[Onkey/NC-21] Sorry … i cant handle this!


EchaWord:

Hai semuanya…hihi…aku udah lama banget nggak nulis NC dan itu adalah Onkey..kayaknya aku nggak pernah nulis Onkey deh selama ini, so..kalau hasilnya jelek maaf aja yah?

Aku buat ini bulan puasa dan …waw!! aku lagi dapet lalalalalalala~~ jadi gpp dong, kekekek~

So..silahkan baca

Gak suka jangan baca, mau ngebash gak boleh, karena jadi penulis itu susah,
Aku hanya penulis abal, hasilnya jelek dan urakan…jadi kalau nggak suka gak usah baca aja…
Yang udah baca harus Komeng~~

Here it is…hei ho lets go!

.

.

By : Echaa~~~

.

.

Onew Pov~

‘Aku benci Jonghyun…aku benci dia sungguh! aku benci semua orang yang dekat dengannya’

Aku duduk disudut ruangan kami berlatih dance di gedung SM, mengunyah ayamku…mungkin banyak yang berpikir tidak ada yang lebih baik melihat, Lee Jinki, aku…Onew mengunyah ayamku dalam keadaan tenang dan tentram, im freaking chicken maniac, do i care? hell no! i love chicken, and chicken half of my soul!

But..but…

Aku rasa sebagian perhatianku kini sudah berubah, kepada sosok feminim didepanku. sosok cantik yang mempunyai mata kucing, hidung mancung, pipi tirus, dan bibirnya yang kissable!
Pertama, aku tidak suka caranya menari…dia membuat ku ingin menariknya kesebuah tempat, melihat caranya menggoyangkan pantatnya, kakinya yang jenjang menghentakan kakinya kesana kemari dengan indah…oh my god Key~ kau tidak bisa seindah apapun jika kau sedang menari! Aku rasanya ingin menarikmu..melingkarkan kaki mu ke pinggul ku dan yeah…kemudian i wanna fuck your ass—

ARGHH~~stop it PABO ! I CANT HANDLE THIS…dia adalah dongsaengku , dia adalah anggota member ku, dan…yeah…aku respect padanya, segalanya, aku memasang mata ku tepat padanya.

Tapi kenapa setiap hal ini lagi dan lagi terjadi aku merasa kesal dan ingin sekali teriak pada sosok pervert didepannya[Onew gak sadar dia juga pervert==”]
si Kim fucking Jonghyun…that kids really annoyed me so much! no offense for JKS … apa itu? aku juga punya, maksudku…kmai OKS… tapi lihat apa yang dilakukan si Jonghyun itu, seakan Key adalah miliknya, propertynya, dan dia berhak melakukan apapun pada my Kibum untuk melakukan segala skinship  baik dimana pun, well…well…aku memang tidak terlalu suka skinship atau fanservice sebagainya, tidak dengan Key yang memang suka akan hal tersebut, jadi mungkin aku bisa mengerti jika ia lakukan itu dengan Jonghyun, dia sungguh senang melakukan hal itu, dengan senang hati malah…aish Key, asal kau tahu saja si Jonghyun ini tidak tahu batasan, masih untung dia tidak berbuat apapun padamu, kalau sampai hal itu terjadi, aku dan ayam ku akan melakukan invansi padanya!

“Onew hyung!”,

SNAP!

“a-AH ya Key? w-what?”, dammit, aku tidak sadar bahwa ia sudah berdiri didepanku. dia melipat tangannya didepan dada dengan kesal, dan dengan caranya berdiri didepan ku dengan memiringkan sebelah pinggulnya kesamping, menompang berat badannya ke satu kakinya, dammit…dia terlihat sexy!

“Kau ini aish! stop fuck your chicken can you? kita harus latihan, tapi yang kau lakukan dari tadi hanya makan saja…lihat tubuh dan pipi mu Hyung…bisa tambah chubby nanti!!”, katanya seraya mencuri bucket ayamku. Aku berteriak ‘AH’ tapi aku diam karena dia sudah menatap ku, ‘APA?-KAU-MAU-MARAH-?’ ck…such a diva…

“Aku lapar Key~~ kau tahu kan? aku banyak schedule…aku rindu ayamku…”, aku bergelayut dikakinya memohon bucket ayam itu diturunkan dan diberikannya lagi padaku , tapi…aku tahu, tidak akan ada yang pernha menang dari Kim Kibum sang almighty Shinee.

“ANDWE!! Cepat bangun, atau aku tidak akan masak ayam untuk mu di dorm lagi!!”, katanya menyingkirkan tanganku.

“Key~~ jangan marah-marah terus..lebih baik kita mulai saja sendiri, Onew Hyung biar makan dulu…”, kata Jonghyun tiba-tiba ia bergelayut manja di bahu Key, aah~~ menyingkir kau dino pervert!! Aku melihat adegan itu dengan sinis, saat aku ingin bangun.

“AWAS!” JEDUG

“Aawwww!!!sakit Key…~!!”, teriak Jonghyun menyentuh dagunya. Key mendengus dan memelototinya.

“KAU JUGA! STOP FLIRTING WITH ME! GET OFF!!”, terianya, pfh…PMSing huh? kenapa dia marah-marah begitu.

“YAH! masa teriak-teriak padaku juga? kan dari tadi aku serius latihan, kau seharusnya teriak pada Onew Hyung…”, aku terkekeh, dan berdiri berjalan ke arah Key mengamankan ayam ku.

