[SHINee] Prince for Key’va mouse part 6 of ?


Foreword:

Ah galau gue nulis FF ini, walau ini basic cerita dari novel, gue tetep aja muter otak supaya ini nggak sama, cuma basicnya aja yang sama, ckckck.
Info aja yah, ceritanya Taemin sebenernya nggak begini di novelnya, hahaha…gue ngasal aja bikin kisah cinta mereka, apa pula Taemin jadi ikan karena gak bisa nyatain cintanya sama Minho? well, gue perjelas disini aja, Taemin keturunan bangsa ikan, something like a Pisces di dunia horoskop gitu lah yah…kekeke~ oki?sip!

Dan well yess, sorry telat update terus, gue libur tetep aja gak bisa luangin waktu, masih sibuk organisasi dan kuliah Semester pendek, but hey, thanks for support,nilai gue dahsyat semua, akhamdulillah, doakan saya dapet beasiswa lagi yah, kekekek~

Oke, ini mungkin ceritanya di percepat, gue udah bosen nulisnya, muahahahah SARAP

MAKASIH YANG UDAH KOMEN, DAN  NGE LIKE THIS!
YANG BELOM HARUS KOMEN!!

Here it is…part 6

NO BASHING , NO SR, NO PALGIARISM WITHOUT CREDIT!

COMMENTS ARE LOVE

Yak! cowok diatas ini yang berharap banget sama si Key, kekekek~

by: Pervy^sanniew
Credit story by: Regina Feby – Pangeran untuk Putri

.

.

Author pov~

Key mencari seluruh sekolah dengan tergesa-gesa, ia sudah tidak melihat Onew beberapa hari , dan handphonenya pun tidak diangkat, jika ia kerumahnya dia hanya disambut oleh pelayan setianya mengatakan bahwa Onew sering keluar malam entah kemana dan akan pulang dipagi hari, apa yang sebenarnya ia lakukan? itu bukanlah Onew yang biasanya, bukan Onew yang ia kenal.

Sedang asiknya mengitari isi sekolah, menoleh kesana kemari , lebih terlihat seperti orang dungu dibanding orang yang sedang mencari seseorang, ia dicegat oleh seseorang , well…

“Yo, cutie!”, Kye berhenti dan menatap sosok itu dari atas kepala hingga kaki, siapa namanya? GD? yah right.

“Kau menghalangi jalanku.”, seru Key kesal dan berusaha melewatinya, namun ia terus menghalaunya.

“Wowowow…wait, kau anak baru? aku tidak pernah melihat mu sebelumnya?”, katanya mendekat ke arah Key dan memutar kunci mobil. Key memutar matanya, aish…this pabo!
“Perkenalkan , namaku Jiyoung, kau bisa panggil aku GD, semua orang tahu aku, jika mereka tanya siapa GD? mereka pasti bakal bilang itu loh yang punya mo–ya ya yah hello… aku sedang bicara denganmu…”, teriaknya, namun Key sudah mendorongnya menjauh dan ambil langkah seribu, peduli setan mau mobil mu kayak apa kek..maki Key.
“Sepertinya aku kenal kau!”, teriaknya lagi, namun Key sudah berbelok ke taman belakang, benar…Onew duduk disana sendirian.

“Onew!”, panggilnya, namun yang dipanggil tidak menyahut,

“ONEW!”, katanya duduk disebelahnya. Namun Onew tetap cuek dan sedang asik mendengarkan iPodnya, “Onew! aku mencarimu dari tadi, ternyata disini.”, kata Key menanggalkan earphonenya. “Kau tidak masuk kelas?”, tanya Key.

“Malas.”, katanya , Key mengerutkan alisnya.

“Oh, kau mau tahu apa yang terjadi semalam?”, celetuk Key mulai bercerita tentang kencannya dengan Jonghyun tanpa jawaban iya dari Onew. “Dan ternyata Jonghyun itu tidak seburuk yang orang pikir, well..kita pikir..dia itu..benar-benar apa yah…”, Key kehabisan kata-kata untuk menggambarkannya.

“Kau sudah menciumnya?”, potong Onew.

“Belum sih, sebenarnya bisa saja…tapi..”

“Tapi kenapa? kau jadi suka padanya? mau berlama-lama dengannya? oh kau jadi jatuh cinta padanya begitu?”, tuduh Onew, Key melihatnya bingung.

“O-Onew aku–“

“Udahlah Key tidak usah menyangkal, kau sama saja dengan Jino dan namja atau yeoja yang lainnya. Kau buta dengan tampangnya, kekayaannya, dan segala kesempurnaan yang dia punya kan?”, cecar Onew.

