OUR FATE/ONKEY – 2MIN/3 0F?


CAST : MASIH SAMA KAYA KEMAREN!

GENRE : ANGST, LIFE, FAMILY, ROMANCE.

LENGTH : SEPANJANG SUNGAI HAN/plaak

 

 

Haiiii .. minna san!! Aku bawa next chap. Aduuh kali ini aku melenceng lagii,mianhae~ kalau ga suka ga dibaca juga ga papa kok*nangis dipojokkan*

Aku mau bilang, ini tuh ceritanya bukan maksudnya alurnya kecepetan, tapi aku sengaja nge Cut beberapa bagian, supaya kalian nanya, hahahha XP

Jadi mian bgt kalau ini banyak flashback dimana mana . he~~ sumpah ni bingung mau ngmng apa lagi, pokonya makasih yang mau baca. Next part aku janji *lagi* buat sweet moment nya yaa.. yaksok! Kan taeminnya udah banguun ni ^^ nah tinggal onkey nya belum aku certain. Mian yah jgn pada ngamuk aku belom masukin kisah cinta mereka.

 

Oke lah, yang masih suka silahkan minta aku lanjutin, kalau ngga,yaudahlah aku hentikan. Huhu..mian kalo byk mis typo,cape edit/plaak

WARNING!

DON’T LIKE DON’T READ! PLEASE DON’T BASHING ME ^^

CERITA INI HANYALAH FIKTIF BELAKA HASIL BUAH PEMIKIRAN SAYA YANG STRES,BILA ADA KESAMAAN TEMPAT,TOKOH DAN WAKTU MAKA ITU MERUPAKAN KEGILAAN SAYA SEMATA.

 

READY? ACTION!!!

 

.

.

.

 

—flashback—

“Hey .. yeoja jejadian” minho memanggil taemin angkuh.

“…….”

“ya!! Apa kau tuli!”teriak minho frustasi.

“siapa yang kau panggil sih?”taemin menoleh lalu melihat ke sekeliling,rasanya di sini tidak ada yeoja pikirnya.

“tentu saja kau lah?! Kau pikir disini ada siapa lagi eoh?”ketus minho seraya menyisir rambut coklatnya kebelakang *mimisan*

“eh? Aku?”taemin menujuk dirinya dengan telunjuknya dah oh yes dengan tampang polosnya.

“tentu saja!ternyata kau selain yeoja jejadian juga pabo ya?ck~”minho mendelik kesal.

“mwo?hey choi minho aku tidak tau apa masalahmu denganku tapi aku merasa tidak ada masalah denganmu,jadi bisakah kau berhenti mengganggu hidupku?”teriak taemin frustasi menghadapi namja alien ini,yah walau dalam hatinya ia mengakui minho memang sangat tampan!*kmane aje miin ==’’

“kau yakin tidak ada masalah denganku?atau kau amnesia?kau sudah melakukan dua kesalahan?atau perlu kuingatkan eoh?”minho perlahan mendekatii taemin dan..

GREP

Yah minho sukses memojokkan taemin di tembok,ia memenjarakan taemin dengan kedua tangannya yang kekar dan menatapnya dengan sangat tajam.

“eh..eh..apa yang kau inginkan?”Tanya taemin berusaha setenang mungkin seraya menatap balik mata besar itu.

“apa yang kuinginkan?tentu saja aku ingin kau membayar perlakuanmu kan?minho menatap taemin seakan ia mau memakannya.

“apa maksudmu?”taemin mulai bergetar,takut. Ya, ia sangat takut.

“dengarkan aku baik – baik, pertama kau telah mengintipku saat aku mau mandi di shower room kemarin?!lalu kedua kau membuat kepalaku benjol sehingga bentuk kepalaku jadi tidak sinkron begini,nih lihat?!”minho memperihatkan bekas benjolannya.

“ups,mianhae~ aku kan sudah minta maaf?apa itu tidak cukup hah???!”taemin masih berusaha menatap mata besar itu dan yaaa,, mata yang teduh.

“kau pikir hanya meminta maaf saja berguna?buat apa ada polisi kalu hanya dengan meminta maaf semua persoalan selesai eoh?”ketus minho.

WHAT?ASSDFGHJKL?!! gila ?!taemin berpikir apa namja didepannya ini sudah gila?terlalu banyak menonton drama korea !sampai – sampai ia mengatakan salah satu line gu junpyo?!aiish,,menggelikan!

“mwo?lalu?apa yang kau inginkan?cepatlah jangan bertele – tele!”ketus taemin berusaha melepas jeratan tangan kekar yang memenjarakannya itu. But , yeah percuma saja, minho jauh lebih kuat kan?

“yes.. I want you!” ucap minho dingin dengan tatapan nya yang,err~~siapa yang tahan ditatap seperti itu kan?*setuju gue min!>///

“what????!!are you kidding me?you bastard!!!”cerca taemin dengan luapan emosi,hingga rasanya ia mau meledak.

“apa aku terlihat bercanda ,eumh?”minho menaikkan satu alisnya.

“so,what do you want from me?”taemin berusaha setengah mati menenangkan debaran jantung nya. Oh yes! Taemin tak pernah sedekat ini kan dengan orang lain selain hyungnya kan?.

“puahahahhahha…”minho tertawa keras dan melepaskan cengkeraman nya pada taemin. Ia tertawa terbahah – bahak sampai memegang perutnya yang sakit, oh ya bahkan ia mengeluarkan air mata. Ck~ berlebihan sekali tampaknya. Sedangkan sosok cantik didepannya hanya bisa terbengong melihat namja tampan yang menurutnya idiot ini tertawa. Entahlah apa yang dia tertawakan eoh?pikir taemin mengerutkan alisnya.

“hmmpphh… haaaah~~ kau ini, konyol sekali tampang mu tadi! Harusnya aku memberikanmu kaca ya tadi?! Memangnya kau pikir aku mau apa??pikiranmu pasti yang tidak – tidak kan?hey yeoja jejadian, jangan berharap terlalu tinggi, aku ini hanya ingin kau jadi PELAYANKU!”

“MWO??”taemin membulatkan mulutnya tak percaya,sampai ia merasa matanya mau keluar saja!

