[SHINee] My Precious


Annyeeooooong😀

Hehehe akhirnya aku nulis lgy :3 pulang MOS tiba-tiba ide ni muncul gitu aja apalagi setelah baca ulang ff transletan lulunyu onn yang cuddling 8D ff ini terinspirasi dari sana, mungkin mirip dikit atau banyak idk terserah, kalian yang menilai (: gara-gara baca itu juga gaya nulisku berubah *Q* haha aku suka gaya bahasa transletan, kesannya tingkat tinggi, kkekeke tp klo dipake sm aku jadi aneh begini—a

AKU GALAU ULTAH TAEMIN 8 HARI LAGIII/jambakrambutminho/dibejektaem/

Akhirnya kepikiran lah buat ff ini ._.v

Kalian bs cek ceritanya disini . pairnya Ontae, tapi disini aku buatnya SHINee. Yaah here!

 [SHINee] My Precious

By

Rinhyon

Cast : SHINee, Taemin, Key, Onew, Minho, Jonghyun

back song : All of Yiruma, instrumental lah intinya 8D

Summary : Dan hyung nya menyayangi Taemin dengan sangat, marahnya mereka karna sayang. Marahnya semua hyungnya karna ingin Taemin melakukan segalanya dengan baik. Taemin tahu itu dengan jelas. failed summary, tulisan ngaco abal jelek, fluff,  romance family [gagal] typo (s) Don’t Like Don’t Read!

.

.

 

Taemin, dancing machine SHINee itu kini memegang kedua lutunya yang ditekuk sambil memandang kearah depan, bukan, bukan TV yang sedang ia lihat, meskipun TV daritadi menyala. Karna posisinya juga yang berada di sofa sisi kiri TV tidak memungkinkan ia melihat kedepan kearah TV.

Namja berambut merah itu kini menyapukan pandangannya pada seluruh ruangan, mendapati Jonghyun hyung yang duduk di karpet bawah dan menumpukan wajahnya pada meja di depan TV yang ada di ruangan keluarga tersebut, memang bukan film yang serius sih, hanya film spongebob kesukaan Key hyung yang sedang diputar di TV.

Pandangan namja yang notabene  cantik itu beralih kembali menatap sosok namja tinggi, tampan dengan mata besar dan bibir tebalnya. Minho hyung. Ia memperhatikan seksama sosok yang selalu dipanggil alien oleh jonghyun hyung tersebut sambil sesekali menggigit bibirnya, kelihatan penuh dengan charisma, ck~

Karna tidak kuat oleh sinarnya pandangan mata handy boy SHINee itu mengarah pada sosok yang terlihat manis dengan mata sipit dan gigi kelincinya yang sedikit terlihat karna tertawa melihat aksi kelakuan spongebob di TV. Berharap bahwa orang di depannya ini tidak terjatuh tiba-tiba karna sangtaenya [yeah~ you know what I mean LOL]

Ia kembali mengalihkan pandangannya melihat namja yang sangat cantik duduk di sebelah sang Leader dengan senyum yang terkembang manis. Mata kucingnya yang seolah membius dan pipi putih dan badannya yang sexy membuatnya terlihat menggoda dengan posisi duduk satu kaki ditumpu dnegan kaki lainnya.

hah

taemin mengehela nafasnya dan mulai sibuk dengan pikirannya sendiri, ini.. ini adalah keluarganya SHINee, keluarga baru yang banyak emmberikannya suatu makna.

Kembali taemin menatap sosok yang sedang duduk di karpet lantai bawah, hanya ia satu-satunya yang duduk dibawah, ia tahu, hyungnya begitu suka kesederhanaan, ia ingat bagaimana dulu Jonghyun hyung mengusap kepalanya saat ia menangis di radio karna rindu pada orangtuanya. Ia selalu mengantarnya ke sekolah, dan.. ia selalu menyempatkan dirinya untuk melatih vocal dancing machine SHINee ini yang memang kurang hingga menjadi baik seperti sekarang ini. bagaimana jonghyun hyung membuatnya nyaman dengan suasna keluarga baru yang dulu sangat asing bagi namja yang kini berambut merah tersebut. Selera humornya yang tinggi membuat sang maknae senang berada di dekatnya. Satu yang saat ini ia sadari betul tentang perasaanya. Aku sayang Jonghyun hyung.

