[2min] Dont Joke Around me! part 3’C end


Echa Word:

Yah!! heheheh… aku datang membawa FF sambungan ini, kamu pada taukan eonni kalau Sanniiew Eonni lagi stress parah, akhirnya dia telpon aku terus ceritain semuanya tentang DJAM, aku gak tauk ini bakal sesuai sama yang dia inginkan atau nggak, tp yang jelas aku coba nulis sebaik mungkin, so… bare with me neh?

OKE, NO BASHING, NO SR, NO PLAGIARISM

COMMENTS ARE LOVE

by: Echaa ft Sanniiew eonni

.

.

[HOT CELEBRITIES NEWS]

[SM Ent. yang dipimpim oleh Lee Sooman mengadakan Konfrensi pers mengenai kontroversial anak didikan mereka, sungguh diluar dugaan, hal seperti ini baru kali ini menjadi bahan perbincangan, seperti yang kita tahu Fanservice seperti ini sebenarnya sudah biasa dilakukan oleh para artis Korea, namun…berdalih menyangkut keamanan dan kode etik penyiaran, maka kontroversi ini menjadi booming dikarenakan siaran tersebut mengundang banyak kritik dan juga scandal miring]

PIP

“Kenapa kau masih menonton nya saja? kau sudah siap baby?”, tanya Minho merebut remot dari tangan Taemin dan duduk disebelah pacarnya itu, melingkarkan tangannya yang kekar di pundaknya.

“Eumm… Hyung, aku panik, aku…gemetaran saking gugupnya, kau yakin kita akan lakukan ini?”, tanyanya merebahkan kepalanya di pundaknya, Minho tersenyum dan mengelus kepala pacarnya itu dengan sayang. Kemudian mengecupnya dan merapatkan pelukannya.

“Kau tidak percaya padaku, ehm?”, tanyanya. Taemin mendongak dan menatap mata besar Minho, ia mencari keseriusan disana, mencari kebenaran akankah semua ini bisa mereka jalani, sekarang media massa dan SM, selanjutnya? mungkin akan orang tua dan teman-teman mereka, apa ia sanggup?

Minho seakan tahu keresahan pacarnya, ia mengangkat tubuh Taemin dan memeluknya, membenamkan sosoknya kepelukannya, menyesap bau harum dari leher dan rambutnya,
“Baby… masih belum terlambat jika kau tidak mau menyetujui cara ku, aku tahu kau pasti bingung, tapi aku sudah putuskan jika kau ingin menyerah sekarang…”, Minho miris mengatakan ini , “Aku akan turuti, apapun, asal kau tenang dan tidak bingung, karena hubungan ini benar bukan aku saja, tapi kau dan keluarga kita nantinya…”, Minho mengelus punggung Taemin, Taemin lupa sifatnya yang dulu, sifat nya yang cuek, cuek berubah karena ia merasa dirinya harus berubah, tapi kali ini, dia sungguh ingin kembali lagi, kembali jadi Taemin yang benar butuh rasa nyaman dan kasih sayang lebih, ia ingin dimanja…siapa yang akan berbuat begini? tidak lain dia adalah…Choi Minho.

Taemin menarik nafas, ia melepas pelukan Minho, mengatup pipinya dan meletakan kening mereka bersama,
“Kau bercanda? kau yang bilang sudah sejauh ini? apa kau pikir aku akan melepasmu begitu saja? andwe… tidak ada yang boleh menjadi milikmu, if theres any…thats should be me…!”, kata Taemin menangkup wajah Minho lebih erat, memberikan tatapan yang serius, tatapan yang hanya mereka yang tahu apa artinya, Minho melihatnya , mencerna tatapan itu, kemudian ia tersenyum, ia eratkan pelukannya di pinggang Taemin,

“Yeah…and thats should be you, the one that i want!”, Minho berbisik, mereka tersenyum dan ketika bibir mereka ingin bertemu.

“AIGO!! STOP MAKE OUT BOTH OF YOU!! GET OFF FROM THAT FUCKING HOT COUCH!”, teriak Diva sang segala diva keluar dari kamar bertolak pinggang, 2min couple itu mengerang dan membereskan pakaian mereka,

“Tahan sedikit nafsu kalian lover bird, sekarang ada yang lebih penting yang harus kita selesaikan terkebih dulu…”, jelas Onew keluar sudah siap berangkat, kemudian berjalan ke arah Key memeluknya dari samping. Key tersenyum.

“Kalian takut?’, tanya Taemin, Minho merangkulnya, Onew dan Key bertatapan kemudian tersenyum,

“Benar , apa kalian takut?”, tanya Jjong yang tiba-tiba muncul.

“Jjong?”,
“Jjong Hyung?”

Dengan bersamaan Key, Onew, Minho, dan Taemin melihat ke arah jjong yang sedang tersenyum.

“Kalian tahu, mungkin ini adalah akhir dari SHINee jika kalian benar ingin lakukan ini , aku berkata begini bukan karena marah atau aku ingin mengubah jalan pikiran kalian untuk tidak lakukan ini, karena aku sendiri juga ingin lakukan ini, tapi kalau benar ini terjadi dan SHINee dibubarkan, aku harap kita tetap berteman dan berjuang untuk mencapai cita-cita kita…”, jelasnya

Keempat yang lain menatap Jjong tak percaya, sang dino, master of cocky, master of pervert, master of skinship, master of prank, berkata demikian, sungguh diluar dugaan, bahkan ia berkata seakan ia tahu bahwa kita, SHINee… akan baik-baik saja.

