FF / ONKEY -2MIN /OUR FATE/PART 1


Genre : Romance, Drama family,  Angst, YAOI

Rate :  PG

Author : Yua

Cast : Lee Jinki a.k.a onew

Lee  Taemin

Choi Minho

Kim Kibum a.k.a Key

Kim Jonghyun

Length : Sepanjang-panjangnya otak saya berimajinasi. hahaha

annyyeong~~reader~~sanni~~ and author lainnya!! salam SYF ^^V

perkenalan ah, nama gw Ayu,tapi call me YUA oke?! want to be my friend?*ga ada* heheh.. becanda~~ nah gw ini  nekad banget buat FF,mian kalo abal,jelek,hahahha..namanya juga belajar.yakan yakan? ni juga atas support my yeobo,dia juga baru jadi author di sini kaya gw,hehhe.. sebenernya ff ini ff pertama gw, and udah di post di fb. baru 2 part sih. nah gw mau nyoba ngepost ni di syf. tengkyu buat somai yang udah ngajak author abal – abal kaya gw ini. hahahha..😄

oia RCL ditunggu kritikkannya juga yaaa *bow

tulisan bold miring berarti flashback yaa ^^P

oke ga pake bebacot lagi.. hyaa~~ CUE~~!! action!!

-Seoul,winter—

Seorang namja tampan mengenakan mantel abu – abu dan topi kupluk kesayangannya duduk di taman kota,ya taman yang selalu ia lewati saat pergi ke sekolah dengan adiknya. Adiknya yang telah pergi, ani dia belum pergi hanya arwah nya mungkin sedang terbebas dan berjalan – jalan sekarang.

TES..TES..

Air mata itu akhirnya menetes di pipi chubby nya yang putih.

“hiks..appo..minnie kapan kau bangun?apa kau tak merindukan hyungmu yang tampan ini?apa kau tak rindu saat – saat kita naik sepeda dulu?”ia meremas dadanya yang entah mengapa terasa sangat.. perih.

—flashback–

“Hyuuung…!ppali ppali..” nanti kita terlambat. Seorang namja imut menggoyang – goyangkan bahu hyungnya dengan brutal.

“hosh..hosh..sabar lah Minnie..kau tak lihat ini tanjakan?belum lagi aku harus membonceng beban berat” jawab hyungnya sambil mengatur napasnya yang sudah tersengal.

“mwo???siapa yg kau bilang beban berat?!”jawab namja cilik nan cantik dengan kesal sambil memukul – mukul bahu hyungnya.

“yah tentu saja kau?siapa lagi yang aku bonceng eoh?!”

“hyuuuuuuuuuuuuuung~~”

“auw..minnie!! appo… kau ini bisa membuat hyung mu mati muda tau?bagaimana nasib para fans ku nanti,eoh?”

“Ah .. biar saja.Hyung hanya milik ku.milik Lee Taemin.tidak boleh ada satu orang pun yang merebutmu!!’’jawab taemin sambil menggembungkan pipi nya imut.

“hahahha…  dasar kau anak manja’’jawab  hyungnya gemas dengan kelakuan adik satu – satunya ini.

ckiiiiiiiiiiiiit…

“auuw, hyung pelan – pelan donk main berhenti mendadak saja,kalu kita jatuh bagaimana?!”pekik tamin nyaring.

“mianhae~ kau tidak apa – apa kan Minnie?ada yg terluka?mana sini kuperiksa” hyungnya turun dari sepeda dan memeriksa keadaan taemin sangat detail,ia sangat takut mukanya berubah sangat pucat..ya..takut adik satu – satunya ini terluka bahkan satu goresan pun tidak boleh ada ditubuhnya kan.

“aku tidak apa – apa hyung,,hehe,,ternyata seorang Lee Jinki bisa panik juga eoh?”taemin terkekeh melihat reaksi hyung kesayangannya ini.

“huuf..syukurlah..aku pikir kau terluka”jinki mengacak rambut adiknya sayang.

‘’ayo hyung lanjutkan perjalanan kita,sekolah kita tinggal sedikit lagi tuh di depan?! Hyuung fighting?!” seru taemin sambil mengepalkan tangan imutnya ke udara.

“huaaah..jantungku mau meledak,lelah sekali”gerutu jinki diikuti kekehan taemin yang suka sekali mengerjai hyung nya ini.

–end flashback—

Ingatan itu,ingatan saat mereka sekolah dulu. Ya..adiknya Lee Taemin.. Minnie nya yang imut Minnie nya yang paling ia sayangi karena hanya Minnie yang ia miliki di hidupnya. Jinki menurunkan sandaran kepalanya di bangku taman lalu mengadahkan kepalanya ke atas langit. Langit yang cerah tapi terasa gelap,sepi ck~bahkan ia merasa kumpulan awan – awan indah itu tak secantik senyuman adiknya,Lee Taemin,separuh jiwanya yang sekarang terbaring lemah di rumah sakit. Sejak kecil memang adiknya ini sangat lemah,ia mengidap hemofilia. Ia sama sekali tidak boleh terluka bahkan satu goresanpun karena ketika ia mengeluarkan darah, darahnya tak bisa berhenti dan bisa ditebak bukan? Ia mati – matian menjaga Minnie nya agar tak terluka. Namun pada suatu hari ..

