[2min/MPREG/YAOI/4-?] Our Precious One


[2min/MPREG/YAOI/4-?] Our Precious One

Foreword :

Haaahhh, gue pusing bikin ini. Bukan ceritanya, tapi waktunya. Dan plis guys, jangan terus menerus tanya kapan ff ini, atau WGM 2min, atau OnKey update yaa. Sungguh gue jadi ngerasa terdesak, padahal gue juga lagi ribet mampus sama kampus. Ini cuma gue tulis pas lagi ada waktu aja dan saat otak dan badan gue mau kerja sama. Gue cuma hobby nulis, dan kalo ada hal mendesak yang lebih penting, gue pasti ngenomor duain ini. Semua orang harus memilih kan? Jadi, biarin gue ‘bernapas’ sejenak yaaa. Gomawooo. ILYSM Suunders…

Okei, ini bakalan aneh, entahlah. Maaf Sani.

Hope you likey…

By : TaeminhoShoulBeReal

Taemin side…

“Taemiiiiinnnn”

Ya, sebetulnya ia mendengar teriakan dari suami tersayangnya itu, namun kali ini hati dan indra penggerak tubuhnya tidak bisa dan tidak mau diajak bekerja sama. Hati nya sakit!! Heiii, coba hadirkan satu orang didepanku sekarang yang bisa melihat suami tersayang nya dicium perempuan lain di depanmu sendiri dan kau merasa biasa saja? Dan mengenai itu….dia, PEREMPUAN!!! Perempuan yang jelas-jelas memang ‘pasangan normal’ dari laki-laki!!! SHIT!! Pikiranku kenapa melantur begini!!! Kenapa aku harus berpikir begini?

Di dalam taksi, entah kenapa air matanya tidak bisa keluar padahal hatinya sungguh perih saat ini. Kejadian itu terus saja berputar-putar di otak Taemin.

“heiii Minhooo, demi Tuhan kenapa kau semakin tampan saja?”

“di-dia namja kan?”

“namja bisa hamil? Dia ada kelainan?”

Kelainan? Jadi selama ini ia dianggap orang yang mengidap suatu kelainan?

Semakin berpikir begitu, luka hatinya saat ini semakin dalam saja.

“Minho hyung jahat!!”, Taemin berkata pelan sambil menunduk.

“tapi Taemin juga salah, hyung”, ia berkata semakin lirih. Ada perasaan lain di hatinya. Perasaan seperti….entahlah ia juga tidak tau. Tapi dari kejadian tadi, ia jadi merasa….mungkin tidak percaya diri, tidak pantas, berbeda, atau apalah namanya. ia sangat amat tau suaminya itu tampan. Ya tentu saja! Dan orang tampan pantas untuk dipuja oleh para yeoja. Itu normalnya kan? Lalu kenyataannya saat ini, seorang namja tampan malah bersanding dengan seorang….namja juga? Jadi pantas kan kalo mereka berkata seperti itu, Taemin?

Hhhhhh, ia menghela nafas panjang. Sejak awal memang hubungan ini salah. Sungguh Taemin ingin sekali menangis saat ini. Oh ayolah mataaa, kenapa kau disaat seperti ini justru semakin memberatkan hatiku saja?

GREP…

Perutnya tiba-tiba bergejolak. Reflek, Taemin langsung mengelus perutnya yang kini memang sudah semakin terlihat. Hasil buah cinta mereka dan tanda kebesaran sang Penguasa, bahwa Tuhan masih menyayangi Taemin dengan memberikan keluarga kecil mereka suatu keistimewaan, ia bisa hamil dan membuat keluarga nya sempurna. Dan kini, aegya kecil itu seperti nya mengerti mengenai apa yang dirasakan Umma nya. Bagaimana tidak? Ia ada didalam tubuh Taemin kan? Jadi apapun yang ia rasakan pasti dirasakan oleh bayi kecil yang belum bisa apa-apa ini. Ia berontak!! Tidak dengan kata-kata tentu saja, karena kemampuannya belum diizinkan untuk sampai di tahap itu. tapi Taemin bisa merasakannya. Bayi mungil ini berusaha memberinya kekuatan, seakan-akan berkata “Umma, jangan sedih. Ada aku yang menemani Umma”.

 Ia terus elus perut nya, memberikan sentuhan kasih sayang pada makhluk kecil yang paling ia sayang. Jujur, Taemin kadang lupa bahwa saat ini, ia sedang menjaga nyawa 2 orang. Nyawa  nya, dan nyawa si kecil di dalam tubuhnya.

