[SHINee] Prince for Key’va Mouse part 7 of 8


Foreword:

Yeah, finally post part ke dua sebelum selesai.. aduh, maaf yah banyak yang jarang post , author” disini sedang pada sibuk dan ada yang beberapa hiatus, ide gue sendiri juga lagi mandek nih, jadi mangap aja deh yah klo hasilnya jelek dan lama banget! kekekek~

Oke,thnx buat yang udah komen di part selanjutnya yah … dan OH thnx yang udah like juga!
komen dan like kalian adalah cinta serta penyemangat ku, gomawo… ILYSM Suunders!

Oh, buat suundersa yang mau gabung di group Fb silahkan search yah di:

suunSHINee readers

Oke here it is

NO BASHING, NO SR, NO PLAGIARISM🙂

JUST LEAVE A COMMENTS AND LIKE THIS POST IF YA LIKEY🙂

by : Pervy^Sanniiew

.

.

Hari itu Key berjalan dipelataran sekolah dengan pakaian yang sangat biasa, bukan biasa yang selama ini , ia kembali dengan kaos , celana jeans belel, dan juga jaket belel serta ketsnya yang juga belel. Semua mata terpaku lagi padanya, ternyata tidak hanya perubahannya yang dulu, namun Key yang dulu menghilang juga jadi booming lagi ketika ia kembali.

“Wait…kau…”, GD mencegat Key lagi ditengah jalan, ia menatap Key dari atas sampai bawah , dia menganga dan memutarkan tubuhnya melihat Key dengan jelas, Key hanya diam dan melihatnya malas.

“AH, AKU TAHU KAU SIA—YAH YAH YAH…HEIII TUNGGU…”, teriaknya, Key telah pergi setelah mendorongnya kuat-kuat dan menyingkirkannya dari jalannya, dengan langkah tergesa ia menuju ruang kelasnya, namun…

“K-key…?”, panggil sebuah suara, Key berhenti dan melihat ke samping, Jonghyun baru keluar dari lorong lain dan melihatnya, Key diam saja.

“Key?”, dia memanggil nama Key lagi dan berdiri tepat didepannya, Key tersenyum miris.

“Kebetulan kita bertemu Jjong, aku baru saja ingin bertemu dengan mu, ada yang ingin kubicarakan…”, katanya, Jjong maish terpana melihat sosok didepannya, apakah ia salah lihat atau tidak? namun ia bisa mengusai keadaan itu dan tersenyum ia menarik tangan Key dan menuju taman belakang.

Key menarik tangannya dengan lembut, bukannya marah atau kecewa, Jjong malah tersenyum dan jalan duluan, Key mengikutinya sambil menatap punggung Jjong, sekarang … atau tidak sama sekali..pikirnya.

“Disini saja..”, kata Key akhirnya dan berhenti berjalan.

Jjong berbalik, “Ada apa?”, tanyanya sambil tersenyum dan maju selangkah,

“Aku mau kita putus..Jjong.”, kata Key mantap, Jjong senyumnya langsung meredup,

“Apa? tapi …kenapa Key?”, tanya Jjong maju selangkah lagi, namun Key mundur.

“Kau tidak lihat? ini lah aku Jjong, yang kemarin bukanlah Key, ini lah Key yang asli, bukan Key yang suka berpakaian modis dan bersikap seolah-olah im a diva, aku merubah semuanya hanya demi menarik perhatianmu, aku berpura-pura, dan aku tidak suka aku yang seperti itu. Bahkan aku suka jadi Key yang tidak pernah menarik perhatian siapapun, dan bahkan…tidak pernah kau lirik sedikit pun saat itu.”, katanya menatap lekat mata Jjong, Jjong diam mendengarkan semuanya.

“Tapi aku tidak mau kita putus, dan aku tidak akan memutuskan hubungan kita.”, balasnya, Key memejamkan matanya bersabar.

“Jjong dengarkan aku … ini lah Key yang asli, Key yang bahkan tidak akan pernah dilirik oleh mu, atau kau tahu keberadaanku, apalagi suka padaku.”, katanya,

“Saat kau berpenampilan kemarin juga tidak.”, kata Jjong memaksa

“Apa?”,

“Aku melihatmu karena kau yang menolong ku saat itu, kau yang baik, kau yang open minded, kau humble …”

“Dan bahkan kau juga tahu bahwa orang yang memukul mu itu dibayar oleh temanku?”, tanya Key melepas genggaman Jjong yang tadi ia sempat diraih olehnya,

“Aku tidak perlu tahu kenapa itu terjadi, tapi yang pasti aku tidak akan putus denganmu hanya karena alasan yang tidak masuk akal.”, kata Jjong.

“Ini bukan hal yang bisa kamu mengerti, karena ini soal perasaan … jadi aku hanya ingin kita putus, itu saja.”, kata Key dan cepat berlari, ia ambil langkah seribu ,

“Key tunggu!! Key!!”, tarik Jjong, Key menepisnya

“Sudahlah Jjong… kau harus mengerti keputusanku.”, kata Key berlari lebih kencang hari ini.

