat banyak bertukar pikiran dan menciptakan koreo-koreo baru bersamanya.

Tidak ada lagi hyung-hyung yang tidak perhatian!! Tidak ada lagi dorm yang sunyi!! Ahahaha, kenapa tidak dari dulu seperti ini? Mood taemin sedang sangat sangat sangaaatt baguss.

Dan urusan key hyung, yaa itu urusannya sendiri dan hyung-hyung nya yang lain di rumah.

Selamat menikmati permainan ini hyung, batin taemin.

Taemin terus sibuk dengan pikirannya

Sampai..

“YAK Key, kenapa kau selalu salah gerakan?”, bentak pelatih koreo kami. Aku melihat key hyung pucat.

Aku menoleh kebelakang sambil memberikan tatapan bingung imutku padanya. Dan hatiku? Tentu saja berkata lain. “kenapa kau terus memperhatikanku hyung? Berharap aku kasihankah? Maaf tapi kau harus menelan kekecewaanmu hyung!!”, batin taemin.

“jweisonghamnida hyung”, ucap key lirih.

“key hyung tidak fokus mungkin karena ia terlalu sibuk dengan design-design bajunya hyuung. Ia pasti lelah sampai salah terus seperti itu. Dan aku lihat kau daritadi mengamatiku hyung, ada apa? Mau minta ajarkan koreo yang tadi?”

Keempat hyung ku menatapku tajam.

“Haah, kenapa melihatku seperti itu? Ucapanku salah?”, tanya taemin bingung.

Sabar Onew. Sabar Jonghyun. Sabar Key. Dan sabar Minho!!! Kalian hanya perlu bersabar. Jangan membuat keadaan semakin kacau dengan membentaknya! Mereka memang tidak bisa memungkiri fakta ini, bahwa Taemin adalah pemegang kunci keceriaan di SHINee. Mereka membutuhkannya!!! Tapi sekarang kunci itu telah menemukan rumah nya yang baru. Mereka bisa apa? Mereka terkunci dalam rumah yang gelap, berdebu, sempit, dan pengap sampai dada ini sesak! Sangat sesak hingga serasa ingin mati saja!! Mereka membutuhkannya untuk bisa keluar melihat matahari! Perasaan ini? Sekali lagi, mereka bisa apa? Membuat kunci mereka yang baru kah? Itu tidak mungkin!! Sangat sangat tidak mungkin!! Tidak ada kunci keceriaan yang lebih baik dari taemin!! Mereka hanya bisa menunggu hingga pada waktunya kunci itu kembali pada mereka dan membawakan matahari pada hati mereka yang sedang ditelan pekatnya malam!!

Seusainya latihan..

Minho melihat taemin yang sedang asyik bermain sendirian di sofa pojok ruangan dengan i-pad nya sambil headphone terpasang di telinganya. Kepalanya bergoyang kecil mengikuti irama musik yang ia dengarkan! Sangat santai, nee? Telah menemukan kebahagiannya yang baru kah ia? Tak melihatkah ia bahwa semua hyung nya saat ini sedang berwajah muram. Lelah? Tentu saja! Tapi bukan lelah fisik yang mereka rasakan! Lelah fisik bisa diobati dengan istirahat. Tapi lelah ini? Bahkan minho pun tidak dapat mendeskripsikannya. Mereka adalah kumpulan orang yang kehilangan mataharinya! Kau tahu apa rasanya kehilangan matahari? Tahu rasanya jika setiap hari yang dilewati adalah malam? Betapa gelapnya hidup, bukan? Yaa, itulah kehidupan yang sedang dijalani keempat member shinee selama magnae mereka pergi. Menyedihkan? Harus diakui, yaa!! Minho benci mengakui ia lemah! Tapi ternyata ia juga lelah terus berpura-pura kuat dan tegar!

“taemin”, panggil minho.

Taemin tidak bergeming. Terlalu keraskah suara musik di headphone nya?