“Kau benar… sampai kapan pun, SHINee akan terus bersinar, seperti motto kita kan untuk para SHAWOL? “, Key berkata mengambang dan melihat semua membernya, “Di mana aku berada sekarang, di mana kami berada saat ini .. “, sambung mereka bersamaan dan tersenyum.[ini motto SHINee, benar gak? gue pernah baca di SJ SHINee B2ST B1A4]

Taemin dan Minho mengangguk setuju, kemudian mereka berdiri, Taemin memeluk Jonghyun,
“Hyung…gomawo telah mendukung kami, aku sayang kamu…”, katanya dengan erat. Jonghyun berdecak.

“Neh neh…magnae…aku juga sayang kamu kok…”, katanya memeluk Taemin,ia melirik ke Minho, heran tumben sang kodok tidak marah si ayam dipeluk sang singa. Minho berjalan mendekat, dan memeluk Jonghyun.
“Gomawo Hyung…jeongmal…”,

Key dan Onew melihat itu kemudian mereka berpelukan berlima, apa yang tidak lebih baik dari ini, apa yang tidak lebih terlihat sangat baik kalau setidaknya kita memiliki teman seperti ini? teman yang akan selalu ada tidak ketika kita senang…tapi juga mau menanggung kesusahan bersama, tidak ada yang sempurna ketika kita tidak tahu harus berbuat apa, masih ada tangan yang mengulur pada kita,walau satu, dan itu teman…maka semua akan baik-baik saja.

“Nah, kajja…kajja…kita berangkat, manager sudah ada dibawah menunggu kita.”, kata Onew akhirnya, Key tersenyum dan menggengam tangan Onew.

Taemin yang melihat itu meraih tangan Minho dan menggenggamnya, Minho tersenyum dan membalas eratnya pegangan tangan itu, seakan mereka tahu, waktu sekarang adalah yang terpenting juga.

“2MINNNNNN…ONKEEEYYYY…FIGHTINGGG…..”

Riuh Fans berteriak membahana disekitar dorm, berbagai baner dukungan go public mereka tersebar dengan heboh, Jonghyun berjalan duluan, mereka tidak menggunakan kacamata, atau apapun yang menutupi wajah mereka dari sorotan flash kamera dan juga filming infotaiment, mereka memutuskan keluarnya mereka dari pintu dorm, dimulainya pula ‘debut’ lain mereka, so funny… mereka menyebutnya, 2MIN & ONKEY debut! Dengan jelas kamera menagkap skinship mereka, tangan yang saling menggengam seiring masuk dan membawa mereka masuk kedalam van , manager mereka yang melihat hanya menarik nafas, ia tahu apa yang terjadi, ia lihat satu persatu anak asuhnya itu, dan seakan ia tahu pula, tidak akan bisa mengubah pikiran mereka, yang bisa ia lakukan hanya mendukungnya.

“Sudah siap semuanya?’, tanya managernya ketika mereka sudah masuk kedalam van.

“Apa kami terlihat kurang siap?”, tanya Jjong cuek, managernya melihat ke lima member itu yang duduk dengan tenang, bahkan sangat tenang, Taemin bersender dibahu Minho, Key merangkul tangan Onew dengan manja.

“Kids , aku hanya ingin katakan, apa yang kalian putuskan itu pasti sudah yang terbaik dan aku harap kalian benar-benar sudah matang memikirkannya…”, katanya, “Maka dari itu, aku akan terus bersama kalian, akan selalu mendukung kalian… sama seperti 5 tahun selama aku kenal kalian di trainee dan debut, apapun yang sudah kalian lakukan , aku bangga …”, katanya,

Kelima member itu tidak percaya, mereka seakan terkejut mendengar ucapannya, ucapan sang manager yang kemarin murka akan tindakan mereka, namun mereka paham sekarang, bertambah lagi setidaknya satu orang selain fans di luar sana yang mendukung mereka.

“Gamsahabnida Hyung…”, semuanya berkata demikian, Kye mengusap ujung matanya, menghindari tangisnya, Taemin menutup mulutnya untuk berusaha tidak terisak.

.

.

“Kita sampai kids!”, kata Managernya mematikan mesin mobilnya, dan melihat kelima member itu yang siap menghadapi semua nya. Mereka tersenyum dan membereskan pakain mereka.

“Oke , semuanya…kita tunjukan pada mereka…”, kata Onew, membuka pintu mobil dan…bruk!

“OMO!ONEW HYUNG!!”,
“YEOBO!!”, teriak Jjong dan Key…

Onew berdiri , membersihkan debu dari celananya, dan berdeham, seakan ia baik-baik saja.
“Nah nah..gwencana…kajja kajja…”, katanya sok cool. Key berdecak, ia memukul pelan lengan Onew.

“Kau tidak bisakah hilangkan sangtae mu dulu sayang?”,

“Geez~ i cant belive this Onew hyung…kau ini…jinjja~~”, ledek Jjong, Onew hanya terkekeh, kemudian Taemin dan Minho turun, dengan segera menager mereka memboyong mereka ke dalam gedung.

.

@Waitingroom’

drrt drrt…

Taemin membuka ponselnya, ia membelalakan matanya,
“Wae baby?”, tanya Minho yang melihat pacarnya tiba-tiba tegang,

“Taesun Hyung…”, katanya memperlihatkan sms pada Minho, Minho yang selesai baca melihat ke arah Taemin.

“Dia…”, tanya Minho, Taemin mengangguk, Minho tersenyum, “Kajja…aku temani kau.”, katanya menarik tangan Taemin. “Masih ada waktu 1 jam lagi, ayo…”, jelasnya.

“Mau kemana?”, tanya Key, “Kita ada 1 jam lagi dimulai, kalian tidak boleh kemanapun, “, jelasnya.