“Key! tidak bisa seperti ini! Key!!”, teriaknya.

.

.

“Kau pasti tidak percaya apa yang baru saja aku lihat.”, kata Yoseob bangga, Jino melirik ke arahnya dan berhenti main PSPnya.

“Apa? gosip apa lagi yang kau bawa? berhenti jadi paparazi kalau beritanya tidak penting.”, celetuknya.

Yoseob tertawa, “Kau yakin? kau akan berterima kasih padaku kali ini..”, ledeknya,  “Ini tentang Key dan Jonghyun.”, katanya, kali ini Jino melihat ke arahnya, menaruh PSPnya di meja.

“Spill it out.”, perintahnya, Yoseob berdecak.

“Follow me.”, kata Yoseob, Jino menatapnya kesal, namun ia cepat mengikutinya.

Mereka melihat Jonghyun duduk di bangku taman belakang. “Lihat. Aku baru saja melihatnya bertengkar dengan Key, dan Key meninggalkannya.”, katanya, Jino terbelalak.

“Jinjja?”, Yoseob hanya mengangguk, ia melihat Jonghyun lemas terduduk di bangku dengan pandangan kosong,

“I want to be his bestfriend.”, kata Jino langsung berlari ke arah Jonghyun berada.

.

“Hai Hyung…’, sapa Jino, namu Jonghyun hanya meliriknya kesal.

“Kemana Key?”, tanyanya.

“Pergi.”, jawabnya singkat.

“Kalian putus Hyung?”, tanya Jino nekat, Jonghyun melihat ke arah Jino hendak bersuara, namu  ia menunduk dan mengangguk,

“Sorry Hyung… aku turut sedih, memangnya kenapa?”, tanya Jino.

“Itu bukan urusanmu kan?”,

“Tapi ini jadi urusanku kalau dia cuma permainkan mu Hyung.”, cegah Jino , Jonghyun menoleh yang hendak beranjak dari sana,

“Maksudmu?”,

“Kau tahu Onew?”, Jonghyun menggelengkan kepalanya. “Aku rasa dia dibalik semua ini kenapa Key meninggalkanmu, mungkin saja diantara mereka ada sesuatu? tapi entahlah, karena kemarin aku bertemu dengan Onew di club, dia mabuk..dan dia cerita semuanya.”, kata Jino.

Jonghyun mengerutkan alisnya, “Cerita? tentang apa?”, tanyanya, Jino mengangkat bahu

“Semua, dia cerita tentang Key , Key, dan Key. termasuk cerita aneh yang ia sendiri bilang bahwa Key adalah seorang tikus yang dikutuk dan harus dicium oleh pangerannya agar kutukan itu hilang, Key bisa berubah jadi tikus jika melihat kucing dan akan kembali jika tersiram air, aneh kan?’, tanya Jino.

“Pangeran? aku tidak paham apa maksudmu?’, tanya Jonghyun.

“Jangan tanya aku, tanya pada Onew. ” Jino berdiri dan sejajar dengan Jjong. “Yoseob juga tahu akan hal ini, tapi aku juga nggak percaya tentang ini semua..”, Jino menarik tangan Jonghyun, “Tapi yang kutahu bahwa Onew mengaku bahwa ia mencintai dan menyayangi Key, jadi aku rasa, dia tidak suka dengan hubungan kalian , ketika kemarin aku antar Onew pulang, Key ada dirumah Onew tidak tahu sampai pukul berapa, yang aku lihat dia sangat khawatir dengan Onew saat itu, jadi … berhentilah berharap Hyung..”, rayunya, Jonghyun menatap Jino sesaat, ia mengepalkan tanganya dan melepas tangan Jino kasar.

“Cukup bicara mu, kau terlalu banyak ikut campur.”, kata Jonghyun,

Jino merasa kecewa, ia menatap punggung Jonghyun, menarik nafasnya dan jatuh dibangku taman, susah sekali menakhlukan hatinya. Disisi lain, Jonghyun merasa ada sebuah letupan besar menjalar hatinya, apa benar semua itu? apa karena Onew?

.

.

Key yang tidak menemukan Onew dimanapun disudut sekolah, akhirnya sepulang sekolah ia memutuskan untuk langsung menuju rumah nya, ketika sampai ia disambut oleh butlernya yang setia, Mr park itu memberitahukannya bahwa Onew tidak keluar kamar juga sejak semalam, ia bilang langsung masuk saja kekamarnya, Key membuka pintu dan langsung disambut oleh Onew yang baru saja bangun dan duduk ditepian kasur memegang kepalanya karena pusing.

“Onew.”, pangglnya, Onew mendongak dan menunduk seraya memberikan pijatan dikepalanya sendiri.