“Dia ini Hyungku…!”, kata Key menghindarkan gapaian tangan ku dari ayamku, dia seperti punya sinyal dibelakang tubuhnya, Aku cemberut menatapnya, dia cuek saja.

“Tapi aku juga Hyungmu?!!”,

Aku terkejut dengan pertanyaan Jonghyun, aku menoleh pada Key dan mengangguk setuju, seakan bertanya, iya benar…kenapa aku tidak dibentak? aku juga mau Key…kalau kau bentak aku, itu tandanya kau sayang padaku kan? Namun yang kulihat Key hanya berbalik badan dan menyembuyikan wajahnya dari kami, aku hanya memiringkan kepalaku.

“Ya itu karena…”

“Karena..?”, tanyaku berbisik dibelakang telinganya.

Key bergidik dan berbalik, menatap ku dengan tatapan membunuhnya “YA ITU KARENA KAU LEADER! AISH, AKU BENCI KAU JADI LEADER! KAU BISA LAKUKAN SESUKAMU!!”, teriak nya dan bergabung dengan Taemin dan Minho yang asik berduaan dipinggir ruangan,

“Kenapa dengannya? PMSing?”, tanya Jonghyun , aku berdecak dan terkekeh.

“Nah nah…dia PMSing denganmu, bukan dengan ku, makanya stop flirting!”, Kencamku. dia berdecak dan menyengir.

“Kau cemburu ya Hyung?”, tanyanya, aku berhenti berjalan dan berbalik. Aku melihat ke langit-langit dan tersenyum.

“Kalau iya kenapa?! bukan urusanmu kan?”, aku pergi sambil memerongkan lidahku.

“Ck..pasangan bodoh, sama-sama suka tapi tidak menyadarinya.”

AKu berhenti , “Apa kau bilang barusan Jjong?”

Jonghyun mengedip dan menyengir, “Ani!”, katanya , bohong!! aku mendengarnya, sungguh! siapa yang suka siapa tadi? haish….Key? padaku? jinjjayo?!!

.

.

Jam 9 malam, kami sudah selesai latihan, satu persatu dari kami masuk kedalam ruang ganti untuk mengganti pakaian kami yang basah dengan keringat.
“Hyungg~~ aku dan Minho Hyung duluan yah~~ aku mau makan ramen berdua…tidak apa-apakan?”, tanya Taemin menarik bajuku, aku terkekeh, anak ini benar lucu sekali , sudah 18 tahun tetap saja masih terlihat manja. Aku mengelus kepalanya dari sudut mataku si kodok Minho memperhatikan gerakanku, aku tahu aku tidak boleh lebih jauh dari ini, karena kalau tidak pacarnya yang overprotect itu akan memakan ku hidup-hidup.

“Neh neh Taeminnie ah~ kau boleh pergi, tapi jangan malam-malam pulangnya, arraso?”, kataku, Taemin tersenyum dan terlonjak gembira, memeluk Minho dan menarik tangannya ,

“Umma~~ aku pergi yah? sudah ijin appa!”, katanya riang. Aku lihat Key masuk bersama sendiri, appa? aku? pfh…anak itu, sejak kapan dia me-mark sebagai appanya, berarti aku suami Key dong? hihi..aish STOP Onew, kau ini terlalu banyak bermimpi..

“Kau ini kenapa Hyung? seharian banyak tertawa sendiri, bengong tidak jelas, kau terlalu banyak bermimpi?”, tanya Key tiba-tiba duduk di kursi dekat loker. Aku terkejut, yah…Key mungkin cenayang juga bisa mendengar suara hatiku?

“Anio…hanya berpikir saja…”, kata ku terkekeh.

“Tentang?”, dia mengigiti jarinya, haish…suka sekali melakukan itu, dan STOP memandangku dengan pandangan begitu dengan mata kucingmu, membuat ku gila saja.

“Hmm…apa yah? random saja…”, balasku mencubit pipinya, dia menepis tanganku dan cemberut.

“Pelit, tidak asik. aku juga mau tahu rahasiamu!”, katanya. Aku terkekeh, dan duduk disebelahnya, dia menggeser tubuhnya dan memandang ke arah lain.

“Memang kau sebegitu penasarannya padaku? sampai ngambek mau tahu apa yang aku pikirkan?”,tanya Ku, Key meliriku.

“Sudah tidak penasaran!”, dia ingin berdiri, namun aku tahan tangannya,dan dia duduk lagi dengan dentuman cukup keras di sofa.

“Apa sih?!!”, katanya melihatku ,aku memajukan wajah ku, aku bisa lihat dengan jelas wajahnya, dan…pandanganku mendarat di bibirnya, ya bibirnya, aku ingin sekali , sekali saja mencobanya, menciumnya…

“O-onew Hyung..a-apa yang kau…”, Key menahan bahu ku, dammit! aku tidak sadar aku telah memajukan jarak ku sedikit demi sedikit, dengan gugup dan malu aku menjauh.

“A-aah…sudahlah, sekarang ganti baju cepat!”, kata ku berdiri. Dia berdecak dan beranjak ke lokernya sendiri.

Suasana diam, aku membelakanginya, aku dapat dengar dengan jelas suaranya, suara ia membuka bajunya, aku menelan ludah menahan agar tidak berbalik dan penasaran akan melihat tubuhnya, well…sebelumnya juga pernah karena terkadang saat show ia memakai backlost tapi ini berbeda, kami -berdua-satu rungan-didalam-KAMAR-GANTI!!