“wah wah,, IQ mu dibawah standard yah?apakah aku harus mengeja kata – kataku tadi?yasudah begini, aku jelaskan. Ehem .. dengarkan baik – baik.

“aku ingin mulai besok…………………….

 

……………………………………………………………………………

 

DUG

“auw…appo.. hiks..”taemin meringis sakit . Baru saja ia menabrak tiang listrik di depan rumahnya. Ya mungkin ia masih syok dengan apa yang ia dengar tadi dari namja idot,alien,sialan,entahlah umpatan apa saja yang sudah taemin muntahkan saat mengingat minho.

“kyaaaaaaaaaa!!!! Aku benciiiii! Benciii!! Aaaaa… andwae~~~ terkutuk kau minho! Shireo! Sampai matipun aku tidak mau. Hueeeeeeeeeeee T__T “ taemin histeris saat mau memasuki gerbang rumahnya. Sungguh tetangga dan orang yang lewat melihatnya dengan tatapan heran –ada apa dengan anak itu? –

Cklek .

Taemin membuka pintu rumahnya yang sepi tampaknya onew belum pulang. Ya selesai kuliah setiap hari onew harus bekerja sambilan untuk membiayai hidup mereka, benar – benar kehidupan yang keras.

Sreeet .

Taemin menarik kertas kecil yah bisa disebut memo yang ditulis onew .

“minnie~~aa .. aku pulang telat lagi malam ini ne?aku harus lembur, jadi kau jangan lupa makan yaa,ada sup daging di dapur,kau tinggal menghangatkannya saja. Kau  harus makan tepat waktu,arrasseo?! Chuu~~~

-onew hyung tampan yang selalu menyayangi taeminnie ku yang cantik ^__^-

Haaaaaaaaah , taemin mendengus kesal, lagi dan lagi ia sendiri bahkan disaat menyebalkan ini,ia sangat butuh hyungnya,ia ingin memeluk hyungnya. Jika ia lelah atau merasa marah,kecewa,bosan, maka obatnya hanya dan hanya satu?kau tahu apa? Ya! Memeluk hyungnya! Selama ini taemin suka sekali memeluk onew tiba – tiba, hebatnya onew seperti sudah mempunyai ikatan batin yang kuat dengan adik nya ini,ia tak pernah sekalipun bertanya apalagi marah jika sifat manja adiknya ini keluar. Di depan umum, di swalayan,di manapun, ketika taemin merasa butuh pelukan, maka ia akan berlari mencari onew hyungnya and then hug him so tight. Ck~ bukannya malu, onew justru merasa sangat senang, bagaimana tidak? Ia memiliki adik yang  teramat manis. Siapapun pasti ingin memiliki adik seperti taemin kan?

Taemin merasa kesal sekali hari ini, sudah ketiban sial, bertemu alien *read;minho*, menabrak tiang sampai kepalanya benjol lalu yang paling buruk adalaaaaaaaaaah ia harus sendiri dirumah yang cukup besar ini! Membosankan kan? Ia sangat ingin hyungnya, sekarang juga! Salah hyungnya sendiri ia tak boleh memelihara kucing apalagi anjing?! Oh sumpah demi apapun taemin sangat menyukai anjing, ia sempat marah karena keputusan hyungnya yang seenaknya ini menurut taemin. Onew sebenarnya melarang ini bukan tanpa alasan, sejak taemin di vonis positif mengidap hemofillia, maka onew terpaksa menjauhkan taemin dari hal – hal yang yah bisa membuatnya terluka bahkan seekor semut pun mungkin tak boleh menyentuh taemin, begitu pikirnya. Onew hanya takut, ia sangat takut taemin terluka, seujung jari pun ia tidak bisa membiarkan taemin terluka. Well seperti yang kita tau kan bagaimana penyakit hemofillia ini? Taemin ingat sekali dulu bagaimana ia perang dingin dengan onew hanya gara – gara hal sepele ini.

 

 

“taemin! Dengar kan hyungmu ini sekali saja, selama ini hyung selalu menurutimu apapun keinginanmu, tapi tolong jangan bertanya kenapa, aku tidak mau dan melarangmu dengan keras untuk memelihara hewan apapun! Arra??!’’

“ta.. tapi.. hyung? Wae? Aku suka anjing! Aku suka binatang?wae?”taemin agak kaget melihat onew bahkan ini pertama kali dalam hidupnya onew yang lembut itu berbicara dengan nada seperti itu.

“taemin, aku mohon padamu. Baiklah anggap ini permohonan ku padamu,aku hyungmu satu – satunya ini memohon kepada adiknya lee taemin. Arra ?”

>>>>>>>>>>>>>>>> 

 

Taemin terus saja mendengus kesal, ia benar – benar bisa mati kebosanan! Yah awalnya saat hyungnya itu dengan aneh memohon hal yang well taemin tidak mungkin kan berkata tidak? Ia juga sangat menyayangi onew. Pernah suatu kali ada anjing liar di depan rumahnya, ia tidak tega dan memungutnya lalu membawanya kedalam rumah, tapi tampaknya anjing itu mau bermain – main dengan taemin dan tidak sengaja mencakar taemin dengan kukunya yang tajam itu. Bisa ditebak? Taemin mengeluarkan darah segar dari lengan kanannya. Awalnya taemin merasa itu tidak sakit, tapi entah kenapa darahnya tidak mau berhenti,spontan ia berteriak memanggil hyungnya.

“omo ! taemin lenganmu?! Kenapa itu?apa yang kau lakukan, ayo kita kerumah sakit!”cerca onew,dengan wajahnya yang sangat pucat dan jantungnya? Over beat now!

“eh?haruskah hyung?”taemin mengerjapkan matanya polos seakan memohon – tidak usah hyung,aku takut rumah sakit-

Mendengar itu onew hanya memberi ‘death glare’ nya kearah taemin. Sungguh jika onew sampai memberikan tatapan tajam itu bahkan tanpa mengeluarkan sepatah katapun maka tidak ada yang bisa dilakukan taemin selain menuruti hyung nya itu.

Sejak kejadian itu, taemin jadi murung dan  jarang memeluk hyungnya itu, melihat perubahan adiknya onew jadi merasa sedikit bersalah. Ia menghampiri taemin di kamar dan memeluknya.

