[2min] Dont Joke Around Me! part 2


Foreword:

Hai annyeong… kekekek… wah aku terkejut*lebey* komennya positif semua, but hey.. aku udh bilang kan kalau gak ada yang boleh protes sma sekali.. okeh? Suka-suka gue dong kalau itu pendek atau nggak, kan dari awal gue udah bilang gak boleh protes, dan ini akan bentuk Oneshoot atau 2shoot, dan kalau disebelumnya udh tertulis END, ya itu udah habis ceritanya, ganti judul lain dan jenis cerita yang lain.. ARRASO?! GOOD!!

Nah, untuk FF ini gue himbau lagi yah dari ulang….

Ini adalah FF yang certain tentang 2min dengan Taemin yang udah mainly, jadi kalau nggak suka yah udh gak usah baca, tapi tenang aja, Taemin tetep namja polos kok, dia tetep manja sama Menong…take a chill… kekekek~

Oke, thanks for support:

Mintscufer, park sung rin, Qionnu, fifinurfitriani, L taemin, diahchibby, rinura98, sica22, kirarin53, Taeminumma, Febri, Gee Love Korea, Taekyumin, zhewie c’shawolshinee, febrianti, fifishawolelfxtion, Nhunie, Redisha ji ahn, Eztha luupphh 2min, taeminida, thamp, anyul, kim haneul, 2min__, dhyaverol2min, Kei Love Taemin, epiyunjaeshipper, park yeon min, yunoki, Maumee, g6_inDemamcinta 2MIN, kangeunsan, cherry zhang, ysyuki, minmin,blingnu, nita, flakets-blingers, AinoTaeminho, Nezsungwon, Mrs. Kim, taemyeo, choiminkeroro, mulda, minrae,pud’mvp, TaeminhoShouldBeReal, bellydingdong, kim ri jaejoong, fitri, Angeloc, VhekeracunanFF, cherry, aoi kaji, dll…yang belum komen dan juga para SR yang setia

Thanks for like this nya, ada 4 orang yang udah like this post sebelumnya

 OKE NO BASHING, NO PROTES, NO SR 10.000.000, , NO PLAGIARISM!!

SORRY IF THERE’S MANY WRONG TYPO, IM LAZY ASS AUTHOR!PLEASE BARE WITH ME

COMMENTS ARE LOVE ❤

OMO Taemin ah!! Paha ini paha sama mulusnya sama paha gue/plak
Part 2 – Geez~ He’s always made me …

Minho Pov~

Oke, i know Taemin I know EXACTLY apa yang kau lakukan sekarang hah? i know already! you wanna tease me right? geez~ how can you!

Caranya menari, caranya melakuakan semua gerakan itu, bboying, popping, locking, krumping, tutting, liquid, housing,  Melbourne shuffle, c-walking, jumpstyle, hip hop dance  and bla bla bla…aigo Taemin ah~ aku bahkan tidak tahu sebagian jenis dance yang baru saja aku sebutkan, aku hanya menghapalnya saja, karena yess…kau selalu lakukan itu dan kau berkata.

‘Oh hyung, lihat apa yang kutemukan, aku baru pelajari krumping style…’, dan kau mulai menari didepan ku dengan beat musik kesukaanmu, random sih…tak perlu western, but…dammit Taemin…you look so awesome!did you know that?

Dan inilah yang membuat ku gila, kenapa? aku sekarang duduk bersender di tembok dengan mengalungkan handuk ku dileher dan minuman isotonik di tanganku, aku melihatnya masih terus saja mengulangi koreo yang sama namun mungkin sekarang sudah ia modifikasi sendiri dengan kejeniusannya menari.

Aku tahu, dia tidak suka dibilang manis, bagaiamana pun juga, Taemin yang sekarang banyak membuat noona kegirangan, mereka tidak mengingat umur terkadang teriak layaknya ornag kesetanan dan melihat dengan mata lapar jika Taemin ku sedang menari. I know…h’s so damn sexy now, aku menyadarinya, SANGAT! ketika ia mengubah rambutnya menjadi merah, waw… i almost ate him.

Tidak sadar aku menjilat bibirku sendiri, matanya menatap dirinya sendiri dengan percaya diri, sambil terus gerakan nya menghentakan seluruh ruangan koreo ini sepertinya, tap tap tap…dia terus bergumam dengan hitungan random miliknya sendiri, dia bisa sangat berubah , Taemin ku bisa terlihat sangat manis dan sexy secara bersamaan, and he’s always made me…

“Hold on Froggy, aku rasa air liurmu akan berkumpul dan menjadi danau dilantai… “, tegur Onew Hyung menyenggol tanganku, aku mendongak, aku merasa malu karena aku ketahuan sedang menatap Taemin tidak berkedip.