“Key—“

Aku ingin berbalik bertanya mana Jonghyun, tapi apa yang aku lihat membuat ku terpaku ditempat ku, bibir ku kelu, dan melihat dengan mata terbuka apa yang ada dihadapanku.
Aku tidak dapat mengontrol mataku untuk terus memandang punggung yang putih halus dan indah itu dari belakang. Mataku membuntuti ke tubuhnya, danaku menggigil karena memperhatikan bentuk tubuhnya, tangannya pindah ke pinggulnya. Dia kemudian membungkuk, membuang celananya, mengungkapkan kakinya yang panjang dan lentur. Kulitnya terlihat sangat indah dan terlihat tidak terjamah.

‘Kenapa aku tidak bisa melingkarkan kakinya kepinggulku,kemudian aku akan mensetubuhinya melewati pantatnya yang—‘

Aku potong cara berpikirku dan…aku sadar dia telah berbalik dan menatap ku dengan bingung, memperlihatkan padaku dadanya serta tubuhnya yang mulus tanpa sehelai baju pun,
“Onew hyung?”,

AKu tersadar, aku pasang senyum se innocent mungkin, “Hmm?”,kataku.

Dia terdiam dan berdecak, melihat ke arah ku kemudian berbalik, “Kau masih berpakaian begitu, kalau tidak mau sakit, cepat ganti baju mu!”, katanya, aku melihat ke tubuh ku sendiri, and SHITSHITSHITSHIT!! I GET A BONER ON MY PANTS! SHIT!! aku melihat ke arahnya yang berganti pakaian, dammit! apa ia sadar? oh my oh my…

“o-OH ya kau benar…”, kata ku sok cool dan berbalik melihat locker ku, aku sampai bingung, kalau ganti baju harus dimulai dari mana? aish~~

“Aku tunggu diluar yah?”, kata mengejutkan ku..

“a-AH Neh…”, aku tidak sempat melihatnya, ia sudah keluar begitu saja, apa dia tahu? apa dia sadar?!! aish Onew!!! jinjja!! bagaimana kau menghadapi hal ini? aku bersandarkan keningku di loker, aku tidak bisa keluar dengan keadaan seperti ini, setidakya aku bisa menahannya untuk tidak langsung menerjangnya, pikiranku masih waras, aku menyadari aku menyukainya, aku ingin Key sungguh demi apapun…tapi demi rasanya padaku dan demi semua ini aku harap aku bisa menahannya sampai batas waktu yang tidak tentu…aku tidak mau membuatnya takut padaku.

Aku rasa aku lebih baik mandi sebentar dan mengurus bisnis ku ini. Aku menuju kamar mandi di ujung ruangan, masuk dengan menanggalkan pakaian ku dan menyalakan showernya, tanpa perduli mengukur suhunya aku maju dan membuat ku merinding merasakan air mengalir dipunggungku, aish~ ini sedikit membantu akan pikiran pervert ku, tapi belum sampai disitu, aku melihat ke bagian bawah ku , aku menggeleng, naughty dick! Aku masih memiliki boner ku, dan aku menarik nafas panjang.

‘Aku tidak bisa melakukan ini disini…tapi …Key diluar…dan jika aku tidak atasi ini maka…’ aku menggertakan gigi ku dan mengambil nafas panjang ,memutuskan melakukannya sekarang atau aku akan hilang kontrol atas Key. Aku menggerakan tanganku kebawah perlahan , meraih member ku yang sudah ereksi. Aku menundukan kepala ku, menahannya di salah satu tangan yang ada di tembok dan mengigit bibir ku. Aku tidak percaya ,menyentuh ini sendiri akan sangat terasa sensitif dan membuat ku gila, entah apa…entah Key atau pikiran kotorku , i cant handle this , really! i need get to this over !

Aku gerakan tanganku maju mundur dengan cepat, aku mengigit bibirku dengan kencang agar aku tidak mendesah terlalu kencang. Nafasku terdengar lebih berat sekarang, aku pegang shower dengan kencang, mulutku terbuka, dan otakku sungguh frustasi merasakan aku akan klimaks sebentar lagi. Aku tidak tahan lagi, aku berjongkok dan terus menggerakannya dengan tempo yang cepat, aku memejamkan mataku dan menengadah kan kepalaku, membiarkan air membasahi mukaku, aku merasakan sesuatu menjalar dari tengkuk ku, getaran yang aneh dan membuat ku merinding, aku rasa perut ku mengencang, aku tidak tahan lagi, aku urut member ku dengan keras dan pelan keujungnya, dan aku mendesis-teriak-tepatnya memanggil nama Key, aku tidak tahu mengapa, dan aku sampai klimaksku…aku bernafas lega dan menunduk, merasa jijik akan diriku sendiri, bagaimana aku bisa membiarkan diriku begini? membuat Key jadi bahan imaginasi ku…?

Aku berdiri sekuat tenaga dan membasuh percum ditangan ku dan tubuhku, namun aku seperti menyadari sesuatu, tubuh ku merinding… aku raih handuk dan melingkarkannya ke pinggulku , kemudian aku berbalik..aku terkejut ketika aku membuka pintu kamar mandi, aku mundur kebelakang, karena kagetnya aku menahan berat badanku di tembok.