“Umma baik-baik saja, sayang. Kau istirahtlah didalam sana yaa. Umma minta maaf, mungkin malam ini, kau tidak bisa mendengar suara Appa mu. Tapi Umma janji semuanya akan baik-baik saja”, ia berkata lirih, sangat lirih, karena saat ini ia sedang lelah. Lelah untuk menahan sakit hatinya yang kian dalam saja. Lelah menahan ‘penglihatan-penglihatan’ kejadian malam ini yang terus diputar ulang oleh otaknya. Tapi ia tau, makhluk kecil didalam sana adalah anak yang sangat cerdas. Taemin yakin bayi mungil ini mampu mengerti segala ucapannya, dan merespon itu dengan cara yang ia bisa, dengan segala keterbatasannya saat ini. Namun ikatan antara ibu dan anak sungguh melebihi itu semua. Mereka selama ini berkomunikasi dengan cara yang mungkin orang lain tidak tau. Yaa, ‘bahasa kasih sayang’ antara dua orang di dalam satu tubuh, dan hanya mereka yang mengerti, bahkan Minho sendiri tidak bisa ‘masuk’ ke dalam komunikasi hati seperti itu.

“nona, sudah sampai”, supir taxi melihat ke belakang melalui kaca.

Taemin mendongak, lalu ia kembali menunduk, “maaf ahjussi, tapi aku bu-bukan….”, ia tercekat.

Supir taxi itu hanya tersenyum, “aku tau kau bukan seorang yeoja. Tapi jujur saja wajahmu begut cantik. Dan kelihatannya kau juga sedang mengandung. Kuharap anak yang lahir itu akan secantik anda”.

Taemin tersenyum kecil sambil terus mengelus perut nya, “aku malah berharap ia lahir menjadi seorang namja tampan seperti Appa nya”.

“aku mendoakan segala yang terbaik untuk anakmu nona. Maaf jika kau merasa tersinggung dengan panggilan itu, tapi kurasa, orang yang sedang hamil, memang merasa dirinya sebagai seorang perempuan kan? Lagipula wajahmu sangat cantik. Suami mu sungguh beruntung”

Taemin tersenyum dan mengambil uang dari dalam tasnya. Ia ingin cepat-cepat masuk dan menyudahi pembicaraan mengenai Minho, setidaknya untuk saat ini.

Ketika hendak menyerahkan uang untuk membayar, Taemin tiba-tiba teringat sesuatu, “ahjussi, apa….”, ia terdiam sejenak mencari kalimat yang tepat. Karena ketika ia mengatakan ini, ia berarti mengakui hal yang selama ini mati-matian ia coba sangkal dan lupakan. Belum lagi, ia harus mempersiapkan hati untuk ‘ditusuk’ sekali lagi, 2 kali dalam 1 malam.

Supir taxi itu sepertinya mengerti apa yang akan dikatakan penumpang cantik nya.

“kau tidak aneh, kau hanya berbeda. Dan kadang perbedaan itu justru yang membuat seseorang lebih istimewa dibanding orang lain. Jadi jangan kecil hati”, ia berkata lembut.

Taemin tercekat, “ahjussi…”

“istriku juga sedang hamil di rumah, dan ia memang menjadi lebih sensitive dan lebih manja. Tapi tidak masalah, aku senang memanjakannya, karena itu berarti, aku juga memanjakan anakku kan?”

Taemin terdiam. Jadi itu sebabnya selama ini Minho hyung tahan sekali dengan segala sikap manjaku?

Taemin tersenyum manis, wajahnya lebih cerah dibanding saat naik tadi, “ahjussi, jeongmal gomawoyo. Kau sangat baik dan pengertian. Istrimu pasti beruntung mendapatkan suami yang luar biasa seperti mu. Dan semoga anakmu juga bisa lahir dengan selamat, baik anak maupun Umma nya”, ia tulus berkata sambil menyerahkan uang lebih. Anggap saja sebagai bonus atas pembicaraan menyenangkan ini.

“terima kasih. Suamimu pasti juga orang yang beruntung. Sehat selalu nona, dan juga bayimu tentu saja. Selamat malam”

“nee, selamat malam”, Taemin keluar, berdiri di hadapan rumah mewah yang ia rindukan.

Di depan pintu gerbang, “Tuan muda Taemin? Tuan muda Minho kemana?”, satpam yang ia kenal sejak kecil bertanya heran. Tumben sekali Minho ‘melepaskan’ Taemin jalan sendirian malam-malam. Dengan taxi pula. Pasti ada yang tidak beres!