“Onew aku–“

“Tidak usah munafik Key, kau memang menginginkan ini kan? akui saja..”, tuding Key

“Onew.. kenapa kau jadi marah padaku?”

“Kau tidak ada bedanya dengan namja dan yeoja disekitarnya!”

“Onew, aku melakukan ini semua karena ingin menghapus kutukan itu…sungguh…aku–“

“Well , alasan yang bagus dan sangat masuk diakal, semoga berhasil dan selamat berjuang.”, Onew berdiri menyampirkan tasnya, “Dan oh…selamat mendapatkan namja impianmu Key.”, katanya dan pergi, Key jadi bingung, Onew pergi begitu saja, ia hendak mengejarnya, namun tidak, dia lebih memilih diam, kenapa dia marah? apa karena Key tidak dengan cepat menylesaikan semua ini? ya mungkin itu alasannya…

“Key…”,

Key menoleh ia melihat Jonghyun berlari mendekatinya dengan nafas tersengal.

“Kau kemana saja…aku mencarimu seisi sekolah…ternyata disini..sedang apa?”, tanya Jonghyun setelah mengatur nafasnya dan duduk disamping Key.

“Ani.. hanya mencari udara segar saja, kau berlari mencariku?”, tanya Key. Jonghyun mengangguk.

“Aku panik , aku pikir kau tidak masuk karena sakit atau apa? ternyata ada yang lihat kau kesini..nanti pulang sekolah mau kemana?”

“Pulang.”, kawab Key enteng, Jonghyun berdecak.

“I know..sebelum pulang ikut aku sebentar yah?”

“Kemana?”

“Ada deh…oke? jangan kabur, kalau tidak aku akan menjemput kerumah…”,Key menganga, gila yah dia? Key hanya bisa mengangguk pasrah, sebenarnya kalau tidak dalam misi ini, dia sudah malas sekali, terlebih sekarang pikirannya terganggu, ada apa dengan Onew sebenarnya.

Namun dijauh sana ada dua pasang mata yang memperhatikannya,
“Aku penasaran siapa dia?”, kata Jino, Yoseob memperhatikan apa yang dilihat Jino.

“Kalau diperhatikan yah …dia agak mirip…”, Yoseob menimbang-nimbang namun kemudian ia menggelengkan kepalanya, “Andwe, tidak mungkin itu dia.”, celetuk Yoseob.

“Aku akan cari tahu secepatnya, pasti. “tegas Jino. “Menurutmu dia mirip siapa?’, tanyanya lagi.

“Molla…dia agak mirip Kim kibum itu…si dekil dan tidak terawat itu Jino..”,

Jino menganga “Nggak mungkin …pokoknya akan kucari tahu.”, tegasnya lagi.

“Well, siapapun dia, setidaknya dia sudah mematahkan cinta sejati lo, dia sepertinya sudah benar-benar berhasil membuat Jonghyun suka padanya.”, Jino melirik Yoseob kesal.

“Aku akan cari tahu, serius!”,tegasnya dan pergi meninggalkan tempatnya, tangannya mengepal, dia harus pikirkan jalannya.

.

.

Key duduk bersama Jonghyun disebuah restoran mewah, dia saja cukup menganga hanya melihat tampilan menunya, terlebaih ketika matanya menangkap berapa besaran makanan yang akan mereka makan.

“Kenapa kau hanya makan semua hal berbau keju?”, tanya Jonghyun melihat pesanan Key Dori steak chilli cheese, ikan dori di steak dengan bubuk cabai dan lumuran keju mozarella.

“Kenapa? aku suka keju.”, jawab Key enteng,dna juga semua jenis daging tentunya dalam hatinya berkata,

“Nggak takut gemuk?”

“Apa aku gemuk?”, tanya Key balik, Jonghyun mengerutkan alisnya dan menggeleng, Key tersenyum.

“See? jadi…yasudah, aku suka keju,dan semuanya beres.”, katanya enteng, Jonghyun tidak bisa berhenti tersenyum, ia mengacak pelan rambut Key,dan mungkin kali ini Key sudah terbiasa rapih dia jadi kesal jika ada yang mengacak rambutnya.

Kemudian Jonghyun teringat sesuatu, dia mengeluarkan kotak kecil berwarna merah dan memberikannya kedepan Key.Key mengerutkan alisnya melihat ke arah Jonghyun.
“Open up!”, katanya, Key membukanya, dan terkejut, sebuah kalung perak dan bagus sekali.

