SECOND LIFE PART 1 / 2MIN-ONKEY


SECOND LIFE  1 of ?

Genre : Romance, Drama family, Little  angst, YAOI

Rate :  BO(?), PG-17

Author : Kei

Cast : Taemin, Onew, Minho, Key

Support cast : Jonghyun, dll

Tags : 2Min, Onkey

Length : Sepanjang-panjangnya punya Minho, hahaha

ANNYEONG~

Saia reader syf yang baruuu aja jadi author disini *bow

Mian kalo jelek, ini ff pertama gw. Awalnya iseng2 pas lagi ngeBEJO imajinasinya gw ketik di HP. Terus sekarang gw edit2 dikit… duh sebenernya ga pede sangat, tapi karena My yeobo(u know who are u) terus nyuruh gw ngepos nih ff ampe tuh orang mau jedotin pala and mulut berbusa #lebeh, yahh yawdalah penasaran juga gimana tanggepan reader. hehe

Mohon komen yahh yang udah baca. Gw terima kritik and saran.

FF ini belum gw tulis ampe end, tapi lagi on going kok. hihihi moga ga mentok. Gw udah punya beberapa daftar ff lain yang mau gw buat, tapiii liat dulu deh gimana reaksi kalian yang bersedia baca. Kalo emang jelek and ga da peminat, gw jadiin konsumsi pribadi aja deh. hehe ^^

Thanks buat Sanni, gw ikutan jadi author disini. ^_^

Sama viena yang udah invite gw. tengkyuuu *poppo

NO PLAGIARISM !

NO BASHING !

NO SR !

Enjoy this, guys !

—————————————————————-

ALL AUTHOR POV

Seoul, Musim semi.

“Hey, tadi pagi kulihat ada namja manis diruang guru loh…”

“Iya aku juga lihat. Kayaknya dia murid pindahan dehh…”

Hanya beberapa anak yang ribut membicarakan tentang kedatangan siswa baru disekolah mereka.

“Moga 1 kamar denganku ! hahaha asiiikkk…”

“Kepalamu asik ! Dia harus 1 kamar denganku!”

“Enak saja ! Akuuu…”

Sangat ricuh, melihat mereka berebut ingin satu kamar dengan  namja baru itu. Universitas TM yang sangat bergengsi. Memiliki fasilitas lengkap dan juga asrama bagi siswa yang datang dari luar daerah maupun luar negeri. Universitas milik swasta, dan pemiliknya pun masih bersekolah di kampus tersebut. Menduduki jabatan tertinggi dan memiliki wewenang kuat. Hanya saja namja ini tidak suka show off sehingga tidak terlalu banyak yang mengetahui siapa dirinya. Sifatnya yang down to earth dan tidak gila hormat, sudah disandangnya sejak kecil. Ramah dan senyumnya yang bisa membuat orang lain tersenyum jika melihatnya.

Tiba-tiba sesosok cowok tinggi dan tampan masuk keruang kelas tersebut.

“Ada apa sih kalian ribut2 di depan pintu begini ?”Tanya si namja yang baru datang itu.

“Minho ah… Ini loh, ada namja manis pindah kesini.”jawab Key salah satu dari kerumunan anak yang bergosip itu.

Pemuda yang ternyata bernama Minho itu mengangkat alis, “Hoo…”Sambil lalu begitu saja menuju mejanya. Melihat reaksinya, Key mencibir.

“Kau tidak punya sense.”cibir Key mengikuti dibelakang Minho.

“Ngantuknyaaa….”ujar Minho sambil menguap lebar.

“Semalam pasti bergadang maen PS deh.”celetuk Key yang duduk di depan Minho. Ia harus memutar badannya untuk berbicara dengan namja dibelakangnya itu.

“BINGO. Kali ini Onew hyung menemaniku. Dan dia kalah telak. Hahaha.”membicarakan tentang game, Minho selalu bersemangat.

“Apa kalian taruhan ?”Key meyipitkan matanya tanda tidak suka. “Hoo jadi itu sebabnya dia tidak mengangkat telpon dariku dan membalas smsku ! Awass yahh…”geram Key langsung berbalik dan merogoh ponselnya.

“Hey jangan memarahinya ! Karena dulu kau marahi Jjong hyung, dia  jadi tidak pernah mau main lagi denganku ! Kamu jangan galak-galak ! Yang galak kamu tapi orang lain yang kena akibatnya tau.”

“MWO ??”Key berteriak kearah Minho.