“hhh”, minho menghela nafas panjang.

“taemin”, panggil minho lebih keras sambil berdiri tepat didepan magnae nya yang sedang duduk santai.

Melihat ada orang yang sedang ada di depannya, taemin mengangkat kepalanya. Minho hyung? Kali ini permainan dengan mu yaa hyung? Sepertinya menarik.

Taemin tersenyum manis seperti biasa.

Dan Minho, WHAT THE…

Baru melihat taemin senyum seperti itu saja sudah membuat jantung nya berhenti berdetak selama sedetik! Padahal biasanya mereka sudah melakukan hal-hal yang sangat jauh, tapi ini hanya senyuman? Jujur saja minho lemas! Kenapa ada orang yang bisa seimut dan secantik dia? Memang tidak mungkin ia menemukan orang yang bisa lebih bersinar dibanding mataharinya, malaikat kecilnya! Namja terpopuler sepertimu ternyata sudah stuck pada satu orang, minho? Memalukan!!

“kenapa kau menatapku seperti itu, hyung? Ada apa? ingin bicara padaku?”, tanya taemin lembut sambil melepas headphone kuning kesayangannya.

“o-oh? N-ndee taem”, what the hell kenapa kau gagap begitu minhooo??

“hhhhhh”, tenang minhooo!!!! Batinnya.

“aku punya sesuatu untukmu”, ujar minho sambil mengambil 2 kantung plastik putih besar.

“ini untukmu”, minho menaruh  kantung-kantung itu di meja di hadapan taemin.

“waah, apa inii hyung? Kenapa repot-repot?”, sahut taemin bersemangat sambil membuka plastik-plastik di depannya.

Taemin mengambil satu barang. Susu banana?

“ini? Maksudnya hyung?”, tanya taemin bingung sambil menatap minho.

Minho duduk disamping taemin.

Dan taemin?

Ia menghindar! ia geser duduknya agar tetap tidak terlalu dekat dengan hyung nya satu ini! Jaga hatimu taemin! Jangan terbawa perasaan! Kalian sudah berakhir, dan itu tidak akan pernah dimulai kembali!!

Minho terpaku melihat taeminnya bergeser.  Menjauh darinya? Kau sudah membuatnya sangat sangat sangat sakit hati rupanya minhoo! Dan ini akibat yang harus kau tanggung! Sakit? Sangat, nee? Tapi kau sudah tidak bisa apa-apa minho! Mulai biasakan dirimu saja untuk menikmati rasa sakit ini!!

“ini untuk mu taemin. Saat kau beres-beres kau lupa membawa persediaan susu banana mu. Jadi sekarang baru sempat aku bawakan”

“lalu ini?”, taemin mengangkat barang di kantung plastik satunya. Alat-alat tulis dan beberapa keperluan sehari-harinya.

“itu aku yang belikan sebagai kado pribadiku”, ucap minho sambil mengusap tengkuk nya, malu. Entahlah.

“kado pribadi? Untuk?”

“kau itu kan sering sekali kehilangan barang, taemin. Dan semenjak kau pindah ke dorm super junior, jika kau kehilangan barang, maka aku tidak bisa lagi ikut membantu mencari nya. Jadi kuberikan beberapa barang kecil ini sebagai cadangan, terima yah?”

“hyung?”

Jujur. Taemin sempat terharu! Hanya kado kecil, tapi entah kenapa terasa manis begitu sampai di hatinya! Ia tau minho nya jujur! Dan penyampaian atas rasa yang jujur tentu sampai dengan baik ke penerimanya! Apalagi seorang penerima yang sangat perasa seperti taemin.

TIDAK TIDAK!! JANGAN TERBAWA SUASANA, TAEMIN!! KENDALIKAN PERMAINAN!! JANGAN SAMPAI PERASAAN YANG MENGENDALIKANMU!!

Seperti biasa, ia awali semuanya dengan tersenyum manis, tapi kali ini ada perasaan jujur yang terselip pada senyumannya.

