[2Min] Lesioni Al Fegato-Minho Side Part 1


Cast : 2Min

Other Cast : Onkey, Jonghyun, Yoogeun

Gendre : Romance, Yaoi, Angst, Sad Story

Rating : terserah yang baca aja dehh..

Length : 2shoot

Disclaimer : FF dan ceritanya punya aku !!! Onew punya Tuhan sama Ortunya *nyadar juga

yang lainnya kalo ada yang ngakuin terserah, yang pasti jangan copy paste tanpa izin !!!

Don’t Read Don’t Like…

No Bashing..!!!

|

|

Anyeong…

Nhaa balik lagi ma lanjutan Lesioni Al Fegato yang Minho Side-nya, adakah yang menunggu ??

Udah pada punya gambarannyakah untuk part ini ??

Seperti udah yang Nhaa bilang, yang Minho Side jadi 2 part ato lebih karena kepanjangan.

Ya udah, buat yang nunggu Minho menderita silakan baca dan jangan lupa komennya…

Happy Reading…

|

Lesioni Al Fegato

|

Minho Side

|

Part 1

***

Kau memang tak sempurna, tapi karena ketidak sempurnaanmulah yang membuatku mencintaimu…

Menyesal, itulah kata yang pantas untukku…

Melepaskanmu dan membiarkanmu pergi membuatku menyesali semua perbuatannku padamu selama ini…

Menduakan cinta tulusmu…

dan tentu saja melukai hatimu…

Mianhe, kata itulah yang bisa aku ucapkan padamu…

Mianhe.. Mianhe.. Minahe…

***

Aku terdiam disini, ruangan tempatku bekerja. tak lagi dapat kurasakan kehangatan dan keberadaan sosoknya. Sosok rapuh yang selalu terlihat tegar, sosok lemah yang selalu terlihat kuat, dan sosok sempurna yang sudah aku sia-siakan dengan menduakan cintakan tulusnya untukku.

” Jangan terlalu memaksakan diri, istirahatlah.. ”

Kata-kata itulah yang selalu membuatku tenang saat mengerjakan pekerjaan kantorku dirumah, namun kini kata-kata itu tak pernah lagi aku dengar, tak ada lagi senyuman hangat yang selalu menyapaku, dan tak ada lagi tawa renyah yang selalu membuatku tersenyum. Aku kehilangan.. sangat kehilangan sosok dirinya.. kehilangan segala sesuatu tentang dirinya…

***

” Appa.. ” panggil seorang anak laki-laki berusia 7 tahun itu, yang langsung menerobos masuk kedalam ruang kerjaku.

” Oh, hai Yoogeun.. ” sahutku seraya menyambutnya.

Anak ini, anakku dan yeoja itu. Yeoja yang membuatku menduakan cinta Taemin, hingga kau terpaksa melepaskannya.

Aku mencintai yeoja itu ?? Entahlah, aku hanya merasa nyaman saat bersamanya dan aku senang melihat tawanya dan Yoogeun yang kini mengisi hari-hariku.

” Appa, nanti kita jalan-jalan ne ?? ” rengek Yoogeun padaku.

” Ne, besok kita jalan-jalan ” sahutku seraya megacak-ngacak poninya.

” Umma juga akan ikut ?? ” tanyanya.

” Ne, Yoogeun, umma dan appa besok kita akan jalan-jalan.. ” aku mencubit hidungnya, Yoogeun tertawa kemudian memelukku.

Manja, itulah sifat Yoogeun. Anak ini benar-benar sangat manja meskipun usianya sudah 7 tahun, aku menyayanginya, menyayangi puteraku ini. Aku tak tahu setiap melihat sifat-sifat Yoogeun membuatku mengingat sosoknya.

Sosok yang selalu mengusik relung hatiku, perasaan yang sulit untuk kujelaskan. Aku merindukannya, entahlah… mungkin aku sangat merindukannya.

Terakhir aku melihat Taemin sebula setelah perceraian kami, ku dengar Taemin memilih tinggal dengan hyungnya dan saat kami bertemu aku melihat Taemin yang nampak sedikit gemuk, tak lagi kulihat pipi kurusnya yang ada hanya pipi tembem yang membuatnya semakin lucu. Hah, apa kau sangat bahagia setelah perceraian kita Taemin ??

|

|

|

TBC…

|

|

|

Haha.. boong deh, cuma pengen ngerjain para reader ajja…

***

Hari ini, aku dan keluarga kecilku pergi ketaman bermain untuk memenuhi keinginan Yoogeun yang ingin pergi jalan-jalan. Yoogeun benar-benar sangat antusias mengajak kami menaiki berbagai wahana permainan, Hah melihatnya segembira itu membuatku sedikit senang. Sedikit ?? ya, aku tak bisa lagi merasakan sangat bahagia setelah sesuatu pergi dari hidupku, tepatnya setelah aku melepaskannya.