“minnie~~ aku berangkat ke kampus dulu ya, kau jangan kemana – mana aku harus mengantar proposal skripsiku hari ini,kau jaga diri baik – baik,jangan lakukan apapun yang berbahaya,jangan keluar,jang-

GREP

“iyaaa hyuung bawel sekali sih aku seperti tinggal dengan umma saja”taemin berdiri dan memeluknya erat.

“Ya!aiissh.. kau ini,,yasudah hyung berangkat ne?ppopo nya mana?”jinki menarik alisnya naik turun.

Chuuu~~ taemin mencium pipi hyungnya sayang,sangat sayaaang.

“annyeong hyuuung~~hati – hati ne~fighting!!”tangan imutnya mengepal dan melemparnya ke udara tinggi – tinggi.

“ne…ne..jaga dirimu,kalau ada apa – apa panggil ahjumma saja,tadi aku sudah pesan padanya aku mau pergi hari ini mungkin sebentar lagi ia akan datang daaaaaan kau jangan nakal ya,ingat!jangan keluar sendiri atau aku akan sangaaat marah,arra??’’jinki mengusap pucuk kepala taemin lembut dengan senyumnya,,senyumnya yang.. ah..siapapun yang melihatnya pasti bisa gila karena sungguh tak ada senyum yang lebih hangat dari senyum seorang Lee Jinki.*pingsan

“hyaaa~~hyung ku ini bawel sekaliii,,aku bisa cepat tua,aku kan bukan anak kecil lagi hyuuung! Aku sudah 18 tahun tau?!sudah sana pergi nanti kau telat’’jawab taemin sambil mem-pout kan pipinya.

“ne..ne..minnie ku sudah besar,bahkan Minnie ku selalu minta peluk saat mau tidur dan selalu minum susu.hahahah”jinki lalu lari sebelum adiknya yang*ehem*cantik itu melemparnya dengan sandal.

BLAM

Pintu kamarnya tertutup.

“haaaah, hyung awas kau nanti,aku akan memakan semua ayam persediaanmu mu biar kau tahu rasa”taemin terkekeh.

Lalu saat ia mau membereskan meja hyungnya..

SRET

‘’ah? Ige mwoya?”tampak kerutan di dahi nya tanpa mengurangi keimutannya. Lalu ia membuka bungkusan map coklat itu.

“ah?! Hyuuuuung paboooo~!! Aiish..jinjja,bagaimana bisa salah membawa map,hah!berarti map yang ia bawa itu milikku?!”teriak taemin frustasi mengacak rambut almond nya.

“aku telpon saja..”piip..piip..ia menelpon hyungnya dengan gelisah. Tapi…………………

 

Drap drap drap… suara langkah kaki yang terburu – buru berlari mengejar hyungnya,sebenarnya bisa saja ia naik mobil tapi entah karena terlalu panic ia malah berlari sampai tengah jalan ia merutuki dirinya kenapa sebodoh ini?kenapa ia tak naik mobil tadi?aaaaaaaahhh!! teriaknya frustasi sampai – sampai sekeliling melihatnya dengan tatapan –kenapa dia teriak teriak?apa dia gila?- haaaah. Jinki hyuuuung!!teriaknya makin frustasi karena dipandang aneh oleh sekelilingnya.Kenapa kau meninggalkan ponselmu hyuung?!’’taemin masih saja menggerutu sambil mempercepat jalannya lalu saat ia menyebrang..ia tidak sadar lampu masih hijau untuk pengendara mobil  dan……Ckiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit

Blam

 “Gelap.. sakit..periiih..hyuung maafkan aku..hyung skripsi mu ada disini,aku sedang membawanya untukmu hyung..hyuuung”taemin pun tak sadarkan diri.

–end flashback—

Di rumah sakit…

“taeminnie…minnie..huks..kenapa kau begitu bodoh?kenapa?bukankah sudah kubilang jangan pergi,kau tahu hati ini sangat sakit?hanya kau keluarga yang ku punya.taeminnie….bogoshippo~~ bangunlah sayang..” jinki mengenggam tangan imut adiknya,ia menciumnya berkali – kali,air matanya tak berhenti  keluar,entahlah terbuat dari apa matanya tapi ia tampak tak pernah kehabisan cadangan air mata?oh..mungkin ini pemberian Tuhan,agar ia bisa meluapkan kesedihannya walaupun air mata itu tak mengurangi sakit yang ada dihatinya. TIDAK! EVEN ONCE!

“Tuhan?apa kau bercanda denganku”gumam jinki.

“dulu kau mengambil appa,lalu demi melahirkan taemin umma pun pergi?lalu?apa Kau TEGA mengambil separuh jiwa ku ini?apa lagi yang Kau ingin ambil?ssshh.. kau pasti bercanda kan….”

………………….

Jinki terlelap di sisi ranjang taemin yang entahlah berapa lama ia sudah terbaring di situ rasanya sangat lelah hingga ia tak sanggup sudah berapa lama ia menanti malaikat nya terbangun dari tidur panjangnya.

Ia tak sadar ada seseorang di pintu yang diam – diam,ya diam – diam selama ini memperhatikannya.

“sangat sakit kah?”gumamnya lirih tanpa ia sadar ia meneteskan air mata di pipinya yang tirus itu.

GREP

“key,apa yang kau lakukan?ayo masuk..ini sudah larut malam,bagaimana kau mau sembuh hah?!’’ucap seorang namja yang tidak lain adalah hyungnya,kim jonghyun.