“Neh arraso… hanya 15 menit, aku akan menemani Taemin bertemu Hyungnya, “,

“MWO?!”, percuma, Key. Onew, dan Jjong tidak bisa mencegah 2min yang sudah keluar ruangan, Onew mencegahnya dan menggeleng, seakan berkata, gwencana…

“Jjong, kau tidak hubungi Jino?”, tanya Onew mengalihkan perhatian.

“Aku? sudah…dia ada dibawah bersama Jungmo Hyung…aku baru saja hubungi dia, dia bilang…hwaiting!”, katanya ceria, Onew berdecak. “Kami minta maaf karena kami mungkin karir mu juga akan han—“

“HYUNG! jinjja yo~~..”, Jonghyun merebahkan kepalanya, ia melihat ke langit-langit, “Aku tidak pernah berpikir aku akan seterkenal ini, kau tahu, aku suka jadi terkenal, aku suka menyanyi, dulu…aku masih bisa menyanyi walau aku tidak jadi artis, jadi apa bedanya dengan sekarang? bedanya. aku yang dulu tidak terkenal dan sekarang terkenal , intinya…aku hanya menyanyi dan terus menyanyi kan?”, tanyanya.

“Lagi pula…”, dia berdiri dan menatap kedua sahabatnya itu, “Aku paham kalian saling mencintai, aku yang minta maaf selalu melakukan skinship dengan istrimu ini Hyung…hehehe…kalian semua adalah keluarga ku, keluarga ku yang selalu ada ketika aku ingin mencapai impian ku, SHINee tidak akan bisa jika tidak ada kalian, jika hanya aku..itu bukan SHINee kan? “, jelasnya,

Onew dan Key bengong, kemudian mereka tertawa.
“YAH!! JANGAN TERTAWA, AKU SEDANG SERIUS!! YA YA YAH!!!”, Jonghyun kesal, ia malu sekali, ia pukul lengan kedua sahabatnya itu.

“Habisnya, kau lucu sekali, kau belajar dari mana kata-kata begitu, aish Kim Jonghyun…selepas ini jadilah penyair…hahahahahaha…”, ledek Key, Jonghyun ingin menjitaknya, namun ia juga malah tertawa.

.

.

Taemin celingukan mencari sosok tinggi yang sudah janji akan bertemu.
“Kamu yakin dia ada disini?”, tanya Minho masih menggengam tangan Taemin.

“Neh, dia bilang dia disini Hyung…”,

Mereka berada di rooftop SM dan celingukan, tidak ada orang satu pun.
“Apa dia sudah pulang?”, tanya Taemin, Minho diam saja, matanya terus mencari, sampai akhirnya ia melihat sosok yang tinggi dan mirip dengan Taemin namun sedikit mainly berdiri dikejauhan, menatap lekat ke arah mereka dengan memasukan tangannya ke dalam mantelnya.

“Taemin…itu…”, Minho menarik tangan Taemin, Taemin menoleh dan mengikuti arah pandang Minho. Nafasnya hampir berhenti, ia melihat Hyungnya, Taesun hyungnya yang sangat ia sayangi berdiri menatapnya, entahlah…dia takut, baru saja Hyungnya, dia sudah takut, bagaimana nanti? bagaimana 1 jam lagi? apakah ia mampu mendengar kecamana dari apa yang akan mereka lakukan?

“Taesun Hyung…”, panggil Taemin menghampiri mereka, Minho mengikutinya, ia tarik tangan Taemin yang ingin melepasnya, Taemin menoleh , Minho menatapnya dan seakan berkata, jangan lepaskan tanganku , apapun yang terjadi, Taemin mengerti, ia eratkan tangan mereka dan berjalan ke arah Taesun yang menatap mereka dengan lurus.

“Annyeong haseyo…Choi Minho imnida…”, kata Minho.

Taesun membungkuk sekenannya, “Aku sudah tahu kau…”, jelasnya, dan menatap Taemin, “Hai dongsaeng…”, sapanya, Taemin merasa sedikit lega ,kakanya menyapanya dan juga Minho, meski tidak senyum, namun ia ramah.

“Hai Hyung…”, sapa Taemin, “Kau baik-baik saja?”, tanya nya.

Taesun diam dan mengangguk, “Seharusnya aku yang bertanya, apa adikku baik-baik saja?”, tanyanya, Taemin tersenyum.

“Yah…aku sangat baik…”, katanya, menggenggam tangan Minho. Minho menatapnya tersenyum, ia rasakan tangan pacarnya gemetar bisa dimaklum. Taesun menyadari hal itu.

“Kalian…”, Taesun menatap Minho. “Aku ingin tanyakan hal ini padamu Minho sshi, apa kalian berdua benar-benar…”, tanyanya mengambang. Minho bertatapan sejenak pada Taemin. Ia tersenyum dan maju selangkah, memberikan perlindungan sedikit seakan pemimpin bagi Taemin.

“Ya…maaf lancang telah melakukan ini, kami berdua benar saling berhubungan Hyung… aku dan Taemin kami berpacaran selama 3 tahun ini… aku sangat mencintai adikmu, aku ingin sekali mengatakan ini secara langsung pada mu, mengatakan bahwa aku serius dengan adikmu…”, jelas Minho.

Taesun terdiam, “Atas dasar apa kau bisa membahagiakan adikku? kau tahu, jika kalian benar ingin go public kan hubungan kalian, kalian tentu tau resikonya kan? apa kau masih bisa membuat adikku bahagia jika hal yang akan lebih berat itu terjadi? apa kau cukup percaya diri dengan umurmu yang masih muda ini?”, tanyanya.

“Hyung…”, Taemin ingin mencela karena ucapan Hyungnya sedikit keras pada Minho, namun Minho menahannya, menahan dibelakang tubuhnya.