“hyung..” namja yang paling muda berucap sedikit membuat semua hyungnya menoleh.

“kau memanggil siapa Minnie?” tanya namja jabrik mirip dino head yang tengah membalikkan duduknya kearah sang maknae.

“saranghae!” dalam sekali hentakan taemin memeluk hyung yang lebih tua itu erat hingga hampir terjungkal ke belakang. Membuat hyung yang lainnya melupakan spongebob di TV

“OMO! Nae Minnie~ya, waeyo?” tanya namja cantik bermata kucing yang melihat ‘anak’ nya tiba-tiba berkelakuan aneh. Taemin memeluk Jonghyun erat tanpa berbicara apapun, membuat padangan semua hyungnya melunak dan tersenyum. kemudian Jonghyun mulai merengkuh tubuh kecil itu di pelukannya dan mengusap punggung sempitnya dan mencium pucuk kepala sang maknae.

“na do saranghae saengiyaaa~~” figur yang lebih tua itu menggoyangkan sedikit tubuhnya memutar tubuh kecil yang ada di dekapannya membuat sang empunya tertawa karna merasa eum yeah kekanakkan.

Ia menangkupkan tangannya di pipi hyungnya dan tersenyum “gomawo, hyung!” senyum termanis yang pernah Jonghyun terima dari sang Maknae.

“cheon~” Jonghyun mengacak rambut taemin sayang sembari tersenyum. Yah, meskipun ia tidak mengerti sebenarnya untuk apa ia mengucapkan sesuatu yang iapun tidak mengerti untup apa dan kenapa. LOL

Taemin tersenyum kemudian menatap sang rapper bersuara berat itu di sisi kanannya kini. Minho hyung.

Figur bermata besar itu menatap mata taemin dengan tatapan teduhnya. Dan, tentu saja dengan senyuman flaming charismanya. Pandangan taemin kini kembali terflashback ke belakang. Masih dnegan posisi diatas pangkuan Jonghyun, ia menatap sang Flaming charisma SHINee. Ia ingat dulu bagaimana Minho hyung begitu menjaganya. berbagi minum dengannya, memberikan semangat dengan sebuah pelukan hangat. Minho hyung yang selalu tersenyum padanya, sang Lead Dancing SHINee ketika ia melakukan kesalahan kecil dan menatapnya seolah berkata ‘tidak apa-apa, itu sebuah hal yang wajar’. Ia ingat bagaimana Minho hyung menatapnya dnegan tatapan yang sama seperti yang a berikan saat ini. teduh. Minho hyung yang selalu membantunya mencari barang yang hilang hingga ketemu. Dan ia selalu ingat bagaimana Minho hyung selalu menayatakn cinta padanya. Sesuatu yang menyenangkan ketika kita tahu bahwa orang yang kita sayangi membanggakan kita di depan teman-teman dan keluarganya, dan Minho hyung melakukan itu semua. Sesuatu yang tak pernah sang maknae sangka ia menyimpan fotonya sebagai wallpaper di ponselnya. Satu yang kembali dirasakan namja berambut merah ini.

“hyung..” kembali figure mungil itu mengeluarkan suaranya pelan. Semua hungnya menoleh padanya dengan tatapan bingung. Taemin tersenyum kemudian beranjak dari pelukan Jonghyun dan berjalan kea rah Minho.

“saranghae!” kembali kata itu Tamin ucapkan, namun kali ini sambil memeluk sosok kekar itu dari belakang, melingkarkan tangannya di leher Minho dan tersenyum kecil.

