[SHINee] Moonlight song


My word:

Hei ,suunders, long time no see~ im sorry gak pernah update pagi, hell yeah aku dimarahin abis”n sama Sani eonni karena menghilang, aku sibuk Les*belagu*aku sempertin update krn lagi bocennn~~

Oke, ini terinsipirasi dari sebuah komik, aku lupa judulnya, seinget aku disitu iblis tokohnya, tapi sesuain sm yg ada aja deh, dan yg aku pake my bias dong, heck yess…its KIM KEYBUM OPPA~~

Oke, kalau suka komen yah…banyak banget perubahan di blog ini, aku kangen semuanya, miss you and ilysm suunders.

KOMEN, GAK BOLEH NGE-BASH! NGGAK SUKA PERGI JAUH” …HUSH HUSH…

CAST :

Kim Keybum

Lee Taemin

slight! Choi Minho.

Keytae, slight! 2min

.

.

by; Kimechhaa~

Entah zaman kapan, tapi dulu kala…dulu sekali, ketika semua orang masih awam dan percaya dengan hal berbau mistik dan juga kurang pengetahuan, percaya kepada tahayul dan segalanya yang membuat orang lupa bahwa harus saling menghormati antara makhluk yang satu dengan yang lain.

Sebuah bukit nan indah, dipenuhi berbagai bunga, katanya tinggal sebuah makhluk rubah mengerikan, kabarnya suka memangsa setiap manusia yang datang ke bukit tersebut.

Namun, siapa yang tahu? bahwa dibalik sosoknya yang sedikit berbeda itu, setengah manusia-dan rubah, ia mempunyai hati yang lembut, dan juga penyayang.

“Ahh~ aku rasa kue ini pasti enah jika dibagi kan…kekekek~”,

“Mau dibagikan kesiapa yah?”,

SREKK~

Sosok itu menoleh kesumber suara, kupingnya yang cukup mempunyai kemampuan mendengar tinggi itu segera keluar dari gubuknya yang sederhana dengan membawa senampan kue harum dan lezat, matanya yang tajam menatap sosok dari kejauahan, sosok itu seperti bingung menentukan jalan pulang, perlahan ia berjalan, tidak lupa memamerkan senyumnya yang luar biasa indah.

“Permisi… kau tersesat? mungkin bisa aku bantu…atau mau mampir untuk sekedar minum teh?”,tanya nya dengan selembut mungkin, sosok itu menoleh…terdiam beberapa saat dan…

“HUAWAAAA….ADA SILUMAAAANN~~!!”

Sosok bapak tua itu kabur terbirit-birit dan semakin lari ke tempat yang salah, sosok yang dikatakan siluman itu menggapai tangannya kedepan, mulutnya terbuka seakan ingin berteriak bahwa ‘hei kau salah jalan pak..’ but, hell… pria itu mungkin sudah lari jauh dan tambah tersesat, ia menarik nafas dan kembali ke gubuknya dengan langkah gontai…

“Kenapa semua takut padaku…?”, katanya memegang telinganya yang berbentuk layaknya anjing tersembul dari kepalanya, ditutupi rambut ikal coklat.

Selalu begitu, ia tinggal sendirian, jika ada yang melihatnya semua akan berteriak dan mengatakan bahwa ia akan memakannya, no…dia tidak suka daging manusia, dia makan buah, bingung rubah makan buah? karena ia tidak tega makan daging binatang sekali pun, semua binatang yang ada dibukit itu akrab dengannya.

“Tuhan … bahkan aku lupa aku sudah berapa lama jadi makhluk setengah manusia ini, aku minta sesuatu padamu…jadikanlah aku manusia Tuhan…”, katanya bersimpuh di atas bukit menatap bulan, “Yah…kalau itu terlalu berat dan berlebihan, setidaknya kumohon, jangan biarkan manusia takut padaku…ya Tuhan? terima kasih…”, katanya tersenyum dan mengedipkan matanya, kemudian ia kembali ke gubuknya, istirahat mungkin lebih baik.