“Minho hyung sedang ada pekerjaan lain. Di rumah ada siapa?”

“Tuan muda Jinki dan Tuan muda Changmin”

Ia mengerenyit, “Appa?”

“Tuan besar sedang pergi keluar negeri. Baru tadi pagi ia berangkat”

“jinjja? Tumben tidak memberitahuku. Gomawo. Aku kedalam dulu yaa”, ia tersenyum manis dan melangkah ke bangunan utama.

CKLEK…

Ruang tamu kosong tapi samar-samar ia mendengar suara TV dari ruang tengah, ia kesana.

“hyung”, Taemin melihat dua hyung nya itu sedang serius di depan laptop nya. Dasar workaholic!!

Keduanya menoleh, “lho? Taemin?”, Jinki melihat ke belakang, “mana Minho?”.

“Minho hyung sedang ada urusan”, Taemin menjawab sekedarnya.

“aku mau ke kamar dulu yaa hyung. ngantuk”, ia berpura-pura mengucek matanya dan naik ke atas, namun sepertinya namja mungil ini lupa ia sedang berbicara dengan siapa.

Kedua namja di ruangan itu hanya berpandangan, mereka tau ada yang aneh. Meskipun Changmin tidak terlalu mengenal baik Taemin, tapi wajah namja cantik itu benar-benar seperti buku yang terbuka. Tidak sulit menebak apa yang dipikirkannya saat ini.

“sebaiknya kususul dia”, Jinki berdiri dan segera naik ke kamar adik tersayangnya itu.

Tok tok tok…

Tidak ada reaksi. Apa Taemin sudah tidur? Jinki mencoba mengintip ke dalam. Tidak dikunci. Ia melangkah masuk. Memang Taemin sedang tidur dengan mata terpejam, tapi ia tau sekali adik nya itu sedang berpura-pura tidur. Dasar anak kecil, ia tersenyum kecil.

“hei Minnie”, Jinki duduk di tepi tempat tidur dan mengelus rambut adik nya dengan sayang.

“jangan pura-pura tidur di hadapanku. Ayo sekarang ceritakan ada apa? Kenapa kau kesini malam-malam dan tanpa Minho? Kalian bertengkar?”

Taemin menaikkan selimut Winnie the pooh kesayangannya hingga menutupi wajah.

“Lee Taemin, kalau kau tidak cerita aku akan menelfon Minho suruh ia menjemputmu disini sekarang!!”, ia mengancam.

“aniyoooo”, akhirnya ada respon dari si kecil meski suaranya tertahan karena tertutup selimut.

Tsk, dasar anak manja! Jinki berusaha melepas selimut itu.

“kau bisa kehabisan nafas kalau bicara begitu. Cepat bangun dan ceritakan ada apa!!”, Jinki berhasil melepas paksa selimutnya dan menghadapi wajah memelas namja cantik itu.

“Minho hyung jahaaat”

“jahat? Jinjja? Apa bukan kau yang membuat masalah duluan?”, Jinki curiga.

Taemin bangun dari posisi nya, “hyung, kau ini kan kakak ku kenapa malah membelanya?”, ia menggembungkan pipi.

“yaa tentu saja karena selama ini Minho terlihat sangat sangat sabar dan mengalah menghadapimu anak kecil sepertimu!!”, Jinki mencubit gemas hidung Taemin.

“ Jadi kalau sekarang kalian bertengkar, aku yakin kalau kau yang membuat masalah duluan”

“aniiii!!! Minho hyung selingkuh!!!”, Taemin berkata dengan mimik muka serius, tapi justru membuat Jinki semakin gemas dengan adiknya ini. Ia tertawa.

“selingkuh? Kau ini jangan main-main, nanti dia selingkuh beneran kau yang menyesal”

“jinjjaaa. Dia bahkan di cium yeoja cantik diacara reunian tadi. Tanya saja padanya. Lagian memang hyung melihat aku bicara bohong?”

Jinki memang melihat adiknya serius. Tapi, ah masa iya Minho selingkuh? Apa lama-lama ia tidak tahan dengan kemanjaan Taemin? Tapi ia rasa Minho bukan orang yang seperti itu!

“sudah ah aku mau tidur. Hyung jahat! Lebih percaya pada orang lain dibanding adik nya sendiri!!”, ia kembali tidur dan membungkus tubuhnya dengan selimut.

Tsk. Sepertinya ada salah paham disini!!