“Hyung..aku benar-benar minta maaf, aku tidak bisa janjikan apapun pada Taemin, namun aku hanya tahu aku bisa jamin ia akan bahagia dengan ku, aku tidak bisa memberikannya apapun, materi? aku rasa materi juga tidak cukup kan, pasti kau berpikir begitu… yang sekarang kami butuhkan adalah dukungan Hyung, sungguh… kami hanya mau dukungan dan juga doa, karena kami ingin awali ini dengan baik dan tidak penuh kebohongan.”, jelas Minho,

“Hyung…”, Taemin maju kedepan, “Kalau kau tanya apakah Minho cukup percaya diri bisa membahagiakan aku, aku rasa jawabannya tidak ada… karena mau percaya diri atau tidak,aku bahagia sekarang…asal aku bersamanya itu sudah cukup, namun benar kata Minho, kami hanya butuh dukungan dan doa, kami tahu ini membuat malu keluarga, namun Hyung…ini bukanlah mau kami, bukan mau kami untuk diciptakan seperti ini, bukan mau kami juga kami bertemu dan saling mencintai…”, jelas Taemin.

“Aku mohon…demi adikmu ini, dukung lah kami Hyung…aku mohon…”, Taemin membungkuk, air matanya mengalir , Minho merasa bahu pacarnya bergetar,

“Ya Hyung…aku mohon, dukunglah kami…”, balas Minho ikut membungkuk.

Taesun menarik nafas, ia melihat ke arah namja didepannya, cinta yang muda, emosi masa muda…namun ia percaya , cinta itu tidak mengenal usia.
GREP~~

Taesun memeluk adiknya,
“Kau sudah besar…aku tahu…aku tahu kau sudah besar, dan aku sudah duga, adikku yang manja ini sudah tambah dewasa semenjak ia putuskan untuk keluar dari rumah dan berjuang menggapai mimpinya. aku tahu itu…”, kata Taesun memeluk Taemin erat, Taemin terkejut.
“H-hyung?”, Taemin bingung, Taesun melepasnya dan menatapnya, mengelus pipi adiknya dengan sayang.
“Lakukan lah, aku kakakmu akan selalu dipihakmu, kau adikku tersayang, mana mungkin aku tidak mendukungmu…”, katanya tersenyum, senyum yang indah, senyum yang selalu diterima oleh sang adik kecil.

“HYUNGG!! GOMAWOOO~~”, pekiknya memeluk Taesun, ia menangis, tambah satu orang lagi dipihak mereka. Taesun melihat Minho yang tersenyum menatap mereka, ia melihat Minho masih memegang sebelah tangan Taemin,

“Kau…”, jelas Taesun melihat Minho.

“Neh Hyung…”

“Minseok…keluar…kau sudah dengarkan?”, teriak Taesun, Minho terkejut, ia melihat kakanya Minseok keluar dari balik tembok , kakanya tersayang.

“HYUNG!!’, pekiknya, Minseok mengangkat badannya.
“Kau dengar semuanya?”, tanya Minho,

Minseok berdiri sejajar dengan Taesun, dan menatap Minho
“Yeah begitulah…aku dan Taesun segera berhubungan ketika tahu ini, kalian kira kami tidak saling kenal? kami putuskan untuk bicara pada adik-adik kami yang ceroboh ini, dan …”

“Dan…?”, tanya Minho.

Minseok maju dan menepuk Minho, “Aku bangga padamu, kau benar-benar hebat, kau tahu, aku adalah keturunan tertua dikeluarga, aku sering merasa kehadiranku ini membuat mu terganggu, kau harus lebih sering mendengar dibangding bersuara, itulah kenapa kau terkesan lebih di anak tirikan oleh umma dan appa, tapi percayalah, aku akan selalu ada untukmu..aku bangga punya adik seperti mu…”, jelasnya, Minho tersenyum, ia ingin menangis mendengarnya[Ini fakata loh, pernah baca nggak? ada di SJ SHINee B2ST B1A4]

“Hyung…gomawo…”, Minho memeluk Minseok, Minseok membalasnya, kemudian ia melihat ke arah Taemin.

“Aigoo~~ ternyata Lee Taemin aslinya lebih imut yah? aigo aigo…aku juga mungkin akan jatuh cinta padanya jika aku bertemu dengannya duluan…kyeoptaaa~~”, jelasnya, ingin menyentuh pipi Taemin. Namun…GREP~~

“Jangan main-main deh..”, ancam Taesun menahan tangan kanannya.

“Hyung…kau sentuh sedikit saja…”, Minho menunjukan kepalan tangannya, Minseok terkekeh.

“Mianhe…”, jelasnya, Taemin terkekeh meliha tingkah Minseok yang berbeda dengan Minho, sedikit periang.

“Ah , sudah waktunya…”, tukas Minho.

“Sekerang?”, tanya Taesun.

Minho dan Taemin mengangguk. “Tinggal 20 menit lagi sih…”, jelas Minho,

“Ya sudah…pergilah..”, jelas Minseok.

Minho dan Taemin melepas genggaman mereka dan memeluk Hyung mereka masing-masing.
“Gomawooo~~”, tukas mereka.

Hyung mereka hanya tersenyum. “Hwaiting!!”, teriak mereka, ketika 2min couple berlari keluar rooftop dan menuju ruangan tadi.

“Haaaah~~ bahkan umma ku sudah tau ini akan terjadi, tinggal appa ku yang shock berat sekarang…”, jelas Taesun,

“Umma mu? jinjja?!!”, tanya Minseok, Taesun mengangguk.

“Neh, umma bahkan sudah pernah dengar mereka …you know…dirumah ku saat itu, saat aku ultah mereka menginap. aish, jika ingat itu aku ingin kebiri adikmu itu!!”, jelas Taesun [Baca FF Taemin’s Home dulu di Collection 1shoot, baru tahu maksud nya yang ini xD]

“JINJJAYOOO?!!!”, teriak Minseok.