“K-k-key…”, gumamku tidak percaya.
Dia..dia berdiri diambang pintu dengan tatapan matanya yang membesar, memindahkan mata kucingnya jadi seperti milik Minho.

“K-key…apa yang kau lakukan disini? aku pikir kau akan tunggu aku diluar kan?kau mengagetkan ku saja.”kataku berusaha tenang.

Aku keluar dari sana, dia seraya memundurkan badannya,”H-hyung…apa kau baru saja…”, kau menoleh dan melihat wajahnya memerah, “Kau…masturbasi?”, tanyanya ,

Aku bersumpah aku merasa di timpa aya satu truk , aku meraih rambut ku frustasi, tidak bisa berbohong padanya, “Yeah..aku…”

“L-lalu…kenapa kau meneriaki namaku?”, tanyanya

Dammit!! aku merasakan debaran jantungku menguat didadaku, aku tidak tahu rasanya apa…antara mau dan gugup. Aku menjilat bibir ku dan tidak berani menatapnya, aku takut sekali. Takut dia jijik padaku, takut ia tidak terima jadi bahan imaginasi ku, takut dia tidak mau lagi dekat dengan ku, takut dia menjauhi ku…dan takut bahwa aku tidak akan ada kesempatan lagi untuk memperjuangkan cintaku, aku takut kehilangannya. Tapi untuk sekarang…semuanya terlambat , aku tidak bisa terus berbohong padanya…

“Karena..aku menyukai mu Kibum ah~”, begitulah , aku menyatakannya dengan sunguh-sungguh, walau sebenarnya aku jatuh cinta mati padanya.

Aku tidak percaya dengan kepercayaan diriku , aku maju mendekat padanya, aku terkejut dia bahkan tidak bergerak sedikit pun dari tempatnya berdiri, kau raih pipinya dengan kedua tangan ku , aku sejajarkan wajah kami yang tidak jauh berbeda tingginya. Aku lihat di matanya, mata kucing yang selalu membuat ku gila..hidung mancungnya, dan juga pipi tirusnya kemudian bibirnya yang sexy.

Dia menunduk ketika mata kami bertemu, ia menjatuhkan tasnya dan meraih tangan kiriku yang berada di pipi kananya, ia melihat ku dengan malu dan tersenyum.
“Aku juga menyukaimu Hyung…”

Nafasnya ketika mengatakan itu menggelitik bibir dan wajah ku, aku merasa nyaman didalam hati ku , aku berharap dia merasakan hal yang sama dengan ku, dan itu aku tahu jawabanya ketika ia mengambil satu langkah lebih maju dariku, ia mencium bibirku, aku terkejut, namun aku menciumnya balik, ini yang aku mau selama ini, aku berciuman dengan Kibum, dengan KIBUM!! Ciuman itu serasa tergambar dengan jelas oleh kami, mulut yang saling melumat satu sama lain dengan lembut dan serasa cocok satu sama lain, bergerak dengan tempo yang lembut, aku lingkarkan tangan ku kepinggulnya, membuat tubuh kami bersentuhan, dengan natural ia melingkarkan tangannya ke leher ku.

Ciuman kami berpindah rasanya, dari ciuman yang manis, lembut, panas, dan bernafsu namun tetap membuat kami merasa nyaman. Itu yang penting, nyaman. Aku dorong tubuhnya ke tembok, aku angkat kedua tangan ku ketembok dan memenjarakan tubuhnya, ia meraih tengkuk ku lebih  erat, dammit..aku gigit bibirnya dan ia terkejut pelan membaut lidahku dengan mudah kumasukan kedalam bibirnya, lidah kami beradu ingin menunjukkan siapa yang lebih dominan, namun aku tidak akan membiarkannya, jika harus ada yang menjadi seme di hubungan kami, itu harus aku, sorry Kibum ah~. aku gigit lidahnya pelan, membuat ia mendesah tertahan. Tidak ada yang membuat ku bisa seperti ini jika aku bisa menahan gejolak nafsu ku jika dengar desahannya. Aku ingin menyudahinya, namun ia menahan punggungku dengan tangannya yang meremas punggungku. Ia meraih pinggul ku mendekat. Kibum…aku tidak tahu kau melakukan ini padaku, aku gila karena mu, aku sentuh sisi tubuhnya dengan lembut, membuatnya menggelinjang dan mendesah, aku tidak puas dengan ini, aku ingin dia teriak dan ia menjerit karena nikmat yang akan kuberikan padanya lebih dari ini.

Aku angkat tubuhnya, tidak seberat yang aku pikir, dia memang kurus, bahkan sama kurusnya dengan Taemin. Aku lingkarkan kakinya di pinggang ku, aku melepas ciuman ku dan beralih kelehernya yang seputih susu dan baunya harum walau ia habis berkeringat tadi. Aku cium, aku jilat , aku hisap, dan aku gigit lehernya, dia mendesah kencang meremas kepalaku dengan tangannya, tubuhnya menegang kebelakang menuju tembok, matanya terpejam dan memiringkan kepalanya.

“Nggh…O-newwhh…”, desahnya dammit! dia membuat ku turn on lebih dan lebih…dan kemudian aku menyadari sesuatu, dia sudah tegang dan memiliki boner, aku rasakan dia menggerakan pinggulnya di pinggul ku , berusaha mendapatkan kenikmatan sendiri , aku tidak bisa menolongnya, aku hisap dengan kuat lehernya, aku menyengir, bangga akan kreasi kissmark ku yang indah di lehernya.