Meskipun kata-katanya…

“aku sangat berterimakasih hyung. Tapi maaf”, taemin tersenyum bersalah.

Minho menatapnya  lekat.

“aku tidak bisa menerima nya. Aku memang sengaja tidak membawa persediaan susu pisangku di rumah, habis kata eunhyuk hyung, ketika aku menyanggupi untuk tinggal bersama mereka, ryeowook hyung langsung bergegas menimbun persediaan susu  pisang di kulkas dorm mereka, jadi aku tidak perlu membawa nya lagi”

“dan untuk hadiah yang satu ini, aku juga sudah dibelikan banyak oleh siwon hyuung dan donghae hyung. Bahkan mereka repot-repot membelikan ini semua di taiwan dan china. Sudah banyak sekali barang menumpuk di kamarku hyung, jadi sepertinya ini pun tidak bisa  aku terima, maaf yaaaahhhh”

DEG..

Kau kalah satu langkah minho. Dan kau orang yang sangat tidak suka kalah!! Sakit rasanya? Apalagi satu langkah ini untuk memenangkan kembali hati malaikat kecilmu. Mengembalikan matahari kalian untuk setidaknya memberikan setitik cahaya nya untuk hari-hari gelap kalian. Tapi ia gagal, dan ia benci itu!! Ia kecewa pada dirinya sendiri! Lagi-lagi, nafas nya berat mendengar perkataan taemin! Memang pengucapannya lembut, tapi entah kenapa efek di hatinya menyakitkan sekali seperti ini!! Memang hanya penolakan kecil, tapiiiii…

Ia sudah begitu rindu, rinduuu sekali pada malaikat nya sampai-sampai ingin satu kali saja ia bercanda atau bahkan beretngkar, itu juga akan ia terima! Itu lebih baik dibanding hubungan mereka yang datar dan dingin seperti ini! Taemin menghindar, dan minho terlalu takut untuk mendekat! Sampai kapan akan terus seperti ini? Bisakah sekali saja kau membuatku bisa menggerakkan kaki ini untuk berlari mendekatinya, Tuhan? Batin minho menangis! Entah kenapa sejak taemin tidak ada, dorm mereka sangat sepi. Semua member sibuk, pulang malam, ketika pulang langsung masuk ke kamar masing-masing. Bahkan key pun tidak pernah lagi memasak karena semua member pulang larut malam dan sudah lelah sehingga tidak ada lagi keinginan untuk makan, atau kalau tidak mereka sudah makan diluar. Tidak ada lagi ‘bola pingpong’ yang meloncat-loncat disekitar mereka, berbuat usil, tersenyum, tertawa, cerewet jika hyung nya mulai makan tidak teratur dan sembarangan! Kulkas mereka penuh dengan susu pisang dan tidak ada yang meminumnya. Semakin hari minho melihat persediaan susu pisang di kulkas mereka semakin banyak saja. Ia akhirnya tau key setiap hari membeli susu pisang, berharap taemin pulang. Ia miris melihat key. Sang Umma sudah seperti orang stres. Ia pun rindu, anii, sangat rindu atau entah perasaan apa yang sanggup mendeskripsikan perasaan nya saat ini, tapi cold hearted yang dari dulu disandangnya sangat membantunya, setidaknya mencegah nya tidak se depresi key saat ini. Kerjaannya berantakan, design nya tidak selesai-selesai, ditambah perasaannya yang juga sedang tidak menentu karena onew hyung yang lebih sering di luar karena kesibukannya. Ia semakin dan semakin depresi saja! Matanya bengkak, kurang tidur, menangis, entahlah sudah sehancur apa hatinya saat ini! Minho tidak bisa terlalu banyak membantu. Ia juga sedang susah payah menata hatinya, yang sampai sekarang pun tetap saja masih hancur tak berbentuk!

