[onkey]EYES AND HEART-trailer


ANNEYONG!!

HAHAHAHA

HALO SEMUAAA…Okeh, bawa ff baru.. wkwkwk, padahal barbie key ama 3 jours de romance belom kelar (silahkan timpuk author pake receh)hahaha./.. ga tau tuh ya.. stuck gitu.. salahin aja mood saya yang tak menentu ini.. hehehe

tadinya mau post kemarin, tapi pas mau post saya di culik ke ragunan ama sepupu2 tengik.. haha

jadi hari ini deh.. haha

okeh..

 

ABIS BACA>>LIKE>>KOMEN YANG PANJANGGGGGG

GOMAWO ^^

 

Title : Eyes and Heart

Author : Keysha Mahaz

Cast : Jinkibum-2min-Jonghyun

Length : molla T.T

 

Key POV

 

Entahlah, kapan aku akan bisa menetralisir hatiku yang selalu bergemuruh ketika mendengar suaramu. Tentang cerita-cerita yang sering kau kisahkan untukku, ck..cerita yang semakin hari membuatku semakin miris, mengikis sesuatu didalam sini hingga terasa sedikit ngilu. Ergghh.. entahlah, aku tak tahu apa yang kurasakan untukmu. Rasanya semua terasa begitu..membingungkan?

 

“Kibum-ah, apa kau mendengarkanku?” hmm.. suara merdu itu lagi. Menyapa gendang telingaku dan menjalar untuk berdengung memenuhi sebagian besar isi kepalaku. Ck, aneh.

 

“Ah? Hehe.. ne jinki, aku mendengarkanmu kok.. ayo lanjutkan..” tawa kecilku demi menutupi apa yang kupikirkan tadi. Aku yakin ia pasti sedang menatapku aneh penuh Tanya. Aku dapat merasakannya ketika ia menghela nafas sejenak.

 

“Memikirkan apa eum?” jemari besarnya yang hangat itu menelusuri wajahku, membelai lembut pipi tirus yang sekarang terasa panas bagiku. Aahh… jinki jangan! Nanti aku jadi semakin sulit mengusirmu dari pikiranku.

 

“Anio.. hehe, gwaenchana..” sanggahku pelan seraya menjauhkan wajahku dari sentuhannya yang hangat. Aku tak bisa melihat apa yang ia ekspresikan sekarang. semua gelap, tentu saja. Aku buta.

 

“Kibum-ah.. kau bohong..” ia berkata pelan, mengambil tanganku dan mengusap punggung tanganku dengan ibu jarinya. Erghh.. rasanya hangat! Hangat sekali! Huftt…

Deg..deg..deg..

Tuh kan.. jinki, kau membuatku berdebar lagi. Aku menggeleng pelan dan mencoba tersenyum tipis.

 

“Hehe.. sudahlah. Jangan berbohong seperti itu. Kau pasti sedang memikirkan sesuatu..” dia bergumam lagi, kali ini dengan tawanya yang terdengar empuk dan renyah. Tuhan, bisa tidak buat aku melihat lagi? Setidaknya untuk melihat sosok namja yang selalu bersamaku ini.. jebal..sebentar saja.

 

“Aniyo.. jinki-ah.. tidak ada yang kupikirkan, lanjutkan saja lagi ceritamu tadi.. aku tidak apa-apa..” menggenggam tangannya yang sedikit dingin. Ck, entahlah.. tapi aku rasa tanganku terasa lebih dingin dibanding jinki. Wae? Apa malam ini membuatnya jadi beku? Andwae! Aku tidak mau orang yang kusayangi ini sakit. Nanti siapa yang menemaniku saat terbangun tengah malam?

 

“Umm.. baiklah,. Huftt..” jinki menghela nafas pelan, aku yakin dia pasti sedang merasakan sakit sekarang karena orang yang setiap hari di caritakannya itu.

 

“Tadi sore aku memergoki taemin kencan lagi dengan minho..” kan! Benarkan apa kataku? Pasti dua namja itu lagi.. taemin dan minho.

 

“Lalu? Apa kau menegur mereka?” tanyaku prihatin. Ah.. bodoh! Jujur saja, aku tak suka ketika ia setiap hari membicarakan taemin. Itu membuatku err..sesak. ya! Sesak, seperti ada yang mengganjal di dalam sini tapi tak kunjung keluar. Sakit sekali.

 

“Ani.. aku hanya mengikuti mereka dari belakang. Mereka..mereka pergi nonton, dan..berciuman..” kalimat terakhirnya itu sukses membuatku menganga lagi. Ishh.. jinki bodoh! Kenapa tidak langsung minta putus saja? Jelas-jelas kekasihnya itu tengah bermain api di belakangnya. Ingin sekali kukatakan hal itu.. tapi.. ah! Tidak..tidak.. aku tahu jinki sangat mencintai namja cantik itu.

Kuangkat tanganku, mencoba tepat untuk menyentuh kepalanya dan mengusapnya lembut.

 

“Hmm..” dia berdengung, mengambil tanganku dan meletakkannya di kepalanya sendiri. Aku tersenyum, mengelus rambutnya yang terasa begitu halus itu. Merambat turun menyusuri lekuk-lekuk wajahnya dan berhenti tepat di kedua mata itu. Kedua tanganku menutup lembut matanya, membuatnya terpejam sambil berdengung lagi.