“aigoo~~ na do saranghae Minnie~ya” Minho menarik lengan Taemin lebih jauh agar semakin erat memeluknya, ia usap perlahan  rambut kemerahan taemin yang kini mendekapnya, mendekatkan wajah mereka dan mencium pipi putih yang kini berpendar kemerahan.

“hihi gomawoo~~” taemin terkekeh sambil mencium pipi hyungnya balik. Tanpa menghiraukan tatapan Onew yang masih melihatnya ‘ajaib’ dan Key yang membuka mulutnya terheran sebenarnya ada apa dengan ‘anaknya’ ini.

Minho tersenyum dan mengangguk.

Tatapan Taemin kini beralih menatap dua orang yang masih melihatnya dengan tatapan ‘ajaib’ taemin melepaskan dekapannya dan berjalan ke sisi kiri sang leader dan memeluk pinggang figure yang paling tua disana dari samping. Ia menatap bergantian bola mata Appanya yang meskipun kelihatan ia membualtkan matanya tapi matanya tetap sipit [LOL mian Onew xD]

Ia ingat bagaimana sang leader ini mengasuhnya. Memberikannya kasih sayang yang sangaaat banyak. Selain Jonghyun hyung, ia juga yang mengusap kepala sang maknae dengan intens ketika ia menangis merindukan orangtuanya. Bagaimana ketika ia sedang galau Onew hyung berusaha membuatnya tersenyum dengan kelakuan sangtaenya yang yah, sangat crispy [LOL] bagaiamna Onew hyung melindunginya dari orang-orang yang melindunginya. Ingat School Of Rock? Jika kalian jeli maka akan menemukan bagaimana JInki hyung sangat protective pada figure kecil ini. Taemin rasa, Double J ini sangat kompak.  Dan Ia senang karna memiliki Appa baru.

Jinki menatapnya bingung dan kemudian tersenyum begitu melihat taemin tersenyum sangat manis “Saranghae! Appa!”

Onew membulatkan matanya—God for Sake meskipun matanya tidak terlihat membesar—dan mengelus rambut taemin lembut.

“na do saranghae, nae aegya~!” figure paling tua itu menempelakan kening nya dengan sang maknae dan menatap dalam mata taemin yang berpendar jenaka, menunjukan rasa cintanya. Ia menggosokan pelan hidung mereka dan terkekeh “gomawo, Appa!” Taemin menyudahi sikap sangtae Appanya dan beralih menatap satu lagi namja yang tersisa diruangan itu yang belum ia nyatakan cintanya.

Key hyung.

Taemin melepaskan pelukannya dan berjalan kesisi kanan sofa dan tidur di pangkuan namja bermata kucing yang kini menatapnya bingung.

Taemin membalikkan tubuhnya hingga memeluk perut rata figure yang lebih tua erat. Betapa ia sangat berterimakasih pada sosoknya yang mampu mengisi kekosongan hatinya karna berpisah dengan Ummanya. Key hyung. Yah, ia yang selalu membuat sarapan dan bekal untuknya setiap hari, Key hyung yang menyetrika seragam sekolah sang magnae. Key hyung yang mengasuhnya dengan kasih sayang ‘ummanya’. gelar seorang Diva tetap tidak membuat ia malu untuk berjalan dengan bocah kecil seperti namja yang kini meringkuk di pangkuannya. Ia bahkan rela mendengar ocehan Taemin sepulang sekolah tentang sekolahnya meskipun ai dalam kondisi yang lelah. Ia menggendong sang Lead Dancing SHINee itu dimanapun ketika ia memang ingin. Bahkan semenjak kejadian di radio saat ‘si kecil’ menangis ia membiarkan Taemin memanggilnya umma. Yah, namja berambut merah itu tahu ia menyayanginya sangat besar. Nae Umma, tanpa terasa air matanya mengalir membasahi kaus berwarna pink yang dikenakan ummanya. Kenapa ia begitu tersentuh dengan semua kasih sayang seorang umma. [jujur aku nangis loh pas nulis T^T]

Key, namja bermata kucing, sang Umma boyband SHINee itu merasa tersentak ketika merasakan kaus bagian perutnya basah. Sang maknae menangis.