“taeminnie~~ maafkan aku ne?jangan diam seperti ini,aku  bisa gila kan kalau kau diam saja. Apa yang harus kulakukan eoh?mianhae~”onew masih melingkarkan tangannya di pinggang taemin,memeluknya dari belakang lalu menggoyangkan pelan tubuh taemin kekanan dan kekiri.

“……” taemin tetap bersikap dingin.

“taemin! “Onew mulai menaikkan nada bicaranya,sepertinya ia sudah lelah dengan kemanjaan adiknya ini. Ia melakukan ini kan untuk kebaikkannya juga, tidak dapatkah ia mengerti eoh?perlahan ia membalikkan badan taemin yang nampak bergetar setelah onew berkata ‘agak keras’ tadi.

“huks..huks.. hyung jahat, kenapa hyung membentakku terus?aku takut..jangan memarahiku,jangan menatapku seperti kemarin hyung,jangan membentakku lagi,aku sungguh takut..”taemin terisak di dada onew.

“sstt.. mianhae~ uljima ne..maafkan aku telah membentakmu,kau tau kan kenapa?aku sungguh hanya khawatir padamu,aku lebih takut kau kenapa – kenapa, taemin..jagalah dirimu saat aku tak disampingmu,jangan terluka, aku takut kau meninggalkanku. Kau satu – satunya yang kupunya,mungkin caraku salah,tapi aku ingin kau ingat ini, dengarkan dan ingat baik – baik ‘Lee Taemin adalah separuh Lee Jinki, taemin adalah oksigen bagi seorang jinki,aku sungguh tak mampu menahan hatiku melihat mu sakit seujung jaripun’. Onew pun bergetar, akhirnya pertahanannya runtuh, ia menangis, menangis dipelukan taemin. Taemin terperangah mendengar kata – kata hyungnya itu,ia mengusap air mata onew dan tersenyum. Ne hyung,aku akan mengingat kata – kata itu, akan kusimpan baik – baik karena kau hyung, karena kau juga segalanya bagiku, batin taemin. Mereka akhirnya berbaikan dan kembali seperti biasa,bertengkar,berebut remot tivi,berebut kamar mandi, oh bahkan berebut susu di kulkas*==’’

Ingatan itu jelas sekali di pikiran taemin, sebenarnya taemin saat itu tidak tau ia menderita penyakit mematikan. Ia hanya tau hyungnya itu khawatir dengannya sampai pada suatu saat ia melihat berkas kesehatannya di laci meja belajar onew,ia membukanya ingin tau apa sakitnya sampai darah nya sulit sekali diberhentikan. Betapa kagetnya ia setelah ia tau ia mengidap sakit Hemofillia,ia ambruk,tersungkur,meremas dadanya,matanya memerah,wajahnya panas. Ia memeluk dengkulnya dan menangis seharian,kebetulan onew belum pulang. Akhirnya ia mengerti kenapa onew sangat berlebihan menjaganya. Ya ia kini mengerti dan bersumpah ia tidak akan pernah lagi membuat hyungnya khawatir,ia akan menjaga dirinya karena ia juga tak ingin berpisah dengan hyungnya yang sangat ia sayangi kan?

……………………………………………………………….

==Disekolah==

 

Taemin jalan berjuntai,seperti tidak ada tenaga, belum lagi kejadian kemarin sungguh membuatnya kesal setengah mati. Saat ia melihat gerbang sekolahnya,ya sedikit lagi ia sampai, ia jadi teringat kejadian kemarin,kata – kata alien itu terus terngiang – ngiang di otaknya. Haaaah~~ bahkan ia tidak bisa tidur! Shit!

“aku ingin kau menjadi pelayanku, maksudku kau harus membawa tas ku,menemaniku latihan basket,membereskan pekerjaan sekolahku, oh come on,aku dengar kau jenius bukan?untuk tiga bulan ini saja. Oke ! dan ah ya kau harus memulainya besok, kau MENGERTI kan?”minho mencengkram bahu taemin kencang dan lagi menatap mata coklat taemin yang aah~ minho pun mengakui matanya sangat indah.

“kalau aku tidak mau?”tantang taemin tidak kalah dingin.

“kalau kau tidak mau?kau sungguh ingin tau?kalau begitu lihat saja besok apa yang akan terjadi padamu jika kau tak menuruti kemauanku,lagipula kau kan memang harus membayar kesalahanmu. Jangan membuatku mengulangi kata – kataku kemarin” minho berlalu dan meninggalkan taemin yang sudah merosot ke tanah, kaki nya lemas.

“eottohke?apa lagi ini?haah~~Tuhan benar – benar jahat padaku,aaaaaarrgghhh”teriak taemin frustasi mengacak rambut blondenya.

Ingatan itu terus mengganggu pikirannya, ia merasa tak bernafsu sekolah, ah entahlah apa lagi yang akan ia alami disekolah terkutuk ini. Lalu ia melihat sosok yang ia kenal kemarin. Jino! Ia memanggilnya keras,tapi jino seolah tak mendengarnya. Aneh sekali padahal taemin sudah memanggilnya sangat keras,yah cukup keras untuk didengar kuping manusia kan?sebenarnya taemin belum mendapat teman lain selain jino, taemin termasuk orang yang susah membuat teman,ia tidak bisa menegur duluan apalagi meminta kenalan duluan,aisshh sungguh ia bukan tipe yang seperti itu. Lalu bagaimana ini?taemin merasa daftar kesialannya makin panjang saja. Haaah~ .

BUGH

Oh GOD! APALAGI INI?batin taemin seolah lelah dengan kesialan yang mengekorinya setiap saat. Selalu saja ia menabrak sesuatu, akh~ entahlah sepertinya ia menuruni hoby body gag hyungnya?molla~.

Taemin mendongak,tampak sosok yang oh ya!!! Sosok alien yang sangaaaaaaaaaat ia benci!

“mian!” taemin berlalu mengatakan mian?tp hey ia tak melihat namja yang ia tabrak sama sekali loh saat mengatakan ‘mian’ bahkan nadanya sangat dingin.

Grep

Minho menarik tangan taemin kasar sampai taemin meringis sakit.