“Ck, dont joke around me…”

“Nah nah… im not playing with you, but ya know … kau melihat magnae kita layaknya aku melihat sekotak ayam KFC..”, katanya mulai menjilat sendiri bibirnya, aku berdecak dan menyaber kakinya dengan handuk kecil ku.

“Jangan samakan dia dengan ayam berbulu mu itu.”, kata ku kesal.

“Yeobo… jadi tidak?”, fyuh~ aku terkadang bersyukur jika aku melakukan ini, Key tidak disekitarku aku tidak tahu apa yang aan terjadi dengan nyawaku jia ia tahu bahwa ‘anaknya’ telah dipandangi olehku, im pervert?NO, im just…ya know…how can resist aor Taemin ?

“Sedang apa kau kodok?’, tanya Key, aku meliriknya kesal, berharap dia takut dengan tatapanku, but dammit, im forget already, he’s almighty Key, bahkan dia tidak berkedip sedikit pun untuk membalas lirikanku. Matanya mengikuti arah pandang ku sebentar, please… jangan dia berpikir yang sama dengan suami ayamnya itu.

“Kau…kau melihatnya terus yah? oh Minho…kau mau menelanjangi anak ku dengan tatapan pervert mu itu?AISH!”, teriaknya hendak memukul kepala ku, namun syukurlah, ayam sangtae itu berhasil menghalau kegilaan istri nya, Key…kau gila, kau mau membunuh calon mantumu yah? aku hanya bisa melihatnya dengan kesal dan duduk di tempat lain.

“Kau ikut tidak?’, teriak Onew,

“Kemana?”

“MAKAN AYAM!!” , katanya senang, aish…sekalipun makan ditempat lain bukan di KFC atau McD, aku yakin dia masih akan memilih kedai ayam.

“Nah…anio…kalian berdua saja..aku akan tunggu Taemin.”, kataku tersenyum, aku melihat Key menatapku curiga “Tenang saja Key, aku tidak akan melakukan pelanggaran terhadap anak dibawah umur.“kataku, Key melirikku untuk terakhir kali.

“Baby Minnie…aku dan appa keluar yah, hati-hati dengan Minho, dia sedang lapar..kau mengertikan sayang?’, teriak Key dan melirikku, Taemin berhenti menari dan melihat ke arah ku,dia terkekeh dan mengangguk,

“Arraso…annyeong…have fun umma appa…”, katanya melambaikan tangannya.

Setelah mereka keluar ia menoleh ke arah ku, tersenyum dan aku membalasnya, benar kan? saat dia menari dan tidak terlihat perbedaannya, Taemin yang biasa membuat hati ku nyaman dan hangat , senyumnya selalu cerah seperti matahari, tidak heran dia matahari SHINee..

“Well, tinggal kita berdua, apa yang akan kita lakukan?’, katanya setelah mematikan tape dan berjalan kearah ku, mengangkat sedikit ujung atas bajunya mengelap ke lehernya dan membiarkannya jatuh begitu saja, kaos sabrina kebesaran yang aku belikan itu jatuh begitu saja kepundaknya yang putih, tanpa sadar lagi-lagi aku menjilat bibir ku…damn sexy Taemin!

.

Taemin Pov~

I know he’s watching me… kekekek~ im pervert heh? hell…YES! actually, i have a damn sexy flaming charismatic Choi sexy Minho. So what? you jealous at me, HAK yes you are!

Aku selalu tahu apa yang ia mau, dan aku berusaha untuk jadi pacar yang dia inginkan, jika dia adalah seorang Choi Minho yang cuek yang selalu tidak mau kalah, dan aku tahu dia berusaha bertindak kalem selama ini padaku,dan aku tahu alasannya kenapa..

1. Dia takut pada Umma ku, no…not my real Umma, but my almight Key umma.
2. Aku tahu dia menahan semua tindakannya dan berhati-hati padaku karena aku dipikir MASIH dibawah umur [oh come on, im 18 yo soon]
3. Dai ingin bertindak seakan aku yang selalu menginginkan nya, but..hey Minho, yess kita sudah pernah EHM pertama kali dan itu atas kemauan ku [atas nafsu dia juga sih] tapi hey, aku sudah berubah, karena apa?