“Nggh…ah..Ooneww Hyungghh…”, dia mendesah. Dia membuat ku gila, aku melepas ciuman kami dan melihat kekedua mata kucingnya yang terpancar entahlah..nafsu dan keinginan aku melakukan hal lain padanya, ia bernafas dengan lelah dan merenggut rambut ku. Aku meraih tengkuknya dan ia memiringkan kepalanya, aku hirup aroma tubuhnya, aku rasakan dia gemetar menerima hembusan nafasku.

Aku mendengar detuman jantung kami yang saling bertalu, dan ia melihat ke arah ku dalam-dalam..
“O-onew…aku ingin—“

TOK TOK TOK TOK

“YAH! Sedang apa kalian? cepatlah, manager hampir mengeluarkan taringnya, mau pulang tidak?!!”

SHITSHITSHITSHIT…COCK FUCKING BLOCK KIM JONGHYUN!!! aku lupa masih ada dia diantara kami, dan manager tentunya. Aku mendengar Key mengerang, aku menurunkannya dan melihat wajahnya yang memerah namun diselingi dengan tampang gloomy nya.
“Hei..hei…dont be mad…” kata ku mengelus pipinya.

Dia menepis tanganku. “Jinjja! that pabo dino!”, katanya, aku berdecak dan menarik pinggulnya ketika ia ingin keluar ,dia menoleh dan menunduk lagi, wajahnya memerah karena jarak kami yang dekat sekali.

“H-hyung…”

“Hmm?”

“B-bisakah kau pakai baju mu ..? anu..ng..itu meyentuh pinggul ku..”, katanya , aku bingung, kemudia ketika aku tahu aku lepas tubuhnya dan sadar bahwa handuk ku turun kelantai. Aku terkekeh pelan.

“YAH! ONEW HYUNG! KIBUM!!”, teriak Jonghyun lagi.

Key beralih ke pintu.
“SHUT UP DINO!! I KNOW!!!”, teriaknya meninju pintu dari dalam dengan wajah memerah.

“A-aku tunggu diluar!”, katanya, au berdecak.

“Neh kibum ah~~”, balasku , aku menggeleng, well… ini belum selesai kan?

.

.

Key Pov~

“Neh kibum ah~~”, dia berkata begitu padaku ketika aku menutup pintu, aku tahu..dia serius, dan kami baru saja ingin…aku menarik rambutku frustasi, rasanya aku ingin merontokkannya karena malu. Dari mana aku dapat kata-kata aku ingin—aissh!!!

“Yah! kenapa kau?”, aku terkejut, si DINO sialan berdiri didepanku, aku mendorongnya dengan keras.

“Bukan urusanmu!”, cockblocker!sambungku,sialan dia…

“Hhahahaha…”, aku menoleh, melihatnya tertawa dan bertepuk tangan, “See ? aku sudah bilang padamu , kau seharusnya juga berarni bergerak duluan, masa kau minta tolong bantuanku untuk buat ia cemburu padamu? kau jahat padanya…”, ledeknya, aku melotot, sialan, mulutunya benar-benar lemes! Aku maju dan meraih kerahnya.

“YAH! awas kau bicara lagi! kan ini juga ide mu, aku ikut saja…”, kata ku kesal, aish..bisa-bisa nya dia menunduh ku yang memulainya, dia yang punya ide untuk pura-pura melakukan skinship agar Onew cemburu, nyatanya, leader itu tidak bergeming, bahkan dengan cara memergokinya masturbasi malah berjalan lancar.

“Ide apa?”,

Aku terkejut, melihat Onew Hyung sudah keluar ruang ganti dan menatap ke arah kami bingung. Aku melepas cengkraman tangan ku dari Jonghyun, dan menggeleng.
“Anio anio…bukan apa-apa…”, kata ku gugup, aku lihat Jonghyun menyengir.

“Ah..sudahlah, ayo kita pulang, aku lelah …”, celetuuk Jonghyun. “…lagian supaya kalian bisa lanjutkan bisnis kalian yang tertunda tadi..”, tambahnya, aku menganga,

“YAH! KIM JONGHYUN!!!!”, teriakku. Namun ketika aku ingin mengejarnya dan memberikanya bogem diva ku, sebuah tangan besar melingkar di pinggang ku , mengangkat ku mundur dengan mudah.

“Hyung?”

Dia mendekat, dan menggerakan bibirnya di telingaku, aku merinding menerimanya, aku palingkan wajahku karena malu.
“Benar Key…lebih baik kita pulang, kita selesaikan bisnis kita dirumah…”, katanya dan mencium pipi kananku dan berlalu, aku menyentuh pipi ku yang memerah, meniup udara kelangit menerpa poniku. Dia…bagaimana bisa berkata semudah itu? hasih!!

.

.

Aku duduk di atas sofa memainkan remot TV , sudah pukul 12 malam , tidak ada siaran yang bagus. Dorm sepi sekali, aku tidak bisa tidur , ketika sampai tadi aku langsung mandi dan melihat Onew Hyung telah tertidur, Taemin dan Minho dikamar mereka, dan Jonghyun sudah kealam mimpinya yang pervert dikamar kami, karena aku tidak bisa tidur maka aku lebih baik nonton TV, namun pikiran ku melayang kemana-mana, aku jadi berpikir, hubungan ku dengan Onew hyung apa? kami bahkan tidak saling mengungkapkan kami mencintai masing-masing, aku mencintainya…sungguh, lalu…apa dia mencintaiku? apa yang ia lakukan padaku tadi hanya sebatas suka?