“eh?anio.. aku hanya sedang mencari angin hyung,hehe..”senyum key mengembang,ya ia tak boleh ketahuan bahwa selama ini ia selalu memperhatikan namja yang ada disamping kamarnya itu. Setiap malam ia akan diam – diam mengintip dan melihat sosok yang ia kagumi?atau mungkin ia..cintai?molla..yang ia tahu ia selalu ingin memeluk sosok itu,ingin menenangkannya,ingin mengusap air matanya.

“mwo?aishh..kau ini jangan melakukan hal aneh,untuk apa angin dicari eoh?”tukas jonghyun seraya memapah adiknya ini ke kamar untuk istirahat.

“ne..ne..kau ini cerewet sekali sih,dasar dino pabo cerewet”ia memelankan kata “dino pabo cerewet’’agar hyungnya yang cerewet ini tak mendengarnya.

“apa kau berkata  sesuatu?”jjong menyipitkan matanya curiga karena ia merasa aura negative dari mulut adiknya ini.

“ani…”key tersenyum lega karena hyungnya tak dengar, “syukurlah..”batinnya.

————————

‘’euunghh…”jinki meregangkan kedua tangannya dan membuka jendela,ternyata sudah pagi. Oh yeah!semalaman ia menjaga adiknya ini yang masih tertidur. Ia mengusap pipi taemin dan tersenyum “minnie ku sayang,selamat pagi..woaaa pagi ini cerah sekali loh,apa kau tak mau bangun?ayolah kita naik sepeda lagi eum?otte?lihatlah sepertinya musim dingin akan segera berakhir,bukankah kau sangat suka kalau musim dingin berakhir?kau kan selalu merengek meminta ku mengajakmu jalan – jalan?”jinki terus bermonolog ria di depan adiknya ini,adiknya yang terbaring tak berdaya dengan bantuan selang – selang yang terpasang di hidung dan mulut nya.

“baiklah kalau kau tak mau bangun,mungkin kau sedang bernostalgia dengan umma dan appa?benarkah?sampaikan salamku yah..tapi kau cepatlah kembali minnie~ tega sekali kau meninggalkan hyungmu yang tampan ini”ujarnya seraya tersenyum pahit. Mungkin senyum paling pahit yang pernah ada.

Tok..tok..

“ne..masuklah..”

“eoh..onew hyung?kau belum pulang juga?pulang lah aku akan menjaganya”jawab seorang namja tinggi bertubuh kekar dan tampan,oh no sangat tampan yang benar.

“ah?ne..aku juga ada rapat di kantor,tapi kau tahu kan,aku tak bisa tidur sendiri,selama ini aku selalu tidur dengan taemin,hehe”senyum jinki miris.

“ne..ne.tapi kau juga butuh istirahat hyung,jang-“

“aiiisshh,,arraseo!aku mengerti dasar kau keroro bawel sekali,ne aku pergi jaga adikku dengan baik ya,kabari aku jika ia ada kemajuan ne?dan oh satu hal lagi jangan macam – macam kau dengan adikku yang manis ini awas kau”mata jinki menyipit bahkan menghilang menatap tajam kearah minho.

GLEK.

Minho menelah salivanya.

“aish,,jinjja..hyuuung,aku belum segila itu kok,tenanglah,walaupun aku kadang gemas sekali dengan adikmu ini”minho mengerling nakal.

“YA!!”teriak jinki histeris.

“hahaha..ne..ne..tenanglah selama aku masih ada Minnie mu ini pasti baik – baik saja,trust me ok?”

“baiklah,aku pergi dulu..anyyeong”jinki beranjak lalu mengecup kening adiknya ini sayang.”cepatlah bangun yah sayang,nanti sore aku kembali dan oh ya aku akan bawakan bunga mawar putih kesukaanmu,otte?yaya,,kau pasti senangkan,hehe” jinki terus berbicara seperti orang gila. Minho sangat miris melihatnya. Tak lama kemudian jinki pergi dan meninggalakan minho dengan taemin berdua.

“Minnie…bagaimana kabarmu hari ini?ah ya..apa kau merindukanku?eum?sini biar kuperiksa suhu tubuhmu yah..”minho menyempilkan thermometer di ketiaknya. Sepertinya ia juga sudah gila karena selalu bebicara sendiri,tapi katanya kalau berbicara dengan pasien yang sedang koma itu baik,karena bagaimanapun juga ia bisa mendengar kita,iya kan?lagipula siapa yang peduli ia gila atau tidak, karena ia memang sudah gila karena taemin,namja cantik yang berhasil meruntuhkan hatinya ini.

Minho adalah seorang dokter,ya dokter spesialis taemin,kenapa?tentu saja karena ia sangat sangat sangat mencintai sosok yang terbaring ini. Ya ,mungkin hanya taeminlah yang membuatnya memutuskan untuk menjadi seorang dokter. Minho adalah kakak kelas taemin semasa SMA,mereka dulu sangat dekat,tanpa taemin tau minho sejak awal sudah menaruh perasaan pada nya. Hanya saja ia bersikeras menahan nya mati – matian karena ia takut,ya takut menyakiti  sosok yang eeemhh..fragile?meskipun ia tahu, ya ia TAHU taeminnya itu juga menaruh perasaan padanya,tapi ia hanya berpura – pura tidak tahu dan membentengi dirinya dengan bersikap dingin pada taemin. Sampai berita taemin masuk rumah sakit dan koma ia baru sadar ia tak bisa lagi menahannya,sakit sekali rasanya,bahkan ia sempat tak masuk sekolah berminggu – minggu hanya untuk melihat sosok yang sangat ia cintai ini. Saat itu ia memutuskan untuk kuliah kedokteran demi taemin,ya ini mungkin satu0satunya cara menjaga taemin nya, oh well sebenarnya ia juga tak sudi ada tangan lain menyentuh taeminnya ini. BIG NO! Taeminn hanya punyaku,lirihnya.