.

Ia berdiri di sudut persimpangan bukit , dimana orang sering tersesat, menancapkan sebuah papan yang baru ia tulis dengan kuas.

>Jalan menuju rumah siluman rubah yang baik hati, ada kue yang lezat… ada yang mau menemaninya minum teh? ^o^ <

Ia tersenyum…dan kemudian wajahnya memerah,
“Aish…mana ada yang memuji diri sendiri baik hati?”, katanya menjitak kepalanya sendiri

.

Sudah kesekian kalinya, hingga papan itu lusuh dan hampir roboh, tidak lupa ada benalu disekitarnya menandakan papan itu cukup lama bertengger disana dan tidak ada satu orang pun bersedia menemani kesendiriannya , ia memukul papan itu dengan kesal dan cemberut.

“Pabo! tidak ada gunanya…”, katanya memegang papan itu, perlahan air matanya jatuh, ia ingat apa saja yang selalu dikatakan manusia disekitarnya.

SILUMAN!

Awas ada siluman!

Cepat lari , nanti dimakan!

Semua terngiang di telinganya, ia peluk papan itu, air matanya jatuh.

“Kenapa? kenapa hanya aku yang siluman? apakah aku hanya hidup untuk dibenci?!”, isaknya,

Guuk…guukk

“Diam chiko…aku sedang sedih…”

Oeeekk..oekk…

SNAP! Siluman itu mendongak, ia memiringkan kepalanya, “Eh? apa itu? suara angin?”

Oeekkk…oeeekk~~~

guuk! gguk!!

Siluman itu berdiri dan segara berlari kesumber suara bersama anjingnya chiko.
Siapa? siapa yang meninggalkan bayi? kenapa ada suara bayi dibukit ini? apa dia ditinggalkan karena tidak diinginkan?

Ia berhenti , terpaku, hatinya miris, bayi merah dibungkus kain dan ditaruh begitu saja di tanah …dibukit yang dihuni seekor siluman rubah, bayi tidak diinginkan…bayi manusia..

Dengan langkah gemetar ia dekati bayi yang terus menangis itu, namun segera berhenti.
“Ah, kuping ku!”, serunya, dengan cepat ia kalungkan syal dikepalanya untuk menutuupinya agar bayi itu tidak takut.

“Nah…cup…cup …jangan menangis yah…aku disini…aigoo~ yeoppoda…”,katanya tersenyum manis, menggendong anak kecil bermata biru itu ditangannya, jantungnya berdebar, imutnya…

“Kya!”,

Ia terkejut, anak bayi itu tersenyum dan berhenti menangis,
“OMO! kau tersenyum…hahaha..dia tersenyum…aish…yeoppoh!”, katanya bersemangat, dan srek~ syal dikepalanya turun, ia terkejut, ia pejamkan matanya, semua cercaan manusia tentangnya menggema lagi, anak ini pasti menangis…

“Kyaaa…kyaa…”

 Dia membuka matanya, anak itu tertawa…dia tidak takut padaku, pikirnya, dia tersenyum,air matanya keluar ia angkat bayi itu kelangit.
“Taemin…namamu Taemin…Taeminnie…”katanya tersenyum dan mencium bayi itu,
“Kyaaa~~”, bayi itu memegang hidung siluman itu dan tersenyum, siluman itu untuk pertama kali dalam hidupnya mengeluarkan air mata bahagia..terima kasih Tuhan..pikirnya.

.

.

Cahaya bunga sakura ,bagaikan cahaya yang lembut…
Cahaya bunga plum bagaikan cahaya bulan…
Cahaya bunga selalu berkilau…
Cahaya bunga bagaikan api yang membara…
Cahaya Taemin bagaikan cahaya matahari…

“Key ….Key~~” suara kecil Taemin menggema, nafasnya tersengal.