Jika memikirkan itu kepalaku jadi pusing, aku jadi bingung…apa maksudnya…?
Aku tarik dengkul ku sampai kedada, dan menaruh dagu ku ditanganku , menarik nafas menatap TV dengan pandangan kosong.

“Belum tidur?”,

Aku terlonjak dari duduk ku , Onew hyung! dia berdiri dibelakangku dan tangannya menjuntai ke sofa, dagunya ia sandakan di sofa samping tubuhku duduk.
“K-kau! kau mengagetkan ku saja Hyung!”, kata ku menyentuh dadaku, dia berdecak dan terkekeh. Kemudian ia berjalan ke sisi ku, dan duduk disampingku, ia lihat layar TV dan aku perhatikan wajahnya.

“Kenapa? apa aku begitu tampan kau melihat wajah ku sampai tidak berkedip?”,

Aku terperanjat, aish! PD sekali orang ini! aku pukul lengannya.
“PD banget!!”, cecar ku. Dia terkekeh, matanya menjadi satu garis jika ia tertawa, pipi chubby nya terangkat, itulah kenapa aku suka lihat dia tersenyum atau tertawa. Aku ikut tertawa melihatnya, mendengarnya tertawa membuat ku ingin tertawa juga, layaknya orang bodoh kami menertawai masing-masing.

Lelah..kemudian kami diam dan menghapus air mata di pelupuk mata kami. Dan saling memandang, aku berdecak melihatnya, dan mengalihkan pandanganku , namun kemudian ia menarik dagu ku,
“H-hyung?”

“Onew..”

“Hah?”

“Panggil aku Onew atau Jinki jika kita sedang berdua..”, katanya, aku menatap matanya tidak percaya, aku mengangguk.

“Yah…Onew..”, balasku. Kami terdiam , tangannya turun menggenggam tangan ku yang ada dipaha, kami mainkan jari kami.

“Hyung…”bisikku, dia hanya berdengung menanggapinya. “Kiss me..”. WAW?!! Aku shock dengan kata-kata yang keluar dari mulutku, gila!! aku pasti sudah gila!!

Ketika aku mendongak, dia langsung mencium ku, aku terkejut, namun dengan itu aku ikuti iramanya, kami melihat mata kami masing-masing dahulu, dia meraih tubuh ku kepelukanya dan aku melingkarkan tangan ku ke lehernya,lansgung mengunci kerambutnya yang coklat. Ciuman kami sangat lembut dan manis, aku meirnding ketika tangannya beralih mengelus setiap inci samping tubuhku, aku gemetar menerima sentuhan tangannya , ia terus usap bagian sensitifku.

Dia beralih dari punggunku ke tengkuk ku dan berakhir di kepalaku, membuat ciuman kami lebih dalam, aku tarik dia agar lebih mendelkat padaku , posisi kami berubah, dia berusaha memposisikan tubuhnya di atas ku, menyelesipkan kakinya keselangkangan ku. ia tarik kepalaku membuat ku gelagapan dan membuka mulutku, dengan segera ia serang mulutku dengan lidahnya yang panas.

Aku meleleh di serangan lidahnya, ia membuat ku pasrah akan serangannya, aku merasakan tangannya menjalar lagi ke punggunku sesekali meneluspkan kebalik kaos ku yang kebesaran, dan kali ini dia meremas pantaku, oh damn! aku merasakan dia menggerakan pinggulnya dengan pinggulku sehingga membernya menyentuh balik celanaku. Aku terkejut akan sensasi ini, aku merasakan gerakan pinggulnya menggesek kan member kami dari luar semakin liar, aku dongakan kepalaku keatas, dengan cepat ia mencium leher ku, menghisapnya dan mengigitnya dengan liar, aku bisa bayangkan indahnya kiss mark yang ia beerikan.

Aku gerakan pinggulku lebih padanya, ia mendesah menerima serangan balikku , ia melepas ciuman kami dan menatap ku , aku melihat ada rasa ingin, nafsu, kebutuhan, dan …hasrat. Aku menatap nya dalam, dia menyentuh dadaku, mengelusnya, aku bisa bilang dia ingin merasakan debaran jantungku. Ia tersenyum dna kemudian tangannya turun ke bagian luar bonerku dan mengelusnya, aku mendongak kenikmatan, aku gigit bibir ku, aku lihat dari mata ku yang terpejam ia menyengir, aku remas kepalanya karena ia terus meremas member ku dari balik celana.

“Kau menginginkan ku, Kibum?”, tanyanya, nah..dia gunakan lagi nama asli ku, aku tahu dia serius. Aku tatap matanya, aku mencari jawaban yang tepat dari mulutku, namun ia terus meremas member ku membuat ku gila, aku terengah dan menatapnya sayu, dia tersenyum dan mencium leher ku seraya berbisik.
“Aku tanya sekali lagi, kau menginginkan ku kan Kibum?”, tanyanya, nappeun!! Aku tarik lehernya dan menatap ku.