—flashback—

Dug..dug..dug..

Suara bola basket yang sedang di dribble oleh namja yang ah tampan?sangat tampan?aarrgghh..entahlah ia adalah minho ya Choi Minho sosok pujaan satu sekolah swasta bernama chungdam high school,sekolah elit khusus pria di seoul. Sosok tampan itu sedang asik bermain sendiri dilapangan basket indoor di sekolahnya hingga matahari terbenam.

Drap..drap..drapp..shooot.. yah ia melempar bola ke ring dan yes! Berhasil masuk 3 point! Ia sedang sibuk berlatih sendirian sebelum kejuaraan basket antar sekolah tingkat nasional,sebagai kapten team basket ia banyak berlatih ekstra, entahlah,baginya tidak ada kata KALAH dalam kamus hidupnya.

“huuuaah,,,akhirnya tembakanku yang ke 500 berhasil juga..aku memang jenius,,ckck”ia bergumam sendiri sambil cekikikan menikmati pujian diri sendiri.

Tak lama kemudian ia beranjak untuk mandi,ia langkahkan kakinya ke kamar ganti,yaaaah ia mau mandi,rasanya gerah sekali.

Sreeeet

Ia membuka pintu dah yah no one here!” Good”gumamnya. Ia membuka kaus sporty tanpa lengannya, dan oh yeah keringatnya menetes di abs nya yang waooww he is so damn freaking sexy guy! *mimisan*

Tanpa ia sadar ada seseorang yang sedang menatapnya tak percaya,0____0

“omo!!” mian..aku tak sengaja melihatmu”taemin membalikkan badannya dah menutup wajahnya lalu ia berjalan mundur keluar dari kamar ganti itu.

“hey..hey..ya!!”teriak minho. Namun percuma taemin berhasil lolos dari pemandangan mematikan itu .____.V

“hosh..hosh..hampir saja!ah bagaimana bisa dia membuka bajunya sebelum masuk shower room!oh my god jantungku kenapa?!shitshitshit!diamlah jantung bodoh?!’’taemin meremas dadanya yang tak hentinya mengeluarkan dentuman dahsyat.*taemin lebaaaaaay/plaak

“ah,namja aneh??kenapa dia lari seperti habis liat setan saja?aishh..lagipula kenapa pipinya memerah begitu?ah?! jangan – jangan dia…. Naksir aku?hahha..wajar saja aku memang tampan sih, ck~”minho sibuk bermonolog ria seraya mengeluarkan pose – pose aneh di depan kaca lalu tersenyum penuh kesombongan. Yah lagi – lagi memuji diri sendiri,mungkin itu adalah hobi nya.ck~.

—keesokan paginya @chungdam highschool

“anyyeong hyuuung..oh yah ppopo..chu~~ ah  ya jangan lupa menjemputku jam 4 sore ya hyung?!jangan telat seperti kemarin ne?!”taemin melambai kearah jinki.

“ne..ne..hati – hati ya! Ingat pesan hyungmu ini arra?”ucap jinki seraya menunjukkan telunjuknya kearah taemin.

“hihi..iya hyuuung,sudah sana ppali~ anyyeong”teriak taemin sambil tersenyum lebar.

Tak lama sosok jinki menghilang dan taemin melangkahkan kakinya masuk gerbang sekolah yang masih sepi, haaaah sepertinya ia kepagian. Lalu taemin memutuskan untuk jalan – jalan ke lapangan basket,entahlah ia ingin main basket,ck~~moga saja tidak ada orang,gumamnya pelan.

Drap..drap..drap..

Taemin mendribble bola basket di tanganya yang well imut sekali,sangat kecil untuk ukuran seorang namja?! Terkadang ia juga bingung dengan tubuhnya kenapa lebih seperti yeoja sih?aissshhh..aku benci ini!aku kan namja!yah aku ini manly tau! MANLY! Huuh. *==’’

Shoot.. 1X

Shoot.. 2X

Shoot..3X sampai 50 kali ia menembak ke ring yang bahkan sampai semua gaya melempar sudah ia gunakanpun tak satu pun masuk.oke diulangi  TAK SATUPUN?!

“aargghh..pabo!kenapa tak mau masuk siih!heh bola bodoh,apa masalahmu denganku?kenapa kau tak mau masuk ke sarangmu yg juga bodoh itu?hah?!!wae!!”teriak taemin frustasi lalu ia melempar dengan sembarang bola basket yang ada ditangannya karena sangat kesal.

BUGH

“arrrghh! Shit! Siapa yang melempar bola ini?!”terdengar suara bass nan menyeramkan. Bulu kuduk taemin merinding. Lalu ia berbalik dan SNAP!!

“o-h my g-o-d ! namja galak itu?bagaimana ini?!oh tuhan andai saja ada pintu doraemon sekarang juga?!taemin memasang tampan senyum nya yang, err lebih terlihat seperti orang bodoh.