Saat sedang melihat-lihat suasana sekitar taman bermain ini mataku tak sengaja menangkap sosok Onew hyung dikeramaian. Aku pun berniat mengejarnya untuk sekedar menanyakan kabar Taemin.

” kalian tunggu disini saja, appa akan segera kembali.. ” ujarku pada Yoogeun dan ummanya.

Aku pun mecoba mencari Onew hyung yang berjalan jauh didepanku, setelah tidak berapa lama mengitari sebagian taman bermain ini aku pun melihat Onew hyung dan Key hyung yang sedang berdiri di depan air mancur.

” Hyung.. ” panggilku pada Onew hyung.

Onew dan Key hyung berbalik dan menatapku, mereka nampak kaget begitu melihatku.

” Mi.. Minho.. ” sahut Onew hyung dengan kaku.

” Kalian sedang apa ?? ” tanyaku sekedar basa-basi.

Onew dan Key hyung saling pandang, aku mengalihkan tatapanku pada sosok kecil disamping Key hyung. Sosok itu adalah sosok anak laki-laki berusia sekitar 4 tahun yang sedang menagis. Sepertinya mereka sedang berusaha menenangkan anak manis itu.

Aku mencoba mendekati anak laki-laki itu, namun Key hyung malah menjauhkannya dariku.

” Jangan menyentuhnya.. ” sergah Key hyung.

Aku terdiam, tak percaya reaksi Key hyung padaku.

” Aku hanya ingin mecoba menenangkannya.. ” ujarku.

” Jangan menyentuhnya, dan jangan pernah mencoba untuk menyentuhnya.. ” kata Key hyung dengan sinis.

Aku memperhatikan anak kecil itu dengan seksama, omo.. meonu kyeopta, anak laki-laki ini sangat manis. tatapan mata polosnya, bibir tipisnya dan wajahnya mirip sekali dengan seseorang.

” Jangan menagis lagi ne ?? ” bujuk Onew hyung pada anak laki-laki itu.

” Minnie mau eskrim umma.. ” isaknya pada Key hyung.

” Chagi, kau baru sembuh nanti saja ya makan eskrimnya.. ” sahut Key hyung sambil mengusap air mata yang jatuh dipipinya.

” Ini anak kalian ?? ” tanyaku.

Onew dan Key hyung menatapku bersaman, aku hanya tersenyum canggung pada mereka.

” Bukan urusanmu.. ” sahut Key hyung ketus.

Ya, aku sadar mungkin aku sudah sangat bersalah karena telah menyakiti Taemin. Hingga sikap Onew dan Key hyung sangat dingin padaku.

” Hyung.. bagaimana keadaan Taemin ?? ” tanyaku lagi.

Onew hyung nampak terkejut mendengar pertanyaanku.

” Kenapa kau menanyakan Taemin ?? ” balasnya.

” Emm, aku hanya ingin tahu keadaannya ” sahutku.

Onew hyung menatap Key hyung yang sedang menggelengkan kepalanya, kemudian menatap anak kecil disampingnya.

Aku pun menatap anak kecil yang masih menangis terisak itu, wajahnya benar-benar sangat manis meskipun air mata jatuh di pipi putihnya.

” Taemin… baik-baik saja… ” ujar Onew hyung pelan.

Aku mengalihkan tatapanku pada Onew hyung yang sedang mengusap pipi anak kecil itu dengan lembut, pandangan matanya menyiratkan kesedihan.

” Minnie chagi, jangan menagis lagi ne ??, nanti kita beli permen saja jangan es krim ne ?? ” bujuk Onew hyung pada anak itu.

” Minnie mau eskrim appa.. ” rajuknya.

Aku tersenyum, eskpresi merajuk anak itu imut sekali, aku jadi semakin merasa de ja vu melihatnya.

” Emm.. Minho sepertinya kami harus pergi, senang bertemu denganmu… ” pamit Onew hyung yang langsung menggendong anak kecil itu dan meninggalkan aku.

Key hyung yang masih berdiri ditempatnya, menatapku sinis.

” Jangan pernah lagi menampakan wajahmu dihadapanku jika kau tak ingin aku menghajarmu.. ” ujarnya pelan.