“Suka? itu buat mu Key..”, katanya, Key menatapnya sesaat dan mengembalikannya.

“Aku tidak bisa terima ini.”,

“Kenapa? tidak suka?”

“Bukan..aku tidak mau menerima barang mewah apapun dari orang lain, aku bukan dari keluarga kaya Jjong, tapi aku senang dengan hidupku ini, aku cukup bahagia, jadi jangan berikan itu padaku.”, kata Key.

“Aku hanya ingin kau menerimanya.”

“Aku tahu, tapi maaf aku tidak bisa, kalau kau memaksa, aku juga akan mengembalikannya secara paksa padamu.”, jelas Key, Jjong menarik nafas,ia mengambilnya lagi.

“Well, akan kuberikan pada Umma saja.”, jelasnya,

“Umma mu pasti suka.”

“Nah, dan akan kucarikan kado yang lain untukmu..”,

Key mendongak, dia berdecak, “Nah, tak perlu Jjong…”, tolaknya, Jonghyun hanya tersenyum dengan cengiran lebar, Key menarik nafas pelan, entah sampai kapan ia bisa tahan dengan segala kelembutan Jonghyun., dan ia tidak tahu harus bagaimana?

.

.

“Oke, semuanya berkumpul. pertama kita lakuakn streching terlebih dahulu, setelah itu baru semuanya masuk kedalam kolam arra?”, seorang guru olahraga memperingati mereka yang ada disekeliling kolam berenang.

Taemin sudah tersenyumd dari kuping ke kuping dengan lebar, ia meremas tangannya dan menatap kolam berenang dengan mata berbinar, layaknya seorang anak kecil yang dibelikan mainan banyak.

“Hei minnie ah~ kenapa?’, bisik Minho ketika mereka melakuakn streching.
Ya, Minho bersama Taemin ditempat yang sama, mereka ambil kelas extra untuk pengambilan nilai P.E di siang hari ketika sekolah bubar.
“Hah? anio Hyung…aku mau cepat ke air saja…”. katanya semangat, Minho berdecak dan mengelus sayang kepala almond disebelahnya, Taemin hanya terkekeh imut dan mempoutedkan bibirnya, Minho berdecak, imutnya…

“Nah, cukup…sekarang buka kaos kalian, dan bersiap pemanasan dalam air, kemudian aku akan panggil satu persatu nama kalian,”, kata guru itu lagi,tanpa pikir panjang Taemin sudah menganggalkan kaos atasannya dengan cepat dan jebur ke air, Minho melihatnya terkekeh geli, lucu sekali, ia buka kaosnya sendiri dan ia cukup tahu, disekitarnya namja dan yeoja melihat tubuh atletisnya dengan lapar, abs nya terpampang dengan indah.

Minho terbiasa dengan semua itu, ia tidak tertarik, ia baru tertarik dan akan balas tersenyum jika satu-satunya orang yang akan menatapnya adalah namja imut yang sedang asik berenang dengan handal bolak balik dari ujung ke ujung di kolam 3 meter. Ia tidak bisa berhenti tersenyum dan tidak habis pikir, kenapa sepertinya senang sekali anak ini? Kemudian dengan cepat ia terjun ke air dan berenang menghampiri Taemin, ia kejar Taemin dalam air dengan tubunya yang panjang dan renangnya yang pandai dia sejajarkan Taemin dan ia tarik pinggang nya dalam air.

Taemin menoleh dalam air, mereka tersenyum satu sama lain, dengan handalnya Taemin berputar dalam air dan mengitari Minho, Minho tersenyum tidak melepaskan dari mata bulat indah Taemin, ia majukan badannya dan jarak wajah mereka dekat sekali, ia bisa melihat wajah Taemin memerah, ketika bibir mereka ingin bertemu, sekelebat pikiran terlintas dikepala Taemin, ia mundurkan badannya dnegan cepat dan keluar kepermukaan. Minho kecewa dengan penolakan tipis itu, ia hanya keluar dari air dan senyum sewajarnya, namun Taemin menghindarinya dan dengan sigap berenang kepermukaan keluar dari kolam.

“Hei, kau mau kemana? penilaian belum dimulai.yah…kembali..”, teriak gurunya, Minho bingung, dengan cepat ia naik kepermukaan dan berlari setelah Taemin, gurunya yang memanggil tidak ia perdulikan.

Ia kejar Taemin yang masuk kedalam ruang ganti,dan ia lihat Taemin langsung masuk kedalam ruang shower menguncinya dari dalam.

“Taemin…”, panggil Minho.