“Haish…berisik!! kau kakak Minho bukan, kenapa cerewet sekali?”

“Kau sendiri kakak Taemin bukan, kau terlalu dingin untuk punya adik macam dia…”

“Katakan itu pada dirimu sendiri…”

.

.

Taemin dan Minho kembali tepat ketika mereka kan dipanggil oleh manager mereka untuk bersiap.
“Dari mana kalian?”, tanya managernya, diikuti tatapan ketiga membernya yang lain, Taemin dan Minho tersenyum.

“Ani…”, jawab mereka dan saling bertukar pandang.

Managernya mengangkat bahu, “Oke kids. Aku harap kalian bisa hadapi ini dengan baik…kajja…”, katanya,

Kelima member itu saling bertatapan dan tersenyum, dengan mantap mereka berjalan ke arah dimana konfrensi pers itu berada. Tanpa mereka sadari, banyak pasang mata yang menatap mereka dengan kagum, dan entah apa yang akan mereka lakukan.

.

.

Flash kamera berkilatan dengan riuh, para media massa sibuk menulis di note mereka, dan mengetik di PC tablet mereka, berusaha memilih kata-kata yang sesuai ketika kelima member itu masuk kedalam ruangan Konferensi pers itu, mereka seakan siap juga untuk melancarkan tanggapan dan pertanyaan pedas pada mereka.

“Silahkan duduk…”, jelas Lee Sooman ketika ia dan member SHINee duduk ditengah, dan paling pinggir adalah manager mereka, ada yang lain dari susunan duduknya, Jonghyun ditengah, sedangkan kirinya adalah Taemin dan Minho, kemudian kananya adalah Key dan Onew.

“Baiklah. terima kasih pada semua teman wartawan baik dari media cetak maupun elektronik yang sudah menyempatkan waktunya datang ke acara ini … saya sebagai pemimpin SM ent, mengucapkan terima kasih sekali lagi…”,

“Seperti yang anda ketahui, kami disini ingin meluruskan semua kontroversi yang beredar di kalangan public, guna untuk menghindari adanya chaos didunia hiburan dan pemberitaan miring yang tidak berdasarkan fakta…”, jelasnya.

Taemin dan Minho menggengam tangan mereka dibawah meja, hal yang sama yang dilakukan Key dan Onew.
“Maka dari itu, kami akan berusaha menjawab pertanyaan wartawan semua, tentunya dilakukan dengan tertib…dan silahkan kita mulai…”

[Saya Go ahra, dari majalah Style … langsung saja, apakah kalian ini benar-benar melalukan hal tersebut karena fanservice semata ataukah memang ada maksud lain, yang kami dapat infonya adalah, kalian benar-benar pasangan sejenis, dengan berbagai fakta yang baru kami temukan, seperti kejadian pagi ini, kalian bergandengan tangan satu sama lain, kami melihatnya apakah ia kalau itu hanya lah sebatas fanservice?]

Lee Sooman melirik ke arah SHINee yang duduk tenang,

[Saya Hae won dari BBC … kalian sadar ini akan memberikan dampak buruk bagi karir kalian? terlebih ini akan menjadi luka goresan yang buruk bagi citra dunia musik dengan mencap bahwa sudah tidak ada nya lagi logika dalam hubungan, kalian sadar ini akan menjadi momok yang besar bagi kualitas kehidupan?]

Lagi…Lee Sooman mulai jengah, SHINee tetap tidak bergeming.

[Saya Jungmin dari CC-one … Ini akan menjadi citra yang buruk bagi keluarga anda, apa kalian tidak berpikir ini akan membuat keluarga kalian malu? dan berapa banyak orang yang akan dirugikan dari sikap kalian?]

Cukup…Sooman telah geram , ia melihat ke arah member SHINee yang duduk tenang, Onew…dia menyadarinya, ia remas tangan Key dan ia maju kedapan..

Ngingg~~ suara Mic berdengung,ia melihat seluruh wartawan yang anda, bersiap menjawa dengan menerima flash kamera dari segala arah.

“Untuk menjawab itu semua…kami punya cara kami…dan untuk memulainya, maka kami akan memberitahukan pada kalian semua dengan gamblang.”, jelas Onew.

Kemudian ia menoleh ke arah Key, Jonghyun, Taemin dan Minho, mereka mengangguk dan berdiri, mereka berjalan ke depan meja , kedepan semua pers dan berbalik menghadap Lee Sooman, Sooman bingung apa yang akan terjadi. Mereka berlima mengeluarkan amplop dari jas mereka masing-masing.

“Kami mohon maaf, kami SHINee…memutuskan untuk berhenti dan mengundurkan diri dari SM ent. Kami mohon terima pengunduran diri kami.”, tukas mereka bersamaan membungkuk sambil menyodorkan amplop itu didepan Sooman, desisan shock dari manager, dan wartawan yang sudah merekam adegan pertama tersebut, dan ekspresi Sooman yang shock.
Gotcha, SHINee… salah satu tambang emas SM ent ini akan menghilang.

“A-apa ini maksudnya, apa maksdu kalian…jangan bercanda…”, desisi Sooman, mereka semua mendongak dan tersenyum.

“Kami tidak bercanda, ini lah keputusan kami Presdir…”, jelas Jonghyun. “Dan saya juga akan keluar dari SM the ballad jika anda ingin.”, jelasnya.