“tidurlah, kau pasti lelah. Selamat malam Minnie. Tidur nyenyak yaa keponakanku tersayang”

Ia keluar kamar dan menelfon seseorang.

Minho side…

“shit!!!!!”, Minho menjalankan mobil dengan emosi! Ia melihat taxi yang dinaiki Taemin, tapi begitu ke jalan raya ia kehilangan jejak. Begitu banyak taxi di Seoul sehingga ia bingung dan langsung kehilangan arah!! Kemana Taemin? Ia mencoba ratusan kali menghubungi ponselnya namun tanpa jawaban.

Malam ini benar-benar disaster!!

Ia meminggirkan mobilnya. Ia takut terjadi sesuatu kalau menyetir dengan keadaan begitu. Mencoba menenangkan pikiran, kemana istrinya pergi. Akhirnya ia mencoba untuk pulang ke rumah mereka.

“semoga aku beruntung!!”, ia pacu mobil nya kencang. Taemin, sungguh aku minta maaf!!

Begitu sampai rumah, ia melihat rumah masih gelap.

Segera masuk ke dalam, “TAEMIN!!”, berlari ia naik ke atas ke kamar mereka.

TREK, pintu dibuka dan GELAP.

Ia menyalakan lampu. Ternyata ia benar-benar marah sampai enggan untuk pulang.

Minho terduduk lemas di tepian tempat tidur. Tangannya terkepal. Yeoja-yeoja sialan. Kelakuan mereka tidak juga berubah dari dulu!! Damn!!

Tiba-tiba ia merasakan ponselnya bergetar. Tanpa melihat nama, langsung ia angkat, “TAEMIN?”. Sungguh Minho sangat berharap itu dia!!

“aku Jinki”, terdengar suara yang Minho hafal.

Hhhh, ia menghela nafas.

“Taemin ada di rumah sekarang”

“aniyo hyung. Ia tidak di rumah”, Minho berkata lemas.

Jinki heran. Ia hampir saja tertawa. Sepertinya dua anak kecil ini memang sedang bertengkar.

“aku bukan bertanya, Minho. Aku sedang memberikan pernyataan, Taemin ada di rumah sekarang. Rumah kami, keluarga Lee”, ia mencoba menjelaskan detail.

“jinjja hyung?”, Minho langsung berdiri.

“aku tau kau sedang ada masalah dengannya. Selesaikan lah baik-baik. ini masalah pribadi kalian, sebaiknya jangan banyak orang tau”

“nee hyung. Jeongmal gomawoyo. Bisa tahan dia sebentar disana, aku segera kesana”

“ia sedang tidur, dan sepertinya malam ini ia memang tidak berniat kemana-mana. Kemarilah, jemput istrimu”

“nee hyung”

PIP.

Namun begitu hendak keluar kamar, matanya menangkap sesuatu. Ia ambil barang itu, lalu segera keluar menuju mobilnya.

Taemin Side…

Begitu pintu ditutup, Taemin membuka selimutnya, “ish, hyung menyebalkan! weee”, ia mehrong ke arah pintu tertutup, lalu mengambil telfon di sebelah tempat tidur, menekan nomor yang sudah ia hafal. Bisa saja Tamein menelfon dari ponsel nya, tapi ia yakin ponsel nya penuh miscall dari suaminya yang menyebalkan itu. Ish, malas melihatnya!!

Menunggu diangkat, ia melihat sekitar. Sepertinya ada yang kurang?

“yoboseyo”

“Ummaaaa”, Taemin langsung merajuk.

“Minnie?”, orang di seberang sana kaget. Loh, nomor ini?

“kau di rumah keluarga mu? tumben”, Key bertanya heran.

“neee. Aku sedang marah pada Minho hyuuuung Ummaaaa”

Ah iya lupa. Boneka keroro ku masih di rumah. Biasanya kalau Taemin sedang merajuk memang ia selalu sambil memeluk boneka hijau itu.

“kenapa lagi dengan si kod-Minho maksudku”, a cepat-cepat meralat ucapannya sebelum disemprot seperti waktu itu.

“panggil kodok saja Umma. Aku sebal”

Hah? Key heran. Tumben anaknya tidak marah suaminya dipanggil kodok?

“kalian sedang kenapa? Coba ceritakan pada Umma”

“Minho hyung…..selingkuuuuhhh”, Taemin menutup wajahnya dengan bantal. Aigoooo.

HENING…

“WHAT?”, reflek Taemin menjauhkan telfon itu dari telinganya.