“Y-yeah!”, dia menyengir, dengan mudah ia mengakatku kegendongannya, dan membawa kami naik ke atas, menuju kamarnya, karena tidak mungkin kekamarku ada Jonghyun, dan tidak mungkin dikamar 2min.
Aku meraihnya dalam ciuman yang panas dan liar, aku merasakan dia menyengir menerimanya seraya tangannya tidak hentinya menyentuh dan mengelus pungguhku dan tengkukku.

Ia tutup pintu kamarnya yang terbuka dengan kakinya dan merebahkan ku di atas kasur nya dengan lembut, tidak kulepaskan tangan ku dari lehernya, dia berangsut naik ke atas ku dna melihat wajah ku lekat, ia usap wajahku dan menciumnya lagi,tangannya turun ke hem baju ku dan melepaskanya naik, aku melepas ciuman ku dulu untuk membiarkan baju ku lepas olehnya, aku mau adil..aku lakukan yang sama padanya, aku ruam dada bidangnya yang memang belakangan ini berotot tidak kalah dengan Minho atau Jonghyun.

Dia angkat pinggulku dari kasur dan menurunkan celana tidurku , aku tidak pernah gunakan boxer selagi tidur, yeah..itu sesa tahu…
ketika itu terjadi aku merinding merasakan udara disekitar memberku berhembus, namun itu semua terganti dengan cepat ketika tangan Onew menggenggam member ku.
“Ah! O-oneww!!”, dia menyengir, dan mulai memggerakan tangannya perlahan, sangat terlalu pelan menurutku, aku tidak sabar aku majukan pinggulku berharap mendapatkan perlakuan lebih darinya.

“Hei…tidak sabaran heum, Kibum ah~?”, tanyanya, aku tidak perduli, aku mendesah tak karuan, aku tarik sprei kasurnya dan menaha gejolak nasfuku.

“O-onew…dont tease me…”, kataku, benar-benar aku sudha gila, dia terkejut mendengar permintaan ku, dia terkekeh dan mengangguk,

“Berbalik dan menungginglah..”, katanya mencium bibir ku dan membalikkan tubuh ku perlahan.

Dengan malu aku menungging mengeksposkan pantatku dan aku tahan tubuh ku dengan siku ku dari depan, aku menoleh padanya, dia tersenyum sambil melepas celananya, aku terkejut, benar besar…aku tidak tahu terlihat lebih besar ketika diruang ganti, aku menelan ludah..bisakah itu masuk? seperti tahu pikiran ku dia membungkuk dan mencium bibirku.

“Jangan takut Kibum ah~ aku akan perlahan-lahan dan persiapkan kau terlebih dahulu…jadi bertahanlah neh?”, aku hanya menngangguk, aku lihat dia menjilat beberapa jarinya kemudian dengan lembut menuntun pinggulku ,aku berbalik memejamkan mataku bersiap menerimanya .

Aku terperanjat ketika sebuah benda yang kecil menyeruak kedalam lubang anus ku. “A-aah…ngh…
“, desah ku menahan perih, ini sakit..sungguh…aku tidak percaya, hanya jarinya saja..

“Ssht…tahan sayang…”, katanya, aku menoleh dan menciumnya lagi,aku rasakan tangannya bergerak di hole ku, maju mundur, aku bisa kuasai sekarang, sebelum aku bisa bernafas lagi, aku tercekat karena ia menambah jarinya di hole ku, membuat mengerang lebih. Ia percepat gerakannya dan entah apa yang ia cari, serasa ia menusuknya lebih dalam sebelum aku berteriak.

“THERE! A-AAH…D-DO IT…DO IT AGAIN…AH..ONEW!”, aku malu, aku tutup mulutku, dia melepas tangan ku dan mencium tengkuk ku.
“Jangan ditutupi, aku ingin mendengar desahan mu…”, katanya, kemudian ketika aku ingin merasakan sampai klimaks ku dia berhenti, membuat ku mengerang.

Perlahan ia balikkan badanku dan menatapku.
“Kau mau teruskan? berikutnya akan lebih sakit dari yang tadi…tapi aku tidak memaksamu…asal–“

“Onew…enough,just keep going oke? i bare with it…”, kata ku menutup bibirnya, dia tersenyum dan mengecup keningku. Dia angkat kaki ku melingkar kepinggulnya, aku lingkarkan tangan ku kelehernya, ia tersenyum,

“Tahan sedikit…”

dia menarik nafasnya, aku tarik nafasku berusaha relax, aku rasakan ujugn membernya menyentuh dinding holeku. ini dia…
Aku merasakan bagai di timpa beban berat karena terkejut ia memasukan membernya kedalam hole ku dengan hujaman yang cepat, mulutku terbuka lebar dan berteriak keras.. Aku gigit bibir ku kencang, tubuhku melayang bagaikan hancur berkeping-keping, menjalar dari punggung, leher, dan tenggorokanku.

Onew membeku melihat ku, terpancar khawatir diwajahnya, aku berusaha tersenyum dan menariknya kedalam ciumanku , berkata bahwa aku baik-baik saja. Ketika aku membuka mata ku aku menangis, dan terkejut ketika ia menarinya perlahan keluar, sebelum mendorongnya lagi kedalam.

“O-oneww…nghh…faster…”, racauku, ini akan sakit jika terus ia lakukan perlahan aku tidak tahu apa benar, tapi yang jelas ini menyiksaku dia terus berlaku lembut padaku, seperti tahu mau ku, dia menggerakannnya dengan cepat.