“mi..mi..mi..mi…”taemin kehilangan sense bicaranya yang cerewet.

Ia menggaruk kepalanya yag tidak gatal.

“mi mi mi mi apa?!sakit tahu?! Kau itu sudah mengganggu tidurku?!aish!kalau tidak bisa bermain basket tidak usah marah – marah dengan bola nya?!dasar bodoh?!”teriak minho galak. Yah bagi taemin ini sangat mengerikan. Entahlah mimpi apa ia semalam bagaimana bisa ia bertemu LAGI dengan namja yang well tampan sih but???minho adalah namja yang terkenal dingin dan galak. Ia sempat mendengar berita ini waktu ia mendaftar di sekolah elit ini,sungguh saat itu juga ia sangat tidak ingin berurusan dengan namja ini. Ah! Kenapa mesti di hari pertamaku masuk SMA?! Oh yah!mungkin karena aku lupa membaca doa tadi pagi,benar juga seperti kata onew hyung berdoa bisa mencegah kesialan, and see?sekarang aku ketiban sial,shit!Gumamnya pelan.

“hey?! Apa kau bisu?kenapa tak menjawabku?hah!tapi sepertinya aku tak asing dengan wajahmu?”minho berpikir keras dan mengerutkan dahinya.

“mwo?ah..mian,aku tidak tahu ada orang di balik pohon itu,aku tidak tahu,sungguh”taemin memberanikan diri menatap namja tampan di depannya.

“lagipula… ini kan bukan sepenuhnya salahku?!! Siapa suruh kau tidur di sana?apa kau tidur di sekolah?aku pikir kau juga salah tau?!’’entah mendapat keberanian darimana taemin tiba – tiba mengeluarkan kata – kata itu. Ia hanya mencoba membela diri. Yah! Aku kan tidak sepenuhnya salah!batinnya.

“…..” minho hanya terdiam menatap taemin,ia heran.

“apa?kenapa kau melihatku begitu hah?”

“ya!!”taemin teriak frustasi mendapatkan glare yang you know what?matanya sangat besar,haaaah,taemin tidak tahan jika ditatap seperti itu.

“kau..yeoja?”minho menatapnya seraya memiringkan kepalanya.

“hah???????”taemin mebulatkan matanya tidak percaya apa yang ia dengar tadi?oh god jangan lagi..gumamnya.

“eh,,tapi tidak mungkin ya mana ada yeoja masuk sekolah ini”minho bergumam seraya memperhatikan lekat – lekat namja yang well cantik,mungkin pertama kalinya ia melihat namja secantik ini,ia menatap taemin intens dari bawah sampai atas,yah ia sadar,taemin neomu yeppoh,bibir pink nya,rambut nya yang blonde keriting,hidung nya sangat mancung dan oh kenapa ia sangat ramping.

“ya?!! Aku ini namja!pabo?!apa kau tidak bisa lihat aku pakai celana panjang?apa penglihatanmu rusak?sepertinya mata besarmu itu sangat tidak berguna yah?!’’ucap taemin penuh keberanian.

“mwo??”minho kaget baru kali ini ada orang yang berani – berani nya membentaknya.

“aiiish..sepertinya kau memang bermasalah,sudahlah,,jeongmal mianhae aku sudah membuat kepalamu benjol,aku pergi dulu,sepertinya sudah mau masuk,annyeong..”taemin membungkukkan badannya dan berlalu. Taemin mengelus dadanya lega sudah berhasil kabur dan oh good ia sepertinya tak ingat aku,syukurlah. Taemin bergumam seraya berjalan memasuki kelasnya.

Minho menatap punggung sempit itu berlalu,ia tak percaya dengan apa yang baru ia alami. “Hahaha..aku?seorang Choi Minho?namja terkenal ?baru kali ini aku mendapat perlakuan seperti ini, aiish,, jinjja.. lihat saja nanti yeoja jejadian,aku akan membuatmu menyesal”minho tersenyum penuh arti. Entahlah ia merasa… seperti punya mainan baru dan pertama kalinya ia merasa..senang.

Ring ding dong ring ding dong~~

Suara bel  chungdam senior high school pertanda waktu nya istirahat,siswa berhamburan keluar kelas dan menuju kantin.

Kriuuuukkk…“huuuh,lapar sekali..aku mau makan apa yaa hari ini?wah kantinnya katanya besar dan makanannya enak – enak?jinki hyung memang is the best tahu saja aku suka makanan enak?!hihi”taemin terkekeh sendiri .

GREP

“eh?”taemin menegok ke arah tangan yang memegangnya.

“nugu?”

“kenalkan aku..jino..”

“ne..aku temin”taemin membalas jabatan tangan jino dan melemparkan senyum termanisnya.

“ya aku tahu kok”

“eh?”taemin mengerutkan dahinya bingung.

“ne..yasudahlah,mulai sekarang kita berteman ne..aku juga belum kenal banyak orang disini,kkaja kita ke kantin,kau lapar kan?’’jino bertanya lalu menarik lengan taemin. Taemin hanya mengangguk bingung. Kenapa hari ini ia merasa banyak kejadian aneh menimpanya?ah entahlah,ia tak peduli sekarang perutnya sudah bersenandung lagu – lagu rock n rol,berdentum begitu keras,akh,,lapar sekali pikirnya.

Sesampainya di kantin.