Karena kali ini, aku yang akan membuat mu menginginkanku…bukan aku.

But…geez~ seriously, aku tidak yakin ini akan benar berjalan semestinya, caranya dia memandang ku dengan mata hitamnya yang besar dari balik poninya, caranya menjilat bibirnya, caranya tersenyum padaku jika kau menggerakan tubuh ku saat menari dengan beat yang benar, he’s always made me…ya know… i want him. Im mentioned it before right, im pervert teenager namja right? whatever~ saiapa yang bisa tahan dengan tatapannya, siapa?! iris kupingku jika kau bilang tidak ada.

Dan aku tahu dia pasti masih marah ketika kejadian yang lalu aku menari dengan Kikwang Hyung di club, aku masih ingat dengan jelas apa yang ia lakukan setelahnya, dia mengerjai ku habis-habisan, terkadang Minho bsia berubah menjadi binatang mengerikan jika ia cmeburu, dia seakan mengatakan.
‘DONT EVER TOUCH AND FLIRTING WITH MY PROPERTY’
Dan aku juga punya prinsip yang sama denganya..
‘DONT EVER TOUCH MY MINHO’

Dammit, karena itu aku tidak bisa berjalan, duduk, dan bahkan menari dengan baik selama 2 hari ..no 3 hari, setelah itu Key umma menghajar Minho habis-habisan, tapi kurasa aku menyukai Minho seperti itu, nope…dia melakukannya dengan lembut, so why not? :p

Dan Kikwang Hyung? aku dengar dia tidak berani menatap Minho hyung ketika hari dimana kita harus bertemu di acara MB, sorry Kikwang Hyung… aku tidak tahu apa yang dilakukan Minho hingga membuatnya takut.

Oke, balik lagi…

Aku lihat dia terus menatap ku dan memperhatikanku, terus kulakukan semua gerakan yang selama ini aku pelajari dengan baik, aku merasa jika aku menari, dia melihat ku dari balik kaca itu kami seperti punya koneksi , entahlah… mata kami terkang bertemu, mungkin bisa dibilang nafsu, tapi itu jauh dibelakang, hanya ada rasa hangat dan cinta…bleh~ cinta, menjijaykan aku lebay sekali, tapi well, i love him so much.

Aku lihat dia bicara dengan Onew Hyung, tapi matanya terus menatapku, sampai Umma menyadarinya, aku berdecak, jangan katakan kali ini umma kana beraksi lagi.

Nah, benar..kan…umma, im not kid anymore duh~

“Kau ikut tidak?”, hanya itu yang kudengar dari Onew Hyung ketika Minho duduk ditempat lain dan melihat ku lagi.

“Baby Minnie…aku dan appa keluar yah, hati-hati dengan Minho, dia sedang lapar..kau mengertikan sayang?’, teriak Key umma padaku, aku tahu mereka akan kemana, MAKAN AYAM duh~ appa, jinjja!

“Arraso…annyeong…have fun umma appa…”, aku berkata, Minho lapar? hak! i know what you mean umma…LOL

Setelah mereka pergi aku melihat ke arah Minho yang duduk di sofa, tersenyum, dan dia membalasnya seperti biasa, kalian pernah sadar? inilah cara kami berkomunikasi, saling menatap, dan kemudian tersenyum, jika kalian nonton DT akhir akhir ini, maka kalian tahu apa yang kami perbuat dalam melakukan kontak batin.

“Well, tinggal kita berdua, apa yang akan kita lakukan?”,  aku menahan decakanku, karena aku melihat dengan jelas dia lagi-lagi menjilat bibirnya, waw Minho hyung…kau tertarik padaku, berhasilkah cara ku ini?

“Kita pulang?’, tanyanya, memiringkan wajahnya, aku menjulurkan lidah dan duduk disampingnya, lelah memang, aku terima handuk dan air minum ditanganya kemudia kuletakan kepalaku di pundaknya. Aku menghirup bau tubuhnya, aku tidak jijik sama sekali dengan bau keringatnya, itu lebih baik…dia hangat, manis, dan susah dijabarkan, ketika kami melakukan itu pun kami berkeringatkan? kh dari tadi melantur terus.

“Aku mau pulang dan…”, aku melihat ke arahnya, dia memiringkan kepala padaku. “…aku mau kau..”, kataku meraba pahanya, dia menarik nafas, namun berakting dengan tenang.

“Kau pasti capek, jangan bercanda, kajja, kita bereskan barang mu dan kita kembali ke dorm.”, katanya, aku mempouted kan bibirku. Dia mengelus kepalau.