Aku meracau, sakit dan terus berusaha relax…sampai akhirnya aku merasakan biasa, merasakan hal yang lain, nikmat, serasa membernya menggesek dinding hole ku dengan kasar namun nikmat.
Ia melepas kaki ku dan berpindah kesamping kiriku telentang menyamping dibelakang ku dan menarik kaki kiriku ke atas dengan tangannya, tangan kanannya menyelip di pinggul ku menarik kebelakang untuk mendapatkan angle yang baik.
“O-ooh…ooneww…nghh…”, racauku, nafasnay kurasakan ditengkuk seraya hujamannya terus menerus menerpaku.

“AH! ONEW!!…t-thereeee…aaghhh…”, desah ku ia menemukan hotspot ku, aku mendongak dan berusaha mencari bibirnya, ia meraup bibir ku diciumannya , ia genggam member ku dan meremasnya sesuai tempo.
“Kau…comming for me…”, bisiknya.

“Nggh…yeahh…nggh..”, desah ku menanggapi.

“Aaah..Ooneww..im c-cummingg..”, kataku, dia memompa membernya lebih cepat dan lebih liar, kasur berderit, dan paha kami yang bersentuhan menimbulkan suara sendiri selain desahan dari mulut kami,dan terasa ketat di perut ku, aku mengeluarkan cairan ku ditangan dan kasurnya seraya melenguh memanggil namanya, ia menghujam ku beberapa kali sebelum ia sampai di dalam ku.

Perlahan ia turunkan kakiku dan menarik membernya keluar, aku mendesis ketika ia lakukan itu.
“Gwencana?”, tanyanya disela nafasnya. Aku perlahan berbalik dan memeluknya , membenamkan wajah ku didada bidanganya, dia melingkarkan tangannya di pinggulku seakan tidak mau lepas.

“Ya…”, kataku, dia terkekeh dan mencium keningku.

“I love you Kibum ah~”, aku merasa jantungku berdebar, dia mengatakan itu, dia katakan! aku mendongak menatapnya.

“I love you too Jinki ah~”, dia tersenyum dan mencium bibir ku dengan lembut. Aku cium balik, aku tidak ingin berakhir cepat, sudah cukup lama kami melepasnya dan menatap mata kami satu persatu. Ia membelai wajah ku yang berkeringat.

“Goodnight..”,bisiknya, aku hanya bisa membalasnya didalam mimpi ku. Nyaman rasanya, selama ini aku tahan perasaanku, tidak menyangka akan begini akhirnya, bagaimana pun caranya, dan dengan apa akhirnya, yang jelas aku hanya ingin akhirnya selalu seperti ini, maaf Jinki…karena aku juga tidak bisa menahan perasaan ku lagi.

END!!

AIGO!! JINJJAYO!! IGE MWOYA?!! GAK NGERTI DEH AKU…

Nulis apaan sih ini? gatot~~ TT~~~~TT

MAAF YAH BANYAK WRONG TYPO, AKU MAU LES JAM 3 DAN INI AKU POST 2 JAM DOANG!

COMMENT YAH…MAKASIH 🙂

Advertisements

81 thoughts on “[Onkey/NC-21] Sorry … i cant handle this!

  1. Kyaaaaaaaa…hot banget ini mah xD daebak thor~
    Masih kebayang posisinya *Q*
    Thanks to jjong oppa kekeke~
    NYOOOOK thoor bikin NC Onkey LAGI!!wkwkwkw!

  2. Ni ff dibaca berkali-kali bikin nagih wkwkwkw so hooooot xD
    Authornya daebak laaaah…
    So sweet bgt sih si oneeeeeew mauu doong bang! ._.

  3. ternyata jjong onkey shipper …. #kibarrin bendera onkey heheheheheh
    ternyata eh ternyata sam” suka yahhhhhh
    onkey malu” tapi suka heheheheheh 🙂
    onkey daebakkkkkk
    author jjang…..
    arrrggghhht gemes onkey….. 🙂 1314 jinkibum

  4. Hahaha

    Nappeun jinki
    So HOT
    Atmosfer mulai memanas nih ck

    Onkey bersatu
    Wkwkwkwk

    Buat dino hihi
    Thanks udah nyatuin mereka ^^

  5. Sukses membuat saya dag dig dug saat membacanya, over all bagus ku tunggu karyamu selanjutnya ya,especially ttg Onkey
    gomawo

  6. gada kata lain selain DAEBAK !!!! berkat blog ini, saya jadi Onkey Shipper dan tentunya tambah pervert mwahaha.. makasih admin dan author. love love so much haha

  7. ah (=3=) kenapa onkey gak satu kamar
    kan seru 😄
    key ama onyu sama2 jaga image 😀
    jjong cuma jd obatnyamuk kwkw
    #ah komenku random

  8. WEOWEEEE HAOTE BEGETE
    aduh pas di ruang ganti ADUH
    bikin nagih banget ini ncnya 😄 kalo lagi pengen baca nc pasti baca ini deh XDDDD

  9. hahaha peka an jonghyun dr pada onkey..
    dia malah tau kalo onkey itu saling suka 😀
    onew make ada acara ketauan :v
    eh tapi kalo ga ketauan ga bakal pacar pacaran ya mereka hahaha

    onew ama jonghyun itu sebenernya sama sama pervert tp cuman beda level aja hahaha 😄

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s