Setelah mengatakan hal itu Key hyung pergi menyusul nampyeonnya. Aku terdiam, tak percaya dengan yang barusan Key hyung katakan.

” Mereka benar-benar membenciku ” gumamku.

Aku sedikit tak rela ketika Onew hyung pamit padaku, aku masih ingin memperhatikan wajah anak kecil yang bernama Minnie itu. Wajahnya benar-benar mirip dengan seseorang.

” Minnie ?? Tunggu.. ” seruku.

Nama anak itu Minnie bukan, Minnie… Taeminnie.. Benar, anak itu mirip sekali dengan Taemin, aku menatap arah kepergian Onew hyung dan keluarganya dengan tak percaya.

Kenapa kau begitu babo Choi Minho, sudah sangat jelas anak itu mirip sekali dengan Taemin kenapa kau baru sadar. Mata itu, bibir tipis itu memanga benar-benar mirip seklai dengan Taemin.

” Apa mungkin itu anak Taemin ” aku menggeleng-gelengkan kepalaku, buang pikiran babomu Minho anak itu memanggil Onew dan Key hyung appa dan umma, berarti itu anak mereka. Lagi pula Taemin itu namja, tak mungkin dia melahirkan.

***

hari ini aku ada rapat penting dengan clientku dari Paris, sepertinya kau terlambat berhubung rapat seharusnya dimulai sejak 15 menit yang lalu. Aku tergesa-gesa membuka pintu ruang rapat dan langsung menghampiri clientku yang sudah menunggu.

” Minahe karena anda harus menunggu.. ” aku membungkukan badanku.

” Oh, gwenchana.. ” sahut clientku itu, dia ikut berdiri setelah aku mebungkukan tubuhku.

Aku manatap wajah clientku, tentu saja aku sanagt terkejut karena ternyata clientku itu adalah Jonghyun hyung, yang merupakan kakak kandung dari Key hyung, anae dari Onew hyung.

” Jonghyun hyung.. ” seruku tak percaya.

” Haha.. anyeong Minho, apa kabar ” sapa Jonghyun hyung padaku.

” A.. aku baik, hyung sendiri ?? ” balasku.

” Seperti yang kau lihat, lama tak bertemu.. Terakhir kita bertemu saat ulang tahun pernikahanmu dan Taemin, jinjja ?? ” Jonghun hyung menepuk pundakku.

DEG.. Ulang tahun pernikahan ???. Benar, terakhir betemu Jonghyun hyung saat ulang tahun pernikahanku dan Taemin yang kedua. Berarti sudah lama sekali.

” Oh iya Minho, bagaimana kabar Taemin ?? ” tanya Jonghyun hyung padaku, pertanyaannya membuatku kaget.

” Mwo ?? ” seruku.

Apa Jonghyun hyung tak tahu jika aku dan Taemin sudah bercerai ??

” Mianhe aku tak sempat datang melihat bayi kalian ketika Taemin melahirkan, aku tahu Taemin melahirkan pun dari Key, sekali lagi mianhe.. ” kata Jonghyun hyung.

Aku tercekat, Taemin melahirkan ?? Taeminkan seorang namja, apa mungkin dia bisa.. err.. hamil ??

” Kau beruntung mendapatkan Taemin, hah.. Sepertinya Taemin memang benar-benar seorang yeoja yang terperangkap dalam sosok namja.. ” canda Jonghyun hyung.

” Haha, aku memang sangat beruntung hyung.. ” sahutku getir.

Taemin hamil ??, dan aku tak tahu itu, kau babo Minho… Tapi, bisa sajakan Taemin mendapatkan nampyeon baru dan Taemin melahirkan anaknya.

” Minho, gwenchana ??, kenapa kau melamun ?? ” tegur Jonghyun hyung padaku.

” Ah, gwechana hyung.. ” sahutku seraya tersenyum, tersenyum miris.

” Oh iya, aku berniat menemui Key dan nampyeonnya. Kau mau ikut ?? ” ajak Jonghyun hyung padaku.

” Mwo ?? ” tanyaku.

Jonghyun hyung berniat menemui Onew dan Key hyung ??, sepertinya ini kesempatanku untuk menanyakan hal yang sebenarnya pada mereka.

” Aku ikut hyung.. ” Ujarku.

Jonghyun hyung tersenyum dan menangguk.

” Tapi sebaiknya kita mulai dulu rapat ini, bagaimana tuan Choi ?? ” Jonghyun hyung menyindirku.

” Haha, aku lupa.. baiklah, silahkan duduk Tuan Kim.. ” sahutku.

Taemin.. aku akan mencari tahu kebenaran tentang hal ini, ada kemungkinan kau melahirkan anakku bukan ??