Minho nyengir dan tiba-tiba kelas menjadi ramai begitu ada seseorang yang masuk kekelas bersama wali kelas.

“Waaa…kyeopta !”

“Was wes wos.”

Kelas semakin ramai.

Songsaenim memukul meja dengan penggaris kayu agar semua diam, dan berhasil. Kelaspun menjadi hening. Key berbisik pada Minho, “Itu namja yang tadi kuceritakan. Manis yah ! Dia akan jadi my baby.”

Ya, namja yang masuk dengan sejuta pesona membuat semua yang melihatnya terkagum-kagum. Rambut almond lurus nyaris sebahu, hidung kecil yang mancung, bibir yang sangat ranum, dan kulit yang seputih susu. Sedikit terlihat pucat tapi itu semua tidak mengurangi pesonanya sedikitpun.

Minho terdiam memperhatikan namja yang berdiri didepan kelas itu, ia berdiri dengan tatapan sayu tetapi senyum merekah dibibirnya. Dan Minho sadar, anak itu tersenyum padanya. Ya ! Tatapannya lurus menuju mata Minho.

“Wae ?”gumam Minho dan membuang pandangannya kelain arah.

Setelah Songsaenim menjelaskan sedikit akhirnya namja itu memperkenalkan dirinya.

“Lee Taemin imnida. Mohon bantuannya…”

Perkenalan Taemin itu disambut hangat oleh teman-teman kelas.

“Nah Taemin ssi, silahkan duduk dikursi kosong disana.”ucap pak guru sambil menunjuk sebuah kursi tak berpenghuni dipojok kelas sebelah jendela.

“Ne~”jawab Taemin segera beranjak ketempat duduknya. Tepat sebelahnya, namun dibarisan yang berbeda, adalah tempat duduk Minho.

Sejak didepan hingga duduk dikursinya, Key tak melepaskan pandangannya dari Taemin. Sambil tersenyum dengan sparkling bertebaran disekelilingnya, Key menyapa Taemin. “Hey baby, namaku Kim Ki Bum, tapi panggil aku Key saja.”

“Ne, Key Hyung.”jawab Taemin. “Mohon bantuannya juga.”Taemin menoleh ke arah Minho.

“Aa…”Minho mengangguk malas. Dia menguap dan melipat tangannya di atas meja dan siap tidur. Pelajaran dimulai adalah alarm Minho untuk tidur.

Melihat itu Taemin tersenyum.

————————–Waktu istirahat

Meja Taemin sudah dikerubuti anak-anak yang ingin  berkenalan dengannya. Taemin dengan ramah menyalami satu per satu dan menjawab pertanyaan mereka semua.

“YA kalian semua ! Menyingkir dari situ !”Perintah Key dengan suara lantangnya. Melihat taring Key yang menyembul dibibirnya, yang lain langsung bubar jamaah meninggalkan kelas.

“Kau berisik KiBum !”Minho yang sedari tadi tidur, langsung terbangun begitu mendengar suara teriakan Key barusan. Tapi setelah mengomel, Minho kembali membenamkan wajahnya dan tertidur.

“Dasar tukang tidur.”gumam Key mencibir. “Ya Taemin ah…”Key duduk dikursi depan meja Taemin.

“Ne ?”

“Tadi kata pak guru kamu 2 tahun lebih muda dari kami ?”

Mendengar itu Taemin tersenyum. “Ne, hyung.”

“Ara ara….hebat kamu bisa langsung kuliah.”ucap Key tanpa menyembunyikan kekagumannya.

“Iya hyung. Ini pertama kalinya aku pergi ketempat yang namanya sekolah loh.”jawab Taemin masih dengan senyumnya.

“Mwo ?! Jinjja ??”

Taemin mengangguk. “Sebelumnya aku selalu home schooling.”

“KiBum ah !”tiba-tiba seorang namja masuk kekelas.

Key menoleh ke arah suara yang memanggilnya tersebut. “Mwo ? Jjong hyung ?”

Lelaki tampan dengan rambut dark coklat, juga memakai piercing di kedua telinganya. Looks like a playboy but dia sangat baik dan setia kawan. Memiliki suara yang sangat merdu sehingga dia sering ikut kontes menyanyi hingga tingkat internasional sebagai wakil korea selatan. Impiannya untuk menjadi penyanyi bukanlah sekedar impian semata karena telah banyak producer musik yang  menawarkannya rekaman dibawah label terkenal.