BUGH

Ah apa lagi ini,kenapa aku harus sial lagi?taemin berkata dalam hati. Ia mendongak and shit! Lagi – lagi namja bermata besar tadi. Oh sepertinya aku harus ke pantai untuk buang sial.gezz -__-‘’

“apa?”namja semampai itu menegor taemin dengan mata nya yg besar.

“eh?tidak apa- apa kok”taemin berlalu meninggalkan minho dan menarik jino untuk segera pergi dari alien itu,huh,ia tak peduli.

“taemin….”wajah jino pucat,sungguh sangat pucat ia tak percaya apa saja yang baru taemin lakukan.

“ne?kenapa jino~?”

“kau, sungguh..kau hebat sekali,kau tahu kan yang kau tabrak tadi siapa?”jino mangatupkan tangan imutnya ke pipinya yang terlihat pucat juga.

“ya..namja bermata besar kan?alien’’jawab taemin berpura – pura tenang.

“aigoooo.. taemin,tapi dia itu kan ter-…”

“apa?terkenal galak?lalu?sudahlah jino,buat apa kau setakut itu,hyungku bilang kita tidak boleh takut dengan sesama manusia,lagipula ia juga makan nasi kan?kalau saja ia makan manusia mungkin aku takut”jawab taemin enteng padahal tadi ia mati – matian menenangkan jantungnya yang tak berhenti berdetak hebat setiap mata nya bertemu pandang dengan mata besar itu.

“taemin..sepertinya kau lebih mengerikan,ahhaa”

Ck~ taemin berdecak kesal melihat temannya ya well teman pertamanya di sekolah elit ini.

“wah..minho..sepertinya kharisma mu sudah turun kadar?”ledek temannya eunhyuk.

“iya aku baru lihat seorang Choi Minho hanya diam saja ditabrak,ck~bahkan oleh anak baru,hahahah”ledek temannya yang lain dan menertawakan minho.

But who cares?ia hanya menatap taemin dari kejauhan,ia melihat taemin makan dengan sangat lahap bahkan mulutnya kini belepotan,ck~ anak yang lucu. Anak kecil itu?hah?baiklah Barbie kita akan bermain – main. Minho tersenyum masih menatap barbienya yah lebih tepatnya mainan barunya.

“hyaaa!! Minho?! Minhoo?! Apa kau sudah gila?kenapa kau tersenyum – senyum sendiri?”teriak salah satu teman komplotannya.

“WAE?!minho berteriak kesal,lalu teman – temannya langsung terdiam. Yah kalau seorang minho sudah mengeluarkan suara bass nya maka percayalah bahkan singa pun takut pada nya *lebai gila minho/plak 

——end flashback——

Minho tersenyum mengingat masa – masa itu. Ya masa ia mengenal taemin di SMA. Hanya taemin yang berani menegurnya dengan nada selayaknya,bahkan siswa lain saja tidak berani dengannya,ck~bisa – bisanya aku jatuh cinta padamu,minho mengelus rambut taemin lembut. Dan oh thermometer nya bunyi menandakan waktunya di lihat. 37 derajat celcius. Hmmmm,syukurlah suhumu sudah normal my Barbie. Yah minho suka sekali memanggilnya Barbie karena memang minho pikir taemin seperti boneka Barbie,sangat manis.*ecieeeee/plaak

Lalu ia mengecup kening taemin lembut dan keluar kamar untuk memeriksa pasien lainnya.

……………………………………

“key…sampai kapan kau tidak menghabiskan makananmu eoh?’’tanya jonghyun khawatir.

“aku kenyang hyuuung,lagian sih makanannya sangat tidak enak?hoeee!!’’teriak key frustasi.

“ya!!kau…ck~ kalau tidak mau makanan ini makanya cepatlah sembuh,maka dari itu suka tidak suka mau tidak mau kau harus memakannya,arraseo??”

“haaaaah~~baiklah..”key mulai membuka mulutnya lalu mengunyah bubur yang di suapkan hyungnya.

“naah..begitu kan baik,anak pintar” jjong menepuk kepalanya.

Key hanya mendelik sebal. Dasar hyung nya ini bawel sekali. Sembuh apanya?hah?! jangan berbohong hyung,aku ini sudah tidak ada harapan kan. Lalu buat apa aku makan susah – susah? Toh nanti aku juga akan segera mati. Key selalu berkata seperti itu dalam hatinya. Entahlah tetapi sepertinya Tuhan punya rencana lain,karena sampai sekarang ia masih ada,ya ia masih bertahan,entah kapan Tuhannya menjemputnya.ck~ ia lelah, lelah selalu berada di sini,ya di sini. Di kamar serba putih,aroma rumah sakit yang menusuk hidung,sungguh key tidak betah. Tetapi apa daya?ia tak bisa ditinggalkan sendirian,karena penyakitnya yang tidak mungkin untuk dirinya ditinggalkan sendirian. Tetapi tidak beberapa bulan ini, ia merasa ada sesuatu yang berdesir hebat di dadanya.

—-flashback—-

“akh..dingin sekali di sini”

Puk

“eh?”key menoleh menatap sosok namja tampan yang menatapnya seakan berkata – what are u doing here?-

“mian,bukan maksudku mengagetkanmu”jawab namja tampan itu cepat takut key salah paham.

“eoh?gwenchana..hanya saja aku mau masuk kedalam tapi..tapi…”key menatap kakinya yang tiba – tiba lemas.