Dengan cepat Key mengangkat wajah ‘anaknya’ ini dan mengakupkan kedua tangannya di pipinya yang lembut dan menatapnya dengan raut sedih. Ia tahu, ada sesuatu perasaan yang disembunyikan anaknya. Dan ia berani bersumpah bahwa itu membuatnya sedih ketika melihat tatapn maknae nya kini begitu sayu.

“um—umma saranghaeyo..” sedetik kemudian taemin memeluk sosok ‘ummanya’ yang ada di hadapannya saat ini dengan erat. Key refleks merangkul tubuh mungil yang tengah emndekapnya ini sama eratnya. Seolah enggan melepas pelukannya. Dan keduanya merasakan bahunya basah karna air mata.

Semua orang yang ada di ruangan itu diam, bingung, terharu juga bahagia. Ada sesuatu dari diri sang maknae. The Son of Sun.

“nado chagi.. na do saranghaeyo” key menjawab dengan terisak, ia tak henti-hentinya mengelus punggung kecil milik taemin dan mencium berkali kali bahu sang maknae sayang. Entahlah, ada satu yang ia sadari saat ini. maknaenya sangat berharga.

Taemin melepaskan pelukannya dan menangup wajah snag umma dengan mata memerah, ia kemudian tersenyum dengan air mata masih mengalir. Key tertawa sambil menutup mulutnya dnegan punggung tangannya dan dengan air mata yang mengalir. “go—“

“cheonmane..” key menjawab sebelum Taemin mengucapkannya dengan terputus karna sedikit tergagap dengan isakannya. Tidak perlu mengucapkan terimakasih, karna jujur saja ia melakukan semuanya semata-mata karna sayang pada si kecil yang kini beranjak menjadi dewasa.

Taemin tersenyum kemudian menutup matanya saat Key menciumi hidung, mata, dan keningnya bergantian.

“kkaja, mau umma masakkan apa? Ini sudah saatnya makan malam”  Key mengusap kedua belah pipinya dan menghapus jejak air mata taemin dan memegang lengan taemin,  menatap mata anaknya yang kini tersenyum manis. Dengan sedikit mengangkat dagunya tanda bertanya.

“apa saja masakan umma aku suka” taemin tersenyum dan kembali memeluk ummanya.

Key tersenyum, semanly apapun Taemin sekarang, ia tetap Taemin yang kekanakan. Taemin yang selalu mengungkapkan perasaannya. Taemin yang semua orang sayangi.

Taemin tetap Lee Taemin.

Taemin menyayangi semua hyungnya

Dan hyung nya menyayangi Taemin dengan sangat, marahnya mereka karna sayang. Marahnya semua hyungnya karna ingin Taemin melakukan segalanya dengan baik. Taemin tahu itu dengan jelas.

Taemin mengusap kedua matanya dan menatap semua hyungnya yang tersenyum kearahnya.

“aigoo~~ sudah ah aku maluu” Taemin bangun dari duduknya dan beralih kedapur meninggalkan hyungnya yang terkekeh pelan.

Satu yang ia sadari saat ini. SHINee nya begitu berharga.

End

 

LOLOLOL gaje yah? hahaha awalnya mau buat family romance, tapi nggatau kenapa malah jadi begini, maaf banget klo fail sangat T^T perasaan taemin yang disana fact yang kubaca di fp-fb. Yang selalu sukses buat aku anngis fact nya Key sm Taem, yah akhirnya malah nangis kan pas lagy nulis u.u

Yaaah semoga sukaa maafkan fanfic gaje dari saya ini, sekalian curhat ini perasaan taemin sebnernya perasaan saya😄 hahaha

Yaaah gomawooo~~~ ^^

Love ya :*

 

 

71 thoughts on “[SHINee] My Precious

  1. aigooo terharu banget baca ff ini,aku kira Taemin kenapa-kenapa,tapi ternyata semua baik-baik aja,pokoknya ff bagus bgt ^^

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s