“kau?! Kenapa kau sangat tidak punya sopan santun eoh?bagaimanapun juga aku ini adalah sunbae mu?”

“and then?”

“and then?haah~ kau harusnya meminta maaf dan melihat wajahku?!bukannya seperti tadi”jawab minho seraya menunjuk dirinya dengan telunjuknya.

“kenapa?”

“apanya kenapa?”

“ya,kenapa aku harus menurutimu?berhentilak belagak jagoan”

“oh! Sepertinya kau benar – benar perlu kuberi pelajaran!”

“apa? Kau ingin memukulku?pukul saja aku tidak takut?! Seumur hidupku aku tidak sudi menjadi pelayan namja busuk sepertimu”taemin mengangkat dagu nya,melipat tangannya didada. Pose yang sangat cool dan manly bukan?

Seperti tertiban longsoran salju kutub utara, minho membulatkan matanya, ia tidak percaya ada manusia yang berani menentangnya,oh bahkan menghina nya, bbu-busuk?astagah! minho entah kenapa merasa permainan ini semakin seru saja!

“hah?memukulmu?hey.. aku tidak pernah memukul namja cantik sepertimu, ck~ bahkan kau lebih cocok disebut yeoja” minho menjawab asal.

BUGH

Ya, taemin mendaratkan bogem mentah tepat di ulu hati minho. Ia benar – benar kesal dan hilang kendali kali ini. Cukup sudah ia bersabar menghadapi namja brengsek seperti Choi Minho!

“aaaah…”minho meringis, rasanya lumayan sakit ternyata, ia tidak menyangka namja cantik ini bisa berkelahi juga eoh?ck~memasukkan bola saja kemarin ia tidak becus kan?bagaimana bisa??anak ajaib, pikir minho.

“rasakan! Jangan macam – macam kau padaku?! Gini – gini aku sudah sabuk hitam taekwondo!”taemin pun pergi meninggaalkan minho yang masih terbujur lemah di lapangan.

“ah, shit! Sepertinya kau benar – benar perlu diberi pelajaran ya?Lee Taemin, akan kubuat kau tergila – gila padaku! Cih !”minho mengerang sakit.

Keesokan harinya berhembus kabar bahwa minho mengalami luka dalam gara – gara ditonjok oleh seseorang. Taemin terperanjat begitu mendengar berita ini. Ya bagaimanapun juga kemarin ia hanya tak bisa menahan lagi emosinya karena ulah minho yang seenaknya.

“psst, katanya ia ditonjok oleh siswa sini loh..”

“oh ya? Ya aku juga mendengar nya.”

“wah pasti yang memukul minho itu orang yang sangat mengerikan?!’

Taemin jengah mendengarkan kalimat – kalimat tadi yang berhembus dikupingnya. Ck~ apanya yang mengerikan?kalian tidak tahu kah minho itu jauh lebih mengerikan?!

“oh ya, kudengar minho juga sampai harus bed rest selama 2minggu,aishh.. sungguh tega sekali orang yang memukulnya itu…”

DEG!

Jantung taemin serasa terhenti, separah itukah? Rasanya aku tidak terlalu kuat meninju nya,lagipula itu tidak mengenai daerah mematikan kok,taemin sibuk dengan pikirannya. Aiissshh..jinjja, taemin sebenarnya tidak tega juga,ia merasa sangat bersalah. Ia tidak pernah diajarkan menggunakan kekerasan bukan? Apalagi menggunakan taekwondo untuk melukai,sungguh ia jadi semakin merasa tidak enak hati. Lalu tanpa pikir panjang,ia memberanikan diri menanyakan alamat rumah minho pada teman – teman minho yang biasa bersamanya. Tidak sulit ternyata, taemin awalnya sempat tidak percaya,bagaimana bisa teman – temannya dengan mudah memberikan alamat minho? Ah yasudahlah, bukankah itu bagus taemin?mungkin daftar kesialannya sudah mulai hilang?pikir taemin.

Sepulang sekolah ia beranikan diri mengunjungi rumah minho, and waow! Ternyata minho memang orang yang sangat berada?! Pantas saja ia sangat angkuh di sekolah. Well sebenarnya rumah taemin juga tidak kalah besar, tapi karena ini rumah peninggalah kedua orangtuanya,maka ia dan onew tidak bisa menjual rumah mereka. Buat apa tinggal berdua dirumah sebesar itukan? Tapi yah karena ini sudah wasiat orang tua mereka, akhirnya rumah besar itu tetap ditinggali taemin dan onew.

TING TONG

 

Suara bel memecah keheningan minho yang sedang asik main game kesukaannya, ya apalagi kalau bukan  winning eleven? Ck~ minho penggila game tentunya.  Ia merasa terusik ketika mendengar suara bel yang ditekan terus – menerus.

“ck~ siapa sih? Memencet bel seperti orang kesetanan?!” minho berdecak kesal lalu ia beranjak melihat kamera pengintai. Oh ya!! See?! Siapa yang datang? Lee taemin! Namja aneh yang memukulnya kemarin! Ia kaget bukan main, buat apa ia datang?minho bergumam. Ah~  aku tau! Sepertinya rencanaku berhasil? Haha.. jangan remehkan aku ya Lee Taemin! Selamat kau sudah masuk kandang singa! Pekik minho dalam hati.

TING TONG TING TONG TING TONG…

Sepertinya taemin sudah sangat kesal memencet bel ini puluhan kali tapi belum juga ada respon. Lalu tak lama kemudian pintu pun terbuka.

CKLEK.

“kau? Untuk apa kau datang ke rumahku? Atau kau ingin membunuhku sekarang hah?”minho berkata sinis seraya memegang perutnya seolah perutnya sakit. Oh ya ia juga memasang tampang lemas, sekedar acting agar taemin percaya kalau ia sakit.

“apa sangat sakit? Mianhae~~ sungguh aku tidak bermaksud membuatmu sampai separah ini”jawab taemin lemas dan jelas tergambar di raut wajahnya ia benar – benar merasa bersalah dan ya sedikit khawatir? Maybe ~!

“apa kata ma–

“ya aku tau! Memang tidak cukup, apa gunanya polisi kan? Oke baiklah, sekarang apa yang kau inginkan agar kau bisa memafkanku eoh?’tegas taemin to the point.