“eh?gwenchana?kau kenapa?apa kau bisa berjalan?naiklah”namja tampan itu berjongkok dan menawarkan punggungnya yang well bidang itu.

Key hanya mengerutkan alisnya.

“ayolah, aku tidak jahat kok,aku juga mau ke dalam,adik ku sedang menungguku”namja itu tersenyum sangat lebar ah bahkan seolah matanya tinggal segaris namun neomu kyeopta bagi key yang menatapnya masih penuh Tanya.

“err..baiklah,mian merepotkan..”

“tidak apa,ayo naik”

HUP

Sungguh key tidak pernah sedekat ini dengan seseorang kecuali hyung nya pasti. Seketika key merasa kepalanya agak pusing,lalu ia menegluarkan darah segar dari hidungnya yang tak sengaja menetes ke pundak namja tampan tadi yang masih menggendongnya.

“ah.mian”key sontak memegang hidungnya yang berdarah.

“eh?gwenchana?kita turun sebentar aku ad sapu tangan hentikan dulu darahmu itu,ne~’’tampaknya namja tampan ini agak khawatir.

Sreeet .

“eh?”key mengerutkan dahinya heran.

“ini,saputangan ku pakailah”jawab namja tampan itu tersenyum.

Oh sungguh baru kali ini ia melihat senyum yang sangat tulus,bahkan mereka belum saling mengenal kan?entah kenapa key selalu ingin melihat wajah itu,senyum itu,senyum yang membuat hatinya teduh dah … bahagia.

“mian merepotkanmu,ini akan ku kembalikan nanti”jawab key tersenyum cantik.

Sesaat hening ….

Ehem, key berdehem karena sosok di depannya ini hanya terdiam menatapnya dengan pandangan yang sulit diterjemahkan, mungkin?*jinki terseponaaa taoo keyeeem ==’’

“ah.ne..ne.. tak usah simpan saja untukmu ne, aku masih punya banyak kok.oh ya kamar mu dimana?mau ku antarkan?apa kau kuat?’’

“ah..gwenchana aku rasa aku tidak apa – apa, gomawo eum…”

“jinki,namaku Lee Jinki”jinki memberikan tangannya untuk berjabat denga key.

“ah, ne.. kim kibum,tapi panggil aku Key”jawab key ramah.

“waaah, nama yang unik, ohya panggil saja aku onew,dan ohya tampaknya aku lebih tua dari mu,heheh..jadi panggil aku onew hyung yaa..otte?”onew mengerutkan alisnya naik turun.

“ah.ne..ne..gomapta onew hyung,aku pasti akan membalas kebaikanmu”

“jangan sungkan.. ak—“

“KEY!!”

“eh hyung?key menoleh kearah sumber suara.

“kemana saja kau?hah!aku mati – matian mencarimu!sudah kubilang  jangan keluar kamar,kenapa kau sulit sekali mendengarkan ku eoh?!dan oh omo!!kenapa hidungmu?berdarah lagi kah?sudah berapa kali kubilangkan?!”jjong teriak frustasi menghadapi kekeras kepalaan adiknya ini.

“ah..mianhae~sebelumnya aku minta maaf,tadi adikmu ini tidak bisa berjalan,sepertinya kakinya lemas,jadi tadi aku menggendongnya dan tiba – tiba saja ia mimisan mungkin karena cuaca di luar mulai panas, tapi sepertinya sekarang ia sudah membaik”jelas onew panjang lebar.

“oh?begitu kah key?”jjong menatap tajam kearah key seakan berarti –look what have u done?!-

“ah, ne..mianhae hyung,aku kan bosan di kamar terus,aku butuh udara segar”sangkal key.

“hah?udara segar katamu? Oh well,, apa kau sudah dapat udara segarnya?hah?”omel jjong kesal

“ah maaf bukan maksudku ikut campur,tapi lebih baik key segera dibawa kekamarnya daripada keadaannya memburuk kan?”potong onew menghentikan perdebatan useless adik kakak ini.

“oh..ya benar juga,oh well gomawo kau sudah membantu adikku yang merepotkan ini err..”

“onew..panggil saja aku onew..”

“ah ne.. ya jeongmal gomawo onew sshi aku jonghyun,panggil saja aku jjong” jjong menjabat tangan onew sebagai ungkapan terima kasih telah menolong adiknya.

“cheonmayo~ yasudah aku duluan ne? adikku bisa ngambek kalau aku tidak cepat – cepat menemuinya,hehe”

“ah ne~ sekali lagi jeongmal gomawo onew hyung~~” jawab key melemparkan senyum termanisnya, ah mungkin senyum pertama yang ia keluarkan selama ia di rawat di rumah sakit yang seperti penjara ini baginya.

Jjong tertegun, baru kali ini semenjak ia di vonis dokter gagal ginjal ia bisa melihat adiknya..yah adiknya tercinta ini tersenyum dengan sangat tulus. Senyumnya sangat indah melebihi apapun yang ada di dunia ini,baginya key juga segalanya. Adiknya satu – satunya.

“anyyeong~~ key ,jjong..”onew berlalu dan melambaikan tangannya.

“onew hyung~~…”key bergumam pelan memeluk saputangan yang tadi diberikannya.

“ahh,, sudah sudah cukup merona nya,kau ini,, aisssh,,,”ledek jjong menggoda adiknya yang cantik ini.