“jangan bercanda Lee Taemin!!”

“ish, kenapa semua orang lebih percaya pada orang lain!! Jinki hyung juga berkata begitu!! Kalian menyebalkan”, ia mempouted kan bibirnya.

“anii. Bukan begitu. Tapi yang kutau, Minho memang bukan orang yang seperti itu. Kau lupa peristiwa dengan Jung Shina dulu? Ia bahkan mengaku kalau ia tunangannya Minho kan? Lalu kenyataannya? Mungkin…kau hanya salah paham seperti waktu itu Minnie”.

“aku bahkan melihatnya dicium yeoja lain, di depan mataku sendiri malam ini!! Makanya aku sekarang ada di rumah keluarga ku”

“DICIUM YEOJA LAIN?”, lagi-lagi Taemin menjauhkan telfon itu. Ish, kenapa Umma nya suka sekali berteriak sih?

“pokoknya aku benci Minho hyung!!”

PIP…

Telfon diputus.

“semuanya menyebalkan”, Taemin mengelus perutnya. Pergerakan aegya nya kali ini agak sedikit sakit.

“kenapa sayang? Kau…..rindu suara Appa yaa?”, dan pergerakan itu seperti meng iya kan.

“tapi Appa mu malam ini jahat dengan Umma, jadi sabar yaa sayang. Umma menyayangimu”

Taemin kembali berbaring, menahan sakit, mencoba tidur dan mengabaikan anaknya yang masih aktif bergerak di dalam, merindukan suara Appa nya yang memang terbiasa mengajaknya berbicara.

Key side…

Saat di telfon, sebetulnya ia sedang menyiapkan makan malam spesial untuk suaminya yang kembali dari luar negeri.

Tapi begitu menerima kabar itu, ia menghentikan aktifitasnya dan mengganti baju. Biarlah Jjong beli makanan di luar. Anak nya lebih ia prioritaskan saat ini.

Pikirannya terus bekerja. Benarkah si kodok selingkuh? Tega kah ia menyakiti Taemin? Selama ini ia terlihat sangat menyayangi dan memanjakan Taemin? Tapi kalau sampai yang dikatakan Taemin benar, kujamin ia akan mati di tanganku!!

Ke garasi, mengeluarkan mobil dan meluncur ke kediaman keluarga Lee.

Author side…

2 mobil mewah sampai bersamaan di rumah keluarga Lee.

Seorang namja cantik keluar dan menghampiri pemilik mobil yang sudah ia sangat hafal.

Begitu seorang namja tinggi dan tampan keluar, tiba-tiba…

Buk buk buk…

Minho dipukuli oleh tas tangan kulit buaya yang dibawa Key, lalu menarik paksa kerah kemeja Minho, memandang dengan death glare nya yang bisa membuat ciut nyali siapapun!!

“apa yang kau lakukan pada anakku kodok!! Kau selingkuh? Awas aja kalau itu benar, aku akan segera menghubungi pengacara untuk membuatkan surat wasiat untukmu!! Dasar namja brengsek!! Kalau sampai anakku stress dan berpengaruh pada kandungannya, aku bersumpah akan membuatmu menyesal karena dilahirkan!!”, ia melepaskan kerah itu lalu kembali memukuli Minho dengan tas nya.

“yak!! Sakit!!”, Minho tidak berdaya menghadapi Umma liar ini!! Kalau menyakitinya, aku yang akan dibunuh Jonghyun.

Untung security di rumah itu segera melerai hingga tidak terjadi pertumpahan darah malam itu.

“tuan muda sudah jangan berkelahi, ini sudah malam!!”

Plak. Key menampar Minho dan segera masuk ke mobil dan menjalankannya masuk ke perkarangan rumah mewah itu.

“ish, namja gila!!”, Minho juga masuk ke mobil nya dan menyusul ke dalam. Baju dan rambutnya sudah tidak beraturan akibat perbuatan anarkis istri sahabatnya itu. Kalau bukan karena ia yang sudah dianggap Umma sendiri oleh Taemin, sudah kubalas kau Key!!

“mana Taemin?”

Kedua sejoli di ruang tengah menoleh.

“selamat malam Key”, Jinki menyindirnya. Dasar anak ini, dari dulu tidak pernah berubah!! Sesuka nya saja kalau masuk ke rumah orang.

“hyung, mana Taemin? Boleh aku bertemu?”

“berani bertemu anakku, kau berarti bosan hidup!!”, suara Key mendesis rendah, mengancam!!