[Apa ini tolong jelaskan…]

[Ya…kenapa kalian memutuskan hal ini…apa sebabnya]

[bla…bla…bla…]

Bertubi-tubi pertanyaan terlontar di belakang mereka, mereka berbalik dan mereka tersenyum satu samalain, inilah…adegan kedua. Jonghyun melihat keujung ruangan Jino..disana…ia tersenyum dan segera menarik Jino ke depan mereka semua, Jino hanya diam dan mengikutinya.

“Kami…minta maaf…dan kami benar-benar Minta maaf pada seluruh keluarga dan juga teman-teman kami…”jelas Onew, kemudian ia menarik Key kepelukanya dan mencium bibirnya, hal yang sama dilakukan Minho dan Taemin, dan terahir, couple mengejutkan Jonghyun dan Jino, couple yang tidak pernah tahu, yang selalu dikira bahwa Jonghyung adalah straight ketika scandal pacarannya dengan Sekyung.

Riuh kamera merekam semuanya, dan riuh pembicaraan yang terjadi, membuat sekeliling ruangan tersebut gempar, Sooman jatuh dikurisnya dengan lemas, menager mereka berdecak dan geleng-geleng kepala.

Semua orang terpaku ketika adegan frontal mereka lakukan,mereka dengan mantap memegang tangan pasangan masing-masing membiarkan sekalian saja di publish keseluruh dunia.
“Kami benar-benar minta maaf membuat kalian semua bingung dan malu…”, jelas Onew.

“Umma appa…aku Lee Jinki, minta maaf karena telah membuat kalian kecewa, jika kalian marah padaku karena tingkah ku dan kalian malu, maka aku memang bukanlah anak berbakti, walau aku tahu aku salah, aku tahu kalian selalu mencintai dan mendukungku kan? sama seperti dulu aku putuskan untuk berjuang didunia hiburan ini…umma appa… aku bukanlah anak berbakti, aku tidak belum cukup membahagiakan kalian, tapi aku ingin kalian tahu…inilah jalanku, ini lah kebahagianku umma appa…aku mohon dukung lah aku, mengertilah keputusanku, aku janji … aku akan lakukan yang terbaik… “, jelasnya, “Untuk para shawol dan seluruh warga korea, maaf membuat kalian kecewa dan malu, aku mohon dukungan kalian, ini lah jalan yang aku pilih … kami mohon, tetaplah cintai kami, cintai aku leader SHINee yang dulu kalian kenal…dan akan selalu menjadi Lee Jinki yang kalian kenal..”

“Aku Kim Kibum… umma appa…semuanya, aku minta maaf telah membuat kalian malu..sungguh, aku sayang kalian, aku tidak ingin mengecewakan kalian, namun inilah aku, aku Kibum yang mencintai Lee Jinki, aku kibum yang berani mengatakan bahwa aku mencintainya, aku bahagia, dan aku ingin kalian juga bahagia melihat ku menemukan kebahagianku, aku tidak akan berlutut untuk meminta kalian akan mendukung ku, karena aku tahu, itu bukanlah paksaan untuk hal ini … tapi satu yang harus kalian tahu, cinta itu tidak butuh syarat kan? oleh karena itu, aku tidak akan berikan syarat apapun pada kalian, karena cinta ku pada kalian dan pada Jinki tidak ada syarat.” jelas Key menatap Onew. Onew tersenyum.

“Umma appa…dan Taesun Hyung, terima kasih atas dukungan kalian selama ini, aku mohon, sekali  lagi dukung aku … bisa kan? aku tidak ada apa-apanya tanpa kalian, dulu aku merasa tidak bisa jika tidak ada kalian, tapi sekarang, aku tidak bisa jika tidak dengan Minho, aku mencintainya, jadi aku mohon, jangan pisahkan kami… Untuk Shawol, maafkan aku, aku sudah berusaha kerja keras demi kalian, namun hasilnya masih belum cukup, terima kasih untuk cinta kalian padaku, aku tidak tahu harus membalasnya dengan apa…aku…” Taemin tidak tahu harus berkata apa, dia menunduk, menangis, Minho tersenyum dan menepuk punggungnya.

“Appa… aku Minho, terima kasih karena selama ini kau selalu lakukan yang terbaik untuk anakmu, aku kurang berbakti padamu , aku anak yang tidak bisa dibanggakan , meski aku selalu janji aku akan lakukan yang terbaik, hal ini mungkin jadi pukulan untukmu, tapi appa…mengertilah jalan yang aku pilih, kau selalu tahu kan aku akan lakukan yang sebaik mungkin, sama hal nya ini, aku akan lakukan yang terbaik, aku juangkan cintaku untuk Taemin…jika kau kecewa, maka aku minta maaf, tapi kumohon dengan sangat appa… mengertilah…umma dan Minseok Hyung, aku tahu kalian mencintaiku kan? dan Shawol, aku sama seperti Taemin terima kasih untuk cinta kalian padaku, aku tidak tahu harus membalasnya … terima kasih untuk 2min momentnya, itu membuat ku sadar bahwa aku memang mencintainya…”, jelas Minho merangkul bahu Taemin, Taemin masih menangis.

Kemudian mereka melihat ke arah Jonghyun,
“Nah …untuk aku…kalian mungkin bingung kenapa aku dan Jino bisa…well, sejujurnya, ini ingin aku jelaskan dari awal, aku dan Sekyung berpacaran karena ia menolongku, ia tidak ingin aku menerima berita miring karena aku gay, dia wanita yang baik maka berhentilah memberitakan hal yang miring padanya, dia sahabatku, dialah yang menyadarkan ku untuk jujur pada hatiku sendiri…untuk appa dan umma, kalian tahu yang terbaik untukku kan? jadi dukunglah aku terus…dan untuk Shawol…oh kalian akan rindu pada dino ini…dan kata-kata ku… is not this reality that you want?”, ledeknya, dan berhasil meneriman pukulan dari membernya yang lain, jinja…tidak bisakah dia serius sedikit?