“P-pergi Hyung…a-aku mau mandi dan pulang…”, kata Taemin, Taemin menutup mulutnya, menahan isakannya, ini salah, ia tidak bisa dan tidak boleh jatuh cinta pada Minho, ia akan mati jika itu dilakukan , dia tidak mau mati, dia ingin segera bertemu dengan Flaminho nya dan merubahnya jadi manusia biasa, setidaknya, ia akan sama dengan Minho.

“Hei…gwencana? “, ketuk Minho. Taemin tidak menjawab,Minho menarik nafas.
“Kalau kau tidak buka, aku akan pergi saja…maaf kan sikapku tadi kalau itu melukaimu Minnie..sungguh aku tidak bermaksud melakukannya. Aku…aku hanya…”, Minho bingung menjelaskannya, “Aku telah mengecewakanmu ya? aku janji melindungimu tapi malah begitu, aku minta maaf, aku tahu kau membenciku, tapi jangan sampai pertemanan kita berakhir…”, kata Minho lemah, ia pegag pintu itu, ia merasa Taemin disana. Taemin tidak menjawab, ia menutup mulutnya, sungguh Dewa…aku mohon, jangan buat semua ini semakin sulit untuknya, kenapa ia harus selalu begini?

“Siapa? Falminho? kasian sekali dia…kau yakin dia sudah menghilang dari kahyangan?”

“Ya…kabarnya keturunannya melakukan pelanggaran terhadap sistem kahyangan…dan mereka semua ikut didepak..”

“Yaampun, aku harap mereka baik-baik saja..”

“Ya..aku harap juga begitu, tapi percuma, mereka tidak akan ingat tentang negeri ini, kau tahukan peraturan yang melanggar?”

Mints mendengar semuannya, air matanya mengalir, cupid-cupid disampingnya ikut menangis dan berbisik padanya, tentu hanya dia yang tahu bahasa mereka.

“Aku mohon, kau boleh lakukan apapun padaku, tapi aku mohon, pertemukan aku dnegan Flaminho.. hanya itu permintaanku, aku mohon.”,

“Kasian Mints, dia benar mencintai Flaminho.”

“Nah, dia sampai bersimpuh selama 30 hari lebih..”

“Baiklah…akan kukabulkan, tapi aku terima konsekuensinya…”

Apa aku benar akan mati jika aku melanggar konsekuensi ini Dewa agung? pikir Taemin, ia terus menangis, kenapa?kenapa haru Minho? kenapa harus dia yang ia cintai…?dimana sosok Flaminho itu sebenarnya?
“Taemin … aku akan pergi… maaf kan aku…”, bisik Minho. “Annyeong Taeminnie…aku sayang padamu…”, kata itu, mnegetuk hati Taemin, Taemin berbalik, sekarang atau tidak sama sekali, biarkan ia mati, namun ia ingin mati tidak dalam penyesalan, jika ia katakan pada Minho maka ia mati dengan hati tenang, jika tidak, dia akan mati tidak bertemu dengan Flaminho bahkan juga tidak mengatakan pada Minho, dia akan lebih menyesal kedua kalinya.

“MINHO HYUNG TUNG–”
BUK!
Taemin terkejut , Minho tidak pergi, dia hanya berdiri didepan kamar bilas bersandar dengan temboknya.Taemin menangis keras, Minho merasa hatinya pilu melihatnya, ia peluk tubuhnya.

“Mianhe…mianhe…”, kata Minho. Taemin terus menangis dan membenamkan wajahnya didada Minho , ia peluk pinggang Minho dengan erat, Minho memeluk pundaknya dan mengelus lembut kepalanya sambil berbisik gwencana.

“M-mianhe…”, bisik Taemin.
Minho melihat wajahnya, dan menghapus air matanya.
“Kau tidak salah, aku yang salah…aku telah mengkhianati kepercayaanmu kan? mianhe…”, kata Minho, Taemin menunduk, ia bingung mulai dari mana, namun dengan mata rabunnya, ia melihat sesuatu …

‘I-ini…”, nafasnya tercekat.Minho melihat ke arah yang dituju Taemin.

“Oh, ini tanda lahir ku…lucu yah? kadang aku suka berpikir, kenapa tanda lahir berbentuk sayap? haha…”, ledek Minho.Taemin berjongkok dan menatapnya dengan lekat, Minho terkejut, posisinya tidak nyaman sekali, bagaimana kalau ada yang lihat.

“T-taemin..b-beridiri..”, kata Minho berusaha menarik pundaknya, namun Taemin semakin menarik pinggang Minho.