“Neh Minnie…ada apa sayang?”,kata siluman rubah itu mendongak dari sajian makanannya.

“Key…kenapa aku tidak punya buntut dan juga telinga seperti mu?”, tanyanya polos, Key terkejut, anak umur 5 tahun ini sangat pandai bicara dan kritis. Ia tersenyum dan menggendongnya.

“Hmm…itu karena…ehm..aku ini siluman, sedangkan kau manusia Minnie…hehehe”,

Taemin kecil menggembungkan mulutnya, “Tapi aku mau buntut dan juga telinga seperti mu Key…”

“Hah? itu…”kata Key tersenyum hambar.

“Aku mau kuping…aku mau kupingg*hiks*…”

“Aigoo Minnie ah~~…”

Mulai saat itu waktu berlalu, hidup bersama Taemin dengan kasih sayang yang berlimpah, dan tumbuh menjadi anak yang manis, namja yang ceria dan sangat cantik… Key tidak pernah merasa kesepian lagi, bahkan baru kali ini ia ingin hidup lama menjadi seorang siluman hanya untuk terus bersama Taemin, dan dia tidak pernah menyadari, nae baby nya akan tumbuh sempurna, bahkan mungkin dapat memikat yeoja atau namja manapun dengan kecantikannya..

“Key…lihat..aku bawa ikan banyak…”, katanya duduk dihadapan Key, Key terkejut, entah sejak kapan debaran itu timbul, ia menahan nafasnya, tidak..ini tidak wajar..

“Key? kamu kenapa? sakit?”

“A-ah? a-anio…”, katanya tersenyum.

“Oh ya Key… aku merasa aneh, umur ku berapa? 16 tahun? aku sudah tumbuh besar, tapi aku tidak berubah yah? hihi..” katanya terkekeh, Key tersenyum mengambil ikan ditangan Taemin.

“Itu karena aku siluman dan kau manusia Minnie..dan hanya kau yang tidak takut padaku..”

Taemin menatap lekat Key, Key terkejut, ia jadi salah tingkah.
‘Hm..kenapa? apa karena ini?”, greb~

“A-apa? YAH minnie ah~~”, Key meringis ketika kupingnya ditarik Taemin
“Kenapa ? takut dengan ini? padahal…”PLUK!

Taemin menaruh rangkaian bungan dikepala Key
“Y-yah~~!”teriak Key

“HAHAHAHA…kau lucu, apanya yang seram sih?”

“Hei tunggu…” Key berlari, dengan kecepatanya Key mengejarnya dan menarik Taemin kepelukannya.

“Saranghae Minnie…’, bisiknya.

Taemin menoleh dan tersenyum, “Aku tidak pernah tahu kata itu sebelumnya? apa artinya Key?’, tanya nya polos, Key tersenyum ,membelai pipi mulus Taemin.

“Itu artinya bahwa kau orang terpenting bagiku…’, kata Key lembut, Taemin tersenyum lebar, ia memeluk leher Key.

“Saranghae Key…saranghae…’ katanya , Key tersenyum membelai rambutnya dengan lembut, jika boleh, teruslah seperti ini, namun..

.

Namun… waktu terus berlalu, saat dimana Taemin tumbuh menjadi namja dewasa yang mulai mengenal cinta.

“Key…Key…e-entah kenapa? jantungku berdetak layaknya bukit dimusim semi …”, kata Taemin saat itu dengan wajah memerah, Key hanya bisa tersenyum…tentu saja, kau anak manusia Taemin, dan itu wajar adanya…pikirnya.

.

.

“Minho Hyung…”Taemin berlari memeluk sosok tinggi menjulang itu, Minho tersenyum dan menyambut pelukannya, meletakan tempat yang paling hangat ditubuhnya.

“Taemin ah~…”, katanya mencium keningnya.