“Sorry baby…aku lelah..tidak malam ini…”, katanya tersenyum dan mencium bibirku, wah jangan pikir kau bisa lepas Minho..

.

.

Author POv~

Minho dan Taemin masuk bergandengan tangan kedalam dorm, tebakan nya tepat, ketiga Hyungnya belum juga pulang, padahal sudah hampir tengah malam, tepat ketika ia ingin masuk kedalam dorm telpon berbunyi Minho mengangkatnya, dia mengangguk-angguk mengerti dan melihat ke arah Taemin yang sekarang menggelayut dengan santainya di pundaknya.

“Kenapa?”, tanya Taemin setelah Minho menutup telponnya.

“Para Hyung tidak pulang…mereka menginap diluar semua..”,kata Minho mengelus kepala Taemin, Taemin tersenyum.

“Jinjja?”, tanyanya menatap Minho. Minho mengangguk dan menarik Taemin untuk masuk kekamar masing-masing, Minho masuk kekamarnya yang ia share dengan Jonghyun, dan Taemin dengan Onew dan Key.

.

Taemin menaruh tasnya dan mendengar air mengalir dikamar mandi, itu  tandanya Minho sedang memakainya, ide iseng timbul di otaknya, jangan salah kan dia jika Minho baru saja menolaknya, tidak ada yang boleh menolaknya, termasuk Minho.

Tok tok tok.

“Hyung…”, teriak Taemin.

“Ya…”,Minho membuka pintu kamar mandi dan menyembulkan kepalanya,

“Aku mau mandi…”, kata Taemin menahan pintu agar terbuka,

“Mwo? nanti gantian… aku sebentar lagi..”, kata Minho berusaha menutup pintu, ia tahu apa yang akan dilakukan magnaenya itu, jinjja,terkadang Taemin susah mengerti suasana, well, yess…tapi…

“Aku mau sekarang…buka …”, katanya manja, Minho menarik nafas, ia buka pintunya dan dengan senang hati Taemin masuk kedalam, belum sempat Minho mengunci pintu kamar mandi, Taemin sudah mendorongnya kebalik pintu dan mencium bibir Minho, ia dorong tubuhnya hingga jarak mereka sudah tidak ada lagi, Taemin mencium bibir Minho dengan ganasnya, menekan kedua tangan Minho kesamping kanan dan kiri kepalanya, Minho yang sudah telanjang bulat merasakan membernya berdiri tegak, nafsunya yang sedari tadi tidak bisa ia pendam lagi.

“Hmm…am i good kisser?’, tanya Taemin ketika ia melepas ciumannya, dan air liurnya turun ke lehernya, Minho membuka mata dan mengelap bibir magnaenya itu,ia tersenyum usil.

“Yes, dan kau juga anak yang nakal..” ,katanya,

“Oh yah? kau yang membuat ku seperti ini…”, Taemin mencium leher Minho dan berjinjit berbisik ke kekupingnya kemudian menggigit telinganya, Minho memejamkan matanya merasakan nafsunya,

“Kenapa aku yang disalahkan?”, tanya Minho seraya menaikan kaos Taemin, Taemin tersenyum dan ciumannya turun ke leher Minho lagi.

“Ya…jangan kau pikir aku tidak tahu apa yang selalu aku lakukan Hyung…”, Taemin sudah full naked sekarang, Minho berdecak dan menggendong nya masuk kedalam bak mandi yang sudah ia penuhi dengan sabun.

“Aku … tau…kalau kau sering menatapku…ngh…ketika …nnh…menari…”, katanya disela desahannya karena Minho sudah memangkunya dan meremas membernya. Seraya Minho terus mencium lehernya, menjilat, dan mengigit sehingga bercak merah yang belum lama ini hilang timbul lagi.

“Lalu…kau suka kalau aku melakukannya?”, tanya Minho menjilat nipple Taemin. Taemin meremas kepala minho, menengadahkan kepalanya

“Yeah…hhmmm…begitulah…aku ingin membuatmu menginginkanku…”, Taemin menarik kepala Minho dan menciumnya, menjilat bibir Minho untuk akses lidahnya, Minho tersenyum mendengar kata-kata Taemin, hebat ..benar-benar hebat kau Taemin, tidak ada yang tahu kalau Taeminnya sekarang punya sifat seperti ini,

“Nggh…”, desah Minho ketika Taemin mengurut membernya, hal yang sama dilakuakan olehnya, bibir mereka terus mengulum dan tangan mereka terus memberikan service masing-masing.