“Ketemu…kau Flaminho..tidak salah lagi…”, Minho bingung, “KAU ORANGNYA,DEWAAA KAU BAIK SEKALI…MINHO HYUNG,KAU ORANGNYA!!”, teriak Taemin senang dan memeluk tubuh Minho.Minho masih tidak enak, karena posisi Taemin yang memeluknya di bawah sana, wajahnya memerah.

“T-taemin…lepaskan, nanti ada yang lihat…”, kata Minho. Taemin berdiri dan mengalungkan tanganya keleher Minho.

“Taemin?”

“Kiss me Hyung!”, rengek Taemin, Minho berkedip.

“M-MWOOOO?!!”, teriaknya, Taemin hanya tersenyum senang. Taemin memejamkan matanya dan memajukan wajahnya, namun karena tiab-tiba, Minho memundurkan kepalanya dan menahan wajah Taemin dengan tangannya.

“K-kenapa…kau tidak suka padaku?”, tanya Taemin ingin menangis, Minho terkejut.

“Hek..a-anioo…ini terlalu mendadak, kenapa aku harus menciummu karena kau melihat tanda lahirku, dan…aku tidak mengerti perubahan sikapmu yang tiba-tiba ini…”, kata Minho, Taemin mengedipkan matanya.

“Kalau kau tidak mencium ku , aku akan mati …”, kata Taemin, Minho tidak mengerti, Taemin melapaskan rangkulan mereka, dan duduk di bangku ujung ruang ganti, Minho mengikutinya.

“Wae?”tanya Minho, Taemin menjelaskannya perlahan.

.

“J-jadi maksudmu aku itu…”, Taemin mengangguk. Minho memegang kepalanya bingung.

“Tapi ini belum pasti kan ?”tanya Minho, Taemin jadi lemas.

“Ya…makanya, hanya satu cara, kau menciumku…”,

“Tapi itu akan terjadi jika kau mengatakan cinta padaku kan?”, tanya MInho, Omo! benar…tapi bagaimana jika salah? maka dia akan mati.

“Tapi aku benar mencin—“

“ANDWE!”, cegah Minho. Taemin ingin menangis karena ditolak lagi.

“Aduh Taemin…jangan nangis dulu, begini, kau tidak tahu pasti apakah aku ini benar Flaminho kan? jangan katakan tanpa kau benar membuktikan bahwa aku dia…kau tidak boleh mati sia-sia …”, kata Minho mengurut keningnya. Taemin menunduk.

“Eottokhe…tapi aku sayang padamu…”, bisiknya menangis. Minho menoleh, ia mengerti maksud Taemin. Ia juga begitu, bahkan Minho sudah lama menyukainya, Taemin tidak tahu bahwa Flams itu juga dia.

“Lalu akau harus apa?’, isak Taemin, Minho merangkulnya.

“Hanya ada satu cara…”,katanya, Taemin mendongak.

“Apa keluargamu masih jenis yang sama denganmu? maksudku, setengah dewa , ikan, dan manusia…”, Taemin mengangguk. Minho tersenyum. “Good, kajja..kita kerumahmu sekarang…”

“Mau apa?”, tanya Taemin bingung. Minho menoleh dan tersenyum.

“Mencari kebenaran dan cinta sejatimu itu siapa..”, kata Minho,meski dalam hatinya ia berharap itu dia, namun disis lain, dia tidak ingin Taemin dengan orang lain, namun jika Taemin bisa jadi manusia dan bahagia, dia akan lakukan apapun itu caranya.

.

.

Semenjak sering jalan bersama, Jonghyun sering kerumah Key, seperti malam itu, dia memaksa Key untuk memperkenalkan nya pada keluarga Key, pada awalnya Jonghyun terkejut, sambutan mereka sangat diluar dugaan, entah apa, tapi ia merasa diistimewakan, senang sih..namun ia agak aneh saja menerima perlakuan seperti itu ketika kau baru kenal dengan keluarga gebetanmu.

“Maaf keluarga ku memang begitu..”, kata Key mengantar Jonghyun kemobilnya. Jonghyun hanya tersenyum,

“Gwencana…”katanya.

“Aku tidak mau au berpikir mereka bersikap seperti itu karena kau kaya dan you know…kau berbeda deengan keluargaku kan? tapi tenang saja, aku suka berteman denganmu bukan karena harta atau apapun…”, jelas Key.

“Kau suka padaku?”, tatap Jonghyun tajam.