“Tidak percaya, baru kemarin aku bertemu, seperti sudah lama yah..’, kata Minho, Taemin terkekeh.

“Nah nah…waktu itu Minho datang untuk membunuh Key.”

“Dan kau akhirnya datang…”

“Padahal saat itu Key mau menolong mu dari gigitan serigala Hyung~~”, katanya cemberut, Minho terkejut, ia segera merangkul Taemin,

“Aigo…mianhe…mianhe…aku salah…’,katanya, Taemin hanya tersenyum,
“Neh tidak apa-apa Hyung…”, katanya,

Minho menariknya duduk memandang matahari yang akan tenggelam
“MInho Hyung…”

“Hm?”

“Besok akan datang lagi kan?”

“Neh…aku akan datang tiap hari, kalau perlu…”, Minho menghadapkan tubuh Taemin kehadapannya,
“Kalau perlu … nanti aku akan menikah dengan mu, kita akan hidup bahagia..kau mau?”, tanya nya menyentuh pipi Taemin, Taemin menutup mulutnya, wajahnya ,memerah..

“T-tapi…aku tidak bisa tinggalkan Key sendirian disini, aku tidak mau…”, kata Taemin ingin menangis, Minho tersenyum.
“Nah…aku akan tinggal disini bersamamu, dan juga dengan Key…arraso?”, katanya mencium kening Taemin, Taemin tersenyum dan mengangguk, tanpa menunggu, bibir mereka menyatu seiring tenggelamnya matahari.

Key mendengar semuanya, hatinya miris, namun ia tidak pungkiri ia bahagia, bahwa Taemi tidak akan meninggalkannya, kata-kata itu, baginya, sangat berarti … Taemin memang manusia, cepat lambat ia akan pergi dan tinggal bersama manusia lainnya, Key tahu, ia sedih namun ia tidak akan biarkan Taemin tahu hal itu, Tuhan …berikan waktu sedikit lagi, hanya sebentar lagi saat waktu itu tiba…

.

.

“Pak kepala desa! bagaimana ini , semua panen gagal, dan kita harus membayar juga kerugiannya?”

“Ya, dan lihat bukit itu, masih asri, pasti gara-gara siluman itu!”

“Benar! kami mohon lakukan sesuatu!”

Minho mendengar semua suara warga dirumahnya, ia pandang ayahnya itu dengan lekat.

“Kita harus lakukan sesuatu Minho ah~”

“A-appa?tapi–“

Minho menelan ludahnya, bagaimana ini?
Bukit yang indah dan dihuni oleh siluman , Key …
Ia tidak tahu apa yang membedakan Key dengan manusia lainnya, ia sangat baik hati, walu terkadang suka marah-marah, namun ia berhati lembut, bagaiamana ia tega menikamnya hingga mati? sosok yang selalu tersenyum padanya, bahkan…ia telah membesarkan seorang Taemin, namja yang manis dan juga baik hati … namja yang ia cintai, terlanjur ia cintai…

.

“Hei, kenapa Minho? kenapa kau duduk sembunyi disini? “, tanya Key, Minho terperanjat, ia telah lama bersembunyi di ilalang.

“Nah..sedang memikirkan sesuatu…”

Key duduk disammpingnya, “Gimana luka gigitanmu? sudah baikan? aku akan buatkan obat ramuan lagi kalau masih sakit..’, katanya tersenyum menepuk pundak Minho, Minho tersenyum hambar.

“Tidak..sudah tidak sakit kok…” —tapi hatiku yang sakit Key, aku tidak bisa lakukan ini.

“Key… mianhe…”, kata Minho. Key tidak mengerti..

“Aaaahh…t-toloong…Keeey…”

Key dan Minho terkejut, suara Taemin, dengan cepat mereka berlari, terkejut, ketika melihat Taemin diserang serigala besar, ia terdesak dengan batang kayu yang ia gunakan untuk perlindungan.
Dengan cepat Key mengambil langkah maju, menarik serigala itu dengan tangannya, ia banting ke tanah hingga terkaing-kaing.