SEE!!minho bersorak gembira dalam hatinya, ia berusaha menahan tawanya yang hampir saja meledak. Berhasil! Yah akhirnya trik nya menyuruh teman – temannya menyebarkan berita bahwa ia sakit dan membuat taemin datang ke rumah nya sangat berhasil!

“baiklah, turuti kemauanku kemarin?! Kau mengerti maksudku?”

“haaah~~ kau benar – benar gila Choi Minho?!”dengus taemin kesal.

“loh! Tadi kan kau yang bilang kau mau melakukan apa saja agar kau bisa menebus kesalahanmu ini hah?”minho sedikit meninggikan suaranya sambil menunjuk kearah perutnya yang sakit agar taemin melihatnya.

“ck~ baiklah. Berapa lama? Tiga bulan? Baiklah. Jadi aku harus mulai dari mana?”

Minho tersenyum senang, akhirnya ia berhasil mendapatkan mainan barunya ini kan?! Hahaha, Choi Minho memang luar biasa!!

PERMAINAN PUN DIMULAI……..

–Flashback end—

 

Sementara saat ini ada seseorang yang sedang termenung di menatap nanar keluar jendela dari kamar nya. Ia merenung kejadian seminggu yang lalu, ya saat Taemin sadarkan diri, oh God sungguh saat itu ia sangat bersyukur dan bahagia karena baru kali ini percaya Tuhan itu ada *iyalah ada ==’’.

Selama ini ia merasa Tuhan tidak adil, DIA mengambil ayahnya sejak ia berusia lima tahun, dan yah sejak saat itu kehidupannya menjadi sangat gelap. Ibunya menjadi gila karena tidak kuat menerima kenyataan pahit ini. Tinggallah ia dan hyungnya semata wayang, Kim Jonghyun. Walaupun mereka tidak seberapa dekat saat kecil, namun lama kelamaan mereka saling mengisi atas kurangnya perhatian, ayahnya pergi ibunya gila? Ck~ apalagi yang lebih buruk dari ini eoh? Sampai sekarang ibunya masih dirawat di rumah sakit jiwa. Ya karena itulah akhirnya hyungnya, jonghyun menjadi dokter jiwa ditempat ibunya dirawat. Maka dari itu sejak ia juga dirawat di rumah sakit ini, jonghyun jadi jarang menemani umma nya karena jjong harus membagi waktu nya kan?

Selama ini key merasa hidupnyalah yang paling menderita, Tuhannya sangat tidak adil padanya, ia selalu merasa seperti itu sampai saatnya ia bertemu onew dan taemin. Semua itu merubah cara berpikirnya, selama ini ia berpikir semua ini adalah takdirnya. Ya TAKDIR? Takdir yang tidak mungkin bisa diubah. Sekarang?? Tentu tidak, takdir itu ada karena kita, karena kita yang menjalani kehidupan ini kan? Apa yang kau tanam itulah yang kau tuai. Key sekarang bisa tersenyum dan mengikhlaskan apa yang ia alami,ia yakin Tuhan selalu mempunyai maksud yang INDAH dibalik semua penderitaan yang ia alami.

–flashback—

 

“hyuuung….”suara taemin memecah ketegangan antara key dan onew. Onew saat itu sangat tidak percaya atas apa yang baru saja ia lihat, bagaimana bisa key di sini? Ia tak pernah bilang dimana kamar taemin kan?lalu untuk apa?

Ya saat itu juga dua pasang mata yang saling menatap kaget langsung menoleh kearah sumber suara. Taemin sadar! Yah ia sadar setelah sekian lama, key kaget sekaligus bahagia, ia meneteskan air mata. Sungguh ia kali ini benar – benar percaya keberadaan Tuhan? Ah mungkin Tuhan mengabulkan doa

nya karena ia tak lama lagi di dunia ini ya? Ck pikiran ini merasuki key.

“omo! Taemin kau sadar?”onew langsung mendekati taemin dan mengenggam tangannya.

“oh mianhae~ aku akan panggilkan dokter dan bilang bahwa adikmu sudah sadar”key beranjak dan

menghapus air matanya. Ya ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan di situasi seperti ini kan?hanya ini yang terpikirkan olehnya, memanggilkan dokter dan secepatnya pergi. Sungguh ia takut, walaupun ia juga tidak mengerti sebenarnya apa yang ia takutkan?

“eh?  Ne~ gomawo”jawab onew lalu menganggukkan kepalanya. Onew pikir ini saatnya untuk focus pada taemin dulu, biar nanti ia bicara lagi dengan key.

Key pun keluar dan memanggil dokter jaga, kebetulan saat ini minho sedang ada seminar di jepang. Ya siapa yang meragukan kemampuan minho kan? Ia ditunjuk pihak rumah sakit untuk mewakili korea dalam seminar kedokteran dengan dokter – dokter seluruh asia. Seminar ini sebenarnya juga untuk taemin, minho tadinya tidak mau karena ia sama sekali tidak mau meninggalkan taeminnya, ia selau berada di sisinya selama ini kan? Tetapi saat ia tau bahwa seminar ini adalah untuk membicarakan terobosan baru di dunia kedokteran untuk menyembuhkan penyakit taemin. Ya hemofillia. Minho tanpa ragu pergi, ia harus menemukan cara untuk meyelamatkan taeminnya walaupun sangat berat meninggalkan bidadarinya ini.

 Setelah kejadian taemin sadarkan diri,key entah kenapa minta dipindah kamar. Entahlah apa yang ada dipikirannya, hanya saja ia takut bertemu onew walaupun dia ingin, ya sangat ingin melihat senyum itu kan? Jonghyun juga heran kenapa tiba – tiba key minta pindah kamar karena selama ini key ngotot tidak ingin dipindah dengan alasan ia bisa melihat taman bunga yang indah dari atas jendela kamar inapnya. Yah karena jonghyun tidak ingin mencari masalah dengan adik semata wayangnya ini, akhirnya ia menuruti saja permintaan key,lalu key dipindahkan ke lantai 3.

…………………………………….