“Kita teruskan dikamar..”, Taemin berdiri dan melepaskan Minho, Minho berdecak, mengikuti Taemin yang keluar dri bathup dan bilas badannya di shower, Minho berdecak ketika Taemin terkejut dengan suhu air dan bermanja di badannya, Minho mengatur suhu air dan membilas tubuh mereka, Taemin tertawa ketika Minho menciumi nya bertubi-tubi , ia terus menggelengkan kepalanya kesana kemari namun Minho terus menciumnya disana sini.

.

.

BRAK!

“Ngghh…aah…aah…”, desah Taemin ketika mereka keluar dari kamar mandi dan Minho mendorongnya ketembok, mengangkat tubuh nya dari lantai, Taemin dengan sigap melingkarkan kakinya kepinggang Minho, Minho mencium bibir, leher, telinga, dan kembali ke leher kemudian ke collarbonenya. Menyisakan banyak bercak merah disana, handuk yang menyelimuti mereka jatuh ketanah, membuat tubuh mereka menempel dengan indah,

“Angnhh….H-hyung…s-stop …”, desah Taemin , ia meremas kepala Minho kencang karena Minho terus menggerakan membernya menyentuh member Taemin, Minho berdecak.

“Bukannya ini yang kau mau?”, tanya Minho. Taemin mengangguk, Minho menurunkan Taemin dan ia berjongkok didepan Taemin, memegang membernya, “So, let me see… sejauh mana aku bisa memuaskanmu neh?’, tanya Minho, menjilat ujung member Taemin, Taemin gemetar, tangannya menyentuh kepala Minho, sedangkan tangan yang lain menahan tubuhnya dibahu Minho,

“Aahh…uuh…M-minho…faster…”, desahnya, Minho memaju mundurkan mulutnya, dan Taemin tidak kuat lagi ia memajukan pinggulnya, “Minho…nggh…c-cumingg…”, katanya, Minho semakin cepat menghisapnya dengan keras layaknya minum es kiko. Dan tanpa bisa Taemin bicara ia sudah  mengeluarkan spermanya dimulut Minho, dengan cekatan Minho menelannya dengan habis.

“Manis…”, seru Minho bangkit dan mencium bibir Taemin, Taemin tersenyum, ia mendorong tubuh Minho ke atas kasur.

“Giliranku…”, katanya, Minho mengerti, Taemin turun menjilat nipple Minho, Minho memejamkan matanya, dammit, that feels so good…ciuman Taemin turun ke pusarnya, ia jilat dengan lidahnya, Minho setengah bangun menahan tubuhnya dengan sikunya, ia lihat bibir Taemin yang terus mencium , menjilat, dan menghisap setiap inci tubuhnya.

Minho membelai rambut Taemin dengan lembut,
“Hyung…”, Taemin menatap Minho,

“Hmm?”

“I wanna on top..”, katanya menatap Minho dengan puppy eyes, Minho lupa gimana ia mengeluarkan jurus mata itu karena Taemin yang sekarang jarang melakukan itu padanya, dia hanya bertindak egois, dan itu cukup membuat Minho mengatakan ‘ya’ padanya.

“MWOO?!!”, teriaknya ketika ia sadar apa yang Taemin katakan, Taemin berdecak. ia bangkit dan memeluk leher Minho.

“Tenang Hyung… i’ll be gentle..oke? pleasee..”, katanya mencium pipi Minho, Minho berdebar cepat, oke relax Minho…its not a big problem, but…

“Hyung…can i?”, tanyanya lagi, Minho hanya mengangguk dan merebahkan badannya, Taemin tersenyum, ia elus pipi Minho dan mencium bibirnya,
” I promise …i’ll be gentle oke?”,bisik nya, Minho hanya mengangguk.

Taemin turun ke arah member Minho, ia kulum ujungnya dan ia kulum sampai dasar, Minho meremas kepalanya dan mengangat pinggulnya, Taemin mengendalikannya dengan baik. Akhirnya ia lepas kulumannya dan mendengar Minho mengerang, Taemin tersenyum, ia turun mengambil sebotol lub dari laci meja, ia oleskan kejarinya, ia buka paha Minho,

“Tahan sedikit …”, katanya berbisik ditelinga Minho. Minho hanya mengangguk dan memejamkan matanya, menarik nafasnya perlahan. Taemin memasukan satu jarinya

“A-aaahhh…”, teriak Minho,

“Gwencana?”, bisik Taemin khawatir membelai wajah Minho, wajahnya memerah dan keringatnya mengucur, Minho hanya mengangguk, Taemin menggerakannya sebentar dan memasukan jari keduanya, kali ini Minho meremas ujung sprei dan memalingkan wajahnya, ia tutup matanya erat-erat, sakit..benar-benar sakit, sekarang ia tahu apa yang dirasakan Taemin.