Pers terpaku, kemudian mereka berdecak, ada yang beberapa tersenyum, ada yang menggeleng, dan ada juga yang mengurut kepala mereka, melihat hal itu keenam namja didepan mereka seperti mengetahui ada angin segar berhembus , secercah harapan untuk dukungan bagi mereka.

“HENTIKAN SEMUA INI!!!”, teriak Sooman tiba-tiba dna membuat suasana tegang kembali. “KALIAN. APA YANG KALIAN KATAKAN, KALIAN ITU SAKIT ATAU APA? SADAR TIDAK KALIAN INI—“

BRAKK!!

“TUNGGU DULU PRESDIR!!! TAHAN DISITU!!”, teriak sebuah suara dari luar ruangan , membuat Sooman terkejut, seluruh artis SM hadir, bahkan dari managemen lain datang.

“Mereka tidaklah sakit…mereka manusia, dan mereka punya hati, mereka juga punya otak pikiran, mereka sadar apa yang mereka lakukan, kami salut pada mereka, mereka berdiam selama ini bukanlah pengecut, mereka diam karena mereka memandang mu, mereka sayang padamu…”, jelas Yunho paling depan.

“Apa maksudnya itu?!!”, bentak Sooman.

“Kau tidak tahu? bukan hanya mereka, tapi masih ada kami yang lain, kami yang selalu diam untuk terus bertahan dengan scandal yang anda atur, dan semua itu kami lakuakn karena untukmu, karena kau berjasa pada kami, maka kami tahu kami harus balas budi, maka kami akan lakukan apa pun katamu..tapi kali ini kami menyerah…”, jelas Donghae .

“Apa maksud ‘bukan hanya mereka, tapi masih ada kami yang lain’ ?”, tanyanya geram

Semua yang ada disitu tersenyum,

“Kami…”

“Ya ..kami juga…”

“Bahkan kami juga…”

Satu persatu pairing SM bermunculan, Eunhae, Sichul (Siwon x Heechul/plak), Kyumin, dll … membuat mata para pers terbelaklak, dunia memang sudah kebalik dan gila… dan Sooman berdiam ditempatnya, ia mengurut alisnya, ia tidak tahu harus berkata apa-apa, dan pada akhirnya tertawa, membuat semua yang ada disitu bingung, termasuk SHINee…ada apa dengan kakek tua itu, dia mungkin sudah gila, kenapa tiba-tiba moodnya mudah berubah?

“Kalian…ini…benar-benar lucu…sudahlah terserah apa yang ingin kalian lakukan, demi aku katamu…hahaha…sudah sudah, asal kalian kerja keras apapun akan dicapai, memang bukan urusan ku mencampuri urusan kalian dan percintaan kalian, yang jelas, aku tidak akan ikut campur jika terjadi hal yang tidak dinginkan, ini keputusan kalian…”, jelasnya berdiri dan meninggalkan ruangan, wartawan mengejarnya meminta penjelasan., namun Sooman diam, ia hanya berpikir.

“Ini memang salah ku juga terlalu keras pada mereka untuk terus bekerja dan bersama-sama sehingga mereka tidak bisa menemukan yeoja yang layak bagi mereka, ckckck…”

“Gamsahabnida Presdir…”, teriak semuanya, dan mereka tahu , tidak sampai disini usaha mereka, masih banyak orang diluar sana yang enggan menerima hubungan mereka, namun mereka percaya , seiring berjalannya waktu, semua akan berjalan dengan baik.

.

.

SHINee turun dari van mereka disambut dengan berbagai baner yang penuh terpampang didepan dorm mereka, sudah sangat malam ketika mereka selesai konferensi pers itu, mereka merayakannya bersama Hyung mereka yang lain dna teman-teman SM yang telah banyak mendukung mereka.

“Masuklah…aku akan numpang manager ke dorm Jino…arra?”, saut Jjong.

“Neh…terima kasih malam ini ya Jjong…”, tukas Onew. Jonghyun tersenyum dan menepuk bahu Onew.

“Neh…tenang saja Hyung ah~…”

“Minho, kau papah Taemin ! hati-hati, jangan sampai baby ku bangun!”, tukas Key yang melihat Minho ingin mengangkat Taemin yang kelelahan dan tertidur.

“Kau yang berisik Key, suara mu itu akan menganggu nya.”, balas Minho , Key berdecak dan merangkul lengan Onew masuk kedalam dorm.

“Aku turun dulu Hyung, kau hati-hati, dan gomawo…~”, jelas Minho, Jonghyun tersenyum.

“Neh neh…hati-hati bawa Taeminnya…”, Minho hanya mengangguk menggendong Taemin di punggunya , memberikan salam pada manager dan turun dari van. Sejenak ia berdiri didepan baner bertuliskan 2min dan foto mereka,ia tersenyum.

“Kau tahu Taemin, kapan aku merasa paling bahagia dalam hidupku saat aku masuk SM? pertama, ketika aku mengenalmu saat kau menyapaku dengan malu, ketika kau menerima cintaku, ketika kita melakukan sex pertama, dan…ketika kali ini kita tetap bersama bisa mengumumkan kepada public bahwa aku mecintaimu, tetaplah bersamaku…saranghae…”, bisik Minho dan ketika ia ingin menoleh kan kepalanya, chu~~

“Nado Saranghae Minho Hyung…”, Taemin berkata ketika selesai mencium bibir Minho. Minho berdecak.

“Kau tidak tidur yah? ayo turun berat tauk…”

“Andweeee~~~” kata Taemin mengeratkan pelukannya dileher Minho.