Hah, mengapa sepertinya aku sangat begitu berharap kau melahirkan anakku ??

|

|

|

TBC..

|

|

|

Hehe, Boong lagi deh… Cuma mau ngetes ajja.. *Ditampar para Suunders

***

Kini aku berada disini, didepan pintu rumah Onew dan Key hyung. Hah, rasanya aku belum siap menerima reaksi Onew dan Key hyung yang melihatku disini. Jonghyun hyung berniat memencet bel disamping pintu, tapi sebelum itu pintu sudah terbuka dan seorang anak kecil berlari keluar, namun karena tidak melihatku dia terjatuh karena menabrakku. Anak kecil ini bukankah Minnie ??

” Ugh, appo.. ” serunya.

” Mianhe, gwencahana ?? ” tanyaku seraya membantunya berdiri.

” Minnie.. ” panggil suara di dalam rumah.

Key hyung nampak sudah berdiri di hadapan kami, dia sangat terkejut begitu melihatku.

” Key.. ” panggil Jonghyun hyung.

” Hyung.. Minho.. ke.. kenapa kalian disini ?? ” tanya Key hyung terbata.

Aku memperhatikan Jonghyun hyung yang tersenyum.

” taentu saja untuk melihat dongsaengku dan nampyeonnya, gwebcahana ?? ” sahutnya.

Jonghyun hyung memperhatikan penampilan Key hyung dengan seksama.

” sepertinya kalian akan pergi ne ?? ” tanyanya.

Aku pun ikut memperhatikan Key hyung, dia nampak rapi dan sudah bersiap-siap pegi.

” kalian sudah siap Key.. Minnie.. ??” Tanya Onew hyung yang menghampiri kami.

Onew hyung yang melihatku dan Jonghyun hyung langsung terdiam.

” Hai hyung.. ” sapa Jonghyun hyung pada Onew hyung.

” Jjong.. Minho.. ” sahut Onew hyung kaku.

Key hyung langsung menarik Minnie menjauh dariku.

” Umma.. appa.. kajja kita pergi… ” rengek Minnie pada Key dan Onew hyung.

” Chagi.. kita pergi setelah menjamu tamu-tamu ini ne ?? ” bujuk Key hyung.

Minnie cemberut dan memperhatikan Jonghyun hyung dan aku secara bergantian.

” Kalian siapa ??” tanyanya polos.

DEG.. lagi-lagi.. lagi-lagi ekspresi yang keluar itu yang mirip sekali dengan Taemin, tatapan polos yang membuatku jatuh cinta padanya.

” Haha.. neomu kyeopta, apa dia puteramu Key, hyung ?? ” tanya Jonghyun hyung pada Key dan Onew hyung.

Jonghun hyung langsung menggendeong Minnie dan mencubit pelan hidung mancungnya.

Key dan Onew hyung tak menjawab, Key hyung malah menatap Onew hyung yang masih menatapku tak percaya. Aku yang menyadari tatapan Onew hyung langsung membungkukan badanku.

” Mianhe.. aku datang kemari menemani Jonghyun hyung.. ” ujarku.

” Key, kau belum menjawab pertanyaanku.. ” rajuk Jonghyun hyung.

” Dia puteramu dan Onew hyung ?? ” tanya Jonghyun hyung lagi.

Key hyung terdiam, dia menatap Onew hyung yang juga sedang menatapnya.

” Aniyo.. dia putera Taemin.. ” sahut Onew hyung.

|

|

|

Kali ini beneran TBC..

Hehe.. Mian, lanjut ke part selanjutnya..

Disini Taemin belum muncul, harap tunggu ajja lanjutannya..

Minho juga gak terlalu menderita kayanya, bener gak ??

Ah, gak apa-apalah.. Nhaa age males mikir soalnya jadi terima jadi ajja semuanya..

Komennya ditunggu !!!

Dan buat yang kemaren udah komen gomawo…

65 thoughts on “[2Min] Lesioni Al Fegato-Minho Side Part 1

  1. Taemin koq gak ada.??? Tapi dy msh hidupkan.???
    Ahhhhh kurang deh penderitaan minho di sini…harusnya tuh minho di buat semenderitanya spaya dy bisa merasakan penderitaan taemin tuh.!!!(Readernya kejam amat ya.??)

  2. Loh,,,jjong ada di alam mana kok gtw 2min cere n malah tanya itu ank onkey apa bukan😦
    Hahhaa

    Nah lo…anak 2min ya si minnie itu
    Tetem kemane? Kemane?

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s