“Minho…relax…baby…”, bisiK Taemin, Minho menoleh dan mencium bibir Taemin, ia merasa bersalah, benar-benar merasa bersalah, kenapa Taemin bisa tahan dengan semua ini?

“Aaahnn…nnh…”, desah Minho ketika tangan Taemin mulai memajumundurkan didalam holenya, namun kemudian ketika Minho merasa ingin sampai ke puncak ejakulasinya, Taemin menarik tangannya.

“Minho…gwencana?mianhe…”, bisik Taemin memeluk tubuh Minho yang bergetar, Minho memeluknya, ia benamkan kepalanya di leher Taemin, seketika itu Taemin rasakan basah di pundaknya, ia mendongak dan melihat MINHO menangis, sang ice prince dan charismatic Minho menangis.

“Hei…im sorry Oke? mianhe Hyung…mianhe…”, Taemin panik dan memeluk tubuh Minho menenangkannya,

“T-tidak bukan begitu…hanya saja…aku merasa bersalah padamu, kenapa selama ini kau bisa tahan dengan apa yang aku lakukan? ini…benar sakit sekali rasanya…”, bisik Minho mengelus rambut Taemin, Taemin mendongak dan mencium hidung Minho.

“Kau tahu, aku bertahan karena aku mencintaimu, dan aku menginginkannya, karena kau maka aku tidak keberatan, maka aku tahan… maaf ini menyakitkan…kita hentikan saj–“

“Ani..anio…”, seru Minho menangkup wajah Taemin, ia tekan keningnya dengannya, ia pejamkan matanya sejenak dan membukanya, melihat kedalam mata indah Taemin, “Lakukan…”, bisik Minho.

“M-mwo? but Hyung…kau—“

“I want you Taemin!”, sergah Minho, Taemin menelan ludahnya, ia mengecup kening Minho. “Be gentle of course Hyung…’, ledek Minho, Taemin berdecak, ia cubit hidung Minho.

“Oke, Minho…”, katanya, dan dengan itu ia ambil lub lagi dan ia usap dimembernya sendiri,

“Kau siap?”, tanya Taemin melihat ke arah Minho, Minho mengangguk. “Tahan sedikit, aku mohon…”, kata Taemin lagi dengan mengelus pinggul Minho.

Taemin memposisikan dirinya di antara kaki Minho,ia menarik nafas dan memasukan ujungnya, Minho berteriak dan memejamkan matanya kuat-kuat, Taemin hendak mengeluarkannya lagi, karena ia tidak tega, ia tahu rasanya.

“JANGAN!j-just move…”, Minho berkata disela tarikan nafasnya, Taemin mencium bibir Minho untuk menggusik rasa sakitnya,

“AAAH…F-FUCK!”, Teriak Minho mengigit bibirnya, rasanya sakit sekali, seperti tubuhnya dibelah menjadi dua, lebih dari itu, Taemin mengerang, sempit…

“Uggh…M-minho..so…tight…nghnn…”, desah Taemin, ia remas tangan Minho, dan ia cium pipi Minho yang basah karena air mata,

“Sorry..im sorry Minho…”, bisiknya, disela nafasnya yang tersengal, ia benamkan kepalanya di leher Minho, Minho menarik nafas

“M-move…move it …its hurt T-taemin…”, desisnya, Taemin menarik nafas dan mulai menggerakan pinggulnya.

“Ah..ah…annh…hh…ah…”, desah Taemin, Minho menganga lebar, air liurnya sedikit keluar, Taemin meletakan keningnya di bibir Minho, memejamkan matanya dan terus menghujam Minho.

“Ngh…M-minho…i-ngh…love…ngh you…”, desah Taemin, Minho tersenyum, ia sudah mulai terbiasa rasa sakit itu hilang dan diganti dengan kenyamanan, ia peluk tubuh Taemin erat.

“Neh…aah…i..hh…love..y-you…anghn…too..”, desahnya .