“Aku kesini hanya mau mengatakan bahwa aku sudah putus dengan Jonghyun. Aku sudah tidak perduli lagi dengan kutukan dan kisah cinta sejati yang harus aku jalani itu. Nenek moyang ku yang salah, kenapa Blingjong harus memaksakan cintanya , dan kenapa juga Keyva harus menghina cintanya, ini semua salah dari awal. Aku sudah bicara dengan umma, dia memberikan semua keputusan ditanganku, dan inilah yang aku ambil,aku tidak keberatan dan ikhlas jika terus menerus terperangkap dalam sosok ini dn bahkan mati nantinya …asal aku tidak korbankan dan menyakiti perasaan orang lain.”, jelas Key menahan tangisnya dan berkata dengan cepat.

Onew hanya diam menatapnya, “Kau..bicara apa sih?” tanya nya pura-pura bodoh. Key mendongak dan menatapnya kesal.

“Bicara apa? aku bicara tentang mu, kenapa kau begini? apa yang membuatmu seperti ini? kau minum di bar dan bersama Jino? ini bukan Onew yang aku kenal!!”, kata Key kesal.

Onew diam saja.
Key terus menatapnya, dan Onew buang muka.

“Ada yang mau kau katakan padaku?’, tanya Key, Onew menoleh hendak bicara namun ia menutup mulutnya lagi dan menggeleng, menghindar dari tatapan Key, Key merasa kesal,

“Terserah kau saja.”, desis Key mendorong tubuh Onew dan pergi membanting pintu kamarnya dan keluar dari rumah itu, apa ini? kenapa ia menangis? kenapa rasanya sakit sekali? apa yang ia harapkan dari mulut Onew? kata-kata apa? ia tidak mengerti.

.

.

Apakah setelah itu semua berubah lagi? tidak, Onew bahkan tidak pernah bertemu Key, bahkan main kerumahnya saja tidak pernah lagi, dan bagaimana dengan Jonghyun? dia masih gencar menemui Key, namun yang ditemui selalu berhasil menghindar, meskipun Jonghyun tidak pernah lagi menjemputnya atau bermain kerumahnya, hanya Key tidak tahu bahwa selama ini diam-diam Jonghyun selalu datang dan menguntitnya ketika mereka pulang.

Umma dan Appa Key menatap anaknya yang tidak menyentuh makanannya sama sekali, padahal malam itu mereka makan dengan menu favorit Key.

“Kau kenapa nak?tidak dimakan? apa kau tidak lapar?”, tanya Ummanya, Key hanya tersenyum dan terpaksa menyuapnya.

“Kenapa Jonghyun tidak pernah kesini lagi?”, tanyanya,

Key melihat kemata mamanya, ‘Kami sudah putus appa..”, katanya, Appanya terkejut.

“Apa? tapi..kenapa? dia itu kan satu-satunya harapan kita Key … dia itukan..”

“Aku tahu appa, aku sudah pertimbangkan ini semua, aku hanya tidak mau mengorbankan perasaan orang lain, yang nyatanya aku tidak mencintainya sama sekali ..”, katanya,

Appanya ingin perotes namun akhirnya bungkam, “Baiklah Key, kalau memang itu keputusanmu, Appa dan Umma mengerti, dan kami mendukung semua keputusan mu itu.”, katanya,

Key hanya tersenyum, dan tiab-tiba bel berbunyi, Key beranjak dari kursi dan menuju pintu depan, ketika ia buka, ia terkejut, melihat siapa yang datang. Dengan gugup ia membuka pintu dengan lebar.

“U-umma..appa..kita ada tamu…”, kata Key memanggilnya, ketika umma dan appanya keluar, mereka terkejut melihat siapa yang datang.

.

.

Onew merasa bosan, akhirnya ia mengambil jaketnya dan berjalan keluar kamar.

.”Mau keluar lagi Tuan?”, tanya Mr,Park

“Hm, hanya berjalan ditaman saja sebentar cari angin …’, kata Onew.

“Tuan …”, panggilnya, Onew menoleh.

“Kalau memang Tuan suka dengan nya lebih baik Tuan katakan sebelum menyesal, saya tahu ini sulit, tapi setidaknya jika anda jujur, maka itu akan membuat semuanya lebih baik kan Tuan? maaf jika saya lancang.”, katanya,

Onew tersenyum dan berjalan keluar, “Gomawo Mr.Park.”katanya, Onew hanya tersenyum getir, tidak ada yang akan lebih baik, dan tidak akan pernah bisa lebih baik, pikir Onew.

.

.

“J-jadi maksud anda sekeluarga adalah untuk melakukan pertunangan dan juga menikahkan anak kami?’, tanya Umma Key menatap tidak percaya dengan kedatangan keluarga Jonghyun dan Jonghyun dirumah mereka.