“hyuuuung~~!!”key hanya bisa teriak lalu memalingkan wajahnya yang sudah merah merona karena malu.

“kkaja kita ke kamarmu,kau ini benar – benar..aiisshh’’jjong menggendong key yang sedari tadi masih menampilkan senyumnya.

Aaah.. ia tidak percaya apa rencana Tuhannya?kenapa ia harus merasakan jatuh cinta ,eh apa?what?!aku jatuh cinta?ah ani ani… key menggelengkan kepalanya. Ia berpikir sepertinya kepalaku juga ada tumornya,,bisa – bisanya aku berpikir seperti itu,batinnya.

—-endflashback—

Haaaah ingatan itu lagi yang terngiang di pikirannya,jika mengingatnya tentu membuat pemilik wajah cantik dan kulit susu ini tersenyum – senyum sendiri seperti orang gila. Aaarrgghhh aku bisa dipindahkan ke rumah sakit jiwa kalau terlihat orang seperti ini,malang sekali nasibku..fiuuuuh,, key meniup poni nya dan menggembungkan pipinya.

Setelah kejadian itu ia tidak bertemu lagi dengan onew,padahal ia sangat ingin melihatnya,walaupun melihat senyumnya dari jauh,baginya senyumnya sangat berharga. Senyum paling tulus yang pernah ia lihat.

“Oh Tuhan dosa kah aku jika aku ingin melihatnya lagi?berlebihan kah jika disisa sisa umurku ini aku ingin bersama orang yang aku sukai?ah egois sekali aku ini,aku kan sudah mau mati,buat apa aku mengharapkan cinta orang sehat,toh mana mungkin onew memiliki perasaan yang sama denganku” key berkata lirih lebih kepada dirinya sendiri. Ani.. ia bertekad membuang jauh – jauh perasaan ini sebelum perasaanya semakin membesar dan membesar,karena semakin besar pula luka yang akan tertinggal,ya kan?

Seolah Tuhan mendengarkan doa konyolnya,ia melihat sosok itu, ya sosok yang selalu ia nanti,tapi..kenapa?kenapa wajahnya pucat?kenapa tidak ada senyum indah itu terukir di bibirnya oh Tuhan?apa yang kau lakukan dengannya?apa kau mempermainkan ku?apa aku terlalu banyak meminta?

Key mengikuti sosok itu,sosok yang ia rindukan. Onew tampak tergesa – gesa lalu ia masuk ke kamar vip nomor 201, ups key menutup mulutnya, ternyata adiknya onew hyung dirawat di sebelah kamarku?kenapa aku tak sadar yaah? Key bergumam pelan dan mengintip ke kamar itu. Tapi apa yang ia lihat sosok itu,sosok yang sejenak memberikannya setitik kebahagiaan sedang…. Menangis.

TES..

Key memegang dada kirinya,appo..huks.. kenapa aku menangis melihat air matanya?kenapa?wae?oh tidak sekarang ia tersenyum, tapi wait?!senyum apa itu?

Key masih meremas dada nya,ia melihat sosok yang terbaring di kasur putih itu, key melihat sosok yang sangat cantik?ah bahkan kecantikkannya tidak hilang sedikitpun meski ia terpasang banyak kabel aneh itu. Ternyata sosok nya itu juga punya sumber senyum,ah,,jadi sosok yang terbaring itu harusnya bangun kan,lalu onew hyung akan selalu tersenyum daaaan itu artinya aku juga bisa tersenyum. Baiklah adik kecil ku, mulai sekarang kau akan menjadi adikku. Besok aku akan menjengukmu, ne? tapi ini akan menjadi rahasia kita. Karena kau lah kunci kebahagiaan onew hyung yang merupakan kebahagiannku juga.

Key berbalik dan kembali ke kamarnya dengan senyum yang merekah di bibir pink nya yang tipis.

…. T – B – C ….

otte? jelek kan? hueeee T__T maaf kemampuan menulis gw masih dibawah rata2 ==”,masih belajar kook, hehe.. ditunggu koment nya yaah, mgkn ceritanya angst,tapi ga tau juga siih, tergantung mood*ditabok massa* hahahhaha… udah ah.. pokoknya segini dulu. bodo amat jelek juga.. namanya juga FF pertama XDD

SAYA SANGAT MEMBUTUHKAN KOMEN – KOMEN ANDA SEKALIAN TEMAN – TEMAN. MESKIPUN INI JELEK. T_____T GOMAWO YANG UDAH BACA

70 thoughts on “FF / ONKEY -2MIN /OUR FATE/PART 1

  1. wah key, gk ada salahnya n gk berlebihan kok kalo lo pen ktemu lagi sama si onew. keknya key suka bgt sama si onew
    cpet sembuh ya key, oh ya taemin cpet siuman dong. kasihan onew, dia sayang bgt sama lo.
    hikshiks,😥
    oke deh, next chap ya!! fighting chingu!!!

  2. Wae?!!!! kenapa k2 uke kita ini bs sakit2an, mn penyakitx bs mmbw pd kematian lg kau kejam thorT.T
    Tapi suka sih crtx:)

  3. Waahh di sini namja cantiknya pada bengek sakit semua hahahaha
    tadir Key kamu ketemu Onew lagi jiakakaka
    pertemuan yang manis yaaaa.
    Jodoh mah ga kemana keyy tenang ajaaa
    deketin dulu adeknya key , baru ambil hati hyungnya muahahaha

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s