“bagaimana keadaannya dok?”onew bertanya dengan dokter jaga yang menggantikan minho sementara dengan nada yang sangat cemas.

“syukurlah, adikmu sudah sadar. Ini benar – benar mukjizat Tuhan, ini sangat jarang sekali terjadi, tidak sia – sia usaha kita mempertahankannya selama ini. Saya turut berbahagia untuk anda jinki sshi”tukas dokter seraya memeriksa suhu tubuh dan denyut nadi taemin.

“ya.. terimakasih dok, saya juga sangat bahagia akhirnya taemin bisa sadar”lirih onew menyembunyika air matanya yang sudah mau tumpah, but wait! Ini air mata bahagia?! Sangat BAHAGIA.

“ne~ taemin masih lemah, sepertinya ia sangat berjuang keras selama ini, aku sudah melihat semua catatan kesehatan taemin yang diberikan minho sshi , mungkin benar karena ia diajak berinteraksi setiap hari dan dibacakan buku cerita setiap harinya sangat membantu proses penyembuhannya”

“ah.. ne~ aku memang sering mengajaknya berbicara, tapi tunggu tadi kau bilang membacakannya buku?sepertinya aku tidak pernah membacakannya buku?”onew mengerutkan alisnya bingung.

“ah? Benarkah? Aku dapat info ini dari minho sshi, mungki kau bisa menanyakannya nanti padanya”

Onew hanya menganggukan kepalanya setuju, tapi dalam hatinya ia berkata, apakah ada hubungannya dengan key? Sepertinya ini aneh? Aku tidak diberitahu taemin sering dikunjungi?apa karena itu tadi key di sini?ah sungguh ini membuatku bingung, gumam onew.

“ohya, taemin apa kau bisa melihatku?”Tanya dokter bertanya kepada taemin setelah memberikan rangsangan cahaya pada kedua matanya”

“euungh~”taemin hanya bisa mendengung tak jelas. Ya jelas saja setelah lima tahun ia akhirnya sadarkan diri. Ini tidur terpanjang yang pernah ia alami. Taemin masih belum bisa berbicara, tubuhnya masih kaku dan tidak dapat digerakkan, ia hanya meracau tak jelas dan menangis, meneteskan air mata tanpa isakkan. Entahlah itu isakkan bahagia atau sedih?

“yasudah taemin, bersabarlah, ini karena kau sudah sangat lama dalam keadaan koma, wajar saja kau sekarang tidak bisa menggerakkan tubuhmu,jangan bersedih, tenanglah, kau akan segera membaik dengan terapi nanti, jadi sekarang aku akan meminta suster melepaskan selang – selang yang menempel ini, arraseo?!’’dokter berbicara pada taemin lembut disertai anggukan lemah dari taemin dan senyumnya, ya ia berusaha sekuat tenaga untuk senyum. Akhirnya ia kembali, hatinya sangat tercekat apalagi selama ini ia mendengar, ya ia mendengar semua perkataan hyungnya, entahlah hanya saja taemin sedikit ingat kata – kata hyungnya saat ia masih tidak sadarkan diri. Terkadang ia mendengar tangisan dan candaan, walaupun itu terdengar samar – samar, tapi ia tahu itu adalah suara hyungnya, onew yang sangat ia sayangi.

“taeminn~aa.. bogoshippo~gomawo kau kembali, jangan pernah tinggalkan aku lagi, kau harus janji pada hyungmu ini ne,” onew menautkan kelingkingnya denga kelingking taemin.

Taemin hanya berusaha tersenyum, rasanya ia sangat ingin memeluk hyungnya ini, ingin menumpahkan semua nya, ia juga sangat rindu, entahlah mungkin ia selama ini tertidur tapi walaupun ia tidak sadar ia merasa sangat lama tak bertemu hyungnya ini.

“ne~ sekarang istirahatlah, kau akan segera sembuh, aku tidak akan pernah meninggalkanmu lagi. Jadi cepatlah sembuh dan kita akan naik sepeda bersama lagi, karena apa? Ini musim semi taemin~ kau suka kan? Eumh? Aku akan melakukan apapun, yah apapun keinginanmu, otte? Aku baik kan? Kau sangat beruntung punya hyung seperti ku taeminnie~”onew menggoda adiknya ini dan mengusap lembut rambut taemin yang sudah panjang.

Setelah taemin sadar onew jadi makin sering mengunjungi taemin, ia menjaganya 24 jam, ia cuti kantornya seminggu, karena ia tidak bisa meninggalkan taeminnya sampai keadaannya benar – benar pulih kan? Apalagi minho sekarang sedang berada di jepang, ia sengaja tidak memberitahu minho karena ia tahu sifat minho, bisa – bisa ia langsung pulang ke korea saat itu juga, padahal kan ia sedang menghadiri seminar kedokteran yang sangat penting.ia juga memohon pada dokter jaga tadi untuk merahasiakan dulu hal ini. Akhirnya ia memutuskan untuk memberitahu minho tiga hari kemudian. Saat itu keadaan taemin sudah mulai membaik, ia mulai bisa menggerakan kaki dan tangannya. Onew dengan sangat telaten menemani taemin terapi. Saat itu bahkan onew lupa dengan key, yah ia pikir nanti setelah taemin benar – benar pulih ia baru mencari key dan mencari tau sebenarnya untuk apa ia ke kamar taemin saat itu.

 

–endflashback—

Minho tergesa – gesa memasuki rumah sakit, ia sangat ingin bertemu taeminnya, ya Barbie nya yang sangat ia cintai, bahkan lebih dari hidupnya sendiri. Lima tahun sudah ia menahan segalanya, lima tahun ia menderita menahan segala penderitaan,bahkan ia belum sempat mengatakan “saranghae” pada barbienya kan? Uh.. entahlah saat ini jantungnya berdebar sangat cepat, ia bahagia tetapi ia juga takut. Takut dengan respon apa yang akan ia terima nanti? Ia sebenarnya juga sangat mencintai taemin, ia ingin berada di sisi taemin. Tapi karena kejadian waktu itu, ia sangat takut, ia takut menyentuh taemin hingga membuatnya terluka. Ia hanya tak bisa mengontrol tubuhnya untuk menyentuh taemin, oh well dulu minho cukup kasar, ia pernah *ehem*hampir melakukan hubungan terlarang itu dengan taemin, tanpa sengaja karena terbawa suasana minho yang sebenarnya juga pertama kali melakukannya ia menggigit bibir taemin hingga berdarah. Jadi? Tau kan apa yang terjadi selanjutnya? Darah itu tak juga berhenti. Minho kaget setengah mati. Ia tidak tahu taemin mengidap penyakit mengerikan itu, lalu kenapa taemin tak menyuruhnya berhenti eoh?WHY? otaknya selalu berpikir keras, untuk apa ia menyakiti dirinya sendiri.

flashback—

“euumh…..hyung…racau taemin tidak jelas.