“Ya begitulah, kami juga tidak tahu ada apa? ini tiba-tiba…kami tentu senang mendengarnya, dan Jonghyun sudah banyak cerota tentang Key, kami bermaksud untuk perkenalan dulu namun Jonghyun ingin cepat-cepat menikah.”, kata Appa Jonghyun.

“Ng…T-tunggu dulu … kami tidak mengerti maksudnya disini … kami bahkan tidak tahu ada hal ini , ng..Key kau bisa jelaskan?”, tanya appanya, Key menarik nafas.

“Maaf ahjussi dan ahjumma..sebelumnya kami memang tidak pernah bicarakan ini, dan aku rasa aku tidak tahu apakah akan setuju dengan semua ini..”

“Key…’, panggil Jonghyun, Key meliriknya untuk diam.

“A-ah begini … maksud Key adalah , mereka kan juga masih sekolah, dan sebentar lagi lulus, jadi aku rasa masih panjang jalannya, jadi…yah, lebih baik pelan-pelan saja..”,, kata Ummanya menolong Key.

“Kami juga bermaksud seperti itu, kami ingin Jonghyun kuliah dan setidaknya selesaikan program sarjananya dulu, kan masih banyak yang harus dilalui..”, tambah umma Jonghyun.

“Wah kalau begitu kami terserah Key saja…bagaimana Key?’, tanya appanya.

“Maaf, aku rasa aku harus membahas ini terlebih dahulu dengan Jonghyun, kami tidak pernah membicarakan ini..”, kata Key melihat Jonghyun

“Tapi Key–“

“Jong, kau dengar kan apa katanya?lebih baik kalian bicarakan ini terlebih dahulu, kalau begitu kami pamit saja, maaf membuat keluarga kalian bingung dan terganggu dengan kedatangan kami..” kata Umma Jjong.

“Oh..tidak apa-apa..kami yang minta maaf karena tidak disambut dengan layak.”, balas Appa Key,

Kemudian mereka semua keluar, keluarga Jonghyun masuk kedalam mobil dan pergi, sedangkan appa dan umma Key masuk kedalam rumah, meninggalkan Key dan Jonghyun diluar.

“Apa maksudmu?!”, tanya Key kesal.

Jonghyun menatap Key dengan memohon, ia menggenggam tangan Key “Key kumohon, aku tidak tahu lagi apa yang harus kuperbuat, maaf jika ini membuatmu sakit hati dan bingung, tapi sungguh.. aku mencintaimu, benar-benar mencintaimu, aku tidak pernah merasakan ini sebelumnya..”, katanya, memeluk Key dengan erat, key tidak menolak sama sekali , ia bingung apa yang harus ia katakan,

“Key..kumohon, tetaplah menjadi pacarku …aku mencintaimu..”, Jonghyun membelai kepala Key dan kewajahnya yang lembut, mungkin inilah saatnya, saat dimana ia akhiri semuanya, mungkin jika sekarang ia mencium Jonghyun maka semua akan berakhir, ia bisa ambil kesempatan ini.

Namun ketika ia ingin memejamkan mata dan menyambut bibir Jonghyun, ia melihat sosok dibalik sana, dibalik pagar rumahnya.

“ONEW!’, teriaknya, namun sosok itu berlari, Key mengejarnya.

“Onew…Onew …kau salah paham..ONEW!!!’, teriaknya, namun tidak berhasil , Onew pergi menjauh dan lari dengan kencang, Key berbalik dengan tatapan kecewa, berjalan menunduk dan menatap Jonghyun yang menatapnya sedih, habis sudah…dia ketahuan, bahwa ia telah membohongi dua orang yang tidak bersalah.

Key ingin menjelaskan lagi pada Jonghyun, namun Jjong yang sudah jelas melihat ke adaan itu , dia tidak mau bertanya lagi, dia masuk kedalam mobilnya dan pergi begitu saja, Key mengacak rambutnya kesal. Dammit!

.

.

“O-onew…Onew…Tunggu!”, Key menarik lengan baju Onew ketika ia melihat Onew memasuki lorong sekolah, ia terpaksa datang pagi-pagi sekali dan itu tidak kebiasaannya hanya untuk menunggu Onew datang. Namun Onew tidak perduli dan jalan begitu saja,

“Onew..please…sebentar saja…”, bujuk Key mengapit tangan nya kali ini.

Onew berhenti dan melihat ke arah Key,
“Onew, kita harus bicara..”, kata Key memohon, Onew menatapnya dingin.

“Sepertinya memang tidak ada lagi yang harus dibicarakan kan?”, jawab Onew ketus.

“Hanya sebentar saja..”, balasnya.

Onew menarik nafas dan melepaskan tangan Key kemudian jalan terlebih dahulu menuju taman belakang. Key mengikutinya dan menatap punggung dingin itu lagi, dulu…Onew yang ia kenal tidaklah seperti ini, namun dengan semua masalah ini, semuanya berubah.

Onew langsung duduk di bangku taman, menyilangkan kakinya dan memasukan tangannya kekantongnya.
“Apa?”, tanyanya.