 

“Gwaenchana.. kau boleh menegurnya, itu tidak salah jinki..” bisikku pelan. Pelan bahkan nyaris berdesis, tapi aku yakin dia pasti mendengarnya karena ia mengangguk.

 

“Kau bisa menceritakan semuanya padaku.. I will jinki..” sambungku lagi.

 

Nyesss..

 

“Eh?” aku sedikit terperangah saat mendapati dua telapak tanganku perlahan basah. Menangiskah?

 

“Uljima jinki-ah..”

nanti aku bisa ikut menangis, batinku lagi. Aku tak ingin jinki melihatku menangis. Bisa-bisa dia menganggapku cengeng atau sebagainya. Aku tidak mau.

 

“Hmm.. gwaenchana kibum. Aku tidak apa-apa..” tangannya menumpuk pada tanganku yang masih menutupi kedua matanya. Menggosok punggung tanganku lagi. Ck, selalu begitu..membuatku semakin betah saja untuk berlama-lama dengannya.

 

“Gomawo..” ucapnya. Dia mengambil kedua tanganku dan menggenggamnya erat. Isshh.. panas! Kutundukkan wajahku agar ia tak bisa melihat wajahku. Aku tidak tahu ekspresi apa yang kukeluarkan sekarang, aku tidak mau terlihat aneh di depannya.

 

“Tanganmu dingin.. ayo masuk, kau harus tidur. Ini sudah dini hari..” jinki terkekeh pelan, menarik tanganku agar aku berdiri dari duduk. Tangannya menuntunku masuk kedalam rumah lewat pintu belakang. Yeah..pintu belakang. Aku selalu mengendap keluar lewat pintu ini kalau tengah malam aku terbangun dan ingin bertemu jinki. Jinki selalu memantauku lewat jendela kamarnya yang bersebelahan dengan jendela kamarku, dia jarang tidur. Jinki itu insomnia, makanya dia selalu tahu kalau aku keluar tengah malam. Bahkan jonghyun hyung yang notabenenya kakakku sendiri tak tahu kalau aku sering keluar rumah tengah malam. Dia terlalu sibuk dengan pekerjaannya sebagai musisi.

 

“Jumuseyo kibum..” dia bergumam pelan ketika kami sudah sampai di depan pintu. Dia memutar kenop pintu dan mendorongnya pelan agar tak menimbulkan bunyi berisik.

 

“Ne.. jumuseyo jinki..” aku tersenyum saat jinki lagi-lagi mengelus pipi tirusku dan membelai poniku. Huuftt.. aku tak mau tidur, ingin sekali semalaman bersamanya.

 

“Ayo masuk..” ucapnya, mendorong pelan tubuhku agar segera masuk kedalam rumah.

 

“Ne..bye jinki..” kulambaikan tanganku dan segera masuk. Tak perlu mata untuk tahu seluk beluk rumahku. Aku sudah hapal betul semua letak ruangan dan posisi benda di rumah ini.

 

Cklek..

 

Kudengar pintu tertutup, hmm. Sudah pulang ternyata. Sampai jumpa besok jinki.

 

==================================================================================

 

Author POV

 

“Minnie..” sebuah suara bass berhasil mengalihkan focus seorang namja cantik yang tengah asik menelepon di bangku taman. Namja cantik itu tersenyum dan melambai riang pada sosok namja tampan jangkung yang dengan semangat menghampirinya, duduk tepat di sebelah si cantik itu seraya menunggu pembicaraan namja cantik ini selesai di telepon.

 

“ne arraseo jinki hyung.. mianhae aku tak bisa makan malam denganmu., tugas kuliahku banyak sekali.. ne. anneyong, nado saranghae..”

 

Pik

 

“Eum.. jinki ya?” namja tampan itu melengis pelan, menarik pinggang ramping si cantik membuat tubuh mereka bertempelan.

 

“Ne.. mianhae minho hyung, tadi aku tak menunggumu selesai kelas..” tersenyum tipis pada namja bernama minho itu. Ya! Ini yang jinki sebut-sebut setiap malam. Minho dan taemin.

 

“Gwaenchana.. umm.. jadi, sekarang kita mau makan siang dimana? Aku ingin makan bibimbap..” menggelitik dagu lancip taemin hingga membuatnya terkekeh geli.

 

“Aku.. terserah kau saja.. kajja, aku sudah lapar” menggandeng tangan minho untuk segera pergi.

tak menyadari kalau ada sepasang mata yang mengawasi sendu pada mereka.

 

“Ck.. taemin..”

 

TBC

25 thoughts on “[onkey]EYES AND HEART-trailer

  1. taemin kok selingkuh sih, ksian kan si jinki. udahlah jinki ma key aja. tapi ngmong2 si key buta nya knapa??

  2. Ga papa!
    Nyunyu ama key aja sha😀 biar 2min bersatu,dan onkey bhagia wakakaka

  3. bru tau, tawanya jinki itu empuk dan renyah…brarti enak tuh bwt d makan…^^

    key buta, onew babo..ck pasangan yg cocok…
    Knp onew diem ajah ya pdhal udh tau diselingkuhin baby taem…karna cinta kah? Mending putus ajah, kasian taem jg yg serba salah, maunya dy sama minho, tp msh terikat onew..
    Si key cintanya cma bertepuk sblh tangan..kasian..

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s