“kenapa baby?kau menyukainya kan?eumh? aku sungguh menginginkanmu baby,”

“tapi hyuung~~ aku…aaaaaaaaah~” taemin berteriak saat ia merasa bibirnya telah digigit oleh minho.

TES..

Darah itu mengalir dari ujung bibir taemin, taemin menyentuh bibirnya lalu ia menangis, menangis sejadinya. Ia takut minho akan pergi darinya jika ia memberhentikan ciuman mereka tadi, tapi jika ia tidak menolaknya dan terjadi hal yang tak diinginkan, well ia juga takut minho nya akan meninggalkannya. Ia bimbang, sekarang ia hanya bisa menangis dengan darah yang tak juga berhenti dari bibirnya.

“taemin?! Taemin gwenchana?” minho mulai khawatir melihat keadaan taemin yang berlumuran darah yang tak henti – hentinya keluar itu.

“antar aku kerumah sakit”

“eh? Baiklah, chhakaman, aku ambil kunci mobilku”minho beranjak lalu memapah taemin ke mobil.

–sesampainya di rumah sakit—

“bagaimana keadaannya dok?”Tanya minho pada dokter yang menangani taemin.

“yah, syukurlah darahnya sudah bisa dihentikan,untung kau cepat membawanya ke sini,kalau tidak bisa saja….”

“bisa saja apa dok?”minho mulai takut dengan ungkapan dokter ini, apa maksudnya eoh?

“kau siapanya? Mana keluarga nya? Aku harus bertemu keluarga nya”

“bicara saja dok, aku sangat dekat dengannya, aku baru saja menelpon kakaknya,ia sedang dalam perjalanan kemari”jawab minho meyakinkan dokter ini.

“benarkah? Lalu kenapa kau tidak tau apa penyakitnya?bukankah kau bilang kalian sangat dekat?”

Ya kami sangat dekat..

BUGH

“akh~ “ minho mendapat tinju tepat di rahangnya dan sedikit meneteskan darah dari sudut bibir tebalnya.

“KAU! APA YANG KAU LAKUKAN DENGAN ADIKKU?KENAPA IA BISA TERLUKA?KURANG AJAR KAU! BRENGSEK! BERANINYA KAU MELUKAI ADIKKU”

“mianhae hyung~ aku sungguh tidak sengaja, aku tidak tau taemin kenapa,aku hanya..”

“HANYA MENGGIGIT BIBIRNYA? APA KAU GILA?KAU PIKIR ADIKKU APA?AKU TADI SUDAH MELIHAT KEADAANNYA, DAN AKU LANGSUNG TAU APA YANG SUDAH KAU LAKUKAN PADA ADIKKU!KAU! PERVERT! AKU AKAN MEBUNUHMU! SIALAN!” onew sangat terluap api amarah, ia tidak percaya taeminnya harus

terbaring dirumah sakit hanya gara – gara namja sialan ini! Beraninya ia membuat taemin terluka.

BUGH, BUGH.

Satu demi satu tinjuan ia arahkan ke tubuh minho, untung saja saat itu security langsung datang untuk mengehentikan aksi brutal onew. Ia sangat kalap, jauh dalam lubuk hatinya ia sangat takut kehilangan taemin. Hal ini membuatnya tak bisa lagi berpikir dengan kepala dingin. Yang ada dipikirannya hanya lah membunuh namja sialan didepannya ini. Onew benar – benar sudah gila! Ya ia sangat gila jika ini berhubungan dengan taemin, separuh jiwa nya.

Setelah kejadian itu onew melarang keras taemin bertemu dengan minho, dan ohya bahkan ia memindahkan sekolah taemin menjadi homeschooling. Ia tak mau taemin terluka lagi, cukup sudah ia melihat taemin tidak berdaya, seumur hidupnya ia tak pernah setakut ini. Takut ditinggalkan? Takut sendiri. Jika tidak ada taemin apa yang bisa ia lakukan? Sungguh lebih baik ia juga mati daripada harus hidup SENDIRI.

Setelah kepindahan taemin, minho menjadi sangat murung, ia tidak bertenaga, kemana minho yang dulu? Bahkan ia tidak lagi menyentuh bola basketnya,baginya setiap ia melihat bola basket ia akan teringat taemin. Ia baru sadar kalau ia sangat mencintai taemin. Sosok yang suka membuatnya kesal, come on bahkan ia merindukan sosok mengesalkan itu. Ia menyesal karena sudah mempermainkan perasaan taemin, karena awalnya ia hanya bermain – main denga taemin. Tanpa ia sadar ini adalah PERMAINANNYA YANG MEMBUNUHNYA.

Setelah taemin sadarkan diri, ia langsung dibawa onew pulang. Taemin hanya bisa menangis dan mengucapkan kata maaf hingga berkali – kali. Ia tau onew pasti sangat marah dan kecewa padanya. Ia tidak mendengarkan onew agar bisa menjaga tubuhnya dengan baik. Sungguh taemin tidak bermaksud seperti itu. Ia hanya tidak bisa menolak gejolak yang ada di hatinya. Ia berpikir, sekali saja biarkan ia merasakan kebahagiaan lain, karena ia sadar ia tidak akan lama di dunia ini.

“sstt.. uljima~ berhentilah menangis taemin, aku memaafkanmu bila kau berjanji satu hal padaku” onew memeluk taemin dan mengusap kepalanya.