“Ah, aku tidak bilang…” namun Jonghyun sudah menarik Key dan mencium pipinya[hampir, untung gak bibir]

“Aku suka padamu…aku nggak perduli kau siapa Key..”, katanya, Key menunduk.

“Nggak…kamu nggak tahu aku siapa Jjong.aku…”

“Aku udah nggak perduli kamu mau bicara apa? kamu percaya takdir yang kita bicarakan? kau bilang mungkin takdir itu adalah aku, dan aku tahu jawabannya sekarang Key, ya benar…kau juga takdir ku, dan aku sungguh mencintaimu Key…mau kan jadi pacarku?’, tanya Jonghyun memeluk Key. Key memejamkan matanya dan berbisik.

“Ya Jjong…”, Jonghyun tersenyum lebar, ia memeluk Key lebih erat, Key tidak bisa diam saja, ia balas pelukan itu. Dan kemudian Jonghyun melepaskannya. Ia elus pipi Key dengan lembut, ia tatap mata kucing Key itu dengan tatapan tajamnya.

“Yeppoda…saranghae..”, bisik Jonghyun, ketika bibirnya ingin menyentuh bibir Key, Key menoleh dan berdeham. Jonghyun hanya terdiam ditolak begitu, ia pikir Key hanya malu padanya, ia kemudian mencium pipi Key.

“S-sudah malam…”, bisik Key. Jonghyun tersenyum, ia buka pintu mobil dan ia berikan seikat bunga mawar pada Key. Key menerimanya, kemudian Jonghyun masuk kemobil dan melajukan mobilnya, Key menghirup bunga ditangannya, ia tersentuh dengan kebaikan Jonghyun.  Tanpa ia sadari, sepasang mata itu menyesali penglihatannya.

.

.

Semenjak saat ditaman itu Key tidak pernah melihat Onew lagi, dia akhirnya mencari kemanapun Onew pergi, namun hal yang sama dikatakan bahwa Onew selalu pergi sampai larut malam dan pulang pagi hari. Akhirnya Key nekat nunggu Onew didepan kelasnya, rela bolos pelajaran untuk mencegat Onew.

“Onew!”, teriak Key menarik Onew ke lorong yang agak sepi ketika melihanya.

“Apa?” jawabnya dingin.

“Kenapa? kenapa akhir-akhir ini kau menghindariku terus?”

Onew menatap Key dengan tatapan are -you -kidding-look, “Kenapa? bukannya sekarang aku tidak dibutuhkan lagi, so…apa lagi masalahanya sekarang?’, Onew menabrak pundak Key dan ambil langkah seribu lagi. Key hanya diam disana, tidak percaya dengan semuanya, kehilangan sahabat terbaiknya…sahabat? lagi, kata itu mengganggunya.

Diam-diam sepasang mata itu memandangi mereka bicara dari tadi, dan dengan senyuman sinisnya ia dapat menyimpulkan semuanya.
“I know who you are …”,katanya dan berjalan ke arah berbeda.

.

.

“Kau yakin?’, tanya Yoseob pada Jino yang ingin memasuki cafe itu, Jino hanya mengangguk, “Kau tau dari mana dia sering kesini?”, tanya Yoseob lagi.

“Jangan remehkan aku yah? aku bisa tahu segalanya,”, katanya,

Mereka masuk dan mengedarkan padangan mereka, tidak lama Jino menyenggol Yoseob dan menunjuk ke arah pojok bar, Onew sedang duduk diam dan menegak minumanya.

“Hai Onew, kau disini…wah kebetulan sekali.”, sapa Jino basa-basi, Onew menoleh dan membuang mukanya.

“Mau apa? sana jauh-jauh…”, perintah Onew sambil meminum cocktailnya.

.

“Jadi Onew, kenapa Key bisa deket dengan Jjong hyung?”, tanya Jino.

“Nggak tahu.”, jawabnya malas.

“Dia pakai cenayang?’, tanya Jino error. Onew menatapnya sinis.

“Kalau dia pakai cenayang, kenapa tidak sekalian dia mengejar para member SUJU untuk dinikahi olehnya?pabo!”, cecar Onew, Jino berdecak kencang, rasanya ia ingin meninju wajah Onew yang menyebalkan itu.

Namun ide terbesit dipikrannya, ia melihat minuman Onew sudah akan habis, akhirnya ia pesan minuman kebartender dengan isarat tangan.

“Aku traktir.”, kata Jino, Onew tidak perduli, ia hanya meminum yang ada didekatnya.

.

“Dia mabuk?”, tanya Yoseob, “Gila kau, kau beri apa dia?”