“Tidak ke kantin ?”Tanya Jjong meghampiri Key. “Hey ! Apa ini anak baru yang tengah diributkan itu ?”tanya Jonghyun begitu melihat Taemin.

“Yaa.Dia Taemin, my baby. Imut kan dia. Hahaha.”celoteh Key. Setiap ia berbicara, ia selalu menggoyang-goyangkan tangannya. Itulah gaya khas seorang Key.

Jjong menatap Taemin dan mencermatinya, “Yeoja ?”

“Ani !”pekik Taemin.

“Hahahaha.”rasanya Key akan mati tertawa. “Jonghyun hyung, dia itu namja. Tapi memang kau manis sekali Taemin…”Key mengelus pipi Taemin.

“Aa…Kansamhamnida…”Taemin nyengir malu-malu.

“Aigoo bagaimana bisa ada namja secantik ini ?!!”Jonghyun terkejut dan langsung mencondongkan wajahnya persis kedepan wajah Taemin.

“Mwoo ?”Taemin memundurkan kepalanya sedikit dan mengerjap kaget.

Tiba-tiba Jonghyun mengeluarkan hp dan memotret Taemin. “Kau cantik sekali. Hahaha. Salam kenal, aku Jonghyun seniormu dan teman sekamar Key.”

Taemin mengangguk-angguk. Tiba-tiba, “Hyung !”panggilnya ke arah pintu kelas dan melambaikan tangannya.

Yang lain langsung mengikuti arah pandangan Taemin.

“Aaahh disini kau rupanya Taeminnie.”orang tersebut langsung masuk kedalam kelas menghampiri mereka semua yang sedang berkerumun dimeja Taemin.

“Onew hyung rupanya. Kalian saling kenal ?”Tanya Key penasaran.

“Onew hyung sekamar denganku.”jawab Taemin.

“Wahh~ CURAANG !!”pekik Jonghyun.

“Kalian berisik sekali ! Tadi Key sekarang Jonghyun hyung. Haaahh…”keluh Minho sambil mengacak rambutnya frustasi mungkin ?

“Hahaha makanya bangunlah. Ada teman baru kau malah asik tidur. Dasar manusia salju. Hatimu sangat dingin !”semprot Key. Mendengar itu Minho membulatkan matanya yang sudah belo untuk ukuran orang korea.

”YA KODOK JANGAN MELOTOT !”teriak Key lagi dan cepat-cepat mengalihkan pandangannya. Baginya  mata itu seram dan tidak wajar. Mirip kodok betulan.

“Yeobo, kalau marah-marah terus nanti keriput loh.”ucap Onew mengacak rambut Key.

“Hahahaha.”Jjong tertawa sampai perutnya sakit. Taemin tersenyum dan sesekali melirik ke arah Minho. Dia pun penasaran dengan sikap Minho yang seolah mengacuhkannya.

“Ya Kibum ! Kamu itu cerewet sekali.”Minho beranjak pergi meninggalkan bangkunya dan berjalan keluar kelas.

“Diam kau Jonghyun hyung ! Kau juga Jinki !”Key berdiri dan menatap Onew lekat. “Coba saja berani bilang sekali lagi aku keriput !”Key mengepalkan tangannya didepan wajah Onew.

“Hahaha Yeobo, aku bercanda. Kamu tetap cantik dan tidak punya keriput. Kan tadi aku bilang ‘nanti keriput’ bukan berarti sekarang kamu udah keriput….”jelas Onew sambil menurunkan kepalan Key dari depan wajahnya.

“Isshh…”Key mencibir. “Kamu udah makan ?”

Onew menggeleng. “Ini aku mau menjemputmu. Kita makan bareng. Jjong kau sudah makan ? Taeminnie ?”

Keduanya menggeleng.

—————————Sepulang sekolah

“Taeminnie kau mau  mengambil ekskul apa ?”Tanya Key menghampiri Taemin yang sedang membereskan buku2nya kedalam tas.

“Eeeh…apa harus ?”Taemin malah balik bertanya.

“Yaa untuk mengisi waktu dan prestasi.”jawab Key.

“Hyung ikut ekskul apa ?”

“Aku ikut klub masak. Aku ingin jadi koki sebenarnya tapi…sepertinya itu mustahil.”

”Hmm ? Wae ?”

”Haha sudahlah bukan apa-apa. Aku ikut klub masak hanya sekedar menyalurkan hobiku saja. Menjadi koki itu terlalu tinggi. Nah, mungkin kamu juga memiliki hobi yang kamu sukai ?”