Taemin menghentakan tubuhnya, “FUCK! AAHH..”, seru Minho, ia tahu bahwa ia berhasil menemukan prostat Minho, ia terus hujam dititik yang sama, sembari ia cium seluruh wajah Minho, Minho menangkup wajahnya dan mencium bibirnya.

“T-touch me ..”, desah Minho, Taemin mengambil member Minho dan mulai mengocoknya, ia dapat rasakan tubuh Minho menegang.

“M-minho..im gonna…’

“Me…aaah…too…”

Taemin mempercepat gerakannya, dan akhirnya mereka teriak memanggil nama masing-masing,dan Minho menumpahkannya diperutnya dan sebagian di kasurnya, sedangkan Taemin didalam Minho. Ketika Taemin ingin mengeluarkan membernya Minho menahannya, ia malah memeluk Taemin dan ia benamkan wajahnya di dada Minho,merasakan debaran jantung mereka masing-masing.

“M-minho hyung…’

“Hmm?”

“Im sorry…”, bisik Taemin.

“Dont be… i want this btw…”, belai Minho, “I must be sorry to you… aku selalu membuat mu merasakan ini…”, bisiknya.

Taemin terkekeh, “Nope, karena aku mencintaimu…’, katanya, Minho berdecak.

“Nado Taemin…nado saranghae..”, ia mengecup pucuk kepala Taemin.

Dengan itu Taemin bangkit dan tidur disebelah Minho, ia tarik selimut mengitari mereka dan membelai tubuh masing-masing tanpa sadar mereka terlelap kelelahan.

.

.

Taemin Pov~

Suara air mengalir membangunkanku , aku kucek mata kantukku, siapa…Minho…Minho sudah bangun? aku bangkit dari tidurku, aku masih dalam posisi telanjang, i cant belive this, i was just fucked my damn charismatic boyfriend last night, and he want me to do that.WAW!

“Minho…?’, panggilku, maish pukul 7 pagi, dan aku tahu dia pasti mau lari pagi, apa tidak apa-apa?

“Minho…”, panggilku lagi, aku selimuti tubuhku dengan sprei..

“Minho…”, aku ketuk pintunya, tidak ada jawaban, aku mulai khawatir. Aku ketuk lagi namun tidak dibuka, aku coba bua handle pintunya, tetap tidak terbuka,

“MINHO!! MINHO…BUKA PINTUNYA…MINHOOO!!”, teriakku panik, bagaimana kalau terjadi sesuatu? air mata ku mengalir, dammit, aku benci jadi cengeng, tapi ini salahku, semuanya aku yang mulai kan?

“MIN–” Cklek. Minho membuka pintu, ia tersenyum padaku.

“M-minho! gwencana? kenapa tidak menjawab? kau baik-baik saja? mianhe…mianhe…aku tidak akan lakukan ini lagi…”, kataku memeluknya, aku dengar di berdecak, dan mendorong sedikit tubuhku. Aku jadi heran..apa dia marah.

“Minho?”

“Kau..sebaiknya mandi dan berpakaian, aku sengaja tidak buka pintunya, kalau kubuka, aku tidak tahu apa yang akan terjadi lagi…aku..you know…”, katanya mengurut keningnya, aku berusaha mencerna maksudnya , aku tertawa.

“Oh my god Hyung..kau buat aku kahwatir. Im sorry…masih sakitkah?”, tanya ku mengelus punggugnya,ia hanya mengangguk dan duduk dikasur.”Aku tidak keberatan jika kita gantian, toh setelah aku pikir-pikir, aku lebih suka bottom rather than top. “, decakku, dia tertawa.

“Neh…i know, tapi aku tidak bisa sekarang melakukan itu kan?”,

“Yeah…”, kataku tertawa juga, “Oke, aku mandi dulu , nanti aku buatkan pancake untukmu sebagai kata maaf ku…arrachi?”, kataku, dia tersenyum dan aku mencium bibirnya. Dia membelai wajahku dan membiarkanku masuk kekamar mandi.

.

.

“Kami pulang…”, teriak Key hyung dari arah pintu, aku berdiri dan mengghampiri Onew hyung yang membawa sekotak ayam mexicana,

“Umma..appa…”, teriakku, “Kalian sudah sampai, huwah ayam…aku lapar…”, celotehku, Umma berdecak dan membelai ku,

“Kau tidur nyenyak?”, tanya nya, aku mengangguk dan berjalan ke ruang TV dan duduk lagi disamping Minho yang asik menonton TV.