“Aish… kau mulai manja lagi? mana Taemin ku yang cuek dan liar? ayo turun nanti dilihat orang…”, jelas Minho mengendongnya masuk kedalam, Taemin cemberut,

“Taemin yang liar sedang puasa… jadi aku berubah lagi jadi manja, kan kau sudah mendeklarasi cintamu, jadi tidak masalah aku begini, biarkan saja orang lihat …”

“Ya yah..nappeun…”, ledek Minho mencubit pantat Taemin.

“AUW! YAH! appooo~~”, Taemin mencubit pipi Minho , Minho hanya tertawa, tawa yang sangat Taemin suka , ya, mereka mungkin tidak perduli akan berapa banyak fans lagi yang akan membuat fancam, fanfic, fanart mereka, beginilah mereka…

Namun mereka sadar, ini hanyalah awal bagi hubungan mereka, mereka yakin, kedepannya masih banyak lagi rintangan.

.

.

“Kenapa?ada apa?”, tanya Minho ketika masuk kedalam dorm.

Key dan Onew menatap 2min yang kebingungan, dan tiba-tiba Key menangis kepelukan Onew.

“YAH! UMMA…kenapaaa?? APPA, kau apakan umma ku?”, cecar Taemin, Onew diam saja, ia malah balik memeluk Key, Minho melihat apa yang ada didepan Onkey couple itu. Ia lihat setumpuk daging dan sebuah surat.

“Minnie…look at this!”, Minho menarik Taemin, mereka baca bersamaan.

[YAH! ONEW DUBU SANGTAE! AISH..jinjjayoo~ kau benar-benar anak kurang ajar dan tidak tahu malu, kau ini benar -benar bikin appa dan umma kecewa…lihat apa yang kau lakukan di TV, teman, pelanggan, dan juga keluarga semua bertanya pada kami!! Aish, cepatlah pulang… kami akan mensidang kalian. Tapi…salam untuk Key…dia cantik, umma dan appa suka…jadi FIGHTING, BAGIKAN DAGING INI, JANGAN DIMAKAN SENDIRI, AWAS KAU!!
-Lee Family-]

“Umma…appa?!! ini…”, Taemin terkejut.

“Neh Minnie ah~~…” jelas Onew memeluk Key. “Kau tinggal tunggu saja resminya aku dan umma mu ini jadi suami istri neh?’, ledek Onew yang langsung menerima pukulan dari Key.

“Yah! umma dan appa ku tadi telpon, dia ingin kita bertemu, jadi kita harus ketemu mereka dulu…”, teriak Key. Onew berdecak.

“Neh neh…arrasoo~~ aku lelah , mau mandi, dan pijiti aku dong…”, jelas Onew. Key menyengir,

“Ya pervert…”, rutuk Key,

Onew menyentil jidat Key, “Hei, kau yang pervert…”, Onew menggendong Key bridal style. “Kan cuma pijit tidak lebih… kau berlebihan mikirnya…”

“Aish ..reader sedang puasa…”

“Biarkan ,mereka yang dosa…” dan BLAM, pintu kamar Onkey tertutup, detik kemudian …kita semua tahulah apa yang terjadi.

.

“So…. kita mau apa?’, tanya Minho merangkul bahu Taemin. Namun tidak ada gerakan apapun darinya, Minho bingung, ia melihat ke wajah Taemin.

“Taemin?”Minho melihat Taemin yang sedang melihat ponselnya , ketika diperhatikan itu ponsel Minho yang dipegang disaku Taemin, dan ada pesan disana…

“Hyung..eotthokeee~~?, tanyanya inging menangis. Minho bingung, ia rebut ponselnya dan ia baca. Minho terbelalak dan menatap Taemin yang menunduk. Minho menarik nafas, ia mengecup pucuk kepala Taemin.

“Tenang saja… gwencana…aku akan bersamamu ya kan? besok kita kerumah ku…”, Minho tanpa mengijinkan kata iya dari mulut Taemin, ia gendong Taemin dan ia bawa masuk kekamarnya,siapa tahu apa yang terjadi besok…will see.. yang jelas, 2min , Onkey, dan Jongno GO PUBLIC!!!

END!!

Nah nah nah…selesai!!! OMFG..aku nulis ini buru-buru mau Les jam 2! aku tulis cuma 2 jam!!

Maaf yah hasilnya jelek, dan abal banget, aku kan anak didiknya eonni..jadi yah gitu deh…hihi…dan ada salam akhirnya dari MBAH SOOMAN…

lolololololol >/////<

OH YA, INI HANYA FANFICS, JADI ANGGAP AJA DIDUNIA INI HANYA ADA NAMJA!! SO, YANG BANYAK PEROTES BERARTI IMAGINASINYA NGGAK JALAN!!
SORRY MANY WRONG TYPO…AKU BURU” EON…

NO BASHING, JUUST COMMENTS, GAMSAHABNIDA EONNIE~~ byebye

Advertisements

69 thoughts on “[2min] Dont Joke Around me! part 3’C end

  1. akhirnya bisa baca n bisa komen juga yah ^^
    ya ampuuun , imajinasinya jalan banget, daebak buat author nya, walau ga ada nc nya tp keren kok 😀

  2. *tarik napas* *buang* huuffftttttt deg-degan prtama baca… Apa yg mau dilakukan 2min onkey couple didpan wartawan sama sooman, dan trnyata huaahhhh rasanyaa gregetannnnn >,,<
    Daebak lah pokoknyaa ……..

  3. Uwahhhhhh dramatikal bangetttttttt….. suka dah pokokx. 10000000000 jempol untuk fictmu ini thor. Daebak^-^

  4. Gila…gila….daebak ceritanya.hahahaha….seperti beneran aja….hahaha…jadi terharu….sekalian aja Taesun Ama Miensyok jadian hahahaha…

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s