“minho hyung, kenapa bengong? Kau marah yaa? Maaf yaa hyung tapi sungguh jika ini kubawa akau tidak tau mau ditaruh dimana”

Minho tersenyum pahit.

Taemin tersenyum manis sebagai balasannya.

“tidak apa-apa taem, aku mengerti”, ucap minho sambil mengelus kepala taemin.

“gomawo hyung, tapi jangan mengelus kepalaku yah. Aku tidak suka, aku bukan anjing, hyung”, jawab taemin dingin sambil menjauhkan tangan minho dari kepalanya.

“aku pergi dulu hyung, aku ada janji pergi dengan donghae hyung, annyeong hyung”, lanjut taemin sambil bangkit dan pergi dari sofa.

Minho terpaku, menatap punggung malaikat kecilnya. Tiba-tiba ada pertanyaan yang muncul di otaknya, apakah semuanya memang tidak akan pernah kembali seperti semula? Pandangannya buram. Hei, ada apa ini? Kenapa tiba-tiba pandangannya begini? Tanpa ia sadari, tess, aaah, ada 2 sungai kecil mengalir di pipinya.

DEG..

IA MENANGIS LAGI? KENAPA? SUDAH MERASA BEGITU SAKIT KAH KEHILANGAN TAEMIN NYA?

“Minho?”, Onew mendekat.

“Minho, loh loh kau kenapaa?”, tanya jonghyun panik. Selama 3 tahun bersama dongsaeng nya itu ia tidak pernah melihat minho menangis. Tidak satu kalipun bahkan ketika ia cedera parah. Lalu sekaarang? Ia kenapaaa??

“aah, anii hyuung. gwenchana”, ucap minho sambil mengusap air matanya cepat.

Dammit minho, kau sungguh membuat malu!!

“jangan berbohong padaku minho. Katakan kau kenapa? Bertengkar dengan minnie?”

Yaa, memang sampai saat ini belum ada yang tau hubungan mereka berakhir. Apa harus sekarang ia membuat pernyataan? Dengan dino head ini?

“hyung, aku stidak bertengkar dengannya. Kami sudah putus!”, ucap minho dengan suara bergetar! Jangan macam-macam minho! Jangan menghancurkan harga dirimu dengan menangis di depan dino head ini!!

“WHAT? JINJJA? KENAPA? Ah anii, KAPAN?”

Jonghyun benar-benar tidak menyangka. Memang ia tau hubungan dongsaeng nya ini sedang bermasalah, tapi putus? 2 min couple break? Mustahil!

“saat taemin sadar di rumah sakit. Sudahlah aku tidak mau membicarakannya, hyung”, ujar minho sambil berlalu pergi meninggalkan jonghyun yang masih terkaget-kaget mendengar berita yang baru ia dengar.

Dammiiittt, kenapa hatimu sesakit ini! Membicarakannya pada orang lain seakan-akan membuat minho mau tidak mau mengakui kenyataan bodoh ini!!

Jonghyun tidak bisa membiarkan ini terjadi.

Taemin keluar dari dorm, onew sibuk, key depresi, minho semakin menjadi es.

Kepalanya pusing!

Kenapa keluarganya jadi seperti ini? Diatas panggung memang semua baik-baik saja. Mereka berlima tersenyum dan ceria seperti biasa demi para shawol yang selalu mendukung dan meneriakkan nama mereka.

Tapi didalam nya?

Ia bahkan tidak bisa membayangkan keadaan yang lebih buruk dari ini!

Ketika melihat ke pintu, ia melihat onew sedang berbicara dengan manager hyung.

“onew hyung”, panggil jonghyun.

“sebentar Jjong”

Jonghyun menunggu.

Setelah onew selesai,

“ada apa?”

“aku mau bicara, duduklah”, ajak jonghyun menarik tangan onew ke sofa.

“ada apa? Serius sekali? Tidak biasanya kau seperti ini?”

Tentu saja aku serius, dasar leader bodoh!

“kau sadar tidak sih apa yang terjadi dengan shinee saat ini?”