“Berisik, diam saja.”, desis Jino. “Lalu Onew, kenapa Key bisa dekat dengan Jjong?”, tanyanya lagi.

Onew tidak menjawab, Jino mulai habis kesabarannya.
“Key itu … dikutuk sebagai tikus…jika dia melihat kucing dia akan berubah jadi tikus, dia akan kembali jika ia disiriam air.”, celoteh Onew, Jino dan Yoseob bertatapan, mereka tidak mengerti.

“Aku rasa dia gila..”, celetuk Yoseob, Jino meliriknya kesal untuk diam.

“Lalu…apa lagi?”, tanya Jino.

“Well, dia harus menemukan cinta sejatinya, dan itu adalah Jonghyun. Jonghyun harus menciumnya dan dia akan berubah jadi manusia dan hidup bahagia selamanya.”, cerocos Onew.

Jino dan Yoseob hanya bisa menatap sosok Onew yang terkulai lemah diatas meja bar, dan mereka masih tidak mengerti apa maksudnya, kutukan? kutukan apa?

.

.

Key duduk diteras Onew selama 3 jam, namun yang empunya rumah belum pulang, dia hanya ingin tahu keadaan Onew apa yang ia lakukan hingga larut malam bahkan sampai dini hari. Tidak lama ada lampu mobil menuju ke arahnya, namun itu bukan mobil Onew, dengan sigap ia hampiri mobil itu dan melihat siapa yang keluar. Onew dan…JINO?

“Oh, hai Key..”, sapa Jino memapah Onew dan menyerahkan Onew padanya.

“Kenapa dengannya?’, tanya Key.

“Dia mabuk…sudah dulu yah, bye Key.”, seru Jino dan menginggalkan Key membopong Onew keterasnya. Tidak lama butlernya keluar dan membopong Onew kekamar, Key menunggunya sebentar sambil menunggu butlernya membawakan handuk dan air.

“Kau kenapa Onew…kenapa kau mabuk? kau bahkan bertemu dengan Jino, apa yang kau pikirkan, kau bersikap seperti ini, ini bukan Onew yang aku kenal!”, omel Key, Key ingin berdiri namun Onew menariknya dan memeluknya, Key berusaha mendorongnya namun tidak kuat, Onew kenapa bisa sangat kuat?

“Kau jahat Key..nappeun…kau meninggalkanku…aku sayang padamu Key…sungguh…’, celoteh Onew, Key menelan ludanya.

“Kau jangan bercanda, kau sedang mabuk Onew..”, seru Key berusaha terus lepas dari pelukannya itu.

“Aku nggak akan biarkan Jonghyun menyentuh mu Key, aku akan membunuhnya jika itu dia lakukan.”, ancam Onew.

“Kau gila, kau bicara apa Onew. Berhenti mabuk seperti ini, omonganmu jadi tidak jelas, jangan bilang kau mengatakan semuanya pada Jino?!”

“YA! aku mengatakan semuanya, aku bilang semuanya padanya!  Aku tidak perduli kau itu tikus atau apapun, aku hanay menyayangi mu, hanya kau Key,kumohon…jangan tinggalkan aku…kumohon…”, bisik Onew dan ia terus meracau tidak jelas, Key memeluknya balik, ia tidak tahu kenapa ia bisa seperti ini? hanya satu yang ia tahu…ini semuanya, ini salahnya membuat nya seperti ini…

“Mianhe…”, bisik Key menangis.

.

.

Key bolak balik tidak jelas, jam sudah menunjukan jam 3 pagi. Dia gelisah sekali, apa yang telah ia perbuat, semuanya terasa menyakitkan,

“Kau belum tidur Key?”, tanya sebuah suara.

“Oh umma…’, Key duduk disofa, ummanya duduk disebelahnya.

“Mworago?’, ia mengelus kepala anaknya. Key menarik nafasnya.

“Ani, hanya sedang bingung saja ma…”, katanya,

“Onew?” Key mengangguk,

“Key… setelah semuanya selesai, kau bisa kembali padanya…”, kata Ummanya mengerti.

“Tapi aku tidak bisa umma, aku tidak bisa memanfaatkan perasaan Jonghyun yang baik padaku, dia terlalu baik untuk aku manfaatkan umma, meski ini untuk keluarga kita, aku tidak bisa meninggalkannya begitu saja setelah ini semau berakhir, tidak dengan korbankan semuanya, jadi aku bingung..aku tidak tahu harus bagaimana?’, Key meremas kepalanya, disatu sisi ia merasa bersalah , ia buat sahabat satu-satunya mabuk-mabukan dan menyiksa diri sendiri, namun ia tidak bisa permainkan perasaan Jonghyun, ia juga tidak tahu siapa yang salah dimasa lalu? Keyva? atau Blingjong yang memaksakan cinta pada Keyva yang jelas tidak mau?