“apapun hyung, asalkan kau tidak marah lagi padaku”

“kau tau kan taemin, aku tidak pernah marah padamu, sungguh aku tidak akan pernah bisa, tapi kau tau kenapa aku marah? Kau tau? Di rumah sakit aku hampir saja membunuh namja brengsek yang sudah membuatmu terluka?! Jadi apa kau masih mau menemui namja brengsek itu lagi?”onew berkata dengan nada yang sediit dingin.

“hyung…”taemin berusaha mencerna kata – kata onew tadi. Ya ia mengerti kenapa ia dilarang bertemu dengan minho. Mungkin onew terlalu menyayanginya, ia tidak bisa memaafkan begitu saja orang yang sudah membuat adiknya hampir tewas mengenaskan kan?

“berjanjilah taemin..berjanjilah,jangan pernah meninggalkanku”onew meneteskan air matanya lagi dan lagi.

“ne~ hyung, aku akan melakukan apapun keinginanmu, jangan marah padaku hyung.. jeongmal mianhae~” taemin memeluk erat hyungnya itu. Ia mengubur perasaannya dalam- dalam, ia rela hatinya terluka,ia rela melepaskan cintanya,walaupun ia tau minho dari awal memang hanya mempermainkannya, ia TAU. Ia hanya saja ingin satu kali saja mencintai seseorang dan dicintai, bahkan untuk jatuh cinta pun aku tidak diperbolehkan ya? Baiklah aku bisa menahan semuanya, aku bisa, karena bagiku onew hyung sudah lebih dari cukup. Aku tidak boleh meminta lebih dari ini. Sejak saat itu taemin menata hatinya, walaupun sebenarnya ia hancur, sangat sakit, di dalam sini,di dadanya,ada luka,ada perih yang mati – matian ia tahan demi kebaikan semuanya. Ya.. ia pasti bisa.

Onew menjadi lebih over protektif menjaga taemin, ia tidak membiarkan taemin melakukan aktifitas – aktifitas yang berat. Awalnya taemin mampu menahan nya, lama kelamaan ia tidak tahan dengan sikap hyungnya ini. Perlahan ia meyakinkan onew bahwa ia bisa menjaga dirinya sendiri, ia menangis, air matanya keluar deras membasahi pipi putih taemin. Ia sudah tidak tahan. Onew terperangah, ia sadar ini tidak membuat taemin bahagia,ia egois,ia tidak memikirkan perasaan taemin. Maka perlahan onew sadar, ia kembali mempercayai taemin. Taemin pun kembali jadi anak yang ceria, ia bahagia hyungnya bisa mengerti. Walaupun sekarang ia masih menahan perih di hatinya,luka yang tak kunjung sembuh karena ia tidak bisa bertemu minho nya, minho yang diam – diam ia cintai. Ia menahan semuanya,ia hanya menumpahkannya ke dalam buku diari, berharap luka – luka ini hilang bersama tinta – tinta yang ia goreskan dibukunya. Apakah mungkin? Hell NO! tidak sama sekali. Onew tidak pernah tau, taemin selau tersenyum,tertawa? Haah~ itu semua PALSU. Karena taemin mulai lihai menyembunyikan perasaannya. Hingga saat kecelakaan itu terjadi, taemin hampir saja pergi selamanya kan?

–endflashback—

 

Minho kembali memutar ingatan itu, rasanya saat ia tau taemin kecelakaan? Ah bahkan ia lupa caranya bernapas. Saat dimana ia memberanikan diri menemui onew untuk memperjuangkan cintanya. Ia tidak peduli jika sampai onew melihatnya dan ingin membunuhnya. Lebih baik ia mati daripada hidup penuh penyesalan kan? Ini sungguh menyiksa,setiap hari ia hanya memikirkan taemin, ia belum berani mencari taemin dan memohon maaf pada onew. Ia belum siap, pengecut sekali ya? Lalu pada suatu hari ia memutuskan mengambil semua resiko menemui onew, bahkan bersujud,pun ia rela, apapun, memukulnya hingga bonyok? Sungguh APAPUN akan ia lakukan. Tapi sialnya saat itu, saat ia memberanikan diri, saat itu pula Tuhan menghancurkan semuanya. Ah ~ ia bahkan melihat taemin terbujur bersimbah darah, ya IA MELIHAT NYA DENGAN MATA KEPALANYA SENDIRI. Bagaimana bisa? Ya saat itu ia berada di seberang jalan, ia sudah melihat taemin yang tampak terburu – buru dan mengoceh tak jelas seraya membawa map cokelat. Entahlah, seperti melihat gerakan slow motion ia menyaksikan taemin tertabrak tanpa bisa melakukan apapun.

Saat itu, saat melihat untuk kedua kalinya taemin terluka, ya kedua kalinya  dan DI DEPAN MATANYA. Ia membawa taemin kerumah sakit,ia menahan tangis, selalu ia menyebut nama taemin.

“bertahanlah taemin,bertahanlah,kumohon bertahanlah. Jangan pergi, jangan tinggalkan aku seperti ini, andwee~~!!”minho terus berbicara ditengah isakkanya.

.

.

.

.

JEDEEER!!!  T  to B to C -àTBC

Otte ? mian ya aku banyakin flash back nya, abis aku yakiin ni pada bertanya Tanya, kenapa pas taemin sadar key nya kaya ga ada?masa taemin langsung sadar gtu terus bisa gerak? Hahhaha. Ya engga laah~ aku sengaja buat begini, mau tau reader ngerti ga ceritanya/plaaak. Becandaa koo.. yah ini aku udah usaha sekuat tenaga ngelanjutin walau Cuma beberapa yang komen, hiks.. aku janji banyak ngasih 2min ya? Hya~~ mian kalau melenceng, aku kan harus menguak masa – masa kelam taemin! Hehhe..komen lah komeeeen. terseraah deh mau ngmng apaan, pegel nih ngetik -___-”

 

 

 

 

46 thoughts on “OUR FATE/ONKEY – 2MIN/3 0F?

  1. iri sm ontae, skinship mrk ajigile!!! ngri euy. keymma mn?! ap nae umma udh pass away dlm ksndrian?! *plak/ngmongsmbrngn

  2. wah koment saiah ad itu, trnyt saiah udh prnh bc ini to?!
    eumm… buat abang Ming slmt berjuang:)
    btw OnKey slmt mmulai

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s