“apa yang terjadi dengan shinee saat ini? Memangnya ada apa?”, tanya onew.

Haiiissshhh, jonghyun benar-benar ingin menjatuhkan leader babo ini dari rooftop SM.

“kau masih bertanya memangnya ada apa? Kau ini bodoh atau terlalu bodoh sih hyung?”

“YAK! MAKSUDMU APAA DINO?”

“2 MIN COUPLE PUTUS!!”

DEG..

“”bicara apa kau? Mau dibunuh minho, hah?

“minho sendiri yang cerita padaku!!”

BENARKAH?

“KAU TERLALU SIBUK! ISTRIMU DEPRESI! APA YANG SALAH DENGAN SHINee SEKARANG?”, teriak jonghyun tidak tahan lagi dengan semua ini.

“beanrkah? Lalu aku harus bagaimana?”

Haiiisshhh, jinjjayooo apa salah nya hingga dapat leader bodoh seperti itu.

“Sudahlah, terserah otakmu yang bodoh itu saja hyung aku tidak peduli lagi”, bentak jonghyun sambil pergi.

“aku akan keluar dari dorm! Aku akan menginap di apartemenku sampai pikiranku tenang! Daripada di dorm aku jadi gila, lebih baik aku keluar! Aku akan meminta jadwalku dari manager seperti yang taemin lakukan, jadi jangan repot-repot mengurusiku!”

Dan ia benar-benar pergi.

Onew terdiam menatapnya.

Satu lagi member keluar dari dorm!

Dan semakin hari, ini semua semakin menjadi buruk!

“Kau pikir aku  sebodoh itukah Jjong? Aku bahkan tau minho dan taemin putus walau mereka tidak cerita. Aku tau key depresi. Aku tau kau juga sedang banyak masalah tanpa bisa diceritakan karena kami sibuk. Aku tau keadaan shinee sekarang sedang sangaaat kacau!! Berantakan!! PECAH!! Tapi jika aku saja panik, lalu bagaimana dengan kalian? Aku harus mem back-up semua member, terutama key. Aku harus menelan pil pahit, menanggung semuanya itu SENDIRIAN tapi tetap dengan muka tenang. Kau pikir ini mudah Jong? Kau pikir aku tidak tersiksa? AKU LEBIH BAIK MATI DIBANDING HARUS MERASAKAN HAL SESAKIT INI!!!!”, batin onew.

Dan, leader sabar itu pun akhirnya menangis!

Ia menangis tanpa suara, mungkin karena ia terlalu lelah dengan semuanya!!

Maaf Key, maaf Taemin, maaf Minho, Maaf Jonghyun, sebagai leader, aku sangat sangat tidak berguna!! Tidak bisa meringankan semua beban kalian!! Aku leader bodoh!! Sangat BODOH!! Aku memang tidak pantas memimpin member sehebat kalian!

Terima kasih untuk tetap bisa tersenyum dihadapan shawol. Mereka yang membuat kita tetap bertahan dengan segala kehancuran ini kan?

Mereka yang membuat kita tetap berlima sampai sekarang!

Aku tau sekarang perasaan Eeteuk hyung saat kehilangan Hangeng hyung, Kangin hyung, dan Kibum hyung.

Dulu aku hanya merasa bersimpati ketika ia bercerita sambil menangis kala itu.

Tapi sekarang?

Aku rasa aku mulai memahami sedikit perasaanmu Eeteuk hyung.

Keadaan seperti ini saja sudah mau membuatku menyerah! Apalagi kau yang benar-benar kehilangan member kesayangan mu. Adik-adikmu? Pasti hancur kan hyung?

Yunho hyung, sekarang hanya tinggal tersisa 2 member di TVXQ, tapi kau masih bisa bertahan hyung?

Super Junior dan TVXQ sangat beruntung mempunyai leader luar biasa seperti kalian!

Sedangkan aku?

SHINee, mempunyai leader sangtae dan bodoh sepertiku.