 “yak! Dia istriku!!”

“Taemin anakku!!”

“yak!! Kalian berdua sudah!! Tidak bisa yaa setiap bertemu tidak bertengkar? Taemin diatas, di kamarnya. Key kau ke atas, Minho, kau disini bicara denganku!”

“weee”, Key tersenyum menang lalu segera keatas.

Aish, Minho duduk lemas di sofa.

“jelaskan padaku ada apa ini sebenarnya? Kenapa Taemin bisa bilang kau selingkuh? Benar kau dicium yeoja lain malam ini?”

Hhhhh, Minho menarik nafas panjang. Sepertinya semuanya sudah salah paham!! Kenapa kau tidak mau mendengarkan ku sebentar saja Minnie? Minho melirik ke atas.

“biar Key yang menanganinya. Tidak ada yang mampu menenangkan Taemin lebih baik dari Key, bahkan kau dan aku pun belum bisa. Karena itu kusuruh ia keatas”

Minho menatap kakak iparnya itu. Mimik wajahnya serius. Perlahan, Minho mulai menjelaskan semuanya….

Sementara di kamar…

CKLEK, pintu di buka perlahan.

Key melihat anaknya sudah tertidur. Ia melangkah mendekat, mencoba memastikan. Wajahnya seperi malaikat, tenang! Sepertinya ia memang sudah tidur. Tangannya ia letakkan di atas perut yang sudah mulai membesar itu.

Key memasukkan tangan Taemin ke dalam selimut dan menaikkan selimutnya sambil mengecup keningnya perlahan. Ia letakkan tangan nya ke perut Taemin, masih ada pergerakan. Ia mengelus perut itu lembut, “ssstttt, sayang. Ini Key. Kau mengenalku kan? Istirahatlah. Ini sudah malam. Umma mu sudah tidur, jangan bergerak terus nanti ia terbangun. Ia sedang lelah. Tapi aku yakin kau pasti menyemangatinya kan?”, perutnya masih terus menunjukkan pergerakan. Kenapa keponakannya jadi gelisah begini? Key melihat wajah Taemin mulai sedikit kesakitan namun ia tetap tidak terbangun. Key measih mengelus perut Taemin, mencoba menenangkan makhluk mungil itu. Apa mungkin….??

Key bangun dari duduknya dan keluar.  cemas.

Di ruang tengah…

“jadi begitu? Kau tidak bohong padaku kan?”

“untuk apa aku bohong? Aku sudah sangat bahagia dengan Taemin dan aku tidak butuh orang lain, apalagi yeoja centil seperti mereka. Dan sekarang Taemin sedang mengandung anakku, hyung!!”

“bicara tentang anakmu, bisakah kau keatas?”, Key tiba-tiba muncul dan bersandar di pintu sambil menatap lekat Minho. wajahnya kelihatan kawatir.

“Key?”

“kau tidak berhasil menenangkan Taemin?“, Jinki berkata takjub. Tumben!

“bukan Taemin, tapi bayi nya………..” sahutnya

“kenapa dengan aegya kami???????” tanya minho kawatir

TBC!!!!

oke saya cut disni!! buahahahah!!

ada apa dengan bayi mereka? APA TAEMIN KEGUGURAN? APA ANCAMAN FITUN BETULAN??? SAKSIKAN DIPART SELANJUTNYA

maaf yahhh nak!! appa mengubah SEDIKIT endingnya dsini!! seperti biasa supaya para readers penasaran!! buahahahah!!!

ayo RCL…. jadi part selanjutnya bisa diPOST dengan segera!! ahhhh…………

BTW ini anehnya dimana??????????? ckckcck! km ini nak suka merendah! ckck!! ini DAEBAK tahu!! kalian para readers juga setuju dengan pendapat saya kan????????????? fitun mah DAEBAK!!😄

105 thoughts on “[2min/MPREG/YAOI/4-?] Our Precious One

  1. mwo??ada apa sama babynya??
    ahh taemin bener2 niat mw ngerjain minho
    hahaha
    ming bener2 hbs d tangan key

  2. tetem biarpun lagi marahan tetep aja ngga bisa lupain minho… 😝
    anaknya tae kayaknya ngga bisa jauh dari appa tampannya..
    buktinya aja key yg bisa nenangin ummanya mereka yg super manja ngga bisa nenangin mereka.

  3. Key frontal banget kalok sama minho ha…ha… Jadi acak adul gitu, yah yg bisa nenangin aegya yah cuman minho seorang

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s