Taemin menggembungkan wajahnya sambil berpikir.

“Kau tertarik sama basket ? Aku kurang orang nih.”ucap Minho tiba-tiba.

Taemin terkejut memandang Minho dengan mata bulat. “Basket ?”

“Iya basket. Apa tadi aku mengatakan burger ?”

“Ya CHOI MINHO ! Jangan galak-galak dengan baby-ku !”teriak Key judes. “Jangan pedulikan kata-katanya Minnie.”bisik Key.

Taemin tersenyum, “Aku suka basket. Tapi aku tidak tahu cara mainnya.”

Minho menoleh, “Jam7 aku mau ke hall.”

“TEruuuuss ??”Tanya Key. Hal yang sama yang dikatakan Taemin namun dalam hati.

“Kalau mau, nanti aku ajarkan.”jawab Minho dan segera  berlalu keluar kelas.

“YA !”panggil Key.

“Basket ??”gumam Taemin. Namun Key bisa mendengarnya.

“Sudahlah. Dia itu niat atau engga sih ngajak kamunya. Ckckck….”Key geleng-geleng kepala sambil tolak pinggang. “Dari dulu aku tak pernah cocok dengannya ! Tapiii…kadang dia juga baik.”

Taemin menggembungkan wajahnya dan mengangguk.

“Kyaaa….kyeopta !”Key mencubit pelan pipi Taemin. “Ayo pulang !”

———————————————

“Taemin kamu udah makan malam ?”Tanya Onew begitu masuk kamar mereka. Onew adalah ketua organisasi mahasiswa sehingga dia sangat sibuk. Terkadang ia pulang larut karena ada rapat. Ya, dialah Onew atau Lee Jinki sang pemilik universitas TM ini, mengurus segala hal yang diperlukan untuk menunjang semua kegiatan kampusnya. Sosok pekerja keras namun juga pembawaan yang santai sudah menjadi perangainya. Dengan rambut almond yang mirip dengan Taemin tapi dipotong pendek dan terlihat rapi, pas untuk wajahnya yang tampan. Kalau sedang diam ia terlihat serius, tapi begitu tersenyum pribadinya benar-benar berubah. Riang dan kadang terlihat konyol.

“Belum. Hyung sudah ?”

“Kok belum sih ? Jangan bilang kamu menungguku ? Kan masih ada sup daging dikulkas, tinggal dipanasin.”

“Aku tadi sibuk membuat PR, hyung….”jawab Taemin. “Mau aku panasin juga buatmu, hyung ?”Taemin beranjak menuju dapur kecil diruangan mereka.

“Ya, boleh.”jawab Onew lelah. Dia segera mencopot kemeja sekolahnya lalu pergi  mandi.

————-

“Sekarang sudah jam 8.”batin Taemin. “Hmm…hyung, hall basket ada dimana ya ?”tanyanya.

“Hmm ?? Basket ? Kau mau apa ?”

“Aku…mau menonton latihan.”

“Latihan kok ditonton ?”

“Anuu…”

BRAK ! (suara pintu dibuka)

“Yeobo~”panggil Key yang masuk sambil tersenyum lebar. “Eh iya, aku lupa sekarang kamu sekamar dengan Taemin yah…Annyeong Minnie my baby wuchuchu… ”Key mengelus pipi Taemin dan mencubitnya sekilas lalu duduk disebelah Onew. “Aku bawain pudding buatanku, yeobo.”

“Ahahaha, aku suka pudding buatanmu.”Onew menarik pelan ujung hidung Key. “Kau suka pudding, Taemin ?”

“Iya…”Taemin tersenyum menghampiri. “Ini buatan umma ? Wahhh enak !”seru Taemin begitu suapan pertama masuk kedalam mulutnya.

“Haha jinjja ?”ucap Key sok merendah. Taemin adalah orang ke 1000 sekian yang mengatakan masakan Key enak.

“Umma, aku mau melihat Minho hyung latihan, tapi tidak tahu tempatnya…”ucap Taemin akhirnya. Begitu ia melihat jam menunjukkan pukul 8.15

“Heee jadi kau berminat untuk ikut basket ?”Tanya Onew setengah terkejut.

“Ah, aniii. Belum kupikirkan. Tapi aku mau melihatnya dulu. Kalau aku bisa, aku mau mencobanya.”jawab Taemin menunduk sambil memainkan ujung kaosnya.