“Besok…ulang tahun ku Onew. Dan kalau sampai Jonghyun tidak mencium ku juga sampai nanti malam, maka … berakhirlah sudah semuanya, semua tidak akan baik-baik saja, dan aku…dan keluarga ku tidak akan pernah kembali menjadi manusia biasa.”, Key menjelaskan dan duduk disamping Onew , pandangannya ke atas langit, melihat diatas sana begitu cerah dan indah, namun tidak seindah hatinya.

Onew diam saja, ia melihat ke atas langit juga, entah apa, mereka hanya butuh sebuah keajaiban mungkin.
“Onew.. aku sudah katakan pada orang tuaku, mereka juga tidak keberatan untuk mengakhiri ini semua sesuai dengan apa yang aku ingingkan . Aku hanya tidak mau memanfaatkan Jonghyun. Dia..sangat baik, dan aku tidak bisa menyakitinya.”, katanya, Onew menoleh kearah Key.

“Well, aku bisa lihat apa yang tidak kamu ‘manfaat’kan itu semalam.”, sindir nya, Key menoleh, Onew membuang mukanya, ia enggan menatap mata Key lama-lama, mata yang selama ini selalu mengisi pikirannya.

“Aku tahu aku salah Onew, tapi sungguh, kali ini aku benar-benar telah mengambil keputusan. Aku memutuskan untuk tetap dalam kutukan ini, dan mungkin … aku akan mati nantinya.” bisiknya, Onew terdiam. “Dan tidak akan pernah bersatu dengan orang yang aku cintai.”, lirih Key,

Onew menoleh menatap lekat wajah Key yang sedang menunduk dalam. “Kau..mencintainya?”, tanya Onew dengan nada bersahabat untuk pertama kalinya setelah akhir-akhir ini. Key menoleh dan menatapnya kesal.

“Kau…kau tahu jelas siapa yang aku cintai!”, bentaknya. Ia berusaha tidak akan menangis, tidak didepan Onew.

“Siapa?’, tanya Onew dengan bodohnya, Key ingin berteriak, namun ia mengatup mulutnya dan menggeleng sambil bernafas denga tenang.

“Sudahlah  … mungkin aku memang namja malang, terjebak dalam kutukan ini, dan tidak akan pernah bisa bersama atau mencintai orang lain dikehidupanku, meski aku berusaha sampai mati untuk mendapatkannya.”  lirih Key terkekeh parau, Onew meraih tangan Key kegenggamannya, Key melihat tangan mereka yang menyatu, ia ingin menangis, sungguh …betapa ia tidak mau melepaskan tangan itu, jika ia bisa memohon langsung dan bersujud didepan dewa, maka ia rela lakukan apapun untuk tetap merasakan kehangatan itu.

“O-onew..bagaimana ini…”, kata Key akhirnya menunduk, Onew mengelus tangan itu.

“Apakah..kutukan ini tidak bisa diubah?” tanya Onew. Key menggeleng lemah.

“Hanya satu cara Onew, dan itu hanya Jonghyun yang bisa, karena leluhur dia lah yang memulai ini semua, maka harus ia pula yang megakhirinya…”, katanya,

Onew tersenyum miris, ia meraih pundak Key dan memeluknya, merebahkan kepalanya dipundaknya, Key terkejut, jantungnya berdebar cepat, begitu juga Onew..namun mereka tidak menghindar kehangatan yang mereka ciptakan itu, Onew mengelus kepala Key dengan sayang.

“Pergilah dengannya Key..”, gumam Onew dengan lembut.

“Onew. T-tapi…’, Key menatap Onew ingin menangis, Onew mengelus pipi Key, dia sudah janji, dia akan berikan dukungan apapun itu pada Key…dia sudah janji.

“Key … semua bakal baik-baik aja..percaya padaku…” katanya, Key mengulum kata-katanya.

“Tapi aku tidak mau menyakiti siapapun..”, katanya lemah, Onew memeluknya lagi.

“Kau tidak pernah menyakiti siapapun, karena kau adalah Key, kau orang terbaik yang pernah ku kenal.”. bisik Onew. Key tersenyum, air matanya menetes, Onew..Onew..jika aku bisa memilih untuk dilahirkan menjadi manusia, maka aku akan sangat bersyukur, dan aku akan lebih bersyukur dalam wujud itu aku bisa tetap bertemu denganmu dan mencintaimu lagi..batin Key, ia memeluk tubuh Onew dengan erat, menangis dipundaknya, Onew memejamkan matanya, ia hanya butuh kehangatan dan bau tubuh dipelukannya. Namun bagi Key, kata-kata itu tidak menolongnya sedikit pun…

Dan tanpa mereka tahu, dibelakang tembok sana ada yang jelas mendengarkan dengan kedua telinganya.

.

.