“Oh hai Kodok..”, sapa Umma, Minho hyung hanya berdecak dan kembali ke acara TV,

Onew hyung cengar-cengir menatap ayamnya, “Bisa kita makan sekarang?’, tanya nya, aku mengangguk. “YEY! ayo makan!”, serunya , aku berdecak, Minho hyung sedikit menungging mengambil ayam namun tidak sengaja terseonggol oleh tubuh Key umma dan ia jatuh terduduk dilantai,

“AAAH!”, desisnya,

“OMO HYUNG!!” seru ku panik, “Gwencana?”, tanya ku panik, dia mengangguk dan mengelus bagaian pinggulnya. Aku merasa tidak enak, memang sejak tadi dia hanya duduk saja, itu juga dalam posisi kurang nyaman.

“Sorry, kenapa kau kodok? begitu saja teriak..”, seru Key acuh, Onew melihat secara seksama, Aku dan Minho hanya terdiam.

“Omo, leher mu Minho, bercak merahnya banyak juga…OMO!kalian!!”, Teriak Onew hyung menunjuk kami dengan paha ayamnya.

“YAH! KODOK APA YANG KAU PERBUAT DENGAN MY BA–“

“UMMA!”, teriakku menghalau..”Jangan salahkan dia…dai tidak salah..justru aku yang salah, aku yang membuatnya begini,uph!”, aku menutup mulutku, aku keceplosan, Minho menarik nafas, Umma terlihat shock  menjatuhkan ayamnya kekarpet kesayangan kami, dan appa..dia hanya mengunyah ayam dengan damai.

“T-taemin kau…”, tanya umma ku kaget, aku hanya berdecak membantu Minho hyung duduk kembali dan mengangkat bahuku.

“Well, umma…im not kid anymore right? take a chill…”, kataku cuek dan memakan ayamku.

Sedetik kemudian yang aku tahu Umma menangis dikamar dan appa datang menenanginya, sedetik kemudian lagi desahan yang terdengar, aku berdecak kencang.

“Jangan salahkan aku jika aku berubah seperti ini , umma dan appa sudah lama mencemari telinga dan otakku dengan semua ini, right Hyung?’, tanya ku, Minho berdecak melingkarkan tangannya keleher ku dan mencium bibir ku.

“Right, but ..please, no more on top.”, katanya, aku terkekeh.

“Okidoki …”

Yess yess yess…he’s always made me … getting pervert!

END!!

Yeah, Oneshoot abal yang saya bikin…kekekek~ hope u likey lah, i dunno…

no bashing oke? just leave a comments. and more like for this post, kekekek~

comments are love, and ILYSM suunders ❤

More comming, so be patient for another story about Taemin action! kekekek~

see ya…

Advertisements

112 thoughts on “[2min] Dont Joke Around Me! part 2

  1. huuuffttt…. buang nafas dl…. wew taemin ga nyangka yah…. our sweet baby skr pervy kaya gini…

    ckckckckc… haha lucu ngebayangin minho yg kesakitan gara2 tetem on top… gimn bang menong rasanya?…

    key lebay ahh… nglarang2 2min ensian… pdhl kan onkey yg mencemari pendengarannya tetem …. *belain 2min

  2. Taemin on top ?? pasti dah si Minho kesakitan bgt, biarlah , biar dia tahu gimana kalo jadi Taemin wkwk. Key umma napa nangis ??? salahkan saja Onkey karna ulah mereka yg membuat Taemin yang sangat polos jadi ehem… sedikit liar (?) wkwk ^^

  3. Hadehhh baby minnie sok”an jadi top ga pantes ahh
    Ketaw nagbayangin ming pinggul ke bawwah kesakitan gara” jdi bottom

  4. Uahahahahahaha taeby on top. Ajikiciwwwww mantabbbbbb sangatttttt. Eum abang minh?! Ngilu ya?! #nyengirkuda. Aduh si ummppa mah bnr kt taeby, kalian punya andil bsr sbg pencemar jiwa taeby yg polos.gkgkgkgk

    Johae^-^

  5. buahahhahaa kodok uke xD

    aduh gw ngakak xD

    bener kata emin, jangan salahin dia kalo dia ikutan pervert. emak babehnya yang ga jaga kelakuan –a

  6. Apa? Apa? Taemin on top?? Apaaaahhh??? 😱😱😱😱😱😱😱😱😱
    Mimpi apa ini Taemin bisa on top. Omaigod 😱😲
    Duh bang kodok jg mau aja gt di bawah yaelah 😂😂
    Yatapi gpp deh, sekali” yaa nyenengin pacar~ hihi

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s