“ANDWE !”ucap Onew tegas.

“Waeyo ??”Tanya Key yang sempat terkejut mendengar Onew barusan.

Onew yang sadar langsung terbatuk, “Ehem, maksudku ini sudah malam.”

“???”keduanya tercengang mendengar jawaban Onew. SO WHAT ?

Onew memegang tengkuknya, “Ehem maksudku, Taemin itu sangaaaaatt manis. Nanti kalau diculik gimana ?”ucapnya asal.

WHAT THE ?

“Hey yeobo !! Sekolah kita ini aman. Mana ada yang bisa menculiknya ?”

“Siswa lain yang suka padanya banyak, Kibumku sayang…”ucap Onew. Mendengar itu wajah Key memerah. Taemin malah merinding. Disukai para namja ? Itu pasti mimpi buruk untuknya. Ya. Sekolah mereka adalah sekolah khusus laki-laki.

“Besok kan libur, nah aku akan mengantarmu ke hall basket, gimana ?”Tanya Onew pada Taemin.

“Oh baiklah…”jawab Taemin pasrah.

——————————————

“Woaahh jadi ini hall basketnya ? Besaaaarr !”ucap Taemin kagum.

“Iya, itu anak-anak basket sedang latihan.”tunjuk Key kelapangan.

Semalam Onew berjanji akan mengantar Taemin, tapi ketika Taemin membuka mata di pagi harinya sosok Onew sudah tak ada dikamar. Kasurnya pun telah rapi seperti tak pernah ditiduri.  Taemin yang sangat penasaran ingin menonton, sebenarnya penasaran ingin bermain basket, meminta Key mengantarnya.

“Kau datang juga.”tiba-tiba dari belakang Taemin sudah berdiri Minho yang tengah memegang bola basket. Gayanya sangat keren dan wajahnya semakin tampan sewaktu rambut gondrongnya ia kuncir berantakan.

Taemin memegang dadanya yang berdebar kencang karena terkejut, “HO ! Aaa… aku…”

“Padahal aku bermaksud megajarimu semalam. Kalau sekarang, lapangan terlalu penuh orang.”ucap Minho lagi.

“PABO YA!! Dia mana tahu lapangan basketnya ada dimana. Dia kan anak baru disini ! Dasar kau.”celoteh Key. Mata kucingnya memandang sinis pada Minho.

Minho menggaruk kepalanya yang tidak gatal, “Ahh benar. Mian. Harusnya kemarin aku jemput. Kau sekamar dengan Onew hyung kan ?”

Taemin mengangguk.

“Kau suka basket ?”tanyanya lagi.

“Suka ! Tapi aku tidak pernah memainkannya.”

“Jinjja ?!”pekik Minho. “Memang kau hidup di planet apa ?”

Tiba2 Key menggulung lengan bajunya, seolah-olah siap meninju Minho. “Sudah kubilang jangan….hmph…”

Minho membungkam mulut Key dengan tangannya dan tersenyum simpul, “Tunggu sebentar.”

“MINHO PABO YA !!”teriak Key kesal dan segera mengelap mulutnya dengan bajunya.

“Hihihi….”Taemin hanya tertawa melihat ummanya yang sangat cerewet ini.

“Wae ?”Key menyentil pelan dahi Taemin.

“Ani…hahaha umma lucu.”jawabnya sambil mengelus dahinya yang kena sentil.

Lalu mereka duduk dikursi penonton sambil menunggu Minho kembali.

“Eisshh…ngapain sih dia ?”gerutu Key sambil menghentakkan kakinya.

“Umma jangan marah-marah terus, nggak baik buat jantung tau…”omel Taemin dengan wajah serius.

“Aigoo~….aissh…jinjja. Bisa2nya anakku menasehatiku.”Key mengacak rambut Taemin sambil tersenyum.

“Haha…janji umma ? Jangan marah2 lagi ?”

Key memukul lengan Taemin pelan. Lalu keduanya tersenyum.

“Oya, jangan bilang Jinki aku membawamu kesini, ok ?”

“Wae ??”

Key menghela napas sesaat, “Entahlah, semalam dia hanya mengatakan tidak mengijinkanmu bermain.”

Taemin melongo dengan mata membulat. “Waeyo~ ??”tanyanya lagi tak percaya tapi lebih ditujukan untuk dirinya sendiri.

Lalu tak lama kemudian, lapangan menjadi sepi. Tak ada satu orangpun lagi disana kecuali Minho.