Ketika pulang sekolah Jonghyun langsung mengunci diri dikamar, ia tidak perduli lagi ajakan teman-temannya untuk bersenang-senang, bahkan ia lupa kapan terakhir kalinya mereka bersenang-senang dna nogkrong bareng, teman-temannya ada yang perotes, mereka berpikir bahwa Jonghyun telah dibutakan oleh kehadiran Key yang baru , ya … terserah mereka mau berkata apa..itulah kenyataannya, ia mengakui bahwa Key lebih menarik dibandingkan semuanya,

Dan .. kali ini, semua pembicaraan yang siang itu ia dengar , memutar bagaikan roll fim dikepalanya, kenapa…kenapa?kenapa? bagaimana bisa? terus itu berputar di otaknya.

“Jjong … kau sudah pulang? sudah makan?”, tanya Ummanya melihat anaknya malah tiduran di atas kasur tanpa melepas pakaiannya, biasanya ia langsung mandi, ia tidak suka bau keringat menempel di kasurnya.

“Umma…apa…umma pernah dengar tentang kutukan seseorang berubah jadi tikus karena sebuah kutukan?’, tanya Jonghyun melihat ummanya terduduk dipinggir kasur, Ummanya tersenyum dan duduk di bangku belajarnya.

“Maksudmu, orang yang bisa berubah jadi tikus kalau terlihat kucing, dan akan berubah lagi jika terkena air?’, tanyanya, Jonghyun terbelalak,

“U-umma tahu kisah ini?”, tanyanya,

Ummanya terkekeh, “Tentu nak , itu kan kisah tentang leluhur kita, jadi dulu leluhur kita keturuan dewa blingjong, dia jatuh cinta pada dewa tercantik di sana bernama Keyva, mereka berbeda status dan juga fisiknya,keturunan kita tidak menarik, sedangkan Keyva sebaliknya, mereka cantik, tampan, dan popular. Namun karena sebuah hal, sebuah kesalahan yang dibuat oleh leluhur Keyva karena mencemooh kita, maka seluruh keluarganya di kutuk sesuai dengan apa yang mereka hina ke kita, yaitu mencemooh kita mirip dengan tikus.”, jelasnya.

“Termasuk jika ada seorang pangeran yang akan menciumnya , kemudian kutukan itu hilang?’

“Hmm, menurut kisah seperti itu. Jika keturunan 1234 keluarga Blingjong mencium keturunan 1234 keluarga Keyva, maka kutukan keluarga Keyva akan hilang. Dan keturunan dari leluhur kita ke 1234 itu…ya kamu nak.”, katanya. “Lihat saja bekas tanda lahir ditangan kamu itu, itu buktinya.. oh, kenapa kau tanya? ini kan kisah lama, lagian umma tidak percaya juga, sampai sekarang buktinya tidak ada yang mengejarmu untuk segera dicium dan dirubah kutukannya kan?’, kata Ummanya terkekeh,Jonghyun masih shock, dia tidak tertawa hanya diam saja…tidak mungkin.

“Jong? kok bengong..memangnya ada apa kau tanya cerita ini?’, tanya ummanya,

“T-tidak apa umma..hanya ingin tahu saja.”, katanya tersenyum , Ummanya mengangkat bahu,”Kenapa dewa Blingjong bisa mengutuknya? kenapa bisa sampai begitu?”, tanyanya lagi.

“Umma pikir karena Keyva memang mempunyai sifat yang jahat, dan dia pantas menerimanya.”

“Kalaiu dia tidak jahat, malah sebaliknya.?”, dia berpikir, bahwa sifat Key tidaklah seburuk yang leluhurnya itu.

“Ya itu artinya dia tidak akan berubah jadi tikus.”, jawab Ummanya enteng. “Sudahlah, sekarang aku ganti baju dan makan siang dulu..arra? umma mau pergi Mall dulu…annyeong sayang ..”

Jonghyun diam saja, sekarang ia tambah  bingung? siapa yang salah jadinya disini? Key atau dia? dia bingung menjawabnya.

.

.

Key duduk di atas kasur, ia enggan untuk berbuat apapun, ditanganya memegang sebuah kalender dan foto dia dan Onew ketika mereka masih baru masuk SMA, ia masih ingat betul ketika pertama kali ia berkenalan dengan Onew ketika ia datang kerestoran ayam, lucu sekali jika mengingat mereka berkenalan karena pesanan yang nyasar di meja Key, dan alhasil Onew mencak-mencak kenapa ayamnya bisa pindah meja?

Jam sudah berdentang tiga  kali dikamarnya, pukul delapan malam, 4 jam lagi akan berganti hari, dan itu tandanya hari ulang tahunnya tiba dan semuanya akan berakhir. Ia benamkan wajahnya di kasur, terbayang wajah kedua orang tuanya yang kecewa, dan Onew…dia akan meninggalkan Onew selamanya, jika ini semua terjadi maka dia tidak akan pernah lagi bertemu Onew. Ia pejamkan matanya , air matanya mengalir, ia dekap foto itu didadanya,

“O-Onew…aku tidak mau pergi…”, katanya berbisik, namun percuma, itu sudah jadi pilihannya, dia tidak bisa mengelak.