Tidak kumaafkan.. pikir Key, ia tidak puas, ia angkat binatang itu dan ia hujam ketanah.

“Key!! key! berhenti!”

Ia tidak dengar teriakan Taemin yang histeris melihat perubahannya.

“Key! berhenti!! Key!! KEY!!!”, teriaknya, SNAP!

Key terpaku, ketika ia sadar apa yang ia lakukan, hampir ia bunuh binatang itu, serigala itu lari terbirit-birit.

“K-key…’, Taemin menghampirinya, Key tidak berani melihat Taemin, ia tutup mulutnya , tangannya bergetar, apa tadi? kenapa dengannya? kenapa ia marah sekali? ia mengerikan..perlahan air matanya jatuh.

“Key…Key…lihat aku, ini aku Taemin, kau tidak salah…kau melingungi, jangan salahkan dirimu Key, jangan menangis…Key terima kasih…mianhe…”Taemin membenamkan tubuhnya kepelukan Key.Key masih menangis, ia takut…takut dibenci…

Minho menatapnya dalam diam.

.

.

Key menatap sosok Taemin yang terlelap tidur, kenapa? kenapa takdirnya begitu menyedihkan? ia terlahir jadi seekor siluman,ketika ia kesepian, malaikat didepannya ini hadir untuk mengisi hidupnya dengan kebahagiaan, namun semua akan sirna ketika ia ingat janji Minho pada Taemin.

Taeminnya akan pergi …tidak lagi bersamanya, kenapa semuanya terasa tidak adil baginya, kenapa?

Makan saja…kau kan siluman…kau bisa memilikinya dengan caramu..

Bisikan itu menggema ditelinganya, Taemin … apa ia akan biarkan Taemin diambil oleh orang lain?

“Hmmm…Key…”

Key terkejut, Taemin terbangun , Key tersenyum dan meraih tangannya, dengan cepat Taemin memeluknya.

“T-taemin?”

“Hmm..benarkah ini Key? syukurlah…aku bermimpi Key…aneh…kau berubah…namun aku mimpi kita hidup bersama dengan warga didesa…”

“Key…aku janji tidak akan meninggalkanmu…saranghae Key…”, katanya memeluk Key, Key tersenyum, kau habis memikirkan apa Key…semuanya cukup, cukup atas apa yang Taemin katakan, kau dibutuhkan, dia tidak mau meninggalkanmu…

“Nado Saranghae Taemin…”
Ini cukup Tuhan…ini sudah cukup … kau menciptakanku untuk membesarkan Taemin kan? terima kasih Tuhan …aku tidak lagi perduli apakah aku siluman atau manusia…sungguh, terimakasih..

.

.

“Badai datang lagi,semua pasti ulah siluman itu…kami mohon lakukan sesuatu Pak kepala desa…atau bakar saja bukit itu…”

“Kami mohon pak!”

“…baiklah…”,

“A-APPA! APPA KENAPA–“

“Diam kau Minho…kau tidak boleh lagi pergi menemui anak namja siluman itu!”

“A-apa? jadi Appa tahu–?” tiba-tiba kepala Minho pusing, semuanya gelap, dan Minho jatuh kelantai.

“Mianhe Minho..appa sudah masukan obat tidur diminumanmu…appa tidak akan biarkan warga terpuruk …”

.

.

Malam itu, api mulai membakar habis bukit indah itu, semua warga kalap, dan seakan tidak perduli bahwa kehidupan didalamnya berhak untuk hidup ..

“Key! Key…*uhuk*…a-aku…sesak…”, katanya memeluk Key, Key memeluknya,

“Tenang … aku ada disini, kau jangan takut…”

“A-ani… karena ada Key ,aku tidak*uhuk*takut…”,

Key tersenyum, ia ingat paa bisikan Tuhan saat itu.