“Terserah kamu sayang…’,

Key menoleh tidak percaya pada apa yang barusan ummanya katakan, “Umma serahkan semuanya padamu, apapun keputusannya itu, kalau umma di posisi kamu , umma pasti juga bingung, walau bagaimana pun juga, salah satunya pasti ada yang tersakiti, baik itu Onew atau Jonghyun.”,

“Atau keluarga kita.”, balas Key.

“Umma akan marah padaku jika tugas ini gagal?’, tanyanya. Ummanya menatap anaknya sebentar dan menggeleg.

“Semua umma serahkan padamu, kamu yang menentukan ini semua Key, semua keputusan ada ditanganmu, kamu yang tahu apa yang terbaik untukmu.”, katanya mengelus kepala Key.

“Umma tidak marah?” tanyanya lagi.

“Umma tidak tahu harus mengatakan apa sekarang. Kamu yang diutus melakukan tugas ini, kamu pasti tahu yang terbaik untuk ini semua. Umma yakin leluhur kita mengutusmu karena kau spesial dan istimewa Key.”, katanya tersenyum untuk mendukung anaknya.

Key menghapus air matanya yang ingin keluar.
“Umma kecewa padaku?”, tanyanya lagi.

Ummanya menggeleng dan memeluk anaknya itu, menenangkan hatinya.

TBC~

Oke, setelah gue putuskan, mungkin akan 2 part lagi akan berakhir, dan infonya, adalah…NO NC for this FF, bosen akh! hahahahha…

SORRY MANY WRONG TYPO, IM SUCH A LAZY ASS AUTHOR :p

Oke, Comments are love

see ya🙂

54 thoughts on “[SHINee] Prince for Key’va mouse part 6 of ?

  1. oh my…
    jongkey ud jadian…

    n kasian it si onew jd mabuk2an gt..
    tp knp jg dy mzt crta k jino.. pzt ntr d dpn jjong,, key d kasi kucing deeh…

    berhrp onkey dah..

  2. whuaaaaaaa, onew kenapa jadi kayak gitu??? jangan gitu lagi oppa….ku marahin si key deh, biar balik ke onew oppa…hehehe….umma nya key baik banget….tp kenapa baru skrg, setelah onew oppa kecewa?? huhuhu….menangis bareng onew oppa…T_T

  3. Ksihan onew ampe mbuk gitu .. pnyesalan emang dtang trakhir nyu, hrusx dri awal blang suka aja ke Key toh Key nya jga suka ama lu nyu ..

  4. Aigooo~
    2min tinggal selangkah lagi brhasil menghilangkan kutukan taemin,,
    Trus key malah tarik ulur jjong..
    Jgn bilang key bakal mati??
    Andwaaeee!!!!
    Suasana makin keruh ajj..

  5. onew kenapa gitu????
    kasian onew, tapi kasion jjong juga kalo cuma buat nyembuhin key dari kutukannya…
    haaaaaaah…..hidup key makin ribet >_<
    apalagi ditambah masalah jino yang udah tau semuanya….
    aaarg….aq pengen nendang jino jauh2 jadinya…
    auuu ah, lanjut saja…..

  6. apa yg akan dilakukan jino stlh mndengar fakta ttg keymma dr mulut appa yg lg korslet?! eummm huft appa jng bgniT.T

  7. onewwwwww…….. wae key? wae? kenapa ga cepet” dikelarin ama jjong? kasian onew…..
    aaahhhh….. emaknya udah pasrah lagi…. hhhaaaahhhh….

  8. kasian onewnya.. ampe mabuk gitu cuman karna fruatasi si key deket ama jonghyun.. padahal awalnya dia yg kekeh buat ngedeketin key ama jonghyun..
    itu siapa yg waktu itu ngawasin onew ama key?? trus abis jino tau si key itu kutukan tikus reaksi dia bakal gimana lagi?
    ready to read the next chap ^^

  9. toh kan benar onyu suka ma key udah ketahuan dari gelagak.a… jong dah cinta gelak ma key tapi udah 2 kali n0lak mau dicium jong. n taem udah nemukan flaminho tapi harus dibuktikan. lagi apa jino akan membeberkan apa yang dikatakan onew ? hahhh, onyu sadar gak sadar toh tapi galon mah. next

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s