Ring Ding Dong.

Bunyi bel rumahnya berdentang, ia malas untuk bengkit dari kasurnya , namun entah mengapa kedua orang tuanya itu juga tidak mau membuka pintunya, dengan malas ia bangkit , karena ia pikir, seharian ia juga tidak keluar kamar, dan bahkan beranjak dari kasur. Key hanya berharap itu adalah Onew, dia ingin Onew bersamanya, karena ia tahu mungkin Onew sudah memaafkannya melihat tingkahnya tadi siang disekolah.

Ring Ding Dong.

“Ya ya sebentar…” jawabnya malas dan membuka pintu.

“Hai Key.”, Key terbelalak, tubuhnya kaku, mau apa dia kesini…?

“J-jonghyun? kau…”

“Bisa kita keluar? sebentar saja Key..”, pintanya, Key langsung menggeleng, karena sudah cukup baginya bilang tidak pada Jjong, dia sudah capek menolaknya,dan ia hanya ingin Jjong pergi darinya dan tidak lagi mengingatnya, tepatnya Key yang akan pergi dan sebaiknya Jjong melupakannya.

“Sebentar saja Key, sekali ini saja… setelah itu aku tidak akan mengganggu mu, dan ada hal yang ingin kubicarakan.”, katanya, Key berpikir sejenak, dia tidak tahu harus berkata apa.

“Baiklah, aku pamit dengan appa dan umma dulu. Kau tunggulah disini.”, katanya, dan Key masuk kedalam, setelah pamit, ia ambil jaketnya dan ia pakai sepatu bootnya.

.

.

Onew merasa sumpek dirumah, ia tahu ini hari ulang tahun Key, dia pergi kelaur dengan mobilnya, menuju sebuah toko mainan, ia membeli sbeuah boneka kucing, entah mengapa ia beli itu, apakah akan diberikan pada Key? lucu sekali, jika ia lakuka itu, mungkin dihari ulang tahunnya ia akan berubah jadi tikus.

Namun jarak yang seharusnya ia tempuh selama 15 menit malah melebihi dari itu, ia tidak tentu arah menyetir mobilnya, ia hanya berputar-putar disekitar perfektur yang sama terus menerus, pikirannya kalut.

Onew bingung apa yang akan dia lakukan jika saat itu juga dia kerumah Key, karena ia merasa tidak berguna dan tidak akan menolong apapun, tidak akan ada hal yang bisa ia lakukan untuk membuat Key terlepas dari kutukan itu, percuma..dia merasa tidak berguna.

Namun, disatu sisi dia sadar , bahwa dia juga tidak punya kesempatan secuil pun untuk bersama dengan Key, ia sadar jika hari itu berganti malam itu juga, dia tidak akan pernah lagi bertemu dengan Key, jika ia ingat itu, makan Onew ingin musnah saja, tidak ada teman yang baik selain Key, tidak ketika keluarganya sendiri pun tidak pernah tahu apa yang disukai dan tidak disukai olehnya, hanya Key, hanya keluarga Key dan Key yang selama ini mengisi harinya.

Onew kemudian menarik nafas panjang, ia hanya bisa memutuskan satu hal akhirnya, ia memutar mobilnya ke arah yang benar, apapun yang akan terjadi esok, maka … Key harus tahu kenyataan yang sebenarnya, apapun itu resikonya.

Onew sampai disebuah rumah yang sekarang terlihat lebih indah dari biasanya, mungkin sang penghuni rumah sudah mulai berubah pikiran untuk lebih aware terhadap kebersihan lingkungannya sendiri. Onew turun dari mobil dan menarik serta membuang nafasnya bergantian dengan teratur. Ia berdiri didepan pintu kayu, menarik nafasnya lagi sebelum tangannya bergerak menekan bel pintu.

“Onew?”, seru Umma Key ketika ia membuka pintunya, Onew tersenyum ramah dan membungkuk memberikan salam layaknya tata krama Korea.

“Annyeong haseyo ahjumma, maaf mengganggu , saya ingin bertemu dengan Key..apa Key ada ?”, tanyanya,

Ummanya langsung tidak enak hati, “Mian Onew ah~ Key nya sudah pergi sedari tadi..”, katanya,

Onew menekuk alisnya, “Pergi? k-kemana? tapi malam ini kan ulang tahunnya , kenapa ahjumma biarkan dia pergi?”, tanya Onew panik. Umma Key mengerti maksud Onew.

“Iya..dia..pergi dengan Jonghyun, tadi dia kemari dan Key pergi dengannya, mungkin ada yang ingin mereka bicarakan.”, katanya, Onew berubah ekspresi lagi jadi sedih, tersirat sangat jelas bahwa ia kecewa, namun ia hanya menunduk dan mendongak lagi, memamerkan senyum palsunya.