Waktumu sudah mulai habis Key, kau harus kembali ke kahyangan, biarkan Taemin hidup bahagia dengan Minho, dan lepaskanlah dia…

“Taemin …”,

Taemin menatapnya, “Lihat sini baby…”, katanya, Taemin menatap wajah Key, dan Key angkat satu jarinya, layaknya dihipnotis, Taemin tertidur, dengan senyum ia belai rambut dan pipi Taemin.

“Taemin …terima kasih, kau hidupku…saranghae…”, ia buka mulut Taemin, dan dari mulutnya keluar sebuah manik berwarna biru, ia benamkan dalam mulut Taemin dengan ciuman ,maaf kan aku Taemin … aku juga mencintaimu…pikirnya.

Dengan telepati ia gunakan kemampuannya memanggil Minho.
“Minho…jagalah Taemin, demi diriku..bahagiakan dia…terima kasih Minho ah~…”, bisiknya pada langit.

Warga terkejut, ketika bukit itu terbakar habis, namun mereka lihat berbagai binatang mengambang dilangit dengan gelembung udara mengitari mereka.

Minho tersadar dari tidurnya, ia berlari sekuat tenaga, apa yang ia lihat sangat membuatnya tidak percaya , bukit itu benar terbakar, dengan kekuatan penuh iaberlari,meski ia mendapat halauan dari warga, ia berhasil lolos, hanya satu dipikarannya,Taemin & Key…dia lari mendekat ke arah bukit, namun ia terkejut ketika gelembung udara besar mendekat, ia picingkan matanya,

“T-taemin?” dia berlari mendekat, dan seperti sudah di set, gelembung itu mendarat didepannya,tedengar nyanyian ketika gelembung itu mendarat.

Cahaya bunga sakura ,bagaikan cahaya yang lembut…
Cahaya bunga plum bagaikan cahaya bulan…
Cahaya bunga selalu berkilau…
Cahaya bunga bagaikan api yang membara…
Cahaya Taemin bagaikan cahaya matahari…

dan pyar~ pecah dan membuat Taemin jatuh ,dengan sigap ia tangkap sosoknya yang mungil, ia peluk tubuhnya.

“TAEMIN! bangun! Taemin!”, panggilnya panik, Taemin perlahan membuka matanya,

“M-minho hyung?” Taemin meraih pipi Minho.Minho meraih tangannya dan menciumnya, air matanya mengalir, ia peluk sosok tubuhnya, bagaimana ia harus katakan pada Taemin, bukit didepan matanya terbkar habis, membuat sang penghuni asli ikut menghilang dari hadapan mereka semua.

Taemin menangis, meraung memanggil nama Key, yang tidak akan pernah lagi kembali…dan entah hilang kemana ia pergi …

.

.

Cahaya bunga sakura ,bagaikan cahaya yang lembut…
Cahaya bunga plum bagaikan cahaya bulan…
Cahaya bunga selalu berkilau…
Cahaya bunga bagaikan api yang membara…
Cahaya Taemin bagaikan cahaya matahari…

Taemin bersenandung lagu indah itu setiap malam, menatap langit dengan cahaya bulan yang indah…ia berharap, Key akan selalu dengar…dan ingat dengan Taemin yang tumbuh menjadi sosok namja berumur 21 tahun .

“Minnie…?”
Minho berbisik ketika ia hampiri Taemin dan memeluknya dari belakang, menyelimuti tubuh mereka jadi satu dengan selimut.

“Neh…?”

“Sudah malam…mau sampai kapan duduk diluar begini …?”, katanya membenamkan dagunya kebahu sempit itu, Taemin tersenyum, ia mengelus kepala Minho.

Kau lihat Key… aku hidup bahagia dengan Minho, kami menikah…dia suami yang baik, kami punya anak asuh bernama Minhwa.. karena aku tidak mungkin hamil, karena aku seorang namja , ya kan?