Hanya demi Shawol!

Hanya mereka yang membuat ku, membuat kita untuk tetap memiliki alasan bangun di pagi hari, di hari-hari kita yang sekarang gelap tanpa matahari.

Karena mereka kan?

Jadi tetap lakukan yang terbaik, dan aku janji, aku janji Key,  Taemin, Minho, Jonghyun, aku janji semua akan kembali seperti sedia kala. Meskipun aku juga tidak tau ini akan berakhir sampai kapan dan bagaimana caranya, tapi aku mohon bertahanlah sebentar lagi!!

Aku akan membuat taemin pulang.

Aku akan membuat jonghyun pulang.

Aku akan membuat key kembali ceria.

Dan aku akan membuat minho kembali pada taemin.

Tapi, apa aku bisa,Tuhan?

.

.

~end (?) ~

afterword from Sanniew unn : Demi apa gue kesel banget sama ini ff,wae? Karena 2min broken,afterall semua baguus fitri.. Dan makasih buat semua suunders udah dukung temen gue yang satu ini, mungkin gue lebih seneng baca karya orang, kenapa gue suruh fitri nulis, karna dia yang puny ide, klo gue yang menulis gue lebih suka sesuai jalan pikiran gue, klo seluruhnya kalian yang nentuin ada baiknya kalian yang tuliskan biar feelnya dapet, dan terbukti di ff ini!

So guys, leave a coment and supporting us!

Dari aku : TTATT 2min broken dan tadi terancam minkey andwaee~!/gapenting

Ah siapkanlah mental kalian setelah galau kimchi! Muahaha–stressendiri–

79 thoughts on “[Sequel] Never Be The Same Again

  1. woi, part 2end nya kagak bisa ak buka, kenapa y? stiap kli ak buka yang keluar malah sequelnya,… good ajalah bwt ff ini

  2. awalny kasian k taemin
    tp gag tau knapa gag tega ama member yang lain
    onew…qm dah hebt kq ~^O^~
    gag ush blg gt😀

  3. aigooo otak kupusing bgt(?),kenapa masalahnya makin runyam gini ckck,moga2 semuanya bisa berakhir bahagia ^^

  4. Oh Taemin, kata-katamu menyakitkan banget. Aku jadi bingung mau dukung siapa? Taemin yang dianggap penganggu atau hyung-hyungnya yang ‘dibumbuhi’ dengan kata-kata pedas taemin?

  5. Omo knapa sekarang banyak konfliknya ? Tpi tak apalah toh jadinya makin seru hehe , sekarang mereka ber4 udh sadar , tinggal nunggu taemin kembali , SHINee jjang !!

  6. Huhuhuhu…..

    Aku bingung….
    Tapi intinya aku sedih kenapa jadi kacau balau gini sih shinee nya….

    Ah, aku g berhenti nih mewek mulu….
    Hiks… Hiks….
    TuT

  7. Tambah parah…
    Ayo onew, hwaiting

    Tp berarti yg im sick of this kmrn endingnya gmn?
    2min tetep putus ya…. hiks
    Efek ngga dikasih password sm author … hiks.. ngga tau endingnya…

  8. kapan taemin nya berubah?
    Kasian itu hyungnya pada depresi-__-

    btw sequel nya gantung? ‘-‘)?

  9. pas side onew appa saiah nangis… huweee huhuhu hiks~ uri SHINee retak?! NO NO NO… HELL NO!!!
    gk tw mw komen ap lg:(

  10. Wahh,,,sumpah ga nyangka Minnie smpe kaya gitu,,,,diluar prkiraan,,,pi q rasa sbanding dgn yg dilakukan hyung2nya!! Yg palng mndrita mnurutq malah Onew,,,jd sasaran kmrahan Jjong!!
    Nexttt

  11. Taemin udah mulai dingin hatinya, kasian hyung” nya kenapa ga tetusterang ajah sih taem?? Kasian onewnya

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s