“Begitu ya ahjumma…”, katanya tersenyum, “Kalau begitu, saya pulang saja, sampaikan saja pada Key bahwa saya–” Onew berhenti, ia mengulum kata-katanya,

“Apa Onew?”, tanya ummanya heran, Onew menatap umma Key dan menggeleng.

“Anio…tidak jadi …ng…kalau begitu saya pulang saja ahjumma, annyeonghaseyo …”, katanya membungkuk sekali lagi dan pergi, ia memasang wajah yang sangat kecewa, benar-benar merasa kecewa, namun tidak seharunya, ia yang mendorong Key untuk pergi dengannya, dan seharunya ia tidak sesali ini…namun lagi, air mata itu jatuh, ia tidak pernah menangis , tidak ketika orang tuanya yang bodoh tidak perduli dengannya.

“Kenapa sakit sekali?”, tanya Onew dalam hati seraya memukul -mukul dadanya, apakah ini akan berakhir begini? kumohon, berikan aku kesempatan.gumam Onew.Namun ia tahu itu percuma.

TBC~
[SORRY MANY WRONG TYPO]

Yeah … 1 part lagi habis. OH, apakah mau NC? tapi NC apa yah? kalian gak tahu kan ini bakal jadi Onkey atau Jongkey?


OH YA, BUAT KISAH 2MIN-NYA, ADA DI PART TERAKHIR , KITA LIHAT, APAKAH ITU BENAR MINHO? SOALNYA KAYAKNYA GUE MAU BUAT MEREKA JADI RUMIT KAYAK KEY GINI DEH, KEKEKEKEK~

Tell me wht you think guys!

RCL COMPLETE!!

KALAU YANG GAK KOMEN, KALAU ADA EPILOG DAN ITU NC, AKU GAK KASIH PWNYA, AKU UBAH PWNYA!!!LOLOLOLOLOL*evillaugh* biarin dibilang jahat, aku capek tahu nulis gak dikomen :p

OKe see yaa…tae hee hee…

72 thoughts on “[SHINee] Prince for Key’va Mouse part 7 of 8

  1. Ksiha onyu .. wahh kisah Keyva dan Blingjjong sdah diketahui jjong .. tgal dikit lgi tuh jongkey ciuman dan gk jdi ciuman stelah key mlihat onyu .. brsabarlah nyu .. smoga brakhir dgn bhagia .. onkey atwpun jongkey ..

  2. aigoo, itu bkalan jadi onkey apa jongkey?
    trus kutukan tikus itu hilag gk?
    ckckck, kasihan juga sih si Onew, tp mau gmna lagi, kali gk gtu juga kasihan si Key

  3. Eottokae??!!
    Key jgn mati, jjong relain key ama onew..
    Pliss…

    Diprotec lg..
    Andwae!!
    Dgn gini aku nunggu 6 cerita
    (Love’s way(5end) , wtf (8), Between us (8end), who are you (4end), fallin for you (6end), call my name, ama prince for key’va mouse)

    Eonni author, minta pw’a jebal..
    Tp aku gx enak minta’a sekaligus, jd kmaren aku bru sms buat yg between us ama wtf tp blom dibales..
    Aku tunggu balasan’a eonni author
    화이팅언니아우털!
    Kamsahamnida ^^
    #mian comment’a kepanjangan#

  4. sakit sakit sakittttt. knp bgni?! knp OnKey tdk dpt br1.huhuhu semuax tidak adillll, ini kejammm. TIDAKKK *plak, berisik

  5. 2minnya sama sekali ga ada di part ini…. tapi part selanjutnya beneran ada kan?
    aduuuhhh miris deh liat onew…. please bikin dia sama key dong…. please….

  6. Wah..bakal jd jongkey atau onkey nih..minta passwordnya dong onie..penasaran nih sama endingnya

  7. wah makin bkin penasaran aja nih..,,, endingnya bakal jadi onkey or jongkey nih???

    tpi krna aku onkey shipperrrrr aku harap sih endingnya bakal jadi onkey hehehheheeee…

    author next part d pw yah?? bsa minta pwx g’ ?? pleaseeeeee

  8. eoh bukannya si jonghyun udh nyium key yg kepergok ama onew trus key nya ngejar onew ya??
    ko itu si key blm bisa ngapus kutukannya.. kenapa??
    jadi si jonghyun harus nyium si key ulang dong ya?

  9. mewek oh mewek… pada sakit semua atuh… huhuhu nah jong dah tau sekarang apalagi yang akan dibicarakan lagi ? lesu dah onew.a… key, tak bisa jauh dari onew n sebalik.a. kasian juga jin0 tak dianggap. eh! 2min balik. penasaran dengan 2min. hehe thor minta pw.a part akhir kalo diprotek… soal.a jinhun dah komplet komeng.a

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s