“YA !”Minho melambaikan tangannya. “Kesini !”

“Kita disuruh kesitu, hyung.”ucap Taemin.

“Siapa hyungmu yah ?”Tanya Key sambil melihat sekeliling.

“Ah, maksudku umma.hehe”

“Nah…”Key langsung tersenyum. Mereka segera menghampiri Minho.

“Ayo kita mulai latihan intensifnya.”ucap Minho.

“Aku tidak ikut. Aku akan menonton latihan kalian dari pinggir lapangan.”ucap Key dan berlari kecil keluar dari lapangan. “Berlari-lari dan berkeringat, uugh…non sense !”gumamnya.

Tinggallah Minho dan Taemin disana.

“Lain kali pakai baju yang berlengan pendek saja atau kalau perlu yang tanpa lengan ! Kalau kau pakai lengan panjang begitu, nanti akan menyusahkan. Keringatmu juga akan lebih banyak keluar.”ucap Minho yang memakai kaos tanpa lengan dan celana basket. Tampak keren sekali.

“Eh ? Jinjja ? Ah..ne~.”jawab Taemin. Ia langsung menggulung lengan bajunya sampai ke siku.

“Ok, kita mulai latihan. Ini namanya drible. Begini caranya, coba kau gunakan bola itu.”perintah Minho. Taemin menurut dan memungut bola merah lainnya.

DUNG DUNG DUNG

“Jangan tangan yang menghampiri tapi bola yang harus meghampirimu.”

“Ne~”

“Bukan begitu tapi begini.”

“Ne~”

”Tubuhmu lebih direndahkan !”

”Ne~”

“Sekarang sambil berjalan.”

“….”

“Bagus, coba sambil berlari.”

“Ne~”

“YA ! Sudah kubilang bolanya yang menghapiri bukan tangan ! Coba ulang lari dari sini sampai lapangan sana dan kembali kesini !”

Taemin menuruti semua yang dikatakan Minho.

“YA ! Kalau salah ulang lagi dari awal !”

“Ne~”

Sudah 7x Taemin mengulang. Sudah di ujung lapangan, kembali lagi mengulang digaris awal. Taemin berusaha sekuat tenaga supaya bisa mendrible dengan benar.

“MINHO YA !! Jangan galak2 !!!!!!!!!!”teriak Key dari seberang lapangan.

Minho berpura-pura tak dengar. Ia tak menghiraukan Key yang sudah berteriak2 disana.

“Taemin istirahat dulu !  Aku belikan minuman ya ?”Key berlari ke atas kearah pintu keluar. “Minho ! istirahat dulu ! Babyku sudah pucat dan berkeringat seperti itu kau tidak kasian ?!”ucap Key lagi sebelum ia menutup pintu.

“Berisik sekali.”gumam Minho. “Kau  mau istirahat dulu ?”

“hosh hosh…boleh aku…hosh hosh…ke….hosh..hosh…toilet ?”

Minho terkejut melihat Taemin yang sudah banjir keringat dan wajahnya memucat. Bibirnya juga sedikit biru. “Hey ? Kau tidak apa-apa ? Kau tidak pernah olahraga sebelumnya ?”Tanya Minho menghampiri Taemin yang sedang mengatur napasnya sambil menaruh satu tangannya dilutut dan satu di dada.

Taemin meggeleng. “Aku….hosh…mau ke toilet…”

“Kau yakin tidak apa-apa ? Toiletnya disana.”Minho menunjuk pintu berwarna putih diseberang lapangan. “Mau kuantar ?”

Taemin menggeleng dan berlari ke toilet yang ditunjukkan Minho.

Minho hanya menaikkan bahunya, “Mungkin dia kebelet ??”

——————————————

DOR !

Gimanaaaaa ???

Lanjutkah ?

Komen yah chingu…

Gomawo *bow

68 thoughts on “SECOND LIFE PART 1 / 2MIN-ONKEY

  1. Taemin kamu kasian bgt,, nanggung rasa sakit itu bertahun-tahun… semoga apa yg kamu inginkan bisa di dpt ya

  2. galak amat sih si minho? itu si taemin kenpa? sakit ya?
    waahh, si onew knapa ngelarang taemin main basket?
    penasaran bgt nih lanjut yaahh!!😉

  3. nampakx Taeby menderita suatu penyakit dan itu… jantung?!
    aish abang Ming tak biasax cuek plus galak bgt sm Taeby.

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s