“Apa yang kau pikirkan?”tanya Minho, Taemin berbalik.

“Ani, aku hanya berpikir, betapa aku bahagia sekarang … terima kasih Minho sudah menjadi bagian hidupku …dan juga Minhwa..”katanya, Minho tersenyum dan mencium bibirnya dengan lembut.

“Aku yang berterima kasih … karena hatimu yang lembut membuat ku bahagia…”

“Yah…ini hati yang diberikan dan diajarkan oleh Key..”

“Ya…Key adalah segalanya…karena dia juga aku bertemun denganmu…”

“Umma…appa..?”

Taemin dan Minho menoleh, Minhwa, malaikat kecilnya berdiri didepan mereka mengusak mata kantuknya.

“Neh aegya…sini..”, kata Taemin, Minhwa berjalan dan duduk dipangkuan Taemin, Minho merapatkan selimut mereka.

“Tidak bisa tidur? mau umma nyanyikan Moonlight song untukmu?”

“Neh umma~”,

Taemin tersenyum … ia mengusap kepala Minhwa dan mulai bernyanyi
Cahaya bunga sakura ,bagaikan cahaya yang lembut…
Cahaya bunga plum bagaikan cahaya bulan…
Cahaya bunga selalu berkilau…
Cahaya bunga bagaikan api yang membara…
Cahaya Minhwa bagaikan cahaya matahari…

“Umma…appa…”

“Neh Minhwa?’, saut Minho dan Taemin bersamaan.

“Aku bertemu dengan guru baik hati disekolah…”

“Oh ya? apa yang ia lakukan padamu?”tanya Minho.

Minhwa terkekeh, “Ia memberikan ku manik-manik ini … dan kemudian ia cerita tentang dongeng bukit bunga yang dihuni siluman baik hati dan seorang namja lucu yang hidup bahagia..”, katanya menujukan manik-manik dilehernya, kalung manik.

Minho dan Taemin bertatapan, tidak mungkin…”Siapa namanya baby?”, tanya Taemin.

Minhwa tersenyum dan menatap umma dan appanya, “Namanya Key…Key ahjusshi…”. Taemin dan Minho terperanjat, namun kemudian mereka tersenyum, pasti …mungkin itu adalah Key lain yang hidup menjadi manusia, suatu hari nanti, mereka akan bertemu, dan semoga kebahagian itu akan hadir sekali lagi, bagi yang percaya…

END!

Hehehehe…bagaimana? hampir mirip sama yang aslinya, tapi aku rubah sana-sini, agak beda juga sih*lahgimanadah?*

Oke lah, maaf kalau masih salah ketik yah? males edit nya hehehe…

Oke deh, leave a comment if ya likey..

bye bye see ya poppo :*

28 thoughts on “[SHINee] Moonlight song

  1. Waahhhhhhh ceritanya bagus author…
    Sih key emang slalu mnjadi umma yg baik untuk nae baby tetem…dy rela berkorban buat tetem mskipun hatinya sendiri sakit…
    Suka dgn endingnya tetem hidup bahagia dgn minho n mempunyai klrga kecil yg bahagia…^^

  2. Omona .. Knpa key jadi siluman disini? Hhh ksian key ny hikss TT.TT
    Hmhh crita ny bgus, dpet bgt feel ny.. Hhihi
    Sedih sh pas key ny pergi, tp gpp dh.. Toh itu jg demi kebahagiaan taemin.. Huhuu
    Hmmm key bklan ttep jd umma ny taemin.. Hihi

  3. Huks sedih , kasian Key dy siluman baik hati..
    Apalagi pas di bukit di tulis yg bilang ada kue enak temani rubah minum teh , tapi ga ada yg ke bukit , SEDIHHHH HUKS !

    Sampe si Key jatuh cinta sama Taemin (ngakak pisan) Key ny ga mati dy kembali ke kahyangan huhuhu…

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s